Anda di halaman 1dari 26

BAB II.

GAMBARAN UMUM TAMAN NASIOANAL LAUT TELUK CENDRAWASIH

I. Letak Geografis (letak, luas, dan batas wilayah)

A. Letak Geografis

I.A.1. Secara Astronomi:

Secara Astronomi, TN.Laut Teluk Cendrawasih terletak antara : Koordinat 1*43’

Lintang Selatan -3*22’Lintang Selatan dan 134*,06’ Bujur Timur-135*10’Bujur Ttimur.

Selatan dan 134*,06’ Bujur Timur-135*10’Bujur Ttimur. Peta Lokasi Teluk Cendrawasih Oleh: Yunus Edoway 1

Peta Lokasi Teluk Cendrawasih Oleh: Yunus Edoway

“Our Fantastices The National Heritage Of The Cenderawasih Bay in Nabire Regency and Teluk Wondama
“Our Fantastices The National Heritage Of The Cenderawasih Bay in Nabire Regency and Teluk Wondama
“Our Fantastices The National Heritage Of The Cenderawasih Bay in Nabire Regency and Teluk Wondama
“Our Fantastices The National Heritage Of The Cenderawasih Bay in Nabire Regency and Teluk Wondama

“Our Fantastices The National Heritage Of The Cenderawasih Bay in Nabire Regency and Teluk Wondama Regency” by: yunus edoway

I.A.2. Secara Administrasi :

Secara administrasi, Taman Nasional Laut Teluk Cendrawasih terletak di (2) dua

kabupaten yakni kabupaten Teluk Wondama (Distrik Wasior, Distrik Wasior Barat,

Distrik Wasior Selatan, dan Distrik Wasior Utara, Distrik Windesi, Distrik Wamesa dan

Distrik Rumporpon) dan Kabupaten Nabire (Distrik Yaur dan Teluk Umar).

Secara Geologi, Taman Nasioanal Laut Teluk Cendrawasih terletak pada tepi

Samudra Pasifik yang merupakan daerah pertemuan tepi Lepengan Samudra Pacific

dengan tepi Lempengan Benua Australia. Jalur atau Sircum ini bersifat labil sering

bergerakdan tumbuh maka jalur ini tergolong kaya akan berbagai potensi Sumber Daya

Alam.

ini tergolong kaya akan berbagai potensi Sumber Daya Alam. “The Locations Of the Papua Island and

“The Locations Of the Papua Island and Cendrawasih bay is in amount of the Pasific Ocean Sircum and the Australian Continental Sircum” by: Yunus Edoway

I.A.3. Secara Social Ekonomi:

Sircum” by: Yunus Edoway I.A.3. Secara Social Ekonomi:   Secara Social Ekonomi, Taman Laut
 

Secara

Social

Ekonomi,

Taman

Laut

Teluk

Cendrawasih

terletak di jalur yang kaya dan potensi

Sumber

Daya

Alam

yang

bernilai

tinggi

dan

sumber

ekonomi

yang

cukup tinggi, disamping terletak ditepi

pulau

induk

(Papua),

sehingga

memberi peluang yang baik kepada Para Pedagang untuk mendatangi

daerah tersebut dengan mudah.

I.A.4. Secara Social Budaya

 

Secara

Social Budaya, Taman Nasional Laut Teluk Cendrawasih terletak ditepi

pulau

induk

(Papua)

menyebabkan

dengan

mudah

mendapat

pengaruh

terhadap

perubahan buday setempat. Secara garis besar terdiri atas beberapa suku (Wandamen,

Umar, Yaur, Yerisiam) dan bahasa (Wandamen Irantur Yaur).

B. Luas Kawasan/Wilayah

Secara keseluruhan luas kawasan Taman Nasional Laut Teluk Cendrawasih

adalah: 1.453.500 Ha yang mencakup Daratan, Pulau, Pesisir Pantai dan Terumbu

Karang.

mencakup Daratan, Pulau, Pesisir Pantai dan Terumbu Karang. Luas kawasan Taman Nasional Laut Teluk Cendrawasih, terdiri

Luas kawasan Taman Nasional Laut Teluk Cendrawasih, terdiri dari:

Luas karang

: 80.00 Ha;

Luas kepulauan

: 2.500.0 Ha;

Panjang Pantai

: 500 Km.

C. Batas Kawasan atau Batas Wilayah

Batas wilayah atau kawasan Taman Nasional Laut Teluk Cendrawasih secara

garis besar, sebagai berikut:

Laut Teluk Cendrawasih secara garis besar, sebagai berikut: Utara : Berbatasan langsung dengan wilayah
Laut Teluk Cendrawasih secara garis besar, sebagai berikut: Utara : Berbatasan langsung dengan wilayah

Utara

: Berbatasan

langsung dengan

wilayah

perairan

Distrik

Rumberpon

Kabupaten Teluk Wondama kearah Timur perairan Kabupten Nabire;

Selatan

: Berbatasan lansung dengan daratan pulau induk/besar (Papua);

Barat

: Berbatasan langsung dengan daratan pulau besar/induk (Papua);

Timur

: Berbatasan lansung dengan wilayah perairan Distrik Yaur (Kampung

Sima) kabupaten Nabire Kearah Utara.

II.

SOSIAL DAN BUDAYA SETEMPAT

II. Keadaan Sosial Budaya.

II.A.1. Distrik Yaur

SETEMPAT II. Keadaan Sosial Budaya. II.A.1. Distrik Yaur Masak tradisional adat Barapen Masyarakat Nabire asal

Masak tradisional adat Barapen Masyarakat Nabire asal pedalaman Papua

Distrik Yaur terdiri atas empat (4) kampung, yakni:

1. Kampung Akudiomi (Kwatisore)

2. Kampung Yaur

3. Kampung Sima

4. Kampung Wami

Kampung Akudiomi ( Kwatisore ), merupakan salah satu dusun atau kampung

sekaligus merupakan ibukota Distrik Yaur.

Masyarakat kampung Kwatisore merupakan masyarakat yang berasa dari Nabire,

Yaur dan Napan ( Marga Henawi ), Goni ( Marga Yamban), dan Serui

( Marga

Hamberi dan Refasi asal dari Waropen ), Marga Numonggre asal dari Yapen/ Ambai ).

-Masyarakat Kampung Yaur berasal dari Suku Yaur yang terdiri atas sepuluh Marga Asli,

antara lain: 1.Awandoi, 2. Homba, 3. Nuhai, 4. Wosoka dan 5. Kandomi.

-Masyarakat Kampung Sima merupakan Masyarakat yang berasal dari Nabire, Yaur dan

Napan.

II.A.2. Distrik Teluk Umar

Desa Teluk Umar (Distrik Yaur Lama) merupakan gabungan nama tiga (3) desa

terdiri dari tiga dusun/kampung, yaitu: Goni, Yeretuar/Siguer dan Bawei.

Dahulu Teluk Umar dikenal dengan Nama “Duari” yang berarti “ Teluk Tenang”,

dan pada masa Pemerintahan Belanda, sebutan Duari/Teluk Tenang diganti dengan nama

“ Teluk Umar” agar mengingatkan masyarakat setempat bahwa mereka berasal dari Suku

Umar sehingga nama sukunya tetap ada dan tidak hilang.

Distrik Teluk Umar saat ini terdiri atas empat (4) kampung, yakni:

1. Kampung Napan Yaur

2. Kampung Bawei

3. Kampung Jeretuar dan Siguer

4. Kampung Goni.

- Kampung Napan Yaur dahulunya merupakan Tempat atau Pos Persinggahan dan

Penginapan sementara dalam mencari nafka dan akhirnaya menetaplah penduduk

dari Yaur dan Wandamen didusun ini. Marga yang mengaku dirinya sebagai

Marga Asli di Dusun /Kampung Napan Yaur adalah: 1. Niwari,2. Worengga, 3.

Urbon.

- Kampung Bawei merupakan salah satu dari Distrik Teluk Umar yang masyarakat

aslinya

merupakan

salah

satu

daerah

perkampungan

yang

terbentuk

akibat

pertengkaran (Komplik tentang masalah perempuan) dan terdiri atas enam (6)

Marga/Kleng yang menetap, antara lain:1. Marani, 2. Yoweni, 3. Nuhai, 4.

Denohiro, 5. Wami, dan 6. Mordan.

- Kampung Yeretuar dan Siguer merupakan perkampungan di Distrik Teluk Umar,

yang masyarakat aslinya terdiri atas enam (6) Marga/ Klen yang menetap, antara

lain: 1. Banggo, 2. Mareku, 3. Sipa, 4. Kenenei, .5. Nabeng, 6. Marani.

- Kampung Goni merupakan salah satu dusun dari Distrik dari Teluk Umar terletak

paling barat Distrik Teluk Umar dan merupakan kampung perbatasan Kabupaten

Nabire dengan Kabupaten Teluk Wondama. Masyarakat asli kampung Goni

berasal dari Suku Andamen dan Suku Umar yang terdiri atas delapan (8)

Marga/Klen ang menetap, antara lain: 1.Sadi, 2. Kapauri, 3. Marani, 4. Masakeri,

5. Karawadi, 6. Musara, 7. Syake, dan 8. Musu.

lain: 1.Sadi, 2. Kapauri, 3. Marani, 4. Masakeri, 5. Karawadi, 6. Musara, 7. Syake, dan 8.

Foto Di Pantai Yamari

Foto di pelabuhan Kali Siriwo II. A.3. KEADAAN PENDUDUK fotodi Pantai Kali Bobo KEADAAN PENDUDUK

Foto di pelabuhan Kali Siriwo

II. A.3. KEADAAN PENDUDUK

fotodi Pantai Kali Bobo

KEADAAN PENDUDUK DISTRIK YAUR DAN DISTRIK TELUK UMAR

KABUPATEN NABIRE TAHUN 2006

No. Urut

DISTRIK

JENIS KELAMIN

Jumlah

Laki-laki

Perempuan

O1

YAUR

1.222

849

2.171

O2

TELUKBUMAR

446

400

846

 

JUMLAH

750

666

3.017

Sumber: Mengenal Nabire melalui data dan informasi, 2007 p.27

Tabel diatas menjelaskan bahwa terdapat 3.017 Jiwa yang bermukim dalam

Taman Nasional Laut Teluk Cendrawasih yang berada di Kabupaten Nabire dan

secara tidak langsung berinteraksi dengan potensi Sumber Daya Alam.

III.B. Pola pemukiman Masyarakat

Pola Pemukiman masyarakat Nabire ini biasanya Bervariasi Tidak sejenis sesuau

dengan keadaan topografi setempat seperti perkotaan, piggirang perkotaan, lereng

gunung, tanah datar, dipingiran laut atau di pantai, seperti yang terlihat pada gambar-

gambar setempat, dll.

seperti yang terlihat pada gambar- gambar setempat, dll. Foto Gambar Rumah Tradisional Masyarakat Papua oleh :

Foto Gambar Rumah Tradisional Masyarakat Papua oleh : Blassius Waine & Yunus Edoway

III.B. 1. Pola Pemukiman

Masyarakat Papua oleh : Blassius Waine & Yunus Edoway III.B. 1. Pola Pemukiman Pemukiman masyarakat Kota

Pemukiman masyarakat Kota

Rumah Adat Masyarakat Paniyai Salah Satu Rumah Wisata milik Masyarakat Kalibobo Dewasa ini dikenal beberapa

Rumah Adat Masyarakat Paniyai

Salah Satu Rumah Wisata milik Masyarakat Kalibobo

Dewasa ini dikenal beberapa istilah Desa, Dusung, Kampung, dan lainya yang

istilah-istilah tersebut mempunyai kesamaan pengertian yang sejajar dengan tempat

pemukuman.

Dengan demikian “Desa atau Kampung” merupakan tempat pemukiman yang

kompleks dibandingkan mencakup luas daerah dan jumlah penduduknya.

Pola pemukiman masyarakat pada desa atau kampung dalam Taman Nasional

Laut Teluk Cendrawasih, yaitu pemusatan penduduk disesuaikan keadaan Topografi,

Tanah, Tata Air serta kenampakan budaya pada daerah-daerah tersebut.

Letak rumah penduduk merupakan

suatu deretan memanjang di samaping kiri –

kanan mengikuti jalan dan juga terletak mengikuti bentuk pantai dengan lahan yang

sempit bahkan ada yang langsung membanggung rumahnya di tepi pantai. Hal yang

demikian disebabkan oleh Topografi derah ini sangat kasar, di samping terbatasnya

kemampuan penduduk sehingga pemukimannya pun disesuaikan dengan kenampakan

(keadaan) yang ada.

II.B.2. Keadaan Sosial Ekonomi.

II.B.2. Keadaan Sosial Ekonomi. Adanya pemukiman penduduk (7 Distrik) pada umumnya mata pencaharian utama adalah sebagai

Adanya pemukiman penduduk (7 Distrik) pada umumnya mata pencaharian

utama adalah sebagai Peramu Sagu dan Nelayan (Pengumpulan hasil laut) disamping

berburu, berkebun atau petani sekedarnya.

Hasil laut dijual kepada pedagan pengumpulan hasil yag berkeliling dari satu desa

ke desa lainnya, atau di jual ke pedagan pengumpulan yang menetap pada desa

tertentu.

Hasil laut yang dijual berupa Molucka atau Biah, Lola, (Trochus Nilotikus),

Kerang Mutiara atau Pea-pea (Pinctada Fucata Martensi), Kulit Penyu Sisik

(Eretmochelys Imbricata), Jenis-jenis Teripang dan Ikan Asing.

Pea-pea (Pinctada Fucata Martensi) , Kulit Penyu Sisik (Eretmochelys Imbricata) , Jenis-jenis Teripang dan Ikan Asing.
Warung Makan di Pantai Gedo,Jamari
Warung Makan di Pantai Gedo,Jamari

Tokoh Swalayang di Siriwini

Jenis hasil laut lainnya yang langsung di manfaatkan penduduk untuk kebutuhan

sehari-hari, selain ikan juga Jenis-jenis Kima, seperti Kima Raksasa (Tridacna

Gigas), Kima Kecil (Tridacna Crosea), Kima Sisik (Tridacna Squamosa) dan banyak

jenis Karang lainnya tergolong sebagai jenis yang dilindungi.

Penduduk mengekploistasi Daging Penyu, begitu pula Telur-telurnya menangkap

Duyung (Dugong-dugong) untuk dimakan dan tarinnya dijual. Umumnya bentuk atau

cara pemanfaatannya hasil masih secara sederhana, yang dengan memancing dan

menggunakan perahu, mengelam dengan kaca selam tradisional, alat pengikaman

ikan dan senapan panah.

Termasuk penembakan terhadap Kelelawar di pulau Pepaya dan pulau Anggra

Meos oleh Oknum-oknum yang kurang bertanggung jawab; pemanfaatan vegetasi

pantai dan pulau dapat

mengakibatkan Erosi yang menghasilkan sendimentasi yang

menghambat pertumbuhan Karang dan Abrasi terhadap keutuhan pulau.

Dengan demikian maka Manusia (Penduduk) dan kebutuhannya merupakan satu

kesatuan yang utuh dalam melahirkan interaksi masyarakat terhadap potensi Sumber

Daya Alam, mendapat perhatian yang serius. Untuk itu diperluhkan kolaborasi

penyeloaaan dalam upaya pemanfataan yang bertanggung jawab dengan system

somasi (pemanfatan suatu wilayah berdasarkan peruntukkannya).

II.B.3. Keadaan Biologis

berdasarkan peruntukkannya). II.B.3. Keadaan Biologis Berdasarkan data potensi Biologis Keanegaragaman Hayati di

Berdasarkan data potensi Biologis Keanegaragaman Hayati di Taman Nasioanal

Laut Teluk Cendrawasih secara keseluruhan oleh peneliti terdahulu (Salm, 1982, dan

oleh Gilkes dan Adipati, 1985-1987), meliputi:

Foto oleh :Yunus Edoway di Pantai Gedo III. FLORA DAN FAUNA III.1. SPESIFIKASI JUMLAH FLORA

Foto oleh :Yunus Edoway di Pantai Gedo

III. FLORA DAN FAUNA

III.1. SPESIFIKASI JUMLAH FLORA DAN FAUNA DI TAMAN NASIONAL

TELUK CENDERAWASIH

-

Karang

(Coral)

: 241 Spesies

-

Ikan

(Nekton)

: 355 Spesies

-

Fauna

Macrobentik

: 86 Spesies

-

Algae

(Rumput laut)

: 32 Spesies

-

Seagrass (Lamun)

: 6 Spesies

-

Molucka (Kerang)

: 196 Spesies

(11 jenis di lindungi)

-

Reptilia

(Reptil)

: 5 Spesies

(seluruhnya dilindungi)

- Aves

(Burung)

: 37 Spesies

(21 jenis di lindungi)

Burung (aves) Foto oleh: dinas pariwisata Nabire Dalam kawasan Taman Nasioanal Laut Cendrawasih dapat di

Burung (aves) Foto oleh: dinas pariwisata Nabire

Dalam kawasan Taman Nasioanal Laut Cendrawasih dapat di jumpai Hiu Paus

atau disebut White Shark (Rhincodon typus) tepatnya di perairan Kwatisore Distrik

Yaur.

III.2. JUMLAH SPESIES KARANG

Jumlah Spesies karang yang telah teridentifikasi adalah 145 Jenis dari 15 Family.

Jumlah Spesies Karang

No.

Family

Species/Jenis

01.

Astrocoeniidae

1

02.

Pocilloporidae

5

03.

Acroporidae

23

04.

Agariciidae

17

05.

Suderasteriidae

2

06.

Thamnasteriidae

2

07.

Funggiidae

17

 

08. Poritidae

9

 

09. Fariidae

37

 

10. Oculinidae

4

 

11. Merulinidae

2

 

12. Mussidae

4

 

13. Pectiniidae

9

 

14. Caryhophyllidae

5

 

15. Dendrophyllidae

6

JUMLAH

145

Spong/Soft Coral (jenis karang lunak)

III.3. SPESIFIKASI JUMLAH SPESIES IKAN

Jumlah species ikan yang telah teridentifikasi adalah 209 dari 66 family:

Jumlah Species Ikan

No.

Family

Species

No.

Family

Species

01.

Orectolobidae

2

34.

Lutjanidae

9

02.

Cachahinidae

2

35.

Aphareidae

1

03.

Triakidae

1

36.

Caesiodidae

3

04.

Dasyatidae

3

37.

Scolopsiidae

1

05.

Mylobatidae

1

38.

Pormadashyidae

1

06.

Mubulidar

1

39.

Plectorhynchidae

 

07.

Engraulidae

2

40.

Mullidae

4

08.

Dussumieriidae

1

41.

Malachanthidae

1

09.

Chanidae

1

42.

Platacidae

2

10.

Chirocetridae

1

43.

Drepanidae

1

11.

Muraenidae

1

44.

Chaetodontidae

28

12. Belonidae

2

 

45. Pomachantidae

8

13. Exocoetidae

2

 

46. Premnidae

1

14. Soleidae

1

 

47. Ampripeionidae

7

15. Holocetridae

6

 

48. Pomacentridae

3

16. Centriscidae

1

 

49. Abudefdufidae

5

17. Aulostomidae

1

 

50. Choromidae

6

18. Fistulariidae

1

 

51. Coridae

14

19. Sphyraenidae

1

 

52. Sparisomidae

1

20. Mugilidae

2

 

53. Scaridae

6

21. Polinemidae

1

 

54. Blenniidae

2

22. Scombridae

2

 

55. Siganidae

5

23. Acanthocybiidae

1

 

56. Zanclidae

1

24. Scomberomoridae

1

 

57. Acanthuridae

10

25. Thunnidae

1

 

58. Periophathalmidae

1

26. Katsuwanidae

3

 

59. Scorpaenidae

3

27. Coriphaenidae

1

 

60. Echeneidae

1

28. Caranggidae

11

 

61. Canthigasteridae

2

29. Lactariidae

1

 

62. Tetrodonthidae

2

30. Leiongnathidae

2

 

63. Tricanthidae

1

31. Chanidae

1

 

64. Balistidae

7

32. Epinephelidae

6

 

65. Ostraciidae

4

33. Diploprionidae

1

 

66. Triakidae

1

 

Jumlah : 209

 

III.4. SPESIFICASI JUMLAH SPECIES MOLUKA ATAU KARANG

Jumlah Spesies Moluka (Karang) yan telah di Indentifikai adalah 196 dari 55

Family.

Jumlah Species Molucca (Karang).

No.

Family

Spesies

No.

Family

Spesies

01

Turbinidae

8

29

Olividae

8

02

Trocidae

10

30

Volitidae

1

03

Neritidae

7

31

Mitridae

9

04

Patellidae

3

32

Harpidae

2

05

Fissurellidae

2

33

Vasidae

1

06

Haliotidae

2

34

Ellobiidae

1

07

Tonnidae

4

35

Camenidae

1

08

Cymatidae

2

36

Bullidae

2

09

Cassidae

4

37

Mytilidae

2

10

Bursidae

2

38

Pectinidae

5

11

Cypraeidae

24

39

Lymidae

1

12

Ovulidae

1

40

Glycymeridae

1

13

Architectectonicidae

1

41

Pteridae

2

14

Cerithidae

2

42

Isognomonidae

1

15

Vermetidae

1

43

Pinnidae

1

16

Patamididae

1

44

Ostreidae

2

17

Natacidae

6

45

Condylocariadae

1

18

Strombidae

12

46

Cardiidae

4

19

Littorinidae

2

47

Tridacnidae

5

20

Epitoniidae

1

48

Psammobiidae

2

21

Conidae

19

49

Semelidae

1

22 Terebridae

6

50

Tellinidae

2

23 Turridae

1

51

Lucinidae

2

24 Faciolariidae

1

52

Veneridae

5

25 Pyrenidae

1

53

Solennidae

1

26 Nassaridae

1

54

Spiruladae

1

27 Muricidae

3

55

Nautilidae

2

28 Thaididae

1

-

-

-

 

JUMLAH

: 196

28 Thaididae 1 - - -   JUMLAH : 196 III.5. SPESIFIKASI JUMLAH VEGETASI DARATAN PESISIR

III.5. SPESIFIKASI JUMLAH VEGETASI DARATAN PESISIR PANTAI

Jumlah Vegetasi daratan pesisir pantai yang tercatat di Taman Nasioanal Laut

Teluk Cendrawasih.

Jumlah Vegetasi

 

Nama Ilmiah

 

No.

Nama ilmiah

No.

Nama ilmiah

01

Barringtonia Asiatica

19

Rhizophora spp

02

Calophyllum Inophyllum

20

Heritieraspp

03

Canavalia Maritime

21

Cariops spp

04

Casuarinas Equisetifolia

22

Brugiera spp

05

Cassytha Filiformis

23

Avicennia spp

06

Cerbera Menghas

24

Ximenia Americana

07

Crinum Asiaticum

25

Wedelia Biflora

08

Dendrobium spp

26

Vitex Negunda

09

Desmodium Umbellatum

27

Vigna Marina

10

Diospyrus Plyohanthera

28

Vatica Papuana

11

Guettarda Speciosa

29

Tourmefortia Argentea

12

Hernandia Peltata

30

Termialia Catappa

13

Hibiscus Tliateus

31

Sterculia Foetida

14

Inocarpus Fogiforus

32

Sophora Tometosa

15

Ipomea Pescaprae

33

Scaevola Frutescens

16

Metroxlon Sagu

34

Pemphis Acidula

17

Morinda Citrifolia

35

Pandanus (6 spesies)

18

Nypa Fruticans

36

Cocos Nucifera

 

-

37

Xylocarpus spp

36 Cocos Nucifera   - 37 Xylocarpus spp Gambar jumlah vegetasi di ambil oleh: wwf wilayah
36 Cocos Nucifera   - 37 Xylocarpus spp Gambar jumlah vegetasi di ambil oleh: wwf wilayah

Gambar jumlah vegetasi di ambil oleh: wwf wilayah regional Papua.

IV. Flora Fauna Pantai, Pulau dan Pesisir

IV.A. Flora

IV. Flora Fauna Pantai, Pulau dan Pesisir IV.A. Flora IV.A.1. Flora I.A.2. Flora Laut. Foto gambar

IV.A.1. Flora

Fauna Pantai, Pulau dan Pesisir IV.A. Flora IV.A.1. Flora I.A.2. Flora Laut. Foto gambar flora dan

I.A.2. Flora Laut.

dan Pesisir IV.A. Flora IV.A.1. Flora I.A.2. Flora Laut. Foto gambar flora dan flora laut Tim

Foto gambar flora dan flora laut Tim Survey Parbudpora Kab Nabire,2007

Flora Laut (jenis tumbuhan ang tumbuh pada perairan laut) yang di jumpai di

Taman Nasional Laut Teluk Cendrawasih terdiri atas dua (2) kelompok:

1]. Tumbuhan yang tidak berbunga (Algae), dan

2]. Tumbuhan Laut (6 jenis) yang berbunga (umumnya dikenal rumput laut).

Banyak diantara jenis-jenis Algae itu yang telah mengeras karena kapur, terutama

jenis Algae Merah, Alga merupakan dasar dari rangtai pangan bagi terumbu karang, dan

jenis-jenis

yang

mengandung

kapur

ini

menyediakan

bahan

yang

cukup

banyak

pengendapan karang dan bersama dengan banyaknya sisa-sisa Kerangka Karang serta

Moluska membentuk dasar dari Pulau-pulau Karang.

Lamun membentuk padang lebat pada Dasar Pesisir Kawasan Pelestarian

Laut

Teluk Cendrawasih memiliki beberapa jenis Padang Lamun yang luas di tumbuhi oleh

Thalassia sp. Enhalus sp. dan Cimodaceae sp. Yang menahan banyak bahan-bahan

Endapan Organic dan Anorganik sehingga membentuk sebuah Lempengan yang di

penuhi Bahan Makanan yang cukup bagi sekian banyak Flora dan Fauna Terumbu

Karang.

I.A.3. Flora Pantai dan Pulau

Gugusan kepulauan Auri Kawasan Pelestarian Laut Teluk Cendrawasih masih

memiliki vetasi yang utuh, kondisi ini jarang dijumpai di Indonesia karena kawasan

pelestarian ini terdiri dari npulau-pulau kecil yang mudah untuk dibuka dan ditanami

untuk tanaman kelapa, namun kondisi lingkungan pulau-pulau ini masih baik.

Jenis-jenis vegetasi pohon yang tumbuh mendominasi pulau-pulau pada kawasan

Taman Nasional Teluk Cendrawasih antara lain : Baringtonia Asiatica, Terminalia

Cattapa, Casuarinas Equisetiolia, dan Colophyllum paling banyak di jumpai. Pada

beberapa pulau seperti : Pulau Nuburu, Pulau Pepaya, Pulau Kumbur dan Pulau Nutabari

didominasi oleh Casuarinas Equisetiolia, terdapat pula Pandanus sp, Cocos Nutifera

(Kelapa), juga hutan Mangrove (Bakau) dan Metroxylon Sago (Sagu), terdapat di Pulau

Anggrameos.

IV.B.FAUNA

IV.B.1. fauna laut

1. Terumbu karang;

2. Ikan;

3. Moluska;

4. Reptilian.

laut 1. Terumbu karang; 2. Ikan; 3. Moluska; 4. Reptilian. Gambar fauna dan fauna laut di

Gambar fauna dan fauna laut di ambil di Perpustakaan Biota Laut Nabire

IV.B.2.Fauna Pantai dan Pulau

1.Aves (burung) ------maleo;

2. Biawak;

3. Babi;

4. Kelelawar.

(burung) ------maleo; 2. Biawak; 3. Babi; 4. Kelelawar. V. Hasil Surfei TNTC, CI, WWF, dkk 2006
(burung) ------maleo; 2. Biawak; 3. Babi; 4. Kelelawar. V. Hasil Surfei TNTC, CI, WWF, dkk 2006

V. Hasil Surfei TNTC, CI, WWF, dkk 2006 ditemukan:

a. ±460 species karang keras;

b. 30 Jenis karang baru (11 jenis belum teridentifikasi);

c. Pulau Purup dan Selat Numamurem, ± 220 spp/Ha;

(biodiversity laut tertinggi di Indo- Pacific (WWF, dkk 2006))

d. ±718 Spesies Ikan teridentifikasi (7 spesies baru);

(diprediksikan ±1.122 Spesies ikan di dalam kawasan TNTC)

(diprediksikan ±1.122 Spesies ikan di dalam kawasan TNTC) 26
(diprediksikan ±1.122 Spesies ikan di dalam kawasan TNTC) 26