Anda di halaman 1dari 4

FUNGSI SEBAGAI UNSUR PEMBENTUK ARSITEKTUR

BAB I. PENDAHULUAN
Sejalan dengan teori sosiologis, antropologi, dan psikologi,

arsitektur dipandang berada pada sistem keteraturan masyarakat yang salah satunya dilandasi oleh sistem sosial, yang berkaitan dengan bentuk perilaku manusia dalam komunitasnya. Fokus utama kajian adalah pada berbagai persamaan antar berbagai kelompok masyarakat. Sistem sosial ini menekankan pada beberapa aspek-aspek, salah satunya Fungsi. Menurut Schulz (1978), Arsitektur adalah penyedia fasilitas untuk mewadahi fungsi. Elemen fungsi-fungsi ini terdiri dari manusia/pelaku, aktifitas/kegiatan, dan barang/peralatan. Fungsi adalah salah satu tujuan dari rancangan arsitektur. Fungsi berkaitan dengan upaya memenuhi kebutuhan aktifitas dan perilaku manusia sebagai pengguna bangunan. Fungsi dalam arsitektur, kerap kali dipahami dalam hubungan dengan bentuk. Handler (1970) memberikan ilustrasi mendasar tentang terjadinya bentuk, bahwa fungsi melahirkan kebutuhan ruang, dan kebutuhan ruang kemudian menghadirkan bentuk.

Pengantar Arsitektur | 1

BAB II. KONSEP HUBUNGAN ANTARA FUNGSI DENGAN BENTUK A. Hubungan antara Fungsi dengan bentuk. Konsep hubungan antara fungsi dan bentuk, adalah sebagai berikut : 1. Form Follow Function. Adalah bentuk mengikuti fungsi , dengan ciri-ciri : Segala hal dalam perancangan bangunan mengikuti bangunannya. Perbedaan dari bagian-bagian bangunan sesuai dengan keperluannya. Pemilihan struktur diadaptasi sesuai kegunaannya Perancangan bangunan ditujukan untuk memenuhi

persyaratan kebutuhan manusia. Bentuk harus diangkat dari tuntutan kegunaan.

2. Form

Follow

Structural

Functioning. Bentuk mengikuti fungsi struktur yang berarti : Bentuk harus datang dari kondisi teknologi, penggunaan material. konstruksi dan

Terdapatnya kejujuran antara struktur dan bahan-bahan sehingga menghindarkan kepalsuan.

Bangunan material.

menampilkan

kekokohan

struktural

dan

3. Form Precedes Function : Bentuk mendahului fungsi, memiliki karakter : Tidak dikenalnya adaptasi dari bentuk lama terhadap bentuk baru, sehingga bentuk baru selalu diciptakan. Kesederhanaan sangat esensial, maka bangunan

ditampilkan telanjang tanpa ornamen. Bengunan geometri. Fungsi estetika dan kepuasan estetis muncul dari bentuk geometris. diarahkan kepada dasar-dasar bentuk

4. Form and Function are Identical Bentuk dan fungsi adalah identik, karena aspek fungsional merupakan organic dengan cirri : Bentuk diciptakan dari alam, sehingga tidak pernah
Pengantar Arsitektur | 3

melawan alam. Merancang berdasarkan pengetahuan dan pengalaman dari alam.

Bentuk

dianggap

sebuah

proses,

sehingga

menghadirkanfungsi secara utuh untuk keseluruhan.

5. Form Use Appropiate Means Bentuk mencerminkan kedayagunaan, yang berarti ; Bentuk didekati dari aspek ekonomi untuk mencapai hasil yang tepat guna. Logika perancangan lebih menitikberatkan pada

optimasi efektifitas. Bentuk rasional. Berdasarkan rangkaian kajian tentang fungsi tersebut, mulai terlihat berkembangnya pengertian fungsi sebagai criteria dasar/persyaratan perancangan bangunan, menjadi suatu faham pemikiran/falsafah dan bahkan gerakan arsitektur; fungsionalisme. Fungsionalisme menjadi salah satu arus pemikiran dari arsitektur modern, bersama-sama dengan konsep kapitalisme rasionalisme. dan dicapai dengan pemecahan masalah yang