Anda di halaman 1dari 3

Bila Wanita Menyerupai Lawan Jenisnya

Akhowati fillah, Allah telah menciptakan manusia di atas fitrohnya masing-masing. Akan tetapi di zaman sekarang ini banyak kita jumpai sekelompok wanita yang menyimpang dari fitroh yang telah ditetapkan Sang Kholiq. Mereka menyangka bahwa mereka bisa berubah menjadi laki-laki dengan menunjukkan sifat dan tingkah laku yang tidak sesuai dengan tabiat mereka. Padahal Allah menjadikan tabiat tersebut untuk membedakannya dengan laki-laki. Akibatnya, mereka menemui banyak kesulitan dan kesempitan, mengalami problem psikis dan fisik, menjadi wanita-wanita yang tersisih sekaligus dibenci dan tempat luapan kemarahan suami dan anak-anak mereka. Ketahuilah, sungguh amat keras ancaman bagi wanita yang menyimpang dari fitroh dan kodratnya baik dalam hal pakaian, penampilan, akhlak dan tindakan. Dari Ibnu Abbas, dia berkata:Rasulullah telah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang berpenampilan seperti laki-laki.(HR. Al-Bukhary). Laknat artinya terusir dan dijauhkan dari rahmat Allah. Adapun jika meniru/menyerupai dalam hal ilmu dan pemikiran maka hal itu terpuji. Dari Salim Bin Abdullah dari bapaknya dia berkata:Ada tiga golongan manusia yang tidak akan dipandang oleh Allah Azza Wajalla ada hari kiamat yaitu: orang yang durhaka kepada orang tua, wanita yang menyerupai laki-laki dan dayuts(orang yang tidak punya rasa cemburu).(HR. An-Nasai). Beberapa bentuk penyerupaan wanita terhadap laki-laki 1. Menyerupai laki-laki dalam hal berpakaian, contohnya memakai celana panjang yang pada asalnya adalah pakaian laki-laki. 2. Tidak berpegang teguh terhadap hijab (pakaian wanita muslimah) yang disyariatkan. 3. Banyak keluar rumah tanpa ada keperluan baik bersama sopir pribadi, naik kendaraan umum atau menyetir sendiri seperti yang banyak terjadi di beberapa negara atau berjalan kaki sekalipun jaraknya jauh. 4. Berdesak-desakan dengan laki-laki dan bercampur baur dengan mereka di pasar-pasar dan di tempat-tempat umum, bahkan sebagian dari mereka tidak malu untuk mengantri di barisan laki-laki ketika menunggu, masuk dan duduk di antara laki-laki khususnya di lapangan bisnis. 5. Meninggikan suara dalam berbicara dengan laki-laki dengan suara yang keras sehingga terdengar dari kejauhan. Padahal tabiat seorang wanita biasanya berbicara rendah dan menghindari berbicara dengan laki-laki asing. 6. Meniru kebiasaan laki-laki dalam hal berjalan dan beraktifitas, berupa berjalan di pasar-pasar atau jalanan seperti berjalannya laki-laki dengan gagah menyerupai gerakan laki-laki yang menampakkan kegagahan dan kejantanan. 7. Kasar dalam bermuamalah dan berakhlak dengan keluarga dan kerabatnya, tidak lembut, galak, keras kepala dan tidak menghargai orang lain, sifat-sifat ini tercela bagi laki-laki, maka bagaimana bagi wanita? 8. Tidak memakai perhiasan yang khusus bagi wanita seperti pacar, celak mata dan yang lainnya sehingga menjadi seperti laki-laki dalam bentuk dan penampilan.

9. Menyerupai laki-laki dalam berpenampilan berupa memotong rambut seperti potongan rambut laki-laki, memanjangkan kuku, posisi ketika duduk atau berdiri atau sebagainya. 10. Melepaskan diri dari pengawasan suami atau walinya. Dia tidak mau menerima kalau dirinya berada di bawah pengaturan suami atau wali dia menginginkan kebebasan bertindak secara mutlak tanpa izin atau pengawasan laki-laki yang memang bertanggung jawab atas dirinya. 11. Bepergian tanpa mahram dengan berbagai alat transportasi dan yang paling masyur adalah pesawat terbang. Dia sendirilah yang membeli tiket, pergi ke bandara dan bepergian tanpa mahram yang menyertainya dan melindunginya dari gangguan orangorang fasik. 12. Sedikit rasa malu, seorang wanita tomboy telah tercabut rasa malu dari kepribadian dan akhlaknya, ia tak ubahnya seperti pohon bugil tak berkulit. Berbicara tentang segala hal, ngobrol dengan setiap orang pergi ke berbagai tempat tanpa rasa malu dan akhlak sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu Alaihi wa Sallam dalam sebuah hadits shahih:Sesungguhnya diantara hal yang telah diketahui manusia dari ucapan para nabi yang dahulu adalah kalau kamu tidak merasa malu maka bertindaklah semaumu. Dari uraian diatas bisa ditarik kesimpulan menyeluruh tentang definisi wanita tomboy, yaitu wanita yang menyerupai laki-laki dalam hal berpakaian, penampilan, berjalan, berbicara, meninggikan suara, beraktivitas dan bercampur baur. Beberapa sebab wanita menyerupai lawan jenisnya 1. Kurangnya iman dan sedikitnya rasa takut kepada Allah karena terjerumusnya seseorang kepada maksiat, baik dosa kecil maupun dosa besar adalah akibat kurangnya iman dan lemahnya perasaaan merasa diawasi Allah Aza wa Jalla. 2. Pendidikan yang jelek, bila lingkungan tempat dia hidup merupakan lingkungan yang shaleh maka diapun akan shaleh. Kalau lingkungannya jelek maka diapun akan seperti itu. 3. Pengaruh media massa dengan berbagai bentuk dan jenisnya. Baik tontonan, yang didengar, ataupun bacaan. Banyak pemikiran-pemikiran sesat dan penyimpangan didalamnya yang akan menyesatkan para wanita dan mendorong mereka untuk melanggar norma agama dan prinsip-prinsip kebenaran. 4. Taklid buta, berpakaian dan berprilaku tanpa memahami dan mengetahui apa yang dia lakukan, juga tidak memikirkan manfaat dan mudharatnya, sekedar ikut-ikutan pada apa yang disekitarnya dari kawan-kawannya, dari para seniwati sekalipun itu bertentangan dengan tabiat kewanitaaannnya. 5. Kawan bergaul yang jelek, tidak diragukan lagi kawan bergaul mempunyai pengaruh yang besar dalam perkembangan pribadi seseorang baik positif maupun negatif. 6. Kurang percaya diri dan upaya menarik perhatian, sebagian dari wanita merasa kurang percaya diri dan menutupi kekurangan itu dengan cara yang justru menyeret mereka pada keburukan yaitu menyerupai laki-laki dalam berprilaku, penampilan, pakaian dan sebagainya. 7. Contoh yang buruk, figur merupakan unsur pendidikan yang terpenting. Seorang ibu yang berprilaku seperti laki-laki akan dicontoh oleh anak perempuannya.

8. Tidak adanya rasa cemburu atau dari walinya, sehingga tidak menjaga dia dari penyimpangan dalam masalah hijab dan pakaian, serta tidak melarangnya dari perilaku yang tidak layak. Itulah diantara sebab-sebab yang dapat menjerumuskan wanita kepada sikap yang menyerupai laki-laki. Semoga Allah menjaga kita dari perbuatan yang menyelisihi syariatNya serta membimbing kita semua agar tetap diatas fitrah yang diridhaiNya Amin.............................