Anda di halaman 1dari 2

KOMPAS.

com

Cetak Mor e

ePaper

Kom pas TV

Bola

Enter tainm ent

Tek no

Otom otif

Fem ale

Health

Pr oper ti

Kom pas iana

Ur ban Ser pong

Im ages

Jumat, 28 Oktober 2011 | 19:56 WIB

Home

Nasional
Logout

Regional

Internasional
1

Megapolitan

Bisnis

Olahraga

Sains

Travel

Oase

Edukasi

Infografis

Video

More

Kehidupan ca hpa m ula ng sa ja Crime Story News Kembali ke Index Topik Pilihan
Pilkada Banten

St i Urban Life Fa nddy Ca v e ndish mengomentari artikel Ica l M e nga k u Kucurk a n R p 9 Triliun unt uk Korba n La pindo - KOM PA S.com

Masih Ada Warga yang Tak Ikut Mencoblos


Pingkan E Dundu | Robert Adhi Ksp | Sabtu, 22 Oktober 2011 | 10:13 WIB Like Be the first of your friends to like this. Dibaca: 1644 Share: Komentar: 1

Robert Adhi Ksp/KOMPAS

Tiga Calon di Pilkada Banten

Megapolitan

Ter populer

Ter k om entar i Selengkapnya

TANGERANG, KOMPAS.com Sampai dengan Sabtu (22/10/2011), hari pencoblosan Pilkada Banten, masih banyak warga yang tak mendapat hak pilih.

TERKAIT: Atut "Nyoblos" di Dekat Rumah Habis Mencoblos, Wahidin Langsung "Jogging" Warga Banten Pilih Gubernur

Diduga Keracunan, 23 Buruh Garmen... Jalan Gatot Subroto Dibuka, Demo Tetap... Aparat Dinilai Represif Pantograf KRL Bogor-Jakarta Tersangkut Pemprov Harus Siapkan Operator Pengganti

Mereka tidak mengantongi kartu pemiih dan Hari ini Pilkada Banten, Rano Tidak "Nyoblos" menerima undangan hadir dalam acara pencoblosan Masyarakat Baduy Siap "Nyoblos" suara. "Masak suami dapat kartu pemilih, tetapi saya enggak diberi. Enggak ada surat undangan C6," kata Ny Rudianto (41), warga RT 03 RW 15 Paninggilan Utara, Ciledug, Kota Tangerang. Saat pendaftaran, kata Ny Rudianto, tak seorang petugas pun yang datang mendata ke rumah. "Namun, setelah dilaporkan ke KPU Kota Tangerang, nama suami dan nama saya katanya sudah masuk dalam DPT dan terdaftar di TPS 24," kata Ny Rudianto, yang sudah menjadi warga Tangerang (pindahan dari Bandung) selama 9 tahun. Sehari sebelum pencoblosan, lanjut Ny Rudianto, petugas membawa kartu pemilih ke rumah, tetapi hanya satu kartu dengan nama Rudianto. Tak hanya Ny Rudianto, Ny Izzat (34), warga Kompleks Duta Bintaro Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, juga tidak bisa memilih calon gubernur dan wakil gubernur Banten 2012-2017. "Sampai pagi ini saya dan suami tidak mendapatkan kartu penilih dan surat undangan C6. Padahal, pada pilkada baik kota dan provinsi serta pemilihan presiden sebelumnya, saya dan suami masuk sebagai DPT. Cuma kali ini saja yang enggak bisa nyoblos," kata Ny Izzat. Ny Izzat menjelaskan, saat pendaftaran DPT, pengurus RT setempat memberikan formulir seperti kartu keluarga. "Menurut petugas, isian formulir itu untuk updating data pilkada. Semua warga mengisi formulir itu. Tetapi herannya, ada banyak warga yang tak dapat kartu pemilih dan sebagian lagi dapat. Padahal, semua sama-sama mengisi formulir," jelas Ny Izzat. Lebih mengherankan lagi, ujar Ny Izzat, tetangganya dua orang dan sudah meninggal dunia pada dua sampai tiga tahun lalu, yakni Dian Pramono dan Frans, masih mendapat kartu pemilih. "Kok bisa ya seperti ini. Bagaimana sih cara dan sistem pendataan untuk DPT pilkada ini," kata Ny Izzat.

Selengkapnya

ABG-ABG Itu Dibayar Rp 100.000 Rossi dan Lorenzo Hadiri Pemakaman... Menanti City Mengguncang Eropa Ical Mengaku Kucurkan Rp 9 Triliun... Ronaldo, ML, dan Masturbasi

Selengkapnya

Ical Mengaku Kucurkan Rp 9 Triliun... Kapolri Akui Polisi Terima Dana dari... Polisi Diteriaki Rampok oleh Sang Maling Singapura Dirikan Pusat Penelitian... DTKJ Usulkan Tarif Parkir Naik 400...

Shar e

Mengenal Produk Unit Link

Butuh Motor Baru/bekas ? Disini Ribuan iklan Motor kondisi Ok Harga pas, Mampir langsung!
www.berniaga.com

Sudahkah Kita Memulai Hidup Sehat?

Ayo Ikuti kuis seputar AIA dan temukan jaw abannya di setiap artikel bertanda khusus untuk menangkan hadiah menarik bagi yang beruntung!

Ow yong Hendraw an shared Bayi Kurus Kering Itu Akhirnya Meninggal. on Wednesday Ow yong Hendraw an shared DTKJ Usulkan Tarif Parkir Naik 400 Persen. 9 hours ago Is tana Kem bali Dik epung Ak s i Dem o Siang Ini Ow yong Hendraw an and 97 others recommend this.

Facebook social plugin

Diduga Ada 40 Titik di Jakarta yang Jadi Mainan Oknum Polantas Satu Kata untuk Hari Ini....!!! Namaku Marni, Simpanan Pejabat Negeri Menikah di Baw ah Usia 20 Tahun Jadi Trend Perempuan Masa Kini Pilih yang Ahli atau Berani? Seputar Pemilukada DKI Jakarta 2012

See Mor e: Index Berita Info Kita Surat Pembaca Berita Duka Seremonia DKK Matahati Tanah Air Kompas Kita Kompas AR Kompas Dakode Kompas Widget Kompas Apps Kabar Palmerah RSS Feed Site Map About Kompas.com | Advertise With Us | Info iklan | Privacy policy | Terms of use | Karir | Contact Us | KOMPAS.com for IE9 | KOMPAS.com Toolbar 2008 - 2011 KOMPAS.com - All rights reserved