Anda di halaman 1dari 7

Berenang adalah kegiatan yang bisa dilakukan di mana saja selama terdapat air

yang cukup untuk berenang, berenang di sungai sangat berbahaya, selain dapat
hanyut karena arus sungai juga dapat terkena penyakit seperti gatal-gatal pada
kulit, iritasi mata, berkurangnya pendengaran, dan penyakit lainnya.

Berenang di kolam renang akan lebih aman setidaknya tidak terdapat arus,
bakteri penyebab penyakit juga dikendalikan dengan pemberian kaporit, di
samping itu pergantian air yang teratur akan lebih meningkatkan kualitas air
kolam renang yang sehat. mengenakan kacamata dan lotion adalah tindakan
menanggulangi gangguan terhadap kulit dan mata.sebab jika tidak dapat
membuat mata menjadi iritasi dan lain sebagainya.

Lukisan-lukisan tentang perenang dari Zaman Batu telah ditemukan di "gua


perenang" berdekatan Sura di Mesir barat daya. Rujukan-rujukan bertulis wujud
sejak dari 2000 SM. Pada tahun 1538, Nicolas Wynman, profesor bahasa anak
Jerman, menulis buku pertama tentang renang. Renang pertandingan di Eropa
bermula pada sekitar tahun 1800, kebanyakannya menggunakan gaya dada.
Gaya rangkak depan, ketika itu dipanggil gaya trudgen, diperkenalkan pada
tahun 1873 oleh John Arthur Trudgen selepas menirunya daripada orang-orang
asli Amerika.

Renang merupakan salah satu acara dalam Perlombaan Olimpiade Musim Panas
1896 di Athena. Pada tahun 1900, gaya punggung dimasukkan ke dalam
Perlombaan Olimpiade sebagai suatu acara. Pada tahun 1902, gaya trudgen
terbaik dimenangkan oleh Richard Cavill, menggunakan tendang keribas.
Persatuan renang dunia yang pertama, Federation Internationale de Natation,
dibentuk pada tahun 1908. Gaya kupu-kupu yang pada awalnya merupakan
salah satu kelainan gaya dada diterima sebagai suatu gaya tersendiri pada
tahun 1952.

Teknik
Tubuh manusia terdiri sebahagian besarnya daripada air dan oleh itu, ia
mempunyai ketumpatan yang amat serupa dengan air. Lebih kurang 70%
daripada tubuh manusia ialah air. Ketika paru-paru diisi dengan udara,
ketumpatan tubuh manusia adalah sedikit kurang daripada ketumpatan air di
sekelilingnya. Air akan mengenakan daya keapungan pada tubuh manusia dan
oleh itu, mengekalkan keapungan hanya memerlukan sedikit dorongan ke
bawah, dengan pergerakan melintang hanya memerlukan sedikit dorongan ke
arah yang bertentangan dengan pergerakan yang dikehendaki. Pendorongan ini
dilaksanakan dengan menggunakan tangan dan lengan sebagai dayung, dan
dengan menendang kaki untuk menolak air dari tubuh (walaupun tendangan
hanya menghasilkan agak sedikit pergerakan pada keseluruhannya). Oleh sebab
air masin (misalnya, air lautan) adalah lebih tumpat berbanding dengan air tawar
(misalnya, kebanyakan kolam renang), tidak banyak usaha diperlukan untuk
mengapung di dalam air masin, berbanding dengan air tawar.
Sebilangan gaya renang telah diperkembangkan, berdasarkan
pelaksanaan sesetengah atau kesemua prinsip yang berikut:
Torso dan kaki harus dikekalkan dalam kedudukan yang selari dengan
permukaan air. Kaki yang jatuh atau torso yang condong meningkatkan seretan
secara ketara. Tangan harus didepangkan ke hadapan kepala dengan sebanyak
yang mungkin supaya dapat memanjangkan panjang purata garis air dan
dengan itu, mempercepatkan pergerakan dengan ketara.
Penyelidikan terkini menunjukkan bahawa daya tangan yang dikenakan
pada air sebenarnya dijanakan oleh putaran pinggul, dan bukannya oleh otot
lengan. Otot yang menarik lengan di dalam air dipasang seinci dari hujung
lengan atas. Dengan lengan sebanyak 21" panjangnya, nisbah tuil ialah 1:20. Ini
bermaksud bahawa tarikan otot bahu sebanyak 100 paun hanya menghasilkan 5
paun dayanya di bahagian tangan semasa ia menolak air. Sebaliknya, tork yang
dijanakan oleh otot pinggul yang lebih besar dan lebih kuat mengayunkan
tangan di dalam air seolah-olah pemain golf atau pemukul bola mengayunkan
kayu golf atau kayu pemukul dengan suatu pusingan yang cepat pada
pinggulnya. Perenang-perenang elit yang berupaya mencapai suatu tambahan
yang sederhana pada pencepatan pinggul mereka akan dapat menambahkan
puncak daya tangan sebanyak sekali ganda.
Masa yang dihabiskan pada sisi harus dipanjangkan supaya bahu tidak
memecahkan garis air dan mengakibatkan ombak haluan. Ini mengurangkan
keratan rentas depan, mengurangkan lagi seretan, serta juga menaikkan nisbah
antara panjang and lebar garis air tubuh. Pembaikan yang serupakan boleh
dimungkinkan dengan menyebariskan arah kepala, tangan, kaki, dan lengan
yang paling sempit ke dalam air. Torso adalah paling penting, berbanding dengan
bahagian tubuh yang lain. Pergerakan tangan, lengan, dan kaki dari belakang ke
hadapan harus dikekalkan di udara dengan seberapa lama yang mungkin
semasa kuak pemulihan. Ketika di dalam air, pergerakan-pergerakan tersebut
harus dijajarkan dengan seberapa hidrodinamik yang mungkin kerana anggota
yang dikembalikan harus bergerak sekurang-kurangnya dua kali lebih laju
berbanding dengan perenang dan di dalam air, akan menjanakan lapan kali
seretan (yang meningkat dengan kuasa tiga lajunya), berbanding dengan luas
depan torso. Memutarkan bahu juga menambahkan kuasa tarikan dengan
menggunakan otot abdomen untuk membantu menarik lengan di dalam air.
"Tangkap" air yang asas tidak sebegitu penting berbanding dengan
perkara-perkara di atas. Kebanyakan perenang hanya menangkap air dengan
tangan yang rata atau jari-jari yang didepangkan sedikit dan kemudian ditarik
dengan lancar pada sepanjang badan. Semua teknik yang tersebut tidak
memerlukan kekuatan tambahan. Dengan latihan kekuatan, tangan dan kaki
masing-masing boleh dijulurkan dan dilunjurkan lagi ke dalam air untuk
menghasilkan lebih banyak dorongan. Untuk mereka yang baru belajar renang,
kekuatan yang dinaikkan hanya menghasilkan pembaikan yang kecil jika
strategi-strategi di atas (mengurangkan seretan dan memanjangkan garis air)
tidak dapat dilaksanakan dengan sempurna.
Pencak Silat atau Silat (berkelahi dengan menggunakan teknik pertahanan
diri) ialah seni bela diri Asia yang berakar dari budaya Melayu. Seni bela diri ini
secara luas dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura tapi bisa pula
ditemukan dalam berbagai variasi di berbagai negara sesuai dengan penyebaran
suku Melayu, seperti di Filipina Selatan dan Thailand Selatan. Berkat peranan
para pelatih asal Indonesia, saat ini Vietnam juga telah memiliki pesilat-pesilat
yang tangguh.

Induk organisasi pencak silat di Indonesia adalah IPSI (Ikatan Pencak Silat
Indonesia). Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa), adalah nama
organisasi yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei
Darussalam untuk mewadahi federasi-federasi pencak silat di berbagai negara.

Sejarah

Silat diperkirakan menyebar di kepulauan nusantara semenjak abad ke-7


masehi, akan tetapi asal mulanya belum dapat dipastikan. Meskipun demikian,
silat saat ini telah diakui sebagai budaya suku Melayu dalam pengertian yang
luas,[1] yaitu para penduduk daerah pesisir pulau Sumatera dan Semenanjung
Malaka, serta berbagai kelompok etnik lainnya yang menggunakan lingua franca
bahasa Melayu di berbagai daerah di pulau-pulau Jawa, Bali, Kalimantan,
Sulawesi, dan lain-lainnya juga mengembangkan sebentuk silat tradisional
mereka sendiri. Sheikh Shamsuddin (2005)[2] berpendapat bahwa terdapat
pengaruh ilmu beladiri dari Cina dan India dalam silat. Bahkan sesungguhnya
tidak hanya itu. Hal ini dapat dimaklumi karena memang kebudayaan Melayu
(termasuk Pencak Silat) adalah kebudayaan yang terbuka yang mana sejak awal
kebudayaan Melayu telah beradaptasi dengan berbagai kebudayaan yang
dibawa oleh pedagang maupun perantau dari India, Cina, Arab, Turki, dan
lainnya. Kebudayaan-kebudayaan itu kemudian berasimilasi dan beradaptasi
dengan kebudayaan penduduk asli. Maka kiranya historis pencak silat itu lahir
bersamaan dengan munculnya kebudayaan Melayu.

Dalam historisasi pencak silat dapat disimpulkan bahwa terdapat dua kategori
akar aliran pencak silat, yaitu:

1. Aliran bangsawan
2. Aliran rakyat

Aliran bangsawan, adalah aliran pencak silat yang dikembangkan oleh kaum
bangsawan (kerajaan). Ada kalanya pencak silat ini merupakan alat pertahanan
dari suatu negara (kerajaan). Sifat dari pencak silat yang dikembangkan oleh
kaum bangsawan umumnya tertutup dan mempertahankan kemurniannya.
Aliran rakyat, adalah aliran pencak silat yang dikembangkan oleh kaum selain
bangsawan. Aliran ini dibawa oleh para pedagang, ulama, dan kelas masyarakat
lainnya. Sifat dari aliran ini umumnya terbuka dan beradaptasi. Bagi setiap suku
di Melayu, pencak silat adalah bagian dari sistem pertahanan yang dimiliki oleh
setiap suku/kaum. Pada jaman Melayu purba, pencak silat dijadikan sebagai alat
pertahanan bagi kaum/suku tertentu untuk menghadapi bahaya dari serangan
binatang buas maupun dari serangan suku lainnya. Lalu seiring dengan
perjalanan masa pencak silat menjadi bagian dari adat istiadat yang wajib
dipelajari oleh setiap anak laki-laki dari suatu suku/kaum. Hal ini mendorong
setiap suku dan kaum untuk memiliki dan mengembangkan silat daerah masing-
masing. Sehingga setiap daerah di Melayu umumnya memiliki tokoh persilatan
yang dibanggakan. Sebagai contoh, bangsa Melayu terutama di Semenanjung
Malaka meyakini legenda bahwa Hang Tuah dari abad ke-14 adalah pendekar
silat yang terhebat.[3] Hal seperti itu juga yang terjadi di Jawa, yang
membanggakan Gajah Mada. Adapun sesungguhnya kedua tokoh ini benar-benar
ada dan bukan legenda semata, dan keduanya hidup pada masa yang sama.

Perkembangan dan penyebaran Silat secara historis mulai tercatat ketika


penyebarannya banyak dipengaruhi oleh kaum Ulama, seiiring dengan
penyebaran agama Islam pada abad ke-14 di Nusantara. Catatan historis ini
dinilai otentik dalam sejarah perkembangan pencak silat yang pengaruhnya
masih dapat kita lihat hingga saat ini. Kala itu pencak silat telah diajarkan
bersama-sama dengan pelajaran agama di surau-surau. Silat lalu berkembang
dari sekedar ilmu beladiri dan seni tari rakyat, menjadi bagian dari pendidikan
bela negara untuk menghadapi penjajah. Disamping itu juga pencak silat
menjadi bagian dari latihan spiritual.

Jurus Dasar
Jurus dasar adalah tatagerak dasar yang berbentuk lontaran, berlintasan,serta bertumpu pada kecepatan,
ketepatan, dan kekuatan. Jurus dasar dikelompokkan atas dasar bagian anggota tubuh yang digunakan sebagai
alat penyasar. Bentuk-bentuk jurus dasar dibedakan atas dasar penggunaannya adalah sebagai berikut:
1. Alat penyasar = adalah anggota tubuh yang digunakan untuk menyerang atau menangkis.
2. Lintasan = adalah garis yang dilalui oleh alat penyasar, bisa lurus, lingkar, atau gabungan lurus-lingkar.
3. Arah = adalah letak titik sasaran terhadap titik awal lintasan.
4. Pelaksanaan = adalah cara melontarkan alat penyasar.
5. Teknik kegunaan = gerak yang tepat menuju sasaran.
Pada umumnya, jurus dasar di Tapak Suci mengambil dari nama-nama flora dan fauna. Hal ini dimaksudkan
agar mudah untuk dihafal.

Bunga Mawar Mekar


Alat penyasar adalah punggung telapak tangan Bunga Mawar Layu
dengan bentuk tangan tiga jari melengkung, telunjuk Alat penyasar adalah telapak tangan dalam dengan
lurus, ibu jari melengkung renggang. Lintasan lurus bentuk tangan tiga jari melengkung, telunjuk lurus, ibu
dalam keluar bawah.Teknik kegunaan adalah jari melengkung renggang. Lintasan lurus dalam ke
tangkisan dalam bawah.Teknik kegunaan adalah tangkisan.

Katak Melempar Tubuh


Alat penyasar adalah pangkal jari tengah dan
telunjuk pada permukaan tangan mengepal. Tandukan Lembu Jantan
Lintasan lurus ke tengah.Teknik kegunaan Alat penyasar adalah seluruh permukaan
adalah serangan (pukulan). siku. Lintasan lingkar ke dalam datar.
Kegunaan adalah serangan (sikutan).
Naga Terbang
Alat penyasar adalah sisi telapak tangan luar bagian Harimau Membuka Jalan
dalam, empat jari terbuka rapat, ibu jari ditekuk. Alat penyasar adalah tumit kaki bagian dalam, kelima
Lintasan keluar datar.Teknik kegunaan adalah jari menekuk ke atas. Lintasan lingkaran ke dalam
serangan (pukulan). lurus.Teknik kegunaan adalah serangan (tendangan).

Ikan Terbang Menjulang ke Angkasa Ikan Terbang Menggoyang Sirip


Alat penyasar adalah ujung telapak kaki, kelima jari Alat penyasar adalah punggung kaki pada
membentuk sudut ke atas. Lintasan lurus ke depan kelima jari kaki rapat melengkung ke dalam.
tengah.Teknik kegunaan adalah serangan Lintasan lingkar ke dalam datar. Teknik
(tendangan). kegunaan adalah serangan (tendangan).

Tangkai Mawar Tertiup Angin


Adalah salah satu jenis hindaran untuk melepaskan diri tanpa
memindah lintasan serangan.
Hindaran setengah badan dengan meliukkan pinggang keluar .
Hindaran setengah badan dengan meliukkan pinggang ke dalam.
Komputer dan berbagai perlengkapannya, seperti monitor, sudah menjadi
barang awam dalam setiap pekerjaan kantor. Bukan hal yang asing jika banyak
orang harus bekerja di depan monitor sepanjang hari. Pada awalnya kita
mungkin sedikit khawatir mengenai pengaruh komputer dan sinar radiasi yang
dipancarkan monitor dapat mengganggu kesehatan tubuh, terutama mata.
Namun, para ahli pun tak pernah menyerah untuk menciptakan peralatan yang
semakinramah dengan lingkungan dan kesehatan.

Meski begitu, bekerja terlalu lama di depan layar monitor tetap saja dapat
mempengaruhi kesehatan, seperti mata lelah, nyeri punggung, bahu dan leher.
Berikut beberapa tips mengatasi kelelahan dan ketegangan mata di saat bekerja
di depan monitor. Mudah-mudahan kita bisa menjaga karunia mata yangtetap,
meski harus bekerja berjam-jam.

1–Bekerjalah dalam ruangan yang cukup cahaya.

Perhatikan pencahayaan dalam ruang kerja anda. Jangan bekerja dalam ruangan
yang terlalu terang dan menyilaukan mata. Gunakan kerai untuk mengatur
cahaya dari jendela. Letakkan lampu di atas kepala. Hindari anda menatap
cahayanya secara langsung. Sebaliknya, jangan pula bekerja dalam ruangan
yang terlalu gelap atau redup. Usahakan agar ruangan anda cukup terang
agarmata anda tidak bekerja terllau keras.

2–Gunakan filter monitor.

Untuk mengurangi sinar yang menyilaukan dan radiasi yang dipancarkan layar
monitor, gunakan filter glass monitor. Berbicaralah pada vendor perlengkapan
komputer anda untuk mendapatkan filter yang baik dan mampu
mengurangipengaruh radiasi, bukan hanya sekedar meredupkan cahaya monitor.

3–Periksa monitor anda.

Periksa apakah monitor anda masih bekerja dengan baik? Bandingkan dengan
monitor lain. Bila gambar yang tampak semakin buram, berkedip-kedip atau
tidak nyaman bagi mata anda, maka sudah waktunya untuk memperbaiki atau
mengganti monitor itu. Lebih baik mengganti monitor daripada membiarkan
mata anda terganggu. Sering-seringlah membersihkan monitor dari debu dan
kotoranyang mengganggu layar.

4–Letakkan kertas kerja agar mudah dibaca.

Jika anda harus bekerja dengan menyalin atau membaca kertas kerja, maka
letakkan kertas kerja tersebut dalam jarak yang seimbang dengan monitor anda.
Ini agar anda tidak perlu bolak-balik memfokuskan pandangan untuk membaca
kertas kerja anda, setelah membaca di layar monitor.

5–Perhatikan posisi monitor.

Letakkan layar monitor sedemikian rupa sehingga membentuk sudut antara 10-
15 derajat dari posisi sejajar dengan pandangan lurus anda. Hal ini selain agar
tidak melelahkan mata anda, juga menjaga agar bahu dan leher anda
cukupnyaman bekerja.
5–Bekerjalah dengan “font” yang cukup besar.

Bila anda harus mengedit tulisan di depan komputer, pastikan ukuran atau “font”
hurup yang anda gunakan cukup besar. Jangan paksa mata anda untuk
membaca hurup kecil pada monitor. Mata anda bukanlah mikroskop bagi tulisan
yang ada di layar monitor. Gunakan fasilitas untuk memperbesar atau
menyesuaikan besar tampilan gambar di monitor anda. Bila anda telah selesai
mengedit atau membacanya, anda bisa kembalikan font tersebut ke
posisisemula.

6–Istirahatkan mata anda.

Relakskan mata anda. Pejamkan atau kerjap-kerjapkan. Jangan kucek-kucek


mata anda. Namun, sering-seringlah berkedip. Ini dapat menurunkan ketegangan
dan menjaga mata anda tetap basah dan sejuk. Bila anda terlalu lama melihat
dalam jarak dekat, alihkan pandangan anda ke arah yang jauh. Lakukan
iniselama beberapa menit setiap 30 menit.

7–Periksa kacamata atau lensa kontak.

Bila anda menggunakan kacamata atau lensa kontak dan anda harus bekerja
sepanjang hari di depan monitor, ada baiknya anda konsultasikan dengan dokter
mata atau optik anda agar anda bisa mendapatkan kacamata yang sesuai. Baik,
ukuran lensa dan framenya. Bila anda merasa lelah menggunakan kacamata,
tanggalkan saja. Kacamata bisa membuat mata lelah. Sesekali
biarkan mata anda melihat bebas. Namun, segera kenakan kacamata anda bila
merasa harus mengenakannya. Jangan paksa mata anda melihat tanpa bantuan
kacamata anda.