Pembentukan dan evolusi Tata Surya

Gambaran artis mengenai nebula yang memulai tata surya Pembentukan dan evolusi tata surya adalah nama untuk gagasan-gagasan mengenai bagaimana tata surya terbentuk dan bagaimana tata surya akan terus berubah. Ide yang diterima secara luas adalah hipotesis nebula yang pertama kali dikembangkan pada abad ke-18 oleh Emanuel Swedenborg, Immanuel Kant, dan Pierre-Simon Laplace; 4.6 miliar tahun yang lalu, terdapat awan gas yang sangat besar yang disebut nebula. Nebula sangat besar hingga gravitasi menarik semua gas ke tengah. Ketika hal ini terjadi, banyak energi terbuang, energi ini membentuk matahari. Gas dan debu yang tersisa membentuk planet, bulan, asteroid dan obyek lainnya di tata surya.

ANGGOTA KELOMPOK : 1. NABILA ANUGRAH PUTRI 2. 2. NANDA WIGUNA PUTRI KUSUMA

Sejarah Awal Teori Pembentukan Tata Surya Friday, 07 December 2007 00:00 Written by Ridwan Abadi 0digg Sebuah teori lahir dari keingintahuan akan suatu kejadian atau keadaan. Tidak mudah untuk mempercayai sebuah teori baru, apalagi jika teori tersebut lahir ditengah kondisi masyarakat yang memiliki kepercayaan yang berbeda. Tapi itulah kenyataan yang harus dihadapi oleh para ilmuwan di awal-awal penemuan mereka.

Hal utama yang dihadapi untuk mengerti lebih jauh lagi tentang Tata Surya adalah bagaimana Tata Surya itu terbentuk, bagaimana objek-objek didalamnya bergerak dan berinteraksi serta gaya yang bekerja mengatur semua gerakan tersebut. Jauh sebelum Masehi, berbagai penelitian, pengamatan dan perhitungan telah dilakukan untuk mengetahui semua rahasia dibalik Tata Surya.

Pengamatan pertama kali dilakukan oleh bangsa China dan Asia Tengah, khususnya dalam pengaruhnya pada navigasi dan pertanian. Dari para pengamat Yunani ditemukan bahwa selain objek-objek yang terlihat tetap di langit, tampak juga objek-objek yang mengembara dan dinamakan planet. Orang-orang Yunani saat itu menyadari bahwa Matahari, Bumi, dan Planet merupakan bagian dari sistem yang berbeda. Awalnya mereka memperkirakan Bumi dan Matahari berbentuk pipih tapi Phytagoras (572-492 BC) menyatakan semua benda langit berbentuk bola (bundar). Sampai dengan tahun 1960, perkembangan teori pembentukan Tata Surya bisa dibagi dalam dua kelompok besar yakni masa sebelum Newton dan masa sesudah Newton. Permulaan Perhitungan Ilmiah Perhitungan secara ilmiah pertama kali dilakukan oleh Aristachrus dari Samos (310-230 BC). Ia mencoba menghitung sudut Bulan-Bumi-Matahari dan mencari perbandingan jarak dari BumiMatahari, dan Bumi-Bulan. Aristachrus juga merupakan orang pertama yang menyimpulkan Bumi bergerak mengelilingi Matahari dalam lintasan berbentuk lingkaran yang menjadi titik awal teori Heliosentrik. Jadi bisa kita lihat kalau teori heliosentrik bukan teori yang baru muncul di masa Copernicus. Namun jauh sebelum itu, Aristrachrus sudah meletakkan dasar bagi teori heliosentris tersebut. Pada era Alexandria, Eratoshenes (276-195BC) dari Yunani berhasil menemukan cara mengukur besar Bumi, dengan mengukur panjang bayangan dari kolom Alexandria dan Syene. Ia menyimpulkan, perbedaan lintang keduanya merupakan 1/50 dari keseluruhan revolusi. Hasil perhitungannya memberi perbedaan sebesar 13% dari hasil yang ada saat ini. Ptolemy dan Teori Geosentrik Ptolemy (c 150AD) menyatakan bahwa semua objek bergerak relatif terhadap bumi. Dan teori ini dipercaya selama hampir 1400 tahun. Tapi teori geosentrik mempunyai kelemahan, yaitu Matahari dan Bulan bergerak dalam jejak lingkaran mengitari Bumi, sementara planet bergerak tidak teratur dalam serangkaian simpul ke arah timur. Untuk mengatasi masalah ini, Ptolemy mengajukan dua komponen gerak. Yang pertama, gerak dalam orbit lingkaran yang seragam dengan periode satu tahun pada titik yang disebut deferent. Gerak yang kedua disebut epycycle, gerak seragam dalam lintasan lingkaran dan berpusat pada deferent. Teori heliosentrik dan gereja Nicolaus Copernicus (1473-1543) merupakan orang pertama yang secara terang-terangan menyatakan bahwa Matahari merupakan pusat sistem Tata Surya, dan Bumi bergerak mengeliinginya dalam orbit lingkaran. Untuk masalah orbit, data yang didapat Copernicus memperlihatkan adanya indikasi penyimpangan kecepatan sudut orbit planet-planet. Namun ia

mempertahankan bentuk orbit lingkaran dengan menyatakan bahwa orbitnya tidak kosentrik. Teori heliosentrik disampaikan Copernicus dalam publikasinya yang berjudul De Revolutionibus Orbium Coelestium kepada Paus Pope III dan diterima oleh gereja. Tapi dikemudian hari setelah kematian Copernicus pandangan gereja berubah ketika pada akhir abad ke-16 filsuf Italy, Giordano Bruno, menyatakan semua bintang mirip dengan Matahari dan masing-masing memiliki sistem planetnya yang dihuni oleh jenis manusia yang berbeda. Pandangan inilah yang menyebabkan ia dibakar dan teori Heliosentrik dianggap berbahaya karena bertentangan dengan pandangan gereja yang menganggap manusialah yang menjadi sentral di alam semesta. Lahirnya Hukum Kepler Walaupun Copernicus telah menerbitkan tulisannya tentang Teori Heliosentrik, tidak semua orang setuju dengannya. Salah satunya, Tycho Brahe (1546-1601) dari Denmark yang mendukung teori matahari dan bulan mengelilingi bumi sementara planet lainnya mengelilingi matahari. Tahun 1576, Brahe membangun sebuah observatorium di pulau Hven, di laut Baltic dan melakukan penelitian disana sampai kemudian ia pindah ke Prague pada tahun 1596. Di Prague, Brahe menghabiskan sisa hidupnya menyelesaikan tabel gerak planet dengan bantuan asistennya Johannes Kepler (1571-1630). Setelah kematian Brahe, Kepler menelaah data yang ditinggalkan Brahe dan menemukan bahwa orbit planet tidak sirkular melainkan elliptik. Kepler kemudian mengeluarkan tiga hukum gerak orbit yang dikenal sampai saat ini yaitu ;

1. Planet bergerak dalam orbit ellips mengelilingi matahari sebagai pusat sistem. 2. Radius vektor menyapu luas yang sama dalam interval waktu yang sama. 3. Kuadrat kala edar planet mengelilingi matahari sebanding dengan pangkat tiga jarak ratarata dari matahari. Kepler menuliskan pekerjaannya dalam sejumlah buku, diantaranya adalah Epitome of The Copernican AstronomyIndex Librorum Prohibitorum yang merupakan buku terlarang bagi umat Katolik. Dalam daftar ini juga terdapat publikasi Copernicus, De Revolutionibus Orbium Coelestium. dan segera menjadi bagian dari daftar Awal mula dipakainya teleskop Pada tahun 1608, teleskop dibuat oleh Galileo Galilei (1562-1642), .Galileo merupakan seorang professor matematika di Pisa yang tertarik dengan mekanika khususnya tentang gerak planet. Ia salah satu yang tertarik dengan publikasi Kepler dan yakin tentang teori heliosentrik. Dengan teleskopnya, Galileo berhasil menemukan satelit-satelit Galilean di Jupiter dan menjadi orang pertama yang melihat keberadaan cincin di Saturnus. Salah satu pengamatan penting yang meyakinkannya mengenai teori heliosentrik adalah masalah

fasa Venus. Berdasarkan teori geosentrik, Ptolemy menyatakan venus berada dekat dengan titik diantara matahari dan bumi sehingga pengamat dari bumi hanya bisa melihat venus saat mengalami fasa sabit. Tapi berdasarkan teori heliosentrik dan didukung pengamatan Galileo, semua fasa Venus bisa terlihat bahkan ditemukan juga sudut piringan venus lebih besar saat fasa sabit dibanding saat purnama. Publikasi Galileo yang memuat pemikirannya tentang teori geosentrik vs heliosentrik, Dialogue of The Two Chief World System, menyebabkan dirinya dijadikan tahanan rumah dan dianggap sebagai penentang oleh gereja. Dasar yang diletakkan Newton Di tahun kematian Galileo, Izaac Newton (1642-1727) dilahirkan. Bisa dikatakan Newton memberi dasar bagi pekerjaannya dan orang-orang sebelum dirinya terutama mengenai asal mula Tata Surya. Ia menyusun Hukum Gerak Newton dan kontribusi terbesarnya bagi Astronomi adalah Hukum Gravitasi yang membuktikan bahwa gaya antara dua benda sebanding dengan massa masing-masing objek dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda. Hukum Gravitasi Newton memberi penjelasan fisis bagi Hukum Kepler yang ditemukan sebelumnya berdasarkan hasil pengamatan. Hasil pekerjaannya dipublikasikan dalam Principia yang ia tulis selama 15 tahun. Teori Newton menjadi dasar bagi berbagai teori pembentukan Tata Surya yang lahir kemudian, sampai dengan tahun 1960 termasuk didalamnya teori monistik dan teori dualistik. Teori monistik menyatakan bahwa matahari dan planet berasal dari materi yang sama. Sedangkan teori dualistik menyatakan matahari dan bumi berasal dari sumber materi yang berbeda dan terbetuk pada waktu yang berbeda. Teori Pembentukan Tata Surya Sesudah Newton Kemunculan Newton dengan teori gravitasinya menjadi dasar yang kuat dalam menciptakan teori ilmiah pembentukan Tata Surya. Dalam artikel ini akan dibahas teori pembentukan Tata Surya yang lahir sesudah era Newton sampai akhir abad ke-19. Perkembangan teori pembentukan Tata Surya sampai dengan tahun 1960 terbagi dalam dua kelompok pemikiran yakni teori monistik yang menyatakan bahwa matahari dan planet berasal dari materi yang sama. Dan yang kedua teori dualistik menyatakan matahari dan bumi berasal dari sumber materi yang berbeda dan terbetuk pada waktu yang berbeda. Teori Komet Buffon Tahun 1745, George comte de Buffon (1701-1788) dari Perancis mempostulatkan teori dualistik dan katastrofi yang menyatakan bahwa tabrakan komet dengan permukaan matahari menyebabkan materi matahari terlontar dan membentuk planet pada jarak yang berbeda. Kelemahannya Buffon tidak bisa menjelaskan asal komet. Ia hanya mengasumsikan bahwa komet jauh lebih masif dari kenyataannya. Teori Nebula Laplace Ada beberapa teori yang menginspirasi terbentuknya teori Laplace, dimulai dari filsuf Perancis, Renè Descartes (1596-1650) yang percaya bahwa angkasa terisi oleh “fluida alam semesta” dan planet terbentuk dalam pusaran air. Sayangnya teori ini tidak didukung dasar ilmiah.

Seratus tahun kemudian Immanuel Kant (1724-1804) menunjukkan adanya awan gas yang berkontraksi dibawah pengaruh gravitasi sehingga awan tersebut menjadi pipih. Ide ini didasarkan dari teori pusaran Descartes tapi fluidanya berubah menjadi gas. Setelah adanya teleskop, William Herschel (1738-1822) mengamati adanya nebula yang ia asumsikan sebagai kumpulan bintang yang gagal. Tahun 1791, ia melihat bintang tunggal yang dikelilingi halo yang terang. Hal inilah yang memberinya kesimplan bahwa bintang terbentuk dari nebula dan halo merupakan sisa nebula. Dari teori-teori ini Pierre Laplace (1749-1827) menyatakan adanya awan gas dan debu yang berputar pelan dan mengalami keruntuhan akibat gravitasi. Pada saat keruntuhan, momentum sudut dipertahankan melalui putaran yang dipercepat sehingga terjadi pemipihan. Selama kontraksi ada materi yang tertinggal kedalam bentuk piringan sementara pusat massa terus berkontraksi. Materi yang terlepas kedalam piringan akan membentuk sejumlah cincin dan materi di dalam cincin akan mengelompok akibat adanya gravitasi. Kondensasi juga terjadi di setiap cincin yang menyebabkan terbentuknya sistem planet. Materi di dalam awan yang runtuh dan memiliki massa dominan akan membentuk matahari. Namun menurut Clerk Maxwell (1831-1879) letak permasalahan teori ini cincin hanya bisa stabil jika terdiri dari partikel-partikel padat bukannya gas. Menurut Maxwell cincin tidak bisa berkondensasi menjadi planet karena gaya inersianya akan memisahkan bagian dalam dan luar cincin. Seandainya proses pemisahan bisa terlewati, massa cincin masih jauh lebih masif dibanding massa planet yang terbentuk. Permasalahan lain muncul dari distribusi momentum sudut dimana tidak ada mekanisme tertentu yang bisa menjelaskan bahwa keberadaan materi dalam jumlah kecil, yang membentuk planet, bisa memiliki semua momentum sudutnya. Seharusnya sebagian besar momentum sudut berada di pusat objek. Jika momentum sudut intrinsik dari materi luar bisa membentuk planet, maka kondensasi pusat tidak mungkin runtuh untuk membentuk bintang, Penyempurnaan Teori Laplace Tahun 1854, Edouard Roche (1820-1883) mengatakan bahwa awan yang diajukan Laplace dalam teorinya bisa memiliki kondensasi pusat yang tinggi sehingga sebagian besar massa berada dekat spin axis dan memiliki kaitan yang kecil dengan momentum angular. Tahun 1873, Roche menyempurnakan teori Laplace dengan analisis “Matahari ditambah atmosfer”, yang memiliki kondensasi pusat yang tinggi. Model ini berada diluar rentang planet dan mengalami keruntuhan saat mendingin. Dalam model ini atmosfer berkorotasi terhadap matahari. Saat sistem mengalami keruntuhan kecepatan sudut bertambah untuk mempertahankan momentum sudut sementara jarak mengecil. Jika jarak mengecil lebih cepat dari radius efektif atmosfer, maka semua atmosfer diluar jarak akan membentuk cincin. Keberatan dari James Jeans (1877-1946). Ia menunjukkan dengan distribusi nebula yang diberikan oleh Roche, materi luar akan menjadi renggang sehingga tidak dapat melawan gaya pasang surut terhadap pusat massanya dan kondensasi tidak akan terjadi. Jeans juga mennunjukkan bahwa untuk materi di dalam cincin yang mengalir dari nebula yang runtuh menuju kondensasi membutuhkan kerapatan yang lebih besar dari kerapatan sistem. Hal ini akan

Teori ini membutuhkan matahari yang aktif dengan prominensa yang masif. mereka melakukan komunikasi secara konstan. Menurut Jeans dalam interaksi antara matahari dengan bintang lain yang melewatinya. Pada tahun 1890-an. materi yang terlontar ini bisa membentuk planet yang akan mengitari bintang induknya. Untuk itu dibutuhkan jarak matahari-bintang lebih besar dari limit Roche untuk matahari dan massa masif yang lebih besar dari massa matahari untuk bintang lainnya. Chamberlin menawarkan solusi untuk teori nebula Laplace. pasang surut yang ditimbulkan pada matahari sangat besar sehingga ada materi yang terlepas dalam bentuk filamen. bertukar pemikiran dan menguji ide-ide yang muncul. Filamen ini tidak stabil dan pecah menjadi gumpalan-gimpalan yang kemudian membentuk proto planet. planetesimal akan bergabung membentuk proto planet. Tapi ide ini kemudian mereka tolak karena orbit yang mereka dapatkan terlalu eksentrik/lonjong. James Jeans (1877-1946) mengemukakan Tata Surya merupakan hasil interaksi antara bintang lain dan matahari. Pada model ini tampaknya spin matahari yang lambat dikesampingkan karena dianggap matahari . Perbedaan ide yang ia munculkan dengan ide Chamberlin – Moulton terletak pada absennya prominensa. Namun sayangnya gaya pasang surut bintang yang berinteraksi dengan matahari hanya mampu menahan materi prominensa di luar matahari tapi tidak mampu memindahkan materi dari matahari. didominasi oleh 2 orang Amerika yakni Thomas Chamberlin (1843-1928) dan Forest Moulton (1872-1952).menghasilkan massa atmosfer dengan magnitudo mendekati magnitudo di pusat massa. Menurut Chamberlin. Nebula spiral ini tidak diketahui asalnya dan berhasil dipotret oleh para pengamat. maka objek yang terbentuk akan memiliki spin retrograde. Chamberlin kemudian membangun teori baru yang melibatkan erupsi matahari. sejak tahun 1900 Chamberlin dan Moulton mengembangkan teori alternatif untuk pembentukan planet. Menurut mereka. namun publikasi atas karya besar mereka dilakukan secara terpisah. sehingga bisa menyelesaikan permasalahan momentum sudut. Walaupun ide planetesimal ini cukup baik. Teori Pembentukan Tata Surya Awal Abad ke-20 Perkembangan teori pementukan Tata Surya pada dekade terakhir abad ke-19 dan dekade pertama abad ke-20. dimana partikel dalam bergerak lebih cepat dari partikel luar. Ia menawarkan adanya satu akumulasi yang membentuk planet atau inti planet (objek kecil terkondensasi diluar materi nebula) yang kemudian dikenal sebagai planetesimal. Teori Pasang Surut Jeans Astronomi Inggris. Pada akhirnya efek pasang surut matahari pada proto planet saat pertama kali melewati perihelion memberikan kemungkinan bagi proses pembentukan planet untuk membentuk satelit. Namun karena adanya perbedaan kecepatan partikel dalam dan partikel luar. Ia memberikan kemungkinan bahwa spiral nebula merupakan hasil interaksi pemisahan dari bintang yang berada dalam proses erupsi dengan bintang lainnya. Dalam membangun teorinya. Akibat pengaruh gravitasi dari bintang proto planet memiliki momentum sudut yang cukup untuk masuk kedalam orbit disekitar matahari. Keduanya mengembangkan teori tentang materi yang terlontar dari bintang membentuk nebula spiral.

dan debu angkasa berputar mengelilingi matahari. sedangkan cahayanya menerangi Bumiserta dipakai oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis. planet-planet kerdil. Di samping sebagai pusat peredaran. disempurnakan oleh Pierre Marquis de Laplace pada tahun 1796. Menurutnya jika matahari sudah berada dalam kondisi sekarang saat materinya membentuk Jupiter maka diperlukan materi pembentuk yang berasal dari kedalaman dimana kerapatannya sama dengan kerapatan rata-rata matahari dan temperatur sekitar 106 K. Kuiper (1905-1973) pada tahun 1950. Tahun 1939. Tapi jika harga temperatur ini dipakai dalam persamaan untuk massa kritis jeans. [6] . maka massa minimum Jupiter menjadi 100 kali massa Jupiter saat ini. Tahun 1919. [6] Panas matahari menghangatkan bumi dan membentuk iklim. keberatan lain datang dari Lyman Spitzer (1914-1997). Matahari termasuk bintang berwarna putih yang berperan sebagai pusat tata surya.P. Moulton pada tahun 1900. asteroid.telah terlebih dahulu terbentuk sebelum proses pembentukan planet. Chamberlain dan Forest R. Tata Surya : Hipotesis Nebula : Immanuel Kant (1724-1804) pada tahun 1775. Pengubahan ini memperlihatkan kemudahan untuk melontarkan materi pada jarak yang dikehendaki. Hipotesis Bintang Kembar : Fred Hoyle (1915-2001) pada tahun 1956 Matahari adalah bola raksasa yang terbentuk dari gas hidrogen dan helium. Tanpa matahari. Hipotesis Pasang Surut Bintang : James Jean dan Herold Jaffries pada tahun 1917. tidak akan ada kehidupan di bumi karena banyak reaksi kimia yang tidak dapat berlangsung. matahari juga [6] merupakan sumber energiuntuk kehidupan yang berkelanjutan. dengan temperatur 20 K dan massa sekitar ½ massa jupiter. [5] [2][3][4] [1] Seluruh komponen tata surya termasuk 8 planet dan satelit masing-masing. Keberatan pertamanya mengenai keberadaan bintang masif yang jarang sehingga kemungkinan adanya bintang yang berpapasan dengan matahari pada jarak yang diharapkan sangatlah kecil. radius matahari sama dengan orbit Neptunus. Hipotesis Planetisimal : Thomas C. Harold Jeffreys (1891-1989) yang sebelumnya mengkritik teori Chamberlin-Moulton juga memberikan beberapa keberatan atas teori Jeans. Jeans memperbaharui teorinya. Selain itu tanpa adanya prominensa maka kemiringan axis solar spin dan bidang orbit matahari-bintang tidak akan bisa dijelaskan. Hipotesis Kondensasi : G. Materinya juga cukup dingin.komet. Ia menyatakan bahwa saat pertemuan kedua bintang terjadi.

gerhana juga terjadi pada fenomena lain yang tidak berhubungan dengan Bumi atau Bulan.Nicolaus Copernicus adalah orang pertama yang mengemukakan teori bahwa matahari adalah pusat peredaran tata surya di abad 16. [7] Konsep fusi nuklir yang dikemukakan oleh Subrahmanyan Chandrasekhar dan Hans Bethe pada tahun 1930 akhirnya dapat menjelaskan apa itu matahari secara tepat. Gerhana Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Gerhana adalah fenomena astronomi yang terjadi sebuah benda angkasa bergerak ke dalam bayangan sebuah benda angkasa lain. misalnya pada planet lain dan satelit yang dimiliki planet lain. angkasa lainnya. [7] [7] Teori ini kemudian dibuktikan oleh Galileo Galilei dan pengamat Teori yang kemudian dikenal dengan nama heliosentrisme ini mematahkan [8] teori geosentrisme (bumi sebagai pusat tata surya) yang dikemukakan oleh Ptolemeus dan telah bertahan sejak abad ke dua sebelum masehi. atau gerhana bulan saat sebagian atau keseluruhan penampang Bulan tertutup oleh bayangan Bumi. Jenis-jenis gerhana Gerhana bulan Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Istilah ini umumnya digunakan untuk gerhana matahari ketika posisi Bulan terletak di antara Bumi dan Matahari. Namun. ensiklopedia bebas . ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Bayangan Bulan pada Bumi ketika gerhana matahari.

sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.Gerhana Bulan Diagram gerhana bulan: Bayangan bumi yang menutupi bulan Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi. yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidangekliptika. Dengan penjelasan lain. akan diikuti dengan gerhana matahari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara matahari dengan bumi. jika terjadi gerhana bulan. Dan kebanyakan sinar yang . Ini dikarenakan masih adanya sinar matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. seringkali bulan masih dapat terlihat. gerhana bulan muncul bila bulan sedang beroposisi dengan matahari. pada peristiwa gerhana bulan. Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama. Sebenarnya. Bulan membutuhkan waktu 29. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut. maka tidak setiap oposisi bulan dengan matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan. Maka seharusnya.53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya.

bulan akan tepat berada pada daerah umbra.dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah.  Gerhana bulan sebagian Pada gerhana ini. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan. bisa berwarna merah tembaga. tidak seluruh bagian bulan terhalangi dari matahari oleh bumi. Sehingga masih ada sebagian sinar matahari yang sampai ke permukaan bulan. [sunting]Lihat  Pula Gerhana Matahari [sunting]Galeri  16 Mei 2003 . Gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali. ataupun coklat. Ketika gerhana bulan sedang berlangsung. jingga. [sunting]Jenis-jenis  gerhana bulan Gerhana bulan total Pada gerhana ini.  Gerhana bulan penumbra Pada gerhana ini. Sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada di daerahpenumbra. umat Islam yang melihat atau mengetahui gerhana tersebut disunnahkan untuk melakukan salat gerhana bulan (salatkhusuf). seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram. bulan akan tampak berwarna gelap.

 7 November 2003  28 Oktober 2004  14 Maret 2006  3 Maret 2007 .

oleh: smartsimple   Pengarang : Kompas Summary rating: 2 stars (314 Tinjauan) Kunjungan : 16074 . 21 Februari 2008  16 Agustus 2008  15 Juni 2011 Pengertian dan Penjelasan Macam-Macam Benda Langit.

massa. akan tetapi ia memiliki orbit tersendiri yaitu membentuk orbit lonjong. seperti halnya matahari.  Meteorit Meteorit adalah benda-benda ruang angkasa yang bergerak dengan kecepatan tinggi yang jumlahnya tak terhitung.  kata:600 More About : pengertian dan macam-macam planet Berikut ini adalah macam-macam dan penjelasan singkat benda langit yang namanya sering kita dengar sehari-hari.  Meteor Meteor adalah benda ruang angkasa yang masuk kedalam atmosfer bumi karena tertarik oleh gravitasi bumi dengan kecepatan tinggi dan berpijar karena gesekan dengan atmosfer yang menyebabkan benda tersebut terbakar.  Satelit Satelit adalah benda ruang angkasa yang mengelilingi planet. sifat dan kepadatannya. riset dan lain-lain.  Bintang Bintang adalah benda ruang angkasa yang jumlahnya tak terhitung dan memancarkan cahaya sendiri atau ia merupakan sumber cahaya. Bersama dengan planet yang ia kelilingi ia juga ikut berevolusi mengelilingi matahari. warna. Bumi kita memiliki satu satelit alam yang kita namakan bulan. Bintang sendiri merupakan pusat dari tata surya yang dikelilingi oleh planet-planetnya. Ketika komet berada pada lintasan orbit yang posisinya mendekati matahari. ia akan memiliki ekor gas debu yang sangat panjang dan bercahaya dan ekornya selalu mengarah menjauhi matahari. kandungan pembentuknya. Meteor biasanya dapat kita lihat pada malam hari meskipun sebenarnya tidak hanya pada malam hari saja ia masuk kedalam atmosfer bumi. Bintang dalam jagat raya ini yang terdekat dengan kita adalah matahari yang berjarak sekitar 150 juta kilometer dari bumi. Sebagian orang menyebut fenomena ini adalah bintang jatuh. disamping satelit-satelit lain buatan manusia yang berfungsi untuk alat komunikasi.  Komet Komet adalah benda ruang angkasa yang memiliki orbit mengelilingi matahari seperti halnya planet. Komet yang paling terkenal yang pada suatu waktu dapat terlihat dari bumi dengan mata telanjang adalah komet Hally. Sedangkan bintang bintang yang lain . Meteorit memiliki berbagai bentuk.

benda yang dihasilkan disebut meteorit.jaraknya sangat jauh hingga biasanya dihitung dalam satuan *tahun cahaya* sehingga apabila kita lihat dari bumi terlihat sangat kecil. Venus. sebagaimana anggapan umum sebelum ini) pada saat meteoroid memasuki atmosfer. Mars. Jupiter. Saturnus. Uranus. dapat disebut sebagai bolide. Meteor yang menabrak bumi atau objek lain dapat membentuk impact crater. Planet tidak bercahaya. Neptunus. Penampakan tersebut disebabkan oleh panas yang dihasilkan oleh tekanan ram (bukan oleh gesekan. Dalam tata surya kita. Bumi. lazim disebut sebagai bintang jatuh. Jika suatu meteoroid tidak habis terbakar dalam perjalanannya di atmosfer dan mencapai permukaan bumi. lebih terang daripada penampakan Planet Venus. akan tetapi ia dapat memantulkan cahaya yang ia terima dari bintang yang menjadi pusat tata suryanya.  Planet Planet adalah benda ruang angkasa yang mengelilingi bintang. Meteor yang sangat terang. . ada 9 planet yang masing-masing bernama Merkurius. Meteor adalah penampakan jalur jatuhnya meteoroid ke atmosfer bumi. dan satu planet lagi yang saat ini sudah tidak diakui karena suatu hal oleh dunia yaitu planet Pluto Meteor Belum Diperiksa Foto langit disaat terjadi hujan meteor. seperti halnya bumi yang mengelilingi matahari.

sehingga termasuk dalam sistem tata surya. yang berarti "rambut panjang".Komet Komet adalah salah satu anggota dari keluarga sistem tata surya Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan garis edar berbentuk lonjong atau parabolis atau hiperbolis. Komet terbentuk dari es dan debu.[1] Kata "komet" berasal dari bahasa Yunani.[2] Beberapa komet menempuh jarak lebih jauh di luar angkasa daripada planet.[5] Komet merupakan gas pijar dengan garis edar yang berbedabeda.[4] Komet juga mengelilingi matahari.[6] Beberapa komet membutuhkan ribuan tahun untuk menyelesaikan satu kali mengorbit matahari.[5] Panjang "ekor" komet dapat mencapai jutaan km.[1] Ketika mendekati matahari.[2] Istilah lainnya adalah bintang berekor[3] yang tidak tidak tepat karena komet sama sekali bukan bintang[3].[4] Komet terdiri dari kumpulan debu dan gas yang membeku pada saat berada jauh dari matahari. Orang Jawa menyebutnya sebagai lintang kemukus karena memiliki ekor seperti buah kemukus yang telah dikeringkan. sebagian bahan penyusun komet menguap membentuk kepala gas dan ekor.[6] .

komet dapat diklasifikasikan menjadi dua.Komet mengorbit matahari dalam suatu lintasan yang berbentuk elips  [sunting] Bagian-Bagian Komet Bagian-bagian komet terdiri dari inti. Diameter awan hidrogen sekitar 20 juta kilometer. Inti komet adalah sebongkah batu dan salju. Contohnya komet Encke yang melintas mendekati matahari setiap 3. Koma. yaitu gas bercahaya yang terjadi ketika komet lewat di dekat matahari.[11] Ekor inilah yang terlihat bersinar dari bumi. Komet berekor pendek. yaitu komet dengan garis lintasannya sangat pendek sehingga kurang memiliki kesempatan untuk menyerap gas di daerah yang dilaluinya.[7] Bagian ekor suatu komet terdiri dari dua macam.[10] Koma atau ekor komet tercipta saat mendekati matahari yaitu ketika sebagian inti meleleh menjadi gas.[11] Sebuah komet kadang mempunyai satu ekor dan ada yang dua atau lebih.[8]     Inti.[10] Bentuk ekor debu tampak berbentuk lengkungan. merupakan daerah kabut atau daerah yang mirip tabir di sekeliling inti. komet Kohoutek yang melintas dekat matahari setiap 75. Lapisan hidrogen. tidak tampak oleh mata manusia. koma. sedangkan ekor gas berbentuk lurus.[7] Bagian-bagian komet sebagai berikut. yang kemudian berubah menjadi gas.[10] [sunting] Jenis-Jenis Komet Berdasarkan bentuk dan panjang lintasannya.[9] Ekor komet arahnya selalu menjauh dari matahari. komet tersebut melepaskan gas yang sangat sedikit sehingga hanya membentuk koma dan ekor yang sangat pendek bahkan hampir tidak berekor. Ekor. komet tersebut melepaskan gas sehingga membentuk koma dan ekor yang sangat panjang. Ketika mendekati matahari. diameternya mencapai beberapa kilometer. dan ekor. Ketika mendekati matahari. merupakan bahan yang sangat padat. yaitu komet dengan garis lintasannya sangat jauh melalui daerahdaerah yang sangat dingin di angkasa sehingga berkesempatan menyerap gas-gas daerah yang dilaluinya. awan hidrogen. yaitu lapisan yang menyelubungi koma. yaitu ekor debu dan ekor gas. yaitu sebagai berikut. Contohnya.[12]   Komet berekor panjang.3 tahun sekali.[11] Angin matahari kemudian meniup gas tersebut sehingga menyerupai asap yang mengepul ke arah belakang kepala komet. dan terbentuk dari penguapan bahan-bahan es penyusun komet.000 tahun sekali dan komet Halley setiap 76 tahun sekali. .

antara lain sebagai berikut. Komet Ikeya-Seki. yaitu Ikeya dan T. Komet Arend-Roland dan Maikos yang muncul pada tahun 1957. tetapi lebih besar daripada meteoroid. Seki. Komet Hale-bopp yang muncul pada tahun 1997 dan lainnya Asteroid Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Komet Shoemaker-Levy 9 yang hancur pada tahun 1994. adalah benda berukuran lebih kecil daripada planet. umumnya terdapat di bagian dalam Tata Surya (lebih dalam dari orbit planet Neptunus). Komet Hyakutake yang muncul pada tahun 1996.[sunting] Nama-nama Komet Sekarang telah dikenal banyak nama komet. Komet menampakkan koma ("ekor") sementara asteroid tidak. ditemukan pada bulan September 1965 oleh dua astronom Jepang. Asteroid berbeda dengan komet dari penampakan visualnya. pernah disebut sebagai planet minor atau planetoid.[13]       Komet Kohoutek. . ensiklopedia bebas Asteroid Asteroid.

. 1 Ceres. Dari kiri ke kanan: 4 Vesta. 253 Mathilde. Kala itu. asteroid disebut sebagai planetoid. Bulan. Asteroid tipe C. Asteroid pertama yang ditemukan adalah 1 Ceres yang ditemukan pada tahun 1801 oleh Giuseppe Piazzi.[sunting] Asteroid dalam sistem tatasurya Sabuk asteroid (titik-titik putih).

ensiklopedia bebas Untuk kegunaan lain dari Merkurius.350[1] memiliki nama resmi (trivia: kira-kira 650 di antara nama ini memerlukan tanda pengenal). Massa seluruh asteroid Sabuk Utama diperkirakan sekitar 3. lihat Merkurius (disambiguasi).9 juta[3].563 di antaranya memiliki orbit yang cukup dikenal sehingga bisa diberi nomor resmi yang permanen.376 planet kecil yang terdaftar. Vesta merupakan asteroid sabuk paling utama yang kadang-kadang terlihat oleh mata telanjang (pada beberapa kejadian yang cukup jarang. lihat 99942 Apophis). keduanya memiliki diameter ~ 500 km. Dikatakan bahwa asteroid Ida juga memiliki sebuah satelit yang bernama Dactyl. dari total 339. yaitu 129342 Ependes [2]. hanya menambah 3% dari massa totalnya. asteroid yang dekat dengan bumi dapat terlihat tanpa bantuan teknis.6×1021 kg[4][5].0-3. 4 Vesta (9%). 32% dari totalnya. Astéroid terluas dalam sistem tatasurya sebelah dalam. Nomor terbawah tetapi berupa planet kecil tak bernama yaitu (3360) 1981 VA. Dua asteroid sabuk sistem tatasurya sebelah dalam. menjadikan perkiraan ini menjadi 51%. Merkurius . planet kecil yang dinamai dengan nomor teratas (kecuali planet katai 136199 Eris serta 134340 Pluto). Dari kesemuanya ini. Kemudian asteroid terpadat.2%). yaitu 1 Ceres dengan diameter 900-1000 km. 1 Ceres bermassa 0. 13.1 hingga 1.0%) dan 3 Juno (0. Di antara planet-planet tersebut. Jumlah asteroid berikutnya bertambah secara eksponensial walaupun massa masing-masing turun. tiga seterusnya. 511 Davida (1. Pada 27 Agustus 2006.Sudah sebanyak ratusan ribu asteroid di dalam tatasurya kita diketemukan dan kini penemuan baru itu rata-rata sebanyak 5000 buah per bulannya. Merkurius Dari Wikipedia bahasa Indonesia. 2 Pallas (7%) dan 10 Hygiea (3%). Kini diperkirakan bahwa asteroid yang berdiameter lebih dari 1 km dalam sistem tatasurya tatasurya berjumlah total antara 1. 136.9%).95×1021 kg. yaitu 2 Pallas dan 4 Vesta. 704 Interamnia (1. atau kurang lebih 4% dari massa bulan.

200 km 0.88 d[3] Kecepatan orbit 47.307 499 SA 57.796° .969 1 hari (0. Merkurial[1] Ciri-ciri orbit[2] Epos J2000 Aphelion 69.816.001.100 km 0.900 km 0.387 098 SA 0.466 697 SA 46.Gambar warna semu Merkurius oleh MESSENGER Penamaan Adjektif Merkurian.87 km/s[3] rata-rata Anomali rata-rata 174.240 846 tahun) Perihelion Sumbu semimayor Eksentrisitas Periode orbit Periode sinodis 115.205 630[3] 87.909.

124° Tidak ada Ciri-ciri fisik Jari-jari rata-rata Kepepatan Luas permukaan 2.331° Bujur node menaik Argumen perihelion Satelit 29.005° ke Ekliptika 3.108 Bumi[5] 6.25 km/s[5] Hari sideris 58.38 g[5] Kecepatan lepas 4.Inklinasi 7.38° ke ekuator matahari 6.083×1010 km³ 0.5 jam[5] Kecepatan rotasi 10.3829 Bumi < 0.646 day 1407.0 km[5][6] 0.439.054 Bumi[5] 3.055 Bumi[5] Volume Massa Kepadatan rata5.3022×1023 kg 0.48×107 km² 0.7 m/s² 0.427 g/cm³[5] rata Gravitasi permukaan di khatulistiwa 3.892 km/j Kemiringan sumbu 2.7 ± 1.11′ ± 0.0006[6] 7.1′[7] Asensio rekta bagi 18 j 44 men 2 d .34° ke bidang invariabel[4] 48.

Tidak begitu banyak yang diketahui tentang Merkurius karena hanya satu pesawat antariksa yang pernah mendekatinya yaitu Mariner 10 pada tahun 1974 sampai 1975.0% natrium 22.0% helium 0. Mirip dengan Bulan. xenon. krypton. & neon[3] Komposisi Merkurius adalah planet terkecil di dalam tata surya dan juga yang terdekat dengan Matahari dengan kala revolusi 88 hari.1% dari kekuatan medan magnet bumi. uap air.5% kalium Sejumlah kecil argon. nitrogen.3 derajat. Merkurius mempunyai banyak kawah dan juga tidak mempunyai satelit alami serta atmosfir.9[3] Diameter sudut 4. Mariner 10 hanya berhasil memetakan sekitar 40 sampai 45 persen dari permukaan planet. karbon dioksida.01°[3] 61. Suhu permukaan dari Merkurius berkisar antara 90 sampai 700 Kelvin (-180 sampai 430 derajat Celcius).5" – 13"[3] Atmosfer Tekanan permukaan jejak 42% oksigen molekuler 29. .119 (terikat) 0. 0°W 100 K 85°N. Merkurius mempunyai inti besi yang menciptakan sebuah medan magnet dengan kekuatan 0. 0°W 80 K Magnitudo tampak hingga −1.0% hidrogen 6. Merkurius hanya bisa terlihat pada saat subuh atau maghrib.5 dalam magnitudo tampak namun tidak mudah terlihat karena sudut pandangnya dengan matahari kecil (dengan rentangan paling jauh sebesar 28.45°[3] 0. Kecerahan planet ini berkisar di antara -2 sampai 5.106 (geometrik)[3] rata-rata 340 K 200 K Maks 700 K 380 K min Suhu permukaan 0°N.kutub utara Deklinasi Albedo 281.

Merkurius (dikenal juga sebagai Hermes pada mitologi Yunani dan Nabu pada mitologi Babilonia). Merkurius namun jauh lebih kecil dan bagian dalamnya tidak terdapat seperti bumi sehingga kepadatannya yang tinggi diduga karena planet tersebut mempunyai inti yang besar dan kaya akan besi. Permukaan merkurius mempunyai banyak perbukitan yang kurus. [sunting] Struktur dalam Dengan diameter sebesar 4879 km di katulistiwa. Diduga perbukitan ini terbentuk karena inti dan mantel Merkurius mendingin dan menciut pada saat kerak sudah membatu. Titan. Orang-orang Ibrani menamakannya Kokhav Hamah (‫" . kemungkinan besar inti Merkurius adalah cair. Kepadatan Bumi yang tinggi tercipta karena tekanan gravitasi. Korea. anak dari Candra sang bulan.)המח בכוכ‬bintang dari yang panas" ("yang panas" maksudnya matahari). Orang Yunani pada zaman Hesiod menamai Merkurius Stilbon dan Hermaon karena sebelum abad ke lima sebelum masehi mereka mengira bahwa Merkurius itu adalah dua benda antariksa yang berbeda. Diameter Merkurius 40% lebih kecil daripada Bumi (4879. Lambang astronomis untuk merkurius adalah abstraksi dari kepala Merkurius sang dewa dengan topi bersayap diatas caduceus. Kepadatan Merkurius digunakan untuk menduga struktur dalamnya. Merkurius dinamai Budha ( ). Para ahli bumi menaksir bahwa inti Merkurius menempati 42 % dari volumenya (inti Bumi hanya menempati 17% dari volume Bumi).Pengamatan tercatat dari Merkurius paling awal dimulai dari zaman orang Sumeria pada milenium ke tiga sebelum masehi.3 g/cm3 dan Bumi hanya 4. terutamanya di bagian inti. Namun apabila efek dari tekanan gravitasi tidak dihitung maka Merkurius lebih padat dari Bumi dengan kepadatan tak terkompres dari Merkurius 5. Bangsa Romawi menamakan planet ini dengan nama salah satu dari dewa mereka. Jepang dan Vietnam. Menurut riset terbaru. Mantel setebal 600 km menyelimuti inti Merkurius dan kerak dari Merkurius diduga setebal 100 sampai 200 km. Benturan tersebut telah melepaskan sebagian besar dari kerak dan mantel asli Merkurius dan meninggalkan intinya. Di India.4 g/cm3. dan 40% lebih besar daripada Bulan. Merkurius dinamakan "bintang air". Proses yang sama juga telah diajukan untuk menjelaskan penciptaan dari Bulan. Merkurius adalah planet terkecil dari empat planet kebumian di Tata Surya. Di budaya Tiongkok. beberapa mencapai ratusan kilometer panjangnya.4 km).43 g/cm3 hanya sedikit dibawah kepadatan Bumi.25 kali massanya yang sekarang. Teori yang paling luas diterima adalah bahwa Merkuri pada awalnya mempunyai perbandingan logam-silikat mirip dengan meteor Kondrit umumnya dan mempunyai massa sekitar 2. . Namun pada awal sejarah tata surya. Merkurius mengandung besi lebih banyak dari planet lainnya di tata surya dan beberapa teori telah diajukan untuk menjelaskannya. Merkurius terdiri dari 70% logam dan 30% silikat serta mempunyai kepadatan sebesar 5. yang satu hanya tampak pada saat matahari terbit dan yang satunya lagi hanya tampak pada saat matahari terbenam. Ganymede dan satelit Saturnus. merkurius tertabrak oleh sebuah planetesimal berukuran sekitar seperenam dari massanya. Ukurannya juga lebih kecil (walaupun lebih padat) daripada satelit Yupiter.

Sebagian besar permukaan Merkurius akan menguap pada temperatur seperti itu. bintang kejora. MESSENGER dan BepiColombo akan menguji teori-teori ini. Venus Dari Wikipedia bahasa Indonesia. bintang barat . lihat Venus (disambiguasi). suhu di sekitar merkuri dapat mencapai sekitar 2500 sampai 3500 Kelvin dan mungkin mencapai 10000 Kelvin. Venus Venus dalam warna asli Penamaan Nama alternatif Zohrah. membuat sebuah atmosfir "uap batu" yang mungkin tertiup oleh angin matahari. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Untuk kegunaan lain dari Venus. Merkurius pada awalnya mempunyai dua kali dari massanya yang sekarang. Teori ketiga mengajukan bahwa mengakibatkan tarikan pada partikel yang darinya Merkurius akan terbentuk sehingga partikel yang lebih ringan hilang dari materi pengimbuhan. bintang timur.Teori yang lain menyatakan bahwa Merkurius mungkin telah terbentuk dari nebula Matahari sebelum energi keluaran Matahari telah stabil. Masingmasing dari teori ini memprediksikan susunan permukaan yang berbeda. Dua misi antariksa di masa datang. namun dengan mengambangnya protomatahari.

930 km 0. Venerean Ciri-ciri orbit Epos J2000 Aphelion 108.006 8 224.700 69 hari 0.000 2[3] 4.19° ke bidang variabel[2] Perihelion Sumbu semi-mayor Eksentrisitas Periode orbit Periode sinodis Kecepatan orbit rata-rata Inklinasi Bujur node menaik 76.718 432 70 SA 108.208.109 km 0.670 69° Argumen perihelion 54.728 231 28 SA 107.476.0 km[3] 0.723 332 SA 0.051.394 71° ke Ekliptika 3.02 km/s 3.Adjektif Venusian atau (jarang dipakai) Cytherean.8 ± 1.60×108 km² .615 197 0 tahun 583.942.86° ke ekuator matahari 2.949 9 Bumi < 0.852 29° Satelit Tidak Ciri-ciri fisik Jari-jari rata-rata Kepepatan Luas permukaan 6.259 km 0.92 hari[1] 35.

868 5×1024 kg 0.018 5 hari 6.204 g/cm³ Gravitasi permukaan di khatulistiwa Kecepatan lepas Hari sideris Kecepatan rotasi 8.904 g 10.38×1011 km³ 0.52 km/j Kemiringan sumbu 177.0"[1] Atmosfer Tekanan permukaan Komposisi 9.46 km/s 243.5% Karbon dioksida Maks Magnitudo tampak Diameter sudut .8[5] (penuh) 9.85 °C hingga -4.16° 0.857 Bumi 4.3 MPa ~96.6[1] (sabit) -3.0.815 Bumi Massa Kepadatan rata-rata 5.3°[1] Asensio rekta bagi 18 j 11 min 2 d kutub utara 272.76°[4] Deklinasi Albedo Suhu permukaan Kelvin Celsius 67.902 Bumi Volume 9.7" — 66.65[1] min rata-rata 735 K[6][1][7] 461.87 m/s2 0.

~3.052 km dan mengelilingi matahari dalam waktu 225 hari. jangka waktu rotasi Venus lebih lama daripada jangka waktu revolusinya dalam mengelilingi matahari.015% Belerang dioksida 0. Pakar astrobiologi berspekulasi bahwa pada lapisan awan Venus termobakteri tertentu masih dapat melangsungkan kehidupan. lihat Bumi (disambiguasi).000 7% Neon jejak Karbonil sulfida jejak Hidrogen klorida jejak Hidrogen fluorida Venus adalah planet terdekat kedua dari matahari setelah Merkurius. Atmosfer Venus tebal dan selalu diselubungi oleh awan.5% Nitrogen 0. sehingga hampir tidak mungkin terdapat kehidupan.001 7% Karbon monoksida 0. Arah rotasi Venus berlawanan dengan arah rotasi planet-planet lain. ensiklopedia bebas Untuk kegunaan lain dari Bumi. Planet ini memiliki radius 6. Kandungan atmosfernya yang pekat dengan CO2 menyebabkan suhu permukaannya sangat tinggi akibat efek rumah kaca.007% Argon 0.001 2% Helium 0. Bumi Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Bumi . Atmosfer Venus mengandung 97% karbondioksida (CO2) dan 3% nitrogen. Selain itu.002% Uap air 0.

Tellurian.016710219 Periode orbit 365.3"[1] ke Bidang Invariabel .701 km 1.256366 hari 1.218 km/jam Inklinasi 1°34'43.0167103335 SA 147. Terran.9832898912 SA Perihelion Sumbu semi.887.149.783 km/s orbit rata-rata 107.097.0000175 tahun Kecepatan 29.597.Foto Bumi dari luar angkasa Penamaan Adjektif Terestrial. Kebumian Ciri-ciri orbit Epos J2000.0000001124 SA Eksentrisitas 0.098.5 km mayor 1.0[note 1] Aphelion 152.074 km 0. Telluric.

072.47 km (rata-rata) 510.186 km/s .02 km (khatulistiwa) Keliling 40.Bujur node menaik Argumen perihelion Satelit 348.5153 g/cm3 Gravitasi 9.075.20783° 1 (Bulan) Ciri-ciri fisik Jari-jari rata6.0033528[3] 40.73936° 114.2 %) 361.000 km²[5][6][note 2] Luas permukaan 148.780327 m/s²[8] permukaan di 0.0832073×1012 km3 5.9736×1024 kg[7] 5.86 km (meridian) khatulistiwa 40.8 km[4] Kepepatan 0.99732 g khatulistiwa Kecepatan lepas 11.132.371.1 km[3] khatulistiwa Jari-jari kutub 6.8 %) Volume Massa Kepadatan rata-rata 1.000 km² perairan (70.007.356.000 km² daratan (29.041.0 km[2] rata Jari-jari 6.940.378.

Diperkirakan usianya mencapai 4. setinggi 50 kilometer. Sehari dibagi menjadi 24 jam dan setahun di bumi sama dengan 365.3 kPa (Permukaan laut) 78.99726968 d[9] 23h 56m 4. dengan luas permukaan 510 juta kilometer persegi.Hari sideris Kecepatan rotasi Kemiringan sumbu Albedo Suhu permukaan Kelvin Celsius 0.08% Nitrogen (N2) 20.2425 hari.500 kilogram per meter kubik) digunakan sebagai unit perbandingan berat jenis planet yang lain.93% Argon 0. Bumi mempunyai massa seberat 59. Lapisan ozon. berada di lapisan stratosfer dan mesosfer dan melindungi bumi dari sinar ultraungu.038% Karbon dioksida Sekitar 1% uap air (bervariasi sesuai iklim)[7] Komposisi Bumi Bumi adalah planet ketiga dari delapan planet dalam Tata Surya. Bumi mempunyai lapisan udara (atmosfer) dan medan magnet yang disebut (magnetosfer) yang melindung permukaan Bumi dari angin matahari.100s 1674.4 km/jam 23.760 miliar ton. Lapisan udara ini menyelimuti bumi hingga ketinggian sekitar 700 kilometer.439281° 0. Mesosfer.367[7] min 184 K −89 °C rata-rata 287 K 14 °C Maks 331 K 57. Lapisan udara ini dibagi menjadi Troposfer. dengan berat jenis Bumi dipatok sebagai 1. Berat jenis Bumi (sekitar 5. Termosfer dan Eksosfer.6 juta kilometer atau 1 AU (Inggris: astronomical unit). Jarak antara Bumi dengan matahari adalah 149.6 miliar tahun. Perbedaan suhu permukaan bumi adalah antara -70 °C hingga 55 °C bergantung pada iklim setempat. 7 °C Atmosfer Tekanan permukaan 101. .95% Oksigen (O2) 0. sinar ultraviolet dan radiasi dari luar angkasa. Stratosfer.

Udara Bumi terdiri dari 78% nitrogen. Bumi diperkirakan tersusun atas inti dalam bumi yang terdiri dari besi nikel beku setebal 1. Kerak bumi terbagi kepada beberapa bagian dan bergerak melalui pergerakan tektonik lempeng (teori Continental Drift) yang menghasilkan gempa bumi. .299 km2. sedangkan danau terbesar adalah Laut Kaspia dengan luas 394.637 meter. massa dan ukuran. diselimuti pula oleh inti luar yang bersifat cair setebal 2. Gravitasi Bumi diukur sebagai 10 N kg-1 dijadikan unit ukuran gravitasi planet lain. Dari keempat planet kebumian. Titik tertinggi di permukaan bumi adalah gunung Everest setinggi 8. Bumi mempunyai 1 satelit alami yaitu Bulan. medan magnet terkuat dan rotasi paling cepat. lalu diselimuti pula oleh mantel silika setebal 2.924 meter. yang artinya terbuat dari batuan.8% permukaan bumi diliputi air. 70.848 meter dan titik terdalam adalah palung Mariana di samudra Pasifik dengan kedalaman 10. dalam kedua arti.2 Komposisi kimia 2 Lapisan bumi 3 Catatan 4 Referensi 5 Lihat pula 6 Pranala luar [sunting] Komposisi dan struktur Bumi adalah sebuah planet kebumian. Kerak bumi lebih tipis di dasar laut yaitu sekitar 5 kilometer.1 Bentuk o 1.100 kilometer. dengan gravitasi Bumi dipatok sebagai 1. bumi juga memiliki kepadatan tertinggi.800 kilometer membentuk 83% isi bumi dan akhirnya sekali diselimuti oleh kerak bumi setebal kurang lebih 85 kilometer. Bumi juga merupakan satu-satunya planet kebumian yang memiliki lempeng tektonik yang aktif. 21% oksigen dan 1% uap air. gravitasi permukaan terbesar. karbondioksida dan gas lain. Daftar isi [sembunyikan]       1 Komposisi dan struktur o 1. berbeda dibandingkan gas raksasa seperti Jupiter.370 kilometer dengan suhu 4.500 °C. Planet ini adalah yang terbesar dari empat planet kebumian.memiliki diameter sepanjang 12.756 kilometer. Danau terdalam adalah Danau Baikal dengan kedalaman 1.

Perancis. meski pada skala global.000 jarak antara katulistiwa ke kutub utara melalui kota Paris. Lokal deviasi terbesar pada permukaan bumi adalah gunung Everest (8. 0. Buncitan ini terjadi karena rotasi bumi. W. atau 0. Topografi lokal sedikit bervariasi dari bentuk bulatan ideal yang mulus. Tenaga alam endogen bersifat membangun permukaan bumi ini. bagian bumi yang terletak paling jauh dari titik tengah bumi sebenarnya adalah gunung Chimborazo di Ekuador. Adanya bentukan-bentukan tersebut.000.742 km. variasi ini sangat kecil. [sunting] Komposisi kimia Tabel Kerak oksida F.[sunting] Bentuk Putaran rotasi bumi pada poros utara-selatan yang berakibat terjadinya siang dan malam Bentuk planet Bumi sangat mirip dengan bulat pepat (oblate spheroid).22%. sebuah bulatan yang tertekan ceper pada orientasi kutub-kutub yang menyebabkan buncitan pada bagian khatulistiwa. sungai. dsb. Bentukan-bentukan tersebut dikenal sebagai relief bumi. bukit. atau kira-kira 40. Diameter rata-rata dari bulatan bumi adalah 12. Tenaga alam eksogen berasal dari luar bumi dan bersifat merusak. yang lebih mulus jika dibandingkan dengan toleransi sebuah bola biliar. Karena buncitan khatulistiwa. Bumi memiliki toleransi sekitar satu dari 584. menyebabkan ukuran diameter katulistiwa 43 km lebih besar dibandingkan diameter dari kutub ke kutub.848 m di atas permukaan laut) dan Palung Mariana (10. menyebabkan permukaan bumi menjadi tidak rata. Karena satuan meter pada awalnya didefinisikan sebagai 1/10. lembah. Jadi kedua tenaga itulah yang membuat berbagai macam relief di muka bumi ini seperti yang kita tahu bahwa permukaan bumi yang kita huni ini terdiri atas berbagai bentukan seperti gunung.911 m di bawah permukaan laut).000 km/π. Clarke Senyawa Formula Komposisi . danau.17% dibanding bulatan sempurna (reference spheroid). Proses alam endogen/tenaga endogen adalah tenaga bumi yang berasal dari dalam bumi.

90% 4.672 analisa berbagai jenis batuan.63% 1. Fungsi utama silika adalah sebagai asam. yang membentuk silikat.1%). silikon (15. Kandungan utamanya adalah besi (32.9%). sulfur (4.1%). Oksida-oksida utama adalah silika.22% batuan terdiri dari 11 oksida (lihat tabel kanan).41% 4.52% 0. dan 1. magnesia.Silika Alumina kapur Magnesia Natrium oksida Besi(II) oksida Kalium oksida Besi(III) oksida Air Titanium dioksida Fosfor pentaoksida Total SiO2 Al2O3 CaO MgO Na2O FeO K2O Fe2O3 H2O TiO2 P2O5 59.5%). and aluminium (1.2% selebihnya terdiri dari berbagai unsur-unsur langka.4%). sulfur (2. alumina. Ini adalah sifat dasar dari berbagai mineral batuan beku yang paling umum.22% Massa bumi kira-kira adalah 5.[10] Ahli geokimia F. Karena proses pemisahan massa. Clarke menyimpulkan bahwa 99. kalsium (1.8%). sulfur dan florin adalah kekecualian dan jumlahnya di dalam batuan biasanya kurang dari 1%. potas dan soda.22% 99. kapur. oksigen (30.98×1024 kg.5%) dan selebihnya kurang dari 1% unsur langka. klorin. nikel (1.60% 0.8%) dan sedikit nikel (5.55% 3. W. Berdasarkan perhitungan dari 1. oksida besi. Clarke memperhitungkan bahwa sekitar 47% kerak bumi terdiri dari oksigen. [note 3] [sunting] Lapisan bumi Menurut komposisi (jenis dari materialnya). magnesium (13. bagian inti bumi dipercaya memiliki kandungan utama besi (88.71% 15.80% 2.1%).8%).9%).52% 2.36% 3. bumi dapat dibagi menjadi lapisan-lapisan sebagai berikut: . Batuan-batuan paling umum yang terdapat di kerak bumi hampir semuanya adalah oksida (oxides). Konstituen lainnya hanya terjadi dalam jumlah yang kecil.

Mars Dari Wikipedia bahasa Indonesia. bumi dapat dibagi menjadi lapisanlapisan sebagai berikut:     Litosfir Astenosfir Mesosfir Inti Bumi bagian luar Inti bumi bagian luar merupakan salah satu bagian dalam bumi yang melapisi inti bumi bagian dalam. inti bumi mempunyai tebal 1200km dan berdiameter 2600km. lihat Mars (disambiguasi). Inti bumi terdiri dari besi dan nikel berbentuk padat dengan temperatur dapat mencapai 4800 °C. Inti bumi bagian luar mempunyai tebal 2250 km dan kedalaman antara 2900-4980 km. ensiklopedia bebas Untuk kegunaan lain dari Mars. Mars . Inti bumi bagian luar terdiri atas besi dan nikel cair dengan suhu 3900 °C.  Inti Bumi bagian dalam Inti bumi bagian dalam merupakan bagian bumi yang paling dalam atau dapat juga disebut inti bumi.   Kerak Bumi Mantel Bumi Inti Bumi Sedangkan menurut sifat mekanik (sifat dari material)-nya.

077 km/s 1.665 861 SA 206.100 km 1.000 km 1.381 497 SA 227.5991 sols Periode sinodis 779.971 day Periode orbit 1.562° 286.850° ke Ekliptika 5.96 hari 2.209.8808 tahun Julian 668.135 tahun Julian Kecepatan orbit rata-rata 24.093 315 Perihelion Sumbu semi-mayor Eksentrisitas 686.67° ke bidang Invariabel[2] 49.Mars dilihat oleh teleskop luar angkasa Hubble Penamaan Adjektif Martian Ciri-ciri orbit[1] Epos J2000 Aphelion 249.65° ke ekuator Matahari 1.939.537° Inklinasi Bujur node menaik Argumen perihelion .300 km 1.669.523 679 SA 0.

005 89 ± 0.1 km[a][3] 0.622 96 h[4] 868.15[5] ratarata min maks .396.1 km[a][3] 0.886 50° 0.000 15 144.2 ± 0.Satelit 2 Ciri-ciri fisik Jari-jari khatulistiwa 3.934 g/cm³ Jari-jari kutub Kepepatan Luas permukaan Volume Massa Kepadatan rata-rata Gravitasi permukaan di 3.151 Bumi 6.798.6318×1011 km³ 0.025 957 hari 24.107 Bumi 3.69 m/s² khatulistiwa 0.2 ± 0.681 43° Deklinasi Albedo Suhu permukaan Kelvin Celsius 52.533 Bumi 3.22 km/jam 25.500 km² 0.531 Bumi 0.284 Bumi 1.027 km/s 1.19° Asensio rekta bagi kutub 21 j 10 m 44 d utara 317.4185×1023 kg 0.376 g Kecepatan lepas Hari sideris Kecepatan rotasi Kemiringan sumbu 5.376.

1"[5] Atmosfer Tekanan permukaan 0. Ini disebabkan oleh keberadaan besi(III) oksida di permukaan planet Mars.[7][8] Lingkungan Mars lebih bersahabat bagi kehidupan dibandingkan keadaan Planet Venus. gunung berapi.6–1. gunung tertinggi di Tata Surya. keadaannya tidak cukup ideal untuk manusia. Periode rotasi dan siklus musim Mars mirip dengan Bumi. gurun.186 K 227 K −87 °C −46 °C Magnitudo tampak Diameter sudut 268 K[4] −5 °C +1. dan Valles Marineris. Selain itu. dan lapisan es. Di permukaan Mars terdapat kawah. di belahan utara terdapat cekungan Borealis yang meliputi 40% permukaan Mars. Planet ini sering dijuluki sebagai "planet merah" karena tampak dari jauh berwarna kemerah-kemerahan.[6] Mars adalah planet bebatuan dengan atmosfer yang tipis.03% Uap air 0. Di Mars berdiri Olympus Mons.91[5] 3. lembah.01% Nitrogen monoksida 2. Namanya diambil dari dewa perang Romawi. Mars.8 hingga −2.6% Argon 0.5 ppm Neon 300 ppb Krypton 130 ppb Formaldehida 80 ppb Xenon 30 ppb Ozon 10 ppb Metana Mars adalah planet terdekat keempat dari Matahari.72% Karbon dioksida Komposisi 2. Namun begitu.0 kPa 95.7% Nitrogen 1.07% Karbon monoksida 0. Suhu udara yang cukup rendah dan tekanan .2% Oksigen 0. lembah terbesar di Tata Surya.5—25.

telah terbukti bahwa fitur tersebut hanyalah sebuah kenampakan alam biasa. Planet ini memiliki 2 buah satelit. meskipun yang amat sederhana. Misi-misi ke planet merah ini. walaupun di masa kini. Geological Survey untuk memperlihatkan detail. Ini berdasarkan gambar tahun 1979 dari wahana Voyager 1. sampai penghujung abad ke-20.62 jam. Penamaan . menyebabkan manusia harus menggunakan alat bantu pernapasan jika ingin tinggal di sana. Banyak orang yang menganggapnya sebagai sebuah bukti dari peradaban yang telah lama musnah di Mars.S. Planet ini mengorbit selama 687 hari dalam mengelilingi matahari. lihat Jupiter. Di planet Mars. Jupiter Gambar ini diperkaya oleh U. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Untuk kegunaan lain dari Jupiter. Yupiter Dari Wikipedia bahasa Indonesia. ditambah dengan komposisi udara yang sebagian besar karbondioksida. Fitur ini merupakan sebuah perbukitan yang bila dilihat dari atas nampak sebagai sebuah wajah manusia. yaitu Phobos dan Deimos. Planet ini juga berotasi. Kala rotasinya 25.udara yang rendah. terdapat sebuah fitur unik di daerah Cydonia Mensae. belum menemukan jejak kehidupan di sana.

305° ke Ekliptika 6.572 hari 11.818° rata 1.209 Bumi 66.429 AU) 778.492° Inklinasi Bujur node menaik Argumen perihelion Satelit 275.547.Adjektif Jovian Ciri-ciri orbit[1][2] Epos J2000 Aphelion Perihelion Sumbu semimayor Eksentrisitas Periode orbit 816.331.573.267 AU) 0.85920 tahun Periode sinodis 398.458.07 km/s[3] rata-rata Anomali rata18.492 ± 4 km[5][6] 11.800 km (5.204.600 km (4.09° ke ekuator Matahari 0.520.32° ke bidang Invariabel[4] 100.88 days[3] Kecepatan orbit 13.854 ± 10 km[5][6] 10.066° 63 Ciri-ciri fisik Jari-jari khatulistiwa Jari-jari kutub 71.104 AU) 740.517 Bumi .048775 4.200 km (5.950.

94[3] maks Diameter sudut 29.52 (geometrik)[3] min rata-rata 165 K[3] 112 K[3] -1.06487 ± 0.1"[3] .057° bagi kutub utara 17 jam 52 men 14 det[5] Deklinasi Albedo Suhu permukaan level 1 bar 0.925 h[8] 12.3 Bumi 1.8 Bumi Volume Massa Kepadatan rata1.8" — 50.5 km/s[3][6] Hari sideris Kecepatan rotasi Kemiringan sumbu 9.528 g khatulistiwa Kecepatan lepas 59.1 bar Magnitudo tampak 64.6 km/s 45.21796×1010 km²[6][7] 121.8986×1027 kg[3] 317.79 m/s²[3][6] permukaan di 2.13°[3] Asensio rekta 268.43128×1015 km³[3][6] 1321.326 g/cm³[3][6] rata Gravitasi 24.9 Bumi 1.Kepepatan Luas permukaan 0.300 km/jam 3.6 to -2.343 (terikat) 0.00015 6.496°[5] 0.

Lapisan atas atmosfer Yupiter terdiri dari 88 .86 tahun. . Seperti planet lain.92% hidrogen dan 8 . Jupiter memiliki 63 satelit.Atmosfer[3] Tekanan permukaan Tinggi skala 20–200 kPa[9] (lapisand awan) 27 km 89. Yupiter tersusun atas unsur besi dan unsur berat lainnya. Bumi dan Mars. sedangkan periode revolusi adalah 11.0006% 0.003% Komposisi 0. Atmosfer Yupiter mengandung hidrogen (H). metana (CH4) dan amonia (NH3). Callisto (Galilean moons). Europa.026% ~0. Venus.980 km dan memiliki massa 318 kali massa bumi. Jupiter adalah planet terbesar dan terberat dengan diameter 14. di antaranya Io.0% Hidrogen (H2) 10.12% helium. Periode rotasi planet ini adalah 9.0% Helium ~0. Suhu di permukaan planet ini berkisar dari -140oC sampai dengan 21oC. helium (He). Di permukaan planet ini terdapat bintik merah raksasa.2±2.0004% Es: Amonia air amonium hidrosulfida(NH4SH) Metana Amonia Hidrogen deuterida (HD) Etana air Yupiter atau Jupiter adalah planet terdekat kelima dari matahari setelah Merkurius.8 jam. Ganymede. Jarak rata-rata antara Yupiter dan Matahari adalah 778.3% ~0.8±2.3 juta km.

Saturnus Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Materi pembentuknya bukanlah dari es seperti Saturnus melainkan ialah batuan dan pecahan-pecahan debu.Daftar isi [sembunyikan]      1 Cincin Yupiter 2 Ringkasan 3 Pranala Luar 4 Rujukan 5 Galeri [sunting] Cincin Yupiter Cincin Yupiter Yupiter memiliki cincin yang sangat tipis .berwarna hampir sama dengan atmosfernya dan sedikit memantulkan cahaya matahari. cincin Yupiter merupakan hasil dari gagal terbentuknya satelit Yupiter. ensiklopedia bebas "Saturnus" beralih ke halaman ini. namun pada saat tertentu Mars terlihat lebih cerah daripada Yupiter. Setelah diteliti. lihat Saturnus (disambiguasi). . Yupiter biasanya menjadi objek tercerah keempat di langit (setelah matahari. Untuk kegunaan lain dari Saturnus. bulan dan Venus). Cincin Yupiter terbentuk atas materi yang gelap kemerahmerahan.

783 km 10.956 km 9.449.433.115 958 04 SA 1.Saturnus Saturnus.327 hari 29.657 296 tahun Perihelion Sumbu semimayor Eksentrisitas Periode orbit Periode sinodis 378.485 240° ke Ekliptika 5.513.572.370 km 9.582 017 20 AU 0.69 km/s[3] rata-rata Anomali rata320.048 076 35 AU 1.832.353.346 750° rata Inklinasi 2. seperti dilihat oleh wahana Cassini Penamaan Adjektif Saturnian Ciri-ciri orbit[1][2] Epos J2000 Aphelion 1.09 hari[3] Kecepatan orbit 9.51° ke ekuator Matahari .055 723 219 10.325.

96 m/s²[3][6] permukaan di 0.687 g/cm³[3][6] rata (kurang dari air) Gravitasi 8.268 ± 4 km[5][6] 9.364 ± 10 km[5][6] 8.439 – 0.0.449 hari[8] (10 j 32 – 47 men) 9.2713×1014 km³[3][6] 763.59 Bumi 5.703 Bumi 8.27×1010 km²[7][6] 83.87 km/s[6] 35 500 km/jam Kecepatan rotasi .013 862° ~ 200 yang teramati (61 dengan orbit yang aman Ciri-ciri fisik Jari-jari khatulistiwa Jari-jari kutub Kepepatan Luas permukaan 60.5521 Bumi 0.0.152 Bumi Volume Massa Kepadatan rata.000 18 4.5 km/s[3][6] Hari sideris 0.4492 Bumi 54.93° ke bidang invariabel[4] Bujur node menaik Argumen perihelion Satelit 113.914 g khatulistiwa Kecepatan lepas 35.6846×1026 kg[3] 95.642 811° 336.097 96 ± 0.

47 (geometrik)[3] min rata-rata 134 K[3] 84 K[3] +1.5 km ~96% ~3% ~0.73°[3] Asensio rekta 2 jam 42 men 21 det bagi kutub utara 40.01% Komposisi ~0.1"[3] (tidak termasuk cincin) Atmosfer[3] Tinggi skala 59.Kemiringan sumbu 26.2 sampai -0.24[9] 14.000 7% Etana Es: Amonia air .01% Hidrogen (H2) Helium Metana Amonia Hidrogen deuterida (HD) Maks Suhu permukaan level 1 bar 0.342 (terikat) 0.1 bar Magnitudo tampak Diameter sudut 0.537°[5] 0.4% ~0.589°[5] Deklinasi Albedo 83.5" — 20.

merotasi setiap 10 jam . berbeda sebesar 9%. Jadi. Hingga 2006. Rhea. Mereka adalah Mimas. hal ini tidak memungkinkan adanya kehidupan di Saturnus.867 mil) dimana diameter dari Kutub Utara ke Kutub Selatan sebesar 108. Diameter khatulistiwa Saturnus sebesar 120. Saturnus memiliki kerapatan yang rendah karena sebagian besar zat penyusunnya berupa gas dan cairan. Saturnus memiliki bentuk yang diratakan di kutub dan dibengkakkan keluar disekitar khatulistiwa. Para ilmuwan berpendapat. yaitu 10 jam 14 menit. Bentuk fisik Besar Saturnus dibandingkan dengan Bumi. Inti Saturnus diperkirakan terdiri dari batuan padat dengan atmosfer tersusun atas gas amonia dan metana. Tethys. Saturnus berevolusi dalam waktu 29. terdiri beribu-ribu cincin yang mengelilingi planet ini. Bentuk yang diratakan ini disebabkan oleh rotasinya yang sangat cepat.amonium hidrosulfida(NH4SH) Saturnus adalah sebuah planet di tata surya yang dikenal juga sebagai planet bercincin. Titan (Satelit terbesar dengan ukuran lebih besar dari planet Merkurius) dan Iapetus. tidak mungkin juga terbuat dari zat cair karena gaya sentrifugal akan mengakibatkan timbulnya gelombang. diperkirakan yang paling mungkin membentuk cincin-cincin itu adalah bongkahan-bongkahan es meteorit. sejauh ini. Tujuh di antaranya cukup masif untuk dapat runtuh berbentuk bola di bawah gaya gravitasinya sendiri.535 mil). cincin itu tidak mungkin terbuat dari lempengan padat karena akan hancur oleh gaya sentrifugal. Saturnus diketahui memiliki 56 buah satelit alami. Saturnus dan Matahari akan berada dalam satu garis lurus. Saturnus juga berotasi dalam waktu yang sangat singkat.536 km (74. Namun. dan merupakan planet terbesar kedua di tata surya setelah Jupiter. Bumi. Setiap 378 hari. Cincin Saturnus sangat unik. Dione. Bahan pembentuk cincin ini masih belum diketahui.728 km (67. karena itulah Saturnus tampak tidak terlalu jelas dari Bumi. Selain berevolusi.46 tahun. Jarak Saturnus sangat jauh dari Matahari. Enceladus.

7% hidrogen dan 3% helium. dimana tebalnya sekitar 200 dan 270 kilometer.14 menit waktu Bumi. merotasi dengan kecepatan yang berbeda-beda bergantung dari posisi lintangnya. mencapai kecepatan 500 m/s (1. Awan terendah Saturnus dibuat oleh air es dan dengan ketebalan sekitar 10 kilometer. planet ini memiliki atmosfer yang mengandung gas. Aurora juga diketahui terbentuk di mesosfer Saturnus. yaitu sebesar 98 K (-283 °F. Pada atmosfer Saturnus juga terdapat sedikit kandungan asetilena.02% amonia. 1. Tidak seperti Yupiter. sebagai hasilnya. Saturnus akan mengapung. Temperatur di awan bagian dalam Saturnus lebih besar daripada yang diluar karena panas yang diproduksi di bagian dalam Saturn. etana dan fosfin.[10] Temperatur di awan bagian atas Saturnus sangat rendah. jika Saturnus diletakan diatas kolam yang penuh air. Bagian teratas dibuat dari gas hidrogen dan helium. . Saturnus adalah satu-satunya Planet di tata surya yang massa jenisnya lebih sedikit daripada air. Awan diatasnya.[10] [sunting] Awan Awan Saturnus.[12] yang jauh lebih cepat daripada angin yang ada di Bumi. Walaupun inti Saturnus memiliki massa jenis yang lebih besar daripada air. [sunting] Atmosfer Awan heksagonal kutub utara yang pertama dideteksi oleh Voyager 1 dan akhirnya dipastikan oleh Cassini. 0. sehingga massa jenis relatif planet ini sebesar is 0.800 km/h. dengan suhu 250 K (-10°F. seperti halnya Yupiter.[11] Angin Saturnus merupakan salah satu dari angin terkencang di Tata Surya.69 g/cm³ (lebih sedikit daripada air).2% metana dan 0. memiliki ketebalan 50 kilometer. -175 °C). [sunting] Komposisi Bagian luar atmosfer Saturnus terbuat dari 96. 23°C). terbuat dari es amonium hidrogensulfida (simbol kimia: NH4HS) dan diatas awan tersebut terdapat awan es amonia dengan ketebalan 80 kilometer.118 mph). Temperatur Saturnus cukup rendah. awan Saturnus lebih redup dan awan Saturnus lebih lebar di khatulistiwa.

satelit dari Saturnus. Diatas inti Saturnus terdapat bagian yang lebih tipis yang merupakan hidrogen metalik. Tidak seperti kutub utara. dengan massa sekitar 9 sampai 22 kali lebih dari massa inti Bumi. mirip dengan angin taufan yang ada di Bumi.[17] [sunting] Rotasi dan orbit . Diatas bagian tersebut terdapat daerah liquid hidrogen dan helium. Inti Planet Saturnus sangat panas dan inti planet ini meradiasi sekitar 21/2 kali lebih panas daripada jumlah energi yang diterima Saturnus dari Matahari.[16] [sunting] Medan gaya Saturnus memiliki medan gaya alami yang lebih lemah dari Yupiter. Titik lonjong ini adalah badai besar. tidak seperti planet lainnya. 14. 1933 dan tahun 1960. namun jumlah massa jenisnya lebih besar. Pada tahun 1990.[15] Inti planet Saturnus berat.730 °C). badai unik Saturnus yang hanya ada dalam waktu yang pendek dan muncul setiap 30 tahun waktu Bumi. namun mereka terlalu lemah untuk dideteksi dari Bumi. Titan mengorbit di bagian luar medan gaya Saturnus dan memberikan keluar plasma terhadap daerah dari partikel dari atmosfer Titan yang yang diionisasi.[11] Inti Planet Saturnus sama besarnya dengan Bumi. sekitar 30. Jika lingkaran konstan ini berlanjut.Pada Atmosfer Saturnus juga terdapat awan berbentuk lonjong yang mirip dengan awan berbentuk lonjong yang lebih jelas yang ada di Yupiter. diprediksi bahwa pada tahun 2020 bintik putih besar akan terbentuk kembali. [sunting] Inti Planet Inti Planet Saturnus mirip dengan Yupiter. Badai seperti tahun 1990 diketahui dengan nama Bintik Putih Raksasa.000 km (18.000 K (26. Planet ini memiliki inti planet di pusatnya dan sangat panas. 1903.600 mil). Cassini-Huygens nantinya mengkonfirmasi hal ini tahun 2006. kutub selatan tidak menunjukan bentuk awan heksagonal dan yang menarik. Medan gaya Saturnus unik karena porosnya simetrikal.540 °F. temperaturnya mencapai 15. Cassini menemukan badai mirip dengan siklon tropis terkunci di kutub selatan dengan dinding mata yang jelas. Teleskop Hubble mendeteksi awan putih didekat khatulistiwa Saturnus. Penemuan ini mendapat catatan karena tidak ada planet lain kecuali Bumi di tata surya yang memiliki dinding mata.[13] Bintik Putih Raksasa juga ditemukan tahun 1876.[14] Pesawat angkasa Voyager 1 mendeteksi awan heksagonal didekat kutub utara Saturnus sekitar bujur 78° utara. Saturnus menghasilkan gelombang radio.

[18] James Keeler mempelajari cincin itu menggunakan spektrometer tahun 1895 yang membuktikan bahwa teori Maxwell benar. Dia kemudian menulis kepada adipati Toscana bahwa "Saturnus tidak sendirian. yang mengorbit Saturnus sendiri-sendiri dan jika tidak. Pada tahun 1675 Giovanni Domenico Cassini menentukan bahwa cincin Saturnus sebenarnya terdiri dari berbagai cincin yang lebih kecil dengan ruang antara mereka. namun terbuat dari partikel-partikel kecil. Saturnus tidak merotasi dalam rata-rata yang konstan. bagian terbesar dinamakan Divisi Cassini.Animasi awan heksagonal Saturnus. Periode rotasi Saturnus tergantung dengan kecepatan rotasi gelombang radio yang dikeluarkan oleh Saturnus.46 tahun Bumi untuk Saturnus untuk mengorbit Matahari yang diketahui dengan nama periode orbit Saturnus. Persoalan cincin itu tidak dapat diselesaikan sehingga 1655 oleh Christian Huygens. [sunting] Sejarah Cincin itu pertama sekali dilihat oleh Galileo Galilei pada tahun 1610 dengan teleskopnya. Pada tahun 1859. Perlu 29. yang menggunakan teleskop yang lebih kuat daripada teleskop yang digunakan Galileo. Pesawat angkasa Cassini-Huygens menemukan bahwa emisi radio melambat dan periode rotasi Saturnus meningkat.4 milyar km. [sunting] Cincin Saturnus Saturnus terkenal karena cincin di planetnya. yang menjadikannya sebagai salah satu obyek dapat dilihat yang paling menakjubkan dalam sistem tata surya. Tidak diketahui hal apa yang menyebabkan gelombang radio melambat. . James Clerk Maxwell menunjukan bahwa cincin tersebut tidak padat. Namun. Jarak antara Matahari dan Saturnus lebih dari 1. Saturnus memiliki periode rotasi selama 10 jam 14 menit waktu Bumi. Dia juga mengira bahwa Saturnus memiliki "telinga. cincin itu akan tidak stabil atau terpisah. Cincin itu tersusun dalam garis sejajar dengan zodiak dan yang ditengah (Saturnus) adalah tiga kali besar yang lurus (penjuru cincin)"." Pada tahun 1612 sudut cincin menghadap tepat pada bumi dan cincin tersebut akhirnya hilang dan kemudian pada tahun 1613 cincin itu muncul kembali. tetapi terdiri dari tiga yang hampir bersentuhan dan tidak bergerak. sekitar 9 kali jarak antara Bumi dan Matahari. tetapi dia tidak dapat memastikannya. yang membuat Galileo bingung.

Voyagers mendapati cincin tersebut mempunyai struktur seni yang terdiri dari ribuan bagian kecil dan cincin kecil. tetapi ditinggalkan dari nebula asal yang membentuk Saturnus. . Sementara ruang terluas di cincin.630 km hingga 120. Teori kedua adalah cincin tersebut bukanlah dari satelit Saturnus. seperti Divisi Cassini dan Divisi Encke. dapat dilihat dari Bumi. oksida besi dan partikel es dan batu. Struktur ini dipercayai terbentuk akibat tarikan graviti satelit-satelit Saturnus melalui berbagai cara.[sunting] Bentuk fisik cincin Saturnus Saturnus yang terlihat dari pesawat angkasa Cassini tahun 2007. justru lebih berstruktur dalam cincin sebenarnya terdiri dari gelombang berputar yang dihasilkan oleh gangguan gravitas satelit secara berkala.700 km atas khatulistiwa Saturnus dan terdiri daripada bebatuan silikon dioksida. Teori pertama diusulkan oleh Édouard Roche pada abad ke-19. Sebagian bagian dihasilkan akibat satelit kecil yang lewat seperti Pan dan banyak lagi bagian yang belum ditemukan. Teori ini tidak diterima masa kini disebabkan cincin Saturnus dianggap tidak stabil melewati periode selama jutaan tahun dan dengan itu dianggap baru terbentuk. Terdapat dua teori mengenai asal cincin Saturnus. Variasi teori ini adalah satelit tersebut pecah akibat hantaman dari komet atau asteroid. Bagian lain terbentuk akibat resonansi antara periode orbit dari partikel di beberapa bagian dan bahwa satelit yang lebih besar yang terletak lebih jauh. adalah cincin tersebut merupakan bekas satelit Saturnus yang orbitnya datang cukup dekat dengan Saturnus sehingga pecah akibat kekuatan pasang surut. Cincin Saturnus tersebut dapat dilihat dengan menggunakan teleskop modern berkekuatan sederhana atau dengan teropong berkekuatan tinggi. pada Mimas terdapat divisi Cassini melalui cara ini. Cincin ini menjulur 6. sementara sebagian cincin kecil ditahan oleh medan gravitas satelit penggembala kecil seperti Prometheus dan Pandora.

Namun. Diperkirakan bahwa jari-jari tersebut adalah debu yang sangat kecil sekali yang naik keatas cincin. difoto oleh pesawat angkasa Voyager 2.[sunting] Jari-jari Jari-jari di cincin Saturnus. salah satu satelit milik Saturnus Saturnus memiliki 59 satelit alami. [sunting] Satelit alami Titan. Iapetus. Titan . Banyak satelit Saturnus yang sangat kecil. Jarijari tersebut terlihat saat gelap ketika disinari sinar matahari dan terlihat terang ketika ada dalam sisi yang tidak diterangi sinar matahari.[19] 7 satelit lainnya cukup besar untuk. alasan utama mengapa jari-jari itu ada masih tidak diketahui. Debu itu merotasi dalam waktu yang sama dengan magnetosfer planet tersebut dan diperkirakan bahwa debu itu memiliki koneksi dengan elektromagnetisme. dimana 33 dari 50 satelit memiliki diameter lebih kecil dari 10 kilometer dan 13 satelit lainnya memiliki diameter lebih kecil dari 50 km. Jari-jari tersebut muncul dalam fenomena musiman. 48 di antaranya memiliki nama. Dione. Cassini menemukan jari-jari tersebut 25 tahun kemudian. Voyager menemukan suatu bentuk seperti ikan pari di cincin Saturnus yang disebut jari-jari. dimana satelit tersebut adalah Titan. Tethys. Rhea. menghilang selama titik balik matahari. Enceladus dan Mimas.

ditemukan tahun 1848 oleh tim dari Britania Raya. Hal ini berdasarkan 5 elemen yang secara tradisional digunakan untuk mengklasifikasikan elemen alami. Tethys dan Dione. Mimas dan Enceladus.[22] dan orang Romawi mengikutinya. diketahui dengan nama "Sani" atau "Shani.[20] Pada zaman kuno. Saturnus. dimana nama Planet ini diambil dari namanya. Orang Turki Ottoman dan orang Melayu menamainya "Zuhal". satelit Desember tahun 2004 dan satelit Januari tahun 2005 banyak foto Titan diambil oleh Cassini-Huygens. terdapat 9 planet dimana Tata Surya diketahui dengan nama Navagraha. Tidak lama. William Henry Pickering menemukan satelit Phoebe. Giovanni Domenico Cassini menemukan 4 satelit lainnya. Pada mitologi Kekaisaran Romawi.[24] Tidak ada penemuan lebih lanjut sampai tahun 1789 ketika William Herschel menemukan 2 satelit lagi. Orang Ibrani kuno menyebut Saturnus dengan nama "Shabbathai". Dewa Saturnus. yang memiliki resonansi orbit dengan Titan. salah satu dari mereka.adalah satelit terbesar.[21] Kebudayaan Tiongkok dan Jepang kuno menandakan Saturnus sebagai bintang Bumi (土星). Hyperion dan Phoebe adalah satelit terbesar lainnya. Christian Huygens menggunakan teleskop dengan perbesaran yang lebih besar dan ia menemukan bahwa cincin itu adalah cincin Saturnus. berasal dari bahasa Arab . penelitian terhadap Titan mengakibatkan adanya konfirmasi pada tahun 1944 bahwa Titan memiliki atmosfer yang tebal.[21] Orang Yunani mengeramatkan planet terluar untuk Kronos. Huygens juga menemukan satelit dari Saturnus. [sunting] Eksplorasi [sunting] Zaman kuno dan observasi Saturnus telah diketahui sejak zaman prasejarah. Cassini juga menemukan celah yang disebut dengan divisi Cassini. Iapetus. adalah dewa pertanian dan panen. Pada tahun 1899. planet ini adalah planet terjauh dari 5 planet yang diketahui di tata surya (termasuk Bumi) dan merupakan karakter utama dalam berbagai mitologi. satelit Hyperion. Kepintarannya. dengan diameter lebih besar dari 200 km. adalah Agiel (layga) dan jiwanya (jiwa gelap) adalah Zazel (lzaz). Pada astrologi Hindu. atau jiwa bermanfaat." hakim dari semua Planet dan menentukan seluruhnya menurut kelakuan baik atau buruk yang mereka lakukan. Di Titan.[21] Orang Romawi menganggap Saturnus sama dengan Dewa Yunani Kronos. . lebih besar dari planet Merkurius dan satu-satunya satelit di atmosfir yang memiliki atmosfir yang tebal. satelit terbesar Saturnus. Rhea. 1 bagian dari satelit ini. yaitu Huygens mendarat di Titan. dimana Titan menjadi satelit yang unik di antara satelit di Tata Surya lainnya. Selama abad ke-20. Pada tahun 1675. Titan.‫زحل‬ Cincin Saturnus membutuhkan paling sedikit teleskop dengan diameter 75 mm untuk menemukannya dan cincin tersebut tidak diketahui sampai ditemukan oleh Galileo Galilei tahun 1610. Malaikatnya adalah Cassiel.[23] Galileo sempat bingung dengan cincin Saturnus dan mengira bahwa Saturnus bertelinga.

. tidak ada detail tentang permukaan Titan. Namun terjadi ketidakberuntungan. Lebih banyak foto satelit-satelit Saturnus jarak dekat yang didapat. Pioner 11 terbang 20. Voyager 1 juga membuktikan bahwa atmosfir Titan tidak dapat dilalui dalam panjang gelombang yang dapat dilihat. Fitur permukaan berbagai satelit dilihat pertama kali. [sunting] Cassini Gambaran Artis tentang Cassini yang sedang mengorbit Saturnus. cincin dan satelitnya dalam resolusi besar. Resolusi gambar tersebut tidak bagus untuk melihat fitur permukaan.000 kilometer dari ujung awan Saturnus.[26] Satelit tersebut menemukan dan memperjelas beberapa satelit baru yang mengorbit di dekat cincin Saturnus. kamera satelit tersangkut untuk beberapa hari dan beberapa pengambilan gambar yang direncanakan hilang. Gambar Saturnus dan beberapa satelitnya dengan resolusi rendah didapat. selama penerbangan. Mereka juga menemukan celah kecil Maxwell dan Keeler (celah seluas 42 km di cincin Saturnus). dalam kata lain.[sunting] Pioneer 11 Saturnus dikunjungi oleh Pioneer 11 pada satelit September tahun 1979. Graviti Saturnus digunakan untuk mengarahkan lintasan pesawat angkasa tersebut menuju Uranus. Pesawat udara juga mempelajari cincin Saturnus. selain itu. di antara penemuan-penemuan. Pesawat ini mengirim kembali gambar Planet.[26] 1 tahun kemudian. mereka bukan material kosong. terdapat penemuan cincin-F dan fakta bahwa celah gelap di cincin terang jika dilihat kearah matahari. Voyager 1 melakukan penerbangan dekat dengan Titan dan meningkatkan pengetahuan manusia atas Titan. Pioneer 11 juga mengukur temperatur Titan. Voyager 2 melanjutkan penelitian sistem Saturnus. Voyager 1 mengunjungi sistem Saturnus. pada bulan Agustus tahun 1981.[25] [sunting] Voyager Pada bulan November tahun 1980. sehingga.

NASA melaporkan bahwa. Pada bulan Juni tahun 2004. Penerbangan Cassini ke Titan yang terakhir dijadwalkan pada tanggal 19 Juli 2007. Para ilmuan percaya bahwa badai ini adalah badai terkuat yang pernah terlihat."[28] Pada tanggal 20 September 2006. mengirim data selama turun ke atmosfir dan pendaratan.[29] . Enceladus. melalui gambar. Cassini melakukan beberapa penerbangan ke Titan dan satelit yang mengandung es.[27] Pada tanggal 10 Maret 2006. Selama tahun 2005. diluar cincin utama Saturnus yang lebih bercahaya dan di dalam cincin G dan E. yang ditemukan oleh Cassini. Sejak awal tahun 2005. Apa yang berbeda disini adalah bahwa cairan air tidak akan lebih dari 10 meter dibawah permukaan. sebuah foto dari satelit Cassini menemukan cincin Saturnus yang belum ditemukan. Sebelum SOI. Gambar tersebut juga menunjukan partikel air di cairan tersebut dipancarkan oleh pancaran es. Andrew Ingersoll dari Institut Teknologi California. Cassini telah melakukan penerbangan dekat ke Phoebe dan memberikan data dan gambar dengan resolusi besar. Kekuatan petir di Saturnus diperkirakan 1000 kali lebih besar daripada petir di Bumi.Posisi-posisi Saturnus: 2001–2029 Pada tanggal 1 Juli 2004. satelit Cassini menemukan fakta-fakta tentang cairan air yang meletus di geiser di salah satu satelit Saturnus. pesawat angkasa Cassini–Huygens melakukan manuver SOI (Saturn Orbit Insertion) dan memasuki orbit sekitar Saturnus. Penerbangan Cassini ke satelit terbesar Titan telah menangkap gambar danau besar dan pantai serta beberapa pulau dan pegunungan. "satelit lainnya di tata surya memiliki samudera cairan air yang ditutup oleh es. Cassini menyelesaikan 2 penerbangan Titan sebelum mengeluarkan satelit Huygens pada tanggal 25 Desember 2004. Cincin ini merupakan hasil dari tabrakan meteor dengan 2 satelit Saturnus. Cassini telah mempelajari sistem ini. ilmuan telah meneliti tentang petir di Saturnus. Menurut Dr. Huygens turun ke permukaan Titan pada tanggal 14 Januari 2005.

satelit itu telah menemukan dan mengkonfirmasi 4 satelit baru. Venus. Saturnus muncul dalam penglihatan mata telanjang pada saat langit malam sebagai titik terang dan berwarna kuning.[30] Pada tahun 2006. Pada bulan Maret tahun 2007. yang dikonfirmasi pada bulan Januari tahun 2007.Pada bulan Juli tahun 2006. Bantuan optik (teleskop) perlu diperbesar setidak-tidaknya 20X untuk melihat cincin Saturnus bagi banyak orang.[31] . Misi utama satelit ini akan berakhir tahun 2008 ketika pesawat angkasa akan diperkirakan menyelesaikan 74 misi mengelilingi orbit disekitar planet. Mars dan Yupiter (Uranus dan 4 Vesta terlihat dengan mata telanjang ketika langit gelap) dan planet terakhir yang diketahui oleh astronom awal sampai Uranus ditemukan tahun 1781. Cassini melihat bukti pertama danau hidrokarbon didekat kutub utara Titan. [sunting] Penglihatan paling baik Saturnus adalah planet terjauh dari 5 planet yang paling mudah dilihat dengan mata telanjang dan 4 planet lainnya adalah Merkurius. yang terbesar dimana besarnya hampir sebesar Laut Kaspia. Namun satelit itu diperkirakan baru menyelesaikan setidak-tidaknya satu misi. beberapa gambar didekat kutub utara Titan menemukan "lautan" hidrokarbon.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful