Anda di halaman 1dari 18

Konverter DC/DC Terkontrol Digital

Konverter DC/DC memiliki banyak topologi dan teknik konversi yang beraneka ragam
yang menjadi topic riset yang sangat luas. Dr. F. L. Luo dan Dr. H.Ye adalah orang yang
pertama kali mengklasiIikasikan semua jenis prototype DC/DC konverter ke dalam enam
generasi, yaitu:
1. Konverter generasi pertama (tradisional/klasik)
2. Konverter generasi kedua (multi kuadran)
3. Konverter generasi ketiga (komponen pensaklaran, SI/SC)
4. Konverter generasi keempat (pensaklaran lembut, ZCS, ZVS, ZT)
5. Konverter generasi kelima (penyearah sinkron)
6. Konverter generasi keenam (elemen penyimpan energy ganda resonan, MER)

Konverter Generasi Pertama
Konverter generasi pertama bekerja pada satu kuadran dan pada rating daya yang
rendah(hingga sekitar 100W). sejak pertama kali dikembangkan, konverter generasi pertama
diklasiIikasikan lagi sebagai berikut:
O Konverter Iundamental (Fundamental converters)
O konverter tipe transIormator (TransIormer-type converters)
O Konverter berkembang (Developed converters)
O Konverter penaik tegangan (Voltage-liIt converters)
O Konverter penaik super (Super-liIt converters)

O Konverter fundamental (Fundamental converters)
Tipe-tipenya adalah konverter buck, konverter boost, dan konverter buck-boost.
Konverter Iundamental (Fundamental converters) memiliki dua permasalahan utama, yaitu
gandengan antara input dan output, serta riak tegangan yang cukup besar di outputnya
Konverter Buck
Adalah konverter DC/DC step down. Beroperasi pada kuadran pertama. Tegangan outputnya
dapat dihitung dengan rumus berikut

dengan : dan
Dan gambar rangkaiannya sebagai berikut

Gambar 1 konverter buck (a) diagram rangkaian (b) saklar tertutup(c) saklar terbuka

Konverter Boost
Konverter Boost adalah tipe konverter step up. Konverter ini bekerja pada kuadran kedua.
Rumus tegangan keluaran adalah sebagai berikut:

Dengan : dan

Gambar 2 konverter Boost (a) diagram rangkaian (b) saklar tertutup (c) saklar terbuka

Konverter Buck-boost
Adalah konverter step down dan step up, berarti dapat menaikkan maupun menurunkan
tegangan. Konverter ini bekerja pada kuadran ketiga. Konverter tipe ini sangat Ileksibel sehingga
banyak digunakan pada industri
Tegangan output dapat dihitung dengan rumus berikut:

Dengan : dan
Gambar rangkaian dapat dilihat pada gambar berikut:

Gambar 3 konverter buck-boost (a) diagram rangkaian (b) saklar terbuka (c) saklar tertutup

O Konverter Tipe Transformator (Transformer-Type Converters)
karena semua konverter DC/DC Iundamental tetap memiliki rugi-rugi yang banyak, maka antara
tahun 1960an dan 1980an dikembangkan konverter tipe transIormator (TransIormer-type
converters). Biasanya konverter jenis ini memiliki transIer energy yang tinggi dan dan isolasi
tinggi antara kedua sisinya. Jenis-jenis konverter tipe transIormator (TransIormer-type
converters) adalah
Konverter Maju (Forward Converter)
konverter maju (Iorward converter) Adalah konverter buck tipe transIormator dengan rasio
lilitan, N. Beroperasi pada kuadran pertama. Tegangan outputnya dapat dihitung dengan rumus
berikut

dengan :
Dan gambar rangkaiannya sebagai berikut

Gambar 4 konverter maju(Iorward converter)

Gambar 5 konverter maju (Iorward converter) dengan kumparan tersier

Konverter Push-Pull (Push-Pull Converter)
Konverter push-pull (push-pull converter) adalah konverter boost yang bekerja pada
kondisi push-pull, ang secara eIektiI menghindari kejenuhan inti besi. Karena memiliki dua
saklar yang bekerja bergantian, maka tegangan keluaran menjadi dua kalinya. Tegangan output
dapat dihitung dengan rumus berikut:

Dengan :
Sedangkan gambar rangkaian dapat dilihat pada gambar-gambar berikut:

Gambar 6 konverter push-pull (push pull converter)
Konverter Fly Back (Fly Back Converter)
Konverter Ily back (Ily back converter) adalah konverter tipe transIormator yang
menggunakan eIek demagnetisasi. Tegangan keluaran dapat dihitung dengan rumus berikut:

Dengan :
Gambar rangkaiannya adalah

Gambar 7 konverter Ily back (Ily back converter)

Konverter Setengah 1embatan (Half Bridge Converter)
Konverter setengah jembatan (halI bridge converter) dibuat untuk penurunan sisi primer
pada salah satu kumparan. Perhitungan tegangan keluaran dapat dihitung dengan rumus sebagai
berikut:

Dengan :
Gambar rangkaiannya adalah sebagai berikut

Gambar 8 Konverter setengah jembatan (halI bridge converter)

Konverter 1embatan (Bridge Converter)
Konverter jembatan (bridge converter) adalah konverter yang meggunakan lebih banyak
saklar dan tegangan keluaran menjadi dua kalinya. Tegangan keluaran dapat dihitung dengan
rumus :

Dengan :
Dan gambar rangkaiannya

Gambar 9 Konverter jembatan (bridge converter)

Konverter Zeta (ZETA Converter)
Adalah konverter tipe transIormator dengan tapis meneruskan Irekuensi rendah (low pass
Iilter). Riak tegangan keluaran bernilai kecil. Perhitungan tegangan keluaran adalah

Dengan :
Dan gambar rangkaiannya adalah sebagai berikut

Gambar 10 Konverter zeta (ZETA converter)

O Konverter Berkembang (Developed Converters)
Merupakan tipe konverter Iundamental yang mendapat penambahan tapis penerus
Irekuensi rendah. Riak pada output kurang dari 2. Perhitungan tegangan output untuk semua
klasiIikasi konverter berkembang sama, yaitu:

Tipe-tipe konverter berkembang (developed converter) adalah
Positive Output (P/O) Luo-Converter
dapat diturunkan dari konverter buck-boost, dengan gambar rangkaian sebagai berikut

Gambar 11 konverter Luo output positiI

egative Output (/O) Luo-Converter
konverter jenis ini juga bisa diturunkan dari konverter buck-boost, memiliki gambar
rangkaian seperti berikut

Gambar 12 konverter Luo output negatiI

Double Output (D/O) Luo-Converter
Untuk mendapatkan kesimetrian tegangan dari (P/O) dan (L/O), maka dibuatlah
konverter (D/O). konverter (D/O) juga diturunkan dari konverter buck-boost dengan gambar
rangkaian sebagai berikut:

Gambar 13 konverter Luo tipe (D/O)

Ck-Converter
Diturunkan dari konverter boost, dengan gambar rangkaian sebagai berikut

Gambar 14 konverter cuk

Single-Ended Primary Inductance Converter (SEPIC)
konverter SEPIC diturunkan dari konverter boost, dengan gambar rangkaian sebagai berikut

Gambar 15 konverter SEPIC

Konverter Pengangkat Tegangan (Voltage-Lift Converter)
Dengan metode voltage-liIt, maka tegangan output dapat dinaikkan hingga puluhan
bahkan ratusan kali lipat. Jenis-jenisnya antara lain selI -liIt, re-liIt, triple-liIt, quadruple-liIt dan
high-stage-liIt. Penambahan tegangan dari rangkaian re-liIt (N/O) Konverter Luo adalah

Dan gambar rangkaiannya

Gambar 17 re-liIt (N/O) konverter Luo (a) gambar rangkaian (b) saklar tertutup (b) saklar
terbuka
Konverter Super-Lift (Super-Lift Converter)
Konverter Voltage liIt hanya dapat menaikkan tegangan menurut deret aritmatika,
sedangkan Super-liIt dapat menaikkan menurut deret geometri. Jenis-jenis SL konverter adalah
P/O SL Luo-converters, N/O SL Luo-konverters, P/O cascade boost converters dan N/O cascade
boost converters. Gambar rangkaian dari re-liIt (P/O) SL Konverter Luo adalah

Gambar 18 re-liIt (P/O) SL Konverter Luo (a) gambar rangkaian (b) rangkaian ekuivalen saat
saklar tertutup (c) rangkaian ekuivalen saat saklar terbuka

Perhitungan penambahan tegangan untuk gambar di atas adalah

Sedangkan gambar untuk Re-liIt circuit oII N/O SL Luo-Converters adalah

Gambar 19 Re-liIt circuit oIN/OSL Luo-Converters (a) gambar rangkaian (b) rangkaian
ekuivalen saat saklar tertutup (c) rangkaian ekuivalen saat saklar terbuka

Dan rumus perhitungan penambahan tegangannya adalah

Untuk Re-liIt circuit oI P/O cascade boost converter, gambarnya adalah

Gambar 20 Re-liIt circuit oI P/O cascade boost converter (a) rangkaian (b) rangkaian ekuivalen
saat saklar tertutup (c) rangkaian ekuivalen saat saklar terbuka

Rumus penambahan tegangan pada gambar di atas adalah


Untuk N/O cascade boost konverter, gambar rangkaiannya adalah

Gambar 21 N/O cascade boost converter (a) rangkaian (b) rangkaian ekuivalen saat saklar
tertutup (c) rangkaian ekuivalen saat saklar terbuka