Anda di halaman 1dari 4

74-4/

Mikrobodi adalah organel yang dibatasi oleh membran tunggal. Struktur mikro,
bulat, diameter 0,2 1,5 m. Bagian matriksnya adalah amorf atau granuler. Pada
setiap jaringan, matriks mikrobodi mengandung crystalline nucleoid atau bentuk kristalin
dari urat oksidase, satu dari jenis enzim yang terdapat pada matriks. Pada jaringan
hewan, mikrobodi tersebar pada seluruh bagian sel. Namun biasanya terdapat disekitar
retikulum endoplasma. Pada sel tumbuhan, mikrobodi biasanya berdekatan dengan
kloroplas. Hal ini disebabkan karena adanya hubungan kerja antara kedua organel
tersebut, khususnya pada jalur reaksi-reaksi daur glioksilat. Dua macam mikrobodi:
Glioksisom dan Peroksisom. Glioksisom ditemukan pada sel tumbuhan dan Peroksisom
terdapat pada sel hewan juga tumbuhan. Saya pernah baca sebuah situs luar negeri,
katanya ditemukan organel baru yang tidak selalu ada pada setiap sel eukariotik
,namanya Glycosome. Glycosome tersebut dianggap sebagai mikrobodi khusus yang
berisi sebagian besar enzim untuk jalur glikolisis. Benar tidaknya, biar waktu yang
menjawab [hahay]...

glyoxysome




peroxisome
O Komposisi Kimia Mikrobodi.
Membran mikrobodi utamanya terdiri atas fosfatidilkolin, fosfatidiletanolamin,
fosfatidilinositol, fosfatidilserin dan dan kardiolipin. Membran mikrobodi bersifat
permeabel terhadap sejumlah substansi-substansi seperti asam amino, asam alfa
hidroksi, tetapi tidak permeabel terhadap nukleotida-nukleotida pirimidin, NADH, dan
NADPH.
Menurut Thorpe (1984) enzim-enzim yang terkandung di dalam mikrobodi antara
lain: Katalase, NAD malat dehidrogenase, Hidrogen piruvat reduktase, Serin-glioksilat
aminotransferase, Glikolat oksidase, Glutamat-okslaoasetat aminotransferase,
Glutamat-glioksilat aminotransferase, NADP-isositratdehidrogenase, Urat oksidase,
Xantin dehidrogenase, NAD gliserol fosfat dehidrogenase, Malat sintetase, Sitrat
sintetase, Acinitase, sositrat liase, Asam lemak KoA sintetase, Enzim-enzim oksidasi,
Thiolase dan Allantoinase
Asam amino oksidase, Peristiwa regenerasi koenzim pada mikrobodi berlangsung
melalui peristiwa 8:990 sehingga NAD dalam bentuk tereduksi dapat kembali
melintasi membran. Terdapat dua jalu shuttle yaitu:
1. Jalur oksaloasetat-malat, berlangsung pada glioksisom
2. Jalur dihidroksi-asetonfosfat-gliserol-3-fosfat, berlangsung pada peroksisom.

O Fungsi Mikrobodi
Mikrobodi berfungsi dalam oksidasi substrat, oksidasi asam lemak, siklus glikolat
dan fotorespirasi. Di dalam glioksisom endosperm tumbuhan ditemukan sejumlah enzim
yang berperan untuk oksidasi-b-asam lemak. Endosperm pada tumbuhan mengandung
jaringan penyimpan lemak. Endosperm tumbuhan berperan untuk menyediakan nutrisi
yang diperlukan untuk berlangsungnya perkecambahan biji. Sumber energi untuk
perkecam-bahan adalah karbohidrat dan bukan lipida. Jadi, perubahan lipida menjadi
karbohidrat dilakukan dengan bantuan enzim-enzim glioksisom.
Peroksisom pada mamalia, misalnya tikus, mampu mengoksidasi palmitat-KoA
menjadi asetil-KoA dengan menggunakan O
2
dan NAD sebagai akseptor elektron.

aur gIioksiIat
Molekul asetil Ko A yang pertama berkondensasi dengan oksaloasetat
membentu asam itrat. Asam sitrat selanjutnya secara bertahap diubah menjadi
isositrat. Enzim isositral liase mengkatalisis perubahan isositrat menjadi suksinat dan
gIioksiIat. Reaksi glioksilat dengan molekul asetil Ko A yang kedua menghasilkan
maIat dan selanjtnya malat diubah menjadi oksaIoasetat. Di dalam mitokondria,
suksinat diubah menjadi malat dan pada akhirnya di dalam sitosol, malat diubah
menjadi fosfoenolpiruvat melalui oksaloasetat untuk digunakan dalam pembentukan
glukosa baru.

daur glioksilat
aur gIikoIat
Daur glikolat merupakan suatu rangkaian reaksi yang berlangsung di dalam
peroksisom daun tumbuhan sehubungan dengan daur karbon di dalam kloroplas. Jalur
ini merupakan jalur gabungan antara kloroplas, peroksisom, mitokondria, dan sitosol.
Daur glikolat melaksanakan perubahan-perubahan senyawa-senyawa tidak
terfosforilasi menjadi glisin, serin, dan senyawa C1, dan dalam keadaan tersebut
berperan sebagai penghasil pra zat bagi biosintesis asam nukleat.