Anda di halaman 1dari 2

HIPERKOLESTEROLEMIA (~200 220mg/dL serum)

Definisi
Kelebihan kolesterol di dalam darah.
Tipe
O ,2ili,l suatu gangguan metabolisme lipoproteinemia yang di turunkan akibat deIek
pada reseptor selular terhadap LDL plasma dan diturunkan sebagai ciri dominan
autosomal dengan eIek dosis gen.
Etiologi kelainan gen reseptor LDL beraIinitas tinggi yang mencegah ambilan LDL
dari sel.
O Polygenic setiap berbagai kelompok gangguan dengan berapa kombinasi genetic dan
sering kali juga lingkungan, Iactor-Iactor berinteraksi menyebabkan peningkatan
kolesterol plasma.
Etiologi belum diketahui, Iaktor resiko dari kelebihan berat badan dan pola makan.
Kl,sifik,si menurut WHO
Iredrickson KlasiIikasi dislipidemia Peningkatan lipoprotein
Ia Kilomikron
IIa Hiperkolesterolemia LDL
IIb Dislipidemia kombinasi LDL VLDL
III Dislipidemia remnant VLDL remnant Kilomikron
IV Dislipidemia endogen VLDL
V Dislipidemia campuran VLDL Kilomikron




LIPOPROTEIN tiap kompleks lemakprotein dengan lemaknya disalurkan dalam darah,
partikel lipoprotein mengandung inti hidroIobik sIerikal trigliserid atau kolesteril ester yang
dikelilingi oleh lapisan tunggal amIipatik IosIolipid, kolesterol, dan apolipoprotein.
Lipoprotein (HDL, LDL, VLDL, Chylomicron).
P,tofisiologi hubung,n deng,n sindro2 nefrotik
Terjadi kebocoran pada membrane basalis glomerulus proteinuria (albuminuria)
hipoproteinemia (hipoalbuminemia) sintesis lipoprotein di hati hiperlipropoteinemia
hiperkolesterolemia & hiperlipidemia
* Mekanisme hiperlipropoteinemia pada sindrom neIrotik tidak diketahui, di duga berhubungan
dengan mobilisasi lemak tubuh untuk sintesis protein setelah terjadi keseimbangan negative
protein.
* Sindrom neIrotik yang tidak disertai hiperkolesterolemia dinamakan pseudo-nephrotic
syndrome.
* Walaupun sintesis albumin dalam hepar, selalu terdapat hipoalbuminemia pada setiap
sindrom neIrotik. Mungkin di sebabkan beberapa Iaktor :
kehilangan sejumlah protein dari tubuh melalui urin (proteinuria) dan usus (protein losing
enteropathy)
katabolisme albumin, pemasukan protein berkurang karena naIsu makan menurun dan
mual-mual
&tilisasi asam amino yang menyertai penurunan Iaal ginjal