Anda di halaman 1dari 15

1

A. JUDUL PROGRAM Mouthwash ANTIQUE (Apel Anti Plaque) untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut. B. LATAR BELAKANG MASALAH Kesehatan gigi merupakan hal yang sangat penting. Untuk menjaga kesehatan gigi, kebersihan mulut harus dijaga, karena pada daerah mulut terdapat berbagai macam bakteri. Penyebab utama penyakit gigi yaitu plak, yang menyebabkan karies maupun radang periodonsium (Goncalo CS et al 2004). Data menunjukkan sekitar 80 persen penduduk Indonesia memiliki gigi rusak karena berbagai sebab. Namun, yang paling banyak ditemui adalah karies atau gigi berlubang dan periodontal atau kerusakan jaringan akar gigi (Mangoenprasodjo, 2004). Dilihat dari kelompok umur, golongan umur muda lebih banyak menderita karies gigi dibanding umur 45 tahun keatas umur 10-24 tahun karies giginya adalah 66,8-69,5% umur 45 tahun keatas 53,3% dan umur 65 tahun keatas sebesar 43,8% keadaan ini menunjukkan karies gigi banyak terjadi pada golongan usia produktif (Depkes, 2000). Karies gigi sering disebabkan oleh S. mutans. Bakteri ini mampu melekat pada permukaan gigi, memproduksi enzim glukuronil transferase. Enzim tersebut menghasilkan glukan yang tidak larut dalam air dan berperan dalam menimbulkan plak dan koloni pada permukaan gigi. Sedangkan B. melaninogenicus bersifat patogen pada mulut dan infeksi gigi. Bakteri ini dijumpai pada retakan gigi, permukaan korona gigi, dan sebagai flora pada periodontitis lanjut. Penanganan penyakit gigi, lebih ditujukan pada tindakan pencegahan, yaitu menjaga kebersihan mulut adalah mencegah terbentuknya plak, dengan membersihkan rongga mulut, menyikat gigi secara teratur dan penggunaan mouthwash. (Horay C., 2009). Tapi dibalik itu, mouthwash bisa menimbulkan dampak berbahaya bagi gigi dan mulut. Beberapa bahan yang terkandung dalam mouthwash punya efek merugikan untuk gigi dan gusi jika tidak digunakan dengan benar. Saat ini banyak produk mouthwash yang mengandung alkohol hingga 26 persen per satu kemasan. Alkohol bekerja sebagai agen 'pembawa' yang mengoptimalkan fungsi menthol, eucalyptol dan thymol untuk menembus lapisan luar gigi dan menyingkirkan plak. Alkohol bisa menyebabkan kekeringan di mulut dan menghilangkan mucus suatu zat yang menjaga mulut tetap basah dan lembab. Hasil penelitian yang diterbitkan Dental Journal of Australia melaporkan bahwa ethanol (sejenis alkohol) dalam mouthwash bisa memicu peningkatan zatzat berbahaya yang bisa menembus lapisan kulit di sekitar mulut dengan mudah. Racun dalam alkohol yang disebut acetaldehyde juga bisa terakumulasi di dalam mulut. Sebagai bahan alternatif dapat digunakan ekstrak apel sebagai bahan mouthwash, karena buah apel adalah buah yang kaya akan berbagai vitamin seperti Vitamin B dan C, Kalsium, Fosfor, Zat besi dan Klorin. Menurut Journal of American Dental Association (1998) apel juga mengandung tanin, zat yang bermanfaat membersihkan dan menyegarkan mulut, sehingga dapat mencegah kerusakan gigi periodontal dan penyakit gusi yang disebabkan saling menempelnya bakteri pembentuk plak.

Ekstrak apel malang (Mallus domestica) dengan konsentrasi 0,67% dapat menghambat pertumbuhan bakteri plak gigi, yaitu Streptococcus mutans (Riza Setyawati dkk, 2009). Mekanisme kerja tannin sebagai antibakteri adalah dengan mendenaturasikan molekul-molekul protein dan asam nukleat bakteri. Denaturasi protein dan asam nukleat bakteri terjadi karena tanin membentuk senyawa kompleks dengan protein melalui ikatan hidrogen. Kondisi tersebut akan menyebabkan rusaknya sel bateri secara permanen dan selanjutnya menyebabkan kematian dari bakteri. Flavonoids bekerja dengan cara merusak dinding sel bakteri yang menyebabkan tegangan permukaan dinding sel bakteri menjadi turun, hal ini menyebabkan permeabilitas membran sel meningkat, sehingga tekanan di dalam membran sel juga meningkat, cairan di dalam sel keluar mengalami lisis. Kerusakan sel membran bakteri juga menyebabkan kerusakan struktur protein membran bakteri yang selanjutnya menyebabkan kematian bakteri secara permanen. C. RUMUSAN MASALAH 1. Apakah manfaat apel malang dalam bidang kesehatan gigi dan mulut dapat diaplikasikan dalam bentuk mouthwash? 2. Bagaimana cara pembuatan mouthwash dengan bahan tambahan apel malang? 3. Bagaimana cara pemasaran produk mouthwash apel malang? D. TUJUAN 1. Mengaplikasikan manfaat apel malang dalam bidang kesehatan gigi dan gusi dapat dirasakan dalam bentuk mouthwash. 2. Mengetahui cara pembuatan mouthwash dengan bahan tambahan apel malang. 3. Merancang pemasaran dan sosialisasi produk mouthwash apel malang. E. LUARAN YANG DIHARAPKAN Diharapkan produk mouthwash apel tersebut dapat terealisasi dengan baik dan berperan besar dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut manusia, mencegah terjadinya gingivitis, menjaga kesegaran mulut secara alami, dan dengan adanya bahan herbal berupa buah apel dapat mengimbangi bahan-bahan kimia yang terkandung dalam mouthwash, sehingga dapat mengurangi dampak buruk dari penggunaan mouthwash. F. KEGUNAAN 1. Memberikan inovasi baru apel malang (Mallus domestica) sebagai mouthwash yang bermanfaat untuk membersihkan dan menyegarkan mulut, sehingga dapat mencegah kerusakan gigi dan penyakit periodontal yang disebabkan saling menempelnya bakteri pembentuk plak. 2. Ikut serta dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut manusia. 3. Menciptakan lapangan kerja baru yang bermanfaat. G. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA Strategi Pemasaran Dengan maraknya penggunaan mouthwash saat ini di kalangan masyarakat sebagai cara tambahan dalam menjaga kesehatan dan kesegaran mulut,

menginspirasikan kami untuk mencari tahu apa saja kelebihan dan kekurangan dari mouthwash yang digunakan tersebut. Adanya kandungan alkohol yang cukup tinggi membuat kami berinisiatif untuk mencari bahan herbal yang mudah dicari dan dapat berfungsi mengganti fungsi dari alkohol tersebut. Alkohol bekerja sebagai agen 'pembawa' yang mengoptimalkan fungsi menthol, eucalyptol dan thymol untuk menembus lapisan luar gigi dan menyingkirkan plak. Kandungan antibakterinya berfungsi untuk mencegah bakteri penyebab plak. Setelah mencari beberapa referensi, ditemukan bahwa apel secara umum memiliki kandungan Tannin yang berfungsi membersihkan dan menyegarkan mulut, sehingga dapat mencegah kerusakan gigi dan penyakit periodontal yang disebabkan bakteri pembentuk plak. Penelitian terhadap tanin-fluorida terbukti memiliki efek jangka panjang berupa berkurangnya karies, dan efek jangka pendek, membantu untuk menjaga kesehatan gingiva (Anonim, 1997). Apel juga terbukti memiliki kandungan antibakteri berupa Flavonoids yang berfungsi mengurangi bakteremia, dari 22 individu ditemukan bahwa dapat mengurangi plak dan gingivitis, membunuh kuman secara signifikan, dan mengurangi bakteri yang memasuki aliran darah dari rongga mulut (Anonim, 2011). Oleh karena itu, kami terinspirasi untuk menggunakan apel, khususnya apel malang (Mallus domestica) sebagai bahan tambahan dalam mouthwash dan sebagai pengganti fungsi dari alkohol sebagai antibakteri herbal. 1. Segmentasi Pasar Segmentasi pasar adalah proses membagi keseluruhan pasar suatu produk atau jasa yang bersifat heterogen ke dalam beberapa segmen, dimana masingmasing segmennya bersifat homogen dalam segala aspek. Pada umumnya segmentasi pasar didasarkan pada faktor demografi, geografi, dan psikografi, perilaku, motivasi dan tipologi. Lokasi pemasaran mouthwash ANTIQUE meliputi apotek-apotek di Surabaya pada khususnya dan kota-kota lainnya pada umumnya, di daerah kampus Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga pada khususnya dan kampus-kampus lainnya baik di Universitas Airlangga maupun di luar Universitas Airlangga pada umumnya. Pemasaran juga dilakukan di perkantoran Surabaya, dental product supplier, klinik-klinik dokter gigi, dan secara person to person (bisnis dari mulut ke mulut), serta melalui dunia maya (internet) seperti facebook, dan blog. 2. Target Pasar Menentukan target pasar adalah melakukan tindakan evaluasi dan seleksi satu atau lebih segmen pasar yang hendak dimasuki. Terdapat beberapa dasar dalam menentukan target pasar, yaitu kelompok mana yang dapat menginduksi kelompok lain untuk ikut membeli dan atau berapa besar yang hendak ditargetkan. Konsumen sasaran produk mouthwash ANTIQUE adalah seluruh kalangan masyarakat. Sasaran utama pasar adalah para pengunjung apotek, mahasiswa, dan masyarakat dewasa lainnya, baik pegawai kantor, guru, dosen, ibu rumah tangga, dll. Kebanyakan mahasiswa juga mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi terhadap produk baru yang bermanfaat.

Produk ini merupakan solusi bagi masyarakat dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut, serta menjaga kesegaran mulut secara alami. 3. Posisi Produk Penempatan posisi produk adalah tindakan merancang produk dan bauran pemasaran agar dapat tercipta kesan tertentu di benak konsumen. Menentukan posisi produk dapat dilakukan berdasarkan beberapa cara, yaitu memposisikan pada atribut produk spesifik, memposisikan pada manfaat yang diberikan, memposisikan menurut peristiwa penggunaan dan juga memposisikan produk langsung dibandingkan dengan pesaing (Irawan H, 2002). Saat ini masyarakat mulai menggemari produk-produk mouthwash, dapat dibuktikan dengan maraknya berbagai macam inovasi mouthwash yang semakin lama mengalami perbaikan. Namun, tak dapat dipungkiri pula bahwa setiap produk pasti memiliki efek samping tersendiri. Seperti adanya kandungan alkohol yang cukup tinggi pada beberapa produk mouthwash yang dapat menyebabkan kekeringan mulut dan menurunkan produksi mucus serta kandungan Chlorehexidine yang juga dapat menyebabkan efek merugikan. Produk mouthwash ANTIQUE bermanfaat untuk meningkatan kesehatan gigi dan mulut manusia, serta menjaga kesegaran alami mulut. Dengan bahan herbal dari apel malang (Mallus domesticus) yang memiliki kandungan Tannin dan antibakteri Flavonoids nya dapat mengganti peran alkohol sebagai antibakteri. mouthwash ANTIQUE dijual dengan kemasan yang sederhana dan menarik serta dijual di daerah yang mudah dijangkau masyarakat, dengan harapan masyarakat tertarik dan memiliki rasa ingin tahu serta ingin mencoba produk yang kami buat sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya. 4. Taktik Pemasaran Secara komprehensif, dalam memasuki suatu pasar kita harus melihat empat hal, yaitu market size, market growth, competitive setting, dan competitive advantage. Pada prinsipnya taktik pemasaran ini meliputi 4 komponen yang harus diperhatikan, yaitu: place (tempat), product (produk), price (harga), dan promotion (promosi). Keempat komponen tersebut harus saling mendukung dan tidak pernah terpisah satu sama lain, oleh karenanya taktik ini sering disebut dengan marketing mix (bauran pemasaran) (Kartajaya H, 2006). Pada awal pemasaran, penulis melakukan peluncuran produk mouthwash ANTIQUE di kantin kampus fkg Unair dan ke pemukiman penduduk sekitar serta memberikan sampel dalam kemasan kecil yang dibagikan secara gratis untuk memperkenalkan produk ini pada masyarakat. Selain itu, produk ini juga didistribusikan mini market dan toko-toko di sekitar pemukiman penduduk area Surabaya serta melalui internet (blog). Kami mempunyai beberapa unggulan dari usaha memproduksi mouthwash ANTIQUE, diantaranya: 1) Inovasi Hasil riset yang ditampilkan dalam Harvard Business Review, Januari 1997, menunjukkan bahwa inovasi bukan soal canggih-tidaknya,

melainkan sejauh mana inovasi itu bernilai dan memberikan manfaat bagi konsumen (Kartajaya H, 2006). Inovasi seharusnya dimulai dengan mengidentifikasi dan memahami hal-hal yang memang berpengaruh bagi konsumen dalam menentukan pembelian suatu produk. Berdasarkan observasi yang penulis lakukan, di pasaran masih jarang mouthwash yang memiliki kandungan alami seperti apel yang dijual bebas, jadi produk mouthwash ANTIQUE ini tergolong unik. Bahkan dalam produk ini, juga terdapat segi positifnya disamping dapat melindungi gigi serta menjaga kebersihan dan kesegaran mulut, yaitu mengandung bahan alami yang tentunya bebas dari bahan kimia yang berbahaya serta berdampak negatif bagi tubuh. 2) Daya Saing Produk mouthwash ini mempunyai banyak unggulan sebagai kekuatan dalam bersaing di pasar. Adapun kelebihannya antara lain : a. Khasiat : mouthwash yang berbahan dasar alami dari apel malang ini dapat menjaga kesehatan dan kesegaran mulut. Kandungan tannin dalam apel dapat berfungsi untuk mencegah tumbuhnya plak gigi, sehingga jika dipakai secara teratur dapat menghasilkan gigi yang sehat dan segar serta bebas plak. b. Harga : cukup terjangkau oleh masyarakat kelas menengah dan jika dilihat dari efeknya pada kesehatan gigi serta tubuh manusia akan lebih ekonomis. c. Kemasan : dikemas dalam botol berbentuk gigi dengan kepala apel yang berwarna cukup atraktif sehingga menarik minat pembeli dari semua kalangan. d. Peluang : alternatif mouthwash berbahan dasar apel ini dapat menjadi alternatif mouthwash yang lebih sehat bagi semua kalangan yang dapat menggantikan mouthwash biasa yang berkadar alkohol serta bahan kimia yang tinggi. H. METODE PELAKSANAAN Ada pun tahapan dalam menjalankan usaha, adalah sebagai berikut: 1. Analisis Kebutuhan Dalam kegiatan ini banyak sekali faktor yang berpengaruh yang sifatnya dapat mendukung maupun dapat menghambat dalam pelaksanaan kegiatan ini. Faktor-faktor yang dapat dikategorikan sebagai faktor penghambat adalah faktor -faktor yang memunculkan masalah atau hambatan antara lain tentang sudah maraknya produk mouthwash dipasaran, sedangkan faktor pendukungnya adalah ketersediaannya bahan baku yang banyak, dan adanya piranti-piranti pendukung antara lain alatalat produksi maupun dari segi sumber daya manusianya. 2. Perancangan dan Pelaksanaan Kegiatan Adapun rencana dan rancangan dari kegiatan ususlan proposal PKM-K ini adalah meliputi : a. Bahan baku dan Lokasi Usaha Rencana persiapan awal meliputi persiapan bahan baku dan peralatan, serta kemasan tentang perlakuan pembuatan produk

mouthwash apel tersebut, semua yang dibutuhkan tercantum dalam rincian biaya. Sebelum membuat produk, terlebih dahulu kami akan mensurvey harga bahan-bahan yang akan dibutuhkan dalam memproduksi produk. Bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain untuk membuat produk dan kemasan, kami akan mensurvey harga, ketersediaan bahan. Kami juga akan mencari lokasi usaha mana yang sekirannya sangat srtategis bagi pemasaran. b. Karyawan dan Tenagan Ahli Perlakuan pra pengolahan dan pembuatan produk mouthwash berbahan dasar apel oleh mahasiswa sebelum rencana proposal dikonsultasikan terlebih dahulu kepada pihak yang lebih berkompeten seperti apoteker. c. Persiapan akhir Setelah semua persiapan dilaksanakan dengan baik, dilanjutkan dengan melakukan penyuluhan tentang judul proposal ke masyarakat dan terjun langsung ke lokasi lapangan untuk memberikan informasi tentang peluang dari judul proposal. 3. Tahap Produksi Setelah melakukan survey bahan-bahan, selanjutnya kami akan memulai untuk memproduksi, dalam proses ini yang akan dilakukan adalah : a) Menentukan konsentrasi ekstrak apel yang tepat untuk dijadikan mouthwash b) Membuat mouthwash apel c) Membuat desain label yang menarik untuk mouthwash d) Pencetakan label e) Packing produk f) Pemeriksaan kualitas produk g) Perhitungan harga jual h) Distribusi dan pemasaran sesuai survey kebutuhan pasar 4. Pelaksanaan Pemasaran Setelah produk mouthwash apel berhasil diproduksi dan dikemas menarik maka diperlukan metode untuk memasarkannya agar diperoleh hasil yang memuaskan bagi masyarakat. Banyak sekali cara yang dapat ditempuh dalam rangka memasarkan produk diantaranya dengan mempromosikan produk melalui selebaran atau dengan menitipkan produk diapotek-apotek dengan tujuan memperkenalkan produk mouthwash apel ini. Cara baru yang sekarang sedang marak digunakan adalah memasarkan produk dengan media internet yaitu melalui website, facebook atau blog. 5. Pengamatan Pemasaran dan Evaluasi Pemasaran Setelah beberapa cara atau metode pemasaran dilakukan kemudian diperlukan aktifitas pengamatan terhadap metode tersebut dengan harapan dapat ditemukannya metode yang lebih tepat dalam proses pemasarannya dan juga agar dapat diketahui peluang peluang baru yang dapat di akses sehingga didapatkan hasil yang sangat memuaskan dari proses pemasaran ini. Evaluasi dapat dilakukan dengan tujuan untuk mencari kelebihan dan

kelemahan metode pemasaran yang dipakai dan untuk mengetahui apakah produk mouthwash apel ini pemasarannya mengalami kemajuan atau mengalamai kemunduran dan hal ini dapat dilihat dari jumlah produk yang terjual dipasaran, sehingga rencana judul proposal dapat tercapai dengan baik dan dapat berkembang dan memberikan manfaat dan keuntungan baik itu bagi masyarakat serta mahasiswa pengusul dari rencana proposal ini. Bagan Alur Pelaksanaan Program Mencari Literatur Survey Harga Bahan Produk Mendesain Produk dan Kemasan Membuat Produk Packing Produk Evaluasi Hasil Produksi Distribusi dan Pemasaran Perhitungan Harga Jual Pemeriksaan Kualitas produk

I. JADWAL KEGIATAN No 1 2 3 4 Agenda Penyediaan bahan dan pembuatan produk (Konsultasi pihak farmasi) Launching dan promosi (Apotek, Kampus, Internet) Penjualan (Apotek, Kampus, Internet) Evaluasi 1 2 Bulan 3 4 5

5 Pelaporan J. RANCANGAN BIAYA

NERACA ANTIQUE AKTIVA (LANCAR) 1 . Kas Total Rp Rp 3.097.000 3.097.000 Modal DIKTI Total

PASSIVA Rp Rp 3.097.000 3.097.000

BIAYA TETAP PROSES PRODUKSI No. Kebutuhan Rincian Harga Total 1. Biaya Transportasi 5 bln x Rp 30.000 Rp 150.000 2. Biaya Proposal 5 bh x Rp. 10.000 Rp. 50.000 3. Biaya Komunikasi 5 bln x Rp 50.000 Rp 250.000 Total Biaya Tetap Rp 450.000 BIAYA VARIABEL PROSES PRODUKSI No. Kebutuhan Rincian Harga Total 1. Wadah Mouthwash 200 bh x Rp 8.000 Rp 1.600.000 Apel Malang Rome 2. 067 % 15 kg x Rp 15.000 Rp 225.000 Castor oil 0,06 % / 100 3. ml 0,5 ltr x Rp 70.000 Rp 35.000 Flavour menthol 0,04 4. gr / 100 ml 0,25 kg x Rp 60.000 Rp 15.000 Natrium benzoate 29 Rp 75.000 5. mg / 1 kg 5 kg x Rp. 12.500 Metil salisilat 0,05 % / 6. 100 ml 0,5 ltr x Rp. 20.000 Rp. 10.000 Natrium saccharin 7. 0,008% / 100 ml 0,25 kg x Rp. 25.000 Rp. 7.000 8. Aquades 38 ltr x Rp. 5000 Rp. 190.000 9. Hydro glycerol 0,125 ltr x Rp. 20.000 Rp. 25.000 10. Kemasan 150 x Rp 2.000 Rp 300.000 11. Katalog produk 5 buah x Rp 25.000 Rp 125.000 12. Brosur/ pamphlet 1 rim x Rp 40.000 Rp 40.000 Total Biaya Variabel Rp 2.647.000

Total Biaya Produksi (Tetap + Variabel)

Rp

3.097.000

Harga jual per unit = (Total biaya produksi + 30% laba) / 200 = (Rp 3.097.000 + Rp 929.100 )/ 200 = Rp 20.130 = Rp 21.000 (pembulatan)

PERHITUNGAN PENJUALAN

Asumsi perhitungan Produksi mouthwash Penjualan mouthwash Harga jual mouthwash Total penjualan Proses Produksi 1. Biaya Tetap a. Biaya transportasi b. Biaya proposal c. Biaya komunikasi Total biaya tetap

BULAN 1 50 0

BULAN 2 40 80 Rp 21.000 Rp1.680.000

BULAN 3 40 45 Rp 21.000 Rp1.350.000

BULAN 4 BULAN 5 35 35 40 35 10 Rp 21.000 Rp 21.000 Rp840.000 Rp 735.000

Rp Rp Rp Rp

30.000 10.000 50.000 90.000

Rp 30.000 Rp 10.000 Rp 50.000 Rp 90.000

Rp30.000 Rp10.000 Rp50.000 Rp90.000

Rp 30.000 Rp 10.000 Rp 50.000 Rp 90.000

Rp Rp Rp Rp

30.000 10.000 50.000 90.000

2. Biaya a. Wadah Variabel Mouthwash b. Apel Malang Rome 067 % c. Costor oil 0,06 % / btl d. Flavour menthol 0,04% / 100 ml e. Natrium benzoate 29 mg / 1 kg f. Metil salisilat 0,05 % / 100ml g. Natrium saccharin 0,008% / 100ml h. Aquades i. Hydro glicerol j. Kemasan k. Katalog produk l. Brosur/ pamflet Total biaya variabel pada produksi 90 buah Rugi Laba Produksi mouthwash Penjualan mouthwash Harga jual mouthwash Total penjualan Proses Produksi

Rp1.600.000

Rp 225.000 Rp35.000

Rp 15.000 Rp75.000 Rp10.000

Rp 7.000 Rp190.000 Rp.25.000 Rp300.000 Rp125.000 Rp 40.000 Rp2.647.000 Rp1.770.000 BULAN 2 40 80 Rp 21.000 Rp1.680.000 Rp 1.770.000 Rp1.770.000 BULAN 3 BULAN 4 40 35 45 40 Rp 21.000 Rp 21.000 Rp1.350.000 Rp840.000 Rp1.770.000 BULAN 5 35 35 Rp 21.000 Rp 735.000

BULAN 1 50 0

11

LAMPIRAN
1)

Biodata Ketua Kelompok : Anis Sakinah : 021111065 : Gresik, 2 Maret 1993 : Perempuan : Islam : Jl. Dr. Wahidin SH 126 Gresik : JL. Karangmenjangan 19 Surabaya : 085732729122 : Kedokteran Gigi / Pend. Dokter Gigi Ketua Pelaksana Anis Sakinah

Nama NIM Tempat/Tgl Lahir Jenis Kelamin Agama Alamat Asal Alamat Surabaya Telepon Fakultas /Prodi

2) Biodata Anggota Kelompok


a.

Nama Mahardhika E.F. NIM Tempat/Tgl Lahir Jenis Kelamin Agama Alamat Asal Alamat Surabaya Telepon Fakultas /Prodi

Prasiddha

: 020911056 : Malang, 29 Juni 1991 : Laki-laki : Islam : Tegalgondo 86 Malang : Deltasari Indah AQ 23 Waru Sidoarjo : 085649733411 : Kedokteran Gigi / Pend. Dokter Gigi Anggota Pelaksana Prasiddha Mahardhika E.F.

12

b.

Nama S. NIM Tempat/Tgl Lahir Jenis Kelamin Agama Alamat Asal Alamat Surabaya Telepon Fakultas /Prodi

: Nadia Liliani

: 021111003 : Semarang, 10 Oktober 1993 : Perempuan : Katolik : Jl. Muaramas Raya B.1 Semarang : Jl. Dharmahusada 3/15 Surabaya : 08995555497 : Kedokteran Gigi / Pend. Dokter Gigi Anggota Pelaksana Nadia Liliani

c. Nama NIM Tempat/Tgl Lahir Jenis Kelamin Agama Alamat Asal Alamat Surabaya Telepon Fakultas /Prodi

: Ririh Setyo K : 021111022 : Dili (Timor Timur), 1 Juli 1993 : Perempuan : Islam : Caruban Kec Mejayan Kab. Madiun Jawa Timur : Jl. Kedung Sroko gang buntu no. 14 : 085736293109 : Kedokteran Gigi / Pend. Dokter Gigi Anggota Pelaksana Ririh Setyo K.

e. Nama NIM Tempat/Tgl Lahir Jenis Kelamin Agama Alamat Asal Alamat Surabaya Telepon Fakultas /Prodi

: Annisa Fardhani : 021111026 : Surabaya, 22 Oktober 1993 : Perempuan : Islam : Jl. Simorejo no 96 Surabaya : Jl. Simorejo no 96 Surabaya : 0315465615 : Kedokteran Gigi / Pend. Dokter Gigi Anggota Pelaksana Annisa Fardhani

13

14

3) Biodata Dosen Pendamping Nama Lengkap : Wisnu Setyari J., drg M.Kes Tempat, tanggal lahir : Malang, 10 Juli 1957 Jenis kelamin/Agama : Perempuan / Islam Jurusan / Fakultas : Biologi Oral Pangkat/Gol./NIP : Penata tingkat I/ Gol III D/ 195707101986012001 Jabt. fungsional : Lektor Kesatuan/Perguruan Tinggi : Universitas Airlangga Alamat Kantor : Jl. Prof. Dr. Moestopo 47 Surabaya Alamat Rumah : Jl. Blitar 14 A Malang Riwayat Pendidikan : Macam Tempat Pendidikan Tahun Lulus Bidang Gelar Fak. Kedokteran S1 1982 drg Gigi UA S2 Pasca Unair 1997 Dosen Pembimbing M. Kes

No. 1. 2.

Wisnu Setyari J., drg. M.Kes

15

4) Desain Wadah Mouthwash