Anda di halaman 1dari 2

KRITERIA DIAGNOSIS ENURESIS Non Organik MENURUT ICD-10

A. Usia kronologis dan usia mental anak minimal 5 tahun. B. BAK yang involunter atau yang disengaja di atas tempat tidur atau pakaian terjadi min. 2x/bulan pada anak2 yang usianya < 7 tahun. dan min. 1x/bulan pada anak2 yang usianya 7 tahun. C. Enuresis bukan merupakan akibat dari suatu serangan epilepsi atau inkontinensia neurologis dan bukan suatu akibat langsung dari abnormalitas struktur traktus urinarius atau kondisi medis nonpsikiatrik lainnya. D. Tidak terdapat bukti dari gangguan psikiatri lainnya yang memenuhi kriteria untuk kategori ICD10 lainnya. E. Durasi untuk gangguan ini minimal 3 bulan.

Enuresis
June 5th, 2010

Enuresis berasal dari bahasa Yunani en-, yang berarti di dalam dan ouron, yang berarti urine. Enuresis adalah kegagalan untuk mengontrol BAK setelah seseorang mencapai usia normal untuk mampu melakukan kontrol. Konsepsi tentang usia berapa yang normal untuk mencapai kontrol dapat berbeda di antara pakar klinis. Enuresis, seperti halnya gangguan perkembangan lain, lebih sering terjadi pada anak laki- laki. Enuresis diperkirakan memperngaruhi 7% anak laki- laki dan 3% anak perempuan usia 5 tahun. Gangguan ini biasanya hilang dengan sendirinya pada usia remaja atau sebelumnya, walaupun pada 1 kasus masalah ini berlanjut sampai dewasa (APA, 2000). Enuresis dapat terjadi selama tidur malam saja, selama anak terjaga, atau keduanya. Enuresis saat tidur malam saja adalah tipe yang paling umum, dan enuresis yang muncul saat tidur disebut mengompol. Melakukan kontrol kemih pada malam hari lebih sulit daropada melakukannya pada

siang hari. Bila tidur malam hari, anak- anak harus belajar untuk bangun bila mereka merasa ada tekanan dari kemih yang penuh dan kemudian pergi ke kamar mandi atau untuk BAK/ makin muda usia anak saat dilatih, makin besar kemungkinannya ia akan mengompol. Amat normal bagi anak- anak yang sudah bisa melakukan kontrol pada siang hari untuk tetap mengompol pada malam hari selama satu tahun dapat mencerminkan ketidakmatangan dari sistem saraf. Diagnosis enuresis diterapkan pada kasus- kasus mengompol di tempat tidur atau BAK di pakaian pada siang hari yang dilakukan berulang kali pada anak- anak yang berusia minimal 5 tahun. Ciri- ciri diagnostic dari Enuresis sesuai DSM- IV:
Anak berulang kali mengompol di tempat tidur atau pakaian (baik disengaja maupun tidak). Usia kronologis anak minimal 6 tahun (atau anak berada pada tingkat perkembangan yang setara). Perilaku tersebut muncul setidaknya dua kali seminggu selama 3 bulan, atau menyebabkan hendaya yang signifikan dalam fungsi atau distres. Gangguan ini tidak memiliki dasar organik.