Anda di halaman 1dari 9

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini ilmu pengetahuan dan teknologi sangat berkembang.

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut secara pesat, maka berkembang pula sumber daya manusia yang kompeten. Hal tersebut ditandai dengan semakin tingginya tingkat pendidikan masyarakat dan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. Kesehatan merupakan hal yang paling mendasar dalam kehidupan manusia. Kesehatan menjadi kebutuhan yang utama dan sangat vital dalam kehidupan manusia. Tanpa adanya kesehatan, manusia tidak bisa melakukan apapun dan menikmati kehidupan mereka. Makanan yang enak pun menjadi terasa hambar jika kita dalam keadaan kurang atau tidak sehat. Oleh karena itu, perlu dilakukan perawatan dan pemeliharaan kesehatan tubuh manusia. Dalam upaya perawatan dan pemeliharaan kesehatan, banyak cara yang dapat dilakukan oleh manusia. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan, kebugaran, dan keseimbangan tubuh manusia yaitu melakukan olahraga secara rutin dan menjaga pola makan yang teratur. Selain melakukan perawatan dan pemeliharaan kesehatan perlu juga dilakukan pemeriksaan kondisi tubuh manusia secara rutin untuk memastikan kondisi mereka sehat atau tidak. Pemeriksaan tersebut dapat dilakukan dengan cara mengukur tekanan darah, mengukur napas, mengukur nadi, dan mengukur suhu tubuh. Maka dari itu di dalam makalah ini akan dijabarkan berbagai hal mengenai pengukuran suhu. Hal-hal yang berkenaan dengan cara mengukur suhu dengan benar , sesuai prosedur yang berlaku beserta alat-alat yang digunakan di dalam pengukuran.

1.2 Rumusan Masalah a. Apa yang dimaksud dengan pengukuran suhu? b. Apa saja alat-alat yang diperlukan untuk mengukur suhu tubuh? c. Bagaimana prosedur yang digunakan untuk mengukur suhu tubuh? 1.3 Tujuan Penulisan a. Untuk mengetahui pengertian pengukuran suhu tubuh. b. Untuk mengetahui alat-alat yang diperlukan untuk mengukur suhu tubuh. c. Untuk mengetahui prosedur yang digunakan untuk mengukur suhu tubuh.

BAB II PEMBAHASAN
2.1 Definisi Pengukuran Suhu Pengukuran merupakan suatu proses atau kegiatan untuk menentukan kuantitas sesuatu yang bersifat numerik. Suhu adalah besaran yang menyatakan derajat panas dingin suatu benda dan alat yang digunakan untuk mengukur suhu adalah termometer. Jadi pengukuran suhu adalah suatu proses atau kegiatan untuk menentukan kuantitas dengan menggunakan angka yang dinyatakan dalam derajat panas dingin suatu benda dengan alat berupa termometer Pengukuran suhu dibagi menjadi 3 yaitu: 1. Pengukuran suhu oral Mengukur suhu badan dengan menggunakan termometer yang ditempatkan di mulut untuk mengetahui suhu klien agar dapat menentukan tindakan dan diagnosa. 2. Pengukuran suhu rectal Mengukur suhu badan dengan menggunakan termometer yang ditempatkan di rectal untuk mengetahui suhu badan klien sehingga dapat menentukan tindakan dan membantu menegakkan diagnose. 3. Pengukuran suhu aksila Mengukur suhu badan dengan menggunakan termometer yang ditempatkan di ketiak atau aksila untuk mengetahui suhu badan klien sehingga dapat menentukan tindakan dan membantu menentukan diagnosa.

2.2 Mengukur Suhu Oral


a. Definisi

Mengukur suhu badan dengan menggunakan termometer yang ditempatkan di mulut. b. Tujuan

Mengetahui suhu klien untuk menentukan tindakan dan diagnosa. c. Persiapan Alat dan Bahan 1. Termometer air raksa atau termometer elektrik 2. Larutan sabun, desinfektan, air bersih dalam tempatnya 3. Sarung tangan 4. Tissue 5. Bengkok 6. Buku catatan dan alat tulis d. Prosedur 1. 2. 3. 4. 5. Menjelaskan pada klien tentang tindakan yang akan dilakukan Mendekatkan alat ke samping klien Mencuci tangan dan memakai sarung tangan Menempatkan termometer di bawah lidah klien dalam kantung sub lingual lateral tengah rahang bawah Meminta klien menahan termometer dengan bibir terkatup dan hindari penggigitan.Bila klien tidak mampu menahan termometer dalam mulut, maka pegangi termometer. 6. Membiarkan termometer di tempat tersebut : (1) Termometer air raksa : 2-3 menit (2) Termometer digital : sampai sinyal terdengar 7. 8. 9. Mengeluarkan termometer dengan hati-hati Mengelap termometer memakai tissue dengan gerakan memutar dari atas ke arah reservoir, kemudian buang tissue ke dalam bengkok Membaca air raksa atau digitnya 10. Menurunkan tingkat air raksa/mengembalikan termometer digital ke skala awal 4

11. Mengembalikan termometer pada tempatnya 12. Melepas sarung tangan dan mencuci tangan 13. Mendokumentasikan hasil tindakan

2.3 Mengukur Suhu Rectal a. Definisi Mengukur suhu badan dengan menggunakan termometer yang ditempatkan di rectal. b. Tujuan Mengetahui suhu badan klien untuk menentukan tindakan dan membantu menegakkan diagnosa.
c. Persiapan Alat dan Bahan 1.

Termometer air raksa/termometer elektrik Larutan sabun, desinfektan, air bersih dalam tempatnya Vaselin/pelumas larut air Sarung tangan Tissue Bengkok Buku catatan dan alat tulis

2. 3. 4. 5. 6. 7.
d. Prosedur

1. 2. 3. 4. 5.

Menjelaskan pada klien tentang tindakan yang akan dilakukan Mendekatkan alat ke samping klien Mencuci tangan dan memakai sarung tangan Memasang tirai atau menutup gorden/pintu ruangan Membuka pakaian bagian bawah
5

6.

Mengatur posisi klien (1) Dewasa : posisis sim atau miring dan kaki sebelah atas tekuk ke arah perut (2) Bayi atau anak : tengkurap atau terlentang

7. 8.

Melumasi ujung termometer dengan vaselin sekitar 2,5-3,5 cm Membuka anus dengan menaikkan bokong atas dengan tangan

untuk orang dewasa dan 1,2-2,5 cm untuk bayi atau anak-anak. kiri (untuk orang dewasa). Bila bayi tengkurap di tempat tidur, regangkan kedua bokong dengan jari-jari. 9. Minta klien menarik nafas dalam dan masukkan termometer secara perlahan ke dalam anus sekitar 3,5cm pada orang dewasa dan pada bayi 1,2-2,5 cm
10.

Memegang termometer di tempatnya selama 2-3 menit (orang Mengeluarkan termometer dengan hati-hati. Mengelap termometer memakai tissue dengan gerakan memutar Membaca air raksa atau digitnya Mengelap area anal untuk membersihkan pelumas atau feses Membersihkan termometer air raksa Menurunkan tingkat air raksa atau mengembalikan termometer Mengembalikan termometer pada tempatnya Melepas sarung tangan dan mencuci tangan Mendokumentasikan hasil tindakan

dewasa) dan 5 menit (untuk anak-anak).


11. 12.

dari atas ke arah reservoir, kemudian buang tisu ke dalam bengkok


13. 14.

dan merapikan klien.


15. 16.

digital ke skala awal


17. 18.

19.

2.4 Mengukur Suhu Aksila a. Definisi Mengukur suhu badan dengan menggunakan termometer yang ditempatkan di ketiak atau aksila.
6

b. Tujuan Mengetahui suhu badan klien untuk menentukan tindakan dan membantu menentukan diagnosa.
c. Persiapan alat dan bahan

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Termometer air raksa atau termometer elektrik siap pakai Larutan sabun, desinfektan, air bersih dalam tempatnya Sarung tangan Tissue Bengkok Buku catatan dan alat tulis

d. Prosedur

1. 2. 3. 4. 5.
6.

Menjelaskan pada klien tentang tindakan yang akan dilakukan Mendekatkan alat ke samping klien Mencuci tangan dan memakai sarung tangan Memasang tirai atau menutup gorden atau pintu ruangan Membantu klien untuk duduk atau posisi berbaring terlentang. Menempatkan termometer ke tengah ketiak, turunkan lengan, Membiarkan termometer ditempat tersebut :

Buka pakaian pada lengan klien. dan silangkan lengan bawah klien
7.

(1) Termometer air raksa : 5-10 menit (2) Termometer digital : sampai sinyal terdengar
8. 9.

Mngeluarkan termometer dengan hati-hati Mengelap termometer memakai tissue dengan gerakan memutar

dari atas ke arah reservoir, kemudian buang tisu di bengkok


7

10.

Membaca air raksa atau digitnya Membantu klien merapikan bajunya Menurunkan tingkat air raksa/mengembalikan termometer Mengembalikan termometer pada tempatnya Melepas sarung tangan dan mencuci tangan Mendokumentasikan hasil tindakan

11. 12. 13. 14. 15.

digital ke skala awal

BAB III PENUTUP


3.1 Kesimpulan Pengukuran suhu adalah suatu proses atau kegiatan untuk menentukan kuantitas dengan menggunakan angka yang dinyatakan dalam derajat panas dingin suatu benda dengan alat berupa termometer. Pengukuran suhu dibagi menjadi 3 yaitu: 1. Pengukuran suhu oral Mengukur suhu badan dengan menggunakan termometer yang ditempatkan di mulut untuk mengetahui suhu klien agar dapat menentukan tindakan dan diagnose 2. Pengukuran suhu rectal Mengukur suhu badan dengan menggunakan termometer yang ditempatkan di rectal untuk mengetahui suhu badan klien sehingga dapat menentukan tindakan dan membantu menegakkan diagnosa 3. Pengukuran suhu aksila
8

Mengukur suhu badan dengan menggunakan termometer yang ditempatkan di ketiak atau aksila untuk mengetahui suhu badan klien sehingga dapat menentukan tindakan dan membantu menentukan diagnosa