Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN Topik Hari/Tanggal Waktu Penyaji Tempat Tujuan Tujuan Umum Setelah dilakukan tindakan keperawatan

/ pendidikan kesehatan klien diharapkan mampu mengetahui dan memahami tentang 1.2 Tujuan Khusus Setelah dilakukan tindakan keperawatan / pendidikan kesehatan selama 1 x 30 menit klien diharapkan mampu: 1. Mengetahui tentang pengertian DBD 2. Mengetahui tentang penyebab DBD 3. Mengetahui tentang pencegahan DBD 4. Cara Penanganan Demam Berdarah Pre Hospital II. Sasaran Sasaran ditujukan pada klien diruang Interne C (Wanita)RSMH Palembang III. Strategi Pelaksanaan 1. Metode 2. Media : Ceramah,diskusi : Leaflet, Poster : Demam Berdarah Dengue : Jumat, 28 Oktober 2011 : Jam 10.00 WIB (30 menit) : Mahasiswa STIKES Muhammadiyah Palembang Program Profesi Ners : Ruang Interne C (Wanita) RSMH Palembang

IV.

Seting Peserta penyuluhan duduk berhadapan dengan penyaji

Keterangan : : Penyaji : Moderator : Fasilitator : Observer : Peserta penyuluhan

V. Pengorganisasian Kelompok Moderator : Weni Apriyani, S.Kep

Penyaji : Julian Feriza,S.Kep Fasilitator : Sukron, S.Kep

Observer: Tiara Ambar Wulan, S.Kep

Pelaksanaan Kegiatan No Kegiatan 1 Pendahuluan Penyuluh - Salam Pembuka - Memperkenalkan diri - Menyampaikan topik 2 Kerja & tujuan penyuluhan 1. Penyampaian Materi Menjelaskan tentang: a. Pengertian DBD b. Tanda dan gejala DBD c. Penyebab DBD d. Pencegahan DBD e. Cara Penanganan Demam Berdarah Pre Hospital 2. Tanya Jawab Memberikan kepada peserta untuk bertanya 3. Evaluasi Memberikan pentanyaan tentang: a. Pengertian DBD b. Tanda dan gejala DBD c. Penyebab DBD d. Pencegahan DBD e. Cara Penanganan Demam 3 Penutup Berdarah Pre Hospital Menyimpulkan Salam Penutup Mendengarkan Menjawab salam 3 menit 7 menit Bertanya kesempatan Menjawab pertanyaan 5 menit Mendengarkan dengan perhatian penuh 10 menit Leaflet Peserta Menjawab salam Mendengarkan Waktu 5 menit Media

VII. Evaluasi 3

a. b.

Evaluasi Struktural Kesepakatan pertemuan dengan peserta didik Kesiapan Evaluasi Proses Peserta Peserta didik mengikuti kegiatan sampai selesai. Pertemuan berjalan dengan lancar. Penyuluh Bisa memfasilitasi jalannya penyuluhan. Bisa menjalankan perannya sesuai tugas dan tanggungjawab. Tes lisan : di akhir ceramah Penilaian penyuluh dari mahasiswa STIKES Muhammadiyah

Palembang Profesi Ners

c. Evaluasi Hasil

LAMPIRAN MATERI 4

Demam Berdarah (DBD) A. Pengertian Demam Berdarah DBD Demam Berdarah (DBD) adalah penyakit febril akut yang ditemukan didaerah tropis disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh vector nyamuk Aedes aegypti. B. Penyebab Demam berdarah disebarkan kepada manusia oleh nyamuk Aedes aegypti . Ciri- ciri nyamuk DBD yaitu: 1. Loreng hitam putih pada seluruh tubuhnya 2. Berbadan kecil 3. Biasanya menggigit pada pagi dan sore hari 4. Hidup di dalam dan sekitar rumah 5. Senang hinggap pada pakaian yang digantung di kamar 6. Jentik nyamuk berperan aktif dalam air 7. Posisi jentik tegak lurus dengan permukaan air 8. Gerakan jentik neik turun ke atas permukaan air untuk bernafas 9. Perkembang biak dalam tempat penampungan air bersih di dalam atau sekitar rumah C. Tanda dan Gejala Penyakit Demam Berdarah Tanda-tanda dan gejala penyakit DBD yaitu: 1. Mendadak panas tinggi selama 2-7 hari, tampak lemah dan lesu suhu badan antara 38 C sampai 40 C. 2. Tampak bintik-bintik merah pada kulit, seperti bekas gigitan nyamuk disebabkan pecahnya pembuluh darah kapiler dikulit, untuk membedakannya kulit direnggangkan, bila bintik merah itu hilang, berarti bukan tanda penyakit DBD. 3. Kadang-kadang terjadi perdarahan di hidung (mimisan) 4. Akan terjadi muntah darah/berak darah. 5. Kadang-kadang nyeri ulu hati, karena terjadi perdarahan di lambung. 6. Bila sudah parah, penderita gelisah, ujung tangan dan kaki dingin berkeringat, bila tidak segera ditolong di Rumah Sakit dalam 2-3 hari dapat meninggal dunia. D. Cara Mencegah Demam Berdarah Demam berdarah hanya ditularkan melalui nyamuk Demam berdarah (Aedes-aegypti) yang berkembang biak didalam genangan air jernih di dalam maupun di sekitar rumah. Bukan di got/comberan.Membunuh nyamuknya saja belumlah cukup selama jentik-jentiknya masih dibiarkan hidup. Karena itu upaya yang paling tepat untuk mencegah demam berdarah adalah membasmi jentik-jentiknya ini dengan cara sebagai berikut : 1. Bersihkan ( kuras ) tempat penyimpanan air (seperti bak mandi/WC, drum dll) seminggu sekali.

2. Tutuplah kembali tempayan rapat-rapat setelah mengambil airnya, agar nyamuk Demam berdarah tidak dapat masuk dan bertelur disitu. 3. Gantilah air di vas bunga dan pot tanaman air setiap hari 4. Kubur atau buanglah sampah pada tempatnya, plastik dan barang-barang bekas yang bisa digenangi air hujan 5. Untuk tempat-tempat air yang tidak mungkin atau sulit dikuras, taburkan bubuk Abate ke dalam genangan air tersebut untuk membunuh jentik-jentik nyamuk. Ulangi hal ini setiap 2-3 bulan sekali atau peliharalah ikan ditempat itu. 6. Takaran penggunaan bubuk Abate adalah sebagai berikut : untuk 10 liter air cukup dengan 1 gram bubuk Abate atau 10 gram untuk 100 liter dan seterusnya. Bila tidak ada alat untuk menakar, gunakan sendok makan. Satu sendok makan peres (yang diratakan di atasnya) berisi 10 gram Abate. Anda tinggal membaginya atau menambahnya sesuai dengan banyaknya air yang akan diabatisasi. Takaran tak perlu. E. Cara Penanganan Demam Berdarah Pre Hospital Ada cara yang bisa ditempuh sebelum harus diopname di rumah sakit, cara itu adalah sbb: 1. Minumlah air putih minimal 20 gelas berukuran sedang setiap hari (lebih banyak lebih baik). 2. Cobalah menurunkan panas/demam dengan minum obat penurun panas Demam diusahakan diturunkan dengan kompres dingin, atau pemberian antipiretika Jika anda mengalami panas tinggi yang berkepanjangan (lebih dari 1 hari) dan tidak sembuh dengan meminum obat, cobalah mendatangi rumah sakit terdekat dan cek darah. 3. Minuman lain yang disarankan: Jus jambu merah untuk meningkatkan trombosit (ada juga yang menyarankan: daun jambu, dsb). 4. Makanlah makanan yang bergizi dan usahakan makan dalam kuantitas yang banyak (meskipun biasanya minat makan akan menurun drastis).