Anda di halaman 1dari 8

UJI TARIK 1. TUJUAN PERCOBAAN a.

Menentukan sifat-sifat mekanis suatu material yang meliputi tegangan lul uh, kekuatan tarik, regangan, kontraksi, wujud dan jenis patah. b. Menentukan modulus elastisitas. c. Menentukan besar ketangguhan dan ketelitian logam 2. BAHAN : Aluminium dan baja. 3. LANGKAH PERCOBAAN a. Catat jenis bahan merek mesin yang digunakan. b. Catat ukuran-ukuran benda uji sampai ketelitian 0,1 mm. c. Pasang benda uji pada grip (penjepit) atas dan bawah pada mesin uji. d. Menaikkan atau menurunkan grip bawah dengan (50 mm/menit) sehingga penje pit benda uji dalam posisi yang tepat. Usahakan agar posisi kedudukan benda uji betul-betul vertikal. Kencangkan kedua penjepit secukupnya saja. e. Menghidupkan power pada printer. f. Melakukan pengamatan pada panel berikut : 1. Pada Operation control system Kecepatan uji diatur pada harga 5 mm/menit 2. Pada Load Indicator Sebelum power dihidupkan aturlah switch-switch (berjej er disebelah kiri bawah) satuan dan besaran yakni : Satuan gaya (Kg) Satuan luas (cm2) Angka tampilan pada data display (Force) Kondisi pengujian (Break) Hidupkan power dan kemudian : Tekan tombol anak panah berkali-kali sampai lampu MAX LOAD menyala. Tekan tombol ZERO lalu masukkan harga gaya tarik maksimum yang digunakan (900kg ) dengan cara mengetikkan tombol-tombol angka berturut-turut 9-0-0 Tekan kembali tombol ( ) hingga lampu DATE menyala dan tekan tombol ZERO. Masukkan tanggal dilaksanakan pengujian dengan mengetikkan tombol-tombol angka berturut-turut dari BULAN,TANGGAL, TAHUN (masing-masing dua digit) Tekan kembali tombol ( ) sampai lampu area menyala dan tekan tombol ZERO Masukkan besarnya luas penampang mula-mula benda uji sesuai dengan satuan yang digunakan (dua angka dibelakang koma). 3. Periksa kembali data-data yang dimasukkan dengan menekan tombol ( ) atau ( ) hingga lampu item yang akan diperiksa menyala dan perhatikan tampilan pada data display, perbaiki bila ada kesalahan. 4. Tekan timbol AREA START dua kali hingga lampu START menyala. 5. Lakukan pembagian tugas : Satu orang bertugas sebagai memberi aba-aba baik aba-aba mulai dan pemberi aba-a ba waktu. Dua orang bertugas sebagai pencatat angka yang ditampilkan pada data display Satu orang bertugas sebagai pencatat pertambahan panjang, pemberi aba-aba pencat atn dilakukan setiap 5 detik. Tugas diatas dilakukan secara bergantian. 6. Bila sudah siap mulailah pengetesan. Yang akan bertugas sebagai pemberi aba-aba mulai dengan menekan tombol (DOWN) ya ng terdapat pada Operation control system dan tombol STOP WATCH secara bersamaan. 7. Selesai pengujian Tekan tombol PRINT dan catat harga-harga yang dituliskan oleh printer. Gambarkan benda uji setelah pengujian dan catat ukuran-ukurannya. Gambarkan sket permukaa n penampang Lintang patah dan nyatakan jenis patahnya. 4. GAMBAR ALAT UJI TARIK

5. LANDASAN TEORI Baja dan aluminium sama-sama mengandung unsur Fe. Aluminium terdapat unsur Al ya ng bisa mencegah karbondioksida agar tidak bersatu dengan Fe. Namun, baja yang m empunyai kadar karbon dari 0,03 1,7 juga sulit terkena korosi dibanding besi yan

g mempunyai kadar karbon lebih dari 1,7%. 6. PEMBAHASAN Mesin uji tarik merupakan mesin uji mekanik yang paling banyak atau favorit digu nakan diantara mesin-mesin uji material yang lain. Alat ini umumnya digunakan un tuk mengetahui kuat tarik (Ultimate Tensile Strength) dan elongation ( regangan ) suatu material, yang merupakan besaran karakteristik mekanik yang diperlukan d alam pembuatan desain konstruksi. Mesin uji tarik memiliki kemampuan kurang lebi h sampai 5 ton dan dilengkapi dengan alat perekam digital, sehingga dengan mudah diketahui hasil pengujiannya. Dalam hal ini uji tarik menggunakan 3 bahan yaitu, silinder aluminium, plat alum inium dan silinder baja. Dimana luas penampang tiap-tiap bahan berbeda. Sehingga bentuk potongan dan diagram tegangan-regangan tiap-tiap bahan juga berbeda. Per tama kita melakukan pengujian tarik pada baja karbon. Pengujian kita lakukan ses uai dengan prosedur yang telah diberikan. Dan didampingi oleh pembimbing. Setela h mendapat data pada pengujian tarik pada baja karbon, selanjutnya dilanjutkan d engan pengujian pada alumunium silinder dan alumunium plat. Pada pengujian tarik baja karbon mengalami sifat deformasi plastis, dida pat grafik yang sesuai dengan teori uji tarik pada baja karbon. UJI IMPAK 1. TUJUAN PENGUJIAN a. Mempelajari sifat-sifat mekanik suatu material terutama yang berhubungan dengan sifat getas (britle) dan liat (ductile). b. Mempelajari harga keuletan suatu material terhadap beban kejut / dinamik . c. Mempelajari pengaruh tarikan terhadap ketegaran bahan. d. Mempelajari jenis patahan logam yang dikenai beban dinamik. 2. DASAR TEORI Energi dikenakan pada suatu bahan dapat dianalogikan dengan keuletan (toughness) dari bahan tersebut. Pengukuran impak yang dilakukan di laboratorium biasanya m enggunakan Uji Charpy. Prinsip dasar pengujian ini adalah ayunan beban yang dike nakan pada benda uji (spesimen). Energi yang diperlukan mematahkan spesimen dihi tung langsung dari perbedaan energi potensial pendulum pada awal (dijatuhkan) da n akhir (setelah menabrak spesimen). Untuk memastikan bagian spesmen yang patah, perlu dibuat tarikan pada spesimen tersebut. Persamaan yang digunakan adalah ; Tenaga patah = G. R. (cos-cos ) joule Ten g p t h H rg keulet n = Lu s pen mp ng p t h n joule/mm2 Keter ng n : G = er t pendulum / m ss dik lik n percep t n gr vit si (N). R = r dius pendulum (m). = sudut yun w l/sudut y ng di entuk pendulum t np e n ( end uji). = sudut khir/sudut y ng di entuk pendulum setel h mem t hk n end uji. 3. ALAT Mesin Uji Imp ct Ch rpy, Vernier C liper, mist r 4. BAHAN B j Quench d n Aluminium 5. PROSEDUR PENGUJIAN 1. Se elum mel kuk n penguji n ukur end uji d n sketl h end uji terse u t. 2. N ikk n leng n pendulum sesu i deng n sudut y ng tel h ditentuk n, kunci d n m ti. 3. Posisik n j rum penunjuk sudut didep n di l leng n yun. 4. Lep sk n pengunci pendulum sehingg e n er yun t np dit h n end uj i. 5. Am ti d n c t t j rum y ng terdorong oleh yun n pem er t (sudut ) 6. P s ngl h end uji p d nvil (duduk n) deng n en r (senter) 7. N ikk n pendulum s mp i p d sudut y ng tel h ditentuk n seperti p d l

ngk h 2. 8. Lep sk n pengunci, pendulum er yun mem t hk n end uji 9. Hentik n ger k yun n pendulum, m ti d n c t t sudut p d di l y ng dit unjukk n oleh j rum penunjuk (sudut ) 10. Sket p t h n m sing-m sing end uji d n l tny . 11. Hitung h rg keulet n h n y ng nd uji 12. Isi lem r peng m t n

6.GAMBAR ALAT UJI IMPAK 7. PEMBAHASAN Uji imp k dil kuk n deng n tuju n menget hui k r kteristik fr cture toughness (c r ck growth resist nce) su tu m teri l. Uji imp k ny k dil kuk n d l m k it nn y deng n Surveill nce Test Progr m, y itu penguji n-penguji n terh d p m teri l untuk menget hui der j t pengget s n (em rittlement). D l m uji imp k ini kecep t n pem er t s ng t cep t sehingg kit h rus h ti-h t i terh d p ger k n pem er t ini. K ren fungsi pem er t ini d l h untuk mem t h k n h n y ng k n di uji. D n il h n tel h terken pem er t m k kit is menget hui h rg keulet n su tu m teri l d ri sudut y ng di entuk n setel h dil kuk n penguji n. Sel in itu kit jug is menget hui er p peng ruh t rik n t erh d p keteg r n h n d n jenis p t h n log m y ng diken i e n din mis. Mis l j quench, setel h terken tum uk n d l m p nguji n ini meng l mi p t h. L in h lny deng n luminium, y ng meskipun p t h t pi m sih ters m ung meski tipis. ,H l ini menunjukk n hw luminium memiliki nil i keulet n y ng le ih tinggi d i nding j k r on,itu k ren j terse ut ersif t get s.D ri pr ktikum sudu t did p t 147 dik ren k n d ny gesek n deng n ud r , nil i sudut did p t d ri h sil sudut y ng di u t end uji setel h uji imp k.Deng n demiki n h rg keul et n did p t deng n mem gi ten g p t h (G. R. (cos-cos ) joule) deng n lu s pen mp ng p t h n.

UJI KELELAHAN 1. TUJUAN . Mempel j ri sif t perp t h n log m y ng diken i teg ng n erfluktu si. . Menc ri h rg teg ng n lel h su tu log m. 2. DASAR TEORI P d penguji n t rik, pem e n n ert m h se g i ki t pert m h n p nj ng y ng konst n. Oleh se itu uji t rik digolongk n uji st tik. P d keny t n di l p ng n, h mpir tid k d komponen mesin y ng h ny menderit e n st tis. Jeni s pem e n n y ng di l mi komponen mesin i s ny pem e n n g ung n nt r e n st tis d n din mis. Komponen mesin y ng meng l mi teg ng n din mis k n le ih

Contoh: Benda uji dari baja dengan kekuatan tarik 60 kg/mm2, diameter benda uji 8 mm, ma ka enentuan embebanan ebagai berikut: a. Pembebanan 1 : 75% dari 60 = 45 kg/mm2; Sub titu ikan = 45 kg/mm2 ada er amaan diata maka ketemu W b. Untuk embebanan kedua dan eteru nya, kurangkan W edikit demi edikit (mi alnya 1-1,5 kg etia ergantian benda uji)

cep t rus k di ndingk n y ng meng l mi teg ng n st tis. Bes r teg ng n p t h ki t e n din mis/ erfluktu si j uh le ih rend h di nding e n st tis p d s iklus (juml h pem e n n erul ng) tertentu. Kondisi ini dise ut deng n p t h le l h t u f tigue. J di p d ke d n f tigue, komponen mesin meng l mi keg g l n uk n k ren tid k m mpu men h n e n, mel ink n k ren lel h setel h meng l mi sejuml h siklus pem e n n tertentu. Peny ji n d t kelel h n rek y s d l h menggun k n kurv S-N, y itu pemet n t eg ng n (S) terh d p juml h siklus s mp i terj di keg g l n (N). Untuk sk l sik lus N, h mpir sel lu menggun k n sk l log. H mpir semu c r -c r penentu n sif t-sif t lel h su tu h n diperoleh deng n c r lentur n l ik lengk p, dim n teg ng n r t -r t ny ernil i nol. S d l h teg ng n lentur m ksimum/minimum y ng terj di ki t end uji di eri e n lentur murni (pure ending). G m r di w h menunjukk n kurv S-N y ng diperoleh d ri uji lentur put r log m esi d n uk n esi (Dieter, 1988). Untuk e er p h n teknik y ng penting seperti j , kurv S-N untuk d er h te g ng n t s tertentu eru h menj di d t r. Di w h teg ng n t s y ng din m k n t s lel h (f tigue limit) t np terj di keg g l n. M teri l log m non fero seperti Al, Mg d n p du n Cu memiliki kurv S-N, deng n gr dient y ng sen nti s turun, sej l n deng n ert m hny juml h siklus. B h n- h n demiki n tid k m empuny i t s lel h sej ti, k ren kurv S-N tid k pern h menj di horizont l. Peril ku f tigue s ng t pek terh d p kondisi oper si, fluktu si teg ng n sec r c k, konsentr si teg ng n (term suk peru h n pen mp ng), kek s r n pemuk n, teg ng n sis d n d ny lingkung n y ng ersif t korosif d p t mempeng ruhi t s ket h n n lel h. 3. ALAT DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN . Al t : Rot ry Bending F tigue Testing M chines . B h n : B j lun k 4. PROSEDUR PENGUJIAN 1. B h n d ri j di entuk spesimen uji st nd r untuk uji kelel h n 2. Spesimen dip s ng p d mesin uji 3. Kenc ngk n cuck deng n kunci y ng tersedi 4. Aturl h posisi kontrol put r n p d ngk 1.000.000 ( il h n elum p t h mesin k n eroper si s mp i p d s tu jut put r n) 5. Berik n pem e n n y ng mengh silk n teg ng n lentur m ksimum/minimum ki r -kir 75% keku t n t rik h n 6. Hidupk n mesin c t t w ktu s t menghidupk n mesin 7. Am ti peril ku spesimen y ng erput r tunggu s mp i p t h 8. C t t er p juml h siklus (put r n) y ng diperluk n s mp i spesimen p t h 9. Ul ngi l ngk h 1-8 s mp i deng n e er p spesimen, deng n mengur ngi e n p d l ngk h 5. 10. Bu tl h di gr m S-N deng n d t terse ut. C t t n : Pers m n untuk menentuk n es r teg ng n lentur d l h : W/2L = d3/32 dengan: W = beban yang diberikan (kg) L = jarak antara beban dan tum uan (bantalan) = 200 mm d = diameter benda uji (mm)

8. PEMBAHASAN Dalam engujian kelelahan kami tidak melakukan engujian terhada bahan uji. Kar ena engujian ini membutuhkan waktu cuku lama. Sehingga telah di ediakan data u ntuk dihitung dan diteliti oleh a i ten. Yang nantinya dari data ter ebut dicari harga tegangan lelah uatu logam. LEMBAR PENGAMATAN BAHAN : BAJA LUAS PANAMPANG : 14,514 mm2 no Waktu(detik) Beban(kg) Tegangan Akhir ertambahan anjang regangan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 85 90 95 100 105 110 115 120 136 356 416 423 425 473 497 517 532 545 555 562 569 575 581 584 585 585,3 584,2 580,2 572 532 473 312

Panjang awal

9.370 24.528 28.661 29.144 29.282 32.589 34.242 35.620 36.654 37.549 38.238 38.721 39.203 39.616 40.030 40.237 40.305 40.326 40.250 39.975 39.410 36.654 32.589 21.496

45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3 45,3

45,3 47,5 97,3 120 135,9 158,5 178,9 199,3 219,7 240 262,7 283,1 305,7 332,9 351 375,9 394,1 421,2 441,6 466,5 491,5 518,6 545,8 549,2

0 2,265 52,095 74,745 90,6 113,25 133,635 154,02 174,405 194,79 217,44 237,825 260,475 287,655 305,775 330,69 348,81 375,99 396,375 421,29 446,205 473,385 500,565 503,962

0 0.05 1.150 1.650 2.000 2.150 2.950 3.850 4.300 4.800 5.250 5.750 6.350 6.750 7.300 7.700 8.300 8.750 9.300 9.850 9.850 10.450 11.050 11.125

Kelom ok B2 1. Vin en iu rio P 2. Ag. Dwi riantoro 3. Petru agu Dwi R. 4. Hout ma. Simon T. Yogyakarta, 3 Maret 2010 Do en/A i ten,

095214009 095214010 095214012 095214015

........................................................ LEMBAR PENGAMATAN BAHAN : ALUMINIUM LUAS PANAMPANG : 41,83 mm2 no Waktu(detik) Beban(kg) Tegangan Akhir ertambahan anjang regangan 1 2 3 5 10 15 145 222 269

Panjang awal

3.466 5.633 6.430

40 40 40

44 56 68

4 16 28

0.10 0.40 0.70

Panjang

Panjang

4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27

20 25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 85 90 95 100 105 110 115 120 125 130 135

305 329 349 367 371 396 403 414 419 425 429 431 433 436,6 437,2 440 438,6 437,2 435 426 418 382 345 221

7.291 7.865 8.343 8.773 8.869 9.466 9.634 9.897 10.016 10.160 10.255 10.303 10.351 10.437 10.451 10.518 10.485 10.451 10.399 10.184 9.992 9.123 8.247 5.283

40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40 40

80 92 106 118 134 152 168 190 202 224 244 264 288 312 336 364 388 414 440 468 494 522 552 568

40 52 66 78 94 112 128 150 162 184 204 224 248 272 296 324 348 374 400 428 454 482 512 528

1.00 1.30 1.69 1.95 2.35 2.80 3.20 3.75 4.05 4.60 5.10 5.60 6.20 6.80 7.40 8.10 8.70 9.35 10.00 10.70 11.35 12.05 12.80 13.20

Kelom ok B2 1. Vin en iu rio P 2. Ag. Dwi riantoro 3. Petru agu Dwi R. 4. Hout ma. Simon T. Yogyakarta, 3 Maret 2010 Do en/A i ten,

LEMBAR PENGAMATAN BAHAN : ALUMINIUM PIPIH LUAS PANAMPANG : 25.9 mm2 no Waktu(detik) Beban(kg) Tegangan Akhir ertambahan anjang regangan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 85 90 0,5 87,9 145 193 223 245,9 263,7 279 290 300 309,3 315 320 324,5 328 330 334 335

095214009 095214010 095214012 095214015

Panjang awal

Panjang

0.019 3.393 5.598 7.451 8.610 9.494 10.181 10.772 11.169 11.583 11.942 12.162 12.386 12.528 12.664 12.741 12.895 12.934

47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4

2,37 4,74 28,44 52,14 75,84 94,8 120,87 146,94 170,64 201,45 229,89 260,7 284,4 317,58 348,39 376,83 412,38 436,08

2,37 4,74 28,44 52,14 75,84 94,8 120,87 146,96 170,64 201,45 229,89 260,7 284,4 317,58 348,39 376,83 412,38 436,08

0.05 0.10 0.60 1.10 1.60 2.00 2.55 3.10 3.60 4.25 4.85 5.50 6.00 6.70 7.35 7.95 8.70 9.20

19 95 338 13.050 20 100 339,5 13.108 21 105 340,5 13.146 22 110 341,9 13.200 23 115 342,2 13.212 24 120 341,3 13.177 25 125 347,1 13.168 26 130 332 12.818 27 135 209 8.069 28 140 7,8 0.301 Kelom ok B2 Vin en iu rio P Ag. Dwi riantoro Petru agu Dwi R. Hout ma. Simon T. Yogyakarta, 3 Maret 2010 Do en/A i ten,

47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4 47.4

471,63 509,55 542,73 575,91 609,09 642,27 677,82 711 798,69 822,39

471,63 509,55 542,73 575,91 609,09 642,27 677,82 711 798,69 822,39

9.95 10.75 11.45 12.15 12.85 13.55 14.30 16.85 17.35 17.35

GRAFIK UJI TARIK BAJA

Kelom ok B2 Vin en iu rio P Ag. Dwi riantoro Petru agu Dwi R. Hout ma. Simon T. Yogyakarta, 3 Maret 2010 Do en/A i ten,

........................................................

GRAFIK UJI TARIK ALUMINIUM

Kelom ok B2 Vin en iu rio P Ag. Dwi riantoro Petru agu Dwi R. Hout ma. Simon T.

095214009 095214010 095214012 095214015

095214009 095214010 095214012 095214015

095214009 095214010 095214012 095214015

Yogyakarta, 3 Maret 2010 Do en/A i ten, ........................................................ GRAFIK UJI TARIK ALUMINIUM PIPIH

Kelom ok B2 1. Vin en iu rio P 2. Ag. Dwi riantoro 3. Petru agu Dwi R. 4. Hout ma. Simon T. Yogyakarta, 3 Maret 2010 Do en/A i ten,

095214009 095214010 095214012 095214015