BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO

Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

INSTRUKSI KERJA
DAFTAR ISI No
LKLM-III.5.4.1.1 LKLM-III.5.4.1.2 LKLM-III.5.4.1.3 LKLM-III.5.4.1.4 LKLM-III.5.4.1.5 LKLM-III.5.4.1.6 LKLM-III.5.4.1.7 LKLM-III.5.4.1.8 LKLM-III.5.4.1.9 LKLM-III.5.4.1.10 LKLM-III.5.4.1.11 LKLM-III.5.4.1.12 LKLM-III.5.4.1.13 LKLM-III.5.4.1.14 LKLM-III.5.4.1.15 LKLM-III.5.4.1.16 LKLM-III.5.4.1.17 LKLM-III.5.5.1.1 LKLM-III.5.5.1.2 LKLM-III.5.5.1.3 LKLM-III.5.5.1.4 LKLM-III.5.5.1.5 LKLM-III.5.5.1.6 LKLM-III.5.5.1.7 LKLM-III.5.5.1.8 LKLM-III.5.5.1.9 LKLM-III.5.6.1.1 LKLM-III.5.6.1.2 Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi (TSS) Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi Instruksi

Judul
kerja Cara Uji pH air dengan pH meter kerja Penentuan Suhu kerja Penentuan Kekeruhan kerja Penentuan Saliditas kerja Penentuan Residu Terlarut (TDS) kerja Penentuan Total Suspensi Soloid kerja Penentuan KOK/COD kerja Penentuan BOD kerja Penentuan Sulfat (SO42-) kerja Penentuan seng (Zn) kerja Penentuan Tembaga (Cu) kerja Penentuan Timbal ( Pb) kerja Penentuan Cadmium (Cd) kerja Penentuan Mangan (Mn) kerja Penentuan Besi (Fe) kerja Penentuan DO kerja Penentuan Clorida (Cl) kerja Penentuan Nitrogen Dioksida

Jumlah halaman
4 3 4 3 5 7 7 5 7 7 7 5 7 6 6 4 8 6 10 6 8 5 5 5 6 4 6 3

(NO2) Instruksi kerja Penentuan Sulfur Dioksida (SO2) Instruksi kerja Penentuan Amonia (NH3) Instruksi kerja Penentuan Hidrogen Sulfida (H2S) Instruksi kerja Penentuan Debu (TSP) di Udara Instruksi Kerja Pengujian Kadar PM 10 di Udara Instruksi Kerja Pengujian Kadar PM 2,5 di Udara Instruksi Kerja Pengujian Kadar Ozon di Udara LEMBAR PENGESAHAN Instruksi Kerja Pengujian CO Di Udara Instruksi kerja Penentuan Total Coliform Instruksi kerja Penentuan Fecal Coliform

No.Kode LKLM III.5.4.1.1 Tanggal Terbit : 01/04/2010

Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 4

INSTRUKSI KERJA CARA UJI pH AIR DENGAN pH METER

1

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

SNI 06-6989.11-2004

Manado, Disiapkan: Tim Stanlab

April 2010 Disetujui: Manajer Mutu

( Christine N. Kandouw, S.Pd )

( Johana Liuw, SST )

Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado

( F. Eko Saputro, SKM, M.Kes )

Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi

:
:

LEMBAR PERUBAHAN
Terkendali

Tidak Terkendali

No. Kode LKLM III.5.4.1.1

Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 4

Tanggal Terbit : 01/04/2010

2

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

PERUBAHAN No Tanggal

No Kode

MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi

No Kode

MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi

PARAF

INSTRUKSI Cara Uji pH Air dengan pH Meter
No. Kode LKLM III.5.4.1.1

Terbitan / Revisi : 1/ 0 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 4

3

b) Pengaduk gelas atau magnetik. INSTRUKSI karbonat. (0431) 855958. larutkan dalam pH Air dengan pH Meter No. Bahan Larutan Penyangga (buffer) Larutan penyangga 4.1. Timbangkan 10. NaHCO4 dan 2. c) Gelas piala 250 mL d) Kertas tissue e) Timbangan analitik dan f) Termometer. 5. 4. Tololiu-Supit No. 7 dan 10 yang siap pakai dan tersedia dipasaran.12 g kalium hidrogen ptalat. KHC8H4O4. Prinsip : Metode pengukuran pH berdasarkan pengukuran aktifitas ion hidrogen secara potensiometri/elektrometri dengan menggunakan pH meter. fax. Ruang Lingkup Metode ini meliputi cara uji derajat keasaman (pH) air dan air limbah dengan menggunakan alat pH meter. (0431) 860658 1.640 g natrium Timbangkan 2. Timbangkan 3. Acuan : SNI 19-11-40-1989 Peralatan dan Bahan Peralatan a) pH meter dengan perlengkapannya.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Tujuan : Tujuan pengujian ini untuk memperoleh kadar keasaman dalam air. Kode LKLM III. karbonat.092 g natrium hidrogenKERJA Cara Uji 1000 mL air suling. atau dapat juga dibuat dengan cara berikut : a) Larutan penyangga. c) Larutan penyangga. larutkan dalam 1000 mL air suling. 2. b) Larutan penyangga. pH 10.004 (25oC).387 g kalium dihidrogen fosfat.5. Na2HPO4.014 (25oC).4. Na2CO3.1 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 4 4 .863 (25oC). pH 4. KH2PO4 dan 3.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. pH 6. 3.533 g dinatrium hidrogen fosfat. larutkan dalam 1000 mL air suling.

Tololiu-Supit No. LEMBAR PENGESAHAN No.1. b) Untuk contoh uji yang mempunyai suhu tinggi. kondisikan contoh uji sampai suhu kamar. (0431) 855958.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.5. Kode LKLM III. Prosedur a) Keringkan dengan kertas tisu selanjutnya bilas elektroda dengan air suling. fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 860658 6.4. Persiapan Pengujian a) Lakukan kalibrasi alat pH meter dengan larutan penyangga sesuai instruksi kerja alat setiap kali akan melakukan pengukuran. 7.2 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 3 5 .

1.2 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 3 Tanggal Terbit : 01/04/2010 6 . S.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : LEMBAR PERUBAHAN Terkendali Tidak Terkendali No. Eko Saputro.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.5. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. SKM. Kandow. M.Pd ) ( Johana Liuw. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SUHU SNI 06 – 6929 – 23. Tololiu-Supit No. (0431) 855958.2005 Manado. Kode LKLM III. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.4.

fax. (0431) 855958. Tololiu-Supit No. (0431) 860658 MEMASUKKAN No Terbitan/ Halaman Kode Revisi PARAF INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SUHU No.2 Terbitan / Revisi : 1/ 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 3 dari 3 7 .50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PERUBAHAN No Tanggal MENCABUT No Terbitan/ Halaman Kode Revisi Jl. Kode LKLM III.1.5.4.

Kode LKLM III. 6. bimetal akan memuai atau menyusut sehingga suhu air dapat dibaca pada termistor 4. Tololiu-Supit No. biarkan 2 – 5 menit smapai skala suhu stabil. fax. Ruang Lingkup Standar ini melingkupi penentuan suhu dalam air 3. sehingga tidak kontak langsung dengan cahaya matahari biasanya dilindungi dengan bayangan badan.4. (0431) 855958.5. (0431) 860658 1. 2005 5. tunggu stabil kemudian catat suhu udara. LEMBAR PENGESAHAN No. sehingga suhu air dapat dibaca pada skala termometer dalam derajat Celcius. c.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.3 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 4 8 .50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Pada termistor. pengujian suhu air pada kedalaman tertentu dapat menggunakan termometer gelas yang dipasang pada alat pengambil contoh atau menggunakan termistor yang dibaca secara elektronik dari atas perahu atau dari darat. Prinsip Pemeriksaan Air raksa atau alkohol yang digunakan sebagai bahan pengisi termometer akan memuai atau menyusut sesui dengan panas air yang diperiksa. termometer dikalibrasi dengan termometer baku sebaiknya dilakukan secara berkala. Prosedur Tahapan pemeriksaan suhu pada permukaan air dan pada kedalaman tertentu adalah sebagai berikut : 1) Pada permukaan a. pembacaan skala termometer gelas harus dilakukan tanpa mengangkat lebih dahulu termometer dalam air. 2) Pada kedalaman tertentu. Acuan : SNI 06 – 6929 – 23.1. b. Dilakukan pemeriksaan suhu udara di daerah lokasi dengan cara menempatkan termometer sedemikian rupa. Peralatan Peralatan yang digunakan ialah termometer gelas atau termistor. Tujuan : Tujuan metode pengujian ini untuk memperoleh suhu dalam air 2. Termometer langsung dicelupkan kedalam air sampai batas skala baca.

S. (0431) 855958. Tololiu-Supit No. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN KEKERUHAN SNI 06 – 2413 – 1991 BUTIR 3. SKM. Kandow.5. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.3 Manado.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. M.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.4.3 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 4 9 .1. fax. Eko Saputro. Kode LKLM III.Pd ) ( Johana Liuw.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali LEMBAR PERUBAHAN No.

1. (0431) 860658 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF INSTRUKSI KERJA PENENTUAN KEKERUHAN No.5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958. Tololiu-Supit No.3 Terbitan / Revisi : 1/ 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 3 dari 4 10 .BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. fax. Kode LKLM III.4.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Ruang Lingkup Standar ini melingkupi penentuan nilai kekeruhan air dengan menggunakan metode Nephelometri 3.III 5. b. Tololiu-Supit No.1.1. a. Getaran yang menyebabkan gerakan air di dalam tabung baca 6. Cara kerja meliputi : Kalibrasi Nephelometer dilakukan dengan mengikuti petunjuk penggunaan alat yang dikeluarkan oleh pabriknya KERJA INSTRUKSI PENENTUAN KEKERUHAN No. Tabung baca yang kotor c. (0431) 855958. Peralatan dan bahan : 5.2.3 5. Kode LKLM. Acuan : SNI 06 – 2413 – 1991.1. Prinsip Pemeriksaan Prinsip kerja dilakukan dengan membandingkan intensitas cahaya yang dibiaskan oleh suatu contoh uji dengan intensitas cahaya yang dibiaskan oleh baku suspensi tertentu dalam kondisi yang sama 4.4. (0431) 860658 1. Peralatan analisis yang digunakan ialah satu unit Nephelometer Bahan yang digunakan ialah : : Air bebas kekeruhan atau air suling Suspensi induk kekeruhan 400 Unit Kekeruhan Nephelometer (UKN) Suspensi baku kekeruhan 40 UKN Suspensi baku encer 6. Prosedur 6. butir 3.3 Terbitan / Revisi : 1/ 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 4 dari 4 11 . Tujuan : Tujuan metode pengujian ini untuk memperoleh nilai kekeruhan air 2. d. c.2. Gelembung udara d. a. fax. Gangguan analisis antara lain : a. 5. Sedimen kasar yang mudah mengendap selama pembacaan b.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.

5. hitung kekeruhan dari kurva kalibrasi.1. Tololiu-Supit No. LEMBAR PENGESAHAN No. c.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. fax. Pemeriksan contoh yang mempunyai kekeruhan lebih tinggi dari 40 UKN maka harus dilakukan pengecekan. (0431) 855958. Kode LKLM III. dilakukan dengan mengecek dan membiarkan hingga gelembung udara hilang. sehingga diperoleh skala kekeruhan antara 30-40 UKN b. kemudian dimasukkan ke dalam tabung pada Nephelometer.4. (0431) 860658 Pemeriksaan kekeruhan lebih rendah dari 40 UKN.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.4 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 3 12 . Baca skala kekeruhan secara langsung dari alat.

BUTIR 3.Pd ) ( Johana Liuw.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. SKM.1. Eko Saputro.12. Kandow. Tololiu-Supit No. (0431) 855958.5.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : LEMBAR PERUBAHAN Terkendali Tidak Terkendali No. Manado.4 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 3 Tanggal Terbit : 01/04/2010 13 . M. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. Kode LKLM III. fax. S.4. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SALIDITAS SNI 06 – 2413 – 1991.

50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 860658 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 14 .BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 855958. fax. Tololiu-Supit No.

7.1. Kode LKLM III.2. Standarisasi larutan baku.1. dan prosedur cara kerja pengujian saliditas air . Bahan yang digunakan : a. Prinsip Pemeriksaan Prinsip kerja metode aslinometri dilakukan dengan cara mengukur salinitas denagn alat salinometer Acuan : SNI 06-2413-1991 butir 3.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO No.12 Peralatan dan bahan : 5. Peralatan yang digunakan dalam analisis adalah : a. Penetapan salinitas contoh. dilakukan dengan cara membilas elektroda dengan contoh sebanyak tiga kali. 5. Metode ini memuat prinsip kerja. (0431) 855958. Larutan baku air laut 5. 15 . bahan.5. Perhitungan Perhitungan salinitas yang dinyatakan dalam 0/00 langsung dapat dibaca pada alat salinometer 3. 2. Tololiu-Supit No. (0431) 860658 Terbitan / Revisi : 1/ 0 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 3 1.4. Kalibrasi elektroda salinometer dilakukan dengan cara membilas elektroda dengan larutan baku air laut sebanyak tiga kali kemudian ukur salinitas larutan baku air laut dan atur sehingga menunjukkan angka salinitasnya c. Gelas piala Prosedur a. peralatan. dilakukan dengan cara menetapkan klorositi larutan baku air laut dengan metode argentometri kemudian hitung dan catat salinitas larutan baku tersebut b. Air suling b. 4. fax. Tujuan Tujuan metode pengujian ini untuk memperoleh nilai saliditas dalam air.4 Jl. 6. salinometer b. Termometer c.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN SALIDITAS Telp. ukur salinitas contoh uji dengan membaca skala atau digit alat. Ruang Lingkup.

(0431) 860658 No.III 5.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 16 .50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Kode LKLM. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. S. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N.5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 5 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN RESIDU TERLARUT (TDS) SNI 06-2413-1991 BUTIR 3. Kandow. fax.Pd ) ( Johana Liuw. (0431) 855958. Tololiu-Supit No. Eko Saputro. SKM.7 Manado. M.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.1.4.

50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. fax.5 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi MEMASUKKAN No Terbitan/ Halaman Kode Revisi PARAF 17 . Tololiu-Supit No. (0431) 855958.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.4.5. (0431) 860658 No.1. Kode LKLM III.

bahan. Metode ini memuat pengertian kualitas fisika air. prinsip kerja.5 Terbitan / Revisi : Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 3 dari 5 1.7 Peralatan : Peralatan yang digunakan terdiri atas : 1) Cawan penguap berkapasitas 100 mL dan berdiameter 90 mm yang terbuat dari porselin atau platina atau silika berkualitas tinggi. 8) Kertas saring yang berpori 0. 7) Cawan Goch atau alat penyaring lainnya yang dilengkapi pengisap atau penekan. (0431) 855958.1.45 µ m.INSTRUKSI KERJA BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PENENTUAN RESIDU PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO TERLARUT (TDS) Jl. Acuan : SNI 06-2413-1991 butir 3. Tujuan Tujuan metode pengujian ini untuk memperoleh hasil uji sifat fisika dalam air. 3) Penangas air 4) Oven untuk pemanasan pada suhu 103-105 °C. Tololiu-Supit No. 9) Tempat khusus untuk meletakkan kertas saring yang terbuat dari baja nir atau alumunium. (0431) 860658 Prosedur No. 18 . 4. 5) Desikator 6) Neraca analitik dengan kapasitas 200 gram dan ketelitian 0. 5. cara kerja dan perhitungan hasil uji. Prinsip Pemeriksaan Pemeriksaan residu terlarut dilakukan dengan cara menimbang berat residu yang lolos melalui kertas saring whatman yang berpori < 0. 3.45 um misalnya Gelman tipe A/E atau Whatman tipe 934 AH atau Millipore tipe AP40 atau yang sejenis. Ruang Lingkup. 2) Tanur untuk pemanasan pada suhu 550 ± 50 °C. persyaratan pengujian sifat fisika air dan cara pengujian kualitas fisika air yang meliputi . 10) Penjepit cawan. 2. fax. Kode LKLM III 5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. peralatan.4.1 mg.

4) Contoh yang mengandung bikarbonat dalam kadar tinggi memerlukan pengeringan yang lebih lama. 6. biarkan di dalam tanur. (0431) 855958. 5) Dinginkan dalam desikator selama 15 menit. untuk menghilangkan gangguan ini diperlukan pengenceran atau pengurangan volume contoh. Prosedur 1) Siapkan kertas saring pada alat penyaring. 7. 2) Kadar residu terlarut lebih besar dari 200 mg. klorida dan atau sulfat dengan kadar yang tinggi. 1) Penimbangan cawan kosong dalam tanur pada suhu 550 ± 50 °C selama 1 jam. untuk menghilangkan gangguan ini diperlukan pengenceran atau pengurangan volume contoh. 6. 6) Timbang kembali dengan neraca analitik. 3) Timbang dengan neraca anlitik. 4) Keringkan di dalam oven pada suhu 103 – 105 °C selama 1 jam. magnesium. 3) Ambil filtrat sebanyak 100 mL kemudian tuangkan kedalam cawan yang telah diketahui beratnya dan banyaknya contoh yang diambil disesuaikan dengan kadar residu terlarut di dalam contoh uji sehingga berat residu terlarut di dalam contoh uji sehingga berat residu terlarut yang diperoleh antara 2.5 mg sampai 200 mg.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. Tololiu-Supit TERLARUT (TDS) RESIDU No.4.2. Persiapan. Kode LKLM 5. 3) Contoh yang mengandung kalsium. 7) Ulangi langkah 4) sampai 6) hingga diperoleh berat tetap (kehilangan berat < 4 % misalnya B mg). 19 . fax. mengganggu penimbangan karena bersifat mudah menyerap air (higroskopis). 1. Penimbangan cawan kosong dalam tanur pada suhu 550 ± 50 °C selama 1 jam. Tahapan cara kerja adalah sebagai berikut : Tahapan cawan kosong dikerjakan dengan urutan . 4) Panaskan kembali cawan kosong dalam oven pada suhu 103–105°C selama 1 jam. 2) Saring contoh sebanyak 250 mL. Gangguan Beberapa gangguan pengujian antara lain : 1) Kadar residu terlarut lebih besar dari 200 mg. (0431) 860658 No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.5 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 5 6. 2) Dinginkan dalam desikator selama 15 menit. biarkan di dalam tanur hingg hampir.1.

1. 20 .5. Perhitungan Mg/lt residu terlarut = (A – B) x 1000 = mg/lt ml contoh Keterangan : A = Berat cawan porselin berisi residu (contoh uji) dalam mg.5 Terbitan / Revisi : Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 5 Tanggal Terbit : 01/0707 5) Dinginkan dalam desikator selama 15 menit. 8.4. 7) Ulangi langkah 4) sampai 6) hingga diperoleh berat (kehilangan berat < 4 % misalnya A mg). B = Berat cawan porselin kosong dalam mg. Kode LKLM. 6) Timbang cawan berisi residu terlarut tersebut dengan neraca analitik. Tololiu-Supit No. (0431) 855958. (0431) 860658 Prosedur No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN RESIDU Jl.50 Kelurahan Tingkulu Manado TERLARUT (TDS) Telp. fax.

Kandow.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.4.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. M.6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 7 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TOTAL SUSPENSI SOLID (TSS) SECARA GRAVIMETRI SNI 06 – 6989 – 2004 Manado.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 21 .5. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. Kode LKLM. S. (0431) 860658 No. Tololiu-Supit No. (0431) 855958.Pd ) ( Johana Liuw. fax.1. SKM. Eko Saputro.

50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 860658 No. Tololiu-Supit No.4.6 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 7 Tanggal Terbit : 01/07/0 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 22 . Kode LKLM III.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.1. fax.5. (0431) 855958.

5 µm (Standar for TSS in water analysis) 2) Gelman type A/E.6 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 3 dari 7 1.2 Bahan a) Kertas saring (glass-fiber filter) dengan beberapa jenis : 1) Whatman Grade 934 AH. diameter pori-pori saringan perlu diperbesar atau mengurangi volume contoh uji. 2. Metode ini tidak termasuk penentuan bahan yang mengapung.III 5.4. padatan yang mudah menguap dan dekomposisi garam mineral. Tujuan Tujuan metode pengujian ini untuk memperoleh residu tersuspensi zat yang terlarut di dalam air. (0431) 855958. Cara Uji 5. fax. kenaikan berat saringan mewakili padatan tersuspensi total (TSS). 4. 23 . dihitung perbedaan antara padatan terlarut total dan padatan total. dengan ukuran pori (Particle Retention) 1. (0431) 860658 No.1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TOTAL SUSPENSI PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO SOLID ( TSS ) Jl. dengan ukuran pori (Particle Retention) 1.1 µm (Recommended for use TSS/TDS testing in water and wastewater). Untuk memperoleh estimasi TSS.0 µm (Standar filter for TSS/TDS testing in sanitary watere analysis procedures). Acuan : SNI 06 – 6989 – 3 – 2004 Istilah dan definisi Padatan tersuspensi total (TSS) Residu dari padatan total yang tertahan oleh saringan dengan ukuran partikel maksimal 2µm atau lebih besar dari ukuran partikel koloid. Tololiu-Supit No. 3) E-D Scientific Specialities grade 161 (VWR brand grade 161) dengan ukuran pori (particle Retention) 1.1 Prinsip Contoh uji yang telah homogen disaring dengan kertas yang telah ditimbang. 5. Kode LKLM. Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk menentukan residu tersuspensi yang terdapat dalam contoh uji air dan air limbah secara gravimetri. Residu yang tertahan pada saringan dikeringkan sampai mencapai berat konstan pada suhu 1030C sampai dengan 1050C. 3. Jika padatan tersuspensi menghambat saringan dan memperlama penyaringan.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 5.

Kaca arloji.2 Pengawetan contoh Awetkan contoh uji pada suhu 40C. Penjepit.III 5. 5. sebab untuk mencegah penyumbatan oleh zat koloidal yang terperangkap pada saringan. Pipet volum.3 Pengurangan gangguan a) Pisahkan partikel besar yang mengapung.1 mg.1. bilas residu yang menempel dalam kertas saring untuk memastikan zat yang terlarut telah benar-benar dihilangkan. Contoh uji sebaiknya disimpan tidak lebih dari 24 jam.4. untuk pengoperasian pada suhu 1030C sampai dengan 1050C. Gelas ukur Cawan aluminium.4. d) Hindari melakukan penyaringan yang lebih lama. (0431) 860658 No.5 Persiapan Pengujian Persiapan kertas saring atau cawan Gooch 24 . 5. b) Air Suling.6 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 4 dari 7 4) Saringan dengan ukuran pori 0. Pengaduk magnetic. Kode LKLM. Oven.1 Persiapan contoh uji Gunakan wadah gelas atau botol plastic polietilen atau yang setara.3 Peralatan a) b) c) d) e) f) g) h) i) j) k) Desikator yang berisi silika gel.4 Persiapan dan Pengawetan contoh uji 5. 5. Cawan porselen/cawan gooch. b) Residu yang berlebihan dalam saringan dapat mongering membentuk kerak dan menjebak air.50 ( TSS ) Telp. Tololiu-SupitSOLID Kelurahan Tingkulu Manado No. untuk itu dibatasi contoh uji agar tidak menghasilkan residu dari 200 mg.4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN TOTAL SUSPENSI Jl. 5.4. untuk meminimalkan dekomposisi mikrobiologi terhadap padatan.45 µm. c) Untuk contoh uji yang mengandung padatan terlalu tinggi. Timbangan analitik dengan ketelitian 0. fax. (0431) 855958. dan Pompa vacum 5.

f) Keringkan dalam oven setidaknya selama 1 jam pada suhu 103 0C sampai dengan 1050C. dan hentikan pencucian. matikan vakum. Contoh uji dengan padatan terlarut yang tinggi memerlukan pencucian tambahan. 25 .5 mg. pendinginan dalam desikator. biarkan kering sempurna. e) Pindahkan kertas saring secara hati-hati dari peralatan penyaring dan pindahkan ke wadah timbang aliminium sebagai penyangga.5 mg. c) Keringkan dalam oven pada suhu 1030C sampai dengan 1050C selama 1 jam. perbesar diameter kertas saring atau kurangi volume contoh uji.6 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 5 dari 7 Jl. Basahi saringan dengan sedikit air suling. CATATAN 1 Jika filtrasi sempurna membutuhkan waktu lebih dari 10 menit.1.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. jika volume yang disaring tidak memenuhi hasil minimum. pada waktu contoh diaduk dengan pengaduk magnetik. fax. dan lakukan penimbangan sampai diperoleh berat konstan atau sampai perubahan berat lebih kecil dari 4% terhadap penimbangan sebelumnya atau lebih kecil dari 0. d) Cuci kertas saring atau saringan dengan 3 x 10 mL air suling. dinginkan dalam desikator kemudian timbang. g) Ulangi tahap pengeringan. Dinginkan dalam desikator untuk menyeimbangkan suhu dan timbang. Kode LKLM. d) Ulangi langkah pada butir c) sampai diperoleh berat konstan atau sampai perubahan berat lebih kecil dari 4% terhadap penimbangan sebelumnya atau lebih kecil dari 0.6 Prosedur a) Lakukan penyaringan dengan peralatan vakum.III 5. (0431) 860658 b) Pindahkan kertas saring dari peralatan filtrasi ke wadah timbang aluminium. Pasang vakum dan wadah PENENTUAN TOTAL SUSPENSI pencuci dengan air suling berlebih ) mL. c) Pipet contoh uji dengan volume tertentu. Lanjutkan penyedotan untuk 20 SOLID ( TSS menghilangkan semua sisa air. Jika digunakan cawan Gooch dapat langsung dikeringkan. perbesar volume contoh uji sampai 1000 mL.5 mg sampai dengan 200 mg. Tololiu-Supit No.4. CATATAN 2 ukur volume contoh uji yang menghasilkan berat kering residu 2. (0431) 855958.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA a) Letakkan kertas saring pada peralatan filtrasi. dan lanjutkan penyaringan dengan vakum selama 3 menit agar diperoleh penyaringan sempurna. Jika digunakan cawan Gooch pindahkan cawan dari rangkaian alatnya. b) Aduk contoh uji dengan pengaduk magnetic untuk memperoleh contoh uji yahng lebih homogen. No. 5.

b) Lakukan analisis duplo untuk control ketelitian analisis. Pengendalian Mutu a) Lakukan analisis blanko untuk control kontaminasi. Tololiu-Supit No. Perhitungan (A – B)x1000 mg TSS per liter = Volume contoh uji.2.1.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. c) Dikerjakan oleh analis yang kompeten. X2 adalah kandungan padatan tersuspensi pada penentuan ke dua. 8.6 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 6 dari 7 6. Bila nilai RPD lebih besar 5%. Jaminan mutu dan pengendalian mutu 7. Perbedaan persen relative (relative Percent Different atau RPD) terhadap dua penentuan (replikasi) adalah dibawah 5%.4. 7. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TOTAL SUSPENSI SOLID ( TSS ) No. d) Lakukan analisis dalam jangka waktu yang tidak melampaui waktu simpan maksimum 24 jam. mL dengan pengertian : A adalah berat kertas saring + residu kering. dengan menggunakan persamaan berikut : RPD = (X1 – X2) (X1 + X2) / 2 X100% Dengan pengertian : X1 adalah kandungan padatan tersuspensi pada penentuan pertama. fax. penentuan ini harus diulang.1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 855958. b) Gunakan alat ukur yang terkalibrasi. 7. mg. B adalah berat kertas saring. Kode LKLM. 26 . Rekomendasi Cantumkan jenis atau ukuran saringan/pori kertas saring yang digunakan. mg. Jaminan Mutu a) Gunakan alat gelas bebas kontaminasi.III 5.

5.6 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 7 dari 7 Lampiran A (normatif) Pelaporan Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut : 1) Parameter yang dianalisis 2) Nama analis 3) Tanggal analis 4) Nomor contoh uji 5) Tanggal penerimaan contoh uji 6) Perhitungan 7) Hasil pengukuran duplo 8) Kadar padatan tersuspensi dalam contoh uji 27 .BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.4.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. fax. (0431) 855958. Tololiu-Supit No. Kode LKLM III.1. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TOTAL SUSPENSI SOLID ( TSS ) No.

50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Tololiu-Supit No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. M.7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 7 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN KOK/COD SNI 06-4421-1997 Manado.4. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. (0431) 860658 LEMBAR PENGESAHAN No. Kandow.1.Pd ) ( Johana Liuw. S. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. Eko Saputro.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali 28 Tidak Terkendali . Kode LKLM III. (0431) 855958.5. SKM. fax.

7 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 7 Tanggal Terbit : 01/07/0 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 29 . (0431) 855958.1.5.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.4. Tololiu-Supit No. fax. (0431) 860658 LEMBAR PERUBAHAN No. Kode LKLM III.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.

Acuan : Standard Method 20 Th edition. Setelah digesti.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN KOK/COD No. Jangan menggunakan tes ini untuk sample yang mengandung lebih dari 2000 mg Cl-/L. Beberapa pengganggu tidak menghambat aktifitas ion perak tetapi mempunyai kecenderungan untuk membatasi aksi oksidasi ion dikromat itu sendiri. 1998 Pengganggu dan Batasan Klorida bereaksi dengan ion perak menghasilkan endapan perak klorida. dan reagen lain yang dapat menidakaktifkan ion perak dapat mengganggu juga.4. akibatnya menghambat aktifitas katalis perak. dengan reaksi pengkompleksan dengan menggunakan mercuric sulfate (HgSO4) sebelum prosedur refluks. (0431) 855958. Kode LKLM III. Tujuan Tujuan metode pengujian ini untuk menentukan kebutuhan oksigen kimiawi (KOK) dengan refluks tertutup secara titrimetri. dengan kekakuan prosedur digesti untuk menganalisa COD.5. jumlah yang lebih kecil dari 2000 mg/L. Ruang Lingkup Prosedur ini digunakan untuk nilai COD antara 40 dan 400 mg/l. . Iodida.7 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 7 1. Tololiu-Supit No. fax. K2Cr2O7 sisa yang tak tereduksi dititrasi dengan ferrous ammonium sulfate untuk menentukan jumlah K2Cr2O7 yang terkonsumsi sedangkan zat yang dapat teroksidasi dihitung berdasarkan jumlah oksigen. Sehingga memberikan kesalahan yang besar. Sebuah sample direfluks dalam larutan asam kuat dengan potassium dikromat (K2Cr2O7) berlebih yang diketahui. Kesulitan-kesulitan yang disebabkan oleh kehadiran klorida dapat diatasi secara luas. walaupun tidak seluruhnya. Prinsip Pemeriksaan : Kebanyakan tipe zat organic teroksidasi oleh asam kromatik dan sulfuric yang mendidih. 30 a. Untuk nilai COD yang lebih tinggi. 4. Bagaimana pun juga. klorida. 2. lakukan pengenceran.1. 5. Bromida. 3.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Walaupun 1 g HgSO4 spesifik untuk 50 ml sample. bromida atau iodide dapat bereaksi dengan dikromat untuk menghasilkan bentuk dasar dari halogen dan ion kromik. teknik yang dirancang untuk mengukur COD dalam air garam telah tersedia. selama rasio berat HgSO 4:Cldipertahankan 10:1.

Pengganggu halida dapat dihilangkan dengan pengendapan menggunakan ion perak dan penyaring sebelum digesti. Senyawa organic yang mudah menguap teroksidasi sempurna didalam sistem tertutup karena kontak dengan oksidan yang terjadi lebih panjang.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO b. karena konsentrasi NO2dalam air jarang melebihi 1 atau 2 mg NO 2. dengan tutup ulir berbatas TFE. Sebelum setiap penggunaan periksa tutup tabung kultur untuk menerobos penggaris TFE. Penyegel Ampul Gunakan hanya penyegel mekanik untuk memastikan kekuatan dan kekonsistenan segel.903 g K2Cr2O7.5. dengan lubang untuk menempatkan bejana digesti. 20 x 150 mm. atau 25 x 150 mm. (0431) 860658 No. 31 . fax. Mikroburet d. pengganggu dianggap tidak signifikan dan biasanya diabaikan. 6. Jika menggunakan tabung kultur. tutup tabung tidak tahan pada temperature 1500C di dalam oven. (0431) 855958. Tololiu-Supit No. Bejana digesti dengan reagen yang telah dicampur dan perlengkapan lainnya dapat diperoleh dari pemasok komersial. Untuk mengurangi pengganggu yang signifikan yang disebabkan oleh NO2-. Peralatan dan Bahan 6. Larutan Digesti Potasium Dikromat Standar 0. tutup sebaiknya diletakkan di luar bejana agar terlindungi dari panas. d. Peralatan a. c.7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 c.1. Bejana Digesti Sebaiknya gunakan tabung kultur borosilikat. Kode LKLM III. Metoda ini dapat mengakibatkan kesalahan yang INSTRUKSI KERJA fatal disebabkan oleh penyerapan gas zat COD dari sample heterogen.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.4. Bahan a. 6. Hubungi pemasok untuk spesifikasi. Selain itu. Pemanas Blok Pemanas blok atau alat yang mirip dioperasikan pada 150 ± 2 0C.01667 Tambahkan ke dalam kira-kira 500mL air distilat 4. b. tingkat standar primer. Nitrit (NO2-) menggunakan COD 1. Gunakan tabung berukuran 25 x 150 mm untuk sample dengan kandungan COD rendah karena akan semakin banyak volum sample yang dapat dianalisa. Pilih ukuran tabung kultur sesuai dengan kapasitas dan sensifitas pemanas blok yang diinginkan.1 mg O2/mg NO2.N.2. PENENTUAN COD Prosedur Terbitan / Revisi : Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 7 Jl. tambahkan 10 mg asam sulfamik untuk setiap mg NO2-N yang terdapat didalam volum sample yang digunakan.N/L. Atau gunakan ampul borosilikat berkapasitas 10 ml dan berdiameter 19 – 20 mm.1. 16 x 100 mm. yang sebelumnya telah dikeringkan pada 1500C selama 2 jam. Perhatian : jangan menggunakan oven karena akan mengakibatkan kebocoran sample yang disebabkan oleh lingkunganyang korosif dan mudah meledak.

01667M K2Cr2O7 tertitrasi. Tololiu-Supit No.1000 Volum FAS yang digunakan dalam titrasi. (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. f.10-phenanthroline monohydrate dan 695 mg FeSO4. Larutan ini stabil ketika direfrigerasi.5. Standar Potassium hydrogen phthalate (KHP). 32 . Biarkan 1 – 2 hari agar larut. siapkan dan pindahkan larutan dalam kondisi steril.176 mg O2/mg dan larutan ini memiliki COD tertikal 500 µg O2/mL. kedalam H2SO4 pekat dengan perbandingan 5. HOOCC6H4COOK Tumbuk dengan lembut kemudian keringkan KHP sampai beratnya konstan pada 1100C.4.1.5 g Ag2SO4/kg H2SO4. Tambahakan 20 mL H2SO4 pekat. d. Titran Ferrous Ammomium Sulfate Standar (FAS). Larutan Indikator Ferroin Larutkan 1. mL e. Asam Sulfamik Hanya dibutuhkan jika pengganggu nitrit perlu dihilangkan.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 167 mL H2SO4 pekat. Kode LKLM III. Larutkan 425 mg dalam air distilat dan encerkan sampai 1000 mL. KHP memiliki COD teritikal 1. Standarisasikan larutan setiap hari terhadap larutan digesti ke dalam gelas kimia kecil. Encerkan reagen ini dengan factor 5 (1 + 4). fax.10 M Larutkan 39. Dinginkan sampai temperature ruang. Tambahkan 10 mL air reagen sebagai pengganti sample. Kristal atau bubuk. c. 7H2O dalam air distilat dan encerkan sampai 100 mL. reagen atau tingkat teknikal. tetapi tidak selamanya. Selama pelaksanaan.2 g Fe(NH4)2. PENENTUAN COD No. mL x 0. Larutan indicator ini dapat langsung dibeli.485 g 1. INSTRUKSI KERJA dan encerkan sampai 1000 mL. Aduk. Sebaiknya persiapan dilakukan seminggu sekali. dinginkan dan encerkan sampai 1000 mL. 0.3 g HgSO4. Waspada terhadap pertumbuhan mikroba. Tambahkan 1 – 2 tetes indicator ferroin encer dan titrasi dengan titran FAS. Larutkan dinginkan sampai temperatur ruang. dan 33. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 7 b. Reagen Asam Belerang Tambahkan Ag2SO4.7 Jl. Molaritas larutan FAS = Volum larutan 0.6H2O dalam air distilat.

Sebagian mercuric sulfate akan mengendap tetapi tidak akan mempengaruhi analisis. Kode LKLM III. lihat table dibawah ini : a.50 1. Dinginkan sampai temperatur ruang dan letakkan bejana di dalam rak tabung reaksi.50 3.5 b.5.00 14. Uku H2SO4 sampai ± 0.1. d.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.00 3. pada temperature 1500C akan menghasilkan tekanan yang sangat tinggi dan berbahaya. Letakan tabung atau ampul ke dalam digester blok yang telah dipanaskan sampai 1500C dan refluks selama 2 jam dibalik perisai pelindung. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Perhatikan : bejana bersegel ini mungkin berada pada tekanan dari gas-as yang dihasilkan selama digesti.0 30. g.4.00 7. Balik-balik beberapa saat agar tercampur sempurna. gunakan perangkat volumetric kelas A. Prosedur Cuci tabung kultur dan tutupnya dengan 20% H2SO4 sebelum penggunaan pertama untuk mencegah kontaminasi. Perhatikan : gunakan pelindung wajah dan tangan untuk melindungi dari panas yang dihasilkan ketika isi bejana dicampur. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN COD No. Jika konsentrasi asasm sulfuric dihilangkan atatu direduksi. Tutup tabung dengan rapat atau segel sampul e.5 7.50 3.7 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 7 7. Gunakan mikroburet untuk titrasi. Campur dengan seksama sebelum pemakaian panas untuk menghindari pemanasan local pada dasar bejana dan kemungkinan terjadinya ledakan. Untuk volum reagen dan sample yang tepat.50 1.0 25 X 150 mm 10.00 6. Gunakan pelindung wajah dan tangan selama pengerjaan. f. 33 . volum yang paling kritis adalah larutan sample dan digesti. Jumlah sample dan reagen untuk berbagai Digestion Vessels Sample Digestion Sulfuric Acid Total Final Jenis Ukuran (ml) solution (mL) Reagent (mL) Volume (mL) Culture tubes : 16 X 100 mm 2.0 Standard 10 ml ampules 2. (0431) 855958. fax. penggunaaan pippetor manual dengan ujung pipet tak terbasahi (politelen) cukup memadai. c.0 15.5 7. Buat perhitungan volumetric seakurat mungkin.5 20 X 150 mm 5. Letakkan sample dalam tabung kultur atau ampul dan tambahkan larutan digesti. Perlahan masukkan reagen asam sulfuric ke dalam bejana sehingga terbentuk lapisan asam dibawah larutan digesti sample.1 mL.

50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Pindahkan tutup tabung kultur dan tambahkan batang pengaduk magnetic kecil yang dilapisi TFE. 9. Jl. 8. fax.4. Hasil analisa harus ± 5% rata-ratanya kecuali kondisi sample telah disebutkan. Sampel yang tidak homogen membutuhkan penentuan yang berkali-kali untuk analisis yang akurat. Kode LKLM III. refluks dan titrasi blanko yang berisi reagen dan sejumlah air destilat yang volumnya sama dengan sample.5. INSTRUKSI KERJA h. Titik akhir adalah perubahan warna yang tajam dari biru-hijau menjadi coklat kemerah-merahan. walaupun warna biru-hijau akan muncul kembali setelah beberapa menit.7 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : Tanggal Revisi : Halaman : 7 dari 7 i. Pada COD rata-rata 195 mg O2/L tanpa ada klorida. (0431) 860658 PENENTUAN COD No. (0431) 855958. Tololiu-Supit No. Ketepatan dan Penyimpangan Enam puluh sample sintetis yang mengandung potassium hydrogen phthalate dan NaCl telah dites dalam enam laboratorium. dan 8000 = berat miliekivalen oksigen x 1000 mL/L Sebaiknya sample dianalisa dua kali karena ukuran sample yang kecil. j. pindahkan isi ke wadah yang lebih besar untuk titrasi.10 mL (1 – 2 tetes) indicator feroin dan aduk dengan cepat menggunakan pengaduk magnetic ketika dititrasi dengan 0. Tambahkan 0.10M FAS yang telah distandarisasi.1. deviasi standarnya adalah ± 11 mg O2/L (koefisien) 34 . Perhitungan COD dalam mg O2/L = (A-B) x M x 8000 ML sample Dimana : A = mL FAS yang digunakan untuk blanko B = mL FAS yang digunakan untuk sample M = molaritas FAS. Jika menggunakan ampul.05 – 0. Dengan cara yang sama.

Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali 35 Tidak Terkendali . M. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. (0431) 860658 LEMBAR PENGESAHAN No.1. Eko Saputro. Tololiu-Supit No. Kode LKLM III. Kandow.8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 5 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN BOD SNI 06-2424 – 1991 Manado. fax.4.5. (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.Pd ) ( Johana Liuw. S. SKM. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.

5.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 860658 LEMBAR PERUBAHAN No. Kode LKLM III. Tololiu-Supit No.1.4.8 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 36 . fax. (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.

1 N sampai pH 6. (0431) 860658 No. (0431) 855958. 1) Menentukan BOD dalam air berdasarkan selisih oksigen terlarut sebelum dan sesudah pengeraman. Kode LKLM III. Tujuan Tujuan prosedur pengujian BOD ini adalah untuk mendapatkan kadar BOD mg/l dalam air. 5.1 N sampai pH 6. Ruang Lingkup. 2) Pengeraman dilakukan selama 5 hari (5 x 24 jam) pada suhu 20 °C ± 1. 3) Apabila contoh uji bersifat asam atau basa netralkan dengan NaOH 0.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Prinsip Kerja : -Acuan : SNI 06-2424 – 1991 Peralatan 1) 2) 3) 4) 5) 6) 6. 3) Menetapkan oksigen. fax.4.1. 6. 2.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.5. Tololiu-Supit No.8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Prosedur INSTRUKSI KERJA PENENTUAN BOD Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 5 1. 3.5 – 7.5.5 – 7.1. 37 .5. Incubator pengeraman BOD dan telah diatur pada suhu 20 °C ± 1 Botol BOD 300 ml Aerator Gelar ukur 100 ml Gelas piala 2000 ml Peralatan pengujian oksigen terlarut sesuai Standart Methods 20 th Edition 1998 Persiapan Persiapan benda uji : 1) Sediakan contoh uji yang telah diambil sesuai dengan Methods Pengambilan Contoh Uji Kualitas Air (SNI 06-2412-1991) 2) Ukur 1000 ml contoh uji secara duplo dan masukkan dalam gelas piala 2000 ml. 4.1 N atau H2SO4 0. 4) Apabila contoh uji mengandung sisa chlor tambahkan larutan NaOH 0.

1 N.2.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 5) Apabila contoh uji tidak mengandung mikroorganisme pengurai.025 N Prosedur Uji kadar BOD dengan tahapan sebagai berikut : 1) Periksa kadar oksigen terlarut nol hari dari salah satu botol BOD yang berisi benda uji sesuai dengan metoda pengujian oksigen terlarut dalam air SNI 06-2424-1991 2) Masukkan botol BOD berisi contoh uji kedalam incubator pengeram bersuhu 20 °C ± 1. kerjakan tahap 1) sampai dengan 4) terhadap larutan pengencer untuk pengerjaan blanko. Kode LKLM III.1. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 5 6. 3) Eramkan selama 5 hari 4) Periksa kadar oksigen terlarut lima hari sesuai Metode pengujian oksigen terlarut dalam air SNI 06-2424-1991. 7. fax. encerkan contoh uji dengan larutan pengencer hingga kadar BOD antara 3–6 mg/l. 3) Larutan asam sulfat H2SO4 0.4. 38 . Bahan-bahan penunjang : 1) Larutan pengencer 2) Larutan Natrium Hydroksida NaOH 0. 6) Apabila contoh uji diperkirakan mempunyai kadar BOD lebih dari 6 mg/l.8 Jl. (0431) 855958. INSTRUKSI KERJA PENENTUAN BOD No. 5) Apabila contoh uji diencerkan.5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.1 N 4) Larutan Natrium Sulfit Na2SO3 0. Tololiu-Supit No. tambahkan.

Dengan penjelasan : C0 C5 AP0 K P = = = = = Kadar oksigen terlarut mg/l nol hari contoh uji Kadar oksigen terlarut mg/l lima hari contoh uji Kadar oksigen terlarut mg/l nol hari larutan pengencer Koreksi sebesar (P – 1) / P Faktor pengencer Selesai kadar BOD maksimum yang diperbolehkan antara dua pengujian duplo adalah 10 %.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. rata-ratakan hasilnya. Perhitungan Hitung kadar BOD dengan rumus berikut : 1) Contoh uji tanpa diencerkan.4. (0431) 855958.1.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN BOD Telp. BOD = (C0 – C5) – k (AP0 – AP5) x p.5. fax. BOD = C0 – C5 2) Contoh uji yang diencerkan. Tololiu-Supit No. Kode LKLM III. (0431) 860658 No.8 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 5 8. 39 .

M. S.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.5. Kandow.Pd ) ( Johana Liuw.1. SKM. (0431) 855958.9 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 7 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SULFAT (SO42-) SNI – 06 – 2426 –1991 Manado.4. Tololiu-Supit No. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. Eko Saputro. Kode LKLM III. (0431) 860658 No. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 40 .

(0431) 860658 No.9 Tanggal Terbit : 01/10/04 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 7 MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF PERUBAHAN No Tanggal No Kode No Kode 41 . Tololiu-Supit No. fax.5.1. (0431) 855958.4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Kode LKLM III.

9 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman :3 dari 7 1.1. Reaksi : SO42. Kode LKLM III. (0431) 860658 No.50 Kelurahan 4 Tingkulu Manado Telp.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN SULFAT (SO 2.+ BaCl2 BaSO4 + 2Cl- 42 .4.3 3. Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk penentuan sulfat. Istilah dan Definisi 3.20-2004 3. (0431) 855958.6 4. Acuan Normatif SNI 06-6989. kertas saring bebas sulfat Kertas saring yang bahan bakunya tidak mengandung sulfat kurva kalibrasi Grafik yang menyatakan hubungan kadar larutan standar dengan hasil pembacaan absorbansi yang merupakan garis lurus blind sample Larutan baku dengan kadar tertentu spike matriks Contoh uji yang diperkaya dengan larutan baku dengan kadar tertentu yang tertelusur ke sistem nasional atau internasional Certified reference Material (CRM) Bahan standar bersertifikat yang tertelusur ke sistem nasional dan internasional 3.4 3.dalam air dan air limbah secara turbidimetri pada kisaran 1 mg/L sampai dengan 40 mg/L pada panjang gelombang 420 nm. fax.2 3.5 3. Cara Uji 4.) Jl.5. SO42. Tololiu-Supit No. 2.1 Prinsip Kerja Ion sulfat bereaksi dengan barium klorida dalam suasana asam akan membentuk suspense barium sulfat dengan membentuk Kristal barium sufat yang sama besarnya diukur dengan spektrofotometer dengan panjang gelombang 420 nm.1 larutan blanko atau air suling bebas sulfat Air suling yang tidak mengandung sulfat atau mengandung sulfat dengan kadar lebih rendah dari batas deteksi.

1 g kalium nitrat. 0. CH3COONa. anhidrat dalam oven pada suhu 1050C selama 24 jam. larutkan 30 mg magnesium klorida heksahidrat.1749 g Na2SO4 anhdrat dan larutkan dengna air suling bebas sulfat dalam labu ukur 100 mL.2 Bahan a) Air suling bebas sulfat b) Kertas saring bebas sulfat c) Barium klorida. 5) Oven 6) Desikator 7) Timbangan analitik Persiapan dan Pengawetan Contoh Uji a) Saring contoh uji dengan kertas saring bebas sulfat b) Apabila tidak dapat segera dianalisa maka contoh uji disimpan pada suhu 4 0 C dengan waktu simpan tidak lebih 28 hari.1. Tololiu-Supit No. MgCl2. MgCl2.6H2O. b) Timbang 0. d) Natrium sulfat annhidrat. fax. 20 mL. CH3COOH (99%) dalam 500 mL air suling bebas sulfat dan tepatkan sampai 1000 mL. Na2SO4 dan 20 mL asam asetat. CH3COONa. c) Tepatkan sampai tanda tera dan kocok sampai homogen.5.9 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 7 4.100 mg/L a) Keringkan serbuk Na2SO4. SO42.3H2O. e) Larutan buffer A : Larutkan 30 g magnesium klorida heksahidrat. (0431) 855958.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 2 Jl. KNO3.5 43 . 5 g natrium asetat trihidrat. BaCl2. 5 g natrium asetat trihidrat.4.4 4. 3) Pipet ukuran 5 mL. dan 50 mL. 200 mL. 25 mL. Peralatan Peralatan yang digunakan terdiri atas : 1) Spektrofotometer yang dapat digunakan pada panjang gelombang 420 nm.50 Kelurahan 4 Tingkulu Manado Telp. 2) Labu ukur 50 mL.6H2O.2H2O.kurang dari 10 mg/L.3H2O. Persiapan Pengujian 4. 10 mL. (0431) 860658 PENENTUAN SULFAT (SO ) No. 1000 mL. 4. KNO3 dan 20 mL asam asetat. 4) Erlenmeyer 100 mL dan 250 mL.1 Pembuatan Larutan Induk Sulfat. f) Larutan buffer B : Larutan buffer B (diperlukan bila konsentrasi sulfat. kemudian dinginkan dalam desikator.111 g natrium sulfat.3 4. Kode LKLM III. SO42. CH3COOH (99%) dalam 500 mL air suling bebas sulfat dan tepatkan sampai 1000 mL. NaSO4.5. 1 g kalium nitrat.

5. 20. BaCl2. b.2 g sampai dengan 0.5. 4.) Telp.0 mg/L Pembuatan Kurva Kalibrasi a) Optimalkan spektrofotometer untuk pengujian kadar sulfat.0 mg/L.6 Prosedur a) Gunakan 100.0 mg/mL dan encerkan dengan air suling hingga volumenya 100.5) menit penambahan Barium klorida.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN SULFAT (SO42.3 g barium klorida.0 mL.9 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 7 4. Pipet 0 mL. sambil diaduk tambahkan 0. e) Buat kurva kalibrasi untuk mendapatkan persamaan garis regresi. larutan baku sulfat 100 mg/l dan masukkan masing-masing kedalam labu ukur 100 mL. d) Lakukan pengukuran dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 420 nm setelah (5±0.0 mg/L.5. b) Lakukan analisis pada langkah 7. ditambah 20 mL larutan baku sulfat 1.3 butir 2 sampai dengan 4.0 mg/L. masukkan ked lam Erlenmeyer 250 mL. 2.7 Perhitungan Konsenstrasi sulfat (mg/L) = C x f Dengan pengertian : C adalah konsentrasi contoh uji hasil pengukuran. d) Buat spyke matrix dengan cara sebagai berikut : a.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. 30 mL.1. lakukan langkah 8 butir 1) sampai dengan 2). b) Pindahkan masing-masing 50 mL larutan kerja sulfat ke dalam Erlenmeyer 250 mL.0 ml contoh uji dan masukkan kedalam Erlenmeyer 250 mL. (0431) 855958. 4. Kode LKLM III.3 4.2 Pembuatan Larutan Kerja Sulfat. ambil 50 mL contoh uji. fax. Tambahkan air suling bebas sulfat sampai tepat tanda tera sehingga diperoleh konsentrasi sulfat : 0. c) Lakukan analisis duplo/triplo. (0431) 860658 No. Tololiu-Supit No. 30. 44 . c) Tambahkan 20 mL larutan buffer dan homogenkan dengan cara diaduk dengan pengaduk magnet pada kecepatan tetap selama (60±2) detik. 10 mL.4. 10. sesuai petunjuk penggunaan alat. SO421.

5.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.) No.9 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 7 f adalah factor pengenceran. e) Buat kartu kendali (control chart) untuk akurasi analisis. Kode LKLM III. Kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115%. Rekomendasi Untuk kontrol akurasi lakukan salah satu cara sebagai berikut : a) Analisis CRM Lakukan analisis Certified Reference material (CRM) untuk control akurasi. (0431) 855958. fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Tololiu-Supit No. d) Untuk control gangguan matrix lakukan analisis spike matrix. 5.4.1. b) Analisis blind sample c) Kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115% atau sesuai dengan criteria dalam sertifikat CRM. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SULFAT (SO42. 45 .

(0431) 855958. Rekaman kurva kalibrasi atau kromatografi.4. Tanggal penerimaan contoh uji.dalam contoh uji 46 .5. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SULFAT (SO42. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Rekaman hasil perhitungan Hasil pengukuran persen spike matrix atau CRM atau blind sample (bila dilakukan). fax.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Kode LKLM III. Nomor contoh uji. Kadar sulfat. Batas deteksi.9 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 7 dari 7 Lampiran A (normatif) Pelaporan Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut : 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) 10) 11) Parameter yang dianalisis Nama analis dan tanda tangan Tanggal analisis Rekaman hasil pengukuran duplo. SO42. triplo dan seterusnya.) No.1.

Tololiu-Supit No. fax.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 860658 47 .

(0431) 855958. Eko Saputro. fax. SKM.4.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.Pd ) ( Johana Liuw. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. (0431) 860658 No. S. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. M. Kandow.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 48 .5.1.10 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SENG (Zn) SNI 06-2501-1991 Manado. Kode LKLM III.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Tololiu-Supit No.

4.1.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.10 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 49 . (0431) 860658 No. fax.5. Kode LKLM II. Tololiu-Supit No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 855958.

10 Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 1.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 2. kemudian diukur dengan SSA menggunakan gas estilen. 0. Zn 100 mg/L yang digunakan untuk membuat larutan baku dengan kadar yang lebih rendah.4. Zn yang diencerkan. Cara Uji 4. Zn.9 nm. 0.6 kurva kalibrasi Grafik yang menyatakan hubungan kadar larutan kerja dengan hasil pembacaan absorbansi masuk yang merupakan garis lurus.1 mg/L. 3.05 mg/L sampai dengan 2.0 mg/L dan panjang gelombang 213. C2H2. 0. Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk penentuan logam seng. Zn yang diencerkan dengan air suling sampai kadar tertentu 3.2 mg/L. 4. Zn Larutan induk logam seng.7-2004 Istilah dan Definisi 3.0 mg/L. Zn Larutan yang mempunyai kadar logam seng. dan d) Gas asetilen.4 larutan blanko Air suling yang diasamkan atau perlakuannya sama dengan contoh uji 3. Kode LKLM III.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN SENG (Zn) Jl.5 larutan pengencer larutan yang digunakan untuk mengencerkan larutan kerja.1 Larutan induk logam seng. (0431) 860658 No. 3.3 Larutan kerja logam krom Larutan baku logam seng. C2H2.0 mg/L 3. c) Larutan standar logam seng. 4. Zn dalam air dan air limbah secara spektrofotometri serapan atom-nyala (SSA) pada kisaran kadar Zn 0. 50 . b) Asam nitrat. 1.1 Prinsip Penambahan asam nitrat bertujuan untuk melarutkan analit logam dan menghilangkan zat-zat pengganggu yang terdapat dalam contoh uji air dan air limbah dengan bantuan pemanas litrik. Acuan Normatif SNI 06-6989.0 mg/L dan 2. digunakan untuk membuat kurva kalibrasi dan mempunyai kisaran kadar Cr 0. fax.2 Bahan a) Air suling. NHNO3.5.2 larutan baku logam seng.05 mg/L. yang dibuat dengan c ara menambahkan asam nitrat pekat ke dalam air suling pH 2 3.5 mg/L.1. (0431) 855958. 0. Tololiu-Supit No.

Zn 100 mg/L a) Pipet 10 mL larutan induk logam seng.5 Persiapan pengujian 4. fax. f) Corong gelas.5.4 4. Persiapan dan pengawetan contoh uji Bila contoh uji tidak dapat segera dianalisa. 4. dan i) Labu semprot.3 Peralatan a) SSA. b) Tepatkan dengan larutan pengencer sampai tanda tera. b) Lampu hollow katoda Zn. Pembuatan larutan baku logam seng.1.5. maka contoh uji diawetkan dengan penambahan HNO3 p sampai pH kurang dari 2 dengan waktu simpan maksimal 6 bulan.42 µm. e) Labu ukur 100 mL. d) Ditambahkan 50 mL air suling. Tololiu-Supit No. 10 mL dan 20 mL.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.3 51 . (0431) 855958. masukkan ke dalam labu ukur 100 mL melalui kertas saring dan ditepatkan 100 mL dengan air suling. (0431) 860658 No. Zn 100 mg/L ke dalam labu ukur 500 mL. Kode LKLM III.5.4. d) Pipet ukur 5 mL.2 4.1 Persiapan contoh uji a) Masukkan 100 mL contoh uji yang sudah dikocok sampai homogeny kedalam gelas piala. Pembuatan larutan baku logam seng. c) Panaskan di pemanas listrik sampai larutan contoh uji hamper kering.5.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. 4. c) Gelas piala 250 mL.10 Prosedur INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SENG (Zn) Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 4. Zn 1000 mg/L ke dalam labu ukur 100 mL. h) Kertas saring whatman 40. g) Pemanas listrik. b) Tepatkan dengan larutan pengencer sampai tanda tera. b) Tambahkan 5 mL asam nitrat. Zn 10 mg/L a) Pipet 50 mL larutan standar seng. dengan ukuran pori e 0.

10 Prosedur INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SENG (Zn) Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 4. 4. 52 . b) Gunakan alat gelas bebas kontaminasi.5. 1 mL. fax.4. 5 mL. (0431) 860658 No. 1.7 4.0 mg/L dan 2.2 mg/L.5 mL. Zn 10 mg/L masing-masing ke dalam labu ukur 100 mL. Tololiu-Supit No. Fp adalah factor pengenceran Persen temu balik (% Recovery.4 Pembuatan larutan kerja logam seng. B adalah kadar contoh uji yang tidak di spike. 10 mL dan 20 mL larutan baku seng. b) Ukur masing-masing larutan kerja yang telah dibuat pada panjang gelombang 213. 0.5 mg/L.7. 2 mL. Jaminan mutu dan pengendalian mutu 5. b) Tambahkan larutan pengencer sampai tepat tanda tera sehingga diperoleh konsentrasi logam besi 0.6 Prosedur dan pembuatan kurva kalibrasi a) Optimalkan alat SSA sesuai petunjuk penggunaan alat.05 mg/L. Zn a) Pipet 0 mL. Zn Zn (mg/L) = C x fp Dengan pengertian : C adalah konsentrasi yang didapat hasil pengukuran (mg/L).5. d) Dikerjakan oleh analis yang berkompeten.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 0.1 Konsentrasi logam seng.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.0 mg/L.1 mg/L. Kode LKLM III. % R) % R = A – B x 100 % C Dengan pengertian : A adalah kadar contoh uji yang di Spike. c) Gunakan alat ukur yang terkalibrasi.9 nm. Perhitungan 4. (0431) 855958.2 5. d) Lanjutkan dengan pengukuran contoh uji yang sudah dipersiapkan.1. c) Buat kurva kalibrasi untuk mendapatkan persamaan garis regresi. 0. C adalah kadar standar yang diperoleh (target value).1 Jaminan mutu a) Gunakan bahan kimia berkualitas murni (pa).7. 0. 4.0 mg/L. 0.

6.5.2 Pengendalian Mutu a) Koefisien korelasi ( r ) lebih besar atau sama dengan 0. c) Buat kurva kendali (control chart) untuk akurasi analisis.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. b) Lakukan analisis blanko untuk control kontaminasi. (0431) 855958.4. No.95 dengan intersepsi lebih kecil atau sama dengan batas deteksi. Kode LKLM III. 53 .10 Jl. (0431) 860658 Prosedur INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SENG (Zn) Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 5. Rekomendasi Kontrol Akurasi a) Analisis blind sample b) Untuk control gangguan matriks lakkan analisis spike matrix kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115%.1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO e) Lakukan analis dalam jangka waktu yang tidak melampaui waktu penyimpanan maksimum. Tololiu-Supit No. c) Lakukan analisis duplo untuk control ketelitian analisis d) Jika koefisien variasi/standar deviasi relatif hasil pengukuran lebih besar atau sama dengan 10 % maka dilakukan pengukuran ketiga. fax.

2) Nama analisis 3) Tanggal analisis 4) Rekaman hasil pengukuran duplo. 5) Rekaman kurva klibrasi atau kromatografi 6) Nomor contoh uji 7) Tanggal penerimaan contoh uji 8) Batas deteksi 9) Rakaman hasil perhitungan 10) Hasil pengukuran persen spike matrix dan crm atau blind sample (bila dilakukan). 11) Kadar analit dalam contoh uji. fax.1. Tololiu-Supit No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 855958.5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 54 . triplo dan seterusnya. Kode LKLM III.4.10 Prosedur INSTRUKSI KERJA PENENTUAN SENG (Zn) Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 7 dari 7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Lampiran A (normatif) Pelaporan Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut : 1) Parameter yang dianalisis. (0431) 860658 No.

1. Tololiu-Supit No. fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 860658 No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) PENGESAHAN LEMBAR 855958.5. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. M.Pd ) ( Johana Liuw. SKM.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 55 . Kandow.11 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 7 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TEMBAGA (Cu) SNI 06-2514-1991 Manado. Eko Saputro. S. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. Kode LKLM III.4.

Tololiu-Supit No. Kode LKLM III.50 Kelurahan Tingkulu Manado LEMBAR PERUBAHAN Telp.11 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 7 MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode No Kode 56 . (0431) 855958. fax.4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.1.5. (0431) 860658 No.

Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 855958. (0431) 860658 57 . fax.

3 larutan induk logam tembaga. HNO3 c) Larutan standar logam tembaga. 0.6-2004 Istilah dan definisi 3.4.0 mg/L dan panjang gelombang 324.5 3. b) Asam nitrat. Cara Uji 4. Cu Larutan yang mempunyai kadar logam tembaga. 3. 4.0 mg/L dan 4. Cu 1000 mg/L yang digunakan untuk membuat larutan baku dengan kadar yang lebih rendah. Cu Larutan baku logam tembaga.1 3. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No.2 Bahan a) Air suling.1.50 Kelurahan (Cu) Telp. Acuan Normatif SNI 06-6989. 2. C2H2 58 . 2. C2H2. kemudian diukur dengan SSA menggunakan gas asetilen.0 mg/L. Cu Larutan induk logam tembaga. (0431) 855958.0 mg/L.5.0 mg/L. Larutan kerja logam tembaga. digunakan untuk membuat kurva kalibrasi dan mempunyai kisaran kadar Cu 0. larutan pengencer Larutan yang digunakan untuk mengencerkan larutan kerja. yang dibuat dengan cara menambahkan asam nitrat pekat ke dalam air suling sampai pH 2. fax.1 Prinsip Penambahan asam nitrat bertujuan untuk melarutkan analit logam dan menghilangkan zat-zat pengganggu yang terdapat dalam contoh uji aor dan air limbah dengan bantuan pemanas listrik. Kode LKLM III.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN TEMBAGA Tingkulu Manado Jl. Cu.11 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 7 1. Tololiu-Supit No. Cu dalam air dan air limbah secara spektrofotometri serapan atom-nyala (SSA) pada kisaran kadar Cu 0. kurva kalibrasi Grafik yang menyatakan hubungan kadar larutan kerja dengan hasil pembacaan absorbansi masuk yang merupakan garis lurus. 3. Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk penentuan logam tembaga.5 mg/L.2 3. Cu yang diencerkan dengan air suling sampai kadar tertentu. 3.4 3. 0.2 mg/L sampai dengan 4. dan d) Gas asetilen. Cu yang diencerkan.2 mg/L.0 mg/L. larutan baku logam tembaga.6 4. larutan blanko Air suling yang diasamkan atau perlakuannya sama dengan contoh uji. 1.8 nm.

5. Kode LKLM III. 0. e) Labu ukur 100 mL.50 Kelurahan (Cu) Telp. 4. (0431) 855958.4 Pembuatan larutan kerja logam tembaga. masukkan kedalam labu ukur 100 mL melalui kertas saring dan ditepatkan 100 mL dengan air suling. dengan ukuran pori e 0. Persiapan pengujian 4. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No. 4.0 mg/L. dan 40 mL larutan baku tembaga. c) Panaskan di pemanas listrik sampai larutan contoh uji hampir kering d) Ditambahkan 50 mL air suling.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN TEMBAGA Tingkulu Manado Jl. Cu 100 mg/L a) Pipet 10 mL larutan induk logam tembaga.4.3 Pembuatan larutan baku logam tembagai. b) Tepatkan dengan larutan pengencer sampai tanda tera. g) Pemanas listrik.0 mg/L. 2 mL.11 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 7 4. b) Tepatkan dengan larutan pengencer sampai tanda tera.5. 30 mL.5 mg/L.5 59 . Cu 10 mg/L a) Pipet 50 mL larutan induk logam tembaga. dan i) Labu semprot Persiapan dan pengawetan contoh uji Bila contoh uji tidak dapat segera dianalisa. 3. maka contoh uji diawetkan dengan penambahan HNO3 p sampai pH kurang dari 2 dengan waktu penyimpanan maksimal 6 bulan.3 Peralatan a) SSA b) Lampu hollow katoda Cu.2 mg/L. 20 mL. b) Tambahkan larutan pengencer sampai tepat tanda tera sehingga diperoleh konsentrasi logam besi 0. f) Corong gelas.1.0 mg/L dan 4.4 4. 5 mL. Cu 10 mg/L masing-masing ke dalam labu ukur 100 mL. dan 40 mL. 30 mL. 2.42 µm. 4.5. Tololiu-Supit No. 10 mL.0 mg/L.2 Pembuatan larutan baku logam tembaga. h) Kertas saring whatman 40. Cu 100 mg/L ke dalam labu ukur 500 mL. 0. 10 mL. fax.0 mg/L 4. c) Gelas piala 250 mL. Cu a) Pipet 0 mL. b) Tambahkan 5 mL asam nitrat. 1.1 Persiapan contoh uji a) Masukkan 100 mL contoh uji yang sudah dikocok sampai homogeny ke dalam gelas piala.5.5. d) Pipet ukur 5 mL. Cu 1000 mg/L ke dalam labu ukur 100 mL.

Jaminan mutu dan pengendalian mutu 5.11 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 7 4.8 nm c) Buat kurva kalibrasi untuk mendapatkan persamaan garis regresi.2 Pengendalian Mutu a) Koefisiensi kolerasi ( r ) lebih kecil atau sama dengan 0. b) Ukur masing-masing larutan kerja yang telah dibuat pada panjang gelombang 324.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TEMBAGA (Cu) No. c) Lakukan analisis duplo untuk control ketelitian analisis. B adalah kadar contoh uji yang tidak di spike.6 Prosedur Pembuatan kurva kalibrasi a) Optimalkan alat SSA sesuai petunjuk penggunaan alat.7 5. Fp adalah faktor pengenceran. (0431) 855958. Persen temu belik (% recovery. Kode LKLM III.Cu (mg/L) = C x fp Dengan pengertian : C adalah konsentrasi yang didapat hasil pengukuran (mg/l).95 dengan intersepsi lebih kecil atau sama dengan batas deteksi.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.4. fax. 60 . %) % R = A – B x 100 % C Dengan Pengertian : A adalah kadar contoh uji yang di spike. b) Gunakan alat gelas bebas kontaminasi c) Gunakan alat ukur yang terkalibrasi d) Dikerjakan oleh analis yang kompeten e) Lakukan analis dalam jangka waktu yang tidak melampaui waktu penyimpanan maksimum. 5. C adalah kadar standar yang diperoleh (target value) 4.1 Jaminan Mutu a) Gunakan bahan kimia berkualitas murni (pa). d) Lanjutkan dengan pengukuran contoh uji yang sudah dipersiapkan Perhitungan Konsentrasi logam tembaga. Tololiu-Supit No.5.1. b) Lakukan analisis blanko untuk control kontaminasi.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
d) Jika koefisiensi variasi/standard deviasi relative hasil pengukuran lebih besar atau sama dengan 10% maka dilakukan pengukuran ketiga. INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TEMBAGA (Cu)
No. Kode LKLM III.5.4.1.11 Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

Prosedur
Tanggal Terbit : 01/04/2010

Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 7

6.

Rekomendasi Kontrol akurasi a) Analisis blind sample. b) Untuk control gangguan matriks lakukan analisis spike matrix kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115% c) Buat kurva kendali (control chart) untuk akurasi analisis.

61

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TEMBAGA (Cu)
No. Kode LKLM III.5.4.1.11

Prosedur
Tanggal Terbit : 01/04/2010

Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 7 dari 7

Lampiran A (normatif) Pelaporan

Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut : 1) Parameter yang dianalisis. 2) Nama analisis 3) Tanggal analisis 4) Rekaman hasil pengukuran duplo, triplo dan seterusnya. 5) Rekaman kurva kalibrasi atau kromatografi 6) Nomor contoh uji 7) Tanggal penerimaan contoh uji 8) Batas deteksi 9) Rakaman hasil perhitungan 10) Hasil pengukuran persen spike matrix dan crm atau blind sample (bila dilakukan). 11) Kadar analit dalam contoh uji.

62

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

LEMBAR PENGESAHAN

No. Kode LB III.5.4.1.12 Tanggal Terbit:01/04/2010

Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 5

INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TIMBAL (Pb) TERLARUT SNI 06-2519 – 1991

Manado,

April 2010

Disiapkan: Tim Stanlab

Disetujui: Manajer Mutu

( Christine N. Kandow, S.Pd )

( Johana Liuw, SST )

Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado

( F. Eko Saputro, SKM, M.Kes )

63

Tololiu-Supit No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 860658 Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 64 . fax. (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.

1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.12 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 5 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 65 . Tololiu-Supit No. Kode LKLMIII.4. (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.5. fax. (0431) 860658 No.

Tololiu-Supit No. 2. 5) Gas asetilina. Acuan : SNI 06-2519 .3 nm. (0431) 860658 855958. 4.3 nm.1.4. Persiapan Persiapan bahan penunjang : 1) Kemasan larutan induk Pb 1000 mg/l 2) Asam nitrat pekat (HNO3 pekat) 3) Air suling / air demineralisasi yang bebas logam 4) Saringan membran berdiameter 0.45 µ m.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Tujuan Tujuan metode untuk memperoleh kadar timbal terlarut dan timbal total dalam air.1991 Peralatan 1) Spektrofotometer Serapan Atom 2) Komputer lengkap 3) Kompresor 4) Pipet mikro 500 dan 1000 ml 5) Pipet ukur 10 ml 6) Pipet seukuran 5 dan 10 ml 7) Corong 8) Labu ukur 1000 ml 9) Gelas piala 100 ml 10) Tabung reaksi 6. Prinsip Kerja : Proses titrasi contoh uji pada serapan panjang gelombang tertentu yaitu : λ 283. 1) Pengujian kadar timbal terlarut dan timbal total dalam air.12 PENENTUAN TIMBAL (Pb) Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 5 1. No. (0431)TOTAL fax. 66 . 2) Penggunaan metode secara langsung dengan alat spektrofotometer serapan atom (SSA) pada λ 283. 3. 5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Kode LKLM III.5. Ruang Lingkup.

• Sediakan contoh uji yang telah diambil sesuai metode pengambilan contoh uji kualitas → SNI 06-2421 – 1991 • Kocok contoh uji.1. ukur 50 ml secara duplo dan masukkan kedalam gelas piala 100 ml. kemudian baca dan catat masing-masing serapan masuknya. fax. Prosedur Pembuatan larutan induk timbal (Pb) : 1) Tuang larutan logam pB 1. 7.0 .0 gram dari kemasan kedalam labu ukur 1000 ml 2) Tambahkan air suling sampai tepat sampai tanda tera. 10.0 dan 20. • Sediakan contoh uji yang telah diambil sesuai metode pengambilan contoh uji kualitas → SNI 06-2421 – 1991 • Saring 100 ml contoh secara duplo dengan saringan membran berpori yang berdiameter 0.45 µ m air saringan yang didapat adalah benda uji. Pembuatan kurva kalibrasi : Buat kurva kalibrasi dengan tahapan sebagai berikut : 1) Atur alat SSA dan optimalkan sesuai dengan petunjuk penggunaan alat untuk pengujian kadar timbal.2. 7.0 ml larutan induk. 3) Masukkan larutan baku kedalam tabung reaksi secara duplo sebanyak 20 ml. (0431) 860658 No.0 dan 20. 7. Kode LKLM III. Tololiu-Supit No.3. 2) Persiapan benda uji untuk pengujian timbal total. 7. (0431) 855958. 15. 10.4. Timbal dan masukkan masingmasing ke dalam labu 1000 ml.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PENENTUAN TIMBAL (Pb) PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. 67 .0 mg/L. 2) Siapkan larutan baku satu persatu kedalam SSA melalui pipa kapiler.5. 50 .0 .1.50 Kelurahan Tingkulu Manado TOTAL Telp. Pembuatan larutan baku timbal (Pb) : 1) Pipet 0 . • Tambahkan 5 ml HNO3 pekat dan panaskan perlahan-lahan sampai sisa volumenya 15 – 20 ml. 50 . 15. 2) Tambahkan air suling sampai tepat pada tanda tera sehingga diperoleh kadar Pb 0 .12 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 5 Persiapan contoh uji : 1) Persiapan benda uji untuk pengujian timbal terlarut.

4.5.3. Pengujian timbal total : 1) Pindahkan contoh uji ke dalam tabung reaksi. baca dan catat serapan masuknya.50 Kelurahan Tingkulu Manado TOTAL Telp. 7. 7. Tololiu-Supit No. Selisih kadar maksimum yang diperbolehkan antara dua pengukuran duplo adalah 2 % rata-ratakan hasilnya. 8.1. apabila perbedaan kurang atau sama dengan 2 % rata-ratakan hasilnya. 4) Buat kurva kalibrasi dari data diatas atau tentukan persamaan garis lurusnya.0 mg/l ulangi pengujian dengan menggunakan metoda ekstraksi (SNI 06-2518-1991) atau metoda tungku karbon (SNI 06-2519-1991). fax. periksa keadaan alat dan ulangi langkah 1 dan 2. 8.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN TIMBAL (Pb) Jl. 2) Usapkan benda uji satu-persatu kedalam alat SSA melalui pipa kapiler baca dan catat serapan masuknya. 68 . Kode LKLM III. Apabila hasil perhitungan kadar timbal lebih besar dari 20 mg/l ulangi pengujian dengan cara mengencerkan benda uji.4.5. (0431) 855958. Apabila hasil perhitungan kadar timbal lebih kecil dari 1. 2) Contoh uji siap diuji dengan cara mengisapkan contoh uji satu persatu kedalam alat SSA melalui pipa kapiler.1. Pengujian timbal terlarut : 1) Masukkan benda uji kedalam tabung reaksi.12 Prosedur Tanggal Terbit 01/04/20100 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 5 3) Apabila perbedaan hasil pengukuran lebih dari 2 %.2. Perhitungan Hitung kadar timbal dalam benda uji dengan menggunakan kurva kalibrasi yang diganti 3 bulan atau persamaan garis lurus dan perhatikan hal-hal berikut : 8. (0431) 860658 No. 8.

5.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 69 . (0431) 855958. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.4. M. Eko Saputro. fax.1.Pd ) ( Johana Liuw. Tololiu-Supit No.13 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 7 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) SNI 06-2466-1991 Manado. SKM. S.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Kode LKLM III. Kandow. (0431) 860658 No. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N.

4. (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.13 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 7 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 70 . Kode LKLM III.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. fax. Tololiu-Supit No.5. (0431) 860658 No.1.

1 Prinsip Penambahan asam nitrat bertujuan untuk melarutkan analit logam dan menghilangkan zat-zat pengganggu yang terdapat dalam contoh uji air dan air limbah dengan bantuan pemanas listrik. Cd yang diencerkan dengan air suling sampai kadar tertentu.3 Larutan kerja logam cadmium larutan baku logam cadmium.5 larutan pengencer Larutan yang digunakan untuk mengencerkan larutan kerja.50 Kelurahan Tingkulu Manado KADMIUM (Cd) Telp.8 nm.0 mg/L dan panjang gelombang 228. Cd 1000 mg/L yang digunakan untuk membuat larutan baku dengan kadar yang lebih rendah 3. C2H2 2.1 larutan induk cadmium Larutan yang mempunyai kadar logam cadmium. kemudian dengan SSA menggunakan gas asetilen C2H2 4. 1. Acuan Normatif SNI 06-6989. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No. Kode LKLM III. Tololiu-Supit No. dan 4) Gas astilen. Cara Uji 4.05 mg/L sampai dengan 2. 3. 71 . (0431) 855958.4.13 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 7 1. Cd yang diencerkan. 0. Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk penentuan logam cadmium (Cd) dalam air limbah secara Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) – nyala pada kisaran kadar Cd 0. fax.0 mg/L dan 2. 4.4 larutan blanko Air suling yang diasamkan atau perlakuannya sama dengan contoh uji 3.1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN LOGAM BERAT Jl. yang dibuat dengan cara menambahkan asam nitrat pekat ke dalam air suling sampai pH 2.0 mg/L 3.6 kurva kalibrasi Grafik yang menyatakan hubungan kadar larutan kerja dengan hasil pembacaan absorbansi masuk yang merupakan garis lurus.0 mg/L. 0. 3. digunakan untuk membuat kurva kalibrasi dan mempunyai kisaran kadar Cd 0. 0.05 mg/L. HNO3 3) Larutan standar cadmium.1 mg/L. 3.2 Larutan baku logam cadmium Larutan induk logam cadmium.2 Bahan 1) Air suling 2) Asam nitrat. 16-2004 Istilah dan Definisi 3.5. Cd.5 mg/L.

(0431) 855958. Persiapan Pengujian 4. 0. 4. c) Panaskan di pemanas listrik sampai larutan contoh uji hamper kering. b) Tambahkan 5 mL asam nitrat. dan 9) Labu semprot. Cd 10 mg/L a) Pipet 50 mL larutan standar cadmium.3 Pembuatan Larutan baku logam cadmium. b) Tepatkan dengan larutan pengencer sampai tanda tera.2 mg/L. Cd 1000 mg/L ke dalam labu ukur 100 mL.50 Kelurahan Tingkulu Manado KADMIUM (Cd) Telp.4 4.4.5 72 . 6) Corong gelas. 0.5. 0. Tololiu-Supit No. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No. 5) Labu ukur 100 mL. masukkan ke dalam labu ukur 100 ml melalui kertas saring dan ditepatkan 100 mL dengan air suling.1 mg/L dan 0.1. 7) Pemanas Listrik. dengan ukuran pori θ 0.5 mL.0 mL.5. 10 mL dan 20 mL.0 mg/L.5.5 mg/L.5. 4.1 Persiapan Contoh Uji a) Masukkan 100 mL contoh uji yang sudah dikocok sampai homogeny ke dalam gelas piala. maka contoh uji diawetkan dengan penambahan HNO3 p sampai pH kurang dari 2 dengan waktu simpan maksimal 6 bulan.3 Peralatan 1) SSA 2) Lampu hollow katoda Cd 3) Gelas piala 250 mL 4) Pipet ukur 5 mL. fax. Persiapan dan Pengawetan Contoh Uji Bila contoh uji tidak dapat segera dianalisa.13 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 7 4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN LOGAM BERAT Jl. d) Ditambahkan 50 mL air suling. Cd 100 mg/L ke dalam labu ukur 500 mL.42 µm. 4.4 Pembuatan Larutan kerja logam cadmium.5. Cd 10 mg/L masing-masing ke dalam labu ukur 100 mL. 8) Kertas saring whatman 40. b) Tepatkan dengan larutan penencer sampai tanda tera. b) Tambahkan larutan pengencer sampai tepat tanda tera sehingga diperoleh konsentrasi logam besi 0. Cd a) Pipet 0.2 Pembuatan larutan baku logam cadmium Cd 100 mg/L a) Pipet 10 mL larutan induk logam cadmium. 10 mL dan 20 mL larutan baku cadmium. 4. Kode LKLM III.

8 nm.2 Pengendalian Mutu a) Koefisiensi kolerasi ( r ) lebih kecil atau sama dengan 0.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN855958. Fp adalah faktor pengenceran. c) Lakukan analisis duplo untuk control ketelitian analisis. 5. B adalah kadar contoh uji yang tidak di spike. (0431) LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No. Kode LKLM III. C adalah kadar standar yang diperoleh (target value) 4. c) Buat kurva kalibrasi untuk mendapatkan persamaan garis regresi.4. %) % R = A – B x 100 % C Dengan Pengertian : A adalah kadar contoh uji yang di spike.1 Jaminan Mutu a) Gunakan bahan kimia berkualitas murni (pa). Jaminan mutu dan pengendalian mutu 5. Persen temu belik (% recovery. Cd dihitung sebagai berikut : Cd (mg/L) = C x fp Dengan pengertian : C adalah konsentrasi yang didapat hasil pengukuran (mg/l). fax.5. b) Lakukan analisis blanko untuk control kontaminasi. b) Ukur masing-masing larutan kerja yang telah dibuat pada panjang gelombang 228. Tololiu-Supit No. d) Jika koefisiensi variasi/standard deviasi relative hasil pengukuran lebih besar atau sama dengan 10% maka dilakukan pengukuran ketiga.1. (0431) 860658 Telp. Perhitungan Konsentrasi logam cadmium. b) Gunakan alat gelas bebas kontaminasi c) Gunakan alat ukur yang terkalibrasi d) Dikerjakan oleh analis yang kompeten e) Lakukan analis dalam jangka waktu yang tidak melampaui waktu penyimpanan maksimum. 73 .BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl.7 5.13 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 7 4.95 dengan intersepsi lebih kecil atau sama dengan batas deteksi. d) Lanjutkan dengan pengukuran contoh uji yang sudah dipersiapkan.6 Prosedur dan Pembuatan Kurva Kalibrasi a) Optimalkan alat SSA sesuai dengan petunjuk penggunaan alat.

50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN855958. Kode LKLM III. (0431) LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) Prosedur No.5. Tololiu-Supit No. (0431) 860658 Telp. fax.1. b) Untuk control gangguan matriks lakukan analisis spike matrix kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115% c) Buat kurva kendali (control chart) untuk akurasi analisis.13 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 6 dari 7 6. Rekomendasi Kontrol akurasi a) Analisis blind sample.4. 74 .BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl.

Kode LKLM III.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN855958. triplo dan seterusnya.13 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 7 dari 7 Lampiran A (normatif) Pelaporan Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut : 1) Parameter yang dianalisis. Tololiu-Supit No. fax.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI Jl.4.5. 11) Kadar analit dalam contoh uji. (0431) 860658 Telp. 75 . 5) Rekaman kurva kalibrasi atau kromatografi 6) Nomor contoh uji 7) Tanggal penerimaan contoh uji 8) Batas deteksi 9) Rakaman hasil perhitungan 10) Hasil pengukuran persen spike matrix dan crm atau blind sample (bila dilakukan). (0431) LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No. 2) Nama analisis 3) Tanggal analisis 4) Rekaman hasil pengukuran duplo.1.

(0431) 860658 No. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. S. Kandow. M.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Eko Saputro.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.Pd ) ( Johana Liuw. Kode LKLM III. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 76 .14 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 6 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN MANGAN (Mn) SNI 06-2497-1991 Manado.5. Tololiu-Supit No. fax.1. (0431) 855958.4. SKM.

1. (0431) 860658 No. Tololiu-Supit No.4.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.5. fax.14 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal MENCABUT No Terbitan/ Halaman Kode Revisi MEMASUKKAN No Terbitan/ Halaman Kode Revisi PARAF 77 . Kode LB III.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 855958.

50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN MANGAN (Mn) Telp. HNO3 3) Larutan standar Mangan.5-2004 Istilah dan Definisi 3.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. 3.14 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 6 1. mg/L.1 mg/L sampai dengan 4.2 Larutan baku logam mangan Larutan induk logam mangan. 3.4. Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk penentuan logam mangan.3 Larutan kerja logam mangan larutan baku logam mangan.5. 78 . 4.0 mg/L.5 mg/L. 0. 3.0 mg/L.0 mg/L. Mn dalam air dan air limbah secara Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) – nyala pada kisaran kadar Mn 0. 3. Acuan : SNI 06-6989. (0431) 855958.5 nm.1 mg/L. Mn.0 mg/L. Mn 1000 mg/L yang digunakan untuk membuat larutan baku dengan kadar yang lebih rendah 3. Mn yang diencerkan dengan air suling sampai kadar tertentu.1.5 larutan pengencer Larutan yang digunakan untuk mengencerkan larutan kerja. Cara Uji 4. 1. Tololiu-Supit No.6 kurva kalibrasi Grafik yang menyatakan hubungan kadar larutan kerja dengan hasil pembacaan absorbansi masuk yang merupakan garis lurus. 0.0 mg/L dan panjang gelombang 279. (0431) 860658 No.1 larutan induk mangan Larutan yang mempunyai kadar logam mangan. dan 4) Gas astilen. digunakan untuk membuat kurva kalibrasi dan mempunyai kisaran kadar Mn 0.1 Prinsip Penambahan asam nitrat bertujuan untuk melarutkan analit logam dan menghilangkan zat-zat pengganggu yang terdapat dalam contoh uji air dan air limbah dengan bantuan pemanas listrik. Kode LKLM III. Mn yang diencerkan. C2H2 2. fax. kemudian dengan SSA menggunakan gas asetilen C2H2 4. yang dibuat dengan cara menambahkan asam nitrat pekat ke dalam air suling sampai pH 2. 2.2 Bahan Penunjang Uji 1) Air suling 2) Asam nitrat.4 larutan blanko Air suling yang diasamkan atau perlakuannya sama dengan contoh uji 3. 3.0 mg/L dan 4.

Mn 100 mg/L a) Pipet 10 mL larutan induk logam Mangan.1 Persiapan Contoh Uji a) Masukkan 100 mL contoh uji yang sudah dikocok sampai homogen ke dalam gelas piala.14 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 6 4. dengan ukuran pori θ 0. Mn 10 mg/L masing-masing ke dalam labu ukur 100 mL.5. masukkan ke dalam labu ukur 100 ml melalui kertas saring dan ditepatkan 100 mL dengan air suling.5. 7) Pemanas Listrik. Mn 10 mg/L a) Pipet 50 mL larutan standar Mangan. 5) Labu ukur 100 mL. dan 9) Labu semprot.5. 6) Corong gelas. 10 mL. fax. Kode LKLM III. dan 40 mL.2 Pembuatan larutan baku logam Mangan. 4. d) Ditambahkan 50 mL air suling. 30 mL.3 4. 20 mL.5. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. maka contoh uji diawetkan dengan penambahan HNO3 p sampai pH kurang dari 2 dengan waktu simpan maksimal 6 bulan. Pembuatan Larutan baku logam Mangan.4 79 . c) Panaskan di pemanas listrik sampai larutan contoh uji hamper kering. larutan baku Mangan. dan 40 mL. b) Tepatkan dengan larutan penencer sampai tanda tera. Persiapan Pengujian 4. 4. Mn a) Pipet 0. 10 mL dan 20 mL. Mn 100 mg/L ke dalam labu ukur 500 mL. Persiapan dan Pengawetan Contoh Uji Bila contoh uji tidak dapat segera dianalisa. Mn 1000 mg/L ke dalam labu ukur 100 mL. Pembuatan Larutan kerja logam mangan. 1 mL.5.4 4. Tololiu-Supit No.4. 5 mL. 30 mL.3 Peralatan 1) Spektrophotometer Serapan Atom 2) Lampu hollow katoda Mn 3) Gelas piala 250 mL 4) Pipet ukur 5 mL.0 mL. 8) Kertas saring whatman 40.42 µm.1. b) Tambahkan 5 mL asam nitrat. (0431) 855958.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN MANGAN (Mn) Jl.5 4. b) Tepatkan dengan larutan pengencer sampai tanda tera.

c) Buat kurva kalibrasi untuk mendapatkan persamaan garis regresi.1 mg/L.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Fp adalah factor pengenceran. 2.2 Pengendalian Mutu a) Koefisiensi kolerasi ( r ) lebih kecil atau sama dengan 0. % R) % R = A – B x 100 % C Dengan Pengertian : A adalah kadar contoh uji yang di spike. (0431) 860658 b) Tambahkan larutan pengencer sampai tepat tanda tera sehingga diperoleh konsentrasi logam besi 0. 5.1. C adalah kadar standar yang diperoleh (target value) 5. 5. Mn Mn (mg/L) = C x fp Dengan pengertian : C adalah konsentrasi yang didapat hasil pengukuran (mg/l).0 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN MANGAN (Mn) No.5. Jaminan mutu dan pengendalian mutu 6. 80 . (0431) 855958. fax. Perhitungan Konsentrasi logam Mangan. d) Lanjutkan dengan pengukuran contoh uji yang sudah dipersiapkan.4. dan 4.0 mg/L.5 mg/L.0 mg/L.14 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 6 mg/L.0 mg/L. 0. 1.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Persen temu balik (% recovery. Kode LKLM III.1 Jaminan Mutu a) Gunakan bahan kimia berkualitas murni (pa).5 nm.1 Prosedur dan Pembuatan Kurva Kalibrasi a) Optimalkan alat SSA sesuai dengan petunjuk penggunaan alat. 3. B adalah kadar contoh uji yang tidak di spike. b) Ukur masing-masing larutan kerja yang telah dibuat pada panjang gelombang 279.95 dengan intersepsi lebih kecil atau sama dengan batas deteksi.2 6. 0.0 mg/L. Tololiu-Supit No. b) Gunakan alat gelas bebas kontaminasi c) Gunakan alat ukur yang terkalibrasi d) Dikerjakan oleh analis yang kompeten e) Lakukan analis dalam jangka waktu yang tidak melampaui waktu penyimpanan maksimum.

INSTRUKSI KERJA PENENTUAN MANGAN (Mn) No.5. Kode LKLM III. (0431) 855958.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO b) Lakukan analisis blanko untuk control kontaminasi. 11) Kadar analit dalam contoh uji. b) Untuk control gangguan matriks lakukan analisis spike matrix kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115% c) Buat kurva kendali (control chart) untuk akurasi analisis. fax.1. d) Jika koefisiensi variasi/standard deviasi relative hasil pengukuran lebih besar atau sama dengan 10% maka dilakukan pengukuran ketiga. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 6 6. c) Lakukan analisis duplo untuk control ketelitian analisis. Lampiran A (normatif) Pelaporan Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut : 1) Parameter yang dianalisis. Rekomendasi Kontrol akurasi a) Analisis blind sample. Tololiu-Supit No.4. 2) Nama analisis 3) Tanggal analisis 4) Rekaman hasil pengukuran duplo.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 81 .14 Jl. triplo dan seterusnya. 5) Rekaman kurva kalibrasi atau kromatografi 6) Nomor contoh uji 7) Tanggal penerimaan contoh uji 8) Batas deteksi 9) Rakaman hasil perhitungan 10) Hasil pengukuran persen spike matrix dan crm atau blind sample (bila dilakukan).

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 860658 82 . Tololiu-Supit No. fax. (0431) 855958.

Kandow. Kode LKLM III. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. M.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. fax.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.5.1127 . SKM. (0431) 860658 No.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 83 .1. Eko Saputro. S.Pd ) ( Johana Liuw.1989 Manado. Tololiu-Supit No. (0431) 855958. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.15 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 6 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN BESI ( Fe ) SNI 19.4.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Kode LKLM III. Tololiu-Supit No. (0431) 860658 No. (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. fax.15 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 84 .4.5.1.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl.3 nm. 3. 1. HNO3 3) Larutan standar logam besi. Fe.0 mg/L.2 Bahan 1) Air suling 2) Asam nitrat.4.0 mg/L.4-2004 Istilah dan Definisi 3. 3. Fe Larutan yang mempunyai kadar logam besi.3 mg/L sampai dengan 6. Cara Uji 4.0 mg/L dan 6. 0. 85 . Fe yang diencerkan dengan air suling sampai kadar tertentu.6 kurva kalibrasi Grafik yang menyatakan hubungan kadar larutan kerja dengan hasil pembacaan absorbansi masuk yang merupakan garis lurus.0 mg/L. (0431) 860658 No.15 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 6 1. fax.1. (0431) 855958. 3.5 larutan pengencer Larutan yang digunakan untuk mengencerkan larutan kerja.1 Prinsip Penambahan asam nitrat bertujuan untuk melarutkan analit logam dan menghilangkan zat-zat pengganggu yang terdapat dalam contoh uji air dan air limbah dengan bantuan pemanas listrik. 2. Fe1000 mg/L yang digunakan untuk membuat larutan baku dengan kadar yang lebih rendah 3. dan 4) Gas astilen.5. 3. Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk penentuan logam Besi.2 Larutan baku logam besi. Kode LKLM III. digunakan untuk membuat kurva kalibrasi dan mempunyai kisaran kadar Fe 0. Acuan Normatif SNI 06-6989. C2H2 2. Fe Larutan induk logam besi. 4. Tololiu-Supit No. 3.4 larutan blanko Air suling yang diasamkan atau perlakuannya sama dengan contoh uji 3. Fe larutan baku logam Besi. kemudian dengan SSA menggunakan gas asetilen C2H2 4.5 mg/L. 4.0 mg/L dan panjang gelombang 248.1 larutan induk logam besi. Fe yang diencerkan. Fe dalam air dan air limbah secara Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) – nyala pada kisaran kadar Fe.3 Larutan kerja logam besi. yang dibuat dengan cara menambahkan asam nitrat pekat ke dalam air suling sampai pH 2.0 mg/L.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN BESI ( Fe ) Telp.

4 4.2 Pembuatan larutan baku logam besi. 30 mL. 86 4.5. Kode LKLM III. 30 mL. b) Tepatkan dengan larutan pengencer sampai tanda tera. Fe 100 mg/L a) Pipet 10 mL larutan induk logam besi.5. 10 mL. 6) Corong gelas. b) Tepatkan dengan larutan penencer sampai tanda tera. (0431) 860658 No. dan 9) Labu semprot. b) Tambahkan 5 mL asam nitrat. Fe 1000 mg/L ke dalam labu ukur 100 mL. 3. b) Tambahkan larutan pengencer sampai tepat tanda tera sehingga diperoleh konsentrasi logam besi 0.3 4.0 mg/L. 4. Pembuatan Larutan kerja logam Besi.0 mg/L.0 mg/L. Fe 10 mg/L a) Pipet 50 mL larutan standar Besi.0 mg/L. 4.42 µm.5. Persiapan Pengujian 4. 5 mL. (0431) 855958. masukkan ke dalam labu ukur 100 ml melalui kertas saring dan ditepatkan 100 mL dengan air suling. dengan ukuran pori θ 0.4. Fe a) Pipet 0 mL.5 4. 7) Pemanas Listrik. 2. Pembuatan Larutan baku logam Besi. fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN BESI ( Fe ) Telp. Fe 100 mg/L ke dalam labu ukur 500 mL.1.0 mg/L. Tololiu-Supit No. 8) Kertas saring whatman 40. 40 mL dan 60 mL larutan baku besi 10 mg/L masing-masing ke dalam labu ukur 100 mL. 0.15 Prosedur Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 4.5.5.5 mg/L. c) Panaskan di pemanas listrik sampai larutan contoh uji hampir kering. dan 6. Persiapan dan Pengawetan Contoh Uji Bila contoh uji tidak dapat segera dianalisa. 10 mL dan 20 mL. 20 mL. 40 mL dan 60 mL 5) Labu ukur 100 mL.0 mg/L. maka contoh uji diawetkan dengan penambahan HNO3 p sampai pH kurang dari 2 dengan waktu simpan maksimal 6 bulan. 1. d) Ditambahkan 50 mL air suling.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl.3 Peralatan 1) SSA 2) Lampu hollow katoda Fe 3) Gelas piala 250 mL 4) Pipet ukur 5 mL.4 .1 Persiapan Contoh Uji a) Masukkan 100 mL contoh uji yang sudah dikocok sampai homogen ke dalam gelas piala.

(0431) 855958. Jaminan mutu dan pengendalian mutu 5. 87 . Fe (mg/L) = C x fp Dengan pengertian : C adalah konsentrasi yang didapat hasil pengukuran (mg/l).4. Persen temu balik (% recovery.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. %) % R = A – B x 100 % C Dengan Pengertian : A adalah kadar contoh uji yang di spike. g) Gunakan alat gelas bebas kontaminasi h) Gunakan alat ukur yang terkalibrasi i) Dikerjakan oleh analis yang kompeten j) Lakukan analis dalam jangka waktu yang tidak melampaui waktu penyimpanan maksimum. Fp adalah faktor pengenceran. C adalah kadar standar yang diperoleh (target value) 4. d) Lanjutkan dengan pengukuran contoh uji yang sudah dipersiapkan. Perhitungan Konsentrasi logam besi.7 5. Kode LKLM III.1 Jaminan Mutu f) Gunakan bahan kimia pro analisis (pa).95 dengan intersepsi lebih kecil atau sama dengan batas deteksi.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. f) Lakukan analisis blanko untuk control kontaminasi.1. Tololiu-Supit No. fax. g) Lakukan analisis duplo untuk control ketelitian analisis. B adalah kadar contoh uji yang tidak di spike.6 Prosedur dan Pembuatan Kurva Kalibrasi a) Optimalkan alat SSA sesuai dengan petunjuk penggunaan alat.15 Prosedur Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 4.2 Pengendalian Mutu e) Koefisiensi kolerasi ( r ) lebih kecil atau sama dengan 0.3 nm. h) Jika koefisiensi variasi/standard deviasi relative hasil pengukuran lebih besar atau sama dengan 10% maka dilakukan pengukuran ketiga.5. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN BESI ( Fe ) No. c) Buat kurva kalibrasi untuk mendapatkan persamaan garis regresi. 5. b) Ukur masing-masing larutan kerja yang telah dibuat pada panjang gelombang 248.

triplo dan seterusnya.4. Lampiran A (normatif) Pelaporan Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut : 1) Parameter yang dianalisis. 5) Rekaman kurva kalibrasi atau kromatografi 6) Nomor contoh uji 7) Tanggal penerimaan contoh uji 8) Batas deteksi 9) Rakaman hasil perhitungan 10) Hasil pengukuran persen spike matrix dan crm atau blind sample (bila dilakukan).15 Prosedur Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 6. Kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115%. b) Analisis blind sample c) Kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115% atau sesuai dengan criteria dalam certifikat CRM d) Untuk control gangguan matriks lakukan spike matrix. 88 . e) Buat kurva kendali (control chart) untuk akurasi analisis.5. Kode LKLM III. 11) Kadar analit dalam contoh uji.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl.1. (0431) 860658 No. (0431) 855958. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN BESI ( Fe ) Telp. 2) Nama analisis 3) Tanggal analisis 4) Rekaman hasil pengukuran duplo. Rekomendasi Kontrol akurasi Untuk control akurasi lakukan salah satu cara sebagai berikut : a) Analisis CRM. Lakukan analisis CRm (Certified Reference Material) untuk control akurasi. fax.

SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.4. 1998 Manado.1. (0431) 855958. S.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. M. Kode L LKLM III. Eko Saputro. fax.16 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 4 Tanggal Terbit : 01/04/2010 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN DO Standard Methods 20 th Edition. Kandow. SKM.5.Pd ) ( Johana Liuw.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Tololiu-Supit No. (0431) 860658 No.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 89 .

Tololiu-Supit No.1.5. Kode LKLM III. (0431) 860658 No. fax.16 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 4 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 90 .4.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 855958.

fax.4H2O.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN DO Telp. LKLM III. Prinsip Kerja : Oksigen telarut ditentukan dengan prosedur titrasi thiosulfat berdasarkan penambahan larutan divalen mangan.16 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 4 1.025 N. tambahkan 480 gr NaOH dan 750 gr Sodium Iodide (Na I). Tujuan Tujuan prosedur pengujian ini adalah untuk mendapatkan kadar oksigen terlarut dalam air (mg/l) dengan metode indometric. (0431) 855958. 2) Menetapkan kadar oksigen terlarut dalam air.5. Tololiu-Supit No. Acuan : Standard Methods 20 th Edition. 400 gr MnSO4. 1998 Peralatan 1) Botol DO 350 ml 2) Buret 3) Gelas ukur 1000 ml Persiapan Reagent : 1) Larutan Mangan Sulfat Larutkan 480 gr MnSO4. Ruang Lingkup 1) Titrasi sampel yang akan ditentukan kadar oksigen terlarut dengan Natrium Thiosulfat 0.2H2O atau 364 gr MnSO4.1. (0431) 860658 No. 3. 4.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. 91 . Oksigen terlarut equivalent dengan jumlah ml titran. 2) Alkali-iodide – aside Larutkan 10 gr NaN3 dalam 500 ml dalam air suling. 5. diikuti alkali kuat.H2O dalam air suling saring dan encerkan sampai 1 liter. 2.4. 6. aduk sampai larut. akhir titrasi dideteksi secara visual dengan indikator strach.

(0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No.205 gr Na2S2O3.5H2O dalam air suling tambahkan 1.025 M sampai berwarna kuning jerami. 4) Ambil 200 ml sampel dan titrasi dengan Na2 S2 O3 0.0021 M. tutup kembali dan campur dengan membalik-balikkan beberapa kali sampai larut kembali. Standarisasinya dengan biiodate. 1 ml Na2S2O3 0. fax. (0431) 855958.1.2 gr asam salicylik dalam 100 ml air suling panas. tambahkan 1 ml reagen alkali-iode-anide dengan pipet.4 gr NaOH padat. Tololiu-Supit No.16 Terbitan / Revisi : 1/0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 4 H2SO4. Prosedur 1) Sampel dituang dalam botol 300 ml dengan stopper sampai penuh.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN DO Jl. 3) 7.0021 M tambahkan volume terukur dari sampel tertitrasi.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 2) Botol ditutup dengan stopper dan campur dengan cara membalik-balikkan botol beberapa kali. usahakan pipet tidak menyentuh permukaan sampel. 3) Endapkan flot yang terbentuk dilarutkan dengan 1 ml H2SO4.5. Diamkan sampai endapan cukup mengendap (kira-kira ½ volume botol).5 ml NaOH atau tambahkan 0. jika titrasi kelebihan.4 mg Kn (103)2 dalam air suling tepatkan 1000 ml. Larutkan 812.025 M = 1 mg DO/L. 6) Standar kalium bi-iodate 0. 8. tambahkan 1 ml MnSO4. Perhitungan Untuk titrasi 200 ml sampel. 92 . 5) Titran thiosulfat Larutkan 6. 4) Larutan strach Larutkan 2 gr starch dan 0. encerkan dalam 1000 ml.4. kembali lanjutkan titrasi menggunakan larutan biiodide 0. Kode LKLM III. 5) Tambahkan beberapa tetes larutan strach dan lanjutkan titrasi sampai warna biru hilang.

Pd ) ( Johana Liuw. SKM.1. (0431) 860658 No. Kandow. Tololiu-Supit No.17 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 8 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN CLORIDA (Cl) SNI 06 – 2431 – 1991 Manado.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PENGESAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 855958.4. M.5. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. Eko Saputro. S. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 93 . Kode LKLM III.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. fax.

17 Terbitan / Revisi : 1 / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 8 MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF Tanggal Terbit: 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode No Kode 94 . Tololiu-Supit No. (0431) 855958. (0431) 860658 No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN LEMBAR PERUBAHAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.5. fax.4. Kode LKLM III.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.1.

yang dibuat oleh seorang analis atau penyelia untuk diuji kadarnya oleh analis yang lain.45 µm.19-2004 Istilah dan Definisi 3.50 Kelurahan(Cl) Telp. Tujuan Tujuan metode pengujian ini untuk memperoleh kadar Clorida dalam air.4. tepatkan sampai tanda tera dengan air suling bebas klorida. (0431) 855958. 3.17 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 8 1.2 Bahan Air suling bebas klorida b) Larutan natrium klorida (NaCl) 0. Cl Larutan yang mempunyai kadar klorida. 3. Cl. 95 .4 spike matrix Contoh uji yang diperkaya menggunakan larutan baku dengan kadar tertentu 3.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN INSTRUKSI KERJA PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO PENENTUAN CLORIDA Tingkulu Manado Jl.5. d) Larutan indicator kalium kromat (K2CrO4) a) 4. 2. kemudian dinginkan dalam desikator. 3.yang diencerkan denagn air suling sampai kadar tertentu 3. yang diandai dengan mulai terbentuknya endapan perka kromat yang berwarna merah kecoklatan.2 larutan blanko Air suling yang tidak mengandung klorida atau mengandung klorida dengan kadar lebih rendah dari batas deteksi. 2) Timbang 824 mg NaCl kering.3 blind sample Larutan baku dengan kadar tertentu. kemudian larutkan dengan air suling bebas klorida didalam labu ukur 1000 mL. Tololiu-Supit No. Acuan : SNI 06-6989. Cara Uji 4. c) Kerta saring bebas klorida berukuran pori 0.1 Prinsip Senyawa klorida dalam contoh uji air dapat dititrasi dengan larutan perak nitrat dalam suasana netral atau sedikit basa (pH 7 sampai dengan pH 10).1 Larutan baku klorida. Perak klorida diendapkan secara kuantitatif sebelum terjadinya titik akhir titrasi.1. Larutan ini mempunyai kadar klorida 500 µg Cl-/mL.0141 N.5 certified Reference Material (CRM) Bahan standar bersertifikat yang tertelusur ke system nasional atau international. menggunakan larutan indikator kalium kromat. Kode LKLM III. 4. (0431) 860658 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 No. 1) Keringkan serbuk NaCl dalam oven pada suhu 1400C selama 2 jam. fax.

o) Oven.12H2O dalam 1000 mL air suling bebas klorida.0141 N. Tambahkan air suling bebas klorida sampai volume mendekati 1000 mL. Lakukan hal tersebut secara berulang-ulang sampai bebas klorida. Biarkan selama 1 jam. h) Larutan natrium hidroksida (NaOH) 1N. Filtrat yang diperoleh diencerkan dengan air suling bebas klorida hingga volume 100 mL. pindahkan ke dalam botol dan cuci endapannya dengan cara di tambah air suling bebas klorida. c) Labu ukur 100 mL dan 1000 mL. e) Larutan baku perak nitrat (AgNO3) 0. Kode LKLM III.4. p) Botol semprot.0141 N.1. f) Suspense ammonium hidroksida. i) Larutan asam sulfat (H2SO4) 1N. k) Corong gelas. g) Indicator fenol ftalein.12H2O atau Al (NH4)(SO4)2.395 g AgNO3 dengan air suling bebas klorida dalam labu ukur 1000 mL dan tepatkan sampai tanda tera.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENENTUAN CLORIDA(0431) 860658 Telp. b) Labu Erlenmeyer 100 mL dan 250 mL. 96 .5.3 Peralatan a) Buret 50 mL atau alat titrasi lain dengan skala yang jelas. h) Spatula. dan j) Hydrogen peroksida (H2O2) 30% 4. f) Pipet ukur 10 mL. (0431) 855958. i) Alat pengukur pH. m) Timbangan analitik.17 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 8 Larutkan 5. e) Pipet volume 25 mL dan 50 mL. Larutkan 2.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. lalu disaring. l) Pemanas listrik. (Cl) No. Panaskan 600C dan tambahkan 55 mL NH4OH pekat secara perlahan sambil diaduk.0 g K2CrO4 dengan sedikit air suling bebas klorida. fax. Larutkan 125 g Al (K)(SO4)2. simpan di dalam botol berwarna coklat. Biarkan 12 jam. Tololiu-Supit No. j) Pengaduk magnet. Lakukan pembakuan dengan menggunakan larutan NaCl 0. g) Gelas piala 250 mL dan 1000 mL. Tambahkan larutan AgNO3 sampai mulai terbentuk endapan merah kecoklatan yang jelas. n) Gelas arloji. di aduk dan di enaptuangkan. d) Gelas ukur 100 mL.

atur dengan menambahkan larutan NaOH 1N atau H2SO4 1N. Tololiu-Supit No.0141 N Pipet 25 mL larutan NaCl 0. 4. V1 adalah volume larutan NaCl yang digunakan (mL). Hitung normalitas larutan baku AgNO3 dengan cara sebagai berikut : V1 X N1 NAgNO3 = VA . dan r) Desikator. d) Jika contoh uji air mengandung sulfide. e) Apabila contoh uji keruh.4 Persiapan pengujian a) Sediakan contoh uji sesuai dengan metode SNI 06-2412-1991 b) Gunakan volume contoh uji air maksimum 100 mL atau jumlah yang sesuai dan diencerkan hingga volume 100 mL. Titrasi dengan larutan AgNO3 sampai terjadi warna merah kecoklatan. kemudian dirata-ratakan. aduk.4. f) Jika pH tidak pada kisaran 7 sampai dengan 10.17 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 8 q) Botol cokelat. VA adalah volume larutan baku AgNO3 untuk titrasi larutan NaCl (mL). (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN CLORIDA (Cl) No. Kode LKLM III.0141 N.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. fax. tambahkan 1 mL H2O2 30% dan aduk selama 1 menit. Catat volume larutan AgNO3 yang digunakan untuk contoh uji (A mL) dan blanko (B mL) Lakukan pengukuran duplo.5. tambahkan 3 mL suspense Al(OH)3.VB Dengan Pengertian : N AgNO3 adalah normalitas larutan baku AgNO3 (mgrek/mL).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. maka dilakukan titrasi yang ketiga. c) Jika contoh uji air berwarna pekat.5 a) b) c) d) e) f) g) 97 . buat larutan blanko menggunakan 25 mL air suling. VB adalah volume larutan baku NaCl yang digunakan (mgrek/mL). 4. Tambahkan 1 mL larutan indicator K2CrO4 5% b/v dan diaduk. saring dengan kertas saring berukuran pori 0. N1 adalah normalitas larutan NaCl yang digunakan (mgrek/mL). sulfit atau tiosulfat. Bila standar deviasi (SD) kadar klorida secara duplo lebih besar dari 5%.45 µm. masukkan ke dalam labu Erlenmeyer 100 mL.1. Catat volume AgNO3 yang digunakan. (0431) 855958. Persiapan Pengujian Pembakuan larutan baku perak nitrat (AgNO3) dengan NaCl 0. biarkan mengendap kemudian di saring.

6 c) Perhitungan 4.65 4.2 mL sampai dengan 0. Kode LKLM III.1 Kadar Klorida Hitung kadar klorida dalam contoh uji dengan menggunakan rumus sebagai berikut : KadarCl.2 Perhitungan kadar NaCl mg/L NaCl = (mg/L Cl-) x 1.(mg/L) = (A – B)xNx35.0141 N.c sampai dengan 4. e) Ulangi titrasi tersebut tiga kali (dengan titikakhir titrasi yang konsisten).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.450 x 100 V Dengan pengertian : A adalah volume larutan baku AgNO3 untuk titrasi contoh uji (mL) B adalah volume larutan baku AgNO3 untuk titrasi blanko (mL) N adalah normalitas larutan baku AgNO3 (mgrek/mL) V adalah volume contoh uji (mL) 4.6 b) sampai dengan 4. masukkan ke dalam labu Erlenmeyer 250 mL. NaCl 0. rata-ratakan volume AgNO3 yang diperoleh.6. b) Tambahkan 1 mL larutan indicator K2CrO4 5% c) Titrasi dengan larutan baku AgNO3 sampai titik akhir titrasi yang ditandai dengan terbentuknya endapan berwarna merah kecoklatan dari Ag2CrO4. tambahkan 5. lakukan langkah 4.7.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.6.7. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN CLORIDA (Cl) No.6 Prosedur a) Gunakan 100 mL contoh uji air secara duplo. fax. masukkan ke dalam labu Erlenmeyer 250 mL.d) terhadap 100 mL air suling bebas klorida (titrasi larutan blanko biasanya memerlukan 0. (0431) 855958.3 mL larutan baku AgNO3).1. Tololiu-Supit No. d) Lakukan titrasi blanko. Catat volume AgNO3 yang digunakan.5.7 98 .17 Prosedur Tanggal Terbit : 01/04/2010 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 8 4. buat larutan blanko. seperti langkah 4.4. f) Buat spike matrix dengan cara sebagai berikut : Ambil 95 mL contoh uji yang memiliki pH 7 sampai dengan pH 10.0 ml larutan baku natrium klorida.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

4.7.3

Persen Temu Balik Persen temu balik dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut : %R = A – B x100% INSTRUKSI KERJA PENENTUAN CLORIDA (Cl)

No. Kode LKLM III.5.4.1.17

Prosedur
Tanggal Terbit : 01/04/2010

Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 7 dari 8

C

Dengan pengertian : R adalah recovery; A adalah kadar contoh uji yang di spike (mg/L); B adalah kadar contoh uji yang tidak di spike (mg/L); C adalah kadar standar yang diperoleh (target value), (mg/L). C = YxZ V Dengan pengertian : Y adalah volume standar yang ditambahkan (mL); Z adalah kadar klorida yang ditambahkan (mg/L) V adalah volume akhir (mL). 5. Jaminan Mutu dan Pengendalian Mutu 5.1 Jaminan Mutu a) Gunakan bahan kimia murni pro analisis (p.a) b) Gunakan alat gelas bebas kontaminan dan terkalibrasi. c) Gunakan alat ukur yang terkalibrasi. d) Gunakan air suling bebas klorida untuk pembuatan semua pereaksi dan blanko. e) Lakukan uji dalam jangka waktu yang tidak melampaui waktu simpan maksimum (holding time). 5.2 Pengendalian Mutu a) Lakukan uji blanko untuk control kontaminasi. Kadar klorida dalam larutan blanko harus lebih kecil dari batas deteksi. b) Lakukan uji secara duplo untuk control ketelitian. Perbedaan pemakaian larutan AgNO3 secara duplo tidak boleh lebih besar dari 0,10 mL.

6.

Rekomendasi

99

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Control akurasi a) Analisis CRM Lakukan analisis Certified Reference Material (CRM) untuk control akurasi. b) Lakukan pengujian blind sample. c) Kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115% atau sesuai dengan criteria dalam certifikat CRM. d) Untuk control gangguan matriks lakukan uji spike matrix. Kisaran persen temu balik adalah 85% sampai dengan 115%. INSTRUKSI KERJA PENENTUAN CLORIDA (Cl)
No. Kode LKLM III.5.4.1.17 Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

Prosedur
Tanggal Terbit : 01/04/2010 e)

Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 8 dari 8

Buat kartu kendali (control chart) untuk akurasi pengujian.

Lampiran A (normatif) Pelaporan Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut : 1) Parameter yang dianalisis 2) Nama analis dan tanda tangan. 3) Tanggal pengujian 4) Rekaman volume titrasi 5) Nomor contoh uji. 6) Tanggal penerimaan contoh uji 7) Batas deteksi 8) Perhitungan 9) Hasil pengukuran duplo 10) Hasil pengukuran blanko 11) hasil pengukuran persen spike matrix dan CRM atau blind sample. 12) Kadar klorida dalam contoh uji.

100

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

LEMBAR PENGESAHAN
No. Kode LKLM III.5.5.1.1
Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 1dari 6

INSTRUKSI KERJA PENENTUAN NITROGEN DIOKSIDA (NO2) ANNUAL OF ASTM STANDARDS, 1977, VOL 11.03, D1607-91

Manado,

April 2010

Disiapkan: Tim Stanlab

Disetujui: Manajer Mutu

( Christine N. Kandow, S.Pd )

( Johana Liuw, SST )

Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado

( F. Eko Saputro, SKM, M.Kes )

101

1 INSTRUKSI KERJA PENENTUAN NITROGEN DIOKSIDA (NO2) Pengujian ini digunakan untuk memperoleh kadar NO2 di udaraTerbitan / Revisioleh 0 yang diserap : I / larutan penyerap NO2 dan diukur dengan alat spektrofotometer Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 6 102 Tanggal Terbit : 01/04/2010 . Tujuan No.1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958. Kode LKLM III.5.5. fax.5. (0431) 860658 Nomor Salinan Distribusi Kepada : LEMBAR PERUBAHAN : Tidak Terkendali Status Distribusi Terkendali PERUBAHAN III.1.5.1 MENCABUT MEMASUKKAN PARAF No. Kode LKLM No Tanggal No Terbitan/ Halaman No Terbitan/ Halaman : I / 0 Terbitan / Revisi Kode Revisi Kode Revisi Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 2 dari 6 1. Tololiu-Supit No.

Ruang Lingkup 2. Warna yang terbentuk diukur dengan spektofotometer panjang gelombang + 550 nm. Pengambilan contoh uji pada kecepatan + 0. Kode LKLM III.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. D1607-91. Cara Kerja 5. INSTRUKSI KERJA PENENTUAN NITROGEN DIOKSIDA (NO2) No. 103 . Penggunaan metode reaksi Griess Saltzinan dengan alat spektrofotometer pada panjang gelombang + 550 nm. Larutan induk NO2 adalah larutan induk NO2 yang dibuat dengan kadar tinggi dan akan digunakan untuk membuat larutan baku kimia yang dibuat dengan kadar yang lebih rendah. Tololiu-Supit No.1. 1977. 5.1 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 4 dari 6 5.5. (0431) 860658 2.000) g/m3 atau (0.002-5)ppm 2. Larutan baku NO2 adalah larutan yang mengandung kadar yang sudah diketahui secara pasti dan langsung digunakan sebagai pembanding dalam pengujian. Kurva kalibrasi adalah grafik yang menyatakan hubungan antara kadar larutan baku dengan hasil pembacaan absorbansi yang biasanya berupa garis lurus. 3). 3. fax. Spektrofotometer.4 liter/menit selama 60 menit 2.5.3.03. Cara pengujian NO2 yang terdapat dalam contoh uji antara (4-10. Istilah dan Definisi 1). 4.2.2.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Acuan Annual Book of ASTM Standard. Peralatan Peralatan yang digunakan terdiri dari : 1).1. 2). vol 11. Prinsip Kadar nitrit ditentukan melalui pembentukan zat aso yang berwarna ungu kemerahan yang terbentuk pada suasana asam dengan mencampur asam sulfanilamide diaso dengan N-_1-naftil)-etilendiamindihidroklorida. (0431) 855958.1.

9). 2. 100. 17).1. Gelas ukur 50. Gelas piala 100. 13). Meja setinggi kurang lebih 1. dan 1000 ml.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 2).00246g NaNO2 dengan aquades bebas nitrit didalam labu ukur 1000 ml hingga tepat tanda tera (1ml – 20 g NO2) 2). 4). Bahan 1). Larutan induk NO2 Larutkan 0. 10). (0431) 855958. 5). 7). Pipet ukur 10 ml. 1000 ml. Kertas tissue yang lembut. Pemanas Listrik. Slang karet. PENENTUAN NITROGEN DIOKSIDA (NO2) No. Flowmeter.3. 8). 15). 100 dan 1000 ml. Pipet volume 1. Larutan Penyerap NO2 Buat larutan penyerap dengan NO2 dengan tahapan sebagai berikut : 104 . (0431) 860658 3). Pompa hisap.1 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 5 dari 6 3). 5. encerkan hingga 100 ml dengan aquades bebas nitrit INSTRUKSI KERJA daslam labu ukur 100 ml (1 .0 ml larutan diatas. 6). fax.5. Labu ukur 25.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Tololiu-Supit No. Rak midget impinjer. Midget Impinjer. 14). Jl. 12). Gelas arloji. 16). 11). Roll kabel. 4 . Kode LKLM III.5 dan 10 ml. Larutan baku NO2 Pipet 10. Sumber listrik /generator.5 m.2 g NO2).5.

0 ml larutan baku.1 Jl. 5).1 % dan 10 ml aseton .5.5. Cari panjang gelombang pada serapan maksimal. Pengambilan Contoh Uji 1). encerkan dengan aquades bebas nitrit dalam labu ukur 1000 ml hingga tepat tanda tera. 4). b. 5. Masukkan kedalam kuvet. baca absorbansinya dengan spektrofotometer pada panjang gelombang serapan maksimal dan catat absorbansinya. (0431) 855958. 3). Siapkan pompa hisap yang sudah diukur kecepatan alirnya pada + 0. masing-masing masukkan dalam labu ukur 25 ml. 2). dinginkan. Tololiu-Supit No. Isi midget impinger dengan larutan penyerap sebanyak 10 ml. c. 5. Pembuatan Kurva Kalibrasi Buat kurva kalibrasi dengan tahapan sebagai berikut : 1). (0431) 860658 Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 dengan flowmeter. Kode LKLM III. larutkan 5 g asam sulfat anhidrat (5. fax. 7).4. Tambahkan larutan penyerap hingga tanda tera.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO a. Buat kurva kalibrasi berdasarkan data tahap f diatas dan tentukan persamaan garis liniernya. 6).5.1. Pipet secara bertahap 1. Diamkan selama 15 menit. 2).4 liter/menit INSTRUKSI KERJA PENENTUAN NITROGEN DIOKSIDA (NO2) No. 105 . panaskan pelan-pelan sampai larut sempurna. tambah 20 ml larutan N-(1-niftil) etilendiamin dihidroklorida 0. Optimalkan alat spektrofotometer sesuai dengan petunjuk penggunaan alat untuk pengujian kadar NO2 .5 g asam sulfanilat monohidrat) dalam hamper 1 liter aquades bebas nitrit yang berisi 140 ml asam asetat glacial dalam gelas piala 1000 ml. d.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.0 ml hingga 10.

Contoh uji siap untuk diuji.7 .BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 3). (0431) 860658 4). matikan sumber listrik.5. µ g / m3 = Atau Absorbansix K x 10 3 xy Qxt ppm = Absorbansix Kxvx 0. Letakkan rak impinger diatas meja setinggi 1.5.532 Qxt dimana : K = factor standarisasi. 8). 5. 9).5 m. µ g NO2 per ml larutan penyerap / absorbansi V = volume larutan penyerap. 5. 5). Setelah 60 menit atau tumbul perubahan warna menjadi merah ungu. ml Q = Kecepatan alir pengambilan contoh uji. Tololiu-Supit No.6. 7). lalu hubungkan dengan sumber listrik. 6). Jl. fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Rangkaikan alat secara berurutan dengan slang karet : midget impinger. ukur dan catat absobansinya.2 LEMBAR PENGESAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 10 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PENUJIAN KADAR SULFUR DIOKSIDA ( SO2) DENGAN METODE WEST – GAEKE 106 . liter / menit 103 = 1/m3 No. Perhitungan Hitung kadar NO2 Dalam contoh uji dengan perhitungan sebagai berikut : NO2 . Kode LKLM III. (0431) 855958. Cek semua peralatan yang akan digunakan untuk pengambilan contoh uji.1. Nyalakan simber listrik. Cara Pengujian Uji kadar NO2 dengan tahapan sebagai berikut : 1) Ukur volume contoh uji 2) Masukan kedalam kuvet pada alat spektrofotometer panjang gelombang serpan maksimal. Tempatkan dalam rak impinger.pompa hisap.

5. Kode LKLM II. S.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi No. Eko Saputro. fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. SKM. (0431) 860658 Manado. (0431) 855958. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N.Pd ) ( Johana Liuw. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. Kandow.1.2 : : LEMBAR PERUBAHAN Terkendali MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi Tidak Terkendali MEMASUKKAN Revisi : I PARAF Terbitan / /0 Terbitan/ Halaman Tanggal Revisi : Revisi Halaman : 2 dari 10 PERUBAHAN No Tanggal No Kode No Kode Tanggal Terbit : 01/04/2010 107 . M. Tololiu-Supit No.5.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR SULFUR DIOKSIDA ( SO2)
No. Kode LKLM III.5.5.1.2

1. Tujuan
Tanggal Terbit : 01/04/2010

Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi :

Pengujian ini digunakan untuk memperoleh kadar SO2 di udara yang diserap oleh larutan penyerap SO2 dan diukur dengan alat spektrofotometer.
Halaman : 3 dari 10

2. Ruang lungkup Pengembilan contoh uji pada kecepatan ± 0.5 liter/detik selama 60 menit atau 24 jam Cara pengujian SO2 yang terdapat pada contoh uji antara (25-1000 µ g /m3 atau (0,003 -5,0) ppm. Penggunaan metode West Gaeke dengan alat spektrofotometer pada panjang gelombang ± 560 nm. 3. Acuan Annual Book of ASTM Standards, 1977, vol 11.03, D2914-95. 4. Istilah dan definisi 1). Kurva kalibrasi adalah grafik yang menyatakan hubungan antara kadar larutan baku dengan hasil pembacaan absorbansi yang biasanya berupa garis lurus.

108

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
2). Larutan induk SO2 adalah larutan induk SO2 yang dibuat dengan kadar tinggi dan akan digunakan untuk membuat larutan baku SO2 yang dibuat dengan kadar yang lebih rendah. 3). Larutan baku SO2 adalah larutan yang mengandung kadar yang sudah diketahui secara pasti dan langsung digunakan sebagai pembanding dalam pengujian.
5. Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

Cara kerja 5.1. Prinsip Sulfur dioksida (SO2) diserap dalam larutan tetrakloromerkurat membentuk kompleks diklorosulfitomerkurat. Kompleks ini direaksikan dengan pararosanilin dan formaldehid membentuk asam pararosanilin metilsulfonat
INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR SULFUR DIOKSIDA ( SO2)

No. Kode LKLM III.5.5.1.2 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 4 dari 10

hingga membentuk warna merah-ungu yang kemdian diukur absorbansinya dengan spektrofotometer. 5.2. Peralatan Peralatan yang digunakan terdiri dari : 1). 2). 3). 4) 5). 6). 7). 8). 9). Spektrofotometer; Pipet volume 1, 2, 3, 5 dan 10 ml; Pipet ukur 10 ml; Labu ukur 25, 50, 100, 250, dan 1000 ml; Gelas ukur 50, 250 ml; Gelas piala 100, 1000 ml; Erlenmeyer; Corong pisah; Gelas arloji;

109

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
10). Kertas tissue yang lembut; 11). Midget impinjer; 12). Pompa hisap (Air Sampler Pump); 13). Slang karet; 14). Flowmeter; 15). Meja setinggi kurang lebih 1,5 m; 16). Rak midget impinjer; 17). Sumber listrik/generator; 18). Roll kabel.
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR SULFUR DIOKSIDA ( SO2)
No. Kode LKLM III.5.5.1.2 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 5 dari 10

5.3. Bahan 1). Larutan induk SO2 Larutkan 0,4 g Na2SO3 atau 0,3 g Na2 SO2O3 dengan 90 ml air suling didalam labu ukur 500 ml. Tepatkan dengan aquades hingga tanda tera 2). Larutkan Baku SO2 Buat larutan baku berdasarkan hasil standarisasi dengan mengencerkan hingga konsentrasi sekitar 1 µ g 3) Larutan Penyerap SO2 Buat larutan penyerap SO2 dengan tahapan sbb: Aquades dalam labu takar 1 liter, tepatkan hingga tanda tera 4). 5). Laruan sulfamic acid 0.6 % Larutkan 0.6 gram kristal sulfamin acid dalam 100 ml aqudes Larutan formaldehid 0.2%

110

lalu encerkan dengan HCL 1ml dalam labu takar 50 ml. fax. (5). lalu encerkan dengan aquades hingga volume 250 ml.5.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Encerkan 2 ml formaldehid 36 – 38 % dengan aqudes hingga volu7me 1 liter 6).2 % ditambah 25 ml H3PO4 3 ml. PRA variasi B Ambil 20 ml larutan PRA induk o. diamkan hingga terpisah menjadi 2 lapisan (atas lapisan 1-butanol dan bawah lapisan asam). Larutan HCL 1 ml Encerkan 86 ml HCL pekat hingga volume 1 liter Larutan H3 PO4 3 ml Encerkan 250 ml H3 PO4 pekat hingga volume 1 liter.1 g pararosanilin dalam gelas piala.1. Setelah ekstraksi terakhir tampung lapisan bawah. (0431) 855958.2 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 6 dari 10 (3). (0431) 860658 No. Larutan Iodin 0. KADAR SULFUR DIOKSIDA ( SO2) Jl. Masukkan 1-butanol kedalam corong pisah lalu tambahkan larutan asam dan pararosanilin pada tahap 2 diatas lalu diekstraksi. kocok. (4). PRA variasi A Ambil 20 ml larutan PRA induk o. lalu encerkan dengan aquades hingga volume 250 ml. (1).5.2 % ditambah 25 ml H3PO4 3 ml.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. lau tambahkan 50 ml INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN HCL tahap 1 diatas. lau tambahkan 20 ml larutan 1-butanol kemudian diekstraksi. Tololiu-Supit No. Larutan Pararosanilin (PRA) Pembuatan PRA induk 0. Masukkan 100 ml 1-butanol dan 100 ml HCL 1 ml ke dalam corong pisah 250 ml. 8).2 % yang dimurnikan (1). Lapisan bawah ditampung dalam corong pisah yang lain. (2). Kode LKLM III.01 N 111 . 7). Masukkan 0.

(0431) 855958.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Larutkan 1.27 g iodin yang sudah dicampur dengan 4 g KI.5 g kristal Na2S2O3. Larutan amilum 1 % Larutkan 1 g Starch Loslich (C6H10O5) dalam 100 ml aquades lalu didikan. Ambil 50 ml larutan tersebut diatas lalu diencerkan hingga volume 500 ml. Diamkan 1 hari sebelum distandarisasai. setelah dingin ditambah 3 g KI. Larutan Na2S2O3 0.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (2). (4). Tololiu-Supit No. Larutan KIO3 Larutkan 1.5 g KIO3 (sebelumnya dipanaskan terlebih dahulu pada suhu 180oC) tepatkan dengan aquades dalam labu takar 500 ml hingga tanda tera. (0431) 860658 112 .01 N 2. (3). Jl. lalu dengan aquades hingga volume 1 liter. masukkan ke dalam labu ukur 1 liter. fax.5H2O dilarutkan dengan aquades.

Hitung konsentrasi larutan natrium sulfite dengan rumus sebagai berikut : gram KI O3 x 103 x 0.5.1. Tololiu-Supit No.5. Kode LKLM III.5. 3) Titrasi dengan larutan 0. 25 ml aquades ditambah 50 ml iodine 0.1. Titrasi dengan larutan Na2S2O3 0. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA No. Standarisasi Larutan Natrium Sulfit 1).67 5. fax. lalu titrasi lagi sampai warna biru tepat hilang. diamkan 5 menit. Titrasi lagi hingga warna biru tepat hilang.4.2 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 7 dari 10 5. (0431) 855958.01 N dalam Erlenmeyer (B).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PENGUJIAN KADAR SULFUR PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO DIOKSIDA ( SO ) 2 Jl. tambah 2 g KI dan 10 ml larutan HCL (1:1).5.01 N Na2S2O3 sampai kuning. ditambah 5 ml amylum hingga warna biru.1 N setelah kuning ditambah 5 ml amylum.01 N dalam Erlenmeyer (A). Standarisasi Larutan Na2S2O3 Pipet 50 ml larutkan KIO3. Kode LKLM III.5. 2) 25 ml larutan standar natrium sulfit ditambah 50 ml larutan iodine 0.2 Terbitan / Revisi : I / 0 113 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Tanggal Revisi : Halaman : 8 dari 10 INSTRUKSI KERJA .50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.1 N= V x 35. Hitung konsentrasi larutan natrium sulfite dengan rumus sebagai berikut : µ g ml SO2 = (A-B) x N x K vsulfit N = Normalitas thiosulfat V = volume sulfite K = Equivale SO2 A = Titrasi blanko B = Titrasi contoh uji PENGUJIAN KADAR SULFUR DIOKSIDA ( SO2) No.

lalu hitung persamaan garis regresi linear. Pipet secara bertahap 1. 5).2 %. Tambah 5 ml PRA varisi A atau PRA variasi B.0. Pembuatan Kurva kalibrasi Misal larutan sulfite mengandung a µ g ml maka encerkan dengan rumus sebagai berikut : V1 x N1 = V2 x N2 V1 = Volume SO2 yang akan diencerkan N1 = Konsentrasi SO2O2 yang akan diencerkan V2 = Volume SO2 hasil pengenceran N2 = Konsentrasi SO2 hasil pengenceran Sehinggadiperoleh larutan yang mengandung SO2 1 µ g ml Buat urut-urutan llarutan standar sebagai berikut : 1). 4.0. Tambah 2 ml formaldehid 0. 3. kocok dimkan 10 menit.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. fax.0 ml larutan standar yang mengandung 1 µ g ml SO2 dalam labu takar 25 ml. 4) . 7). (0431) 855958. Blanko menggunakan larutan penyerap yang diberlakukan samadengan standar .6 %. Buat kurva kalibrasi antara absorbansi versus konsentrasi. Diamkan 30 menit.0. Tololiu-Supit No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. 2).2 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 9 dari 10 114 .1. (0431) 860658 5.6. 2. Ukur absorbansinya dengan spectofotometer pada panjang gelombang ± 548 nm untuk penggunaan PRA variasi A dan ± 575 nm untuk penggunaan PRA variasi B . 6). Kode LKLM III. 3).0 dan 5. Tambah 1 ml sulfamic acid 0.5. INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR SULFUR DIOKSIDA ( SO2) No.5.

Rangkaikan alat secara berurutan dengan slang karet : midget impinger . Isi midget impinger dengan larutan penyerap sebanyak 10 ml untuk pengambilan contoh uji 1 jam atau 50 ml untuk pengambilan contoh uji 24 jam. 3). kocok diamkan 10 menit. Cara Pengujian Uji kadar SO2 dengan tahapan sebagai berikut .8. 5. (0431) 855958. Ukur absobansinya dengan spectofotometer pada panjang gelombang untuk penggunaan PRA variasi A dan variasi B. 6). jika kurang dari 10 ml tepatkan hingga volume 10 ml dengan larutan penyerap S O2 2). 2). Tololiu-Supit No.1. fax. Tambahkan 1 ml sufamic acid 0.2 %. Tempatkan dalam rak midget impinger. Setelah satu jam atau 24 jam matikan sumber listrik.5. 7).5. Cek semua peralatan yang akan digunakan untuj pengambilan contoh uji. 4) Tambah 2 ml formaldehid 0. Ukur volume contoh uji. 8). kocok diamkan 30 menit. 5). Siapkan pompa hisap yang sudah diukur kecepatan alirnya dengan kurang lebih 0. INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR SULFUR DIOKSIDA ( SO2) flowmeter 548 nm 575 nm untuk penggunaan PRA No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 9). Contoh uji siap utuuk diuji. Letakan rak midget impinger diatas meja setinggi kurang lebih 1. 4).6 %. lalu uncerkan dengan aquadest panas sampai 25 ml. 3). 5). Pengambilan Contoh Uji 1). 1). (0431) 860658 5. Kode LKLM. Tambah 5 ml PRA variasi A atau PRA variasi B.5 liter / menit.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Masukan 10 ml contoh uji kedalam labu 25 ml. Nyalakan sumber listrik.2 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 10 dari 10 115 . pompa hisap lalu hubungkan dengan sumber listrik. 6).5 meter.7.

(0431) 860658 Perhitungan Hitung kadar SO2 dalam contoh uji dengan perhitungan sbb . ml = Volume contoh yang dianalisa.3 LEMBAR PENGESAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 116 . (0431) 855958. v1 Absorbansix Kx103 x v 2 SO2. v1 Absorbansix Kx103 x v2 x 0.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.5.5. liter / menit = Waktu pengambilan contoh uji. menit = 1/m3 No.382 ppm = Qxt Dimana K v1 v2 Q t 10 = factor standarisasi. ml = Kecepatan alir pengambilan contoh uji. µ g / m 3 = Qxt Atau . Kode LKLM.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. fax.1. Tololiu-Supit No. µ g SO2 = Volume larutan penyerap.

fax.1.5. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. Eko Saputro. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. (0431) 855958.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali No. S.Pd ) ( Johana Liuw.5. Kandow. (0431) 860658 PENUJIAN KADAR AMONIA ( NH3) DENGAN METODE NESSLER Manado.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.No LKLM III.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.3 Kode Tanggal No Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN MENCABUT PENGESAHAN MEMASUKKAN PARAF LEMBAR Terbitan/ Halaman No Terbitan/ Halaman : I / 0 Prosedur Terbitan / Revisi Kode Revisi Kode Revisi Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 6 117 . Tololiu-Supit No. SKM. M.

1. Cara pengujian NH3 yang terdapat dalam contoh uji antara 0 – 50 ppm. fax.5. (0431) 855958.3 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 3 dari 6 1. Kode LKLM. 2.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR AMONIA ( NH3) No.5. Tololiu-Supit No. 118 .BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Ruang lingkup Lingkup pengujian meliputi : 1). Tujuan Pengujian ini digunakan untuk memperoleh kadar NH3 di udara yang diserap oleh larutan penyerap NH3 dan dibaca dengan alat Spectofotometer.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 2).3. W.1. Warna ini akan diukur absorbansinya dengan Spekitofotometer panjang gelombang 420 nm.4. fax. Kode LKLM III. Pipet volume 1.5 dan 10 ml 119 . 169 – 174. akan ( NH3) yang selanjutnya dengan larutan Nessler akan membentuk senyawa No.3 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 4 dari 6 komplex yang berwarna kuning coklat. 4. Istilah dan Definisi 1) 2) Jl. Prinsip INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR AMONIA membentuk garam ammonium Amonia di udara yang di absorbsi dengan asam. 5.5.2. dan akan digunakan unutk membuat larutan baku kimia yang dibuat dengan kadar yang lebih rendah. Pemanas Listrik 3). 7. hal. Acuan Leithe. The Analysis Of Air Pollutans. USA. Tololiu-Supit No. 3) Larutan baku NH3 adalah larutan yang mengandung kadar yang sudah diketahui secara pasti dan langsung digunakan sebagai pembanding dalam pengujian.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Spectofotometer 2). (0431) 860658 Kurva kalibrasi adalah grafik yang menyatakan hubungan antara kadar larutan Larutan induk NH3 adalah larutan induk NH3 yang dibuat dengan kadar tinggi baku dengan hasil pembacaan absorbansi yang biasanya merupakan garis lurus. Peralatan 1). 3. (0431) 855958. Ann Arbor Science Publishers. 1971. Penggunaan metode Nessler dengan alat Spectofotometer pada panjang gelombang 420 nm. Cara Kerja 6.5.

Gelas ukur 50 ml 7). (0431) 860658 5). Larutan baku NH3 Encerkan larutan induk NH3 hingga 100 ml dengan aqudes (10 µ g NH3/ml) . PENGUJIAN KADAR AMONIA ( NH3) INSTRUKSI KERJA No. Rak Midget Impinger 16). Tololiu-Supit No. Flow meter 14). (0431) 855958. Gelas Piala 100 dan 1000 ml 8). Larutan Nessler 120 . Kertas Tissue yang lembut 10).5. Slang Karet 13). 100 dan 1000 ml 6). Ambil dari larutan di atas 10 ml.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 4). Sumber Listrik / Generator 17). fax. Pipet ukur 10 ml Jl. Midget Impinger 11). Pompa hisap 12).50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.1. Kode LKLM III.5. 2). masukan dalam labu takar yang sudah berisi hamper 1 liter aquades. lalu tepatkan dengan aqudes hingga tanda tera. kemudian encerkan hingga volume 1000 ml 4).3141 g NH4Cl dengan aquades hingga 100 ml (1000 µ g NH3/ml) .3 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 5 dari 6 3). Meja tinggi kurang lebih 1. Bahan 1). Gelas Arloji 9).5 m 15). Larutan Induk NH3 Larutkan 0.5 ml H2SO4 pekat. Larutan Penyerap NH3 Buat larutan penyerap NH3 dengan tahapan sebagai berikut : Pipet 14. Roll kabel 8. Labu ukur 10.

6). 3).50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958. 2). Tambah larutan penyerap NH3 hingga volume tepat 25 ml . Setelah 30 menit matikan sumber listrik. 7). 5). Pipet secara bertahap. 121 . Letakan midget impinger diatas meja tinggi kurang lebih 1. Campurkan keduanya lalu encerkan dengan aqudes hingga tanda tera dalam labu ukur 1000 ml. 5) Buat kurva kalibrasi antara absorbansi versus konsentrasi. diamkan 10 menit. (0431) 860658 Pengambilan Contoh Uji 1). Tambah 0. masukan dalam rak midget impinger. Contoh uji siap untuk diuji.3 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 6 dari 6 4).5. Cek semua peralatan yang akan digunakanAMONIA PENGUJIAN KADAR untuk pengambilan contoh uji. fax. pompa hisap. Jl. Baca dengan spectrofotometer panjang gelombang 420 nm.5. Pembuatan kurva kalibrasi Buat urut – urutan larutan standar sebagai berikut : 1).5 ml Nessler.10 ml larutan standar yang mengandung 10 µ g /ml NH3 dalam labu takar 25 ml. Nyalakan sumber listrik . Larutkan 160 g NaOH dengan aqudes 500 ml dalam gelas piala. Isi midget impinger dengan larutan penyerap sebanyak 25 ml untuk pengambilan contoh uji 30 menit.5 cm. 4). 3).3. biarkan hingga dingin. 1. 2). tepatkan dengan aqudes. lalu hubungkan dengan sumber listrik. 8). kocok. Siapkan pompa hisap yang sudah diukur kecepatan alirnya kurang lebih 1 m3 / 30 menit dengan flowmeter. Rangkaikan alat secara berurutan dengan slang karet : midget impinger.7 .BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Larutkan 100 g HGL2 dan KI dalam sedikit aqudes. ( NH3) INSTRUKSI KERJA No. Tololiu-Supit No. Kode LKLM.1. lalu hitung persamaan garis regresi liniernya.5. 10.

fax. 4). Tololiu-Supit No. 2). Kode LKLM. 3).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. µ g NH3 Q = Kecepatan alir pengambilan contoh uji. Perhitungan Hitung kadar NH3 dalam contoh uji dengan perhitungan sbb: AbsobansixK x 1.4 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 1 dari 8 PENUJIAN KADAR HIDROGEN SULFIDA (H2S) DI UDARA DENGAN METODE JACOBS.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. diamkan 10 menit. 12.1. (0431) 860658 11. Cara Pengujian Uji kadar NH3 dengan tahapan sbb: 1). 25 ml contoh uji ke dalam labu ukur 25 ml. Ujur volume contoh uji. Tambahkan 0. (0431) 855958.5. menit LEMBAR PENGESAHAN No.5. Baca absorbansinya dengan spectrofotometer pada panjang gelombang 420 nm. Liter / detik t = Waktu pengambilan contoh uji. ppm = Qxt Dimana K = Faktor Standarisasi . BRAVERMAN DAN HOCGGEISER Manado.5 ml Nessler. tepatkan volume hingga 25 ml dengan larutan penyerap NH3 jika kurang dari 25 ml.41 Konsentrasi NH3 . April 2010 Disiapkan: Disetujui: 122 .

Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali PERUBAHAN No. SKM.5.4 No Tanggal No MENCABUT PERUBAHAN MEMASUKKAN PARAF LEMBAR Terbitan/ Halaman No Terbitan/ Halaman : I / 0 Prosedur Terbitan / Revisi Kode Revisi Kode Revisi Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 123 . Kode LKLM III. M.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. S. Tololiu-Supit No.5.Pd ) ( Johana Liuw. (0431) 855958. Kandow.1. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. fax.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Tim Stanlab Jl. (0431) 860658 Manajer Mutu ( Christine N. Eko Saputro.

(0431) 860658 INSTRUKSI KERJA No. USA.III 5. Lingkup Lingkup pengujian meliputi : 1). Ann Arbor Science Publishers. 2). 1971. The analysis of Air Pollutants. hal 143 – 148 Istilah dan Definisi 124 . W. Tololiu-Supit No. Cara pengujian H2S yang terdapat dalam contoh uji antara 0. Acuan Leite. Penggunaan metode dengan alat spektrofotometer pada panjang gelombang 670 nm.5.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Kode LKLM.025 – 10 ppm . (0431) 855958.1. fax.4 PENGUJIAN KADAR Prosedur HIDROGEN SULFIDA (H2S) Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Tujuan Pengujian ini digunakan untuk memperoleh kadar hidrogen sulfida di Udara yang diserap oleh larutan penyerap H2S dan dibaca dengan alat spektrofotometer.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.

2. 3).4 penilendiamin dan Fe Cl3 membentik Methylene blue yang kemudian dibaca dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 670 nm. Spektrodfotometer .BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 1).50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Kurva kalibrasi adalah grafik yang menyatakan hubungan antara kadar larutan baku dengan hasil pembacaan absorbansi yang biasanya merupakan garis lurus . (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR HIDROGEN SULFIDA (H2S) No. 2). Peralatan 1). N Dimetil 1. Larutan induk H2S adalah larutan induk H2S yang dibuat dengan kadar tinggi dan akan digunakan untuk membuat larutan baku kimia yang dibuat dengan kadar yang lebih rendah .1. Cara Kerja Jl. 100 dan 1000 ml. 3. (0431) 855958. 125 . 5 dan 10 ml. fax. 3). Gelas arloji. Pipet volume 1. Tololiu-Supit No. 6). Kode LKLM III.5. 5). 1000 ml. Gelas piala 100. Labu ukur 10.4 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Prinsip Ion sulfide bereaksi dengan N. 2). Pipet ukur 10 ml. 4). Larutan baku H2S adalah larutan yang mengandung kadar yang sudah diketahui secara pasti dan langsung digunakan sebagai pembanding dalam pengujian. Gelas ukur 25 ml. 7).5.

Kode LKLM III.01N Larutkan 0.1775 g Na2S. 2). (0431) 855958.01N. 3). 10) Pompa hisap 11). Larutan induk H2S Masukan 0. Flowmeter 13). Slang karet 12).1225 g K H2O Cr2O7 kering dalam aquades hingga voolumenya tepat 250 ml.5. Midget impinger. Roll kabel Bahan 1).50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 9).01N 126 .4 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 H2S/ml. (mengandung 100 ± Jl.1. Kertas tissue yang lembut. fax. lalu tambah dengan 3 tetes kloroform (CHCL3) 4).5 meter 14). Larutan Na2S2O3 ± 0. Larutan I2 ± 0. encerkan 100 kali hingga diperoleh kadar ± µ g H2S/ml. 5). Larutan baku H2S Standarisasi larutan induk H2S dengan metode iodometri. Larutkan 0. Rak midget impinger 15). Tololiu-Supit No. Larutkan K2Cr2O7 0.625 g Na2S2O3 . 5 H2O dalam aqudes yang telah dididihkan hingga volumenya 250ml.5. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR HIDROGEN SULFIDA (H2S) No. Sumber listrik / generator 16). 9H20 dalam 250 ml aquades.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 8). Meja tinggi 1.

± 0. Larutan Amin Larutkan 12 g N. N-dimethyl-p. Larutan Fe Cl3.5 g KI dalam 5 ml H2O tambahkan 0. 6 H2O dalam 100 ml aqudes hingga terlarut sempurna.1375 g I 2. Aduk hingga terlarut sempurna. Standarisasi Larutan Na2S2O3 dengan K2Cr2O7 0. fax. 7).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Larutkan 0.5 g NaOH yang sudah dilarutkan dalam aqudes. 8H2O) dalam sedikit aqudes. 1ml H2SO4 4N dan 5ml KI 2%.phenylenediamine dalam campuran dingin 30ml aquades dan 50 ml H2SO4 pekat. Tololiu-Supit No. Tambahkan amilum 1 ml dan titrasi dilanjutkan hingga warna biru hilang.3 g kadmium sulfat (CdSO4. Masukan dalam labu ukur 1 liter.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Jl.01N dalam Erlenmeyer. lalu ditambah 10 ml aqudes. 8). aduk hingga larut.01N sampai warna kuning mudah. tambahkan dengan aqudes hingga tepat tanda tera. encerkan dengan aqudes sampai volume 250 ml 6). 25ml larutan stok diatas encerkan dengan 1 liter larutan H2SO4( 1 :1). lalu tambah dengan 0. Larutan penyerap H2S Larutkan 4. (0431) 860658 127 . (0431) 855958. kemudian titrasi dengan Na2S2O3.01 N Masukan 10 ml K2Cr2O7 0.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. lalu ditambhkan 10 ml aqudes . Standarisasi Larutan Na2S2O3 dengan K2Cr2O7 0.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENGUJIAN KADAR Telp.5. .5. (0431) 860658 HIDROGEN SULFIDA (H2S) No. (0431) 855958. fax. Tololiu-Supit No.01N dalam Erlenmeyer. tambah dengan 1 ml amilum dan titrasi lagi hingga warna biru tepat hilang.4 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 6 dari 8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 9.01 N Masukan 10 ml K2Cr2O7 0.01N sampai warna kuning mudah. Hitung konsentrasi larutan natrium sulfite dengan rumus sbb: (A-B) xNxK yang sudah distandarisasi sampai warna kuning mudah. Standarisasi Larutan Induk H2S Masukan 10 ml larutan Na2S dalam Erlenmeyer yang sudah berisi 10 ml I2 yang sudah di standarisasi. Standarisasi Larutan I2 ± 0. Kemidian titrasi dengan Na2S2O3 ± 0. tambahkan 5 ml HCl 2N dan 15 ml aqudes.1. Kode LKLM III. Tambahkan amilum 1 ml dan titrasi dilanjukan hingga warna biru hilang. 1ml H2SO4 4N dan 5 ml KI 2%.01N Masukkan 15 ml larutan I2 . lalu titrasi dengan Na2S2O3 sampai warna kuning mudah. tambahkan dengan 1 ml amilum dan µ g / ml H2S = vsulfit dimana N = Normalitas thiosulfat V = Volume Sulfite A = Titrasi Blanko B = Ttitrasi contoh uji 128 . tambahkan 10 ml aqudes dan titrasi dengan Na2S2O3 titrasi lagi hingga warna biru tepat hilang.

Tambah dengan 1 tetes Fe Cl3 100%.4 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 7 dari 8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Pembuatan Kurva Kalibrasi Buat urut – urutan larutan standar sbb: 1). Cara Uji 1). masukan masing – masing dalam labu takar 25 ml .7.9 ml larutan baku yang mengandung 1 µ g / ml H2S .5 m 6). Ukur volume contoh uji. 14. Kocok diamkan 30 menit. Masukan dalam rak midget impinger 4). tepatkan volume hingga 25 ml 2). fax. (0431) 860658 HIDROGEN SULFIDA (H2S) No. Cara Uji Uji kadar H2S Dengan tahapan sbb. Baca dengan Spectrofotometer panjang gelombang 670 nm.. Letakan rak midget impinger diatas meja setinggi kurang lebih 1. 3). Pipet secara bertahap 0. Setelah 30 menit matikan sumber listrik. Cek semua peralatan yang akan digunakan untuk pengambilan contoh uji 5). Rangkaikan alat secara berurutan dengan slang karet : Midget impinger.50 Kelurahan Tingkulu Manado PENGUJIAN KADAR Telp.1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. Tololiu-Supit No. Siapkan 6 labu takar ukuran 25 ml 2). lalu hitung persamaan garis regresi liniernya.5. Isi midget impinger dengan larutan penyerap sebanyak 25 ml 3).6 ml amin . Tambahkan 0. pompa hisap. Tambahkan dengan 0. lalu hubungkan dengan sumber listrik 7). 5). 25 ml contoh uji dalam labu 25 ml 3). Buat kurva kalibrasi antara absorbansi versus konsentrasi. 1). Siapkan pompa hisap yang sudah diukur kecepatan alirnya pada 27 liter / menit dengan flowmeter 2). 4).6 ml amin 129 . Kode LKLM III. Nyalakan sumber listrik 8).5. 6).5.1.3. (0431) 855958.

5.1.50 Kelurahan Tingkulu Manado INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR HIDROGEN SULFIDA (H2S) No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Baca absorbansinya dengan spectrofotometer pada panjang gelombang 670 nm.71 Konsentrasi H2S . (0431) 855958.5. yang dperlakukan seperti contoh uji 6). Kode LKLM III. fax. Tambah 1 tetes Fe Cl3 100% kocok diamkan 30 menit 5). Blanko dari larutan penyerap H2S.4 Telp. Perhitungan : Hitung kadar H2S dalam contoh ujidengan perhitungan sbb: AbsobansixK x 0. liter / menit t = Waktu pengambilan contoh uji. menit 130 . (0431) 860658 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 8 dari 8 Tanggal Terbit : 01/04/2010 4). Tololiu-Supit No. ppm = Qxt dimana K = Faktor standarisasi Q = Kecepatan alir pengambilan contoh uji.

Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 131 . (0431) 855958. Eko Saputro. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.5. S. M.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.Pd ) ( Johana Liuw. Kode LKLM III.5.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.1. (0431) 860658 No.5 LEMBAR PENGESAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PENGUJIAN KADAR DEBU (TSP) DI UDARA DENGAN METODE GRAVIMETRI Manado. fax. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. Tololiu-Supit No. Kandow. SKM.

50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Tololiu-Supit No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.5. Kode LKLM III. (0431) 855958.5. (0431) 860658 No.5 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal MENCABUT No Terbitan/ Halaman Kode Revisi MEMASUKKAN No Terbitan/ Halaman Kode Revisi PARAF 132 .1. fax.

Kode LKLM III. Acuan Annual Book of ASTM standards. 133 .03. (0431) 855958. Peralatan 1). 3. Tololiu-Supit No.1 mg . Ruang Lingkup Ruang lingkup pengujian meliputi : 2.1 – 100 µ m. 1977. 2). (0431) PENGUJIAN KADAR DEBU 860658 (TSP) DI UDARA Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 3 dari 5 No.2. fax. Pinset . 3). High volume sampler.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. 5. 2. Timbangan analitik dengan kepekaan minimal 0. D4096-91 4. Desikator.5.5 Tujuan Metode pengujian ini digunakan untuk memperoleh contoh uji debu di udara yang diserap oleh filter fiber glass dengan alat high volume air sampler. 5. 4). Kadardebu merupakan selisih berat awal dan akhir dibagi kecepatan alir kali waktu pengambilan. Cara pengujian kadar debu yang mempunyai ukuran diameter 0. Penggunaan metode gravimetri dengan perhitungan selisih berat filter sebelum digunakan dan sesudah digunakan untuk pengambilan contoh uji debu dengan alat high volume air sampler.1. Istilah dan Definisi Cukup jelas Cara Kerja 5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.1. Prinsip Partikel debu ditangkap dengan filter fiber glass yang sudah ditimbang sebelum dan sesudah pengambolan contoh uji.5.1. vol 11.2.

Kotak filter. 7). Pasang filter dalam filter holder high volume air sampler . fax. Bahan 1). (0431) 855958. Setelah waktu yang sudah ditentukan. 6). 6). Cara Pengambilan dan Pengujian Pengujian sebelum pengambilan contoh uji 1). 5. Cara pengambilan contoh uji Ambil contoh uji dengan tahapan sebagai berikut : 1).5. Filter fiber glass 2).50 % selama 24 jam. missal 3). Timbang dengan timbangan analitik. Roll kabel.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. 134 . Filter fiber glass yang akan digunakan untuk mengambil contoh uji debu masukkan kedalam desikator yang sudah diisi silica gel atau pada ruangan yang nenpunyai suhu 15 – 270C dan kelembaban 0.5 m. Hidupkan alat. Letakkan high volume air sampler diatas meja setinggi kurang lebih 1. Tololiu-Supit No. Filter contoh uji debu siap untuk diuji sesuai metode pengujian debu.4.1. matikan alat. Hubungkan high volume air sampler dengan sumber listrik. 3). 5. Filter siap digunakan untuk pengambilan contoh uji debu. Sumber listrik. (0431) (TSP) DI UDARA Prosedur No. Meja setinggi kurang lebih 1. Kode LKLM III. 5). 2). Atur dan catat kecepatan alir pengambilan contoh uji. Silika gel.3.5m. 2).50 Kelurahan Tingkulu Manado PENGUJIAN KADAR DEBU 860658 Telp.5 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 5).5. 7). 4). 8).

(0431) 860658 No.5. Tololiu-Supit No. 2). Filter fiber glass yang sudah digunakan untuk mengambil contoh uji debu dimasukkan kedalam desikator yang sudah diisi silika gel atau pada ruangan yang mempunyai suhu 15 – 270C dan kelenbaban 0 – 50 % selama 24 jam . (0431) KADAR DEBU PENGUJIAN855958.t x 109 A = Berat filter sebelum digunakan untuk mengambil contoh uji debu (gram). Kode LKLM III. B = Berta sampel sesudah digunakan untuk mengambil contoh uji debu (gram) Q = Kecepatan alir pengambilan contoh uji debu (liter/menit) t = Waktu pengambilan contoh uji debu(menit) 135 .5.5. 5.5 (TSP) DI UDARA Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 Pengujian sesudah pengambilan contoh uji 1). Timbang dengan timbangan analitik.50 Kelurahan Tingkulu Manado INSTRUKSI KERJA Telp. misal berat B gram. fax.1. µ g/m = 3 (B – A) Q.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Perhitungan Hitung kadar debu dengan rumus sebagai berikut : Kadar debu.

SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : terkendali tidak terkendali 136 .6 LEMBAR PEGESAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PENGUJIAN KADAR PM 10 DI UDARA DENGAN METODE GRAVIMETRI Manado. (0431) 855958. Eko Saputro.Pd ) ( Johana Liuw. Kandow.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 860658 No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. S. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N.5. fax. Tololiu-Supit No. SKM.5. Kode LKLM III.1. M.

Kode LKLM III.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Tololiu-Supit No.1.1.5.5.6 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF INSTRUKSI KERJA No. (0431) 855958. fax.6 PENGUJIAN KADAR PM 10 DI UDARA Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 137 .5. (0431) 860658 No.5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Kode LKLM III.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 1. 138 . Prinsip Partikel debu berukuran 10 mikron ditangkap dengan filter fiber glass yang sudah ditimbang sebelum dan sesudah pengambilan contoh uji. 3.1.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.1. vol 11. 3). Meja setinggi kurang lebih 1. PM10. Tujuan Jl. Peralatan 1).03.5. 4. Kadar PM 10 merupakan selisih berat awal dan akhir dibagi kecepatan alir kali waktu penganbilan. Ruang Lingkup Ruang lingkup pengujian meliputi : 2. Pinset. Timbangan analitik dengan kepekaan minimal 0. 5).5 m. 1977. 5. 2).1. Tololiu-Supit No. Desikator. Penggunaan metode gravimeteri dengan perhitungan selisih berat filter sebelum digunakan dan sesudah digunakan untuk pengambilan contoh uji. Cara pengujian kadar debu yang mempunyai ukuran diameter 10 m .2.2. Sumber listrik. (0431) 860658 Metode pengujian ini digunakan untuk memperoleh contoh uji PM 10 (particulate matter 10) di udara yang diserap oleh filter fiber glass dengan alat PM 10. 4). D4096-91 Istilah dan Definisi Cukup jelas) Cara Kerja 5.6 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 7). (0431) 855958. 2.µ g 2. Roll kabel. Acuan Annual Book of ASTM Standards. Kode LKLM III. fax.1 mg. 6). 5.5. INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR PM 10 DI UDARA Prosedur No.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 8). Silika gel. Bahan 1). 5. Filter contoh uji siap untuk diuji. Pengujian sesudah pengambilan contoh uji 1). Filter fiber glass yang akan digunakan untuk mengambil contoh uji debu simasukkan kedalam desikator yang sudah diisi silica gel atau pada ruangan. Cara Pengambilan dan Pengujian Pengujian sebelum pengembilan contoh uji 1).3. Hubungkan alat dengan sumber listrik.4. fax. 2). 2). 4). 3). Letakkan di lokasi yang sudah ditentukan titik pengambilannya. Jl. (0431) 860658 139 . Cara pengambilan contoh uji Ambil contoh uji dengan tahapan sebagai berikut : 1). Filter siap digunakan untuk pewngambilan contoh uji. Timbang dengan timbangan analitik. 6). misal berat A gram. Filter fiber glass khusus PM 10.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 5). Pasang filter dalam filter holder PM 10. (0431) 855958. Filter fiber glass yang sudah digunakan untuk mengambil contoh uji dimasukkan kedalam desikator yang sudah diisi silica gel atau pada ruangan yang mempunyai suhu 15 – 270C dan kelembaban 0 – 50 % selama 24 jam. 4). matikan alat. Tololiu-Supit No. Atur dan catat kecepatan alir pengambilan contoh uji. 2). Setelah 24 jam. 5. Kotak bertutup. 3). Yang mempunyai suhu 15 – 270C dan kelembaban 0 – 50 % selama 24 jam.

5. SST ) 140 .6 INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR PM 10 DI UDARA Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 5 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 2). Tololiu-Supit No.1. Timbang dengan timbangan analitik.t A = Berat filter sebelum digunakan untuk mengambil contoh uji (gram) B = Berta sanpel sesudah digunakan untuk mengambil contoh uji (gram) Q = Kecepatan alir pengambilan contoh uji (liter/menit) No. fax.Pd ) ( Johana Liuw. Kandow.5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.5. (0431) 860658 No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. µ g/m3 = x 109 Q.1.5. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. missal berat B gram. Kode LKLM III.5. Kode LKLM III. Perhitungan Hitung kadar PM 10 dengan rumus sebagai berikut : (B – A) Kadar PM 10. S. (0431) 855958. 5.5 DI UDARA DENGAN METODE GRAVIMETRI Manado.7 LEMBAR PEGESAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 t = Waktu pengambilan contoh uji (menit) PENGUJIAN KADAR PM 2.

Tololiu-Supit No.III 5. M.7 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal MENCABUT No Terbitan/ Halaman Kode Revisi MEMASUKKAN No Terbitan/ Halaman Kode Revisi PARAF 141 . fax.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado Jl. SKM.5.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali No. Eko Saputro. Kode LKLM.1. (0431) 860658 ( F.

03. Kadar debu PM 2. 5. vol 11. 1977.5 (particulate matter 2.5.1. fax.5. D4096-91 Istilah dan Definisi Cukup jelas) Cara Kerja 5. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 4. 142 . Cara pengujian kadar debu yang mempunyai ukuran diameter 2.5 m .5 mikron ditangkap dengan filter fiber glass yang sudah ditimbang sebelum dan sesudah pengambilan contoh uji.1.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 855958. Penggunaan metode gravimeteri dengan perhitungan selisih berat filter sebelum digunakan dan sesudah digunakan untuk pengambilan contoh uji.7 PENGUJIAN KADAR PM 2.5.1. Tujuan Metode pengujian ini digunakan untuk memperoleh contoh uji PM 2.5 DI UDARA Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 3 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 1. Ruang Lingkup Ruang lingkup pengujian meliputi : 2. 2. 3.5 merupakan selisih berat awal dan akhir dibagi kecepatan alir kali waktu penganbilan. Prinsip Partikel debu berukuran 2.2.5) di udara yang diserap oleh filter fiber glass dengan alat PM 2. Tololiu-Supit No. Kode LKLM III. Acuan Annual Book of ASTM Standards.µ g 2.

4. Filter fiber glass khusus PM 2. (0431) 860658 1). Silika gel. Yang mempunyai suhu 15 – 270C dan kelembaban 0 – 50 % selama 24 jam. Timbang dengan timbangan analitik.1 mg. Bahan 1). Pasang filter dalam filter holder PM 2.7 Jl. 2).5 5). Kode LKLM III. Timbangan analitik dengan kepekaan minimal 0.5 DI UDARA Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 4 dari 5 Tanggal Terbit : 01/04/2010 8). misal berat A gram.5. fax.1. 3). 3). Cara Pengambilan dan Pengujian Pengujian sebelum pengembilan contoh uji 1). Peralatan 2). 5. Pinset. Tololiu-Supit No. Kotak bertutup. (0431) 855958.5 m. 3). Roll kabel.5. 6). Sumber listrik. Desikator. PM 2. 143 . 4).2. Filter fiber glass yang akan digunakan untuk mengambil contoh uji debu simasukkan kedalam desikator yang sudah diisi silica gel atau pada ruangan.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.5. Hubungkan alat dengan sumber listrik. INSTRUKSI KERJA No. Filter siap digunakan untuk pewngambilan contoh uji. 4). 7). 2). 5. PENGUJIAN KADAR PM 2.3. Letakkan di lokasi yang sudah ditentukan titik pengambilannya.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 5.5. Meja setinggi kurang lebih 1. Cara pengambilan contoh uji Ambil contoh uji dengan tahapan sebagai berikut : 1). 2).

Tololiu-Supit No.5. Perhitungan Hitung kadar PM 2. matikan alat.7 PENGUJIAN KADAR PM 2.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 4). Jl. (0431) 855958. 2).5 dengan rumus sebagai berikut : (B – A) Kadar PM 10. Kode LKLM III. Atur dan catat kecepatan alir pengambilan contoh uji.6.5. 5). Filter fiber glass yang sudah digunakan untuk mengambil contoh uji dimasukkan kedalam desikator yang sudah diisi silika gel atau pada ruangan yang mempunyai suhu 15 – 270C dan kelembaban 0 – 50 % selama 24 jam. 5.5 Prosedur DI UDARA Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 5 dari 5 Pengujian sesudah pengambilan contoh uji 1). 6).t A = Berat filter sebelum digunakan untuk mengambil contoh uji (gram) B = Berta sanpel sesudah digunakan untuk mengambil contoh uji (gram) Q = Kecepatan alir pengambilan contoh uji (liter/menit) 144 .50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Timbang dengan timbangan analitik.1. fax. missal berat B gram. Setelah 24 jam. µ g/m = 3 x 109 Q. Filter contoh uji siap untuk diuji. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA No.

Kode LKLM III.8 LEMBAR PEGESAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PENGUJIAN KADAR OZON (O3) DI UDARA DENGAN METODE NETRAL KALIUM IODIDA Manado. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.Kes ) 145 .5. fax. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N. S. Tololiu-Supit No. Eko Saputro. (0431) 860658 t = Waktu pengambilan contoh uji (menit) No. (0431) 855958.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.5. SKM. Kandow.1. M.Pd ) ( Johana Liuw.

fax.5. (0431) 855958. (0431) 860658 Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali PERUBAHAN No Tanggal No No.1.8 MENCABUT PERUBAHAN MEMASUKKAN PARAF LEMBAR Terbitan/ Halaman No Terbitan/ Halaman : I / 0 Prosedur Terbitan / Revisi Kode Revisi Kode Revisi Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 146 . Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.5. Kode LKLM III.

8 PENGUJIAN KADAR OZON Prosedur UDARA (O3) DI Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 3 dari 6 Tujuan Pengujian ini digunakan untuk memperoleh kadar O3 di udara yang diserap oleh larutan penyerap O3 Ruang Lingkup Lingkup pengujian meliputi : 2.5. Spektrofotometer. Peralatan Peralatan yang digunakan terdiri dari : 1).1. 2. 1977. (0431) 855958.5.8.1.2. Iodida yang terlepas ekuivalen 1.1. fax. . Penggunaan metode Netral KI dengan alat spektrofotometer pada panjang gelombang 352 nm Acuan Annual Book of ASTM Standards. Larutan baku O3 adalah larutan yang mengandung kadar yang sudah diketahui secara pasti dan langsung digunakan sebagai pembanding dalam pengujian. Cara Kerja 1. 3). Kurva kalibrasi adalah grafik yang menyatakan hubungan antara kadar larutan baku dengan hasil pembacaan absorbansi yang biasanya merupakan garis lurus. D2912-76 Istilah dan Definisi 1). Tololiu-Supit No.01 – 10) ppm. Larutan induk O3 adalah larutan induk O3 yang dibuat dengan kadar tinggi dan akan digunakan untuk membuat larutan O3 yang dibuat dengan kadar yang lebih.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Kode LKLM III. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA No. Cara pengujian O3 yang terdapat dalam contoh uji antara (0. Prinsip Ozon dan oksidan-oksidan lain akan diserap dalam larutan penyerap kalium iodida pada pH 6.1. 147 dan dibaca dengan alat spektrofotometer.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. 2).

Jl. 7). Gelas ukur 50. Gelas arloji. Kertas tissue. 9). Pipet ukur 10 ml. masukkan labu ukur 500 ml hingga volume tepat tanda tera (0. Larutan penyerap O3 Buat larutan penyerap O3 dengan tahapan sebagai berikut : 148 1).5.1.0025 M larutan standar iodida).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 2). 1. 4). 100 dan 1000 ml. 15).Sumber listrik/generator.Rak midget impinger. 2).0 ml larutan induk O3 dengan aquades hingga volume 100 ml (0. Bahan Larutan 16 g KI dan 3.Roll kabel.Flowmeter. 2. (0431) 855958. Labu ukur 25.173 g iodida dalam aquades. 8). 250 ml.Pompa hisap. 16). Pipet volume1. Gelas piala 100. 10).Meja setinggi kurang lebih 1. (0431) 860658 INSTRUKSI KERJA No.Slang karet. Larutan baku O3 Encerkan 5. 12). fax. 6).8 PENGUJIAN KADAR OZON Prosedur UDARA (O3) DI Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 4 dari 6 3).05 N larutan iodida). 11).3. 3. Midget impinger.5. 5 dan 10 ml.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. 3). 13). 1000 ml. Tololiu-Supit No.5 m. Larutan induk O3 . 5). Kode LKLM III. 14).

2). Setelah 30 menit matikan sumber listrik. Letakkan rak midget impinger diatas meja setinggi kurang lebih 1.5. Masukkan dalam rak midget inpinger. lalu hubungkan dengan sumber listrik.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Cara Pengujian 149 1). Pembuatan Kurva Kalibrasi Buat kurva kalibrasi dengan tahapan sebagai berikut : 1). 3). 6).2 g disodium hydrogen fosfat (Na2HPO4) atau 35. fax. 9). Siapkan pompa hisap yang sudah diukur kecepatan alirnya pada 0.82 g dodeca hidtat salt INSTRUKSI KERJA No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Larutkan dengan sempurna 13.5.8 Jl. Masukkan secara bertahap 0 hingga 1 ml larutan standar dalam labu ukur 25 ml. pompa hisap.61 g potassium dihidragen fosfat (KH2PO4). 2). Cek semua peralatan yang akan digunakan untuk pengambilan contoh uji 5).4.6.5.5 m. Contoh uji siap untuk diuji. 8). 14. (0431) 860658 PENGUJIAN KADAR OZON Prosedur UDARA (O3) DI Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 5 dari 6 (Na2HPO4O) dan 10 g potassium iodide (KI) lalu tambah dengan aquades hingga volume tepat 1 liter. 7). Rangkaikan alat secara berurutan dengan slang karet : midget impinger. Tambah larutan penyerap O3 hingga tepat tanda tera. 3). 1. Kode LKLM III. 4). Nyalakan sumber listrik. Baca dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 352 nm. Tololiu-Supit No.1. 1. Isi midget impinger dengan larutan penyerap sebanyak 10 ml. (0431) 855958.5 liter/menit . Pengambilan Contoh Uji dengan flowmeter. 1.

Ukur volume contoh uji. (0431) 860658 150 . Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. dengan tahapan sebagai berikut : 1). (0431) 855958. Jl. fax.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Uji kadar O3 .

Gunakan larutan penyerap sebagai blanko. liter/menit t = Waktu pengambilan contoh uji. menit 103 = l/m3 No.8 Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 6 dari 6 2). Kode LKLM III. fax.7. Perhitungan Hitung kadar dalam contoh uji dengan perhitungan sebagai berikut : Absorbansi x K x 103 x v O3. µ g O3 per ml larutan penyerap/absorbansi V = Volume larutan penyerap. (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Tololiu-Supit No.9 = Qxt LEMBAR PEGESAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 1 dari 4 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PENGUJIAN KADAR KARBON MONOKSIDA (CO) DI UDARA DENGAN METODE NON DISPERSIVE INFRA RED (NDIR) 151 .1.5. µ g/m3 = Qxt Absorbansi x K x 0.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO INSTRUKSI KERJA Jl. Kode LKLM III.5.5. Baca absorbansinya dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 352 nm.5. 1.1. ml Q = Kecepatan alir pengambilan contoh uji. 3).5 Atau Dimana K = Faktor standarisasi. (0431) 860658 PENGUJIAN KADAR OZON Prosedur UDARA (O3) DI No.

Kandow. (0431) 860658 Manado.1.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. M.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali No.5. Tololiu-Supit No. S. fax. SKM. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N.9 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 4 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 152 .5. Kode LKLM III.Pd ) ( Johana Liuw. (0431) 855958. Eko Saputro.

Tololiu-Supit No.1.5.9 INSTRUKSI KERJA PENGUJIAN KADAR KARBON MONOKSIDA(CO) DI UDARA Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 3 dari 4 Tujuan 153 . Kode LKLM III. (0431) 855958.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.5. (0431) 860658 No. fax.

Ruang Lingkup Jl. 1977. fax. demikian juga detektornya. Sinar tersebut kemudian dilewatkan kedalam sel-sel berlawanan yang mengandung suatu detektor yang selektif dari CO. Gas CO dalam sel akan menyerap radiasi infra merah hanya oada frekwensi tertentu. Acuan Annual Book of ASTM Standards. D3162-94 4. (0431) 855958. Prinsip 154 . 3.1. Cara pengujian kadar karbon monoksida pada kisaran 1 – 10. Penggunaan metode Non Dispersive Infra Red dengan alat CO Analyzer. Istilah dan Definisi Cukup jelas 5. Tololiu-Supit No. Pergeseran ini dideteksi secara elektronik dan dibesarkan untuk dapat dibaca pada suatu signal.2. Energi dari suatu sumber cahaya yang memancarkan radiasi diteruskan langsung melalui sel acuan dan sel contoh uji. Setiap CO yang masuk dalam sel contoh uji akan menyerap radiasi yang menurunkan temperatur dantekanan dalam sel detektor yang kemudian menggeser diaframa.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.000 ppm. Cara Kerja Metode NDIR didasarkan pada absorbansi dari radiasi infra merah oleh CO. 2. 2.1. 5. (0431) 860658 Ruang lingkup pengukuran meliputi : 2.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Pengujian ini digunakan untuk meemperoleh kadar CO di udara dengan alat CO Analyzer.

3. Setelah titik pengambilan ditentukan. (0431) 855958.1. Kode LKLM III. operasikan CO Analyzer sesuai petunjuk penggunaa peralatan. CO Analyzer di bawa ke lokasi pengambilan contoh uji. 155 . b. Jika CO Analyzer tidak dibawah ke lokasi pengambilan contoh uji. Hasil dapat terbaca pada display alat. Pengujian dilakukan di laboratorium dengan menghubungkan tabung pengumpul gas dengan slang masuk contoh uji pada CO Analyzer yang dioperasikan sesuai petunjuk penggunaan peralatan.2. Tabung pengumpul gas Pompa hisap 5. Hasil langsung dapat terlihat pada display alat. Cara Pengujian a. Peralatan CO Analyzer .50 Kelurahan Tingkulu Manado INSTRUKSI KERJA Telp.5. Tololiu-Supit No.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. (0431) 860658 No. fax.5. maka contoh uji diambil dengan menggunakan tabung tempat contoh uji yang sudah di vakum terlebih dahulu.9 PENGUJIAN KADAR KARBON MONOKSIDA(CO) DI UDARA Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 4 dari 4 5.

S. fax. Kandow.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.1.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Eko Saputro.Kes ) Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi : : Terkendali Tidak Terkendali 156 . (0431) 860658 No.Pd ) ( Johana Liuw.1 LEMBAR PEGESAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 Halaman : 1 dari 6 PENGUJIAN BAKTERI TOTAL COLIFORM DENGAN METODE MOST PROBABLE NUMBER Manado. April 2010 Disiapkan: Tim Stanlab Disetujui: Manajer Mutu ( Christine N.6. SST ) Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado ( F. (0431) 855958.5. Kode LKLM III. Tololiu-Supit No. SKM. M.

(0431) 855958. (0431) 860658 No.6. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.1. fax.5.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.1 LEMBAR PERUBAHAN Prosedur Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 6 Tanggal Terbit : 01/04/2010 PERUBAHAN No Tanggal No Kode MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi No Kode MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi PARAF 157 . Kode LKLM III.

Briliant Green Lactose Broth (BGLB).50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Inkubator. Tololiu-Supit No. Inokolum equipment (Ose) Bahan 1). 4). Mac Conkey Agar 4). Alat dan Bahan Alat 1). EC Broth Medium 7). Nutrient Agar (NA) 6). 2).6 1. 3).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Cawan Petri. (0431) 855958. (0431) 860658 No.Halaman : 3 dari 6 1. 3).1 INSTRUKSI KERJA PEMERIKSAAN BAKTERI Prosedur TOTAL COLIFORM Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 . Tabung reaksi. fax. Tujuan Untuk melaksanakan pengujian bakteri total coliform dalam air 2. Kode LKLM-III.5. Acuan Standard Metods For The Examination of Water & Westwater Tahun 2005. Lauryl Triptose ( LTB). 4. Larutan Pengencer (Buffer fosfat) 5). Set Pewarnaan 158 . 2). Ruang Lingkup Instruksi kerja ini digunakan untuk melaksanakan pengujian bakteri total ciliform dalam air dengan menggunakan metode Most Probable Number 3.

Tabung-tabung dalam rak digoyang. Inkubasikan dalam suhu 37 0C selama 24 ± 2 jam. 4.Halaman : 4 dari 6 5.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp.1 ml sampel 3.1 INSTRUKSI KERJA PEMERIKSAAN BAKTERI Prosedur TOTAL COLIFORM Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 . Prosedure Pelaksanaan Prosedure Uji Total Coliform Tes perkiraan 1. Contoh yang sudah dicampur rata dimasukkan secara aseptic ke dalam masing – masing tabung media sesuai dengan jenis contoh. fax.5. (0431) 860658 No. Bila tidak ada reaksi gas dan asam diinkubasikan kembali sampai 48 jam ± 3 jam ( 2 X 24 jam) Bila pada tabung fermentasi tidak terbentuk gas dan asam dalam waktu 48 jam ± 3 jam maka tes perkiraan dinyatakan negatif.1 ml atau pengenceran yang lebih tinggi untuk air yang tercemar Dengan kosentrasi medium LB Dengan kosentrasi medium LB : 26 gr/L = 10 ml sampel : 13 gr/L = 1. Kode LKLM-III. 0. kemudian tabung-tabung yang positif dilanjutkan ke tes penegasan.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. : 13 gr/L Air Bukan air minum Siapkan 5 porsi tabung untuk setiap contoh : 10. 1. 159 .6 1. 6. supaya contoh air dengan media bercampur rata 5. Tololiu-Supit No. (0431) 855958. sedangkan bila terbentuk gas dan asam dalam waktu 48 jam ± 3 jam maka tes perkiraan dinyatakan positif. Air Minum : Siapkan porsi tabung dengan volume 20 ml sampel untuk porsi 5 tabung atau 10 ml sampel untuk porsi 10 tabung Dengan kosentrasi medium LB 2. Reaksi positif jika timbul gas dan asam. 0.

50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958. (0431) 860658 No. kemudian dipindahkan dengan inokolum equipment (ose/loop) ke dalam medium BGLB secara aseptic untuk masing-masing tabung Semua inokulan tersebut diinkubasikan pada suhu 37 ± 0.1 INSTRUKSI KERJA PEMERIKSAAN BAKTERI Prosedur TOTAL COLIFORM Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 . Tololiu-Supit No. Nilai MPN dihitung dari jumlah tabung BGLB positif yang dibaca pada table MPN..50C selama 24 ± 2 jam Baca koloni tersangka pada media MCA (warna merah dengan dikelilingi oleh zona apaque).BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl. Bila tidak ada reaksi inkubasi dilanjutkan sampai 48 jam ± 3 jam 2. 160 .6 1. 4. 2. 3. Semua tabung dari tes perkiraan yang positif dikocok. Kode LKLM III.5 0C selama 24 ± 2 jam. 3. Dari tabung tes penegasan yang positif digoreskan ke agar MacConkey secara aseptik.Halaman : 5 dari 6 Tes Penegasan 1. Bila tidak terbentuk gas dan asam dalam waktu 48 jam ± 3 jam maka tes penegasan dinyatakan negatif sedangkan bila terbentuk gas dan asam dalam waktu 48 jam ± 3 jam maka tes penegasan dinyatakan positif. Reaksi positif bila terbentuk gas pada tabung fermentasi. 1. Inkubasikan pada suhu 37 ± 0.5.contoh terbesar dari Seri pengenceran Tes Lengkap Tes lengkap dilakukan terhadap 10 % dari seluruh tabung yang menunjukkan hasil positif dalam tes penegasan. fax. 10 MPN/100 ml = Nilai MPN (dari table) x Vol.

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
4. Ambil satu atau lebih koloni dari setiap plate (cawan baik typical maupun non typical, kemudian diisolasikan ke dalam tabung fermentasi single strength lauryl tryptose broth ke dalam medium nutrient agar miring; INSTRUKSI KERJA PEMERIKSAAN BAKTERI Prosedur TOTAL COLIFORM
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

No. Kode LKLM III.5.6 1.1

Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi :

Tanggal Terbit : 01/04/2010

.Halaman :6 dari 6

5.

Inkubasikan lagi dalam inkubator pada suhu 37 ± 0,50C selama 24 ± 2 jam, dapat diperpanjang lagi sampai 48 ± 3 jam. Lakukan pemeriksaan mikroscope dengan pewarnaan gram dari koloni agar miring.

161

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

No. Kode LKLM III..5.6.2

INSTRUKSI KERJA PEMERIKSAAN BAKTERI Prosedur FECAL COLIFORM

Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi :

Tanggal Terbit : 01/04/2010

.Halaman : 1 dari 3

PENGUJIAN BAKTERI FECAL COLIFORM DENGAN METODE MOST PROBABLE NUMBER

Manado,

April 2010

Disiapkan: Tim Stanlab

Disetujui: Manajer Mutu

( Christine N. Kandow, S.Pd )

( Johana Liuw, SST )

Disahkan : Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular Manado

( F. Eko Saputro, SKM, M.Kes )

Nomor Salinan Distribusi Kepada Status Distribusi

:
:

Terkendali
162

Tidak Terkendali

BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO
Jl. Tololiu-Supit No.50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. (0431) 855958, fax. (0431) 860658

No. Kode LKLM III.5.6.1.1

LEMBAR PERUBAHAN
Prosedur
Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Halaman : 2 dari 3

Tanggal Terbit : 01/04/2010

PERUBAHAN No Tanggal

No Kode

MENCABUT Terbitan/ Halaman Revisi

No Kode

MEMASUKKAN Terbitan/ Halaman Revisi

PARAF

163

50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Kode LKLM III. 4. Produksi gas pada tabung fermentasi dalam medium EC Broth dalam waktu 24 ± 2 jam atau kurang menunjukkan reaksi positif Fecal Coliform. 2. (0431) 860658 No.20C selama 24 ± 2 jam. Inkubasikan pada 37 ± 0. Hasil dihitung dengan menggunakan tabel MPN dari jumlah tabung EC Broth yang positif 10 MPN/100 ml = Nilai MPN (dari table) x Vol.contoh terbesar dari Seri pengenceran Instruksi kerja dalam Quality Control bertujuan sebagai kontrol pekerjaan pada keseluruhan tes uji Total dan Fecal Coliform.50C selama 3 jam 164 . Coli ke dalam media Pre-enricment 10 ml. 2.1 INSTRUKSI KERJA PEMERIKSAAN BAKTERI Prosedur FECAL COLIFORM Terbitan / Revisi : I / 0 Tanggal Revisi : Tanggal Terbit : 01/04/2010 . menunjukkan reaksi/hasil yang negatif -> Fecal Coliform negatif. (0431) 855958.5.. 3.6 1.Halaman : 3 dari 3 Prosedur Uji Fecal Coliform Dari semua fermentasi pada tes perkiraan yang menunjukkan hasil positif gas dan asam dilakukan tes Fecal Coliform : 1. Setelah 30 menit inkubasikan dalam Water Bath pada suhu 44. Kegagalan dalam produksi gas atau sedikit menghasilkan gas atau tidak ada pertumbuhan. Setiap tabung yang positif pada tes perkiraan pada pemeriksaan total coliform dicocokan. kemudian dipindahkan dengan ose loop ke dalam medium EC Broth. Tololiu-Supit No. 5. Inokulasi 1 ose biakan kontrol E. 1. fax.5 ± 0.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO Jl.

50 Kelurahan Tingkulu Manado Telp. Jl. (0431) 855958. fax.BALAI TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR MANADO 3. Inokulasikan ke dalam media Lauryl Tryptose Broth sebanyak 1 ose (untuk tes perkiraan) dan diteruskan pada tes selanjutnya sama dengan prosedure pada contoh uji. (0431) 860658 165 . Tololiu-Supit No.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful