Anda di halaman 1dari 2

NAMA :A NGGA.

S KLZ;: 7A Wayang Orang

Wayang Orang merupakan bentuk perwujudan dari wayang kulit yang diperagakan oleh manusia. Jadi kesenian wayang orang ini merupakan refleksi dari wayang kulit. Bedanya, wayang orang ini bisa bergerak dan berdialog sendiri. Fungsi dan pementasan Wayang Orang, disamping sebagai tontonan biasa kadangkadang juga digunakan untuk memenuhi nadzar. Sebagaimana dalam wayang kulit, lakon yang biasa dibawakan dalam Wayang Orang juga bersumber dari Babad Purwa yaitu Mahabarata dan Ramayana. Kesenian Wayang Orang yang hidup dewasa ini pada dasarnya terdiri dari dua aliran yaitu gaya Surakarta dan gaya Yogyakarta. Perbedaan yang ada di antara dua aliran terdapat terutama pada intonasi dialog, tan, dan kostum. Dialog dalam Wayang Orang gaya Surakarta lebih bersifat realis sesuai dengan tingkatan emosi dan suasana yang terjadi, dan intonasinya agak bervariasi. Dalam Wayang Orang gaya Yogyakarta dialog distilisasinya sedemikian rupa dan mempunyai pola yang monoton. Hampir semua group Wayang Orang yang dijumpai menggunakan dialog gaya Surakarta. Jika toh ada perbedaan, perbedaan tersebut hanya terdapat pada tarian atau kadangkadang pada kostum. Untuk menyelenggarakan pertunjukan wayang orang secara lengkap, biasanya dibutuhkan pendukung sebanyak 35 orang, yang terdiri dan:

Gamelan yang dipergunakan seperti juga dalam wayang kulit adalah pelog dan slendro dan bila tidak lengkap biasanya dipakai yang slendro saja. yang ditandai dengan suara suluk atau monolog. . Selanjutnya pemain sendiri yang harus berimprovisasi dengan dialognya sesuai dengan alur ceritera yang telah diberikan oleh sang dalang. (4) 1 orang sebagai dalang. Lama pertunjukan wayang orang biasanya sekitar 7 atau 8 jam untuk satu lakon. Dalam pertunjukan Wayang Orang. (3) 2 orang sebagai waranggana. sedikit sekali campur tangan dalang. fungsi dalang yang juga merupakan sutradara tidak seluas seperti pada wayang kulit. baik ketika masuk panggung. Sebelum pertunjukan di mulai sering ditampilkan pra-tontonan berupa atraksi tari-tarian yang disebut ekstra. (2) 12 orang sebagai penabuh gamelan merangkap wiraswara. Pertunjukan pada siang hari jarang sekali dilakukan. Dalam dialog yang diucapkan oleh pemain. biasanya dilakukan pada malam hari.(1) 20 orang sebagai pemain (terdiri dari pria dan wanita). keluar panggung. Dalang wayang orang bertindak sebagai pengatur perpindahan adegan. sehingga pola tersebut tidak pernah kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Dalang hanya memberikan petunjuk-petunjuk garis besar saja. Setiap gerak dari pemain dilakukan dengan tarian. Pola kostum dan make up Wayang Orang disesuaikan dengan bentuk (patron) wayang kulit. yang tidak ada hubungannya dengan lakon utama. Pertunjukan Wayang Orang menggunakan konsep pementasan panggung yang bersifat realistis. perang ataupun yang lain-lain.