Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRAKTIKUM TEKNIK DIGITAL PENBUATAN JAM DIGITAL DENGAN IC 7490

Oleh : 1. 2. 3. 4. Anas Aminullah Diah Ayu N Lailatul Aviv Robeth Ghofur TT / 1C (03) (06) (12) (20)

POLITEKNIK NEGERI MALANG JURUSAN TEKNIK ELEKTRO PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI

A. Tujuan 1. Dapat menerapkan logika dasar dari suatu perangkat digital 2. Dapat merancang suatu system dengan menggunakan IC TTL (Trasistor Transistor Logika) 3. Mengetahui cara kerja IC 7493. 4. Mengetahui cara pengaplikasian IC 7493 pada pembuatan jam digital. 5. Mengetahui cara kerja IC 7447. 6. Mengetahui prinsip kerja dari seven segmen common anoda.

B. Teori Dasar Jam elektronika digital yang terdiri dari pencacah yang merupakan komponen terpenting dari sistem jam digital. Gambar (1) merupakan diagram blok sederhana suatu sistem jam digital. Kebanyakan jam menggunakan daya frekuensi jala-jala 60 Hz sebagai masukannya. Frekuensi ini dibagi menjadi detik, menit dan jam oleh bagian pembagi frekuensi dari jam tersebut. Kemudian pulsa satu-per-detik, satu-per-menit, dan satu-per-jam dihitung dan disimpan dalam akumulator pencacah jam tersebut. Selanjutnya isi akumulator pencacah (detik, menit, jam) yang tersimpan didekode, dan waktu yang tepat ditayangkan pada tayangan waktu keluaran. Jam digital mempunyai elemen sistem khusus. Masukannya berupa arus bolak-balik 60 Hz. Pengolahan terjadi pada pembagi frekuensi, akumulator pencacah, dan bagian pendekode.

Penyimpanan terjadi pada akumulator. Bagian kendali barupa kendali set-waktu seperti pada gambar (2). Telah disebutkan bahwa semua sistem terdiri atas gerbang logika, flip-flop, dan subsistem. Diagram pada gambar (2) memperlihatkan bagaiman subsistem diorganisasikan sampai menampilkan waktu dalam jam, menit, detik. Ini merupakan diagram jam digital yang lebih terinci. Masukan berupa sinyal 60 Hz. 60 Hz dibagi 60 oleh pembagi frekuensi pertama. Keluaran rangkaian pembagi ini berupa pulsa 1 per detik. Pulsa 1 per detik dimasukkan ke pencacah naik yang mencacah naik dari 00 sampai 59 dan reset 00. Kemudian pencacah detik didekode dan ditayangkan pada 7segmen. Perhatikan rangkaian pembagi frekuensi tengah pada gambar (2). Masukan pada rangkaian ini berupa pulsa1 per detik. Keluarannya berupa pulsa 1 per menit. Keluaran pulsa 1 per menit dipindah ke pencacah menit 0 - 59. Pencacah naik ini mengawasi jumlah menit dari 00 sampai 59 dan reset menjadi 00. Keluaran akumulator pencacah menit didekode dan ditayangkan pada dua 7-segmen di sebelah atas tengah gambar (2). Memperhatikan rangkaian pembagi 60 di sebelah kanak gambar (2). Masukan pada pembagi frekuensi ini adalah pulsa 1 per menit. Keluaran rangkaian ii adalah pulsa 1 per jam. Keluaran pulsa 1 per jam dipindah ke pencacah jam di sebelah kiri. Akumulator pencacah jam ini mengawasi jumlah jam dari 0 sampai 23. keluaran akumulator jam didekode dan dipindahkan kedua penayang 7-segmen pada kiri atas gambar (2). Kita telah perhatikan bahwa rangkaian tersebut sudah berupa suatu jam digital 24-jam. Rangkaian tersebut dapat diubah dengn mudah menjadi jam 12-jam dengan menukar akumulator pencacah 0 sampai 23 menjadi pencacah 0 sampai 11.

C. Alat dan Bahan 1. Protoboard 3x 2. IC 7490 (4 binary counter) 6x 3. IC 7447 (BCD to 7-Segment Decoder/Driver) 6x 4. IC 7408 (Quard 2-input AND Gate) 1x 5. 7-Segment Display Common Anoda 6x 6. Power Supply 7. Clock Generator 8. Resistor 47 K 2X 9. Resistor 1 K 6X 10. Kapasitor 100 F 1X 11. Kabel Penghubung

D. Rangkaian Logika

E. Hubungan IC

F. Kesimpulan IC 74 LS 90 merupakan IC 4 bit counter yang dapat digunakan dalam rancangan pembuatan jam digital. Tampilan jam harus direset dengan gerbang OR agar 7-segment tidak menampilkan nilai lebih dari 24. Rangkaian detik pada jam digital merupakan rangkaian pembagi 60. Rangkaian menit pada jam digital merupakan rangkaian pembagi 3600. Rangkaian jam pada jam digital merupakan rangkaian pembagi 86400.

G. lampiran