Anda di halaman 1dari 4

Informasi Umum Kegiatan pendidikan sarjana dan spesialis radiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dilaksanakan bersinergi

dengan kegiatan pelayanan radiologi di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta. Program pendidikan sarjana dan dokter spesialis (PPDS) radiologi dirancang mengikuti pedoman yang telah ditetapkan oleh FKUI dan Kolegium Radiologi Indonesia (KRI). Sejak tahun 2007 telah diterapkan program gabungan dengan pendidikan magister, sehingga untuk setiap lulusan spesialis radiologi akan memperoleh gelar ganda. Departemen Radiologi FKUI memiliki visi untuk menjadi pusat pelayanan kesehatan di Bidang Radiologi yang dikenal melayani dengan baik dan bermutu dan menjadi pusat pendidikan Radiologi sebagai rumah sakit pendidikan FKUI yang mandiri dan terkemuka di ASEAN tahun 2005 dan ASIA PASIFIK di tahun 2010 Dan untuk mewujudkan visinya, Departemen Radiologi FKUI menjalankan misi dengan upaya meningkatkan kualitas pelayanan Radiologi yang bemutu dengan sikap profesionalisme, sabar dan rendah hati serta dapat melayani seluruh lapisan masyarakat, Meningkatkan kualitas pendidikan Radiologi serta tenaga kesehatan lainnya yang terkait untuk semua tahapan pendidikan melalui peningkatan kemampuan SDM dalam bidang pendidikan, penelitian dan pelayanan serta tidak mengabaikan upaya peningkatan kesejahteraan yang berkeadilan, serta Meningkatkan suasana akademik yang kondusif dan fasilitas yang menunjang sehingga dapat menghasilkan penelitian yang bermutu dan berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, pendidikan dan pelayanan Radiologi. Divisi Departemen Radiologi FKUI-RSCM Departemen Radiologi FKUI-RSCM memiliki 10 Divisi, yaitu : 1. Divisi Imejing Payudara 2. Divisi Neuroradiologi 3. Divisi Radiologi Intervensional dan Kardiovaskuler 4. Divisi Radiologi Muskuloskeletal 5. Divisi Radiologi Traktus Digistivus 6. Divisi Kedokteran Nuklir 7. Divisi Radiologi Anak 8. Divisi Radiologi Kepala dan Leher 9. Divisi Toraks 10. Divisi Radiologi Traktus Urinarus dan Genital

Pelayanan Umum Kegiatan pelayanan medis di Departemen Radiologi FKUI-RSCM meliputi pemeriksaan terhadap berbagai kelainan dari seluruh bidang spesialisasi kedokteran, terutama bedah, penyakit dalam, anak/pediatrik, pulmonologi (paru), kardiologi (jantung & pembuluh darah), telinga, mata, forensik, kebidanan & kandungan, dan sebagainya. Pemeriksaan dilakukan menggunakan instrumen/modalitas radiologi yang berbeda-beda sesuai indikasi dan permintaan dari dokter yang merujuk.

Terdapat berbagai pemeriksaan radiologi yang dapat dilakukan pada sistem organ yang berbeda-beda dengan menggunakan instrumen/modalitas radiologi yang bervariasi. Pemeriksaan berikut dapat diterapkan pada orang dewasa maupun anak & bayi. Bidang Radiologi Toraks
o o o

Radiografi konvensional CT Scan toraks USG pleura Radiografi tulang CT Scan tulang MRI tulang Bone scan USG (Doppler) sendi & jaringan lunak Urografi intravena Retrograd/antegrad pyelografi Uretrosistografi Micturating Cysto Urethrography (MCU) Uretrografi bipolar USG (Doppler) traktus urinarius USG (Doppler) testis Genitografi CT/MR urography MRI genitalia interna Barium meal

Bidang Muskuloskeletal
o o o o o

Bidang Traktus Urinarius & Genitalia


o o o o o o o o o o

Bidang Traktus Digestivus


o

o o o o o o

Barium enema / colon in loop Lopografi Fistulografi CT kolonoskopi ERCP CT/MRI traktus digestivus CT Scan MRI otak dan sumsum tulang belakang MR Myelography USG otak Mamografi USG (Doppler) payudara MRI payudara Duktulografi Angiografi Venografi Limfografi Myelografi Embolisasi transarterial Infusi sitostatika transarterial Biopsi terpimpin (Guiding biopsy) Radiografi konvensional CT Scan daerah kepala-leher MRI daerah Kepala-leher USG (Doppler) daerah leher Sialografi (kelenjar liur) Dakriosistografi (kelenjar air mata)

Bidang Neuroradiologi
o o o o

Bidang Pencitraan payudara


o o o o

Bidang Radiologi Intervensional dan Kardiovaskular


o o o o o o o

Bidang Pencitraan Kepala-Leher


o o o o o o

Bidang Kedokteran Nuklir


o o o o o o

Skintigrafi tulang (Bone scan, 3 fase) Skintigrafi ginjal (GFR, ERPF) Limfoskintigrafi Skintigrafi tiroid Skintigrafi hepatobiliar Skintigrafi paru (perfusi-ventilasi)