Anda di halaman 1dari 9

SNI 133619-1994

Standar Nasional Indonesia

Penanganan tabung bertekanan

ICS 13.220.10

Badan Standardisasi Nasional

.. .

. .
Latar belakang

Penanganan tabung beriekanan dengan cara yang tidak benar skan dapat yzng akan rnengakibatkan tabung tersebut meiedzk, rnembentur atau terbaka: rnernbahayakankeselarnafanrnanusia dan iingkui~pann~a. Oleh karena itu untuk rnenghindarinya diperlukan petunjuk cara penanganan yang aman 1 dan dapdt digunaMan sebagai pedornan kerla.

~.~

..

DAFTAR IS1

Hlalaman LATAR BELAKANG


1.
2.

RUAIU'G LINGKUP DEFlNlSl


AIAT PELINDUNG DlRl

1 dari 4
1 darl4

3.

1 dad 4 1 dari 4

4.

PETUNJUX PENANGANAN

PENANGANAN TABLING BERTEKANAN

1. RUANG LiNGKUP

Standcr ini lnellputi efinisl, alat pelindung dirt dan petunjuk penanganan tabung bertekanan.

Penanganan tabung berlekanail adalah kegiatan yang dirnulai dari perneriksaan. pemindahan dan pernakalan tabung bertekanan dengan cara yang benar, sehingga bisa terhlndiir dari kemungkinan kecelakaan. Tabung bertekanan adalah wadah untuk penyirnpanan gas yang penglsiannya dengan cara dirnarnpatkan sehingga rnempunyai tekanan.
3. ALAT PEUNDUPJG DlRl

Alat pelindung diri yang harus dipergunakan antara lain : baju kerja. topi pengarnan. sarung tangan, topeng gas, kacamata pengarnan dan sepatu pengaman sesuai dengan jenls pekerjaan yang dilakukan.
4.

PETUNJUK PENANGANAN

4.1 Kctentuan Urnurn

- Sungkup tabung harus selalu terpasang - Dilarang merokok atau menyalakanapi selama penanganan dilempat penyimpanan

- Ulir
-

tabung gas. kera~igan dan sungkup harus bebas dari bahan pelumas atau bahan-bahan yang rnengatldung rninyak. Ditarang mernpergunakantabung gas sebagai alat pengganjal. Tabung gas yang rusak segera diarnenkan dan dilaporkan.

4.2 Perneriksaan

Periksa setiap tabung sebelurn dlgunakan :


4.2.1 Kondisi tabung rneliputi :

-Tldak ada goresan Ticiak rerkarat Keutuhan segel Tulisan pads. tabung harus masih jelas

4.2.2 Spesilil(asi Tabung rneliputi :

- Warna :- dibedakan list warna selebar 15 cm.

- ditentukan berda~rkan potensi bahaya - Nomor seri tabung - Nama pabrik pembuat - Ukuran label
4.2.3

Kerangan dan Sungkup Tabung (contoh lihat gambar) -Diameter lubang sungkup (minimum 5 rnm) Khusus gas karbit, belerang, amoniak terbuat dari S ! aa Ulir keterangan : putar kekiri :gas yang rnudah terbakar (kecuali gas karbit) putar k & a ~ n gas yang lainnya :

43 Pernindahan .

4.4

iakukcn pengangkutan tabung gas dengan aman dar! hlndari dari kemungkinan jatuh atau membentur benda keras Angkut tabung gas dengan posisi terdiri dan diikat dengan jumiah tabung tldak melebihi kapasitas alat angkut. Hindarkan pemlndahan tabung gas dengan cara menyeret. menggelindingkan dan menggunakan alat angkat magnit Dilarang mengangkat tabung gas dengan tali baja (wire rope).

Penyirnpanan

- Diiarang rnenyimpan tabung gas ditempat yang langsung terkena panas

4.5

matahari atau sumber panas iainnya, lembab dan korosif. Tempatkan tabung oksigen dengan jarak minimum 6 meter dari tabung gas lainnya yang mudah terbakar yang berada dalam satu ruangan.

Pernakaian

- Tabung gas selalu dalam posisi berdiri dan terikat, selama pemakaian.

4.5

Dilarang mempergunakan tabung gas tanpa regulator.

Warna pita dan label rnengikuti persyaratan yang beriaku

Merah untuk gas yang mudah terbakar atau simbol

Jingga untuk gas yang mudah meledak atau simbol

--

2 dari 4

-.~ ~

.<-

Kuning untuk gas yang dapat mewiritasi ala" sirnbol

Ungu untuk gas yang dapat mengganggu pernafasgn mencekik


'

Biru utittik gas yang mudah beracun atau slmbol

.-.
3 dari 4

-~. ~.. -. -.
-

-.

Lampiran 1
SIUNDER ASETELINE

Tiknr asbe$

..

. . . .. . .. . ('. . . . . u- : . .'. . ....


,

............. .\\ . ... . .. .... . . . . .. . .. ....:... . . . .. . .. . . . '. ..


.I
1

. . .. . . .

. . .
. . . .

....

Bnhan borpod

Asdon

.....
KERANGAN

badan

pengnam

u l i r keluar

4 darl4

8. PERHITUNGAN

8.1.

Pemakaian sianida L?arijurr;lahsianida yang ditambahkan dan konsentrasinya pada akhir operasi, maka konsumsl sianida dapat dihiiung dengan menggunakan rumus : Ksianlda = (kawa~ kakhir) X 1 X JJQQQ! B 100 b Keterangan : Ksianida = Konsumsl sianida, gram per ton = Konsentrasl awal sianida, % kawal = konsenlrasi akhir sianida. % kakhir v volume lawtan, rnililiter b = berat contoh, gram

Contoh : Untuk 50 ml stock lamlan ekivalen dengan 0.080 % NaCN dan kekuatan cyanida pada leruim akhir adaiah 0.061 % NaCN, maka konsumsi cyanidanya adalah : (0.080 -0.061)
X m X ] 0 0 0 0 0 0

100
= 540 g NaCN per ton

500

Catalan : Prosedur ini biasanya akurat untuk konsumsl hlngga 500 glton. Untuk konsumsi yang tinggi, atau tpabila :e:dapat unsur-unsur pengotor (impurities), penentuan konsentrasl sianida akhir akan mengalami penyimpangan dan oleh karena itu cendemng dipilih mencatat laju penambahan sianida dari pada konsumsl sianida nominal. Dalam beberapa kondisi tertentu kemudian dipilih untuk menyelesaikan test dengan konsentrasi sianida nominal 0.09 % NaCN pada awal uji untuk memastikan terdapatnya sejumiah cukup sianida bebas.
a.2.

Pernakaian kapur Konsumsl kapur dihitung dtri jumiah yang ditambahkan dan jumlah yang ada dl dalam larutan pada akhir proses. sepetti pada rumus berikut : Kkapur = 1000 (kakhir X Y- x laanaaa) 100 b Keterangan : Kkapur kskhir v b

= Konsumsl kapur, gram per ton = Konsentrasi kapur pada akhir proses, % = volume larutan, miliiiter = berat contoh, gram

5 darl 7

Contoh : Untuk penambahan 1 kglton CaO dan kekuatan larutan pada akhir proses adalah 0.009 % CaO, maka konsurnsl CaO nya adalah :
1000 (0.009 x J.XQ x J4QQ!XQ 100 500

= 730 g kapurlton bijih.


8.3.

Perhitungan metalurgi Dari hasil analisa residu padat dan iarutan kaya (pregnant solution) maka dlstribusi emas dan perak perbandingan antara feed (hasil hitungan) d3n feed (hasl anailsa) dapat dilihat pada contoh tabel di bawah lni : Produk
% Berat
300

Kadar Au (s/ton)
2.10 0.45 6.65 6.95

Unit
620 45 665

Distribusl Au,%
93.3 0.7
100.0

Laman kaY Ampas


Umpan (hitungan) Umpan (analisa)

loo
100

8.4.

Tingkat kemudahan pelarutan emas dan perak Untuk rnendapatkan gambaran tentang tlngkat kemudahan pelarutan emas dan perak, plot data antara waMu slanidasi dan persen pelarutan emas dan perak.

IW

C
8

90.

ffl ..
70

12

24

48

72---t~

Waktu stantdasi. lam


6 dari 7