Anda di halaman 1dari 3

PT GT

Kp. Cigandok, Desa Cilangkap, Kab. Sukabumi Telp: , Faksimili:


GT-SSOP-. NO. TERBIT TANGGAL TERBIT LEMBAR PENGESAHAN DAN PENGENDALIAN NO. PERBAIKAN HALAMAN

LAMPIRAN R1

SANITATION STANDARD OPERATING PROCEDURE KEAMANAN AIR

Disusun Oleh

Disahkan Oleh

Koordinator .. Tanggal :

Factory Manager Tanggal :

NOMOR PENGGANDAAN DISITRIBUSI KE TANGGAL DISTRIBUSI

: : :

R-2

PT GT
Kp. Cigandok, Desa Cilangkap, Kab. Sukabumi Telp: , Faksimili:
GT-SSOP-. NO. TERBIT TANGGAL TERBIT LEMBAR PENGESAHAN DAN PENGENDALIAN NO. PERBAIKAN HALAMAN

1.0.

TUJUAN Prosedur ini disusun untuk memberikan jaminan keamanan air untuk produksi dan jaminan agar sistem penyaluran air tidak memungkinkan terjadinya pencampuran air bersih dengan air yang tidak bersih.

2.0.

RUANG LINGKUP Prosedur ini berlaku untuk air yang digunakan di dalam wastafel tempat cuci tangan, pembersihan ruang produksi, laboratorium dan toilet.

3.0.

DEFINISI TDS (Total Dissolved Solid) adalah jumlah total zat padat yang terlarut dalam air.

4.0.

REFERENSI Syarat Mutu Air Minum menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) 013553-2006.

5.0.

TANGGUNG JAWAB - Koordinator processing bertanggung jawab terhadap pengawasan prosedur, evaluasi dan pengendalian prosedur ini. - Koordinator bagian sanitasi dalam team HACCP bertanggung jawab terhadap pelaksanaan prosedur ini.

6.0. 06. 1.

PROSEDUR Pengecekan air melalui kran pada masing-masing titik di area pabrik meliputi TDS, bau, mikrobiologi (E. coli), pH setiap 6 bulan sekali. Khusus untuk air yang dipergunakan di laboratorium setiap 1 bulan sekali. Pembersihan bak penampung air setiap 6 bulan sekali. Tahapan pembersihan bak penampung air adalah :

06.2

R-3

PT GT
Kp. Cigandok, Desa Cilangkap, Kab. Sukabumi Telp: , Faksimili:
GT-SSOP-. NO. TERBIT TANGGAL TERBIT LEMBAR PENGESAHAN DAN PENGENDALIAN NO. PERBAIKAN HALAMAN

1. Tutup valve yang berhubungan dengan pemasukan air dari sumber air dan ke area pabrik. 2. Keluarkan air yang masih ada di dalam bak penampung air. 3. Sikat tempat penampungan dan keluarkan kotoran yang menempel maupun tanah yang ada. 4. Sikat bak penampung air menggunakan deterjen sampai bersih. 5. Alirkan air untuk membilas tempat penampung air sebanyak tiga kali. 6. Tutup kembali bak penampung air dan buka valve yang berhubungan dengan sumber air dan isi bak penampung air.

7.0.

DOKUMENTASI Prosedur ini di dokumentasikan dalam bentuk berkas, disket, dan hard disc dalam bahasa Indonesia yang semuanya mempunyai status dan legalitas yang sama.

8.0. 08.1 08.2 08.3

LAMPIRAN Form pemantauan titik-titik air di dalam area pabrik. Form pemantauan air di bak penampung air dan sumber air. Form pemantauan pembersihan tempat penampungan air.

R-4