Anda di halaman 1dari 11

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Manusia memetabolisme zat gizi seperti karbohidrat, protein, dan lemak untuk menghasilkan energi. Energi dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi tubuh seperti bernapas, untuk menjaga detak jantung, menjaga suhu tubuh dan semua fungsi lainnya yang membuat tubuh bertahan hidup. Energi juga digunakan untuk beraktivitas fisik, pertumbuhan, perkembangan dan perbaikan jaringan. Energi dapat diukur baik dalam joule atau kalori. Satu joule (1 J) dapat didefinisikan sebagai energi yang digunakan ketika 1 kilogram (kg) benda dipindahkan 1 meter (m) oleh gaya 1 newton (N). Kkalori (kal) dapat didefinisikan sebagai energi yang dibutuhkan untuk meningkatkan suhu 1 gram air dari 14,5 ke 15.5C. Dalam prakteknya, kedua unit digunakan hanya sebagai unit yang berbeda untuk mengukur cairan, misalnya gelas, liter. Satu kalori setara dengan 4,184 joule. Orang menggunakan energi dalam jumlah besar sehingga ahli gizi menggunakan unit yang lebih besar, yang disebut kilojoule. Kebutuhan energi seseorang menurut FAO/WHO (1985) adalah konsumsi energi berasal dari makanan yang diperlukan untuk menutupi pengeluaran energi seseorang bila ia mempunyai ukuran dan komposisi tubuh dengan tingkat aktivitas yang sesuai dengan kesehatan jangka panjang, dan yang memungkinkan pemeliharaan aktivitas fisik yang dibutuhkan secara sosial ekonomi. Kebutuhan

energi seseorang sehari ditaksir dari kebutuhan energi untuk komponen-komponen seperti angka metabolisme dasar (BMR), aktifitas fisik dan pengaruh dinamik khusus makanan (SDA). Ketiga komponen ini berbeda untuk tiap orang menurut umur, jenis kelamin, ukuran tubuh, tingkat kesehatan dan faktor lain. Berdasarkan hal tersebut maka disusunlah makalah ini dengan judul pengeluaran energi selama 2 hari. 1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Umum Menghitung banyaknya energi yang dilkeluarkan selama 2 hari. 1.2.2 Tujuan Khusus a. b. c. 1.3 Manfaat 1.3.1 Pribadi Menambah pemahaman yang lebih baik tentang topik yang telah disusun 1.3.2 Masyarakat Membantu meningkatkan pengetahuan bagi mahasiswa di bidang kesehatan khususnya mengenai energi. Mengetahui energi yang berasal dari asupan makanan. Menghitung energi yang dibutuhkan untuk individu. Menghitung energi yang dikeluarkan melalui aktivitas fisik sehari.

Arie Krisnasary

BP 1021212033

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2. 1 Pendahuluan 1. Total Kebutuhan Energi Perhitungan total kebutuhan energi dapat diperoleh dari berbagai cara (rumus/persamaan), namun yang paling sering digunakan adalah rumus perhitungan basal metabolic rate (BMR) Harris Benedict ditambah faktor aktivitas dan TEF. Energi expenditure adalah energi yang digunakan untuk menyangga kebutuhan metabolis basal tubuh (60-65%) plus energi yang digunakan untuk thermogenesis, pertumbuhan, dan aktivitas fisik.

Gambar 2.1 Thermodynamic perspective of energy expenditure


Arie Krisnasary BP 1021212033

2. BMR (Basal Metabolic Rate) Jumlah energi yang dikeluarkan untuk aktivitas vital tubuh pada waktu istirahat. Energi tersebut dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi vital tubuh seperti denyut jantung, bernafas, pemeliharaan tonus otot, pengaturan suhu tubuh, metabolisme makanan, sekresi enzim, sekresi hormon, transmisi elektrik pada otot dan lain-lain. Pengukuran metabolisme basal dilakukan dalam ruangan bersuhu nyaman setelah puasa 12 sampai 14 jam. Kurang lebih dua pertiga energi yang dikeluarkan seseorang sehari digunakan untuk aktivitas metabolisme basal tubuh. 3. Aktivitas Fisik Aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang meningkatkan pengeluaran tenaga dan energi sehingga menyebabkan pembakaran energi. Energi yang diperlukan untuk aktivitas fisik bervariasi menurut tingkat intensitas dan lama melakukan aktivitas fisik, makin berat dan makin lama aktivitas fisik, makin tinggi energi yang diperlukan. Derajat kegiatan fisik dihitung dengan menggunakan metoda faktorial.

Arie Krisnasary

BP 1021212033

Tabel 2.1 Approximate Energy Expenditure For Levels Of Activity Expressed As Multiples Of Resting Energy Expenditure (REE)
ACTIVITY CATEGORY ENERGY AS MULTIPLE OF REE KCAL/MIN

Resting Sleeping, Reclining Very light Seated and standing activities, painting, trades, driving, laboratory work, typing, sewing, ironing, cooking, playing cards, playing a musical instrument Light Walking on a level surface at 2.5 to 3 mph, garage work, electrical trades, carpentry. restaurant trades, house cleaning, child care, golf, sailing, table tennis Moderate Walking 3.5 to 4 mph. weeding and hoeing, carrying a load. cycling, skiing, tennis. dancing

REE x 1.0 REE x 1.5

1-1.2 Up to 2.5

REE x 2.5

2.5-4.9

REE x 5.0

5.0-7.4

Heavy REE x 7.0 7.5-12.0 Walking with load uphill, tree felling, heavy manual digging, basketball, climbing, football, soccer (From Food and Nutrition Board, National Research Council, National Academy of Sciences. Recomended Dietary Allowances, l0th ed. Washington, DC: National Academy Press. 1989. p. 27)

4. TEF/ SDA Efek Termis makanan (TEF) adalah kenaikan pengeluaran energi di atas tingkat metabolisme istirahat karena pengolahan makanan untuk penyimpanan dan penggunaan. Istilah lain yang biasa digunakan adalah

Arie Krisnasary

BP 1021212033

specific dynamic action (SDA). SDA ini bergantung pada jumlah energi yang dikonsumsi, yaitu kurang lebih 10% kebutuhan energi untuk metabolisme basal dan aktifitas fisik. Pengaruh termis makanan sering diabaikan karena kontribusinya terhadap penggunaan energi lebih kecil daripada kemungkinan kesalahan yang dibuat dalam menaksir konsumsi dan pengeluaran energi secara keseluruhan.

2.1 Perhitungan 1. Kebutuhan Energi Total TEE = BMR + Faktor aktivitas + SDA/TEF Rumus Harris Benedict
BMR = 655 + ( 9.6 x BB kg ) + ( 1.8 x TBcm ) - ( 4.7 x Usia th)

Faktor Aktivitas
Little to no exercise Light exercise (1-3 days per week) Daily calories needed = BMR x 1.2 Daily calories needed= BMR x 1.375

Moderate exercise (3-5 days per week) Daily calories needed= BMR x 1.55 Heavy exercise (6-7 days per week) Very heavy exercise (twice per day, extra heavy workouts) Daily calories needed= BMR x 1.9 Daily calories needed= BMR x 1.725

Diketahui : BB = 45 Kg TB = 155 cm Usia = 29 tahun

BMR = 655 + ( 9.6 x BB kg ) + ( 1.8 x TBcm ) - ( 4.7 x Usia th)

= 655 + (9,6 x 45) + (1,8 x 155) (4,7 x 29) = 1229,7 kkal

= 1229,7

Arie Krisnasary

BP 1021212033

Faktor aktivitasnya adalah sedang = 1,55 x BMR TEF = 10% x 1906,035 TEE = 2096,63 kkal

= 1906,035 = 190,60

2. Masukan/ sumber energi dari makanan yang dimakan Perhitungan energi dari makanan dihitung dengan cara mengkonversikan semua makanan yang dimakan mulai dari bangun tidur sampai dengan tidur kembali ke dalam energi dengan menggunakan Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM) atau bisa diolah dengan software Menu disc. Hari Pertama : Pagi : Nasi Goreng 1 porsi (100 gr) 497,3 kalori Susu Coklat 1 gelas 169 kalori Siang : Nasi Putih 1 porsi (100 gr) 175 kalori Rendang 1 potong (50 gr) 185 kalori Urap 1 porsi (75 gr) 129 kalori Jus Melon 1 porsi 110 kalori Sore : Kue Talam 1 porsi (100 gr) 150 kalori

Malam : Nasi putih 1 porsi (100gr) 175 kalori Ayam goreng tepung 1 porsi (50gr) 155 kalori Tumis Kankung 1 porsi (75 gr) 65 kalori Susu Coklat 1 gelas 169 kalori Total kalori yang diperoleh dari asupan makanan = 1979,3 kkal

Arie Krisnasary

BP 1021212033

Hari kedua : Pagi : Nasi putih 1 porsi (100 gr) 175 kalori Dendeng 1 potong (50 gr) 165 kalori Sayur sup 1 porsi (75 gr) 95 kalori Susu Coklat 1 gelas 169 kalori Siang : Nasi Putih 1 porsi (100 gr) 175 kalori Dendeng 1 potong (50 gr) 165 kalori Sayur sup 1 porsi (75 gr) 95 kalori Jus Apel 1 porsi 120 kalori Sore : Bolu kukus 1 porsi (100 gr) 70 kalori

Malam : Nasi uduk 1 porsi (100gr) 205 kalori Ayam goreng 1 porsi (50gr) 120 kalori Hati ampela goreng 1 porsi (100gr) 145 kalori Tahu goreng 1 porsi (50 gr) 98 kalori Lalapan 1 porsi (75 gr) 50 kalori Susu Coklat 1 gelas 169 kalori Total kalori yang diperoleh dari asupan makanan = 2016 kkal 3. Pengeluaran Energi dari aktifitas yang dilakukan sehari-hari Perhitungan energi yang dikeluarkan untuk beraktivitas adalah dengan mencocokkan jenis aktivitas pada tabel 2.1 kemudian dikali dengan angka yang terdapat pada tabel. Hari pertama : Duduk : 7 jam x 60 x 1,4 = 588

Arie Krisnasary

BP 1021212033

Mandi (berdiri) Mengetik Berjalan ( 3mph) Membersihkan rumah Tidur

: 1 jam x 60 x 1,5 = 90 : 3 jam x 60 x 1,5 = 270 : 1 jam x 60 x 2.5 = 150 : jam x 60 x 2.5 = 75 : 8 jam x 60 x 1 = 480

Mencuci piring (standing activities) : jam x 60 x 1,6 = 48 Menulis (seated) : 3 jam x 60 x 1,5 = 270

Total energi yang dikeluarkan = 1971 kkal Hari kedua : Duduk Mandi (berdiri) Mengetik Berjalan ( 3mph) Tidur : 10 jam x 60 x 1,4 = 840 : 1 jam x 60 x 1,5 = 90 : 2 jam x 60 x 1,5 = 180 : 1 jam x 60 x 2.5 = 150 : 7 jam x 60 x 1 = 420

Mencuci piring (standing activities) : jam x 60 x 1,6 = 48 Menulis (seated) : 2 jam x 60 x 1,5 = 225

Total energi yang dikeluarkan = 1953 kkal

Arie Krisnasary

BP 1021212033

BAB III KESIMPULAN DAN SARAN

3.1 Kesimpulan 1. Berdasarkan perhitungan maka didapat total energi yang dibutuhkan sehari adalah = 2096,63 kkal 2. Total kalori yang diperoleh dari asupan makanan hari pertama = 1979,3 kkal 3. Total kalori yang diperoleh dari asupan makanan hari kedua = 2016 kkal 4. Total energi yang dikeluarkan hari pertama = 1971 kkal 5. Total energi yang dikeluarkan hari kedua = 1953 kkal 3.2 Saran Perlu dibahas lebih mendalam mengenai kebutuhan total energi sehari dengan menggunakan rumus lain yang lebih akurat dan spesifik dan faktor lain yang mempengaruhinya.

Arie Krisnasary

BP 1021212033

DAFTAR PUSTAKA

Almatsier, Sunita, Prinsip Dasar Ilmu Gizi, PT Gramedia Pustaka, 2004 Kathleen Mahan, Silvia E. Krauss Food & Nutrition Diet Therapy, 10ed. Saunder Elsevier. Missouri.USA.2004. PERSAGI,Kamus Gizi, Pelengkap Kesehatan Keluarga, Penerbit buku Kompas, Jakarta, 2009 Wiramihardja,Kunkun, Obesitas dan penanggulangannya, Granada, 2004 http://en.wikipedia.org/wiki/BMR

Arie Krisnasary

BP 1021212033