Anda di halaman 1dari 1

Laporan Akhir

Penyusunan Naskah Akademis dan Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR)

BAB IV PENUTUP
BAB IV
PENUTUP

Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta tentang Rencana Rinci Tata Ruang Untuk Wilayah Kecamatan di Daerah Khusus Ibukota Jakarta disusun berdasarkan amanat Pasal 78 ayat (4) huruf b dan huruf c Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, bahwa semua peraturan daerah provinsi tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi disusun atau disesuaikan paling lambat dalam waktu 2 (dua) tahun (Pasal 27 ayat (1) mengenai rencana rinci tata ruang provinsi) dan; semua peraturan daerah kabupaten/kota tentang rencana tata ruang wilayah kabupaten/kota disusun atau disesuaikan paling lambat 3 (tiga) tahun (Pasal 27 ayat (1) mengenai rencana rinci tata ruang kabupaten/kota) terhitung sejak Undang-Undang ini diberlakukan.

Muatan, pedoman dan tata cara penggunaan rencana rinci tata ruang provinsi, kabupaten/ kota berdasarkan amanat Pasal 24 ayat (2) dan Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Untuk pelaksanaan ketentuan tersebut telah ditetapkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 11/PRT/M? 2009 tentang Pedoman Persetujuan Substansi dalam Penetapan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi dan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota beserta Rencana Rincinya.

A.

Kesimpulan

Kebijakan pokok isi Naskah Akademik memuat hal sebagai berikut :

  • 1. Ketentuan Umum

Memuat rumusan akademik mengenai batasan pengertian/ definisi

  • 2. Ketentuan Asas dan Tujuan

Memuat asas dan tujuan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun

2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan dan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang

  • 3. Materi Pengaturan

Memuat lingkup Rencana Rinci Tata Ruang untuk Wilayah Kecamatan sebanyak 42 (empat puluh dua) kecamatan dengan merujuk :

  • - Tujuan, Kebijakan dan Strategi Penataan Ruang masing-masing wilayah kecamatan

  • - Rencana Pengelolaan Kependudukan

  • - Rencana Struktur Ruang

  • - Rencana Pola Ruang

  • - Penetapan Rencana Strategis

  • - Arahan Pemanfaaatan Ruang

  • - Sanksi

  • - Penyidikan

  • - Ketentuan Peralihan

  • - Ketentuan Penutup

B.

Saran

Hasil kegiatan ini diharapkan menjadi dasar diperlukannya kegiatan lain untuk mendukung penyempurnaan Naskah Akademik dan Raperda, diantaranya kegiatan-kegiatan tersebut lebih

rincinya adalah sebagai berikut :

  • - Rencana Rinci Kawasan Strategis disusun pada skala 1 : 5000

  • - Peraturan Zonasi pada skala 1 : 5.000

  • - Rencana Teknik Ruang Kota pada skala 1 : 1.000

  • - Rencana Prasarana Wilayah pada skala 1 : 1.000 atau 1 : 5.00