Edwin's Blog

Sharing Things of Mine RSS Feeds
• • • •

Home Tukar Link Tukar Banner Direktori

Newest Travel Features on Balikampung.Com: Edu-vacation at Purwodadi Botanical Garden Family Joy in Taman Safari Indonesia II Wisata Bahari Lamongan, A Great Sea-side Amusement Park Spending Weekend Time at Sarangan Lake Get Ready for Bromo Adventure

29 April 2009
Syarat Penyerahan Barang dalam Incoterms 2000
English Version

DALAM transaksi perdagangan internasional, penentuan syarat penyerahan barang (terms of delivery) dari penjual kepada pembeli sangat penting dilakukan. Tujuannya agar tidak terjadi kesalahpahaman dan perselisihan dalam proses pengiriman barang. Ini sangat penting karena menyangkut masalah biaya dan risiko. Dengan penentuan terms of delivery yang jelas, akan jelas pula pembagian biaya dan risiko masing-masing pihak. Terms of delivery yang telah disepakati harus dimasukkan ke dalam sales contract antara penjual dan pembeli, baru nanti diaplikasikan pada pengiriman barang dan dimaktubkan pada dokumen transportnya, misalnya pada bill of lading (B/L) jika menggunakan kapal laut, airway bill (AWB) jika menggunakan pesawat terbang, atau Surat Jalan/ Delivery Note jika menggunakan sarana darat. Dalam praktik umum perdagangan internasional, pasal-pasal dalam sales contract mengenai terms of delivery mengacu pada International Commercial Terms versi tahun 2000 (Incoterms 2000) sebagai penyeragaman penafsiran terhadap pelaksanaan syarat penyerahan barang, peralihan risiko, dan biaya dari penjual kepada pembeli berdasarkan sarana transportasi yang digunakan. Anda sudah ada gambaran mengenai apa itu Incoterms? Jika belum, silakan baca artikel

Syarat “E” untuk EXW Penjual menyediakan barangnya di tempatnya sendiri (misalnya di pabrik atau gudangnya). 4. Sedangkan biaya pengangkutan. Pembeli harus mengurus sendiri pengangkutan barang dari negara penjual. CIF. Dalam Incoterms 2000. DEQ. DDU. 3. DDP Penjual berkewajiban menanggung semua biaya dan risiko atas pengiriman barang hingga ke pelabuhan tujuan. Syarat “F” untuk FCA. Syarat “C” untuk CFR. dan juga tidak menanggung biaya tambahan yang mungkin timbul setelah pengapalan dan pelepasan barang (dispatch). => Izin kepabeanan di wilayah penjual (export clearance) menjadi tanggung jawab penjual. Syarat “D” untuk DAF. 2. Sementara pembeli berkewajiban mengurus pengangkutan. FAS. tapi tidak menanggung risiko kehilangan atau kerusakan barang. Sementara pembeli bertugas menentukan pengangkut (carrier) dan membuat kontrak pengangkutan (carriage contract). masing-masing berdasarkan inisial mereka: 1. FOB Penjual hanya berkewajiban menyerahkan atau mengantarkan barangnya ke sarana pengangkutan yang ditunjuk oleh pembeli. FCA => Free Carrier At (…nama tempat) = Penyerahan barang dan peralihan risiko dari penjual kepada pembeli dilakukan pada saat barang diserahkan kepada pihak pengangkut yang ditunjuk oleh pembeli. dan risiko sejak barang diangkut dari pabrik/ gudang penjual hingga ke tempat pembeli adalah tanggung jawab pembeli. Setelah kita mengetahui 4 kategori terms of delivery. kini kita akan mengenal lebih rinci masing-masing syarat penyerahan barang sesuai Incoterms 2000 di atas mengenai siapa yang menanggung biaya pengangkutan. CIP Penjual harus menanggung biaya pengangkutan. CPT. DES. pembagian risiko barang. EXW => Ex Works (…nama tempat) = Penyerahan barang dan peralihan risiko dari penjual kepada pembeli dilakukan di tempat penjual. risiko sejak barang diserahkan oleh penjual kepada pihak pengangkut (carrier) hingga ke tempat pembeli. = Kewajiban penjual adalah hanya menyediakan barang di tempatnya (pabrik/ gudang). izin kepabeanan di wilayah negara penjual maupun pembeli (export-import clearance). 2. 3. FAS => Free Alongside Ship (…nama pelabuhan muat) . = Kewajiban penjual adalah menyiapkan pengangkutan atas nama pembeli.“Mengenal Incoterms”. dan untuk itu harus membuat kontrak pengangkutan (carriage contract). terms of delivery ada 13 macam yang dikelompokkan ke dalam 4 kategori. => Biaya pengangkutan. dan izin kepabeanan (clearance): 1.

= Penjual berkewajiban menentukan pengangkut. => Izin kepabeanan di wilayah penjual (export clearance) menjadi tanggung jawab penjual. Namun penggunaan yang baku menurut Incoterms 2000 adalah CFR. C and F. C&F. => Export clearance. FOB => Free On Board (…nama pelabuhan muat) = Penyerahan barang dan peralihan risiko dari penjual kepada pembeli dilakukan pada saat barang telah dimuat di atas kapal (on board). membuat kontrak pengangkutan. sedangkan risiko sejak barang dimuat di atas kapal oleh penjual hingga ke pelabuhan tujuan serta import clearance menjadi tanggung jawab pembeli. dan biaya bongkar di pelabuhan tujuan. menanggung biaya muat. Sedangkan kewajiban pembeli adalah menanggung biaya di luar beban penjual sesuai kontrak pengangkutan. 5. Sedangkan kewajiban pembeli adalah menanggung biaya di luar beban penjual sesuai kontrak pengangkutan.= Penyerahan barang dan peralihan risiko dari penjual kepada pembeli dilakukan pada saat barang ditempatkan di samping kapal. membuat kontrak pengangkutan. => Export clearance dan biaya muat di atas kapal menjadi beban penjual. = Penjual berkewajiban menempatkan barang di samping kapal. Sedangkan biaya pengangkutan maupun risiko sejak barang ditempatkan di samping kapal oleh penjual sampai ke tempat pembeli serta import clearance menjadi tanggung jawab pembeli. Sedangkan biaya pengangkutan maupun risiko sejak barang dimuat di atas kapal oleh penjual hingga ke tempat pembeli. 6. atau C+F. serta biaya asuransi. 4. biaya pengangkutan. menentukan kontrak pengangkutan. menanggung biaya muat. Sedangkan kewajiban pembeli adalah menentukan pengangkut. menempatkan barang di atas kapal. = Penyerahan barang dan peralihan risiko dari penjual kepada pembeli dilakukan pada saat barang telah dimuat di atas kapal (on board). . Sedangkan kewajiban pembeli adalah menentukan pengangkut dan membuat kontrak pengangkutan. ongkos angkut. = Kewajiban penjual adalah menentukan pengangkut (carrier). menempatkan barang di atas kapal. serta import clearance menjadi beban pembeli. = Kewajiban penjual adalah menempatkan barang di atas kapal dan menanggung biaya muat. CFR => Cost and Freight (…nama pelabuhan tujuan) = Ada juga yang menyebutnya dengan CNF. => Export clearance dan biaya pengangkutan menjadi beban penjual. CIF => Cost Insurance and Freight (…nama pelabuhan tujuan) = Penyerahan barang dan peralihan risiko dari penjual kepada pembeli dilakukan pada saat barang telah dimuat di atas kapal (on board). Sedangkan import clearance menjadi beban pembeli. dan menanggung biaya angkut dan biaya bongkar. dan biaya asuransi menjadi beban penjual. dan ongkos angkut hingga pelabuhan tujuan.

8. biaya bongkar. ongkos angkut. ongkos angkut. Sedangkan kewajiban pembeli adalah membayar biaya di luar beban penjual sesuai kontrak pengangkutan. membuat kontrak pengangkutan. CIP => Carriage and Insurance Paid (…nama tempat tujuan) = Syarat ini digunakan dalam hal pengangkutan barang dilakukan menggunakan multimoda transport. CPT => Carriage Paid To (…nama tempat tujuan) = Syarat ini digunakan dalam hal pengangkutan barang dilakukan menggunakan multimoda transport. biaya pengangkutan. ongkos-ongkos. membuat kontrak pengangkutan. Sedangkan pembeli berkewajiban menanggung biaya di luar beban penjual sesuai kontrak pengangkutan. ongkos-ongkos. 10. membayar biaya muat. biaya pengangkutan. DES => Delivered Ex Ship (…nama pelabuhan tujuan) = Penyerahan barang dan peralihan risiko dari penjual kepada pembeli dilakukan di atas kapal (on board) di pelabuhan tujuan. = Penjual berkewajiban menentukan pengangkut. => Export clearance. => Export clearance. Penyerahan barang dan peralihan risiko dari penjual kepada pembeli dilakukan pada saat barang telah dimuat di atas alat angkut yang pertama. membayar biaya muat. ongkos. dan biaya bongkar di tempat tujuan. membayar biaya muat. dan biaya asuransi. menyerahkan barang kepada pengangkut pertama. Sedangkan pembeli berkewajiban membayar biaya pengangkutan dan ongkos di luar wilayah penjual. = Penjual berkewajiban menentukan pengangkut (carrier). membuat kontrak pengangkutan. = Penjual berkewajiban menentukan pengangkut. => Export clearance. dan risiko di tempat perbatasan di luar silayah penjual hingga tempat tujuan menjadi tanggung jawab pembeli. ongkos angkut. dan biaya asuransi menjadi beban penjual. DAF => Delivered At Frontier (…nama tempat) = Syarat ini digunakan dalam hal pengangkutan barang dilakukan menggunakan multimoda transport. Sedangkan risiko sejak barang diserahkan kepada pengangkut pertama oleh penjual hingga ke tempat tujuan serta import clearance menjadi beban pembeli. menyerahkan barang kepada pengangkut pertama. dan biaya pengangkutan menjadi beban penjual. biaya bongkar di tempat tujuan. .7. dan menyerahkan barang kepada pembeli di suatu tempat perbatasan di luar wilayah penjual. ongkos. sedangkan import clearance menjadi beban pembeli. 9. Penyerahan barang dan peralihan risiko dari penjual kepada pembeli dilakukan di suatu tempat perbatasan di luar wilayah penjual. Sedangkan import clearance. dan risiko hingga di suatu tempat perbatasan di luar wilayah penjual menjadi tanggung jawab penjual. Penyerahan barang dan peralihan risiko dari penjual kepada pembeli dilakukan pada saat barang telah dimuat di atas alat angkut yang pertama. biaya pengangkutan.

DDP => Delivered Duty Paid (…nama tempat tujuan) = Penyerahan barang dan peralihan risiko dari penjual kepada pembeli dilakukan di tempat tujuan bongkar barang. DEQ => Delivered At Quay (…nama pelabuhan tujuan) = Penyerahan barang dan peralihan risiko dari penjual kepada pembeli dilakukan di tempat tujuan bongkar barang. DDU => Delivered Duty Unpaid (…nama tempat tujuan) = Penyerahan barang dan peralihan risiko dari penjual kepada pembeli dilakukan di tempat tujuan bongkar barang. dan risiko hingga tempat tujuan bongkar barang menjadi tanggung jawab penjual. biaya bongkar dan menyerahkan barang kepada pembeli di tempat tujuan bongkar barang. membuat kontrak pengangkutan. Sedangkan import clearance menjadi beban pembeli. biaya bongkar di pelabuhan tujuan. Sedangkan kewajiban pembeli membayar biaya bongkar di pelabuhan tujuan. biaya pengangkutan. => Export-import clearance. dan menyerahkan barang kepada pembeli di tempat tujuan bongkar barang. dan risiko hingga tujuan akhir menjadi tanggung jawab pembeli. => Export clearance. Sedangkan kewajiban pembeli adalah menerima barang di tempat tujuan bongkar barang. membayar biaya muat. dan risiko hingga tempat tujuan bongkar barang menjadi tanggung jawab penjual. tanpa penyelesaian import clearance. Sedangkan kewajiban pembeli adalah menerima barang di tempat tujuan bongkar barang. membuat kontrak pengangkutan. Sedangkan pembeli wajib menanggung import clearance-nya. menyerahkan barang di atas kapal kepada pembeli di pelabuhan tujuan. ongkos angkut. = Kewajiban penjual adalah menentukan pengangkut. biaya pengangkutan. biaya pengangkutan. => Export clearance. termasuk penyelesaian import clearance. Sedangkan kewajiban pembeli menerima barang di tempat tujuan bongkar barang. membayar biaya muat. ongkos-ongkos dan risiko hingga pelabuhan tujuan menjadi tanggung jawab penjual. biaya bongkar. membuat kontrak pengangkutan. membayar biaya muat. = Kewajiban penjual adalah menentukan pengangkut. Syarat Incoterms 2000 berdasarkan sarana transportasi Ketiga belas syarat penyerahan barang di atas dapat kita golongkan lagi sesuai dengan sarana transportasi pengangkutan barang yang disepakati penjual dan . => Export clearance. ongkos angkut. 12. 13. ongkos-ongkos. membuat kontrak pengangkutan. biaya pengangkutan. ongkos-ongkos.= Penjual berkewajiban menentukan pengangkut. 11. ongkos angkut. = Kewajiban penjual adalah menentukan pengangkut. biaya bongkar dan menyerahkan barang kepada pembeli di tempat tujuan bongkar barang. ongkos-ongkos dan risiko hingga tempat tujuan bongkar barang menjadi tanggung jawab penjual. Sedangkan import clearance. membayar biaya muat. ongkos angkut.

Com Posting oleh Edwin Prasetio Kategori: Ekspor Impor 7 komentar: Anonim mengatakan. . Baca Juga: Ekspor Impor • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Incoterms 2010 Mulai Efektif 1 Januari 2011 BNI The Best Trade Finance Bank in Indonesia 2010 Seputar Red Clause L/C Langkah-langkah Pembukaan Letter of Credit (L/C) Tentang PBI 5/6/PBI/2003. Impor Babi Di-stop Incoterms CFR/CNF: Freight Siapa yang Bayar? Transaksi Back to Back L/C Pembatasan Impor 5 Produk Konsumtif Mekanisme Perdagangan Menggunakan L/C dan SKBDN Mengenal Incoterms Tata Cara Menolak Pembayaran karena Discrepancy Dokumen Sales Contract. FOB + Kelompok C => CFR. advance payment. Awal Transaksi Perdagangan Internasional Usance L/C Risiko bagi Eksportir? 3 Prinsip Dasar Letter of Credit Widget by Astaqauliyah. Rujukan SKBDN Bukan Bank Koresponden SKBDN dan L/C UPAS UCPDC 600 “Manjakan” Eksportir UCPDC sebagai ‘Kiblat’ Transaksi dengan Letter of Credit Cara Pembayaran dengan L/C Deferred Payment Pihak yang Terkait dalam Letter of Credit Bagaimana Membedakan L/C Sight dan Usance Seputar Back to Back L/C Risiko Importir Dampak Flu Babi. CFR.. yang paling sering digunakan adalah syarat FOB. yaitu berikut ini: => Sarana transport umum + Kelompok E => EXW + Kelompok F => FCA + Kelompok C => CPT. apakah transaksi dengan metode open account. DEQ Pada praktiknya. CIF + Kelompok D => DES. DDU.pembeli. CIP + Kelompok D => DAF. Ketiganya menurut saya adalah yang paling moderate dilihat dari siapa yang menanggung biaya pengangkutan dan risiko barang selama dalam perjalanan. dan CIF. DDP => Khusus sarana transport laut dan sungai + Kelompok F => FAS. tidak semua syarat penyerahan barang dalam Incoterms 2000 digunakan dalam transaksi perdagangan internasional.. collection. maupun letter of credit (L/C).

3 Agustus 2011 15:34 Poskan Komentar Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda þÿ Be Edwin's Friends Facebook Gets Us Closer ^_^ Edwin Prasetio Surabaya. East Java..You made some good points there... Bagus bro. Good Information... Indonesia ..... tugas saya jadi bisa selesai. artikel-nya sangat informatif! Trims 4 Mei 2010 12:47 Anonim mengatakan. Terima kasih bang edwin.... sangat membantu 21 Oktober 2010 22:09 mercedes-benz mobil mewah terbaik indonesia mengatakan. terima kasih bang edwin. I did a search on the topic and found most people will agree with your blog. rH3uYcBX 2 Januari 2010 03:22 Bobby Joe mengatakan... THAnks. Saya sebenarnya gak paham :D beginian 20 Mei 2011 08:20 Anonim mengatakan. Singgah baca-baca gan 20 Mei 2011 08:19 pulsa elektrik termurah mengatakan.... 10 Juni 2011 23:44 Anonim mengatakan.... akhirnya ketemu juga tentang masalah INcoterms yang lengkap ini.

2011 ..obat herbal nyeri sendi Blog Performance Recent Viewers bigcellshop1 month ago wiwinoktavianti4 months ago be4rt5 months ago Multibrand5 months ago .Wednesday. 2011 .. October 05.. Master Agent Betting ane kasih seribu jempol wat admin si postingan nie... 2011 ..Wednesday.bajumuslimbagus info nya sangat bagus nie dan sangat menarik nie.Wednesday. makasiy yah tipsnya..... . October 05. Hal-hal kecil yang semoga bisa memberikan secuil manfaat.Sharing tentang apapun yang saya pikirkan. . Jika Mereka Tak Soleh Jack Welch. October 05.Agen Judi Bola Online. .. October 05. Yang Diingat Keluar dari Dinding Pemisah Bekerja dan Bermain Zamannya Jadi Selebriti Gold Bullion for Your Secure Asset Jangan Salahkan Anak..Wednesday.. keep to share GAN . October 05. 2011 . Ditunggu postingan se.Wednesday. 2011 .. IBCBET.. ..jus manggis xamthone info nya sangat bagus nie dan sangat menrik nie.jus manggis xamthone Selamat blogging kebali gan. Bos yang Gemar Turun Gunung Komentar Terbaru • • • • • ummm. Lihat profil lengkapku Translate Powered by Translate Ruang Ngobrol Rekan Kategori Award Catatan Kecil Ekspor Impor Family Internet Motivasi Perbankan Refleksi Serba Serbi Wacana Posting Terbaru • • • • • • • • • • Blog Mengudara Lagi Menghitung Zakat Profesi Bonsai atau Beringin? Yang Unik..

Powered by Blogger Blogger Showcase .firmanazka7 months ago Powered By BlogCatalog Copyright 2009-2011 Edwin's Blog.Submit Your Blog Blogger Templates created by Deluxe Templates Wordpress theme by Site5 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful