Anda di halaman 1dari 5

STUDY KELAYAKAN BISNIS LAPANGAN FUTSAL (NAKAMA FUTSAL

ZONE)

BAB I
PENDAHULUAN
Olahraga paling popular di dunia adalah olahraga sepak bola, sepak bola sendiri adalah
olahraga yang dimainkan secara tim yang terdiri dari 11 orang pemain dalam satu tim dan
memerlukan lapangan yang relative luas untuk memeinkannya. Di Indonesia olahraga sepak bola
juga merupakan olahraga yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia hal ini terbukti pada
saat AFF CUP 2010 lalu digelar animo masyarakat terhadap sepak bola sangatlah tinggi.
Di Indonesia olahraga sepak bola merupakan olahraga yang tergolong mahal jika harus
menyewa stadium. Namun belakangan popular olahraga sepak bola dalam ruangan yang tidak
kalah menarik dan banyak peminatnya adalah olahraga Iutsal. Futsal adalah olaraga alternative
yang bisa dilakukan orang Indonesia ketika mereka ingin bermain sepak bola.
Futsal adalah olahraga sepak bola di dalam ruangan yang di dalam satu tim terdapat 5
pemain dengan lapangan yang relative kecil dengan ukuran 42x22 meter persegi untuk standart
internasinal. Di Indonesia olahraga Iutsal sangat banyak peminatnya dengan keterbatasan
lapangan yang tersedia maka bisnis penyewaan lapangan Iutsal merupakan peluang bisnis yang
sangat menjanjikkan.



BAB II
ASPEK HUKUM
Bentuk pelaksanaan bisnis ini adalah merupakan badan usaha perseorangan karena resiko
dari usaha ini relative kecil dan modal investasinya juga mampu 100 dari perseorangan.
Legalitas dalam bisnis merupakan hal yang sangat riskan. Dalam urusan legalitas lapangan
nakama Iutsal zone tidak mendapatkan masalah karena nakama Iutsal zone akan dibangun di
jalan raya antara dua kecamatan dan waktu usaha pun tidak akan mengganggu aktivitas warga
sekitar karena waktu usaha kami di mulai pukul 06-00 pagi-21.00 malam selain itu juga
penduduk di sekitar tempat usaha masih sangat jarang dan mayoritas dari masyarakat juga
penggemar dari olahraga Iutsal oleh karena itu untuk legalitas dari masyarakat sudah kami
dapatkan melalui kepala desa sekitar. Sehingga untuk perizinan selanjutnya kepada pemerintah
daerah terkait dengan izin usaha, izin lokasi izin gangguan dan IMB. Untuk perizinan tersebut di
daerah lamongan sangatlah dipermudah sehingga masalah legalitas nakama Iutsal zone telah
layak.



BAB III
ASPEK PASAR DAN PEMASARAN
Penyewaan lapangan Iutsal merupakan bisnis di bidang layanan jasa. Untuk prospek
pasar kedepan bisnis lapangan Iutsal sangat menjanjikan hal ini di karenakan kegemaran
masyarakat akan olahraga Iutsal sangat besar namun dengan keterbatasan area lapangan bisa
sangat menghambat terutama di daerah perkotaan, maka dari itu jasa menyedia lapangan Iutsal
sangat menjanjikkan.
Terkait dengan segmentasi pasar dari lapangan Iutsal sendiri sangatlah luas yaitu meliputi
remaja dan dewasa laki-laki yang berusia berkisar antara 15-40 tahun. Namun tidak menutup
kemungkinan konsumen akan datang di luar segmen kami misalnya saja saat ini banyak
akademi-akademi Iutsal junior yang berusia di bawa15 tahun.
Persaingan dalam hal lapangan Iutsal masih relative mudah dan pesaing belumlah
banyak. Lapangan Iutsal di kota besar cenderung lebih banyak dari pada di kota-kota kecil
namun keseimbangan antara penawaran dan permintaan masih sangat jauh selisihnya, untuk saat
ini permintaan akan lapangan Iutsal masih lebih besar dari pada penawaran. Jadi untuk aspek
pasar dan pemasaran nakama Iutsal zone adalah layak karena analisis permintaan pasar saat ini
masih lebih besar dari pada penawaran.






BAB IV
ASPEK TEKNIK/OPRRASI DAN TEGNOLOGI
Untuk aspek operasional dari nakama Iutsal zone meliputi pemesanan lapangan yang bisa
dilakukan secara manual datang ke nakama Iutsal zone maupun online di
www.nakamaIutsalzone.com atau juga melalui hotline di 085755500414. Selain itu adalah
perawatan peralatan dan perlengkapan yang meliputi lapangan, gawang, bola, lampu penerangan.
Jarring (net) dst. Sedangkan untuk biaya operasional yang telah diuraikan di atas nakama Iutsal
zone memperkirakan adalah 35 dari omset keseluruhan dari nakama Iutsal zone
BAB V
MANA1EMEN DAN ORGANISASI
Manajemen dan organisasi nakama Iutsal zone relative sederhana dengan struktur
organisasi yang Ilat dengan seorang general manajer di bantu 1 bagian administrasi yang
bertanggung jawab mengenai urusan administrasi dan keuangan perusahaan dan 1 manajer
pemasaran yang mengurusi terkait pemasaran dan komunikasi pemasaran nakama Iutsal zone.
Terkait dengan karyawan/pegawai akan dihandle langsung oleh general manajer nakama Iutsal
zone.



BAB VI
ASPEK SOSIAL, EKONOMI, POLITIK DAN BUDAYA
Masarakat Indonesia dikenal sebagai masarakat yang memiliki animo yang sangat tinggi
terhadap olahraga khususnya sepakbola dan tidak menutup kemungkinan Iutsal. Keadaan budaya
pekerjaan orang Indonesia juga mendukung untuk lebih sering berolahraga, ambil contoh saja
seorang karyawan penjaga toko yang keseharianya dalam pekerjaanya adalah dilakukan dengan
posisi duduk. Secara naluri orang tersebut akan mengatakan bahwasanya dia kurang bergerak
dan berolahraga sehingga akan miuncul keinginanaya untuk olahraga. Dan di perkotaan
tempat/lapangan kosong untuk olahraga sangat sulit ditemukan sehingga banyak dari mereka
akan datang ke tempat-tempar penyewaan jasa lapangan. Saat ini lapangan Iutsal merupaakan
jasa penyewaan lapangan yang paling popular.
Politik di Indonesia saat ini sangat carut-marut khususnya dalam bidang induk olahraga
sepak bola PSSI yang sampai saat ini belum jelas arah dan titik terangnya. Namun hal tersebut
tidak banyak berpengaruh pada animo masarakat terhadap olagraga yang dipermasalahkan
tersebut.





BAB VII
ASPEK FINANSIAL
Estimasi modal
Modal awal Rp 605.000.000
4 Tanah Rp 350.000.000
4 Kontraktor 1 lapangan Rp 250.000.000
4 Lain-lain Rp 5.000.000
TOTAL Rp 605.000.000

Biaya operasional/bulan
4 Listrik Rp 1.500.000
4 Air Rp 800.000
4 Perlengkapan Rp 500.000
4 aji manajer 1.500.000 Rp 4.500.000
4 aji karyawan 500.000 Rp 3.000.000
4 Lain-lain Rp 200.000
TOTAL Rp 10.500.00
Estimasi keuntungan/bulan
4 Sewa lapangan/jam Rp 100.000x13 jam Rp 1.300.000/hari x 30 hari Rp 39.000.000
4 Biaya operasional Rp 10.500.000
Keuntungan bersih/bulan Rp 28.500.000
Untuk mencapai BEP dibutuhkan 605.000.000/28.500.00022 bulan.





BAB VII
REKOMENDASI
Dilihat dari aspek pemasaran bisnis di bidang jasa lapangan Iutsal sangat potensial
dengan pasar yang luas dan persaingan yang relatiI tidak ketat. Untuk permodalan bisnis ini
membutuhkan modal yang cukup besar namun juga menjanjikan keuntungan yang sangat
menggiurkan. Untuk masalah aspek teknis dan SDM dalam bisnis ini tidak terlalu berpengaruh
namun aspek ini pun telah terpenuhi sehingga studi kelayakan bisnis nakama Iutsal zone adalah
layak.