Penyebab Kontraksi Penyebab karena : a. Perubahan hormonal progresif yang menyebabkan peningkatan ekstabilitas otot-otot uterus b.

Peningkatan mekanik yang progresif Faktor-faktor hormonal yang menyebabkan peningkatan peningkatan aktivitas uterus yang sebenarnya

kontraktilitas uterus 1. rasio estrogen terhadap progesterone Progesterone sebaliknya. Estrogen memiliki kecenderungan untuk meningkatkan derajat menghambat kontraksi uterus selama kehamilan,

sehingga membantu mencegah ekspulsion ( pengeluaran ) fetus

kontraksi uterus dengan meningkatkan jumlah gap junction antara sel – sel otot polos uterus. Progesterone dan estrogen selama kehamilan disekresikan

dalamjumlah yang progresif makin bertambah selama kehamilan, tetapi mulai kehamilan bulan ketujuh dan seterusnya sekresi estrogen terus meningkat sedangkan sekresi progesterone tetap konstan atau malah sedikit menurun. Sehingga rasio estrogen terhadap progesterone meningkat,

menyebabkan peningkatkan kontraktilitas uterus. 2. Pengaruh oksitosin pada uterus Oksitosin merupakan suatu hormone yang disekresikan oleh

neurohipofisis yang secara khusus menyebabkan kontraksi uterus.

Faktor-faktor mekanisme a. renggangan otot-otot uterus renggangan sederhana organ-organ berotot polos biasanya akan menngkatkan kontraktilitas otot-otot tersebut. Renggangan intermitten karena pergeraka fetus dapat meningkatkan kontraksi otot-otot b. renggangan atau iritasi serviks Renggangan serviks oleh kepala fetus yang akhirnya menjadi cukup kuat menimbulkan suatu reflex korpus uteri yang kuat. Kontraksi mendorong bayi maju, sehingga lebih merenggangkan serviks dan terus menimbulkan umpan balik positif pada korpus uteri.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful