Anda di halaman 1dari 23

SistemPengukuranTeknik

1.Umum. Pengukuran(measurement) Pengukuranadalahserangkaiankegiatanyangbertujuanuntukmenentukannilai suatubesarandalambentukangka(kwantitatif).Jadimengukuradalahsuatu prosesmengaitkanangkasecaraempirikdanobyektifpadasifatsifatobyekatau kejadiannyatasehinggaangkayangdiperoleh tersebutdapatmemberikangambaranyangjelasmengenaiobyekataukejadianyang diukur. Instrumentasi(Instrumentation) Bidang ilmu dan teknologi yang mencakup perencanaan, pembuatan dan penggunaaninstrumentataualatukurbesaranfisikaatausisteminstrumentuntuk keperluanditeksi,penelitian,pengukuran,pengaturansertapengolahandata. Metrologi(Metrology) Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang berkaitan dengan kegiatan pengukuran. Metrologimencakuptigahalutama: 1.Penetapandefinisisatuansatuanukuranyangditerimasecarainternasional; misal:meter,kilogramdsb. 2.Perwujuan satuansatuan ukuran berdasarkan metodemetode ilmiah, misal perwujudannilaimetermenggunakangelombangcahayalaser. 3.Penetapanrantaiketertelusurandenganmenentukandanmerekamnilaidan akurasi suatu pengukuran dan menyebarluaskan pengetahuan tersebut, misalnyahubungan(perbandingan)antaranilaiukursebuahmikrometerulir terhadapbalokukursebagaistandarpanjangdilaboratorium. 1.1.SatuansatuandalamPengukuran SatuanSistemInternasional(LeSystemeInternationaledUnites)SI SatuanDasaradalahsatuanpengukuransebuahbesarandasarpadasebuahsistem besaranphisik.Definisidanrealisasidarisetiapsatuandasardapatberubahdengan adanyapenelitiankemetrologianyangdapatmenemukankemungkinandicapainya definisidanrealisasiyanglebihakuratdaribesaranphisiktersebut. Contoh:Definisimeter Th.1889didasarkanpadaprototipeinternasionalXmeterdaribahanPlatinum IrediumyangsekarangdisimpandiPerancis. Th.1960,meterberubahmenjadistandarcahayayangdifinisinyasebagaipanjang gelombangdarispektralKrypton86

1
YefriChan UniversitasDarmaPersada

Th.1983,padakonggresCGPM17,didefinisikanulangbahwasatumeteradalah jaraktempuhdarigelombangcahayaHeliumNeonpadatabungvakumdengan kecepatan 1/299792458second,yangdireliarisasikandalampanjanggelombanglaseryang distabilkandenganiodine. 1.2.SatuanDasarSI Besaran SatuanTurunan Simbol Panjang Meter M Massa Kilogram Kg Waktu Sekon S Aruslistrik Amper A Suhutermodinamika Kelvin K Jumlahzat mole Mol Intensitascahaya candela Cd 1.2.1.DefinisiSatuanDasarSI Meter:panjanglintasanyangditempuholehcahayadalamtabungvakumdalam waktu 1/299792458second. Kilogram:massaprototipekilograminternasional Sekon:durasidari9192631770perioderadiasiyangsesuaidengantransisi antaraduatingkatsangathalusdarigroundstatesebuahatomcecium133. Ampere:arustetapyangjikatidakdijagadalamduakawatkonduktoryanglurus danparaleldenganpanjangtakterhinggadanluaspenampangdapatdiabaikan sertaberjarak1metersatusamalain,dalamruanghampaakanmenghasilkan gayasebesar2x107newtonpermeterpanjangkawat. Kelvin:1/273,16darisuhutermodinamistitiktripelair. Mole:jumlahzatdarisebuahsistemyangmengandungintensitassebanyak intensitasyangadadalam0,012kgatomkarbon12. Candela:intensitasluminasipadaarahtertentudarisejumlahsumberyang memancarkanradiasimonocromatikdenganfrequensi540x1012herzdan mempunyaintensitasradianpadaarahtersebutsebesar1/638wattper steradian. 1.2.2.SatuanTurunanSI SatuanTurunanadalahsebuahsatuanpengukurandarisebuahbesaranturunan dalamsebuahsistembesaran. 2
YefriChan UniversitasDarmaPersada

SatuanturunanSIyangdinyatakandengansatuanSI BesaranTurunan SatuanTurunan Simbol Luas Meterpersegi m2 Isi Meterkubik m3 Kecepatan Meterpersekon ms1 Percepatan Meterpersekonkuadrat ms2 Kecepatansudut Radianpersekon rads1 Percepatansudut Radianpersekonkuadrat rads2 Densitas Kilogrampermeterkubik kgm3 Intensitasmedanlistrik Amperpermeter Am1 Densitasaruslistrik Amperpermeterpersegi Am2 Momengaya Newtonmeter Nm Kekuatanmedanlistrik Voltpermeter Vm1 Permeabilitas Henrypermeter Hm1 Permisivitas Faradpermeter Fm1 Kapasitaspanasspesifik Jouleperkilogramkelvin Jkg1K1 Konsentrasijumlahzat Molpermeterkubik molm3 luminasi Candelapermeterpersegi cdm3 Contoh:Darihubunganfisikantarabesaranpanjangyangdiukurdalamsatuanm, danbesaranwaktuyangdiukurdalamsatuans,makabesarankecepatanyang diukurdalamsatuanm/sdapatditurunkan. Satuanturunandinyatakandalamsatuandasardengansimbolmatematisperkalian danpembagian. 1.2.3.SatuanTurunanSIyangnamadansimbolnyaterdapatsatuanturunanSI dengannamasimbolkhusus. BesaranTurunan Satuan Simbol Dalamsatuan DalamSatuan turunanSI khusus SI DasarSI namakhusus Frequensi Herz Hz s1 Gaya Newton N m.kg.s2 Tekanan Pascal Pa N/m2 m1kgs2 Energi,kerja,jumlahpanas Joule J N.m m2kgs2 Daya,flukradian Watt W J/s m2kgs3 Muatanlistrik Coulmb C s.A Bedapotensiallistrik Volt V W/A m2kgs3A1 Kapasitasilistrik Farad F C/V m2kg1s4A2 Tahananlistrik Ohm V/A m2kgs3A2 Dayahantarlistrik Siemens S A/V m2kg1s3A2 Fluksmagnet Webere Wb V.s m2kgs2A1 Induktansi Henry T Wb/m2 kgs2A1 3
YefriChan UniversitasDarmaPersada

Flukluminan lumen H Wb/A m2kgs2A2 Iluminasi lux lm Cd.sr m2s2Cd=Cd Aktifitasradionuklida becquerel Bq s1 Dosis,kerma,energi gray Gy J/kg m2s2 Setaradosis sievert Sv J/kg m2s2 Sudutbidang radian Rad m.m1=1 Sudutruang Steradian Sr m.m1=1 1.2.4.Satuandasaryangdigunakandalambesaranyangberbedabedasepertipada Tabelberikut: BesaranTurunan SatuanTurunan Simbol DalamSatuan DasarSI 1 Viskositasdinamik pascalnewton Pa.s m kg.s1 Momengaya newtonmeter N.m m2kg.s2 Teganganpermukaan newtonpermeter N/m kg.s2 Kecpatansudut radianpersekon Rad/s m.m1s1=s1 2 Percepatansudut radianpersekon Rad/s m.m1s2=s2 kuadrat Densitasflukpanas wattpermeter W/m2 Kg.s3 persegi Kapasitanpanas,entropi jouleperkelvin J/K m2kg.s2.K1 Kapasitaspanasspesifik, jouleperkilogram J(kh.K) m2.s2.K1 entopispesifik kelvin Energispesifik jouleperkilogram J/kg m2.s2 Konduktivitastermal wattpermeterkelvin W(m.K) m.kg.s3.K1 Densitasenergi joulepermeterkubik J/m3 m1.kg.s2 Kekuatanmedanlistrik voltpermeter V/m m.kg.s3.A1 Densitasmuatanlistrik colombpermeter C/m3 m3.s.A kubik Densitasflukslistrik coulompermtr C/m2 m2.s.A persegi Permitivitas faradpermeter F/m m3.kg1s4A2 Permeabilitas henrypermeter H/m m.kg.s2.A2 Energimolar joulepermole J/mol m2.kg.s2.mol1 Entropymolar,kapasitas joulepermolekelvin J/(mol/K) m2.kg.s2.K1mol1 panas PaparansinarXdanY coulombper C/kg kg1.s.A kilogram graypersekon Gy/s m2s3 Intensitasradian wattpersteradian W/sr m4.m2.kg.s3= m2kg.s3 radiansi wattperianmeter W/(m2sr) m2.m2.kg.s3= pesegisterad kgs3 Konsentrasikatalik katalpermeter Kat/m3 m3.s1.mol 4
YefriChan UniversitasDarmaPersada

kubik 1.2.5.SatuansatuanSIyangditerimauntukdigunakanbersamadengansatuanSI, karenabanyakdigunakan(SatuanSelainSIyangditerima) Besaran Satuan Simbol NilaidalamsatuanSI Waktu Menit min 1min=60s Jam h 1h=60min=3600s hari d 1d=24h Sudutpermukaan derajat 1=(/180)rad menit 1=(1/60)=(/10800) sekon rad nygrad gon 1=(1/60)= (/648000)rad 1gon=(/2000)rad Volume liter L,l 1l=1dm3=103m3 Massa tonmetrik T 1t=103kg 1.2.6.SatuansatuanselainSIyangdigunakanpadabidangbidangtertentu Besaran Satuan Simbol NilaidalamsatuanSI Panjang Millaut 1millaut=1852m Kecepatan Knot 1millaut/jam=1852/ 3600m/s Massa Karat 1karat=2x104kg= 200mg Densitaslinier Tex tek 1tek=106kg/m=1 mg/m Kekuatansistemoptik Dioptri 1dioptri=1m1 Tekananpadafluida Milimeter mmHg 1mmHg=133322Pa dalamtubuhmanusia merkuri Luas Are a 1a=100m2 Luas Hektar ha 1ha=104m2 Tekanan Bar bar 1bar=100kPa=105Pa jarak Angtrom A 1A=0,1nm=1010m penampang barn b 1b=1028m2 1.2.7.PrefiksatauAwalanSatuanSI Faktor Nama Simbol Faktor Nama Simbol Perfiks Perfiks 1 1 10 deka da 10 desi d 2 2 10 hekto h 10 centi c 103 kilo k 103 milli m 5
YefriChan UniversitasDarmaPersada

106 mega M 106 micro 9 9 10 giga G 10 nano n 12 12 10 tera T 10 pico p 15 15 10 peta P 10 femto f 18 18 10 exa E 10 atto a 21 21 10 zetta Z 10 zepto z 24 24 10 yolta Y 10 yocto y 1.2.PengertianMetrologidanPenerapannya Ukuransuatubendakerjabarudapatdiketahuisetelahbendatersebutdiukur. Ilmu pengetahuan teknik tentang ukur mengukur secara luas dinamakan metrologi(metrology),sebagaimanaditulisdalambahasainggrisMetrologyis scienceofmeasurement. PembagianUtamadalamMetrologi 1.Metrologi Ilmiah (Scientific Metrology) : pengukuran yang berhubungan dengan pengaturan dan pengembangan standarstandar pengukuran dan pemeliharaannya. 2.Metrologi Industri (Industrial Metrology): pengukuran yang bertujuan untuk pengendalian mutu suatu produk di industri dengan memastikan bahwasistempengukurandanalatalatukurberfungsidenganakurasiyang memadai,baikdalamprosesproduksimaupunpengujiannya. 3.Metrologi Legal (Legal Metrology): pengukuran yang berkaitan dengan transaksiperdagangan,kesehatan,keselamatandankepentinganumum. MetrologiIlmiahdanMetrologiIndustrimerupakanbagiandariMetrologiTeknis. Berdasarkan sifat besaran fisiknya , metrologi dapat dibagi menjadi beberapa kelompokkerja,yaitu: metrologi dimensi yang berkaitan dengan pengukuran panjang, sudut, profilpermukaan,geometrikdsb. metrologimassamenanganibesaranmassa,gaya,tekanandst metrologimekanikyangmelibatkankecepatan,momen,getarandst metrologifisikyangberhubungandenganmsalahvolemetri,viskositas, densitas,alirandst metrologi listrik dengan besaran dasar arus listrik dan waktu dan turunannyasebagaikomponenutamanya. metrologi suhu melibatkan pengukuran suhu dibawah suhu 0 0 C sd ribuan0C. metrologi optik pengukuran yang berkaitan dengan photometri, radiometri danlainlain 6
YefriChan UniversitasDarmaPersada

Berdasarkanbidangaplikasinya,metrologidapatdibedakanmenjadi: metrologiindustridenganfokuspengukuranuntukpengendalianmutu produk. metrologi medik untuk ketepatan analisis penyakit, dalam pelayanan kesehatan. metrologi astronomi untuk kepentingan penerbangan antariksa dan ilmufalak. metrologi akustik untuk perancangan akustik gedung, analisis kebisingandst. Jadi perlu diketahui bahwa kegiatan pengukuran tersebut tergantung pada tujuan pemakaian, suatu jenis alat ukur yang sama dapat dikelola berdasarkan metrologilegalataumetrologiteknis. Didalam pembahasan selanjutnya akan banyak berkaitan dengan kegiatan pegukuran di industri yaitu metrologi teknis, yang penerapannya pada pengukuran besaranfisiksebagaimetrologiindustri. 1.2.1.Pengukuran(measurement) Kegiatan mengukur dapat diartikan sebagai proses perbandingan suatu obyek terhadap standar yang relevan dengan mengikuti peraturan peraturanterkaitdengantujuanuntukdapatmemberikangambaranyangjelas tentangobyekukurnya. Denganmelakukanprosespengukurandapat: membuatgambaranmelaluikarakteristiksuatuobyekatauprosesnya. mengadakan komunikasi antar perancang, pelaksana pembuatan, pengujimutudanberbagaipihakyangterkaitlainnya. memperkirakanhalhalyangakanterjadi melakukan pengendalian agar sesuatu yang akan terjadi dapat sesuai denganharapanperancang. Bidangbidang dan subbidang dengan contoh standar pengukuran yang berkaitan dapatdijelaskansepertipadaTabel1 Tabel1 Standarpengukuranyangpenting Bidang Subbidang Massadan PengukuranMassa Standar massa eimbangan standar, besaranyang masscomparator terkait Gayadantekanan Load cell, dead weight tester, force, moment and torque converter; pressure balance oil ang gas. UniversalTestingMachine. Volume, densitas dan Aerometer gelas, glassware viskositas laboratory um, vibration densitometer, viscometer capiler 7
YefriChan UniversitasDarmaPersada

KelistrikanDC Kelistrikan dan kemagnitan KelistrikanAC

Kelistrikan frekuensi tinggi Arus kuat dan tegangan tinggi Panjang Panjanggelombangdan interferometri MetrologiDimensi

Pengukuransudut Bentuk

KekasaranPermukaan

Waktu Frekuensi

dan Pengukuranwaktu

Frekuensi

Termometri

Pengukuransuhusecara kontak

gelas, viscometer rotasi, skala viskometri Komparator arus kriogenis, efek Josephson dan efek Quantum Hall, acuan diode Zener, metode potensiometris, jembatan (bridge) komparator Pengubah (converter) AC/DC, kapasitor standar, kapasitor udara, induktansi standar, kompensator, wattmeter. Pengubah termal, calorimeter, bolo meter Transformator pengukur arus dan tegangan, sumber tegangan tinggi acuan Laser stabil, interfeometri, sistem laser pengukuran, komparator interfrometri Balok ukur,skala mistar, step gauge, settingring,pluggauge,heihmaster, dial indicator, micrometer, standar kerataan optis, CMM, scan micrometer Autocolimator, rotary table, balok sudut,polygon,precisionlevel Kelurusan, kerataan, kesejajaran, kesikuan, kebundaran, cylinder square Step height and groove standard, standar kekasaran, roughness measu ringmachine Standarfrekuensiatomicsesium,alat ukurintervalwaktu Standar frekuensi atomic Cecium, isola tor kuarsa, laser, pencacah elektronik dan sinthesiser, alat ukur geodetic. Temometer gas, titik tetap, ITS 90, ter mometer tahanan platina, temokopel

8
YefriChan UniversitasDarmaPersada

Pengukuransuhusecara Black body suhu tinggi, radiometer nonkontak kriogenis,pyrometer,fotodiodeSi Miirror dew point meter atau hygrometer elektronik, dobel pressure, temperature humidity generator Dosisterserapproduk Kalorimeter,highdoseratecavityter industrytingkattinggi kalibrasi,dosimeterdikromat. Dosisterserapproduk Kalorimeter,kamarionisasi. Radiasi Pengion medis danRadioaktive Perlindungan terhadap Kamarionisasi,berkas/medanradiasi radiasi acuan,pencacahproposionaldanlain nya, TEPC, spektroneter neutron Bonner Radioaktivitas Kamarionisasitipesumur(well),sum ber radioaktivitas bersertifikat, spektroskopi gama dan alpha , ditektor4Gamma. Seratoptis BahanacuanseratAu Radiometrioptis Radiometer kriogenis,ditektor, Fotometi dan sumber acuan laser stabil, bahan Radiometri acuanseratAu Fotometri Ditektorcahayatampak,fotodiodaSi, ditektorefisiensikuantum Kolorimetri Spektrofotometer Aliran Alirangas(volume) Bell profer, meter gas rotary, meter gas turbin, meter transfer dengan criticalnozzle 1.2.3.MetodePengukuran Pada umumnya metode pengukuran adalah membandingkan besaranyang diukaur terhadap standarnya. Bagaimana proses membandingkan dilakukan, diantarnaya harusdiketahui: konsepdasartentangbesaranyangdilakukan dalilfisikatentangbesarantersebut spesifikasiperalatanyangharusdigunakanpengukuran prosespengukuranyangdilakukan uruturutanlangkahyangharusdilakukan kualifikasioperator kondisilingkungan 9
YefriChan UniversitasDarmaPersada

Kelembaban

1.2.4.Terminologidanmetodologipengukuranyangstandarkanmeliputisbb: a. Metodepengukuranfundamental Pengukuranberdasarkanbesaranbesarandasar(panjang,massa,waktudsb) yang dipakai untuk mendifinisikan besaran yang diukur. Misal pengukuran gravitasidengancarabolajatuh,diukurmassabendayangjatuh,jarakyang ditempuhdanwaktuyangdiperlukanuntukmenempuhjaraktersebut.Disini nilai percepatan gravitasi langsung ditentukan dengan mengukur besaran dasarmassa,panjangdanwaktu. b. Metodepengukuranlangsung Metode pengukuran dimana nilai besaran langsung terbaca pada alat ukur tanpa memerlukan pengukuran besaranbesaran lain yang mempunyai hubunganfungsionaldenganbesaranyangdiukur.Contoh: pengukuranpanjangdenganmemakaimistar. pengukuranmassadenganneracasamalengan c. Metodepengukurantidaklangsung Pengukuran yang diukur ditentukan dengan jalan mengukur besaran lain yangmempunyaihubunganfunsionaldenganbesaranyangdiukur,Contoh: pengukuran tekanan dengan mengukur tingginya kolom cairan didalam suatutabung pengukuran suhu dengan mengukur tahanan listrik kawat platina ( temometertahananplatina). d.Metodeperbandingan Membandingkan besaran yang diukur dengan besaran sejenis yang telah diketahuinilainya.Contoh: .mengukurtegangandenganpontensiometer.Disiniteganganyangakan diukurdibandingkandenganteganganselstandar .mengukurtahananlistrikdenganjembatanWheatstone. e.Metodesubtitusi Metodepengukurandimanabesaranyangdiukurdigantiolehbesaranyang sejenis yang nilainya telah diketahui dan dipilih sedemikian rupa sehingga menimbulkanefekyangsamaterhadappenunjukkanalatukur. 10
YefriChan UniversitasDarmaPersada

f.Metodedeferensial Metode dimana besaran yang diukur dibandingkan dengan besaran yang sejenisyangtelahdiketahuiyangnilainyahanyaberbedasedikitdenganyang diukuradalahperbedaanitu.Contoh: Pengukuranpanjangdenganmenggunakankomparator Pengukurandistribusisuhudidalamruanganyangsuhunyahampirseragam denganmemakaitermokopeldifferinsial. g.Metodenol Metode pengukuran dimana nilai besaran yang diukur ditentukan dengan menyetimbangkan, mengatur satu atau lebih besaran yang telah diketahui yangdenganbesaraninimempunyaihubungantertentudandalamkeadaan setimbangdiketahuibentuknya.Contoh: pengukuranimpendansidenganmemakairangkaianjembatanimpendansi pengukurantegangandenganmemakaipotensiometer. 1.2.5.KarakteristikalatukurdanProsesPengukuran Prosespengukuranidentikdenganprosesproduksidisuatuindustri.Produk proses pengukuran adalah berupa angkaangka. Karakteristik yang menonjol dari proses pengu kuran adalah pengukuran yang dilakukan berkalikali terhadap suatu besaran yang konstan harganya menghasilkan yang tidak sama. Bagaimana sempurnanya persyaratan metodenya dipenuhi selalu ada perbedaan pada hasil hasil ukurnya. Angka mana yang dianggap benar ? Analisis statistik menyatakan bahwa nilai yang benar akan didapat bila pengukuran dilakukan tak terhingga kali pada kondisi yang sama Dan kita tidak akan punya waktu dan biaya untuk melakukan seperti tersebut diatas. Karena itu harga yang benar tidak akan pernah diketahui, kemungkinan hanya dapat angka pendekatan saja. yang berdasarkan hargarataratadarisejumlahpengamatnya. Akantetapihargarataratasajatidakcukup,angkatersebutharusdisertaidengan keteranganyangmenyatakan: a. Rentangyangmenyatakanberapadekatnyanilaipendakatantersebut terhadaphargayangsebenarnya. b. Jaminanatautingkatkeyakinan(ConfidenceLevel)bahwaangkaratarata akandiperolehlagijikakitamelakukanbeberapakaliterhadapbesaran tersebut. Contoh:Biladarihasilpenimbanganmassadituliskansbb: (1002)kgpadaConfidenceLevel=95% 11
YefriChan UniversitasDarmaPersada

2.ALATUKUR 2.1.PengertianAlatUkur(instrument) Untuk melakukan kegiatan pengukuran, diperlukan suatu perangkat yang dinamakan instrumen (alat ukur). Jadi instrumen adalah sesuatu yang digunakan untuk membantu kerja indera untuk melakukan proses pengukuran. Misalnya pada mobil, manometer (pressure gauge) pengukur tekanan udara dalam ban, termometer(pengukursuhumesin),speedometer(pengukurkecepatan)levelmeter (pengukur bahan bakar pada tangki), pH meter (pengukur derajat keasaman dalam batere)dst. Instrument atau alat ukur terdiri dari banyak jenis yang dapat juga dikelompokkanmelaluidisiplinkerjaataubesaranfisiknya.diantaranya: alatukurdimensi:mistar,jangkasorong,mikrometer,bilahsudut,balokukur, profileproyector,universalmeasurungmachinedst. alatukurmassa:timbangan,comparatorelektronik,weightsetdst alatukurmekanik;tachometer,torquemeter,stroboscopedll alatukurfisik:gelasukur,densitometer,visosimeter,flowmeter. alatukurlistrik:voltmeter,amperemeter,jembatanWheatstone alatukursuhu:termometergelas,PRT alatukuroptik:luxmeter,fotometer,spectrometer danlainlain 2.1.1.Istilahistilahpadaalatukur RentangUkur(Range)besarnyadaerahpengukuranmutlaksuatualatukur. Sebuahjangkasorongmempunyairange0sd150mm Dayabaca (sering disebut resolusi/atau resolution) jarak ukur antara dua garis skala yang berdampingan pada alat ukur analog, atau perbedaan penunjukkanterbacadenganjelaspadaalatukurdigital. Span: besarnya kapasitas ukur suatu alat ukur, misal mikrometer luar mempunyaispanukur25mm,artinyarentangukur025,2550,5075 .dst. Kepekaan (sensitivity) perbandingan antara perubahan besarnya keluaran danmasukkanpadasuatualatukursetelahkesetimbangantercapai. Kemampuan ulang (repeatibility) kesamaan penunjukkan suatu alat ukur jika digunakan untuk mengukur obyek yang sama, ditempat yang sama, serta dalam waktu yang hampir tidak ada berselisih antara pengukuran pengukurantersebut. 2.2.Bagianbagiandarialatukur Secaragarisbesarsuatualatdibagimenjadi3komponenutamayaitu: 1.Sensoratauperaba 2.Pengubah/pengolahsinyalatautranduser 12
YefriChan UniversitasDarmaPersada

3.Penunjukatauindikator/displaydanpencatatataurekorder 1. Sensor bagian alat ukur yang merasakan adanya sinyal yang harus diukur atau bagian yang berhubungan langsung dengan benda ukurnya. Ada dua jenis sensor, yaitu kontak dan non kontak. Sensor kontak banyak digunakan pada prinsipalatukurmekanikdanelektrik,sedangsensornonkontakpadaprinsip optik dan pneumatik. Contoh sensor pada mikrometer adalah kedua permukaan ukur yang menjepit benda ukur, pada dial indikator terletak pada ujungtangkaibatangukurnya. 2. Tranduser berfungsi untuk memperkuat/memperjelas dengan mengubah sinyal sinyalyangditerimadarisensordanmengirimhasilkepenunjukatauindikator/ rekorder maupun kontroler. Kemungkinan pada tranduser sinyal dirubah dengan besaran lain, misalnya system mekanik menjadi elektrik kemudian diubah kembali menjadi sistem mekanik Jadi prinsip kerja dari alat ukur tergantungdaripengubahnya,yangdapatdibedakanmenjadibeberapaprinsip kerja,yaitu: 1.sistemmekanik 2.sistemelektrik 3.sistemoptik 4.sistempneumatik 5.sistemgabungandiantaratersebutdiatas,diantaranya: a.sistemoptomekanik b.sistemoptoelektronik c.sistemmekatronikdst Contoh tranduser pada mikometer berupa sistem ulir presisi, pada dial indikator berupasistemrodagigiyangdapatmengubahdarigerakanliniermenjadigerakan berputarpadaindikatornya. 3. Penunjuk atau indikator bertugas untuk menayangkan data ukur yang berupa garisgaris skala pada mikrometer atau jarum yang bergerak melingkar dengan menunjukskalaukuryangmelingkarjuga. Rekorderdapatmencatatdataukurdalambentuknumerikataugrafik,sedangkan kontrolerberfungsiuntukmengendalikanbesarnyanilaiobyekyangdiukursesuai dengan nilai ukur yang dikehendaki. Tidak semua alat ukur dilengkapi dengan rekorder dan atau kontroler, namun untuk alatalat ukur yang modern yang dilengkapi dengan pembacaan digital sering dilengkapi dengan pengolah data secara statistik (SPC statistic process control). Komponen pengolah data ini sangat membantu khususnya bagi mereka yang bekerja dibagian pengendalian mutuprodukyangdibuatsecaramassa(massproduct).Setiapdimensidilakukan pengukuran beberapa kali, langsung datadata tersebut dapat diolah, sehingga operator dapat memperoleh informasi tentang harga ratarata, simpangan baku danparameterstatistiklainnyatermasukpenayanganhistogram,diagramxRdsb. 13
YefriChan UniversitasDarmaPersada

2.3.Pengambilandatapengukuran Pengambilan data adalah bagian dari proses pengukuran yang menuntut ketelitianataukesaksamaanyangtinggi,karenakegiataniniselaludibayangioleh kemungkinan sulitnya pengulangan proses pengukuran jika data yang sudah diperoleh mengalami kekeliruan. Kesulitan pengambilan data ulang antara lain disebabkan oleh sudah berlalunya obyek pangukuran ke pos pengerjaan berikutnya,sehinggamenyulitkanpelacakan,danberubahnyakarakteristikelemen pengukuran terhadap waktu, misalnya perubahan suhu atau perubahan karakteristik alat ukur yang akan mengakibatkan berubahnya nilai ukur. Oleh karena itu, proses pengambilan data sebaiknya dilakukan hanya pada satu kesempatansampaituntasdantanpakekeliruan. 2.3.1ElemenPengambilandata Dalamprosespengambilandataterdapatlimaelemenyangterlibatyaitu: 1.Obyekukur 2.Standarukur 3.AlatUkur 4.Operatorpengukuran 5.Lingkungan Proses pengukuran tidak dapat berlangsung dengan baik bila salah satu dari keempatelemenyangpertamatidakada.Faktorlingkunganselaluhadirpadasetiap situasi. Kelima elemen perlu dipahami agar kesalahan yang ditimbulkan oleh setiap elemen dapat dipelajari. Proses pengukuran dilakukan si operator dengan membandingkan benda ukur (obyek) dengan alat ukur (standar) yang sudah diketahui nilai ukurnya (kalibrasi) dengan sarana ruang dan alat bantu ukur yang memenuhipersyaratannya. 1)Obyekukur Obyek ukur adalah komponen sistem pengukuran yang harus dicari karakteristik dimensionalnya, misal panjang, jarak, diameter, sudut, kekasaran permukaan dst, agarhasilukurnyamemberikannilaiyangaktual,makasebelumprosespengukuran dilakukan, obyek ukur harus dibersihkan dahulu dari debu, minyak atau bahan lain yangmenutupataumengganggupermukaanyangakandiukur. 2).StandarUkur Standar ukur adalah komponen sistem pengukuran yang dijadikan acuan fisik pada proses pengukuran. Bagi pengukuran dimensional standar satuan ukuran adalah standar panjang dan turunannya. Dalam proses pengukuran yang baik menuntut standarukuryangmempunyaiakurasiyangmemadaidanmamputelusurkestandar nasional/internasional. 3)AlatUkur Alat ukur adalah komponen sistem pengukuran yang berfungsi sebagai sarana pembanding antara obyek ukur dan standar ukur, agar nilai obyek ukur dapat 14
YefriChan UniversitasDarmaPersada

ditentukansecarakuantitatifdalamsatuanstandarnya.Ciriciridarialatukuryang baik adalah yang memiliki kemampuan ulang yang ketat, kepekaan yang tinggi, histerisisyangkecildanlinieritasyangmemadai. 4)Operatorpengukur Operator pengukur adalah orang yang menjalankan tugas pengukuran dimensonal baik secara keseluruhan maupun bagian demi bagian. Tugas ini terdiri dari pos pekerjaan,diantaranya: pemeriksaanobyekukur(dangambarkerja) pemilihanalatalatukur(danstandarukur) persiapanpengukuran(penjaminkebersihan,penyusunansistemukur, pemeliharaankondisilingkungandanlainlain). perhitungan analisis kesalahan pengukuran ( dan pembuatan interprestasiketidakpastianpengukuran) penyajianhasilpengukuran(dalambentuklaporanpengukuran). Seorangoperatorhendaknyadibekalidenganpengetahuan: kemampuanmembacagambarkerja pengetahuantentangsistemtoleransi kemampuanmenjalankanalat/mesinukur pengetahuantentangstatistikapengukurandanteoriketidakpastian 5).Lingkungan Prosespengukurandapatdilakukandimanasaja:diruangterbukamaupundiruang ysng terkondisi. Pada ruang terkondisi khususnya pengukuran dimensional tentunya akan menjamin hasil ukur lebih akurat,dengan persyaratan yang dipersyaratkan bagi sebuah ruang untuk keperluan pengukuran/kalibrasi dimensionaladalahsbb: suhu2010C kelembabanrelatif50% 2.4.ProsesPengukuran Sebelum pengukuran dilakukan , secara administratif perlu dipersiapkan petunjuk pemakaian alat ukur, dan grafik untuk mencatat hasil pengambilan data, serta gambar tata letak dari sistem pengukuran. Alat ukur yang akan digunakan perlu dilakukanpemeriksaan,yaituujivisual,fungsionaldanunjukkerja. Uji visual dimaksudkan untuk melihat kelengkapan alat ukur, dan cacat yangdapatdilihatmata. Uji fungsional untuk memeriksa tanggapan yang terjadi sebagai akibat inputyangdiberikandenganmengubahposisisetiaptombol. 15
YefriChan UniversitasDarmaPersada

Apabila semua fungsinya dapat bekerja alat ukur tersebut dapat digunakan dengan catatan terdapat hasil uji unjuk kerja secara tertulis, yangberupalaporankalibrasiatausertifikatkalibrasi. Dilihatdarijumlahnyapengambilandatadapatdilakukansatusampaibeberapakali dimaksudkan untuk menjamin nilai kebenaran hasil ukur, datadata harus diambil lebih dari dua kali pada setiap posisi. Oleh karena itu pengambilan data yang dilakukan secara berulang, sehingga dapat memiliki peluang yang lebih baik untuk mendekatihargayangsebenarnya. Di pihak lain, jumlah obyek pendataannya sendiri dapat hanya satu atau beberapabuah.Dengandemikiandapatterjadikombinasi: obyektunggalpengambilandatasatukali obyektunggalpengambilandataberulang obyekmajemukhomogenpengambilandatasatukali obyekmajemukhomogenpengambilandataberulang Dalam kasus obyek majemuk homogen baik pengambilan data satu kali maupun berulang, dapat diperoleh proporsi status obyek. Namun untuk hasil yang lebih akurat, lebih baik dipilih pengambilan data yang berulang. Karena cara ini akan mengurangi kemungkinan adanya status obyek yang meragukan khususnya bagi obyekyangberadapadanilaibatas. 3.KALIBRASI(CALIBRATION) 3.1.Definisi Kalibrasi bagian dari Metrologi kegiatan untuk menentukan kebenaran konvensional nilai penunjukkan alat ukur dan bahan ukur. AtauKalibrasi adalah memastikan hubungan antara hargaharga yang ditunjukkan oleh suatu alat ukur atausistempengukuran,atauhargahargayangdiabadikanpadasuatubahanukur denganhargayangsebenarnyadaribesaranyangdiukur. 3.2.Kalibrasidiindustri Menjaminketertelusuranperalatanukuryangdigunakandalampengukuran danpengujiansuatuprodukindustri.Ataumenjaminsuatuhasilpengukuran,maka alatukurdanbahanukuryangdigunakandalamprosespengukuranharusdikalibrasi. 3.3.Kalibrasialatukur Kalibrasi adalah kegiatan untuk mengetahui kebenaran konvensional nilai penunjukkan suatu alat ukur. Kalibrasi dilakukan dengan cara membandingkan alat ukur yang diperiksa terhadap standar ukur yang relevan dan diketahui lebih tinggi nilai ukurnya. Selanjutnya untuk mengetahui nilai ukur standar yang dipakai, standarnya juga harus dikalibrasi terhadap standar yang lebih tinggi akurasinya. Dengan demikian setiap alat ukur dapat ditelusuri (traceable) tingkat akurasinya sampaiketingkatstandarnasionaldanataustandarinternasional. 16
YefriChan UniversitasDarmaPersada

Dari proses kalibrasi dapat menentukan nilainilai yang berkaitan dengan kinerjaalatukurataubahanacuan.Halinidicapaidenganpembandingkanlangsung terhadap suatu standar ukur atau bahan acuan yang bersertifikat. Output dari kalibrasi adalah sertifikat kalibrasi dan label atau stiker yang disematkan pada alat yangsudahdikalibrasi. Tigaalasanpenting,mengapaalatukurperludikalibrasi 1.Memastikan bahwa penunjukan alat tersebut sesuai dengan hasil pengukuranlain 2.Menentukanakurasipenunjukanalat. 3.Mengetahuikeandalanalat,yaitualatukurdapatdipercaya. 3.4.Manfaatkalibrasi Dengan kalibrasi suatu alat ukur atau standar ukur, nilai ukurnya dapat dipantau, sehingga tindakan yang tepat dapat segera diambil bila penyimpangan yang terjadi sudah diluar batas toleransi yang diijinkan terhadap spesifikasi standarnya. Penggunaanalatukuryangmasihbaikberdasarkanhasilkalibrasiberguna: untukpengukuranyangbaiklangsungatautidaklangsungmenyangkut keselamatan. hasil produk yang cacat atau menyimpang dapat dihindari/ditekan sekecilmungkin untuk menjamin bahwa hasil pengukuran yang dilakukan dapat tertelusurkestandarnasional/internasional. Untuk menarik manfaat tersebut diatas, semua jenis alat ukur semua besaran perludikalibrasi. 3.5.IntervalKalibrasidanSertifikasi Alatukuryangdikelolaberdasarkanmetrologilegal,intervalkalibrasi(tera) ditetapkan secara periodik berdasarkan oleh peraturan perundangundangan (UUML)yangberlakudiDirektoratMetrologi(Deperindag). Untukalatukuryangdikelolaberdasarkanmetrologiteknis,intervalkalibrasi tergantungpadatingkatakurasi,lokasi/penyimpanandanfrekuensipemakaian. Kalibrasiharuslebihseringdilakukanuntukalatukuryang: tingkatakurasinyalebihrendah lokasipemakaian/penyimpananyangmengakibatkankondisialatukur makincepatmemburuk. lebihtinggifrekuensipemakaiannya. Setelah proses kalibrasi selesai dilakukan, Sertifikat atau laporan kalibrsi diterbitkan. 3.6.Persiapankalibrasi Dalamsuatuproseskalibrasi,terdapatenamunsuryangterlibatyaitu: 1.Obyekkalibrasiyangberupaalatukur 17
YefriChan UniversitasDarmaPersada

2.Standarukur 3.Sistemkalibrasi(kalibrator) 4.Standardokumenter 5.Operatorkalibrasi 6.Lingkunganyangterkondisi(ruangukur) 3.7.Ketertelusuran(traceability) Kemampuan telusur (traceability) sangat erat kaitannya dengan kegiatan kalibrasi, yaitu sifat dari alat ukur dan bahan ukur yang dapat menghubungkan ke standar yang lebih tinggi sampai ke standar nasional dan atau internasional yang dapat diterima sebagai system pengukuran melalui suatu mata rantai tertentu. Secara umum semua bahan ukur, alat ukur harus tertelusur ke standar yang lebih tinggiakurasinya,standarstandaryangdipakaisebagiacuanadalahsbb: StandarKerja(WorkingStandard)merupakanpembandingdarialat alatukurindustriberadadiLab.Kalibrasiindustriindustri Standar Acuan (Reference Standard) merupakan pembanding dari standarstandar kerja dan berada di Pusat pusat Kalibrasi yang terakreditasi(KAN) Standar Nasional (National Standard) merupakan pembanding dari pusatpusatkalibrasi(JNK).StandartersebutberadadiPuslitKIMLIPI, Serpong. Standar Internasional (International Standard) merupakan pembanding dari Institusi Metrologi Nasional (NMI) di masingmasing negara yang dikordinasikan secara regional yang berpusat di BIPM, InternationalIntercomparation 3.8.ProsedurAcuan Prosedur acuan dapat diartikan sebagai prosedur untuk melakukan pengujian,pengukurandananalisisyangditelaahdengantelitidandikontroldengan ketat. Tujuannya adalah untuk mengkaji prosedur lain untuk pekerjaan yang serupa atauuntukmenentukansifatsifatbahanacuan(termasukobyekacuan)atauuntuk menentukansuatunilaiacuan. Ketidakpastian dalam hasil kerja suatu prosedur acuan harus diperkirakan dengan memadaidansesuaiuntukpenggunaanyangdimaksudkan. Proseduracuandapatdigunakan: 1. Memvalidasi pengukuran lain atau prosedur pengujian lain yang digunakan untukpekerjaanyangserupa,danmementukanketidakpasyiannya. 2.Menentukannilaiacuansifatsifatdarisuatubahanyangdapatdisusundalam buku panduan atau pangkalan data.atau nilai acuan yang terkandung dalam bahanacuanatauobyekacuan. 3.9.Standardisasi(Standardisation) 18
YefriChan UniversitasDarmaPersada

Jaminan untuk kelancaran kerja bagi semua pihak dalam menyatukan pengertian teknik antar negara yang mempunyai kepentingan bersama. Khususnya sebagai dasar yang tepat bagi pembuatan komponen dengan sifat mampu tukar (interchangability). DokumentstandarsepertiISO/IECbertujuan: 1. memudahkanperdaganganinternasional 2. memudahkankomunikasiteknis 3. memberikanpetunjukpetunjukpraktispadapersoalankhususdalambidang teknologibaginegaraberkembang. 4.INSTRUMENTASIPROSES 4.1.Fungsiinstrument

mengurangikesalahanmanusia mempertinggikualitashasil menurunkanbiayaproduksi cepatdanefisien

4.2.Jenisinstrument a.InstrumentUkur Untuk mengetahui harga (nilai) dari besaran fisik yang diukur dari suatu prosessedangberjalan.Pengukuranbisadilakukansecaralangsung(panjang,berat) ataumelaluifisislainsepertipengukurantemperaturdenganthermokopel,airraksa. Alat ukur bisa berupa alat penunjuk (indicator) transmitter (untuk disalurkan) atau rekorder(alatpencatat). b.Instrumentpengendali(kontrol) Untuk mengatur suatu proses sehingga nilai sesuai dengan yang dikehendaki.

Pengendaliankontinyufeedbackkontrol Pengendalianberurutansequencialkontrol

Untuk mengatur urutan dengan waktu tertentu suatu pelaksanaan pekerjaan (proses)sesuaidenganyangdiiginkan. 4.3.PerkembanganInstrumentPengendali(Kontrol) A. KontrolAnalog Lokalkontrol 19
YefriChan UniversitasDarmaPersada

Centralkontrol(KontrolRoom) Satualatuntuksatupengendali Butuhalatbanyak Personilbanyak Informasiterbatas.

B. SupervisoriKontrol Kontrolanalogmasihdigunakansebagaikontrolutama Komputer sebagai supervisi dan melakukan akuisisi data (mengambil,menyiapan,danmenampilkandata) Informasilebihcepat,akuratdanvariatif Monitoringdapatditerapkan C. DirectDigitalControl(DDC) Pengukurandanpengendalianprosesdilakukanlangsungolehkomputer. Bisamenangannibanyaklooppengendalian,1000loop2000loop Resikotinggi,semuatergantungkepadaalat. Untukkeamananpakaibackup(redundantkomputer) Sistemstabiltidakadadriffuntuknialaiparameterdansetpoint Masalahrumitdapatdiaplikasikan. D. DDCterpusat Komputerterlalusibuk Instalasikomplek,banyaksalurankabel Resikomasihtinggi Untuklopbanyak,realtimemenjadilambat E. DistributedControlSystem(DCS) Mempertahankan keunggulan dan menghilangkan kelemahan sistem kontrolterpusat. Mudahdikembangkan(exspand)karenamoduler Capabilitylebihbaik Waktuproseslebihcepat Instalasicostrendah,wiringsedikit,digantisystemkomunikasi Maiteinabilitybagus,jenismodulsedikit,sukucadangterdiridari: 1.LocalControlUnit(LCU)atauFieldControlUnit(FCU) 2.MasterControlberfungsisebagaisupervisi. 20
YefriChan UniversitasDarmaPersada

F. JenisLain. TelemetriMengukurJarakjauh TelecontrolMengontroljarakjauh. SCADASupervisoryControlandDataAccuisisionRTUMaster. 5.PENGUJIAN Pengujianadalahsuatukegiatanuntukmenentukansifatsifatsuatu produk,prosesataujasa,menurutsuatuprosedur,metodologiataupersyaratan tertentu. Pengujian suatu produk peralatan bertujuan untuk mengetahui kondisi peralatantersebutcukupbaikdansesuaidenganspesifikasiperalatanyangdiminta oleh konsumen pada saat dikirim oleh produsen pada saat dikirim oleh produsen/kontraktor.Pengujianbiasanyadilakukanpadaawalpenggunaanperalatan tersebut Secaraumumpengujiansuatuprodukdapatdibagimenjadi3jenispengujian,yaitu:

Pengujiankeandalan(ReliabilityTest) Pengujiankeamanan(SafetyTest) PengujianFungsi(FungtionTest)

Pengujiankeandalanadalahpengujianyangdilakukanuntukmengetahuiunjukkerja darisebuahperalatandalamwaktuyanglama. Pengujian keamanan adalah pengujian yang dilakukan untuk mengetahui bahwa sebuah peralatan cukup aman digunakan bagi penggunanya dan juga aman bagi peralatanitusendiripadatempatdiadigunakan. Pengujianfungsiadalahpengujianyangdilakukanuntukmengetahuikerja/fungsidari sebuahperalatansesuaidenganspesifikasinya. Menurutjenis/itemuji,pengujiansecaragarisbesardibagimenjadi3bagianbesar: 1. Efeklingkungan(Enviromentaleffect) Pengujian yang dilakukan pada sebuah peralatan dengan mengkondisikan/mensimulasikan kondisi ruang uji seperti kondisi dimana peralatantersebutakandigunakan.Bagianujiefeklingkunganiniantaralain:

Efektemperatur 21

YefriChan UniversitasDarmaPersada

Efekkelembaban Efektekanan

2. Efekdinamik(Dynamiceffect) Pengujian yang dilakukan pada sebuah peralatan dengan mensimulasikan kondisidinamikyangakandirasakanolehperalatantersebutpadasaat/atau sebelumperalatantersebutdigunakan..Bagiandariujidinamikantaralain: Efekgetaran(vibrasi) Efekjatuhan Efekdenyut(shock) Efekbump 3. Efekkelistrikan(ElectricityEffect) Pengujian yang dilakukan pada sebuah peralatan dengan mensimulasikan kondisi efek kelistrikan yang dirasakan oleh peralatan tersebut pada saat digunakan.Bagiandariujiefekkelistrikanantaralain: Arusdenyut Variabelvoltage OnOff Kebocoranarus(CurrentLeakage) Efekelektromagnit(ElectromagneticCompatibility) 5.2.KriteriaAlatUji PersyaratanalatujidanalatBantuuji: Handal: Alat uji harus dapat dioperasikan dalam waktu yang cukup lama secara terus menerus tanpa mengalami gangguan dan penurunan kemampuan. Apabila peralatan uji dikendalikan dengan menggunakansistemkontrol,makaalatujitersebutharusmempunyai karakteristik yang baik walaupun dioperasikan dalam waktu yang cukuplama.

Akurat:penujukkanalatujiharustepatdanmempunyaikesalahan pembacaanyangrelatifkecil.Akurasiperalatanujimutlakdiperlukan untukpengukuranpointtopoint(melakukanperalatanpadatitiktitik ukurtertentu)maupununtukpengukuranterkontroldansiklus tertentudenganslopeyangdipersyaratkan(melakukanpengukuran secarakontinyuyangbiasanyaberupagrafikdengankarakteristik tertentu).Pembenaranpenunjukkanhasilukuralatujidapatdiketahui 22

YefriChan UniversitasDarmaPersada

denganmelihathasilkalibrasialatujitersebut.Besarnyakesalahan hasilukuralatujiakanmenentukanklasifikasidarialatuji.

MampuTelusur:Semuaperalatanukurdanujiyanmempengaruhi ketelitianataukeabsahanpengujianharusdikalibrasidan/atau dilakukanverifikasidankeabsahanperalatanharusdidesaindan dilaksanakansebagaimanamestinyasehinggamenjaminpengukuran yangdilakukanolehlaboratoriumkalibrasiyangdapatditelusurike standarnasional.Ataumengikutiprogranujibandingantara laboratoriumatauprogramujiprofesiensiyangsesuai.Standar pembandingpengukuranyangmemilikilaboratoriumharusdipakai untukkalibrasisaja,kecualijikadapatdibuktikanbahwastandar pembandingpengukuranwajibdikalibrasiulangdandilakukanoleh instansiyangberwewenang.

23
YefriChan UniversitasDarmaPersada