Anda di halaman 1dari 3

TUGAS IPDV 2 NOVI LINAWATI S.

060710203

1. Apa yang dimaksud dengan Overshot Jaw? Overshot Jaw merupakan kesalahan letak dari rahang (Jaw Malformation), yaitu terdapat penonjolan salah satu rahang. Bila rahang bawah yang menonjol disebut Overshot Jaw, tetapi bila rahang atas yang menonjol disebut Undershot Jaw.

2. Bagaimana struktur dan komposisi gigi sementara pada kucing? Berbeda dengan manusia, selama hidupnya kucing mempunyai dua set gigi yaitu gigi susu dan gigi tetap/permanen. Anak kucing mempunyai 26 buah gigi susu, tanpa gigi geraham (molar). Sedangkan kucing dewasa mempunyai 30 gigi (dengan 4 buah gigi geraham). Semua gigi susu biasanya sudah digantikan oleh gigi permanen pada umur 6 bulan. pada umur 7 bulan biasanya sudah lengkap semua gigi permanen sebanyak 30 buah. Susunan, bentuk, warna dan jenis gigi sering dipakai oleh dokter hewan untuk memperkirakan umur kucing. Seperti karnivora (pemakan daging) lainnya, bentuk dan susunan gigi kucing sangat cocok untuk mencabik dan memotong makanan. 12 gigi seri kecil yang terdapat di bagian depan (diantara gigi taring) cock untuk fungsi mencabik dan memotong. 4 buah gigi taring berfungsi untuk merobek dan memegang mangsa/makanan. 10 gigi geraham depan (premolar) yang tajam bekerja sama dengan gigi geraham (molar) untuk memotong dan mengunyah makanan.

3. Bagaimana struktur dan komposisi gigi tetap pada anjing? Gigi pertama mulai bermunculan tumbuh pada saat puppy berumur 23minggu. Selanjutnya akan tumbuh gigi belakang atau geraham. Gigi geraham terakhir tumbuh pada umur 8 minggu. Trah anjing besar pertumbuhan giginya lebih cepat dari pada trah jenis kecil atau toy group. Pada umumnya puppy mempunyai 28 Gigi bayi atau gigi sementara, diantaranya adalah gigi depan, taring dan geraham. Puppy tidak mempunyai gigi geraham yg paling belakang.

Gigi Dewasa berjumlah 42. Gigi bawah berjumlah 22 dan gigi atas berjumlah 20. Gigi depan atas ada 6, 2 taring, 8 geraham. Bagian bawah ada 6 geraham belakang, tapi hanya 4 bagian atas, dari jumlah yg berbeda ini kita bisa menentukan usia si anjing saat dewasa.

4. Apa perbedaan Regurgitasi dan Vomit? Regurgitasi biasanya berkaitan dengan penyakit-penyakit daerah faring atau esofagus sedangkan vomit atau muntah biasaya berkaitan dengan gangguan lambung atau mungkin penyakit sistemik. Karena hewan kesayangan tidak bisa bicara, maka pemilik atau dokter hewan harus mengenali gejala-gejala yang mirip tersebut untuk memastikan kemungkinan penyakit yang diderita oleh hewan kesayangan tersebut. Bagi pemilik tentu bila dapat mengamati gejala ini dengan baik akan sangat membantu dokter hewan untuk mengindentifikasi penyakit yang terjadi pada hewan kesayangannya, hal ini karena seringkali gejala banyak tersebut terjadi di rumah dan tidak atau jarang terjadi di meja periksa dokter hewan, sehingga dokter hewan seringkali menanyakan gejala-gejala yang telah terjadi di rumah. Regurgitasi adalah keluarnya makanan melalui mulut, terjadi tanpa usaha atau tanpa adanya proses yang rumit dan tidak disertai tanda-tanda prodormal meski kadang disertai adanya hipersalivasi. Bahan yang dikeluarkan biasanya berupa bahan pakan yang belum terdigesti bercampur mukus atau saliva dan mempunyai pH normal, bahan pakan berupa bahan solid ataupun cair bila terjadi striktura pada esofagus, tercampur darah segar bila terjadi ulserasi, adanya rasa sakit saat menelan dan teraba adanya bolus di daerah esofagus. Waktu terjadinya biasanya segera setelah makan atau menelan. Bila terjadi agak lama setelah makan kemungkinan terjadi dilatasi esofagus atau divertikulum esofagus. Vomit atau muntah adalah keluarnya makanan melalui mulut yang merupakan suatu proses reflek yang terkoordinasi kontraksi otot-otot abdominal, retroperistaltik dan refleks menutupnya glottis. Muntah akan disertai adanya tandatanda prodormal seperti nausea, unease, anoreksia, hipersalivasi, menelan dan retching. Vomitus atau bahan yang dimuntahkan biasanya mempunyai pH rendah (asam) karena bercampur asam lambung, berwarna hijau karena bercampur empedu, bahan pakan yang sudah tercerna sebagian, pakan yang sudah tercerna, bercak darah atau bercampur darah segar atau darah yang terdigesti. Waktu terjadinya muntah sangat bervariasi namun jarang sekali terjadi dengan cepat setelah makan.

5. Apa yang dimaksud dengan Vomit Projektil?

Vomit projektil/ muntah proyektil adalah suatu kondisi tiba-tiba dan sesaat yang terjadi ketika sistem pencernaan memutuskan segera harus membersihkan/mengeluarkan isi perut dari dalam tubuh. Muntah proyektil tidak hanya tak terduga dan tak terkendali, tetapi tidak mengejutkan dan juga cukup nyaman. Arti Tidak seperti muntah pada umumnya, muntah proyektil terjadi tanpa peringatan tubuh tidak akan memberikan gejala khas seperti mual, tetapi sebaliknya akan bereaksi tiba-tiba, menyebabkan muntah proyektil yang tidak terkendali. Dalam keadaan tertentu, muntah proyektil singkat, namun jika kondisi tersebut terus berlangsung (terlepas dari usia), mungkin menunjukkan kesehatan masalah yang serius. Gejala Muntah proyektil ditandai sebagai muntah parah. Sesekali muntah proyektil tidak bisa dilihat sebagai masalah kesehatan, jika muntah terus menerus, dapat menjadi perhatian medis serius. Konsistensi muntah proyektil dapat menyebabkan dehidrasi dan sinyal kondisi medis yang serius. Kemungkinan Penyebab: Benda Asing Sebuah benda asing baik bersarang di tenggorokan atau di perut hewan dapat menyebabkan muntah. Dalam beberapa kasus, benda asing dapat dihilangkan tanpa operasi. Kemungkinan Penyebab: Racun Muntah proyektil dapat menjadi penyebab dari hewan yang menelan racun atau makanan busuk. Jika racun atau makanan tidak dikeluarkan, dapat terus meracuni hewan tersebut. Kemungkinan Penyebab: Pertumbuhan Spurts Pertumbuhan spurts dapat menyebabkan muntah proyektil. Hal ini karena lonjakan pertumbuhan mendadak yang dapat menyebabkan perut menjadi tidak enak atau kelebihan asam lambung. Selain itu, keinginan anak anjing/kucing untuk cepatcepat melahap makanan, bisa mengganggu perutnya dan menyebabkan muntah terus menerus.