Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PRAKTIKUM PERAWATAN DAN PERBAIKAN

KOMPRESOR
Dosen Pembimbing : Saripudin, MT

Disusun oleh:
Lia Wiliani (091411018)
M Rusyda Fakhriy (091411019)

Kelas : 3A Teknik Kimia
Tanggal Praktikum: 6 Oktober 2011
Tanggal Penyerahan : 13 Oktober 2011


1URUSAN TEKNIK KIMIA
POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
2011

I. Tujuan
a. Memahami bagian-bagian penting dari kompresor
b. Dapat menguraikan dan merangkai kembali unit kompresor
c. Menggambar skema alat pada bagian penting dari 3 (tiga) arah yang berbeda
d. Mengetahui metoda secara umum perawatan dan perbaikan

II. Dasar Teori
Kompressor adalah mesin untuk memampatkan udara atau gas. Secara umum biasanya
mengisap udara dari atmosIer, yang secara Iisika merupakan campuran beberapa gas dengan
susunan 78 Nitrogren, 21 Oksigen dan 1 Campuran Argon, Carbon Dioksida, Uap Air,
Minyak, dan lainnya. Namun ada juga kompressor yang mengisap udara/ gas dengan tekanan
lebih tinggi dari tekanan atmosIer dan biasa disebut penguat (booster). Sebaliknya ada pula
kompressor yang menghisap udara/ gas bertekanan lebih rendah dari tekanan atmosIer dan
biasanya disebut pompa vakum.
Jika suatu gas/ udara didalam sebuah ruangan tertutup diperkecil volumenya, maka gas/
udara tersebut akan mengalami kompresi. Kompressor yang menggunakan azas ini disebut
kompressor jenis displacement dan prinsip kerjanya dapat dilukiskan seperti pada gambar
dibawah ini :

Gambar 2.1 : Kompresi Fluida
Disini digunakan torak yang bergerak bolak balik oleh sebuah penggerak mula (prime
mover) didalam sebuah silinder untuk menghisap, menekan dan mengeluarkan udara secara
berulang-ulang. Dalam hal ini udara tidak boleh bocor melalui celah antara dinding torak dengan
dinding silinder yang saling bergesekan. Untuk itu digunakan cincin torak sebagai perapat.
Jika torak ditarik keatas, tekanan dalam silinder dibawah torak akan menjadi negatiI (kecil dari
tekanan atmosIer) sehingga udara akan masuk melalui celah katup isap.
Kemudian bila torak ditekan kebawah, volume udara yang terkurung dibawah torak akan
mengecil sehingga tekanan akan naik.
Berdasarkan prinsip kerjanya, kompressor terdiri dari 2 (dua) jenis yaitu Displacement (torak)
seperti dijelaskan diatas dan Dynamic (rotary) yang mengalirkan udara melalui putaran sudu
berkecepatan tinggi.
PROSES KOMPRESI UDARA
Proses kompresi udara yang terjadi pada kompressor torak dapat dijelaskan dengan
menggunakan pendekatan seperti terlihat pada gambar 2.2.
Torak memulai langkah kompresinya pada titik (1) diagram P-V, kemudian bergerak ke kiri dan
udara dimampatkan hingga tekanan naik ke titik (2). Pada titik ini tekanan dalam silinder
mencapai harga tekanan Pd yang lebih tinggi dari pada tekanan dalam pipa keluar (atau tangki
tekan) sehingga katup keluar pada kepala silinder akan terbuka. Jika torak terus bergerak ke kiri,
udara akan didorong keluar silinder pada tekanan tetap sebesar Pd. Di titik (3) torak mencapai
titik mati atas, yaitu titik akhir gerakan torak pada langkah kompresi dan pengeluaran.

Gambar 2.2 : Diagram P-V dari Kompressor
Pada Gambar 2.3. terlihat bentuk dan susunan konstruksi kompressor yang menjelaskan secara
visual bahwa udara masuk melalui air intake Iilter diisap oleh torak sampai ke titik maksimum
bawah. Sebelum masuk ke torak udara didalam kartel bersamaan diisap melalui pipa vacum,
sehingga tidak terjadinya vacum di dalam kartel. Kemudian udara yang vacum di silinder keluar
melalui pipa vacum.

Gambar 2.3 : Potongan Melintang Kompressor Torak







III. Prosedur Kerja























Lakukan identiIikasi
alat, prinsip alat, dengan
memIoto setiap bagian
alat yang terlihat
Lakukan perawatan/
analisa alat dengan
membongkar bagian
luarnya
Periksa setiap Iungsi dari
bagian kompresor
apakah jalan atau tidak
Simpulkan apa yang
terjadi pada alat, dan
pasangkan kembali
setiap bagian alat yang
dibongkar
IV. Data Pengamatan
1. Gambar kompresor sebelum di bongkar







2 Cambar kompresor seLelah dlbongkar










1angkl enampung
udara
Cover moLor
llsLrlk
8allng ballng
uevlce konLrol/pengukur
Lekanan pada kaLup olt ootlet
lsLon Cover
MoLor Cover
. Bagian dalam penyusun Alat



V. Pembahasan
Pada praktikum kali ini, dilakukan identiIikasi alat kompressor. Pertama dilakukan
pembongkaran pada kompressor dengan menggunakan kunci L dan kunci pas, lalu dilakukan
pemahaman bagian bagian dari kompressor tersebut, mulai dari baling baling / kipas,
piston, barometer, tutup kipas, dll.
Pada saat sebelum dibongkar keseluruhan, dilakukan pembukaan penutup piston untuk
menganalisa kinerja piston apakah masih bagus/ bisa bergerak atau tidak, dan ternyata saat
kipas diputar manual, piston yang seharusnya bergerak mengikuti irama dari kipas, tak
bergerak sama sekali, disini bisa diketahui ada yang tidak beres dengan kompresor yang
digunakan/diujicobakan, kemudian dilakukanlah pembongkaran kompressor sebagai mana
tujuan dari praktikum ini yaitu mengidentiIikasi dan menganalisa alat kompressor. Ketika
alat dibuka, ada kesulitan ketika akan membuka bagian piston, dan ini bisa dikarenakan
Stator
Rotor
Torak
Pemberat Imbangan
Batang Torak
kelompok sebelumnya ceroboh dalam melakukan identiIikasi alat, namun keluar dari lingkup
tersebut, semua Iungsi alat berjalan baik, baik barometer maupun kipas, dll.
Setelah pembongkaran, dilakukan pemasangan kembali struktur awal kompressor, yaitu
tutup piston, kipas, tutup kipas, dll. Setelah praktikum ini, dapat diketahui bahwa kompressor
tidak mudah untuk dirawat, sehingga pemakaiannya pun harus rapi dan baik supaya tidak
mudah & cepat rusak,
Selain itu, dapat diketahui prinsip kerja dari kompresor adalah sebagai berikut:
Pertama adalah langkah isap, yaitu bila poros engkol berputar searah putaran jarum jam,
torak bergerak dari titik mati atas (TMA) ke titik mati bawah (TMB). Tekanan negatiI terjadi
pada ruangan di dalam silinder yang ditinggalkan torak sehingga katup isap terbuka oleh
perbedaaan tekanan dan udara terisap masuk ke silinder.
Kedua adalah langkah kompresi, terjadi saat torak bergerak dari TMB ke TMA, katup
isap dan katup buang tertutup sehingga udara dimampatkan dalam silinder
Ketiga adalah langkah keluar, yaitu bila torak meneruskan gerakannya ke TMA, tekanan
di dalam silinder akan naik sehingga katup keluar akan terbuka oleh tekanan udara sehingga
udara akan keluar.
Bagian bagian dari kompresor diantaranya:
1. Silinder dan Kepala Silinder
Silinder mempunyai bentuk silindris dan merupakan bejana kedap udara dimana torak
bergerak bolak-balik untuk mengisap dan memampatkan udara.
2. Torak dan cincin torak
Torak merupakan komponen yang betugas untuk melakukan kompresi terhadap udara/
gas, sehingga torak harus kuat menahan tekanan dan panas. Torak juga harus dibuat
seringan mungkin untuk mengurangi gaya inersia dan getaran.


3. Katup-Katup
Katup-kstup pada kompresor membuka dan menutup secara otomatis tanpa
mekanisme penggerak katup. Pembukaan dan penutupan katup tergantung dari
perbedaan tekanan yang terjadi antara bagian dalam dan bagian luar silinder.

4. Poros Engkol dan Batang Torak
Poros engkol dan batang torak mempunyai Iungsi utama untuk mengubah gerakan
putar menjadi gerakbolak-balik. Secara konstruksi, poros engkol dan batang torak
kompresor hampir sama dengan yang terdapat pada motor bakar. Ujung poros engkol
berhubungan dengan transmisi daya dari sumber penggerak. Poros engkol dan batang
torak biasa terbuat dari baja tempa.
5. Kotak Engkol
Kotak engkol adalah sebagai blok mesinnya kompresor yang berIungsi sebagai
dudukan bantalan engkol yang bekerja menahan beban inersia dari masa yang
bergerak bolak-balik serta gaya pada torak. Padakompresor dengan pelumasan minyak
kotak engkol sekaligus sebagai tempat/ bak penampung minyak pelumas.
6. Pengatur Kapasitas
Volume udara yang dihasilkan kompresor harus sesuai dengan kebutuhan. Jika
kompresor terus bekerja maka tekanan dan volume udara akan terus meningkat
melebihi kebutuhan dan berbahaya terhadap peralatan. Untuk mengatur batas volume
dan tekanan yangdihasilkan kompresor digunakan alat yang biasa disebut pembebas
beban (unloader).
IV. Kesimpulan
1. Kompresor adalah pesawat/ mesin yang berIungsi untuk memampatkan atau
menaikkan tekanan udara atau Iluida gas atau memindahkan Iluida gas dari suatu
tekanan statis rendah ke suatu keadaan tekanan statis yang lebih tinggi.
2. Ada bagian-bagian penting pada kompresor,diantaranya:
a. Tabung Penampung Udara
b. Silinder dan Kepala Silinder
c. Torak dan cincin torak
d. Katup-Katup
e. Poros Engkol dan Batang Torak
3. Bagian bagian kompresor,yaitu:
a Silinder dan Kepala Silinder
b Torak dan cincin torak
n Katup-Katup
d Poros Engkol dan Batang Torak
e Kotak Engkol
Pengatur Kapasitas