Anda di halaman 1dari 47

06 November 2011

Tutor: Widita Rarasati

Tutorial 8 Pengantar Bisnis (Modul 9)

UTKOREA 2011

UTKOREA 2011

©widitararasati 2011

Kegiatan Belajar 3 MODUL 8:

Penggunaan dan Sumber Dana Perusahaan

Jenis-Jenis Invetasi

Aset Lancar asaet yang dimiliki dan dibawah kontrol perusahaan diman masa manfaat yang

diberikan dalam rangka menghasilkan pendapatan

kurang dari satu tahun (jangka pendek)

Aset Tetap aset yang msa mandaatnya tidak sepontan untuk saat ini melainkan untuk masa depan (> 1thn)

Manajemen Modal Kerja (Working Capital) &

Risk-Return Trade Off

Manajemen Modal Kerja (Working Capital) & Risk-Return Trade Off

Dana Jangka Pendek

Keuntungan: Return (pengembalian) Lebih flexibel, dapat disesuaikan dengan waktu

kebutuhan, beban bunga utang jangka pendek yang

ditanggung perusahaan lebih rendah daripada jangka panjang

Kerugian Utang Jangka Pendek: Resiko

Ada kemungkinan jika keuangan perusahaan tidak mencukupi dananya pada waktu utang2 tersebut jatuh tempo Risiko ketidakpastian biaya bunga dari tahun ke tahun

Dana Jangka Panjang

Jatuh tempo > 1 thn

Tingkat bunga yang relatif lebih rendah

Kestabilan tingkat bunga dari utang jangka panjang

Jika membiayai aset tetap (C/. buat pabrik) dgn utang jangka panjang apabila pabrik tersebut belum

memghasilkan mendapatkan, tetapi harus bayar

jatuh tempo makan akan mempengaruhi likuiditas perusahaan

Sumber Pendanaan

Sumber Pendanaan Temporar: Utang2 Jangka Pendek (Wesel Bayar)

Sumber Pendanaan Permanen: Meliputi Jangka Menegah, Pinajam Jangka Panjang, Saham preferen, dan saham bisas

Sumber Pendanaan Spontan: Kredit Pembelian (Utang dagang) dan Utan Beban Lainnya yang

muncul dari hasil operasi harian perusahaan.

Sumber Pendanaan Spontan dan

Perhitungan Biaya

Yang Termasuk Pembiayaan Spontan setiap utang jangka pendek yang muncul dari hasil kegitan

normal operasi perusahaan

1. Utang dagang

2. Utang Beban

Perhitungan di hal. 8.55-8.57

Sumber Pendanaan Temporar &

Perhitungan Biayanya

Setiap utang jangka Pendek yang digunakan untuk membiayai pendanaan jangka pendek, selain yag muncul dari hasil operasi (spontan):

1. Utang Bank tanpa angunan - Line of Credit: suatu bentuk kesepakatan antara suatu perusahaan dan bank untuk menyediakan jangka pendek untuk memenuhi kebutuhan pembiyaan temporar perusahaan - Transaction loans: mirip dgn line of credit dalam hal jatuh tempo dan saldo kompensasi

Hal. 8.59 (contoh hitung2an)

Sumber Pendanaan Temporar &

Perhitungan Biayanya

2. Commercial Paper

pinjaman jangka pendek dengan menggunakan surat

hutang yang dapat dijual dan dibeli di pasar uang dengan

jatuh tempo kurang dari atau sama dengan satu tahun

Keuntungan:

- Tingkat bunga lebih rendah

3. Pinjaman dengan Angunan

pinjeman jangka pendek dengan mensyaratkan adanya

agunan sebagai jaminan atas pinjeman tersebut

- Menjanjikan piutang dagang

-Menjual (factoring) Piutang dagang

Hal. 8.60-8.61 (Contoh hitung2an)

Sumber Pendanaan Jangka Panjang &

Perhitungan Biayanya

1.

Obligasi suatu bentuk utang/surat pinjeman jangka panjang yang

diterbitkan oleh pemberi utang dengan kewajiban membayar

Jenis Obligasi (hal 8.62-8.63); Debenture, Subordinate debenture, Mortage bonds, Eurobonds, Sero and very low coupon bonds, Junk bonds Karakteristik obligasi

- Klaim atas aset & pendapatan yangdidahulukan daripada klaim-

klaim dari pihak lain

- Obligasi memiliki nilai jatuh tempo

- obligasi memiliki tingkat bunga

- obligasi dapat dirangking berdasarkan risikonya

Hal. 8.63-8.64 (ilustrasi/rumus hitungan obligasi)

Sumber Pendanaan Jangka Panjang &

Perhitungan Biayanya

2. Saham Preferen Bagian saham yang memiliki tambahan hak melebihi saham biasa

Karakteristik saham preferen:

-adanya kelas dalam saham preferen mempunyai karaktersistik yang berbeda2

- Klaim pada aset dan pendapatan yang didahulukan daripada saham biasa

- Bersifat komulatif deviden

- Adanya provisi untuk saham preferen yang dimasukan dalam

termin pada waktu pengeluaran saham preferen dalam rangka melindungi pemegang saham

- saham preferen dapat dikonversi ke dalam saham bisa

Hal. 8.65 Ilustrasi hitungan saham preferen

Sumber Pendanaan Jangka Panjang &

Perhitungan Biayanya

3. Saham Biasa (common Stock) saham yang merepresentasikan kebilikan di dalam suatu perusahaan

Ciri:

- Klaim atas aset dan pendapanan sisa dari obligasi dan pemerintah

- Saham biasa memiliki hak suara

- Adanya hak menjada proporsi kepemilikan saham biasa di perusahaan bagi pemegang saham

- Tidak adanya masa jatuh tempo

- Adanya tanggung jawab terbatas sebatas jumlah modal yang

disetor

Hal. 8.66 (ilustrasi perhitungan saham biasa)

KEGIATAN BELAJAR 1:

Pasar Uang di Indonesia

Pasar Uang

Definisi…? Keseluruhan permintaan dan penawaran dana-dana

atau surat berharga yang mempunyai jangka waktu

satu tahun atau kurang dan dapat disalukan memalui lembaga perbankan

Fungsi…?

Karakteristik Pasar Uang

Pasar uang menyediakan saranan pengalokasian dan pinjaman jangka pendek karena itu disebut

pasar likuiditas primer

Transaksi pasar uang tidak dilakukan di suatu tempat, tetapi lewat media telekomunikasi

Merupakan pasar yang tidak terorganisasi (unorganized market)

Resiko Pasar Uang

1.

Risiko Pasar

2.

Risiko Investasi

3.

Risiko Gagal bayar

4.

Risiko Inflasi

5.

Risiko Valuta

6.

Risiko Politik

7.

Risiko Likuiditas

Hal. 9.4-9.5

Pelaku Pasar Uang

Peminjam (borrowers)

Pemberi Pinjaman (lenders/investor) Perantara/intermediaries (lembaga keuangan baik bank/non-bank, pemerintah)

Jenis Lembaga Keuangan

Lembaga Keuangan Depositor (Depository Intermediary)

lembaga yang menghimpun dana langsung dari

masyarakat dalam bentuk simpanan ataupun deposito

Lembaga Keuangan Non Depository (lembaga keuangan buka bank)

kegiatan uasahanya yang bersifat konraktual. c/o

Lembaga Asuransi

Lembaga keuangan investasi (investment institution)

lembaga keuangan yang kegiatannya melakukan

investasi di pasar uang dan pasar modal

Instrument Pasar Uang (1)

Treasury Bills (T-bills)

instrimunet utag yang ditebitkan oleh pemerintah/bank sentral

dengan jumlah tertentu yang akan dibayarkan kepada pemegang

pada tanggal yang telah ditetapkan

Commercial Paper (CP)

promes yang tidak disertai jaminan (unsecures promissory notes)

Negotiable Certificate of Deposit

Instrument keuangan yang diterbitkan oleh suatu bank atas unjuk

dan dinyatakan dalam jumlah tertentu

Banker’s Acceptance (BA)

wesel berjangka (time draft) yang ditarik oleh seorang

eksporti/importir atas suatu bank untuk membayar sejumlah

barang/memberli valuta asing

Instrument Pasar Uang (2)

Bill of Exchange atau Wesel

perintah tertulis tak bersyarat yang ditujukan oleh

seseorang kepada pihak lainnya untuk membayar

sejumlah uang pada tanggal tertentu kepada penarik/order

Repurchase Agreement (repo)

transaksi jual beli surat-surat berharga disertai dengan perjanjian bahwa penjual akan membeli kembali surat-surat berharga yang dijual tersebut

pada tanggal dan dengan harga yang telah

ditetapkan lebih dahulu

Instrumen yang diperjualbelikan dalam

pasar uang di Indonesia

1.

Sertifikat Bank Indonesia

2.

Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)

3.

Sertifikat Deposito (Negotiable Certificate of

Deposit)

4.

Commercial Paper (CP)

5.

Pasar Uang Antarbank (Call Money)

6.

Repurchase Agreement

7.

Banker’s Acceptance

8.

Promissory Notes

Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR)

Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) adalah suku bunga indikasi penawaran dalam transaksi PUAB di Indonesia. Yang dimaksud dengan suku bunga indikasi penawaran adalah

suku bunga pada transaksi unsecured loan antar bank, yang

mencerminkan:

- Suku bunga pinjaman yang ditawarkan suatu bank kepada bank lain sekaligus - Suku bunga pinjaman yang bersedia diterima suatu bank dari bank lain

JIBOR terdiri atas 2 mata uang yakni IDR dan USD, dengan masing-masing terdiri dari 6 tenor yakni 1 hari, 1 minggu, 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan.

KEGIATAN BELAJAR 2:

Pasar Modal Indonesia

PASAR MODAL/bursa efek

Definisi…?

Suatu sistem yang terorganisasi yang mempertemukan penjual dan pembeli (meliputi saham, obligasi, atau

lainnya spt sertifikat)

Fungsi ?

Menjaga kontinuitas pasar dn menciptakan harga efek yang wajar melalui mekanisme permintaan dan

penawaran

Bursa Efek Indonesia (BEI): sarana badan usaha untuk mendapatkan tambahan modal sehingga dapat meningkatkan produktifitas dengan modal yang didapat,

sbg sarana pemerataan pendapatan, menampung

tenaga kerja dan memperbesar pemasukan pajak bagi

pemerintah

Karakteristik Pasar Modal

Dana yang diperjualbelikan dalam pasar modal adalah dana yang bersifat permanen atau semi

permanen

Pasar modal mempunyai tempat transaksi khusus (bursa efek) Pasar Modal Selain memiliki tempat transaksi juga dikelola dibawah Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM)

Lembaga Penunjang Pasar Modal

Pasar Perdana (primary Market) penawaran secara langsung oleh emiten

kepada investor tanpa melalui bursa efek

Pasar Sekunder (secondary Market)

Transaksi jual beli di bursa efek, dimana harga

masing2 efek (saham) ditentukan oleh mekanisme pasar

Lembaga Penunjang Pasar Perdana

1.

Penjamin Emisi Efek

2.

Akuntan Publik

3.

Konsultasi Hukum

4.

Notaris

5.

Agen Penjual

6.

Perusahaan Penilai

7.

Wali Amanat (trustee)

8.

Penanggung (Guarantor)

9.

Agen Pembayaran (Paying Agent)

Hal. 9.20-9.22

Lembaga Penunjang Pasar Sekunder

1.

Pedagang Efek

2.

Perantara perdagangan efek (broker)

3.

Perusahaan Efek

4.

Biro Administrasi Efek

Hal. 9.22-9.23

Reksadana

Definisi….?

Wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya

diinvestasikan dalam portfolio efek oleh menejer investasi.

Unsur penting dalam Reksadana:

1.

Adanya kumpulan dana masyarakat

2.

Investasi dalam bentuk Portfolio efek

3.

Manajer Investasi sebagai pengelola dana

Bentuk Hukum Reksadana

Reksadana Perseroaan

merupakan badan hukum tersendiri yang didirikan

untuk melakukan kegiatan reksadana, yang memiliki

suatu anggaran pemegang saham, pengurus atau direksi, kekayaan sendiri dan kewajiba-kewajiban

Reksadana Kontrak Investasi Kolektif (KIK)

wadah di mana investor dapat ikut melakukan

investasi dalam suatu portfolio efek milik bersama yang dikelola oleh manajer investasi yang telah

mendapat izin dari BAPEPAM

Karakteristik Rekasadana

Reksadana Tertutup (Close-end Investment Fund)

hanya dapat menjual saham reksadana kepada

investor sampai batas jumlah modal dasar yang

telah ditetapkan dalam anggaran dasar perseroaan

Reksadana Terbuka

bisa dalam bentuk perseroan/KIK. Reksadana

jenis ini dapat menjual unit penyertaannya secara

terus-menerus sepanjang ada investor yang

berminat beli.

Jenis Reksadana

Berdasarkan Portfolio Investasinya

Reksadana Pasar Uang Reksadana Pendapatan Tetap

Reksadana Saham

Reksadana Campuran

Hal. 9.25

Perhitungan Reksadana

Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana telah dimasukkan semua biaya2 seperti biaya pengelolaan oleh

manajer investasi investment management fee),

biaya bank kustodian, biaya akuntan publik, dll.

biaya pengelolaan oleh manajer investasi investment management fee), biaya bank kustodian, biaya akuntan publik, dll.
biaya pengelolaan oleh manajer investasi investment management fee), biaya bank kustodian, biaya akuntan publik, dll.

Risiko dan Keuntungan Reksadana

Resiko:

Naik turunnya harga yang mungkin terjadi

Keuntungan:

Likuiditas

mempunyai sifat yang lebih likuid dibandingkan dengan saham, obligasi

yang diperdagangkan di bursa efek

Diversifikasi

adanya back-up dengan sekelompok instrument di pasar modal/uang.

Nilai Instrument tersebut selalu berubah agar mencapai nilai maksimum dari portfolio yang bersangkutan

Manajemen Professional dikelola oleh orang2 yang berpengalaman dan ahli dibidang pasar modal/ pasar uang

Biaya yang Rendah

biaya transaksi yang relatif rendah apa bila investor mengelola

investasinya secara individu

Pelayanan bagi pemegang saham

PROSES EMISI EFEK

Emisi effek/go publik: suatu proses yang melibatkan lembaga penunjang pasar modal dalam rangka

penjualan efek (saham dan Obligasi) suatu

perusahaan kepada masyarakat umum

Proses Emisi Efek

Proses Emisi Efek

Penjatahan Saham

Fixed allotment

cara penjatahan dimana anggota penjamin emisi maupun

agen penjual telah memiliki pembeli sehingga jatah saham yang diberikan oleh penjamin pelaksana tidak dijual kepada kline lainnya

Separate account

mirip dgn Fixed allotment, ditambah menyediakan saham

yang akan dijual kepada investor diluar klien dekat

Pooling

sistem ini seluruh pemesan saham di pol pada penjamin

emisi pelaksana

Gabungan fixed allotment dan pooling

bertujuan untuk mengimbangi kelemahan masing2 sistem

dalam penjatahan saham

Pencatatan saham

Share listing

misi yang dilakukanpencatatan saham di bursa

efek sejumlah emisi yang dilakukan

Partial Listing

pencatatan saham di bursa efek melebihi

sejumlah yang diemisikan, tetapi masih di bawah

jumlah modal yang disetor

Company Listing

pencatatn saham sejumla modal sahamnya yang

telah disetor.

Strategi investasi di Pasar Modal

1.

Mengumpulkan beberapa jenis saham dalam satu portfolio

2.

Beli saham di pasar perdana dan di ual begitu

dicatatkan di bursa

3.

Beli dan simpan saham

4.

Beli saham tidur/saham tidak likuid

5.

Strategi berpindah dari saham stu ke saham yang lain

6.

Konsentrasi pasar saham industry tertentu

7.

Membeli unit penyertaan reksadana

Resiko Investasi di Pasar Modal

Risiko Daya Beli (purchasing power risk)

investor harus membeli saham dengan harga jual yang lebih rendah dari pada

harga beli

Risiko bisnis

bisa disebabkan karena kemampuan sutu pemimpin perusahaan dalam

menjalankan bisnisnya

Risiko Tingkat Bunga (interest rate risk)

apabila ada kenaikan suku bunga yang dampaknya dapat meningkatkan beban

perusahaan yang lebih lanjut dapat menurunkan harga saham.

Risiko Pasar (market risk)

potensi kerugian karena terjadi penurunan harga saham akibat kenaikan tingkat

bunga

Risiko Likuiditas

pemegang unit penyertaan berhak untuk melakukan penjualan kembali unti

penyertaan.

KEGIATAN BELAJAR 3:

Coporate Governance di Indonesia

Corporarate Governance

definisi…? Seperangkat peraturan yang menetapkan

hubungan antara pemegang saham, pengurus,

pihak kreditur, pemerintah, karyawan serta para pemegang kepentingan intern dan ekstern lainnya sehubungan dengan hak-hak dan kewajiban mereka

Prinsip-prinsip Corporate Governance

1.

Hak-hak para pemengang saham (the rights of shareholders and key ownership function)

2.

Perelakuan yang sama terhadap para pemegang

saham (The equitable Treatment of Shareholders)

3.

Peranan pemegang saham harus diakui (The Role of Stakeholders in Corporate Governance

4.

Pengungkapan yang akurat dan tepat pada waktunya serta transparansi (Disclosure & Transparancy)

5.

Tanggung Jawab Pengurus (the Responsibilities of

the Board)

Struktur umum bentuk perusahaan PT

RUPS
RUPS
Dewan Direksi
Dewan
Direksi
Direksi
Direksi

Badan tertinggi di dlm suatu perusahaan

memiliki wewenang yang besar

Mengawasi & memberi nasihat kepada

direksi

Bertanggung jawab penuh atas manajemen perusahaan

Implementasi Corporate Governance di

Indonesia

Partisipasi dan Perlindungan Para Pemegang Saham

dewan komisaris pada umumnya tidak efektif dalam menjaga

kepentingan para pemegang saham

Pemantauan dan perlindungan kreditur

posisi pemantauan & perlindungan kreditur masih lemah;

pengamatan pasar masih kurang; perlindungan hukum untuk kreditur masih lemah

Pasar untuk pengendalian perusahaan serta perlindungan Pasar Produk.

kebanyakan tidak Aktif

Pasar Modal Serta Keuangan Perusahaan

peraturan Pembatasan Serta Prosedur hukum tidak efektif telah

membatasi peranan obligasi serta pembiyaan perusahaan

TUGAS 3

Modul 8 halaman 8.24-8.25, Latihan No.1 PT Morgan Dry Cleaners

Kerjakan hanya no. 1 saja dari point a-j.

Dikumpulkan Paling Lambat 21 November 2011.

TERIMA KASIH