Anda di halaman 1dari 20

cootob lopotoo nosll kkN

LACkAN kLGIA1AN
kULIAn kLkIA NA1A
SLMLS1Lk knUSUS 2010
Lokas| 0S





edukuhan kauma kelurahan Wl[lre[o
kecamaLan andak kabupaLen 8anLul
?ogyakarLa
2010





BAB I
PENDAHULUAN
A. Analisis Situasi
Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) Universitas Negeri Yogyakarta pada semester khusus tahun ajaran
2009/2010 untuk kelompok 05 dilaksanakan di pedukuhan Kauman, Desa Wijirejo, Kecamatan
Pandak, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Gambaran umum mengenai
Pedukuhan Kauman tempat berlangsungnya kegiatan KKN adalah sebagai berikut :
Letak geograIis dan batas wilayah
Secara administratiI Pedukuhan Kauman terletak di Kelurahan Wijirejo, Kecamatan Pandak,
Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Adapun batas wilayah pedukuhan
Kauman adalah sebagai berikut.
a. Sebelah Utara berbatasan dengan Pedukuhan Pijenan
b. Sebelah Timur berbatasan dengan Pedukuhan Gesikan
c. Sebelah Selatan berbatasan dengan Pedukuhan Gedong sari
d. Sebelah Barat berbatasan dengan Pedukuhan Kwalangan
2. Keadaan pemerintahan
Pedukuhan Kauman dikepalai oleh seorang Dukuh. Pedukuhan Kauman terdiri dari 3 RW dan 7
RT, dengan rincian sebagai berikut :
a. RW 16 yaitu Kampung Kauman yang membawahi RT 01, RT 02, dan RT 07
b. RW 17 yaitu Kampung Ngentak yang membawahi RT 03 dan RT 04
c. RW 18 yaitu Kampung Karang yang membawahi RT 05 dan RT 06
3. Kondisi Alam dan Potensi Fisik
Pedukuhan Kauman memiliki luas wilayah 47,56 ha. Tanah di pedukuhan Kauman dalam
kondisi baik, pertanian mendapat irigasi yang baik. Sungai yang terdapat di pedukuhan Kauman
adalah sungai Bedog dan anak sungai kecil dari sungai ini. Pada musim kemarau debit air di
sungai ini sangat kecil. Tidak ada hama penyakit yang mengkhawatirkan untuk
pertanian,Kondisi jalan utama dukuh telah di aspal, sedangkan jalan perumahan sebagian paving
block, dan sebagian lain masih belum dicor.
Keadaan Penduduk Pedukuhan Kauman
Pedukuhan Kauman terdiri dari 3 RW dan 7 RT. Berdasarkan sensus tahun 2009, jumlah
penduduk dukuh Kuman sekitar 1096. Dari total 1096 penduduk dukuh Kauman, sebanyak 99
dari total penduduk beragama Islam. Sedangkan sisanya yaitu kurang lebih 1beragama non-
Islam. Mata pencaharian penduduk Kauman sebagian besar sebagai petani. Sementara sebagian
lain bekerja sebagai pedagang, PNS, dan wirasta.
5. Kondisi Kerohanian Masyarakat Pedukuhan Kauman
Mayoritas warga Pedukuhan Kauman memeluk agama Islam. Selain itu ada pula penduduknya
yang memeluk agama khatolik. Kegiatan keagamaan yang rutin diadakan adalah pengajian rutin
warga setiap malam, yasinan, sholawatan, kendurenan, nyadran, tirakatan, kegitan TPA, dan
pengajian rutin ramaja. Di Pedukuhan Kauman terdapat 2 buah masjid yang benama mesjid
Toriqul Huda di RW 18 ( Kampung Karang ) dan masjid Sabilu Rosyad di RW 16 ( Kampung
Kauman ).
6. Pendidikan di Pedukuhan Kauman
Pendidikan di Dukuh Kauman terdiri dari TPA, TK, SD, SMP, SMA, dan Pondok Pesantren.
Sebagai pendamping kegiatan anak-anak dalam bidang kerohanian, setiap RW di pedukuhan
Kauman menyelenggarakan TPA ( Taman Baca Al-Q`ur`an ). Oleh karena pedukuhan Kauman
memiliki tiga RW, maka di pedukuhan ini terdapat tiga TPA. Selain itu terdapat pula Madrasah
Diniyah yang merupakan tempat pendidikan keagamaan yang bersiIat inIormal di Karang
Kauman. Madrasah Diniyah lebih berIokus pada pendidikan anak-anak usia dini. Setiap RW di
Kauman memiliki 1 Madrasah Diniyah, sehingga di pedukuhan Kauman dijumpai tiga Madrasah
Diniyah. Di pedukuhan Kauman terdapat satu TK yang bernama TK Masyithoh. Pedukuhan
Kauman memiliki satu SD yang bernama SDN 1 Bogo yang terletak di dekat anak sungai Bedog.
Di pedukuhan Kauman terdapat satu SMP. Berkaitan dengan pendidikan tingkat atas atau SMA
dan yang sederajat, hingga saat ini belum dijumpai pendidikan tingkat atas di pedukuhan
Kauman. Di pedukuhan Kauman terdapat satu SLB yang terletak di Kampung Ngentak. Terdapat
pula poskestren ( pusat kesehatan pesantren ). Di pedukuhan Kauman tidak dijumpai aktivitas
kursus keahlian ataupun keterampilan yang diselenggarakan oleh masyarakat maupun instansi.
Ada beberapa penduduk yang menyelenggarakan jasa bimbel ( bimbingan belajar ) atau les.
Namun, mereka tidak menyelenggarakan kegiatan les di rumah melainkan mereka mendatangi
murid yang di akan di bimbing ( les privat).
7. Karang Taruna, Kesenian dan Olah raga
Untuk karang taruna di dukuh Kauman, Wijirejo, Bantul ini sudah ada . Namun dalam
pelaksanaannya hubungan antar karang taruna kurang begitu harmonis. Biasanya mereka lebih
mementingkan RW masing-masing dan jika ada acara jarang menyanggupi undangan dari RW
sebelah.
Kesenian di dukun Kauman diadakan pada saat-saat tertentu saja. Sebagai contohnya, kegiatan
pengajian dan sholawatan hadroh Habib Syeh ini biasanya dilaksanakan padat bulan Ramdhan.
Untuk kegiatan olahraga di dukuh ini sangat aktiI dan juga didukung oleh berbagai Iasilitas
olahraga, seperti lapangan sepak bola, lapangan bola voli, dan lapangan badminton ( GOR
Kelurahan ). Namun, olahraga yang begitu diminati warga dukuh Kauman adalah olahraga
sepakbola.
8. Transportasi dan komunikasi
Transportasi yang sering digunakan untuk siswa SMA sudah banyak yang menggunakansepeda
motor, untuk siswa SMP banyak menggunakan sepeda. Di Dukuh Kauman sudah adamading
desa tapi tidak berjalan dengan baik karena terkendala untuk penyedian Koran bagi warga.
Rental komputer di desa Kauman sangat jarang, begitu juga dengan adanya warnet sangatlah
jarang ditemui. Untuk kepemilikan komputer dan laptop tiap warga juga rendah.
B. Perumusan Program Kegiatan
Dari hasil analisis situasi Pedukuhan Kauman serta dialog dengan Kepala Dukuh dan ketua Rt
dan beberapa tokoh masyarakat serta pemuda, ditemukan beberapa permasalahan yang ada di
lokasi yang meliputi keadaan ekonomi, pendidikan dan kemasyarakatan. Permasalahan-
permasalahan tersebut kemudian diseleksi menurut skala prioritas dan disesuaikan dengan
kemampuan mahasiswa dan masyarakat serta tingkat kepentingan untuk kebutuhan warga.
Pemilihan program kerja didasarkan pada prinsip dapat dilaksanakan, dapat diterima,
berkelanjutan dan partisipatiI. Setelah keempat kriteria itu terpenuhi maka rancangan program
kemudian dikonsultasikan dan dipadukan dengan masyarakat, karena tidak menutup
kemungkinan ada program yang disarankan oleh masyarakat dan ada juga program yang tidak
begitu dibutuhkan oleh masyarakat. Program-program ini kemudian kami tuangkan dalam
bentuk matrik rencana Program Kerja. Dalam membuat matrik program kerja tersebut tidak
terlepas dari beberapa pertimbangan antara lain:
1. Maksud, tujuan, manIaat dan Ileksibilitas program.
2. Potensi alam dan penduduknya.
3. Biaya pelaksanaan program.
4. Kebutuhan masyarakat dan pemerintahan.
5. Waktu yang tersedia.
6. Alat dan Iasilitas yang tersedia.
7. Pengetahuan dan kemampuan mahasiswa KKN.
8. Dukungan instansi terkait.
Adapun program kegiatan KKN yang telah dilaksanakan meliputi program kelompok dan
program individu. Program kelompok yang telah dilaksanakan di lokasi KKN seperti disajikan
dalam tabel 1.sebagai berikut :
Tabel 1. Program kerja KKN
No. NAMA PROGRAM DESKRIPSI DAN TU1UAN PROGRAM
A. Program Fisik
1. Nomorisasi Pengadaan Nomor rumah-rumah penduduk. Dengan
adanya Nomorisai rumah maka akan mempermudah
dan memperlancar dalam pengelolaan data base
penduduk
2. Pengisian Data proIile Desa Pengisian data dasar keluarga berdasarkan buku
petunjuk teknis pengisian data dasar keluarga proIil
desa dan kelurahan, wawancara dan data data yang
ada dalam kartu keluarga.
3 PerapianInventarisasi mesjid Pembenahan Inventarisasi mesjid berupa rukuh, al
Qur`an, Iqro, buku- buku dan sarana lainnya. Dengan
kegiatan ini sarana mesjid menjadi lebih tertata dan
teratur.
4 Kerj bakti Kerja bakti bersama warga, dan karang taruna untuk
pembuatan jembatan diatas sungai bedog yang
menghubungkan dukuh Kauman dengan dukuh Benyo.
Kerja bakti kebersihan mesjid, persiapan HUT RI, dan
persiapan Ramadhan.
5 Pembuatan proposal pengaspalan
jalan
Permohonan bantuan kepada pemda Bantul untuk
pengaspalan jalan pedukuhan Kauman Kwalangan
sepanjang 83 meter
. Program Non Fisik
1 Silaturahmi dan Soisalisasi Mengadakan ramah tamah, perkenalan dan temu warga
serta mensosialisasikan program kerja KKN
2 Pelatihan Minat dan Bakat Melakukan Pelatihan Minat dan Bakat bagi anak
anak berupa lomba menggambar dan mewarnai
3 Pendampingan Orientasi siswa
baru
Pendampingan Orientasi siswa baru di MTs Al Falah
untuk tahun ajaran baru 2010 / 2011
4 Bazaar Ramadhan Memberi alternatiI untuk memenuhi kebutuhan warga
dengan mengadakan stand stand penjualan
kebutuhan pokok
5 Perayaan HUT RI 65 Perayaan HUT RI 65 dengan aneka lomba. Untuk ikut
merasakan perjuangan para pahlawan dan
menumbuhkan sikap-sikap positiI di dalam masyarakat
6 Inventarisasi Perpustakaan desa MengaktiIkan kembali perpustakaan yang telah ada
dengan memanajmen pengurus dan penataan buku
buku
7 Penyuluhan Jajanan sehat Melakukan Penyuluhan bagi Ibu ibu PKK
mengenai pola konsumsi pangan yang seimbang,
kebiasaan jajan dan tindakan mewaspadai jajanan
sehat. Sikap mewaspadai jajanan sehat ditinjau dari
warna, rasa, pengawet, dan penyedap makanan
8 Pendampingan TPA Malakukan pendampingan TPA dan pembelajaran
mengaji
9 Pendampingan Posyandu Melakukan pendampingan saat posyandu balita dan
lansia, membantu menimbang
10 Nonton Piala Dunia Menyaksikan Pertandingan Iinal piala dunia bersama
warga
11 Pemutaran Iilm Dokumenter Mengadakan nonton bareng slide selama KKN dengan
warga dan perpisahan antara tim KKN dengan warga
12 Lomba cerdas cermat Mengadakan lomba cerdas cermat antar pedukuhan se
Desa Wijirejo untuk tingkat SD
. Program Individu
1
Pelatihan sepakbola Memberikan pelatihan teknik dasar sepakbola kepada
anak-anak untuk meningkatkan gerak multilateral anak
usia dini
2 Bimbel MIPA Memberikan pemahaman konsep serta membantu
menyelesaikan tugas-tugas sekolah
3 Bimbingan belajar Iisika Menajamkan konsep Iisis dari ilmu Iisika dan
membantu menguasai materi sekolah
4 Percobaan sains sederhana Menampilkan warna komplemen dan Ienomena
pelangi dengan demonstrasi percobaan sederhana.
5 Pembuatan danpelatihan
pengisian buku tabungan SD
Memberikan latihan kepada siswa untuk membuat,
mengisi dan mengelola tabungan
6 Pelatihan penulisan dan baca
puisi
Melatih kretiIitas, kepercayaan diri dan kepekaan
trerhadap seni
7 Bimbingan balajar bahasa inggris Melatih penguasaan kosakata dan cara berbicara, serta
membantu menguasai materi sekolah
8 Bimbingan balajar matematika Melatih kemampuan berhitung, serta membantu
menguasai materi yang diberikan dari sekolah
9 Stikeriasi penghematan listrik Pemasangan stiker hemat listrik pada rumah rumah
warga
10 Seminar kewirausahaan Seminar kewirausahaan untuk menumbuhkan jiwa
enterpreuneurship bagi kalangan pemuda
11 Pengenalan sistem tata surya dan
AstroIisika
Pengenalan sistem tata surya dan AstroIisika
12 Pengenalan PLTN Pengenalan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir
13 Pengenalan TIK Pengenalan TIK di MTs
14 Bimbingan belajar IPS Bimbingan belajar IPS
15 Pembuatan Media Belajar Pembuatan Media Belajar matematika mengenai
bangun ruang
16 Pembuatan Sejarah dan asal usul
desa
Pembuatan Sejarah dan asal usul desa
17 Pengenalan kimia lingkungan Memperkenalkan ilmu kimia yang berhubungan
dengan keadaan lingkungan air, tanah dan udara
18 Pemutaran Iilm edukatiI anak Memberikan hiburan dan pendidikan bagi anak anak
19 Job Iair Memberikan InIormasi lowongan pekerjaan di daerah
jogja dan sekitarnya pada pemuda/i desa Wijirejo
20 Tes buta warna Untuk mengetahui buta warna yang di derita naracoba.
21 Tes ketajaman pendengaran Agar naracoba memahami persepsi bunyi dan
ketajaman pendengaran.
22 Penyuluhan teknologi pembuatan
Nata de Coco
Memberikan gambaran mengenai teknologi pembuatan
nata de coco sebagai sumber pangan berserat tinggi.
23 Bimbingan belajar Biologi Memberikan pemahaman konsep-konsep dalam bidang
ilmu Biologi.
24 Penyuluhan Budidaya Jamur
merang beserta analisis ekonomi
Memberikan gambaran masyarakat untuk
memanIaatkan limbah pertanian (Jerami padi) maupun
sampah dedaunan dalam memproduksi jamur merang,
serta membuka wirausaha baru beserta analisis usaha
di bidang jamur merang.

Sementara program individu yang telah penulis laksanakan adalah sebagai berikut :
Program Individu Utama
1. Pengenalan Kimia Lingkungan
2. Percobaan Sains sederhana
3. Bimbingan belajar MIPA
Program Individu Penunjang
1. Pendampingan TPA
2. Pemutaran Iilm edukatiI anak
3. Pembuatan nata de coco
Program Insidental
1. Among tamu resepsi pernikahan
2. Rapat koordinasi Desa
3. Rapat Karang Taruna
4. Pengajian Yasinan
5. Nyadran
6. Malam Tirakatan
7. Pertemuan Rutin RT 06






BAB II
PELAKSANAAN PROGRAM DAN PEMBAHASAN
A. Pelaksanaan Program
Pelaksanaan program kegiatan KKN pada dasarnya menyesuaikan program kerja pada
matrikulasi program KKN . Namun Pada kenyataannya kesesuain antara program yang
direncanakan dengan waktu pelaksanaan tidaklah sama. Hal ini terjadi karena kegiatan yang
dilaksanaan juga memperhatikan situasi dan kondisi dilapangan. Program individu yang telah
terlaksana meliputi program individu utama dan program penunjang.
1. Program Individu Utama
Program individu utama yang telah dilaksanakan meliputi :
a. Pengenalan kimia lingkungan
Pengenalan kimia lingkungan berbentuk observasi secara langsung ke tempat tempat tertentu,
diantaranya adalah ke batu gilang di kampung ngentak manggir, dan tempat wisata di pedukuhan
Kwalangan, serta ke lab pertanian yang ada di kampung ngentak Kauman. Pengenalan kimia
lingkungan yang disampaikan berupa pencemaran tanah, pencemaran air, dan pencemaran udara.
Sebagian besar di daerah yang terobservasi tidak ditemukan pencemaran tanah. Kondisi tanah
terlihat baik dan subur. Sehingga belajar ditekankan pada upaya upaya pencegahan, seperti
penggunaan pupuk kandang dan penggunaan pupuk buatan yang sesuai aturan. Pencemaran air
di daerah observasi telah tampak dengan warna air sungai kali bedog yang berwarna cokelat
kehitaman. Warga masyarakat pedukuhan banyak yang membuang sampah rumah tangga ke
sungai bedog, sehingga perlu ditanamkan sejak dini pada anak anak supaya tumbuh kesadaran
untuk tidak membuang sampah ke sungai. Anak anak diberi inIormasi akan pentingnya air
bersih dan bahaya yang timbul akibat yang timbul akibat air sungai yang tercemar.
b. Percobaan sains sederhana
Percobaan sains sederhana yang dilaksanakan terdiri dari warna komplementer, membuat
pelangi, tes buta warna dan tes ketajaman pendengaran. Dengan percobaan warna komplementer
diharapkan siswa mampu memahami mengenai warna- warna yang ada di alam. Dan siswa dapat
membuat warna komplemen dan dengan percobaan membuat pelangi diharapkan siswa mampu
memahami terjadinya pelangi di alam serta siswa mampu membuat pelangi buatan. Tes buta
warna bertujuan untuk mengetahui siswa mengalami buta warna ataukah tidak. Dan tes
ketajaman pendengaran bertujuan untukmemahami persepsi bunyi dan ketajaman pendengaran
siswa.
Percobaan sains ini dilakukan di kelas VIII B, dengan jumlah siswa sebanyak 34 siswa.
Percobaan ini dilakukan diluar ruangan, siswa terbagi menjadi empat kelompok besar, dua
kelompok percobaan warna komplemener dan dua kelompok lainnya percobaan membuat
pelangi. Dan setelah selesai percobaan kemudian dilakukan crossing judul percobaan. Kedua
percobaan ini berjalan dengan lancar. Siswa mampu mengambil kesimpulan dari warna
komplemen dan siswa dapat membuat pelangi buatan. Sebagian besar siwa mampu menjawab
dengan benar pertanyaan yang diberikan diakhir percobaan. Pertanyaan yang diajukan meliputi
konsep dasar warna komplemen dan konsep dasar pelangi. Siswa mengetahui bahwa apabila dua
warna primer dicampur maka akan menghasilkan warna sekunder, serta siswa dapat
mengaplikasikan mannIaat dari percobaan dalam kehidupan sehari hari. Berdasarkan hasil
evaluasi pada akhir percobaan dapat diketahui bahwa sebagian besar siswa merasa senang
melakukan percobaan ini, karena mereka jarang sekali melakukan praktik percobaan.
c. Bimbingan belajar MIPA
Bimbingan belajar MIPA dilaksanakan untuk membantu siswa siswi SD dalam memahami
materi pelajaran yang telah diberikan di sekolah, mendampingi pengisian pekerjaan rumah dan
tugas tugas, serta dalam rangka pembekalan materi untuk lomba cerdas cermat ( LCC ) tingkat
desa Wijirejo.
2. Program individu penunjang
a. Pemutaran Iilm edukatiI anak
Program ini dilaksanakan guna memberikan pendidikan dan sekaligus hiburan untuk anak
anak. Dalam Iilm edukatiI ini ditayangkan mengenai rahasia rahasia kehidupan sehari hari.
Sebagian besar isi dari tayangan ini memuat ilmu pengetahuan alam secara mendasar dan umum
yang sering dialami dalam kehidupan sehari hari.
b. Pembuatan nata de coco
Program ini merupakan program penunjang yang bekerja sama dengan rekan kerja KKN dalam
satu kelompok. Program ini dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2010, bertempat di Aula desa
Wijirejo.
3. Program Insidental
Program insidental yang telah diikuti adalah among tamu resepsi pernikahan, rapat koordinasi
Desa, rapat Karang Taruna, Pengajian, Yasinan, Ziarah, Hadroh, Nyadran, Malam Tirakatan, dan
Pertemuan Rutin Rt 06
a. Among tamu resepsi pernikahan
Acara resepsi pernikahan ini dilaksanakan pada tanggal 07 Juli 2010. Mahasiswa bertugas
sebagai among tamu pada acara pernikahan di rumah bapak dukuh yang memiliki hajat
pernikahan puteranya.
b. Rapat koordinasi Desa
Rapat koordinasi dilaksanakan dalam rangka koordinasi antara tim KKN wijirejo dengan pihak
pemerintahan desa Wijirejo. Rapat koordinasi ini diantaranya membahas masalah biaya hidup,
tambahan wilayah pedukuhan untuk program KKN, koordinasi Nyadran dan lain lain.
c. Rapat Karang Taruna
Rapat karang taruna terbagi kedalam tiga wilayah yaitu kampung Karang, Ngentak dan Kauman.
Rapat diantaranya membahas mengenai regenerasi pengurus, perayaan HUT RI, nonton bareng
dan acara malam Tirakatan.
d. Pengajian Yasinan
Pengajian yasinan merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh warga kampung Karang .
Acara ini berlangsung setelah selesai shalat maghrib yang bertempat di rumah warga secara
bergiliran.
e. Nyadran
Kegiatan Nyadran diselenggarakan dalam rangka menyambut bulan ramadhan. Acara ini
diselenggarakan oleh warga desa Wijirejo pada tanggal 02 Agustus 2010. Acara ini berupa arak
arakan rombongan tiap pedukuhan yang dipimpin oleh kepala dukuh, dan diiringi oleh pasukan
bergodo, arak jodang yang berisi makanan dan rombongan iringan musik.Route nyadran ini
dimulai dari balai desa Wijirejo dan berakhir di makam sewu yang berjarak sekitar 1 km. Dalam
acara ini mahasiswa memiliki tugas yang berbeda diantaranya sebagai pendamping dukuh,
petugas konsumsi, membantu lalu lintas jalan dan saat start.
I. Malam Tirakatan
Acara malam tirakan dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2010 dalam rangka memperingati
HUT RI ke 65.Acara ini diisi dengan sambutan sambutan, paduan suara, pembacaan teks
proklamasi, Tahlil, dan pentas seni.
g. Pertemuan Rutin RT 06
Pertemuan rutin RT 06 ini dilaksanakan tiap satu bulan sekali, sehingga rapat ini diikuti
sebanyak dua kali. Rapat diantaranya membahas keuangan kas RT, arisan, ramah tamah,
sosialisasi program KKN, LPJ panitia pembangunan jembatan dan koordinasi acara malam
tirakatan.
B. Pembahasan Pelaksanaan Kegiatan
1. Program Individu Utama
a. Pengenalan Kimia Lingkungan
Jenis Kegiatan : Individu
Nama Program : Pengenalan kimia lingkungan
Peran Mahasiswa : Sebagai pembimbing
Tujuan : Memberikan dasar dasar pengetahuan lingkungan
ManIaat 1. Peserta dapat menyebutkan wujud zat beserta siIat siIat serta
kegunaanya dalam kehidupan sehari - hari.
2. Peserta mengetahui akibat terjadinya pencemaran air, tanah,
dan udara di lingkungan sekitarnya.
3. Peserta mengetahui arti penting pola hidup bersih
Waktu : 25 Juli dan 01 Agustus 2010
Tempat kegiatan : Batu gilang Kwalangan, Lab pertanian Kauman
Sasaran kegiatan : Anak anak SD Kauman
Jumlah Peserta : 8 - 10 Orang
Biaya : Rp 20.000,00
Sumber Dana : Swadaya Mahasiswa
Hasil yang dicapai : Memuaskan
Jenis Kegiatan : Individu
Nama Program : Percobaan sains sederhana
Peran Mahasiswa : Sebagai seorang
ManIaat 1. Siswa mampu memahami mengenai warna- warna yang ada di
alam.
2. Siswa dapat membuat warna komplemen.
3. Siswa mampu memahami terjadinya pelangi di alam
4. Siswa mampu membuat pelangi buatan.
Waktu : 19 Juli 2010
Tempat kegiatan : MTs Al Falah pandak, Bantul
Sasaran kegiatan : Siswa siswi MTs Al Falah pandak kelas VIII B sebanyak
34
Jumlah Peserta : 34 Orang
Biaya : Rp 15.000,00
Sumber Dana : Swadaya Mahasiswa
Hasil yang dicapai : Siswa memahami konsep warna komplemen dan mampu
membuat pelangi buatan

Jenis Kegiatan : Individu


Nama Program : Bimbingan belajar MIPA
Peran Mahasiswa : Sebagai Pemateri
ManIaat : Meningkatkan minat belajar
pada anak sebagai tujuan
jangka pendek dan
meningkatkan hasil prestasi
sebagai tujuan jangka panjang
Waktu : 16 Juli 2010, 23 Juli
2010, 30 Juli
2010, 06 Agustus
2010, 13Agustus 2010 dan
20 Agustus 2010
Tempat : Madrasah MiItahuddin,
kampung Karang Kauman
Sasaran : Anak-anak SD
Jumlah Peserta : 4 anak
Biaya : Rp 25.000
Sumber Dana : Swadaya Mahasiswa
Jenis Kegiatan Individu
Nama Kegiatan a. Rapat Koordinasi KKN dan pemerintah Desa
b. Mengikuti pengajian Yasinan malam Jum`at
c. Kendurenan
d. Among tamu Resepsi pernikahan
e. Rapat dengan Karang Taruna
I. Latihan Hadroh
: Kurangnya minat belajar,
kurangnya dukungan dan
pemahaman dari orang tua.
Kurangnya waktu
pelaksanaan program karena
tersita untuk program lainnya.
Hambatan
g. Ziarah
h. Nyadran
i. Malam Tirakatan
ManIaat 1. Koordinasi dan Evaluasi Kegiat
2. Membantu dan mengikuti ke
Kauman.
3. Ikut memeriahkan dan berpartis
4. Ikut latihan Hadroh dengan mud
5.
Waktu : Tak terduga
Tempat : Pedukuhan Kauman, Desa W
Jumlah Peserta : warga pedukuhan Salam
Sambutan Masyarakat : Antusias
Biaya : Rp. 50.000,-
Sumber Dana : Swadaya mahasiswa
Hambatan : -
Cara Mengatasi : -
Hasil yang dicapai : Semua anggota kelompok
kegiatan-kegiatan tersebut.
Hasil yang dicapai : Cukup memuaskan
Jenis Kegiatan : Individu
Nama Program : Pemutaran Iilm edukatiI
anak
Peran Mahasiswa : Sebagai pemandu
Tujuan

ManIaat 1. Memberikan pendidikan dan


hiburan
Waktu : 25 Juli dan 01 Agustus 2010
Tempat kegiatan : Batu gilang Kwalangan, Lab
pertanian Kauman
Sasaran kegiatan : Anak anak SD Kauman
Jumlah Peserta : 8 - 10 Orang
Biaya : Rp 20.000,00
Sumber Dana : Swadaya Mahasiswa
Hasil yang dicapai : Memuaskan




















BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat
yang dilakukan secara interdisipliner, lintas sektoral dan komprehensiI. Hasil pelaksanaan
program KKN di Pedukuhan Kauman, Desa Wijirejo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul
selama kurang lebih dua bulan sejak diterjunkan mulai tanggal 01 Juli 2010 sampai dengan 30
Agustus 2010 merupakan serangkaian kegiatan nyata yang telah dilakukan di lokasi KKN. Dari
kegiatankegiatan yang telah terlaksana dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Mahasiswa KKN dituntut untuk dapat hidup bermasyarakat dan memahami realita
masyarakat dengan menggunakan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dimilikinya.
2. Mahasiswa KKN dituntut untuk dapat menyelami dan membantu menyelesaikan
permasalahan yang ada dalam masyarakat, terutama masalah kelengkapan sarana dan
prasarana dusun.
3. Program kerja KKN yang dilaksanakan sebagian besar dapat berjalan sesuai dengan
matrikulasi, walaupun ada penyesuaian waktu dengan kondisi dan situasi lingkungan
masyarakat.
4. Keberhasilan programprogram KKN pada akhirnya akan memberikan manIaat yang
saling menguntungkan antara masyarakat dan mahasiswa itu sendiri. Dampak positiI bagi
mahasiswa adalah meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan memperluas
cakrawala pemikiran. Sedangkan bagi masyarakat adalah meningkatkan semangat
bekerja keras, keinginan untuk maju, sikap mental positiI, pola pikir kritis yang pada
akhirnya mampu mengembangkan pembangunan diri dan lingkungan.
Peran masyarakat, baik secara materi maupun nonmateri sangat membantu terlaksananya
program KKN. Dengan adanya tanggapan yang baik dari masyarakat membantu mahasiswa
KKN belajar bersosialisasi dengan warga, belajar bersikap dan beradaptasi dengan orang lain
sesuai dengan normanorma yang berlaku. Di samping itu, peran serta masyarakat juga
mendukung dalam kelancaran pelaksanaan program KKN.
B. Saran
Untuk Desa dan Pemerintahan Setempat
O Dapat menyempurnakan program mahasiswa KKN yang belum sesuai dan melanjutkan
programprogram yang berkelanjutan.
O Programprogram yang telah dilaksanakan mahasiswa KKN semoga dapat bermanIaat
untuk kepentingan masyarakat setempat.
O Hendaknya pemerintah daerah dan lembaga perguruan tinggi dapat bekerja sama dalam
menyusun konsep kegiatan KKN yang lebih sesuai dengan wacana masyarakat untuk
mewujudkan terbentuknya masyarakat yang madani dan mandiri.
Untuk Mahasiswa KKN Berikutnya
O Diharapkan mahasiswa KKN telah siap menghadapi permasalahan di lokasi KKN yang
bersiIat individu maupun kelompok dengan bekal kreativitas yang matang.
O Perlu dikembangkan sikap keterbukaan, komunikasi yang baik dan koordinasi antar
masingmasing mahasiswa.
O Pandaipandailah menjaga diri dan bersosialisasi dengan masyarakat sehingga akan dapat
memetik pelajaran dan pengalaman yang paling berharga dalam hidup.
O Dalam pelaksanaan setiap program, baik program kelompok maupun program individu
haruslah dilakukan perencanaan yang matang dan melakukan koordinasi antar sesama
mahasiswa dengan warga atau aparat pemerintah setempat.
Sumber Materi. hLLp//harlsahmadblogspoLcom/2010/10/conLohlaporankknhLml