ASUHAN KEPERAWATAN

PADA BY. S DENGAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH DI RUANG PBRT RSDK SEMARANG

Oleh : ANA WIDYASTUTI G6B204003

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2004
ASUHAN KEPERAWATAN

SG (28 tahun) : Swasta : Swasta : Karang Kempel 4/VIII Semarang : Islam : SLTA : SLTA : Jawa II. langsung menangis. S belum mendapatkan imunisasi RIWAYAT KEHAMILAN DAN KELAHIRAN  Prenatal Selama hamil Ny. tidak ada hematom IV. plasenta lahir secara manual. .30 : 1 hari : Karang Kempel 4/VIII Semarang : Tn. S : 21 November 2004 jam 13.5 jam).PADA BY. tidak ada infark. kotiledon lengkap. S tidak memiliki riwayat penyakit waktu kecil  Pernah dirawat di Rumah Sakit Ny.50 C RIWAYAT KESEHATAN MASA LALU  Penyakit waktu kecil Ny. Ketuban pecah > 6 jam (7.00 I. S belum pernah mengalami tindakan operasi  Kecelakaan Ny. lingkar kepala 29 cm. III. KELUHAN UTAMA Bayi lahir dengan BB rendah 1900 gram. BB 1900 gram. S mendapatkan pengobatan sesuai dengan program terapi sejak masuk dalam ruang PBRT sedangkan ibu mendapatkan vitamin dan tablet tambah darah dari bidan selama pemeriksaan kehamilannya. perempuan. IDENTITAS DATA Nama Tgl Lahir Umur Alamat Nama Ayah Nama Ibu Pekerjaan Ayah Pekerjaan Ibu Alamat Agama Pendidikan Ayah Pendidikan ibu Suku Bangsa : By. S memeriksakan kehamilannya ke bidan kurang lebih sebanyak 8 kali dan selama kehamilan telah mendapatkan Imunisasi TT sebanyak 2x  Intranatal By. kehamilan 34 minggu. S lahir ditolong oleh dokter. S DENGAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH DI RUANG PBRT RSDK SEMARANG Pengkajian dilakukan tanggal 22 November 2004 jam 09. spontan. hipotermi suhu 35. SD (32 tahun) : Ny.  Tindakan Operasi Ny. Panjang Badan 44 cm. Apgar score 8-9-10. Lingkar dada 27 cm.S tidak pernah mengalami kecelakaan  Imunisasi By.S pernah dirawat di rumah sakit 1x untuk bersalin pada kehamilannya yang pertama  Obat – obatan yang digunakan By.

lahir dengan berat badan rendah. anak pertama berusia 4 tahun. anak kedua perempuan. S diberikan ASI yang diperas dari ibunya dan diberikan melalui sonde. Refleks hisap dan menelan masih lemah sehingga dipasang NGT VII. S dan Ny. S akan diasuh sendiri oleh kedua orang tuanya. RIWAYAT SOSIAL  Yang mengasuh By. tampak lemah. menangis kurang kuat. By. S yang sekarang dirawat di RSDK di ruang PBRT. VI. kondisinya bersih dan dekat dengan fasilitas kesehatan : bidan praktek dan puskesmas.  Lingkungan rumah Keluarga mengatakan bahwa lingkungan rumahnya berdekatan dengan rumah tetangga.  Hubungan dengan teman sebaya : By. S memiliki 2 orang anak. kurang aktif.S dirawat di ruang PBRT karena Berat Badan Lahir Rendah dan hipotermi S: 35. RIWAYAT KESEHATAN KELUARGA Keterangan : = Laki-laki = Perempuan = Pasien …… = Tinggal Serumah Keluarga Tn. S kesadaran composmentis. . PENGKAJIAN NUTRISI  Berat Badan Sekarang : 1800 gram  Panjang Badan : 44cm  Kebiasaan pemberian makanan By. berjenis kelamin laki-laki. interaksi terbuka dan saling berkomunikasi. S belum berinteraksi dengan lingkungan  Pembawaan secara umum By.50 C V. Postnatal Saat ini By.  Hubungan dengan anggota keluarga Antar anggota keluarga hubungannya dekat.

tidak ada deviasi septum  Mulut Bersih. 2.  Pola kebersihan Bayi S tampak bersih. jumlah kurang lebih 15 cc warna kuning jernih.5 mmol/L Clorida : 115 mmol/L Terapi . 3. mukosa lembab.000 /mmk Glukosa : 69 mg/dl Calsium : 2. S sering ngompol setiap 3 jam sekali.Ampicillin 2 x 100 mg . kurang aktif.  TB/BB/LK/LD 45 cm/1800 gram/ 29 cm/ 27 cm  Mata Konjungtiva tidak anemis. S sadar. BAB sehari 4 x. kesadaran compos mentis. . tampak lemah berbaring di dalam box. tidak ada sianosis  Telinga IX. S lebih banyak tidur dan terbangun jika ngompol dan BAB. sklera tidak icterus.Infus D10 % 120 /5/5 tts pmt mikro . 1.Oksigen 60% dalam head box . kemerahan  Pola aktifitas bermain :  Pola eliminasi By.Gentamicin 2 x 5 mg . kulit tipis. Diit khusus : mendapatkan ASI 10 cc sebanyak 12 kali dalam sehari Tanda fisik kecukupan nutrisi / malnutrisi : - POLA SEHARI-HARI  Pola istirahat / tidur By. ubun-ubun datar  Hidung Tidak terdapat pernafasan cuping hidung.37 juta mg/dl Leucosit : 6. DATA PENUNJANG Pemeriksaan Laboratorium Hasil laboratorium : tanggal 21 – 11.Vit K 1 x 1 mg Diet : ASI 12 x 10 cc /24 jam PEMERIKSAAN FISIK  Keadaan umum By. konsistensi lembek kadang disertai mekonium. X.  VIII.  Kepala Mesosepal.7 % Eritrosit : 3.10 mmol/L Natrium :137 mmol/L Kalium : 3.700 /mmk Trombosit : 320.04 Hb : 11.4 gr % Ht : 36. mukosa bibir pucat.

Bersih. tidak ada retraksi dinding dada dan otot –otot pernapasan Jantung Ictus cordis tidak tampak. Kulit Warna sawo matang. tidak ada kelainan bentuk Genetalia Bersih. Punggung Bentuk normal. lemak sub kutan kurang. warna jernih dengan umur kehamilan 36 minggu. kuat. Klien datang disertai kenceng –kenceng. teratur RR : 44x/mnt. Motorik Halus Menoleh c. refleks patologis tidak ada. perkusi tympani. kurang aktif. bunyi jantung I-II murni. jenis kelamin perempuan Ekstermitas Akral pucat dan dingin. Bayi tampak kecil.5 o C/rectal Nadi : 148 x/mnt. Bahasa Menangis kurang kuat d. rajah tangan belum sempurna. hipotermi suhu 35.5 0C (rectal) XII. capilary refill < 3 dtk. capilary refill < 3 dtk. Paru-paru Ekspansi dada simetris. bentuk simetris. menangis kurang kuat. tidak ada bising/gallop. Motorik Kasar Fleksi anterior RINGKASAN RIWAYAT KEPERAWATAN Ibu datang sendiri ke UGD RSDK tanggal 21 November 2004 dengan tanpa penyulit.. lembab. PEMERIKSAAN TINGKAT PERKEMBANGAN a. pengembangan simetris. tidak ada suara tambahan. bising usus normal.transparan.5 jam dari rumah. Abdomen Datar. refleks fisiologis ada. kulit kemerahan . normal. tulang rawan belum sempurna  Dada Bentuk normal. gerak janin masih dirasakan. tidak ada sekret/serumen. teratur         XI. elastis. tidak teraba pembesaran hati dan limpa. Bayi lahir tunggal berjenis kelamin perempuan dengan TB/BB/LK/LD = 44 cm/1800 gram/ 29 cm/27 cm. suara dasar nafas vesikuler. Tanda-tanda vital Suhu : 35. Personal Sosial Refleks menghisap kurang kuat. sudah keluar lendir darah. . Ketuban sudah pecah sekitar 7. tidak ada retraksi intercosta saat inspirasi. refleks moro (ekstensi lateral dari ekstremitas atas dengan membuka tangan) b. tidak ada bekas luka. jumlahnya cukup.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful