Anda di halaman 1dari 6

1 BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang

Tidak dapat dipungkiri salah satu kunci keberhasilan di era globalisasi saat ini untuk berkompetisi adalah pendidikan, sehingga kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang layak semakin tinggi dan secara tidak langsung kebutuhan akan tempat pendidikan yang bagus sangat diinginkan. Pendidikan yang baik dapat terpenuhi jika mempunyai sistem pengajaran yang tepat dan terarah. Selain itu, sarana dan prasarana yang memadai juga mempunyai peranan penting. Pendidikan saat ini sudah menjadi komoditas yang makin menarik. Beberapa pemain dari kalangan bisnis mengalihkan perhatian dan investasi mereka pada industri persekolahan. Bahkan beberapa sekolah mahal didirikan dan dikaitkan dengan pengembangan suatu kompleks perumahan elit. Oleh karena itu dibangunlah sebuah gedung persekolahan baru, yaitu Sekolah Terang Bangsa yang didukung dengan sarana dan prasana yang baik guna menunjang dan menselaraskan kebutuhan akan hal tersebut. Sebagai bahan studi perencanaan, Gedung Sekolah Terang Bangsa merupakan gedung pendidikan yang terdiri dari 8 lantai, yang semula pada strukturnya menggunakan struktur beton bertulang akan direncanakan kembali menjadi 10 lantai dengan menggunakan struktur komposit baja-beton, dimana balok menggunakan profil WF dengan lantai dari beton. Balok komposit merupakan perpaduan antara beton dan baja profil, dimana perbedaannya dengan beton bertulang adalah untuk momen positif, pada beton bertulang gaya-gaya tarik yang terjadi pada elemen struktur dipikul oleh besi tulangan, sedangkan pada struktur komposit gaya-gaya tarik yang terjadi dipikul oleh profil baja. Balok komposit dengan profil WF biasa sudah banyak

2
digunakan dalam perencanaan suatu gedung. Hal ini dikarenakan keuntungan yang didapat dengan menggunakan struktur komposit pada suatu bangunan daripada menggunakan struktur beton bertulang. Jika ditinjau dari segi kualitas dan efisiensi waktu pekerjaan bangunan dengan struktur baja komposit lebih menguntungkan. Keistimewaan yang nyata dalam sistem komposit adalah (1) Penghematan berat baja, (2) Penampang balok baja yang digunakan lebih kecil, (3) kekakuan lantai meningkat, (4) kapasitas menahan beban lebih besar, (5) Panjang bentang untuk batang tertentu dapat lebih besar ( Charles G. Salmon,1991 ). Penampang komposit mempunyai kekakuan yang lebih besar dibandingkan dengan penampang lempeng beton dan gelagar baja yang bekerja sendiri-sendiri dan dengan demikian dapat menahan beban yang lebih besar atau beban yang sama dengan lenturan yang lebih kecil pada bentang yang lebih panjang. Apabila untuk mendapatkan aksi komposit bagian atas gelagar dibungkus dengan lempeng beton, maka akan didapat pengurangan pada tebal seluruh lantai, dan untuk bangunanbangunan pencakar langit, keadaan ini memberikan penghematan yang cukup besar dalam volume, pekerjaan pemasangan kabelkabel, pekerjaan saluran pendingin ruangan, dinding-dinding, pekerjaan saluran air, dan lain-lainnya. (Amon, Knobloch & Mazumder,1999) Struktur komposit semakin banyak dipakai dalam rekayasa struktur. Dari beberapa penelitian, struktur komposit mampu memberikan kinerja struktur yang baik dan lebih efektif dalam meningkatkan kapasitas pembebanan, kekakuan dan keunggulan ekonomis ( Vebriano Rinaldy & Muhammad Rustailang, 2005 ). Peraturan yang digunakan pada perencanaan ini menggunakan peraturan yang terbaru yaitu SNI-03-2847-2002 tentang Tata Cara Perhitungan Beton Untuk Bangunan Gedung, SNI-03-1726-2002 tentang Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Bangunan Gedung, SNI 03-1729-2002 tentang

3
Tata Cara Perencanaan Struktur Baja, dan Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung 1983. Pada akhirnya dari penyusunan dari tugas akhir ini penulis mengharapkan dapat merencanakan suatu struktur komposit yang efisien tanpa mengabaikan faktor keselamatan dan fungsi bangunan tersebut. 1.2 Permasalahan

Permasalahan yang ditinjau dalam modifikasi perencanaan Gedung Sekolah Terang Bangsa dengan struktur komposit, antara lain : Bagaimana menentukan Preliminary design penampang struktur ? Bagaimana merencanakan struktur sekunder yang meliputi pelat lantai, balok anak, tangga dan lift ? Bagaimana merencanakan struktur utama yang meliputi balok dan kolom. Bagaimana pemodelan dan menganalisa struktur dengan menggunakan program bantu ETABS 9.2 ? Bagaimana merencanakan sambungan yang memenuhi kriteria perancangan struktur, yaitu kekuatan (strength), kekakuan dan stabilitas (stability) ? Bagaimana merencanakan pondasi yang sesuai dengan besarnya beban yang dipikul ? Bagaimana menuangkan hasil perencanaan dan perhitungan dalam bentuk gambar teknik ? Tujuan

1.3

Adapun tujuan dari modifikasi perancangan Gedung Sekolah Terang Bangsa dengan struktur komposit baja beton, yaitu : Menentukan Preliminary design penampang struktur.

4
Merencanakan struktur sekunder yang meliputi pelat lantai, balok anak, tangga dan lift. Merencanakan struktur utama yang meliputi balok dan kolom. Memodelkan dan menganalisa struktur dengan menggunakan program bantu ETABS 9.2. Merencanakan sambungan yang memenuhi kriteria perancangan struktur, yaitu kekuatan (strength), kekakuan dan stabilitas (stability). Merencanakan pondasi yang sesuai dengan besarnya beban yang dipikul. Menuangkan hasil modifikasi perencanaan dan perhitungan dalam bentuk gambar teknik. Batasan Masalah Perencanaan struktur utama, meliputi balok induk dan kolom dan struktur sekunder, meliputi pelat lantai, balok anak, tangga dan lift. Perhitungan sambungan meliputi balok-kolom serta kolomkolom. Struktur direncanakan terletak di zona 2 SNI-2002. Perhitungan struktur pondasi hanya pada kolom dengan beban terbesar. Tidak meninjau dari segi metode pelaksanaan, analisa biaya, arsitektural, dan manajemen konstruksi. Permodelan dan analisa struktur dilakukan dengan program bantu ETABS 9.2. Manfaat bisa didapatkan dari modifikasi

1.4

1.5

Manfaat yang perencanaan ini adalah :

5
Dapat merencanakan struktur komposit yang memenuhi persyaratan keamanan struktur. Dari perencanaan ini bisa diketahui hal-hal yang harus diperhatikan pada saat perencanaan sehingga kegagalan struktur bisa diminimalisasi.

Halaman ini sengaja dikosongkan