Anda di halaman 1dari 1

HIDRADENITIS Hidradenitis ialah infeksi kelenjar apokrin, biasanya oleh staphylococcus aureus.

Etiologi Staphylococcus aureus Gejala klinis, infeksi terjadi pada kelenjar apokrin, karena itu terdapat pada usia sesudah akil balik sampai dewasa muda. Sering didahului oleh trauma/,ikrotrauma, misalnya : banyak keringat, pemakaian deodorant, atau rambut ketiak digunting. Penyakit ini disertai gejala konstitusi : demam, malese. Ruam berupa nodus dengan kelima tanda radang akut. Kemudian dapat melunak menjadi abses, dan memecah membentuk fistel dan disebut hidradenitis supurativa. Pada yang menahun dapat terbentuk abses, fistel dan sinus yang multiple. Terbanyak berlokasi di ketiak, juga di perineum, jadi tempat-tempat yang banyak kelenjar apokrin, terdapat leukositosis. Diagnosis banding Skrofuloderma. Persamaannya terdapat nodus, abses, dan fistel. Perbedaannya, pada hidradenitis supurativa pada permulaan disertai tanda-tanda radang akut dan terdapat gejala konstitusi. Sebaliknya pada skrofuloderma tidak terdapat tanda-tanda radang akut dan tidak ada leukositosis. Pengobatan Antibiotik sistemik. Jika telah terbentuk abses, di insisi. Kalau belum melunak diberi kompres terbuka. Pada kasus yang kronik residif, kelenjar apokrin dieksisi.