Anda di halaman 1dari 2

Teori Max Weber

Tekanan Weber pada konsep rasionalitas, mengidentifikasikan dua tipe tindakan rasional yang berbeda dan dua tipe tindakan yang nonrasional. Ketiga tipe otoritasnya yang terkenal yakni, Otoritas tradisional, Kharismatik, dan legal rasional. Pertumbuhan masyarakat kota modern yang bersifat industrial, dapat dilihat sebagai perubahan dari struktur otoritas tradisional ke struktur legal-rasional. Analisanya mengenai etika protestan serta pengaruhnya dalam meningkatkan pertumbuhan kapitalisme menunjukkan pengertiannya mengenai pentingnya kepercayaan agama serta nilai dalam membentuk pola motivasional individu serta tidakan ekonominya. Pengaruh agama terhadap pola perilaku individu serta bentuk-bentuk organisasi sosial juga dapat dilihat dalam analisa perbandingannya mengenai agama-agama dunia yang besar.Weber juga mengemukakan mengenai analisa tipe-ideal dimana memungkiknkan untuk mengatasi peristiwa-peristiwa khusus dan untuk memberikan analisa perbandingan dengan menggunakan kategori-kategori teoritis yang umum sifatnya. Keseluruhan pendekatannya menekankan bahwa kepentingan ideal dan materiil mengatur tindakan orang, dan ahwa hubungan antara ideal agama dan kepentingan ekonomi sebenarnya bersifat saling tergantung. Dengan kata lain, hubungannnya itu bersifat timbal-balik, termasuk saling ketergantungan anatara Protestantisme dan kapitalisme. Dalam perkembangan kapitalism emodern, menunutu untuk pertumbuhan modal. menunutut kesediaan unutk tiunduk pada disiplin perencanaan yang sistematis untuk tujuan-tujuan di masa mendatang, bekerja secara teratur dalam sustu pekerjaan, dan lain sebagainya. Titik tolak baginya adalah mengenai individu yang bertidak yang tindakantindakannya itu hanya dapat dimengerti menurut arti subyektifnya. Kenyataan sosial baginya pada dasrnya terdiri dari tindakan-tindakan sosial individu. Titik tolak Weber pada tingkat individual mengingatkan kita bhwa

struktur sosial atau sistem budaya tidak dapat dipikirkan sebagai sesuatu yang berada secara terlepas dari individu yang terlibat di dalamnya.