Anda di halaman 1dari 77

BAB I PENDAHULUAN

1.1.
Latar Belakang Dalam beberapa tahun belakangan ini kita mungkin tidak merasa kalau perkembangan teknologi dan komunkasi yang kian lama kian maju. Entah sadar atau tidak sadar kita sudah menggunakan teknologi yang sudah meranjak lebih jauh, terutama computer yang dewasa ini sangat cepat perkembangnya. Di zaman ini apabila kita ingin maju kita di tuntut untuk dapat menguasai berbagai macam teknologi yang banyak berkembang, terutama computer yang saat ini banyak sekali di gunakan di dunia industri maupun di dunia usaha. Perkembangan yang sangat cepat dalam teknologi computer telah memunculkan keperluan untuk dapat bertukar informasi secara cepat di manapun kita berada. Hal ini yang kemudian menjadi Latar Belakang bersatunya dunia computer dengan dunia telekomunikasi. Implementasi penting dalam konsep ini adalah Komunikasi Data dan Jaringan Komputer. Sesuai dengan hasil pengamatan dan penelitian Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, pola penyelenggaraan di SMK belum secara tegas dapat menghasilkan tamatan sebagaimana yang diharapkan. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi pembelajaran yang belum kondusif untuk menghasilkan tenaga kerja yang professional, karena keahlian professional seseorang tidak semata-mata diukur oleh penguasaan unsur pengetahuan dan teknik bekerja, tetapi harus dilengkapi dengan penguasaan kiat (arts) bekerja yang baik. Melihat kenyataan diatas, Dikmenjur menetapkan strategi operasional yang berdasarkan kepada kebijakan Link and Match (kesesuaian dan kesepadanan) Departemen Pendidikan dan kebudayaan dalam model penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda. Pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 2 tahun 1989 tentang system Pendidikan Nasional, PP Nomor 20 tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah, PP Nomor 39 1992 tentang Peran serta Masyarakat dalam Pendidikan Nasional, Kepmendikbud Nomor 080/U/1992 tentang Sekolah Menengah Kejuruan dan Kepmendikbud Nomor 080/U/1993 tentang kurikulum SMK.

1.2 Maksud Dan Tujuan Sistem Ganda adalah suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian kejuruan, yang memadukan secara sistematik dan sinkron program pendidikan di sekolah dan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan bekerja langsung pada bidang pekerjaan yang relevan, terarah dan mencapai kemampuan keahlian tertentu. Dalam pengertian tersebut tersirat, bahwa ada dua pihak yaitu lembaga pendidikan dan lapangan kerja (industri/perusahaan atau instansi tertentu) yang secara bersama-sama menyelenggarakan suatu program keahlian kejuruan. Dengan demikian kedua belah pihak seharusnya terlibat dan bertangguang jawab mulai dari tahap perencanaan program, tahap penyelenggaraan, sampai pada tahap penilaian dan penentuan kelulusan peserta diklat, serta pemasarannya. Adapun tujuan penulisan laporan akhir praktek kerja industri (prakerin) ini antara lain : 1. Diajukan dalam memenuhi syarat praktek kerja industri (prakerin) program pendidikan teknik komputer jaringan. 2. Penerapan ilmu yang telah dipelajari secara langsung dalam (prakerin) selama selang waktu 3 bulan. 3. Sebagai bahan masukan bagi penulis dan pihak yang bersangkutan, yang mungkin berguna bagi masa sekarang maupun masa depan. 1.3 Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang kami lakukan adalah dengan cara bertanya kepada pembimbing yang mengajarkan kami dalam melaksanakan PSG ini. Dan juga meminta data dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang berada di Jakarta Timur. Kami juga mengumpulkan data dengan cara : 1. Observasi 2. Berdiskusi 3. Mencari bahan 4. Menganalisis isi laporan 5. Mempraktikan dan mengerjakannya

1.4 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Pelaksanaan kerja praktik ini dilaksanakan dalam kurun waktu dan tempat: Waktu Tempat : : 01 Oktober 2009 s/d 31 Desember 2009 Instansi Badan Kepegawaian Negara Jl. Letjend Sutoyo No.12 Cililitan, Jakarta Timur 1.5 Sistematika Penulisan Penyusun laporan praktek kerja industri (prakerin) ini dilaksanakan dengan beberapa metode dan format susunan yang terbagi ke dalam beberapa bab, yang terdiri dari: BAB I :PENDAHULUAN DAN SEJARAH BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA. Berisi tentang beberapa hal umum tentang pelaksanaan praktek kerja industri di Kantor Badan Kepegawaian Negara yang terdiri dari latar belakang pelaksanaan praktek kerja industri (prakerin), maksud dan tujuan pelaksanaan praktek kerja industri (prakerin), objek pengamatan dalam (prakerin), metode pelaksanaan (prakerin), serta sistematika dalam penulisan dan penyusunan laporan. BAB II : KONSEP DASAR JARINGAN Berisikan tentang penjelasan mengenai berbagai pengetahuan jaringan komputer, periperal yang sering digunakan dalam pembuatan jaringan saat ini. Semua yang tersusun dalam BAB II ini meliputi teori dasar jaringan komputer BAB III : SERVER Berisikan tentang proses instalasi linux centos 5.0 dan memberikan langkahlangkah instalasi yang dapat mempermudah pembaca untuk lebih mudah menjalankan perintah. BAB 1V : MEMBANGUN DNS SERVER DAN MANAGENENT TRAFIK JARINGAN MENGGUNAKAN LINUX CENTOS 5.0 Berisikan tentang cara-cara dan langkah-langkah membangun dns server dan management trafik jaringan menggunakan linux centos 5.0, dan penulis juga menyuguhkan tampilan sederhana agar mudah dimengerti. BAB V : PENUTUP Berisi kesimpulan dari apa yang telah dibahas sebelumnya, dan juga saran mengenai masalah yang terkait. 3

1.6 Sejarah Berdirinya Badan Kepegawaian Negara Instansi Badan Kepegawaian Negara adalah Lembaga Pemerintah Pusat yang dibentuk untuk melaksanakan tugas pemerintah tertentu dari Presiden. BKN berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden & dalam pelaksanaan tugaas operasional dikoordinasikan oleh Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara. BKN mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang manajemen Kepegawaian Negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku, BKN menyelengarakan fungsi sebagai berikut : 1. Pengkajian dan penyusunan kebijakan nasional dibidang kepegawaian & penyelengaraan koordinasi identifikasi kebutuhan pendidikan dan pelatihan, pengawasan dan pengendalian pemanfaatan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia Pegawai Negeri Sipil. 2. Penyekenegaraan administrasi kepegawaian pejabat Negara dan mantan pejabat Negara. 3. Penyelengaraaan administrasi dan system informasi kepegawaian dan mutasi antar propinsi & penyelengaraan koordinasi penyusunan norma standard an prosedur. 4. Penyelengaraan bimbingan teknis pelaksanaan peraturan perundang undangan dibidang kepegawaian Negara instansi pemerintah & koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas BKN. 5. Pelancaran kegiatan instansi pemerintah dibidang administrasi kepegawaian. 6. Penyelengaraan pembinanaan dan pelayanan administrasi umum dibidang perencanaan umum ketatausahaan organisasi dan tata laksana kepegawaian keuangan kearsipan persandian perlengkapan dan rumah tangga. 7. Penyusunan rencana nasional secara makro dibidangnya & perumusan kebijakan dibidangnya untuk mendukung pembangunan secara makro. 8. Penetapan system informasi dibidangnya. 9. Pelaksanaan mutasi kepeawaian antar propinsi & perumusan dan pelaksanaan kebijakan tertentu dibidangnya kepegawaian. 10. Penyusunan norma standard an prosedur kepegawaian Negara dan pengendaliannya & penyusunan program kepegawaian secara nasional sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan pemerintah. 4

11. Penyelengaraan administrasi mutasi kepegawaian antar propinsi serta perumusan standard dan prosedur mengenai perencanaan pengangkatan, pemindahan, pemberhentian, penetapan, pensiunan gaji tunjangan kewajiban serta kedudukan hukum PNS. 12. Penyelengaraan administrasi kepegawaian secara nasional dan perencanaan kebijakan dan pemantau pemanfaatan pendidikan dan pelatihan structural. 13. Pengawasan dan pengendalian norma standard dan prosedur kepegawaian. 1.6.1 SEJARAH SINGKAT BKN KANTOR URUSAN PEGAWAI Dari situasi pada saat ini itu sebagaimana digambarkan di atas, sebagian Pegawai Negeri yang berada di bawah pemerintah Republik Indonesia dan sebagian lagi berada di bawah pemerintah Hindia Belanda. Keadaaan seperti itu menyebabkan pembinaannya pun dilakukan oleh dua lembagam, yaitu : Kantor Urusan Pengawai Negeri yang dibentuk dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 1948 tanggal 30 Mei 1948, berkedudukan di ibukota Yogyakarta dan di pimpin oleh seorang Kepala yaitu : Raden Pandji Soeroso. Pada tahun yang sama pemerintah juga menetapkan pembentukan perwakilan KUP untuk wilayah Indonesia bagian timur yang berkedudukan di Makassar. Dalam perkembangan selanjutnya, Kantor Urusan Pengawai (KUP) inilah yang menjadi cikal bakal BAKN, sehingga tanggal 30 Mei 1948 ditetapkan sebagai tanggal lahirnya BAKN. Dienst voor Algemene Personele (DAPZ) yang lebih dikenal dengan DUUP (Djawatan Umum Urusan Pegawai) yang dibentuk dengan keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda Nomor 13 tanggal 9 Juni 1948,dikepalai oleh Mr.J.W.Van Hoongstraken dan berkedudukan di Jakarta. Tugas pokok KUP adalah mengurus segala sesuatu mengenai kedudukan dan gaji Pengawai Negeri serta mengawasi supaya peraturan peraturan itu dijalankan dengan tepat. KUP dipimpin oleh seorang Kepala yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Perdana Menteri dan langsung berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Perdana Menteri. Kebijakan pemerintah yang dipandang cukup penting pada masa itu adalah dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 1948 tentang Peraturan Gaji Pengawai yang dikenal dengan nama PGP-48. Dalam peraturan pemerintah ini, gaji permulaan golongan terendah adalah Rp.45,-sebulan. Gaji pokok seorang pegawai 5 kesejahteraan hak dan

dengan isteri dan seorang anak tidak akan kurang dari Rp. 65,-sebulan. Azas azas peraturan penghargaan pengalaman bekerja mulai berlaku pada PGP-48 ini. Ijazah sekolah tidak mempunyai arti penting tetapi hanya sebagai ukuran derajat atau kepandaian. Untuk menentukan kedudukan pegawai selanjutnya salah satu syarat adalah kecakapannya. System pengkajian yang dianut dalam PGP-48 adalah system horinzontal dan masa kerja yang berhubungan dengan gaji lama dihitung serta untuk kenaikan gaji berikutnya dalam pangkat baru. Peraturan Gaji pengawai kemudian diatur kembali dengan PGPN-1955 yang berlaku mulai tahun 1955. Dalam PGPN-1955 dikenal sembilan golongan dan 31 ruang gaji. Selain gaji pokok, untuk kesejahteraan pegawai juga diberikan tunjangantunjangan yaitu tunjangan keluarga, tunjangan anak, tunjangan kemahalan setempat, kemahalan umum, kemahalan daerah, tunjangan tanggung jawab keuangan, perwakilan, ujian dinas, tunjangan jabatan dan uang pengganti, serta tunjangan bahaya. Sejak pembubaran RIS dan pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia tanggal 15 agustus 1950, pemerintah memandang perlu untuk memusatkan urusan kepegawaian yang sebelumnya diselenggarakan oleh KUP di Yogyakarta dan DUUP di Jakarta. Untuk maksud tersebut ditetapkanlah Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1950 Tanggal 15 Desember 1950. dengan Peraturan Pemerintah tersebut, KUP di Yogyakarta dan DUUP di Jakarta digabungkan menjadi satu. Meskipun KUP berkedudukan di Jakarta, dalam pelaksanaaan tugasnya masih ada unit kerja yang berkedudukan di daerah, yaitu Bagian Tata Usaha kepegawaian (Biro TUK) di Yogyakarta dan Bagian Pensiun dan tunjangan (Biro P&T) di Bandung. 1.6.2 LAHIRNYA BKN Sesuai dengan perkembangan, dimana peran aperatur pemerintah semakin dirasakan, pemerintah mengnggap perlu menetapkan kembali kedudukan, fungsi, tugas, dan organisasi KUP. Pandangan ini sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1950 beserta peraturan pelaksanaannya yang dimaksud dalam Keputusan Perdana Menteri RI Nomor 30/PM/1951/ tanggal 7 April 1951. Untuk maksud tersebut, maka KUP yang merupakan institusi yang bertugas melakukan pembinaan kepegawaian diubah menjadi Badan Administrasi Kepegawaian Negara 6

(BAKN) dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1972. Penetapan Peraturan Pemerintah ini adalah juga sebagai pelaksanaan dari Undang-undang Nomor 18 Tahun 1961. Dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1972, maka kedudukan, , fungsi, tugas,susunan dan tata kerja institusi yang mengelola kepegawaian, semakin dikembangkan.Berdasarkan Peraturan Pemerintah tersebut, BAKN ditetapkan sebagai sebuah lembaga pemerintah non departemen yang berkedudukan langsung dibawah dan tanggung jawab kepada Presiden, mempunyai fungsi untuk menyempurnakan, memelihara dan mengembangkan administrasi Negara di bidang kepegawaian sehingga tercapai kelancaran jalannya pemerintahan. Untuk dapat menyelengarakan fungsinya, BAKN mempunyai tugas sebagai berikut : a. Merencanakan pembinaan kepegawaian sesuai kebijaksanaan Presiden. b. Merencanakan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian. c. Menyelengarakan Tata Usaha kepegawaian dan Tata Usaha Pensiun. d. Menyelengarakan pengawasan , koordinasi dan bimbingan terhadap pelaksanaan perundang-undangan dibidang kepegawaian dan Nondepartemen. Sedangkan susunan organisasi BAKN, terdiri dari : a. Kepala b. Sekretariat c. Biro-biro d. Staf Ahli BAKN dipimpin oleh d\seorang kepala yang dalam melaksanaan tugasnya bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Secretariat BAKN merupakan unsur pembantu pimpinan dan mempunyai tugas untuk menyelengarakan administrasi umum meliputi : 1. Tata Usaha kantor dan urusan dalam 2. Tata Kepegawaian (Personalia) 3. Tata Peralatan dan 4. Tata Keuangan pension pada departemendepartemen dan lembaga-lembaga Negara atau Lembaga-lembaga Pemerintah

Secretariat BAKN terdiri dari bagian-bagian sebanyak-sebanyaknya 5 (Lima) bagian, dan bagian-bagian terdiri dari sub-sub bagian, masing-masing sebanyakbanyaknya 5 (Lima) Sub bagian. Biro-biro merupakan unsure pelaksanaan yang terdiri dari : 1. Biro Pelaksanaan 2. Biro Kepegawaian Umum 3. Biro Kepangkatan dan Penggajian 4. Biro Tata Usaha kepegawaian 5. Biro Pensiun dan Tunjangan 6. Biro Pengawasan Tiap-tiap Biro terdiri atas bagian-bagian, masing-masing bagian sebanyakbanyaknya 5 (Lima) bagian dan bagian-bagian terdiri atas sub-sub bagian, masingmasing sebanyaknya-banyaknya 5 (Lima) sub bagian. Anggaran Belanja BAKN menurut Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1972 ini dibebankan kepada Anggaran belanja Sekretariat Negara/Sekretaris Kabinet.Dengan berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1972 maka penataan, pembinaan dan penggembangan administrasi kepegawaian sebagai bagian dari pembinaan aparatur pemerintah, dapat dilaksanakan secara lebih berdayaguna dan berhasil guna. 1.6.3 Logo Instansi Badan Kepegawaian Negara

Gambar 1

1.6.4 Visi Instansi Badan Kepegawaian Negara Visi Badan Kepegawaian Negara mewujudkan Pegawai Negeri Sipil yang sejahtera.

1.6.5 Misi Badan Kepegawaian Negara Misi Badan Kepegawaian Negara mewujudkan menyelengarakan manajemen Pegawai Negeri Sipil berbasis kompetensi professional dan sejahtera. 1.6.6 Stuktur Organisasi Badan Kepegawaian Negara Deputi Bidang Pengendalian Kepegawaian mempunyai tugas melaksanakan perumusan kebijakan di bidang pengawasan dan pengendalian kepegawaian. Adapun fungsinya sebagai berikut : a. Perumusan kebijakan pengawasan dan pengendalian kepegawaian. b. Pelaksanaan sebagian fungsi pengawasan dan pengendalian pelaksanaan perundang-undangan dibidang kepegawaian yang didelegasikan oleh Presiden. c. Melakukan tindakan korektif terhadap penyimpangan pelaksanaan perundang-undangan dibidang kepegawaian. d. Pelaksanaan koordinasi, bimbingan atau petunjuk teknis tentang pelaksanaan perundang-undangan dibidang kepegawaian. e. Pelaksanaan koordinasi bimbingan atau petunjuk teknis tentang peaksanaan pengawasan dan pengendalian kepegawaian kepada aparat pengawasan kepegawaian pada instansi pemerintah pusat dan Daerah. f. Pemberian petunjuk penyelesaian permasalahan kepegawaian atau tindak lanjut administratif terhadap penyimpangan pelaksanaan perundangundangan dibidang kepegawaian. g. Pengembangan sistem pengawasan dan pengendalian kepegawaian. h. Penyusunan laporan dan evakuasi hasil pengawasan dan pengendalian secara nasional.

STRUKTUR ORGANISASI BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

Wakil Kepala Kepala Inspektorat Sekretariat Utama

Deputi Bidang Pengembangan Kepegawaian

Deputi Bidang Bina Kinerja Dan Per-UU

Deputi Bidang Pengadaan, Kepangkatan

Deputi Bidang Informasi Kepegawaian

Direktorat Perencanaan dan Prigram


Direktorat Pengembangan Sumber Daya Kepegawaian

Direktorat Jabatan Karir Direktorat Kompensasi Pegawai Dit. Rekrutmen dan Penilaian
Direktorat Hkm dan Peraturan Perundangundang

Direktorat Pengadaan PNS


Direktorat Kepangkatan dan Mutasi

Dit. Penyiapan Data Dan Pengelolaan Arsip Kepeg.


Dit. Penyiapan Data dan Pengelolaan Arsip Kepeg II

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai

Direktorat Pensiun

Direktorat Pengolahan Data Kepegawaian Dit. Penyajian dan Pertukaran Informasi Kepegawaian

Direktorat Standarisasi Jabatan dan Formasi Pusat Penelitian dan Pengembanga

Kantor Regional

Gambar 1.1

10

BAB II
KONSEP DASAR JARINGAN
2.1 Pengrtian Jaringan atau Network. Jaringan komputer yaitu kumpulan dari beberapa komputer, baik jaringan komputer yang berskala kecil seperti di rumah atau di kantor atau jaringan yang berskala besar seperti antarkota dan provinsi, atau jaringan komputer yang mendunia (internasional) seperti antarbenua atau antardunia, dimana komputer-komputer tersebut saling berhubungan dan terorganisir (berintegrasi) antara komputer yang satu dengan komputer yang lain yaitu antara komputer server (sebagai induknya) dengan komputer terminal/client (sebagai anaknya). Dalam kehidupan sehari-hari, jaringan dapat diilustrasikan sebagai suatu perkumpulan atau kelompok (gank) yang saling berhubungan atau saling berkomunikasi antara pemimpin (bosnya) dengan bawahan (anak buahnya). 2.2 Macam-Macam Jaringan Berdasarkan lingkup luas daerah kerjanya, secara gegografis jaringan computer dapat dibedakan ke dalam beberapa macam di antaranya sebagai berikut. 2.2.1 LAN (Local Area Network) LAN yaitu suatu sistem jaringan dimana setiap komputer atau perangkat keras dan perangkat lunak digabungkan agar dapat saling berkomunikasi (terintegrasi) dalam area kerja tertentu dengan menggunakan data dan program yang sama, juga mempunyai kecepatan transfer data lebih cepat. LAN mempunyai jangkauan maximal 100 m. LAN sering digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor atau perusahaan untuk pemakaian bersama dan saling bertukar informasi. 2.2.2 MAN ( Metropolitan Area Network) MAN merupakan suatu jaringan diantara jaringan LAN dan WAN yang mempunyai jangkauan dengan luas geografis antara 10 km sampai dengan 50 km. MAN digunakan untuk membangun jaringan di kantor-kantor dalam wilayah satu kota, gedung, pabrik, kampus dan kantor pusat dalam area jangkauannya. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara bahkan dapat digunakan untuk aplikasi TV kabel. 11

2.2.3 WAN ( Wide Area Network) WAN yaitu Network yang mempunyai area kerja antarbenua, dengan melewati batas geografis negara dan milik umum. Jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas seringkali mencakup negara bahkan benua. Teknologi yang digunakan hampir sama dengan LAN. Banyak sekali manfaat yang kita dapatkan apabila komputer kita terhubung dengan jaringan, di antaranya: 1. Dapat saling berbagi file data (sharing data). 2. Tukar menukar data antar komputer dapat kita lakukan secara cepat. 3. Memungkinkan kita untuk memakai printer yang dengan jaringan secara bersama-sama, dalam area jaringan, dan menghemat biaya. 2.3 Macam-macam Tipe Jaringan 2.3.1 Jaringan Client-Server Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain di dalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server di jaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation. Keunggulan:
1.

Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu 12rotocol (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain seperti sebagai workstation.

2.

Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat sebuah komputer yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan.

3.

Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan.

12

Kelemahan:
1.

Biaya operasional protocol lebih mahal.


2.

Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami

ditugaskan sebagai server.


3.

gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu. 2.3.2 Jaringan Peer To Peer Bila ditinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut, maka server di jaringan tipe peer to peer diistilahkan non-dedicated server, karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation. Keunggulan:
1.

Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-

dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer.


2.

server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
3.

Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila

salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan. Kelemahan:
1.

Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer

setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation.
2.

Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server, karena

setiap komputer/peer disamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
3.

Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka

keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.


4.

backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut.

13

2.3.3 Protocol Jaringan Protokol yaitu suatu kesatuan aturan yang harus ditaati oleh dua atau lebih station (antarmesin) yaitu komputer atau terminal yang akan menentukan bagaimana suatu komputer dapat menghubungi dan berkomunikasi dengan komputer lainnya serta saling bertukar data/informasi/file, dan mengirimkan pesan yang harus dipenuhi oleh transmitter dan receiver dapat berlangsung, sehingga hubungan komunikasi dapat berjalan dengan baik dan benar. Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetujui berbagai pihak. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah pihak.Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protocol. Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam mengembangkan protocolnya. 2.4 TOPOLOGI Topologi adalah tatacara menghubungkan antarkomputer sehingga komputer yang satu dengan komputer lainnya dapat saling komunikasi dan membentuk suatu jaringan. Topologi menggambarkan struktur dari suatu jaringan atau bagaimana sebuah jaringan didesain. Dalam definisi Topologi terbagi menjadi dua, yaitu: Topologi Fisik (Physical Topology) yang menunjukkan posisi pemasangan kabel secara dan Topologi Logik (Logical Topology) yang menunjukkan bagaimana suatu media diakses oleh host. 2.4.1 Topologo Fisik Jaringan Yaitu jaringan yang berhubungan dengan susunan fisik semua jaringan komputer, baik server maupun client (terminal). 2.4.1.1 Topologi BUS Topologi Bus yaitu seluruh terminal saling terhubung kesebuah bus (jalur) utama komunikasi data. Informasi atau data dikirim dan diambil melalui sepanjang jalur atau melewati seluruh workstation. Topologi ini dipakai untuk area jaringan lokal, untuk banyak titik, dan untuk jarak yang pendek. 14

Keuntungan 1. Hemat Kabel 2. Layout Kabel Sederhana 3. Mudah dalam pengembangannya

Gambar 2

Kerugian 1. Deteksi dan Isolasi kesalahan sangat kecil. 2. Kepadatan Trafik. 3. Bila salah satu dari klien mengalami gangguan maka jaringan tidak bisa berfungsi. 4. Diperlukan repeater untuk hubungan jarak jauh. 2.4.1.2 Topologi Ring Topologi Ring yaitu semua terminal dan server dihubungkan, sehingga terbentuk suatu pola lingkaran mirip sebuah cicin. Tiap terminal ataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain. Jika alamat-alamat yang dituju sesuai, maka informasi diterima. Sebaliknya apabila tidak sesuai informasi akan dilewatkan. Keuntungan Hemat kabel

Gambar 2.1

Kerugian 1. Peka terhadap kesalahan sama seperti Bus topologi 2. Pengembangan jaringan lebih.

15

2.4.1.3 Topologi Star Topologi star yaitu masing-masing terminal dalam jaringan dihubungkan ke titik pusat (server) menggunakan jalur utama (Hub) dan semua sambungan antarterminal harus diteruskan melalui server. Server bertindak sebagai pengatur dan pengendali seluruh komunikasi data yang terjadi. Keuntungan 1. Paling Fleksibel 2. Pemasangan dan perubahan yang terjadi pada salah satu klien tidak mempengaruhi klien lain dan jaringan 3. Control terpusat 4. Mudah deteksi error 5. Kemudahan pengelolaan jaringan

Gambar 2.2

Kerugian 1. Perlu penanganan khusus 2. Control terpusat menjadi elemen kritis yaitu HUB atau SWITCH 2.4.1.4 Topologi Linear Bus Topologi Linear Bus yaitu arsitektur yang mirip dengan cabang atau sebuah pohon. Data yang dikirim dari suatu terminal ke terminal lain akan melalui pemeriksaan jalur yang terbuka. Apabila jalur tersebut telah diterima, maka data tersebut akan dikirim, dan apabila terminal yang lain pun mengirim secara bersamaan, maka data tersebut akan mengalami tabrakan. Selanjutnya, harus menunggu jalur bebas sebelum melaksanakan pengiriman data ulang. Begitulah secara umum dan konsep tentang Komunikasi Data dan Jaringan yang perlu kita ketahui bersama. Sehingga kita dapat mengambil manfaat dari penggunaan jaringan yang digunakan selama ini antara lain ; resources sharing, hemat biaya, dan ketersediaan kebutuhan yang tinggi. 16

2.4.2 Topologi Logik Jaringan Yaitu jaringan yang ada kaitannya dengan logika hubungan dari masing-masing komputer 2.4.2.1 Arsitektur ArcNet Arsitektur ArcNet yaitu jaringan yang sangat sederhana dengan biaya murah, dan kecepatan transfer datanya sangat lemah, yaitu kisaran kurang lebih 2,5 Mbps, karena jaringan ini dapat menggunakan jaringan topologi Bus, atau menggunakan jaringan Star. Kabelnya dapat menggunakan jenis kabel coaxial RG 62A/U dengan impedansi 93 ohm, panjang kabel maximal 300 m dengan jarak antartitik maximal 8 titik, sedangkan untuk topologi Star memerlukan komponen tambahan yaitu Hub aktive sebagai sentral (concentrator) maupun Hub passive. 2.4.2.2 Token Ring Token Ring Arsitektur menggunakan topologi Star mempunyai kecepatan transfer datanya kurang lebih 16 Mbps yaitu melalui media pengirim menggunakan kabel UTP (Unshielded Twister Pair) atau STP (Shielded Twister Pair). 2.4.2.3 Ethernet Yaitu jaringan yang design-nya menggunakan topologi BUS atau Star. Tipe ini cara instalasinya sangat mudah dan sederhana. Juga mempunyai kecepatan informasi data mencapai 100 Mbps. Kabel yang dapat digunakan pada topologi ini yaitu kabel coaxial dan kabel UTP.

2.5 Media Transmisi Jaringan. Di bagian-bagian sebelumnya telah dibahas mengenai konsep, komponen, jenis dan topologi jaringan / networking. Pada bagian lanjutnya ini akan dibahas mengenai media transmisi. Apa saja media yang diperlukan agar membentuk suatu jaringan komputer?Sesudah mengetahui dan bisa menentukan topologi yang cocok untuk jaringan yang akan dibangun tentunya pasti kita perlu mengetahui peralatan apa saja yang dibutuhkan dalam membangun suatu jaringan komputer. 17

Adapun media yang dibutuhkan selain komputer terlepas dari jenis jaringan yang akan dibangun (baca artikel sebelumnya, peer to peer atau client-server) adalah: a.Kabel b.Network card atau kartu c. Media LAN Expansion 2.5.1 Kabel jaringan.

Kabel boleh dikatakan merupakan media jaringan yang utama dalam membangun sebuah jaringan komputer termasuk juga kartu jaringan. Karena dengan dua komponen ini saja tanpa komponen media LAN expansion yaitu hub, kita sudah bisa membangun satu jaringan komputer kecil dengan menggunakan topologi bus. 2.5.1.1 Kabel Coaxial Merupakan kabel yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer terutama pada saat masa di mana topologi bus paling populer digunakan. Kabel jenis ini menjadi pilihan karena 2 alasan utama yaitu murah dan mudah digunakan. Contoh kabel coaxial ini adalah kabel antena TV. Kabel coaxial ini terbagi lagi dalam 2 tipe yaitu thin (thinnet) dan thick. Perbedaannya adalah kabel thin lebih fleksibel, lebih gampang digunakan dan yang penting lebih murah daripada kabel thick. Kabel thick lebih tebal dan susah dibengkokkan dan jangkauanya lebih jauh dibandingkan thin, hal ini yang membuat harganya lebih mahal. Sebagai perbandingan kabel thin jangkauannya adalah 185 meter sedangkan kabel thick jangkauannya adalah mencapai 500 meter. Kedua jenis kabel ini menggunakan komponen yang sama yaitu dikenal dengan nama BNC (British Naval Connector) untuk menghubungkan kabel dengan komputer. Komponen dari BNC ini antara lain adalah konektor kabel BNC, BNC T konektor, BNC barrel konektor dan BNC Terminator. 2.5.1.2 Twisted Pair Merupakan jenis kabel yang paling sederhana dibandingkan dengan lainnya dan saat ini paling banyak digunakan sebagai media kabel dalam membangun sebuah jaringan komputer. Seperti halnya kabel coaxial, twisted pair ini juga dibagi atas 2 jenis yaitu 18

Unshielded Twisted Pair atau lebih dikenal dengan singkatannya UTP dan Shielded Twisted Pair atau STP. Sesuai dengan namanya jelas bahwa perbedaan keduanya terletak pada shield atau bungkusnya. Pada kabel STP didalamnya terdapat satu lapisan pelindung kabel internalnya sehingga melindungi data yang ditransmisikan dari interferensi atau gangguan. Kabel UTP jauh lebih populer dibandingkan dengan STP dan paling banyak digunakan sebagai kabel jaringan. UTP dispesifikasikan oleh organisasi EIA/TIA atau Electronic Industries Association and Telecommunication Industries Association yang mengkategorikan UTP ini dalam 8 kategori. Anda mungkin pernah mendengar UTP CAT 5 dan sebagainya. Itu merupakan salah satu kategori dari UTP. Adapun kategori UTP yang ada di pasaran saat ini adalah category 1, 2, 3, 4, 5, 5+, 6, 7. Adapun yang membedakan dalah hal kategori ini adalah terutama dalam masalah kecepatan transmisi. Pada ketegori yang pertama atau 1 hanya bisa mentransmisikan suara / voice saja tidak termasuk data. Pada cat 2, kecepatan maksimum transmisi sampai 4 Mbps. Cat 3 sampai 10 Mbps, Cat 4 sampai dengan 16 Mbps, Cat 5 sampai 100 Mbps dan cat 5+, 6 dan 7 sudah bisa mencapai 1Gbps atau 1,000 Mbps.Sebagai contoh penggunaan kabel UTP untuk sehari-harinya adalah kabel telpon. Salah satu alasan utama kenapa jenis kabel UTP ini sangat popular dibandingkan dengan jenis kabel lainnya adalah karena penggunaan Kabel UTP sebagai kabel telpon. Karena banyak gedung menggunakan kabel ini untuk sistem telepon dan juga biasanya ada kabel extra yang dipasang untuk memenuhi pengembangan di masa mendatang. Karena kabel ini juga bisa digunakan untuk mentransmisikan data dan juga suara, maka menjadi pilihan untuk membangun jaringan komputer. Yang membedakan antara telpon dengan komputer dalam hal penggunaan kabel UTP ini adalah terletak pada jack-nya atau konektornya. Pada komputer digunakan RJ-45, yang dapat menampung 8 koneksi kabel sedangkan pada telpon digunakan RJ-11, dapat menampung 4 koneksi kabel dan ukurannya lebih kecil. Lebih jelasnya bisa dilihat koneksi dari telpon andayang menggunakan RJ-11.Jenis kabel yang terakhir dan paling mahal yaitu fiber optic. Pada kabel fiber, sinyal digital data ditransmisikan dengan menggunakan gelombang cahaya sehingga cukup aman untuk pengiriman data karena tidak bisa di-tap di tengah jalan sehingga kita bisa dicuri orang ditengah transmisi

19

Lain halnya dengan kabel lainnya seperti coaxial dan twisted pair. Keunggulan lainnya pula dari fiber optic ini adalah dari segi kecepatan (100 Mbps sampai dengan 200,000 Mbps berdasarkan pengujian yang telah dilakukan di laboratorium). Kabel fiber terdiri atas 3 lapisan. Lapisan luarnya atau disebut jacket dan lapisan kedua yaitu glass cladding dan lapisan intinya merupakan fiber optic itu sendiri. 2.5.1.3 Fiber Optik Kabel Fiber Optik yaitu media terbaik untuk jaringan LAN, karena dalam mentransfer datanya menggunakan pulsa cahaya. Selain itu juga dapat digunakan untuk mensinyalkan bit 0 dan mempunyai frekuensi kurng lebih 108 Mhs dan kecepatan data dapat mencapai 565 Mbps. Keunggulan fiber optik yaitu, jangkauan kerja lebih luas, jangkauan frekuensi lebih tinggi, tidak ada radiasi elektrik, kabel terhadap derau dan isolasi pelindung ground lebih baik, dan mempunyai keterandalan lebih baik. 2.5.2.NIC/NetworkInterface CardNetwork Interface Card (NIC) sering disingkat dengan network card saja. Pada dasarnya bentuk network card ini hanya terdiri 2 jenis saja untuk di lingkungan PC based yaitu network card pada PC dan network card pada notebook yang sering disebut dengan istilah PCMCIA card. Untuk kartu PCMCIA ini yang sebesar kartu kredit saat ini sering digabungkan menjadi satu dengan modem. Fungsinya sama yang membedakan hanya bentuk fisiknya saja dan cara pemasangannya. Pada notebook pemasangannya dengan diselipkan atau dimasukkan ke slot di samping yang sudah disediakan. Pada PC, kita harus membuka tutup PC, kemudian dipasang di slot tergantung jenis NIC nya dan slot di PC bisa ISA, EISA atau PCI. Namun, saat ini terutama pada PC built up seperti Compaq, HP, Dell atau IBM, network card umumnya sudah menyatu dengan mother board artinya sudah built-in di dalam PC tersebut seperti halnya VGA card.Network card atau NIC juga bisa dibeli sesuai dengan kebutuhan kita, misalnya kalau kita menggunakan kabel UTP maka diperlukan network card dengan interface UTP, begitu pula jika kita menggunakan kabel BNC maka network card yang digunakan adalah network card dengan interface BNC. Namun, di pasaran tersedia pula network card dengan interface UTP dan BNC sekaligus atau sering kali disebut network card Combo.

20

Network card berfungsi sebagai jembatan/koneksi antara kabel dengan komputer. Untuk supaya bisa dikenali oleh sistem operasi yang terpasang pada PC atau Server maka dibutuhkan yang namanya driver. Driver merupakan program yang dibuat oleh vendor dari network card yang dibuat disesuaikan dengan sistem operasi yang digunakan misalnya jika kita menggunakan Windows 2000 maka perlu driver network card untuk windows 2000. Begitu pula untuk Windows NT 4.0, Windows XP, Windows lainnya, Unix, Linux maupun Netware. Masing-masing menggunakan driver yang berbeda, namun semuanya sudah dibuat dan disediakan oleh vendor sewaktu kita membeli network card tersebut, prinsipnya sama saja dengan halnya kalau kita membeli VGA card juga diperlukan driver untuk VGA card tersebut. Lalu apa fungsinya network card ini ? Adapun peranan dari network card ini adalah : a. Media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan. b. Mengontrol data flow antara komputer dan sistem kabel. c. Menerima data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer. Untuk mengerti cara kerja transmisi data ini dibahas dalam OSI layer bagaimana data dipecah menjadi bit kemudian dikirim melalui jaringan ke komputer lain yang kemudian dirangkai kembali menjadi data utuh. Sebagai informasi tambahan juga bahwa tiap network card mempunyai kode tersendiri yang unik artinya Cuma ada satu yang terdiri atas 12 digit kode yang sering disebut dengan MAC address (Media Access Control). Namun, praktek di lapangan, kami pernah menemukan 2 network card yang mempunyai MAC address yang sama yang semestinya tidak boleh terjadi karena sudah ada aturannya sendiri. 2.6 Perangkat Jaringan 2.6.1 Crimping Crimping adalah peralatan yang digunakan untuk memasang konektor RJ45 kedalam kabel sehingga konektor RJ45 terpasang dengan benar. Dalam melakukan pemasangan perlu diperhatikan bahwa setiap kabel yang dimasukkan kedalam RJ45 sudah benar benar terpasang dengan tepat. Karena apabila RJ45 sudah terpasang dan mengalami 21

kegagalan maka RJ45 tersebut tidak dapat lagi digunakan. Gambar dari Crimping dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

Gambar 2.3

2.6.2

Router

Router digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain atau satu jaringan dengan jaringan lain agar komputer atau jaringan tersebut dapat saling berkomunikasi. Ada 2 keuntungan menggunakan router diantaranya adalah : 1. Router tidak memforward broadcast yang ada. Hal ini adalah default dari router. Namun kita dapat mengubahnya. : 2. Router dapat melakukan filter jaringan yang ada pada layer 3 (Network Layer) Fungsi dari Router diantaranya a. Packet b. Packet d. Path switching Filtering communication adalah : yang yang lebih lebih dari dari satu satu. selection domain domain

c. Internetwork

Ciricirri dari router diantaranya a. Memiliki broadcast b. Memiliki collision layer

c. Berada pada layer 3 dalam OSI model dan sering juga disebut sebagai switch d. Memiliki collision domain yang lebih dari satu Salah satu gambar dari

router dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

Gambar 2.4

22

2.6.3

Switch

Switch adalah suatu perangkat keras yang menggabungkan beberapa komputer kedalam sebuah Local Area Network (LAN). Swicth beroperasi pada layer 2 (Data Link Layer) dari model OSI. Ciri-ciri dari switch adalah sebagai berikut : 1. Switch mampu menjelaskan alamat sumber dan tujuan dari setiap paket yang diterima sehingga switch mampu mengirimkan paket tersebut ke alamat yang tepat. 2. Switch membagi collision domain di tiap portnya. Artinya bahwa tiap port memiliki collision domain sendiri. 3. Pencatatan mac address yang dilakukan secara otomatis berdasarkan hardware maupun 2.6.4.Hub Hub adalah perangkat keras jaringan yang menggabungkan beberapa komputer kedalam sebuah Local Area Network (LAN). Fungsi hub sebenarnya sama dengan switch, namun yang membedakannya adalah hub berada pada Layer 1 dalam OSI model dan pengiriman data dilakukan ke semua komputer yang terhubung dalam satu LAN. Selain itu hub hanya 1.Passive-Hub Passive hub tidak menguatkan sinyal elektrik dari paket yang masuk kedalam hub sebelum hub membroadcast paket paket tersebut keluar. 2.Active-Hub Active Hub adalah kebalikan dari passive hub. Active hub melakukan penguatan sinyal elektrik dari paket yang masuk kedalam hub. Active hub juga disebut juga dengan repeater. 2.6.5.Bridge Bridge pada dasarnya hampir sama dengan switch namun yang membedakannya adalah pencatatan mac address pada bridge hanya berdasarkan hardware dan juga port dari bridge juga lebih sedikit dibandingka switch. memiliki 1 collision domain. Ada 3 type dari hub yaitu diantaranya : software.

23

2.7 OSI ( Open System Interconnection) Pada awal 1980-an International Organization for Standardization (ISO), suatu badan dunia yang mengatur standarisasi-standarisasi mengeluarkan sebuah konsep Open System Interconnection (OSI) yang secara konseptual menjelaskan bagaimana proses komunikasi data yang terjadi dalam jaringan komputer. Model OSI membagi kompleksitas komunikasi data dari asal(source) ke tujuan (destination) dengan melalui lapisan-lapisan (layer), dimana setiap lapisan secara jelas mempunyai fungsi dan hubungan yang saling terkait. Model OSI ini terdiri dari 7 layer. Sedangkan untuk model riil bagaimana kedua 24rotocol saling berhubungan maka digunakan konsep TCP/IP yang dikeluarkan oleh Department of Defense (DoD) yang membagi layer komunikasi menjadi 4 layer Model OSI dan TCP/IP Untuk kemudahan pembelajaran kita menggunakan Model OSI Untuk implementasi menggunakan TCP/IP Berbentuk layering

OSI LAYER: Layer Physical. Layer Datalink. Layer Network. Layer Transport Layer Session Layer Presentation Layer Application

OSI Reference Model pun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.

24

OSI Reference Model memiliki tujuh lapis, yakni sebagai berikut: LAPISAN KE NAMA LAPISAN Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, 1 Physical layer arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC 2 Data-link layer Address)), dan menetukan bagaimana perangkatperangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC). Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, 3 Network layer membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3 Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi 4 Transport layer tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan. Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi 5 Session layer dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama. 25 KETERANGAN

Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang 6 Presentation layer berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)). Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi 7 Application layer dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
Tabel 1

2.8 PROTOKOL Protokol yaitu suatu kesatuan aturan yang harus ditaati oleh dua atau lebih station (antarmesin) yaitu komputer atau terminal yang akan menentukan bagaimana suatu komputer dapat menghubungi dan berkomunikasi dengan komputer lainnya serta saling bertukar data/informasi/file, dan mengirimkan pesan yang harus dipenuhi oleh transmitter dan receiver dapat berlangsung, sehingga hubungan komunikasi dapat berjalan dengan baik dan benar atau kumpulan dari beberapa aturan yang berhubungan dengan komunikasi data antara beberapa alat komunikasi supaya komunikasi data dapat dilakukan dengan benar. Protocol adalah yang menspesifikasikan secara detail bagaimana komputer berinteraksi, termasuk didalamnya format pesan yang mereka tukar dan bagaimana kesalahan ditangani. Hubungan telekomunikasi mencerminkan banyak aspek dari protokol dalam arti diplomatik, beberapa sinyal diubah dengan mengirim dan menerima perangkat, misalnya, diistilahkan dengan berjabat tangan dan berkenalan. Tiga aspek utama komunikasi yang diperhatikan oleh protokol adalah: bagaimana data direpresentasikan dan dikodekan, bagaimana ditransmisikan, dan bagaimana kesalahan dan kegagalan diketahui dan ditangani. 26

2.8.1 Protokol Internet : TCP / IP Sebagaimana diketahui internet terbentuk dari jaringan-komputer yang tersebar di seluruh dunia. Masing-masing jaringan-komputer terdiri dari tipe-tipe komputer yang berbeda dengan jaringan yang lainnya. Maka diperlukan sebuah protokol yang mampu mengintegrasikan seluruh jaringan komputer tersebut. Solusinya adalah sebuah protokol pengiriman data yang tak bergantung pada jenis komputer dan digunakan oleh semua komputer untuk saling bertukar data. Agar data tidak hanya dapat dikirim dan diterima, melainkan juga dapat dimanfaatkan oleh setiap komputer, diperlukan program standar yang mengolah data tersebut pada sistem yang berkaitan. Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras. Protokol perlu diutamakan pada penggunaan standar teknis, untuk menspesifikasi bagaimana membangun komputer atau menghubungkan peralatan perangkat keras. Protokol secara umum digunakan pada komunikasi real-time dimana standar digunakan untuk mengatur struktur dari informasi untuk penyimpanan jangka panjang. Protokol pengiriman merupakan sebuah konvensi (kesepakatan) yang menetapkan dengan cara apa data dikirimkan dan bagaimana kesalahan yang terjadi dikenali serta dipecahkan. Secara sederhana prose pengiriman data terdiri atas dua langkah. 1. Data yang akan dikrimkan (misalnya sebuah file teks) dibagi ke dalam paket data berukuran data berukuran sama (paket), kemudian dikirimkan satu per satu. Di Internet, protocol ini disebut IP (Internet Protocol). 2. Harus dijamin setiap paket data sampai ke alamat yang benar dan semuanya benar diterima. Untuk itu diperlukan protokol lainnya, yaitu Transmission Control Protocol (TCP) mengaitkan sebuah blok data pada paket data IP, yang 27

antara lain mengandung informasi mengenai alamat, jumlah total paket data dan urutan setiap paket yang membentuk paket tersebut. Hanya secara bersamaan kedua protokol membentuk kesatuan yang berfungsi, karena itu biasanya disebut TCP/IP. Protokol IP merupakan salah satu protokol kunci di dalam kumpulan protokol TCP/IP. Sebuah paket IP akan membawa data aktual yang dikirimkan melalui jaringan dari satu titik ke titik lainnya. Metode yang digunakannya adalah connectionless yang berarti ia tidak perlu membuat dan memelihara sebuah sesi koneksi. Internet Protocol disingkat IP) adalah protokol lapisan jaringan (network layer dalam OSI Reference Model) atau protokol lapisan internetwork (internetwork layer dalam DARPA Reference Model) yang digunakan oleh protokol TCP/IP untuk melakukan pengalamatan dan routing paket data antar host-host di jaringan komputer berbasis TCP/IP. Versi IP yang banyak digunakan adalah IP versi 4 (Ipv4) yang didefinisikan pada RFC 791 dan dipublikasikan pada tahun 1981, tetapi akan digantikan oleh IP versi 6 pada beberapa waktu yang akan dating. Ada 3 protokol yang umum digunakan yaitu :
1.

TCP/IP (Transmission Control Protokol/Internet Protokol), yang dibangun untuk melakukan fungsi-fungsi

yaitu sekelompok protokol jaringan internet.


2.

komunikasi data pada WAN. Protokol TCP/IP merupakan komunikasi utama pada NETBEUI (NetBIOS Extented User Interface), yaitu

program yang memungkinkan komputer berkomunikasi di dalam lingkungan Local Area Network (LAN). NetBeui adalah performansi terbaik untuk komunikasi pada single LAN.
3.

IPX (Internetwork Packet Exchange), adalah 28rotocol net-

working dari Novell yang menghubungkan network yang menggunakan Novell Network Client Setver. IPX merupakan protocol paket dan IPX bekerja pada layer network dari protocol komunikasi dan tanpa sambungan.

BAB III
28

SERVER
3.1. Instalasi Centos
1. Langkah Pertama adalah setting firstboot menjadi CD-Rom pada bios , kemudian masukkan CD installasi Linux Centos 5.0. Setelah muncul tampilan utama,ketikkan cara install yang anda inginkan dan tekan enter.

Gambar 3

2.

Pilih Skip untuk melompati pengujian media dan memulai instalasi.

Gambar 3.1

3.

Pada tampilan di bawah ini kita klik Next.

29

Gambar 3.2

4.

Pilih bahasa yang ingin digunakan dalam installasi English. Lalu klik Next.

Gambar 3.3

5. Pilih keyboard untuk system dan sesuaikan dengan keyboard U.S.English dan klik Next. 30

Gambar 3.4

6. Pilih Remove all partitions on selected drives and create default layouts klik Next untuk melanjutakan instalasi.

Gambar 3.5

7.

Pada Perintah yang muncul sepeti gambar di bawah ini klik Yes untuk melanjutkan instalasi. 31

Gambar 3.6

8. Pilih DHCP menetapkan dan automaticallyvia DHCP kemudian klik Next untuk melanjutkan.

Gambar 3.7

9.

Pilih Asia/Jakarta untuk memilih daerah .

32

Gambar 3.8

10.

Masukan Root dan Confirm Password lalu klik Next.

Gambar 3.9

11. Disini kita akan menggunakan paket Server untuk membuat sebuah server. Lalu klik Next. 33

Gambar 3.10

12. Klik next untuk memulai instalasi Centos .

Gambar 3.11

13.

Proses instalasi.

34

Gambar 3.12

14.

Instalasi selesai . Klik reboot untuk merestart computer .

Gambar 3.13

15.

Login in Centos 5.0

35

Gambar 3.14

BAB IV
36

MEMBANGUN DNS SERVER DAN MANAGEMENT TRAFIK JARINGAN MENGGUNAKAN LINUX CENTOS 5.0

4.1 PENGERTIAN SERVER Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan. 4.2 MACAM MACAM SERVER 4.2.1.SambaServer Samba merupakan implementasi dari protokol SMB (Server Message Block) pada sistem UNIX. Protokol ini digunakan MS Windows NT untuk file dan Printing Sharing Service. Dengan mengaktifkan samba pada mesin Linux, maka suatu jaringan komputer dapat berbagi file dan printer dengan Windows 95/98 atau pun Windows NT. Dengan kata lain, dengan menjalankan samba maka server Linux dapat tampak seperti Windows NT Server bagi mesin Windows lainnya. Pada Linux dapat me-mounting direktori yang di-share pada Windows dan juga dapat mengakses secara langsung direktori tersebut. Sedangkan pada Windows, juga dapat melihat direktori yang di-share berupa icon yang terdapat dalam Network Neighborhood. 4.2.2.FTP-Server FTP server merupakan suatu server yang menyediakan layanan pengaksesan file dengan format seperti pada DOS. Pada FTP Server terdapat beberapa direktori yang setiap direktori berisi beberapa file. 4.2.3.DNS-Server DNS Server bertugas menerjemahkan IP Address ke sebuah nama alamat dan sebaliknya dari nama alamat ke IP Address. DNS Server memberikan nama sebuah 37

komputer dalam suatu jaringan komputer, sedangkan dalam internet nama yang diterjemahkan oleh DNS Server merupakan IP Address dimana web dapat,diakses. 4.2.4.Web-Server Web Server bertugas untuk menyediakan web yang berisi bermacam-macam file untuk diakses oleh komputer-komputer yang berada dalam suatu jaringan. 4.2.5.Mail-server Mail Server adalah program daemon yang bekerja menampung dan mendistribusikan email dalam suatu jaringan. Protokol yang umum digunakan antara lain protokol SMTP, POP3 dan IMAP. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) digunakan sebagai standar untuk menampung dan mendistribusikan email, sedangkan POP3 (Post Office Protocol v3) dan IMAP (Internet Mail Application Protocol) digunakan agar user dapat mengambil dan membaca email secara remote yaitu tidak perlu login ke dalam sistem shelll mesin mail server tetapi cukup menguhubungi port tertentu dengan mail client yang mengimplementasikan protocol POP3 dan IMAP. 4.2.6.Proxy-Server Proxy Server menyediakan layanan untuk menerima permintaa akses data dari client lalu meneruskannya ke alamat yang dituju, kemudian menyimpan data dari alamat tersebut. Apabila client ingin mengakses data yang sama dari alamat yang sama maka proxy server tidak perlu meneruskan ke alamat yang dituju akan tetapi cukup sampai pada data dari alamat yang sudah disimpan sebelumnya.

4.3 MEMBUAT DNS SERVER Pertama ketik nano /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 38 lalu enter.untuk mengkonfigurasi IP address

Gambar 4.1

Setelah itu, siap mengkonfigurasi IP

Gambar 4.2

Kemudian save tekan CTRL+X, lalu tekan Y dan enter. Kemudian me-restart IP 39

Gambar 4.3

Lalu mengkonfigurasi Bind. Membuat berkas dengan ketik nano /var/named/chroot/etc/rndc.conf

Gambar 4.4

Kemudian save, tekan CTRL+X, Y dan enter. Membuat berkas dengan ketik nano /var/named/chroot/etc/named.conf

40

Gambar 4.5

Lalu berkas rndc.conf di copy ke dalam berkas named.conf

Gambar 4.6.1

41

Gambar 4.6.2

Lalu di save, tekan CTRL+X,Y dan enter. Membuat zona baru dengan ketik nano data/laporan.org

Gambar 4.7

42

Kemudian buat berkas

Gambar 4.8.1

Gambar 4.8.2

43

Lalu save, tekan CTRL+X,Y dan enter Lalu restart bind dengan ketik /etc/init.d/named restart

Gambar 4.9

Hasil restart

Gambar 4.10

44

4.4 MEMBUAT MANAGEMENT TRAFFIC Definisi dari Bandwidth adalah banyaknya ukuran suatu data atau informasi yang dapat mengalir dari suatu tempat ke tempat lain dalam sebuah network di waktu tertentu. Bandwidth dapat dipakai untuk mengukur baik aliran data analog maupun data digital. Sekarang sudah menjadi umum jika kata bandwith lebih banyak dipakai untuk mengukur aliran data digital. Satuan yang dipakai untuk bandwidth adalah Bits Per Second atau sering disingkat Bps. Seperti diketahui bahwa bit atau binary digit adalah basis angka yang terdiri dari 0 dan 1. satuan ini menggambarkan berapa banyak bit (angka 0 dan 1) yang dapat mengalir dari satu tempat ke tempat yang lainnya dalam setiap detiknya melalui suatu media. Bandwidth adalah konsep pengukuran yang penting dalam jaringan, tetapi konsep ini memiliki kekurangan atau keterbatasan, tidak perduli bagaimana cara anda mengirimkan informasi maupun media apa yang dipakai dalam penghantaran informasi. Hal ini karena adanya hukum fisika maupun batasan tehnologi. Sedangkan yang dapat menyebabkan batasan terhadap panjang media yang dipakai, kecepatan maksimal yang dapat dipakai. MRTG (the Multi Router Traffic Grapher) Adalah aplikasi yang digunakan untuk memantau beban trafik pada link jaringan. MRTG akan membuat halaman HTML yang berisi gambar PNG yang mengambarkan trafik melalui jaringan secara harian, mingguan, bulanan dan tahunan. MRTG dibuat oleh Tobias Oetiker menggunakan Perl dan C dan tersedia untuk sistim operasi UNIX dan Windows NT.

45

4.4.1

Sejarah Cacti

Apa itu Cacti? Cacti adalah frontend lengkap ke rrdtool, ia menyimpan semua informasi yang diperlukan untuk membuat grafik dan mendiami mereka dengan data dalam database MySQL. Frontend yang benar-benar didorong PHP. Bersama untuk dapat mempertahankan Grafik, Data Sources dan Round Robin Arsip dalam database, cacti menangani data. Ada juga dukungan untuk SNMP yang digunakan untuk membuat grafik dengan MRTG lalu lintas.

46

Sumber data Untuk menangani data, Anda dapat makan cacti di jalan ke luar script / command beserta data apapun yang pengguna perlu "mengisi", cacti kemudian akan mengumpulkan data ini dalam sebuah tugas cron dan mendiami sebuah database MySQL / yang usul arsip. Sumber data dapat dibuat, yang sebenarnya sesuai dengan data pada grafik. Misalnya, jika pengguna ingin grafik ping kali untuk host, Anda dapat membuat data memanfaatkan sumber naskah yang ping host dan akan mengembalikan nilai dalam milidetik. Setelah menetapkan pilihan untuk rrdtool seperti cara untuk menyimpan data Anda akan dapat untuk menentukan informasi tambahan apapun yang memerlukan sumber input data, seperti sebuah host ping ke dalam kasus ini. Setelah data sumber dibuat, maka secara otomatis diperbarui pada 5 menit. Grafik Setelah satu atau lebih sumber data yang ditetapkan, sebuah rrdtool grafik dapat dibuat dengan menggunakan data. Cacti memungkinkan anda untuk membuat hampir semua dipikirkan rrdtool grafik menggunakan semua standar rrdtool grafik tipe dan fungsi konsolidasi. Wilayah pemilihan warna teks dan otomatis padding fungsi juga bantuan dalam penciptaan grafik untuk membuat proses lebih mudah. Anda tidak hanya dapat membuat rrdtool berbasis grafik di cacti, tetapi terdapat banyak cara untuk menampilkan mereka. Seiring dengan standar "melihat daftar" dan "preview mode", yang mirip dengan rrdtool frontend 14all, ada "tree view", yang memungkinkan Anda untuk menempatkan grafik di atas pohon yang hirarki untuk tujuan organisasi.

47

Management User Karena banyak fungsi cacti, pengguna alat manajemen berbasis dibangun dalam sehingga Anda dapat menambah pengguna dan memberikan hak untuk bidang tertentu cacti. Ini akan memungkinkan seseorang untuk membuat beberapa user yang dapat mengubah parameter grafik, sedangkan yang lain hanya bisa melihat grafik. Setiap pengguna juga memelihara mereka sendiri pengaturan ketika datang untuk melihat grafik. Template Cacti mampu skala ke sejumlah besar sumber data dan grafik melalui penggunaan template. Hal ini memungkinkan pembuatan sebuah grafik atau data source template yang mendefinisikan setiap grafik atau data yang berhubungan dengan sumber itu. Template host memungkinkan anda untuk menentukan kemampuan host sehingga dapat cacti jajak pendapat untuk informasi atas penambahan host baru. 4.4.2 Instalasi Cacti

4.4.2.1 Install paket yang diperlukan Menginstal beberapa paket.

Gambar 4.11

48

Lalu masukan password untuk mysql Lalu masukan kembali password mysql Setelah menjalankan perintah di atas. Lalu restart apachenya

Gambar 4.12

Setelah proses instalasi selesai, sekarang anda memiliki webserver yang up dan siap digunakan. Silahkan buat berkas /var/www/info.php yang isinya seperti di bawah ini.

Gambar 4.13

49

Gambar 4.14

4.4.2.2 Install Cacti Berkas Instalasi Ambil berkas instalasi. Untuk versi terbaru, silahkan lihat di http://cacti.net.

Gambar 4.15

50

Lalu ekstrak brankasnya root@cacti-desktop:/# tar zxvf cacti-0.8.7d.tar.gz

Gambar 4.16

Salin berkas instalasi ke /var/www/cacti

Gambar 4.17

51

Konfigurasi Database Login ke mysql menggunakan user root. Setelah berhasil login (menggunakan password yang anda buat saat instalasi mysql), anda akan mendapatkan prompt mysql>. Setelah itu buat database.

Gambar 4.18

Setelah berhasil login (menggunakan password yang anda buat saat instalasi mysql), anda akan mendapatkan prompt mysql>. Setelah itu buat database

Gambar 4.19

52

Untuk keluar dari konsole mysql client, tekan CTRL+D. Setelah user dan database dibuat, sekarang saatnya mengimpor table dan data menggunakan skrip sql yang disediakan oleh cacti.

Gambar 4.20

Setelah itu, sunting berkas /var/www/cacti/include/config.php

Gambar 4.21

53

Lalu simpan tekan Ctrl X + Y

Gambar 4.22

Konfigurasi Crontab Buat user yang akan menjalankan skrip poller.php

Gambar 4.23

54

Sunting berkas /etc/crontab dan ketikan nano /etc/crontab

Untuk tahap awal, kita membutuhkan package snmp, untuk mengeceknya dapat melakukan perintah ini rpm -qa | grep snmp Dan hasil outputnya [root@gateway ~]# rpm -qa | grep snmp net-snmp-5.3.2.2-5.el5 netGambar 4.24

Setelah mengubah berkas di atas, jangan lupa untuk melakukan restart crond.

Gambar 4.25

55

Setelah itu ubah hak akses untuk direktori log dan rra di root dir cacti

Gambar 4.26

4.4.2.3 Monitoring Linux Server Instal Net-SNMP Sebetulnya bukan hanya Linux, tapi tepatnya OS yang bisa diinstal paket Net-SNMP. Di Ubuntu paketnya adalah snmpd.

Gambar 4.27

56

Konfigurasi Sunting berkas /etc/snmp/snmpd.conf, sebelumnya buat backup dulu.

Gambar 4.28

57

Berkas: /etc/snmp/snmpd.conf # com2sec com2sec # sec.name readonly readonly source 10.0.2.15 localhost sec.name readonly readonly readonly readwrite readwrite readwrite mask 80 community cacti cacti # ini ip-nya server cacti

sec.model

group MyROGroup v1 group MyROGroup v2c group MyROGroup usm group MyRWGroup v1 group MyRWGroup v2c group MyRWGroup usm # view all

incl/excl subtree included .1

context sec.model sec.level match any any noauth noauth exact exact

read all all

write none all

notif none none

access MyROGroup "" access MyRWGroup "" syslocation Server Room

syscontact admin@ngadimin.org #disk / #disk /boot #disk /usr #disk /var

Gambar 4.29

Masukan semua file di bawah ini ke dalam berkas /etc/snmp/snmpd.conf

58

Gambar 4.30

Menjalankan Net-SNMP Di ubuntu, defaultnya snmp dijalankan tetapi hanya bisa diakses dari localhost saja. Oleh karena itu, kita harus ubah konfigurasinya. Sunting berkas /etc/default/snmpd. Cari baris berikut:
SNMPDOPTS='-Lsd -Lf /dev/null -u snmp -I -smux -p /var/run/snmpd.pid 127.0.0.1'

Ganti menjadi:
SNMPDOPTS='-Lsd -Lf /dev/null -u snmp -I -smux -p /var/run/snmpd.pid'

59

Gambar 4.31

Setelah itu, restart snmpd

Gambar 4.32

Test Koneksi ke SNMP Server Sintaknya 60

# snmpwalk -v1 -c cacti 10.0.2.15

Gambar 4.33

4.4.2.4 Test ke client Cacti Install tahap 2 melalui computer client/administrator dengan menggunakan web browsing, buka http://[ip server]/cacti/install , lalu klik next .

Gambar 4.34

Pilih New Install untuk menginstall cacti di client . lalu klik Next .

61

Gambar 4.35

Pilih SNMP dan RRD tool yang di pakai kemudian klik finish

Gambar 4.36

Login, pertama akan muncul tampilan login seperti ini . Lalu masukan User Name dan Password dan klik Login.

62

Gambar 4.37

Masukkan password baru untuk admin dan ulangi lagi, kemudian klik Save .

Gambar 4.38

Lalu masuk ke tampilan seperti gambar di bawah ini.

63

Gambar 4.39

Setup/Setting Device pada Cacti. Buat device baru, click menu sisi kiri dibawah management click pada device. Lalu klik Add pada sisi kanan atas .

Gambar 4.40

Kemudian kita isi Form Devices, SNMP Options dan Availability/ Reachability Options lalu klik create.

64

Gambar 4.41

Kalau berhasil dan SNMP berjalan normal di CACTI, maka akan muncul tulisan disisi kiri atas seperti ini.

Gambar 4.42

65

Gambar 4.43

Kemudian pada form Associated Graph Templated tambahkan SNMP template Add Graph Templated pilih SNMP Generic OID Template click add. Kemudian klik Save.

Gambar 4.44

66

Lalu akan muncul tampilan seperti dibawah ini .

Gambar 4.45

Pada device yang tadi kita buat, sisi kanan beri tanda centang dan pada Choose an Action pilih Pleace on a Tree (Default Tree) klik go. Lalu klik Yes.

Gambar 4.46

67

Kemudian device bawaan CACTI yaitu localhost didelete Pilih Localhost click sisi kanan kemudian Choose an Action pilih Delete click go. Kemudian klik yes.

Gambar 4.47

Lalu akan muncul tampilan seperti ini.

Gambar 4.48

68

Buat grafik, Click New Graphs pada Create Menu sisi kiri. Sesuaikan kebutuhan, misalnya penggunaan RAM dan Processor, b/w traffic transfer rate, sisa partisi hdd untuk proxy, dll.

Gambar 4.49

Beri tanda centang yang dimaksud untuk dibuat grafiknya. Klick create.

Gambar 4.50

69

Setelah berhasil lalu akan muncul tampilan seperti dibawah ini .

Gambar 4.51

Terakhir, jadikan grafik yang sudah dibuat agar menjadi Default Tree, click Graph Management. Beri tanda centang disisi kanan pada semua grafik yang kita buat tadi dan pada Choose an Action pilih Pleace on a Tree (Default Tree) click go

Gambar 4.52

70

Setting terakhir, agar cacti selalu melakukan poller setiap 5menit. Pada menu sisi kiri click Settings pada Configuration

Gambar 4.53

Pada tab General Scroll kebawah form SNMP Defaults isi seperti ini setelah itu click save

Gambar 4.54

71

Kemudian aktifkan guest account agar akan memlihat grafiknya tidak harus masuk ke account admin bertujuan settingan CACTI dirubah-rubah lagi. Pilih menu kiri di Utilities dan click User Management, tampilannya akan menjadi berikut. Pada guest sisi kanan beri tanda centang kemudian pada Choose an action pilih Enable click go

Gambar 4.55

Klik Yes

Gambar 4.56

72

Click guest untuk mengedit account tersebut, kemudian pada form User Management [edit: guest], Pada Account Options matikan/buang tanda centang pada User Must Change Password at Next Login dan Allow this User to Keep Custom Graph Settings untuk Password isi guest. jangan lupa click save.

Gambar 4.57

Gambar 4.58

73

Install sampai setting sudah selesai maka logout, tunggu 5 menit agar CACTI mencatat semua grafiknya kemudian login kembali dengan user guest.

Gambar 4.59

Hasilnya grafiknya kurang lebih akan seperti ini.

Gambar 4.60

74

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan Berdasarkan dari semua uraian uraian yang kami kemukakan diatas, maka dapat diambil beberapa kesimpulan, sebagai berikut : 1. Dalam mendesain atau merancang sebuah web, sebuah perusahaan diperlukan perencanaan yang matang dan baik. 2. Dengan adanya laporan ini kita dapat lebih mengetahui apa itu DNS server, management trafik dalam linux Centos 5.0 5.2 Saran Berdasarkan dari masalah masalah yang ditemui kami selama proses penyusunan laporan ini, maka kami mencoba untuk memberikan saran yang mungkin dapat bermanfaat bagi kita semua. Sebaiknya bagi seseorang pemula yang ingin membangun suatu DNS, diharapkan membaca modul ini, karena akan mudah dimengerti dan di pahami. 5.3. Penutup Sebelum mengahkhiri laporan ini terlebih dahulu penulis mengucapkan puji syukur kehadirat ALLAH SWT,karena berkat rahmat dan hidayah-nyalah sehingga penulis dapat menyelesaikan,penyusunan laporan kerja lapangan pada BadanKepegawaianNegara. Setelah kami melaksanakan praktek kerja lapangan serta menyusun dan membuat hasil karya tulis ini,maka kami dapat menarik kesimpulan sebagai berikut: 1) Kegiatan badan kepegawaian Negara ini dapat meningkatkan kesejahteraan para pegawai-pegawainya. 2) Sumberdaya manusianya sudah terseleksi untuk menempati kedudukan yang sesuai dengan kemampuan. 3) Pembagian kerja yang rapih dan disiplin. 75

4) Dengan kemajuan teknologi, badan kepegawaian Negara dapat bersaing dengan badan pemerintah lainnya soal kemampuan kerja. 5) Badan kepegawaian Negara mempunyai sarana penunjang fasilitas yang sangat memenuhi dan memadai.

76

DAFTAR PUSTAKA

Dede Sopandi. 2004. instalasi dan konfigurasi jaringan computer. Bandung: penerbit informatika. Daryanto, Drs. 2003. pengetahuan dasar ilmu komputer. Bandung: Yrama widya http://www.mimizu.blogs.html http://www.banududi.blogs.html http://www.taufiksevtian.blogspot.com http://www.VMware.com http://www.google.com http://www.cacti.com http://www.CentOS.co.id

77