100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
45 tayangan12 halaman

Pedoman Buku Teks untuk SD

Makalah ini membahas pedoman buku teks pelajaran, meliputi pengertian pedoman buku teks sebagai buku acuan wajib yang memuat materi pembelajaran berdasarkan standar nasional pendidikan, prinsip-prinsip pembuatan buku teks, dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan buku teks pelajaran seperti sistematika penulisan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
45 tayangan12 halaman

Pedoman Buku Teks untuk SD

Makalah ini membahas pedoman buku teks pelajaran, meliputi pengertian pedoman buku teks sebagai buku acuan wajib yang memuat materi pembelajaran berdasarkan standar nasional pendidikan, prinsip-prinsip pembuatan buku teks, dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan buku teks pelajaran seperti sistematika penulisan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MAKALAH

“PEDOMAN BUKU TEKS SD”

DISUSUN OLEH:

1. FARAHDINA AULIA LATJURU A40121037


2. HILYA A40121032
3. SILMA MBORESA A40121055
4. LIZA FAZIZA A40121030
5. PUTRI ANANDA LESTARI A40121051
6. SRI UTAMI A40121342
7. YULIRA A40121042

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIIDIKAN

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

UNIVERSITAS TADULAKO

PALU
KATA PENGANTAR

Pujih syukur kami haturkan kehadirat Allah Swt. yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-
Nya sehingga kami bisa menyelesaikan makalah tentang "Pedoman Buku Teks”. Tidak lupa juga
kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut memberikan kontribusi
dalam penyusunan karya ilmiah ini. Tentunya, tidak akan bisa maksimal jika tidak mendapat
dukungan dari berbagai pihak. Sebagai penyusun, kami menyadari bahwa masih terdapat
kekurangan, baik dari penyusunan maupun tata bahasa penyampaian dalam makalah ini. Oleh
karena itu, kami dengan rendah hati menerima saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat
memperbaiki makalah ini. Kami berharap semoga makalah yang kami susun ini memberikan
manfaat dan juga inspirasi untuk pembaca.

Palu, 12 Oktober 2023

ii
DAFTAR ISI

JUDUL MAKALAH ............................................................................................................... i

KATA PENGANTAR ............................................................................................................. ii

DAFTAR ISI............................................................................................................................ iii

BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................................... 1

A. Latar Belakang ............................................................................................................. 1


B. Rumusan Masalah ........................................................................................................ 2
C. Tujuan .......................................................................................................................... 2

BAB II PEMBAHASAN ........................................................................................................ 3

A. Pengertian Pedoman Buku Teks .................................................................................. 3


B. Prinsip Pembuatan Buku Teks ..................................................................................... 3
C. Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Penulisan Buku Teks Pelajaran .................. 4
D. Sistematika Penulisan Buku Teks Pelajaran ................................................................ 6
E. Tips Pelengkap Penulisan Buku Teks Pelajaran .......................................................... 7

BAB III PENUTUP ................................................................................................................. 8

A. Kesimpulan .................................................................................................................. 8
B. Saran ............................................................................................................................ 8

DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................................. 9

iii
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Buku ajar atau buku teks merupakan salah satu instrumen dalam sebuah proses belajar
mengajar. Buku ajar termasuk media yang penting guna tercapainya tujuan pembelajaran dalam
kegiatan belajar mengajar di sekolah. Buku ajar dapat dijadikan sebagai pedoman dalam
mengajarkan dan belajar sebuah disiplin keilmuan. Buku ajar juga membantu guru dalam
menentukan materi yang akan disampaikan pada hari ini dan besok atau memfasilitasi siswa
untuk bisa mempelajari materi yang telah disampaikan atau mempersiapkan apa yang menjadi
materi pada esok hari. Oleh karena itu, buku ajar atau buku teks haruslah sempurna dari berbagai
aspek dalam menyajikan materi-materi yang akan dijadikan sumber informasi bagi masyarakat,
khususnya peserta didik dan guru.

Penggunaan buku ajar sebagai salah satu bahan ajar utama dikarenakan dua hal: pertama,
buku ajar/teks memuat berbagai informasi yang dibutuhkan guru dan siswa berkaitan dengan
topik/materi pembelajaran yang akan diajarkan dan dipelajari. Kedua, buku ajar/teks sangat
praktis dan dapat dibawa kemanamana sehingga memungkin siswa untuk belajar diberbagai
tempat. Saat ini buku ajar sudah dimuat menjadi bentuk elektonik, yaitu Buku Sekolah
Elektronik (BSE). Siswa hanya perlu mengunduh berkas dari buku ajar yang akan dipakai. BSE
tidak hanya dapat dibuka menggunakan komputer dan laptop saja, smarthphone juga dapat
digunakan untuk membuka berkas BSE y yang telah diunduh, dengan begitu siswa dapat belajar
dimanapun tanpa membawa buku. Buku ajar siswa sebaiknya berisi materi pelajaran yang mudah
dipelajari dan dipahami, serta dapat memotivasi siswa untuk terus belajar dan tertarik untuk
mempelajarinya, karena tidak selamanya guru dan orang tua dapat mendampingi siswa untuk
belajar. Buku ajar yang dimiliki siswa pada umumnya adalah buku ajar yang monoton, yang
sudah tersedia dan tinggal pakai serta kurang mengembangkan kreativitas siswa. Kondisi
tersebut menjadikan peserta didik akan merasa bosan mengikuti proses pembelajaran dan
mengakibatkan proses pembelajaran menjadi tidak efektif dan tidak efisien.

Tujuan dari adanya buku ajar adalah untuk memudahkan pendidik dalam menyampaikan
materi pembelajaran dan menyediakan materi pembelajaran yang baik dan menarik bagi peserta
didik. Fungsi buku ajar dikatakan mampu untuk mengantarkan para pembaca dalam memahami
isi buku adalah dengan adanya sarana-sarana khusus, seperti skema, gambar-gambar, ilustrasi,
dan menyediakan metode untuk mudah memahami materi konsep, serta yang mampu menarik
minat siswa untuk mempelajarinya. Alexander dan Saylor (dalam Dimyati dan Mudjiono, 2006:
266) mengungkapkan kurikulum sebagai satu rancangan untuk menyediakan seperangkat
kesempatan belajar agar mencapai tujuan. Kurikulum adalah hal yang sangat penting dalam
dunia pendidikan. Saat ini Indonesia menggunakan Kurikulum 2013. Kurikulum 2013 juga
sudah banyak mengalami perbaikan setiap tahunnya dan yang terbaru adanya revisi pada tahun

1
2017. Peralihan kurikulum dan segala pengembangannya ini membuat beberapa perubahan pada
perangkatperangkat pembelajaran, seperti buku ajar. Hal ini dikarenakan diperlukan lagi adaptasi
terhadap Standar Isi yang ada pada kurikulum yang berlaku.

Dari pernyataan di atas maka diperlukan namanya Pedoman Buku Teks untuk proses
pembelajaran yang berlangsung dengan baik.

B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian dari pedoman buku teks?
2. Apa saja prinsip pembuatan buku teks pelajaran?
3. Apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan buku teks pelajaran?
4. Bagaimana sistematika penulisan buku teks pelajaran?

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui pengertian dari pedoman buku teks
2. Untuk mengetahui prinsip-prinsip pembuatan buku teks
3. Untuk mengetahui hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan buku teks pelajaran
4. Untuk mengetahui sistematika penulisan buku teks pelajaran

2
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Pedoman Buku Teks

Mendengar kata “buku teks pelajaran”, apa yang pertama kali Anda pikirkan? Buku paket
mata pelajaran di sekolah? Tepat jika Anda berpikir demikian. Buku paket adalahwujud fisiknya.
Lalu bagaimana dengan definisinya? B. P. Sitepu dalam bukunya, Penulisan Buku Teks
Pelajaran (2012: 17), menuliskan “ Buku teks adalah buku acuan wajib untukdigunakan di satuan
pendidikan dasar dan menengah atau perguruan tinggi yang memuatmateri pembelajaran dalam
rangka peningkatan keimanan, ketakwaan, akhlah mulia, dankepribadian, penguasaan ilmu
pengetahuan dan teknologi, peningkatan kepekaan dankemampuan estetis, peningkatan
kemampuan kinestetis, dan kesehatan yang disusun berdasarkan standar nasional pendidikan”
Buku teks pelajaran itu digunakan di sekolah atau universitas sebagai buku pokok atau buku
acuan untuk subjek mata pelajaran atau mata kuliah tertentu, dengan tujuan mengembangkan
aspek kognitif, afektif, dan psikomotor peserta didik secara positif, yang disusun berdasarkan
standar nasional [Link] definisi di atas, dapat kita lihat bahwa buku teks pelajaran
seharusnya bersifat positif, tetapi terkadang masih ditemukan kasus-kasus yang berkaitan dengan
buku teks pelajaran, khususnya di sekolah. Kasus kecil mungkin pernah kita alami saat sekolah,
seperti pengetikkan teks yang salah (typo), halaman terbalik, cetakan buram, dan lain-lain.
Kasuslain mungkin pernah kita lihat di media cetak maupun media elektronik yang memuat
berita atau informasi mengenai konten buku teks pelajaran yang tidak sesuai dengan karakter
usia peserta [Link] kasus-kasus tersebut dapat terjadi? Apakah mungkin penulis dan
penerbitsekedar mencari keuntungan semata sehingga bisa terjadi kelalaian seperti itu?
Setelahmembaca 5 artikel yang memuat tulisan mengenai tata cara penulisan buku teks
pelajaran,saya membuat kesimpulan hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam penulisan
bukuteks pelajaran. Tulisan ini bisa saja nantinya juga kami jadikan acuan untuk tugar
matakuliah Analisis Buku Teks SD sehingga tidak lagi terjadi kesalahan-kesalahandalam
penulisan buku teks pelajaran.

B. Prinsip Pembuatan Buku Teks Pelajaran

Sebelum mulai menulis menulis buku teks pelajaran, mari kita kenali terlebih dahulu 3
prinsipyang perlu diperhatikan dalam pembuatan buku teks pelajaran, di antaranya: (1)
prinsiprelevansi; (2) prinsip konsistensi; dan (3) prinsip kecukupan (Agus Wuryanto, 2010).

1. Prinsip Relevansi, Materi yang ditulis di dalam buku teks pelajaran harus relevan dengan
tujuan instruksional umum (TIU) yang ingin dicapai.
2. Prinsip Konsistensi, Jumlah pokok bahasan yang ditulis di dalam buku teks pelajaran harus
sama dengan jumlah tujuan instruksional khusus (TIK).

3
3. Prinsip Kecukupan, Materi yang disajikan di dalam buku teks pelajaran harus cukup
untukmencapai tujuan instruksional. Tidak lebih sedikit, atau lebih banyak. Jika lebih
sedikit,dikhawatirkan tujuan instruksional tidak tercapai. Jika lebih banyak, akan tidak
efisien karenadirasa membuang-buang waktu dan tenaga.

C. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Penulisan Buku Teks Pelajaran

Dalam penulisan buku teks pelajaran, cukup banyak hal yang perlu [Link]
di antaranya:

1. Kurikulum
Buku teks pelajaran yang ditulis harus mengacu pada kurikulum yang sedang
[Link] harus memahami isi kurikulum terlebih dahulu, materi, pokok bahasan,
dan sub pokok bahasan apa yang tercantum di dalam kurikulum. Buku yang mengacu
pada kurikulum, biasanya pasti dimanfaatkan oleh sekolah untuk mencapai tujuan
instruksional,sehingga penulis tidak sia-sia menulis buku teks pelajaran tersebut.
2. Sasaran/Peserta Didik
Sasaran dari penulisan buku teks pelajaran adalah peserta didik. Oleh karena itu,
penulisan buku teks pelajaran harus disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik
pesertadidik, seperti rentang usia dan jenjang pendidikannya, lingkungan sekitar, dan
[Link] demikian, peserta didik akan merasa tertarik untuk belajar dengan buku
teks pelajaran.
3. Latar Belakang Bidang Keilmuan Penulis
Penulis sebaiknya menulis buku teks pelajaran sesuai dengan bidang ilmu
yangdikuasainya. Hal ini dimaksudkan agar memudahkan penulis dalam
mengembangkannaskahnya. Jika penulis merasa kesulitan, maka penulisan dapat dibantu
oleh ahli materi [Link] adanya kerjasama dengan ahli lain, maka penulis akan
mendapat kritik dan saran dari berbagai pihak guna meningkatkan kualitas hasil
tulisannya.
4. Peta Kompetensi
Penulis harus membuat peta kompetensi guna membantu dalam mengembangkan
danmenyusun naskahnya. Peta kompetensi dibuat berdasarkan kompetensi apa yang akan
dicapai oleh peserta didik, dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Dengan adanya
peta kompetensi, materi yang disajikan oleh penulis dalam buku teks pelajaran yang
ditulisnyaakan tersususn secara sistematis.
5. Tata Bahasa
Penulis harus mampu mengemas materi dengan bahasa yang sederhana atau tidak
bertele-tele, sehingga mudah dipahami oleh peserta didik. Bukan berarti menggunakan
bahasa sehari-hari. Bahasa Indonesia yang digunakan harus baik dan benar dan
disesuaikandengan perkembangan peserta didik. Olah kembali jika terdapat bahasa
terjemahan agar

4
mudah dipahami, hindari terjemahan „google translate‟. Lengkapi dengan glosarium
untuk istilah-istilah tertentu, guna membantu peserta didik dalam memahami arti dari
kosakataasing yang dirasa baru. Setidaknya ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam
penulisan bukuteks pelajaran berbahasa Indonesia: (1) Kaidah Bahasa Indonesia yang
digunakan adalahejaan yang disempunakan (EYD); (2) penerapan kaidah ejaan; dan (3)
penggunaan tanda baca.
6. Desain Grafis dan Ilustrasi
Buku teks pelajaran termasuk media cetak yang membutuhkan grafis dalam
proses pembuatannya. Desain grafis buku teks pelajaran termasuk di dalamnya adalah
pemilihanhuruf, tabel, ilustrasi, warna, dan lain-lain yang berkaitan dengan tampilan
grafis. Grafis bukuteks pelajaran harus didesain agar dapat menarik perhatian peserta
didik untuk membaca buku teks pelajaran tersebut. Desain grafis buku teks pelajaran
yang kurang baik, akandihindari oleh peserta didik karena cenderung membosankan,
seperti buku yang penuhdengan teks dan tidak ada gambar. Gunakan ilustrasi atau
gambar yang relevan, gunamemperjelas materi yang disajikan. Ilustrasi tidak sekedar
untuk memperjelas suatu materi,tetapi untuk menarik perhatian peserta didik juga.
Sumber yang saya temui menuliskan bahwa ilustrasi kini tidak lagi menggunakan gambar
lukisan, tetapi berupa gambar foto objeksesungguhnya. Mungkin terkecuali untuk gambar
atau ilustrasi organ tubuh dan semacamnya,karena saya rasa tidak mungkin untuk
menampilkan gambar nyata dari objek tersebut kedalam buku teks pelajaran. 4 hal yang
perlu diperhatikan dalam tampilan dan grafis buku teks pelajaran, di antaranya: (1)
Format buku teks pelajaran didesain agar enak dibaca oleh pesertadidik; (2) tata letak
didesain untuk mempermudah peserta didik memahami isi buku danmendapatkan
kenyamanan membaca; (3) tipografi menyangkut nama dan jenis huruf, panjang baris,
dan ukuran huruf; (4) ilustrasi digunakan agar sajian visual yang tidakmungkin
disampaikan dengan kata-kata, dapat disajikan dengan gambar. Alangkah baiknya jika
ilustrasi ditampilkan dalam bentuk foto-foto yang berwarna.
7. Evaluasi, Uji Coba, dan Revisi
Sebelum diterbitkan dan digunakan secara luas, buku teks pelajaran harus melalui
beberapa tahapan terlebih dahulu guna mengetahui kelayakannya. Evaluasi buku teks
pelajaran dilakukan oleh ahli materi, desainer pembelajaran, dan editor. Ketiga pihak
dapatmemberi kritik dan saran yang membangun tentang buku teks pelajaran tersebut.
Setelahevaluasi, dilakukan uji coba kepada kelompok kecil sasaran atau peserta didik.
Kelompokkecil peserta didik ini memiliki tingkat kemampuan yang berbeda-beda
(cerdas, sedang, dankurang). Revisi dilakukan berdasarkan hasil uji coba.
8. Penerbit
Kirimkan naskah yang telah dibuat kepada pihak penerbit untuk diterbitkan
secaraluas. Selama proses penerbitan buku, penulis harus senantiasa menjalin komunikasi
dengan pihak penerbit guna memantau perkembangan buku teks pelajaran yang
ditulisnya.

5
D. Sistematika Penulisan Buku Teks Pelajaran

1. Kerangka penulisan buku teks pelajaran adalah sebagai berikut (Rastra Permana, 2011):·

 Tujuan instruksional umum (TIU);


 Tujuan instruksional khusus (TIK);
 Judul/sub judul;
 Uraian singkat isi pokok bahasan;
 Uraian pokok isi pelajaran;
 Ringkasan atau rangkuman
 Latihan, tugas, soal;
 Sumber buku

2. Bagian-bagian buku teks pelajaran adalah sebagai berikut:

a. Bagian Awal atau Pendahuluan, meliputi:·


 Halaman cover (judul, penulis, gambar cover, nama penerbit, tahun terbit);
 Halaman judul (judul, penulis, gambar cover, nama penerbit, tahun terbit);
 Halaman yang mencantumkan UU Hak Cipta;
 Kata Pengantar;
 Daftar Isi (judul bab, sub bab, dan nomor halaman);
 Daftar lain (daftar gambar, daftar tabel, daftar lampiran);
 Penjelasan tujuan buku pelaja
 Petunjuk Penggunaan Buku;
 Petunjuk Pengerjaan Soal.
b. Bagian isi, meliputi :
 Judul bab atau topik pokok bahasan;
 Uraian singkat isi pokok bahasan;
 Penjelasan tujuan bab;
 Uraian isi pelajaran
 Penjelasan teori;
 Sajian contoh
 Rangkuman;
 Soal latihan.
c. Bagian Akhir atau Penutup, meliputi:
 Lampiran;
 Glosarium;
 Indeks;
 Kunci Jawaban
 Daftar Pustaka;

6
 Catatan.

E. Tips Pelengkap Penulisan Buku Teks Pelajaran (Agus Wuryanto, 2010)

1. Hal-hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

 Menggunakan kertas HVS putih berukuran kuarto (umumnya)


 Margin: Left 4 cm; Top, Right, Bottom 3 cm.
 Pemilihan jenis dan ukuran huruf yang mudah terbaca.
 Spasi 1,5 agar mudah dibaca, teks tidak terlihat terlalu rapat atau terlalu renggang
 Tata letak grafik atau ilustrasi (gambar) disesuaikan, beri jarak 3 spasi antar grafik atau
ilustrasi dengan teks sebelum atau sesudahnya.
 Judul grafik dan ilustrasi diketik pada halaman yang sama.
 Jika terdapat istilah tertentu atau asing, diberi penekanan (underline, italic)
 Tempatkan nomor halaman di sisi pojok kanan atas halaman
 Semua nama pengarang dalam daftar rujukan harus ditulis.
 Singkatan nama awal atau nama tengah dilakukan dengan konsisten.

2. Hal-hal yang tidak boleh dilakukan, antara lain:

 Tidak boleh ada bagian yang kosong pada akhir halaman, kecuali jika halaman tersebut
merupakan akhir bab.
 Tidak boleh memotong grafik atau ilustrasi.
 Tidak boleh memberi garis vertikal antara kolom pada tabel, kecuali terpaksa.
 Tidak boleh memberi tanda apapun sebagai tanda berakhirnya suatu bab.
 Tidak boleh menempatkan sub judul dan identitas tabel pada akhir halaman.
 Rincian tidak boleh menggunakan tanda hubung (-), tetapi menggunakan bullet (*) untuk
penulisan yang dilakukan dengan menggunakan komputer.
 Tidak boleh menambah spasi antar kata dalam suatu baris yang bertujuan meratakan
tepikanan.· Daftar rujukan tidak boleh diletakkan di kaki halaman atau akhir setiap bab,
daftar rujukanhanya dapat ditempatkan setelah bab terakhir.

7
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Buku ajar atau buku teks merupakan salah satu instrumen dalam sebuah proses belajar
mengajar. Buku ajar termasuk media yang penting guna tercapainya tujuan pembelajaran dalam
kegiatan belajar mengajar di sekolah. Buku ajar dapat dijadikan sebagai pedoman dalam
mengajarkan dan belajar sebuah disiplin keilmuan. Buku ajar juga membantu guru dalam
menentukan materi yang akan disampaikan pada hari ini dan besok atau memfasilitasi siswa
untuk bisa mempelajari materi yang telah disampaikan atau mempersiapkan apa yang menjadi
materi pada esok hari. Oleh karena itu, buku ajar atau buku teks haruslah sempurna dari berbagai
aspek dalam menyajikan materi-materi yang akan dijadikan sumber informasi bagi masyarakat,
khususnya peserta didik dan guru.

B. Saran

Sebaiknya kita sebagai calonguru haruslah mengetahui dan mempelajar. Langkah-langkah


dalam pembuatan buku teks dan buku ajar. Karena ini sangat diperlukan sekali apabila kita
menjadi guru nanti dan juga dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita dalam pembuatan
buku teks dan tidak hanya menyangkut dari makalah ini saja.

8
DAFTAR PUSTAKA

Sumber Artikel:[Link]
tekspelajaran/[Link]
[Link]

[Link]

[Link]

[Link]
[Link]?zx=6e59e625306183e9

Anda mungkin juga menyukai