Virtual Tour 360 Museum Sulawesi Tengah
Virtual Tour 360 Museum Sulawesi Tengah
PROPOSAL SKRIPSI
Oleh:
RISVAL
5520119060
i
HALAMAN PERSETUJUAN
Nama : Risval
Nim : 5520119060
Telah diperiksa dan disetujui untuk di ujikan oleh Dosen Pembimbing pada
tanggal Februari 2024.
Disetujui,
Pembimbing I Pembimbing II
Mengetahui
Ketua Program Studi
Teknik Informatika
ii
HALAMAN PENGESAHAN
JUDUL
1. Ketua 1……
2. Sekretaris 2……
3. Anggota 3……
4. Anggota 4……
5. Anggota 5……
Mengetahui/Menyetujui,
Ketua,
iii
KATA PENGANTAR
Segala puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang
telah memberikan begitu banyak anugrah ilmu, rezeki yang berlimpah serta atas
Berkat dan Karunia-Nya lah akhirnya penulis dapat menyusun Proposal Skripsi
syarat studi Strata Satu Program Studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi
Penulis tidak akan dapat menyelesaikan proposal ini tanpa dukungan dari
berbagai pihak yang telah memberikan bantuan secara baik langsung maupun
tidak langsung, teristimewa kepada kedua Orang Tua tercinta Ayah Ahmad Rivai
Labagu Ibu Masni Dotutinggi serta yang tidak hentinya memberikan dukungan,
semangat, Do’a restu dan berkorban meluangkan waktu dengan penuh kesabaran
Pada kesempatan ini penulis juga ingin berterima kasih kepada pihak-pihak
yang secara langsung maupun tidak langsung yang telah banyak membantu
1. Hj. Mus Aidah, [Link]., MM, Ketua STMIK Adhi Guna yang telah
iv
masukan yang bersifat membangun kepada penulis baik dalam pelaksanaan
Informatika STMIK Adhi Guna Palu yang telah memberikan saran serta
5. Kepala Museum dan Staf Museum, yang telah banyak memberikan waktu
6. Segenap Dosen serta Staf STMIK Adhi Guna Palu, terima kasih atas segala
bangku kuliah.
terdapat kekurangan, sehingga kritik dan saran yang bersifat membangun sangat
berharap semoga proposal skripsi ini dapat memberikan manfaat kepada peneliti
Peneliti
v
DAFTAR ISI
COVER....................................................................................................................i
HALAMAN PERSETUJUAN..............................................................................ii
HALAMAN PENGESAHAN..............................................................................iii
KATA PENGANTAR...........................................................................................iv
DAFTAR ISI..........................................................................................................vi
DAFTAR TABEL................................................................................................vii
DAFTAR GAMBAR..........................................................................................viii
BAB I PENDAHULUAN.................................................................................1
1.1 Latar Belakang................................................................................1
1.2 Batasan Masalah.............................................................................3
1.3 Rumusan Masalah..........................................................................3
1.4 Tujuan Penelitian............................................................................3
1.5 Manfaat...........................................................................................3
1.6 Sistematika Penulisan....................................................................4
DAFTAR PUSTAKA
JADWAL PENELITIAN
vi
DAFTAR TABEL
vii
DAFTAR GAMBAR
1.
Kerangka Pikir 14
2. SDLC Model
viii
BAB I
PENDAHULUAN
Museum merupakan salah satu lembaga yang memiliki peran penting dalam
masyarakat luas. Museum Negeri Provinsi Sulawesi Tengah merupakan salah satu
institusi budaya yang kaya akan warisan sejarah, seni, dan budaya Sulawesi
Tengah.
museum ini masih menjadi perhatian utama. Di sisi lain, perkembangan teknologi
informasi dan komunikasi telah membuka peluang baru dalam memperluas akses
terhadap institusi budaya seperti museum. Teknologi foto 360 derajat menjadi
salah satu inovasi yang menarik untuk diterapkan dalam konteks museum.
Dengan foto 360, pengguna dapat merasakan sensasi nyata berada di dalam
museum tanpa harus secara fisik berada di lokasi tersebut. Namun, meskipun
promosi museum mereka. Oleh karena itu, penelitian mengenai penerapan foto
360 dalam virtual tour Museum Negeri Provinsi Sulawesi Tengah menjadi relevan
untuk dilakukan.
1
2
pengalaman fisik mengunjungi museum. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan
aksesibilitas bagi masyarakat umum, tetapi juga dapat menjadi daya tarik baru
museum ini dapat lebih dikenal secara luas baik di tingkat lokal maupun
virtual tour dengan menggunakan penerapan foto 360 untuk mempermudah proses
Museum yang ada. Dari pokok permasalahan diatas maka peneliti mengambil
SULAWESI TENGAH”.
2. Sistem ini hanya dapat diakses oleh admin dan masyarakat khususnya
Kota Palu.
SULAWESI TENGAH?.
1.5 Manfaat
1. Mahasiswa
2. Tempat penelitian
Untuk meningkatkan efektifitas dan produktifitas kerja pegawai dalam pengelolaan data
Penyusunan proposal skripsi ini terdiri dari beberapa bab dengan sistematika sebagai
berikut:
BAB I PENDAHULUAN
Merupakan uraian tentang lokasi penelitian, populasi dan sampel, jenis dan sumber
variabel penelitian.
Menguraikan tentang pembahasan analisa dan desain sistem dari obyek yang diteliti dan
BAB V PENTUTUP
Menguraikan tentang kesimpulan dan saran dari hasil yang telah diteliti berdasarkan
tabulasi persentase.
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
5
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
karena proses tersebut berpengaruh pada target pencapaian masa depan calon
tinggi adalah fasilitas penunjang yang diberikan selama proses perkuliahan. Calon
mengimplementasi virtual reality (VR) berbasis foto 360, calon mahasiswa atau
informasi terkait fasilitas dan logistik yang dimiliki perguruan tinggi, variabel
6
pengaruh yang cukup tinggi, namun pada motivasi pengguna dalam menggunakan
VR bernilai kurang. Hal ini terjadi karena pengguna belum terbiasa menggunakan
(Ratnaduhita dkk., 2021)
teknologi tersebut .
Foto 360° dengan Objek Penelitian Museum Nasional”. Virtual reality (VR)
merupakan salah satu teknologi yang dapat membuat manusia merasakan sesuatu
yang imersif, salah satunya adalah untuk tur virtual. Virtual tour merupakan cara
baru dalam melakukan tur digital sehingga pengguna dapat melihat lokasi tempat
wisata tersebut padahal jaraknya sangat jauh. Dengan adanya Pembatasan Sosial
Berskala Besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19, saat ini masyarakat tidak bisa
bepergian dengan bebas seperti dulu. Oleh karena itu, tur virtual memiliki potensi
ke tempat wisata tanpa harus berkunjung secara langsung, walaupun tidak dapat
masyarakat. Oleh karena itu, sebuah Solusi aplikasi virtual tour dirancang dan
secara tidak langsung kepada masyarakat. Objek penelitian aplikasi virtual tour ini
foto 360° untuk dapat mewakili lokasi tempat wisata secara nyata. Berdasarkan
Menggunakan Google Street View dan Game Engine”. Melihat pandemi yang
pembangunan dan pendapatan daerah. Namun pusat wisata tidak luput dengan
buah tangan yang akan dibawa kembali oleh turis lokal ke daerahnya, meskipun
informasi yang dapat menunjukkan pusat oleh-oleh dan juga pusat wisata yang
dikemas menarik dengan menggunakan google maps dan Game Engine berbasis
Lampung yang lebih baik lagi. Aplikasi dengan google streetview ini dapat
berjalan dengan baik diatas iframe dari media game engine html5, dengan
8
menggunakan blackbox dapat dibukikan bahwa website yang telah ada dapat
Functionality dengan hasil sangat baik yaitu dengan presentase sebesar 87,2%,
dari aspek Efficiency dengan hasil sangat baik yaitu dengan presentase sebesar
85,6% dan dari aspek usability dengan hasil sangat baik yaitu dengan presentase
bahwa struktur menu yang terdapat pada aplikasi dapat memberikan kemudahan
Tabel 1
Persamaan dan Perbedaan Penelitian Sebelum dan Penelitian Sekarang
Penelitian Objek Variabel yang
No Judul Hasil
(Tahun) Penelitian Diukur
1. Implementasi Virtual Reality Fasilitas Perguruan Pengujian aplikasi beta- Merancang sistem informasi virtual
Berbasis Foto 360 Untuk black box reality Berbasis foto 360.
Ratnaduhita (2021), Tinggi Surabaya
Memvisualisasikan Fasilitas
Perguruan Tinggi Surabaya
2. Robanni dan Rohmansyah Rancang Bangun Aplikasi Penerapan Foto 360 Pengujian aplikasi black Hasil dari penelitian adalah suatu
(2021) Mobile Virtual Tour pada museum box testing sistem informasi untuk pengolahan
Menggunakan Foto 360° nasional data objek museum nasional.
dengan Objek Penelitian
Museum Nasional
3. Hernaningsih Dkk (2023) Aplikasi Panduan Wisata dan Website Php & Pengujian aplikasi Hasil dari penelitian ini Aplikasi
Toko Oleh-Oleh di Provinsi Mysql: panduan Black box, uji panduan wisata dan toko oleh-oleh
Lampung Menggunakan wisata dan toko portability & uji di provinsi Lampung
Google Street View dan oleh-oleh efficiency
Game Engine
4. Risval (2024) Virtual tour 360 pada Website virtual Pengujian fungsi Terwujudnya sistem informasi
museum negeri tour dengan aplikasi blackbox berbasis WEB yang diharapkan
Provinsi sulawesi tengah penerapan foto testing dapat mempromosikan meseum
360 pada museum negeri dengan penerapan foto 360.
negeri Prov.
Sulawesi Tengah
(Sumber: Diolah sendiri)
2.2 Landasan Teori
menajemen. Dalam arti yang sangat luas, sistem informasi ini sering dipakai
untuk merujuk pada interaksi atntar orang, proses algoritmik, data, dan teknologi.
Ada sesuatu yang diproses (data menjadi informasi). Dan dimaksudkan untuk
mencapai suatu sasaran atau tujuan. Menurut Jogiyanto (2015 : 683) menyatakan,
Sistem adalah sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen
atau subsistem yang beriteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Menurut Leitch
harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu
diperlukan.
11
Menurut Arief (2015:7) website dapat diartikan sebagai salah satu aplikasi
nyata. Kejadian-kejadian adalah sesuatu yang terjadi pada saat yang tertentu.
Biasanya data masih belum memiliki arti sehinggah perlu diolah terlebih dahulu.
Data diolah melalui suatu modul untuk mendapatkan suatu informasi. Data dapat
suatu kejadian serta merupakan suatu bentuk yang masih mentah yang belum
dapat bercerita banyak sehingga perlu diolah lebih lanjut melalui suatu model
Basis data adalah kumpulan dari file-file yang saling berhubungan satu
sama lain dan tersimpan dalam memori yang terintegrasi sehingga membentuk
Dalam satu field terdapat record-record yang sejenis, sama besar, sama
bentuk, dan merupakan satu kumpulan entitas yang seragam. 1 (satu) record
terdiri dari field-field yang saling berhubungan untuk menunjukkan bahwa field
12
tersebut dalam satu pengertian lengkap dan direkam dalam 1 (satu) record. Untuk
menyebut isi dari field, maka digunakan atribut atau merupakan judul dari suatu
kelompok entitas tertentu. Entitas (entity) adalah obyek yang nyata dan akan
direkam.
MySQL adalah salah satu jenis database server yang sangat terkenal dan
yang didukung PHP untuk dapat melakukan koneksi dan query pada tabel. SQL
komputer dan langsung diproses atau diinterpretasikan, dan hasilnya bisa dilihat
secara langsung.
sehingga istilah seperti tabel, baris, dan kolom tetap digunakan dalam MySQL.
Pada MySQL, sebuah tabel mengandung beberapa tabel. Tabel terdiri dari
sejumlah baris dan kolom. Dalam konteks basa SQl, pada umumnya informasi
tersimpan dalam tabel-tabel yang secara logik merupakan struktur 2 (dua) dimensi
yang terdiri atas baris-baris data (rows atau record) yang berada dalam satu atau
lebih kolom. Baris dalam tabel sering disebut instance dari data, sedangkan kolom
PHP adalah singkatan dari “PHP : “Personal Home Page”, yaitu bahasa
pengembangan sebuah situs Web dan bisa digunakan bersama dengan Html. PHP
diciptakan oleh Rasmus Lerdorf pertama kali tahun 1994. Pada awalnya PHP
adalah singkatan dari “Personal Home Page Tools”. Selanjutnya diganti menjadi
F1 (“Forms Interpreter”). Sejak versi 3.0 nama bahasa ini dibuat menjadi “PHP :
Personal Home Page” dengan singkatan PHP. PHP versi terbaru adalah versi ke-5
berdasarkan survey netcraft pada bulan desember 1999 lebih dari sejuta website
Adapun yang menjadi kerangka pikir di dalam penelitian ini terdapat pada
gambar 1. Kerangka Pikir dalam penelitian ini terbagi atas beberapa unsur yakni:
Hasil.
14
Masalah
Pendekatan
Pengembangan Perangkat
Pengujian system
Hasil
penelitian, alasan peneliti memilih lokasi ini untuk membantu pihak meseum
negeri dalam penginputan data objek budaya sehingga memudahkan dalam proses
promosi yang ada dan informasi yang dihasilkan lebih efektif dan efisien sehingga
Sumber data yang digunakan dalam penelitian adalah jenis data primer dan
sekunder.
1. Data Primer, adalah data yang diperoleh secara langsung dari sumber
2. Data Sekunder, adalah data yang didapat tidak secara langsung dari
15
16
metode tanya jawab secara langsung atau secara interface antara peneliti
Populasi dan sampel yaitu populasi ialah wilayah generalisasi yang terdiri
atas obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu
beberapa langkah pada sistem yang besar, masing-masing langkah dikerjakan oleh
tim yang berbeda. Dalam sebuah siklus SDLC, terdapat enam langkah. Jumlah
langkah SDLC pada referensi lain ungkin berbeda, namun secara umum adalah
sama.
Required
Analisis
design
coding
testing
maintenence
1. Requirement analysis
perbaikannya.
2. Design
3. Coding
Agar dapat dimengerti oleh mesin (komputer), maka desain tadi harus
diubah bentuknya menjadi bentuk yang dapat dimgerti oleh mesin, yaitu
4. Testing
atau belum diuji dengan cara manual, jika testing sudah benar maka
5. Maintenence
hingga langkah kelima setiap langkah yang telah selesai harus dikaji ulang,
memastikan bahwa langka telah dikerjakan dengan benar dan sesuai harapan, jika
19
tidak maka langkah tersebut perlu diulangi lagi atau kembali kelangkah
sebelumnya.
kecocokan antara output yang dihasilkan dengan spesifikasi yang telah ditentukan,
tanpa perlu mengetahui detail implementasi internal dari perangkat lunak. Ini
membuat blackbox testing cocok untuk menguji perangkat lunak dalam berbagai
tahap pengembangan, mulai dari pengujian unit hingga pengujian sistem secara
keseluruhan.
DAFTAR PUSTAKA
PUSTAKA BUKU :
Kadir,A. (1999). Konsep dan Tuntunan Praktis Basis Data. Yogyakarta , Andi.
Rivai AD, dkk. (2013). Pembangunan Sistem Informasi Pengolahan Data Nilai
Siswa Berbasis WebnPada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Miftahul
Huda Ngadirojo.
Saputra A. (2013). Membangun Aplikasi Online dengan PHP dan SQL Server.
Jakarta: Elex MediaKomputindo.
20
21
JADWAL PENELITIAN
1 Observasi
2 Pengambilan Data
3 Penulisan Proposal
4 Perbaikan Proposal
5 Perancangan Program
6 Penulisan Skripsi
7 Perbaikan Skripsi