Anda di halaman 1dari 8

TUGAS KELOMPOK B- 1 PANCASILA

KELOMPOK : B1

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI


2010

ANALISA STRATEGI DAN KONDISI LANDASAN DAN TUJUAN PENDIDIKAN PANCASILA DALAM MEMAKNAI PERISTIWA SEJARAH DAN NILAI BUDAYA KOTA BINJAI I. Pendahuluan a. Latar Belakang Indonesia merupakan negara yang sangat luas dan terdiri atas pulau-pulau.. Latar belakang ini melahirkan keragaman yang luar biasa. Baik keragaman suku bangsa, bahasa, agama, adat istiadat, maupun kebudayaan. Ada ribuan, atau mungkin jutaan artefak budaya yang tersimpan di bumi pertiwi, mulai dari tarian, ornamen, motif kain, alat musik, cerita rakyat, musik dan lagu, makanan dan minuman, seni pertunjukan, produk arsitektur, dan lain sebagainya. Saat ini, kita hidup di era globalisasi yang sarat dengan persaingan yang tinggi. Di babak ini, inovasi menjadi bahan bakar utama yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Tingginya tingkat persaingan mengakibatkan ekonomi global harus terus bergerak mencari inovasi-inovasi baru. Intensitas kompetisi ini membuat terjadinya pergeseran dari inovasi berbasis teknologi menjadi inovasi berbasis kreativitas. Artefak-artefak tradisional, yang pada awalnya dianggap tidak bernilai ekonomi tinggi, menjadi sangat berharga. Akan dibahas mengenai Usaha-usaha Kota Binjai dalam memaknai Pancasila yang berkenaan dengan aspek sejarah dan kebudayaannya. b. Pokok Permasalahan Berdasarkan latar belakang tersebut, maka kelompok kami merumuskan masalah sebagai berikut : 1. Bagaimana solusi agar kebudayaan bangsa Indonesia tetap terjaga keutuhannya? 2. Bagaimana cara yang harus ditempuh agar kebudayaan indonesia dapat diakui oleh dunia? 3. Apa peran pemerintah dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan Binjai? 4. Apa peran masyarakat dalam menjaga dan melestarikan kebudayaan Binjai ? 5. Mengapa bangsa lain tertarik untuk mengklaim kebudayaan Indonesia? 6. Siapa yang bertanggung jawab atas kelestarian budaya Indonesia? 7. Bagaimana kekuatan undang-undang dalam melindungi keanekaragaman budaya Indonesia? 8. Bagaimana bentuk kerjasama masyarakat dan pemerintah dalam menjaga kebudayaan? 9. Apa tujuan memperkenalkan budaya Binjai kepada dunia luar? 10. Apa tujuan pengenalan seluruh masyarakat terhadap seluruh kebudayaan bangsa? 11. Mengapa masyarakat harus memperjuangkan kebudayaan bangsa? 12. Apa tujuan mempelajari ilmu seni budaya di sekolah-sekolah? 13. Apa nilai yang terkandung dalam menjaga kebudayaan? 14. Mengapa pemuda Indonesia memiliki rasa cinta yang sangat rendah terhadap budaya??

15. Apa tujuan pendidikan pancasila dalam mengembangkan jiwa nasionalisme untuk menjaga kebudayaan? 16. Bagaimana menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya yang dimiliki? 17. Bagaimana cara memperkenalkan budaya kepada masyarakat Indonesia dan dunia luar? 18. Bagaimana cara mendorong kreativitas dalam memajukan keragamana budaya? c. Tujuan Analisa Kepentingan Mahasiswa Meningkatkan rasa bangga dan cinta terhadap tanah air Indonesia, dan kota Binjai. Mempelajari kekayaan kebudayaan daerah kota Binjai dan bangsa. Menumbuhkan semangat rasa nasionalisme. Meningkatkan apresiasi terhadap seni budaya bangsa Indonesia khususnya kota Binjai. Peduli dan benar-benar menjaga kelestarian berbagai budaya Indonesia. Memberdayakan generasi muda untuk mau mewarisi dan memelihara budaya bangsa Indonesia. Meningkatkan rasa memiliki akan berbagai kebudayaan bangsa Indonesia. Menjaga eksistensi kebudayaan Indonesia yang merupakan identitas bangsa.

Kepentingan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi VISI Terwujudnya Fakultas Kedokteran Islam yang bermutu, terpandang, berwibawa dan mampu berkompetisi di forum nasional dan internasional MISI Terwujudnya pendidikan kedokteran yang bermutu yang diakreditasi baik secara nasional maupun internasional dan menghasilkan dokter muslim yang bermutu dan mengamalkan profesinya sesuai dengan Islam. Mengembangkan pendidikan kedokteran lanjutan di bidang biomedik. Mengembangkan pendidikan kedokteran terpadu yang menekankan pada belajar berdasarkan masalah (problem based learning). Melaksanakan kajian dan penelitian yang bermutu, sehingga menghasilkan pengetahuan dan teknologi baru yang bermanfaat bagi kemanusiaan sesuai dengan Islam. Melaksanakan berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sesuai dengan Islam.

Kepentingan Bangsa dan Masyarakat Meningkatkan jiwa nasionalisme masyarakat Indonesiaterhadap kebudayaan bangsa sendiri.

Melestarikan kebudayaan kepada generasi penerus bangsa. Meningkatkan rasa kebanggaan terhadap kebudayaan nasional. Mendorong majunya kreativitas perkembangan keragaman budaya. Menjaga keaslian budaya nasional di era globalisasi.

Kepentingan Pemerintah (Daerah) Melindungi dan mematenkan seni budaya yang kita miliki sebagai kekayaan intelektual bangsa. Memperkenalkan budaya Indonesia dikalangan internasional. Meningkatkan harga diri bangsa secara tidak langsung Meniingkatkan ketegasan sikap dan keberanian untuk mengambil resiko dalam upaya melindungi kebudayaan, khususnya bagi warga Binjai sendiri Membentuk aturan perundang-undangan dalam negeri kebutuhan pengelolaan keragaman budaya Indonesia. yang menyediakan

II.

Metode Analisa Bersumber dari buku Pendidikan Pancasila Perspektif Sejarah Perjuangan Bangsa. Bersumber dari buku Modul Pancasila dan Kewarganegaraan. Bersumber dari website www.berita.liputan6.com Bersumber dari www.antaranews.com

III. Landasan Teori Pustaka Pemahaman Pancasila melalui aspek sejarah memang sangat berguna dalam perwujudan kehidupan masyarakat berbangsa yang didasari dengan nilai kebersamaan, persatua, dan kesatuan dalam kebhinekaan tata budaya bangsa Indonesia. Pandji Setijo. 2006. Pendidikan Pancasila Perspektif Sejarah Perjuangan Bangsa. Hal 15. Negara harus menjalankan pemerintahan yang serba efektif, harus menghilangkan mental birokrasi, serta mau membangun sistem budaya dalam hal norma maupun pengembangan iptek, dengan melakukan pemberdayaan kebudayaan lokal guna memfungsikan etos budaya bangsa yang majemuk. Pandji Setijo. 2006. Pendidikan Pancasila Perspektif Sejarah Perjuangan Bangsa. Hal 81.

IV. Pola Pikir

PANCASILA

MUKADIMAH UUD 1945 DAN UUD 1945

HAK ATAS KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAKI)

KEBUDAYAAN

Peran Pemerintah Peran Masyarakat Peran Organisasi masyarakat Peran Dunia Internasional

BAB IV HASIL ANALISA

ANALISA STRATEGI DAN KONDISI LANDASAN DAN TUJUAN PENDIDIKAN PANCASILA DALAM MEMAKNAI PERISTIWA SEJARAH DAN NILAI BUDAYA KOTA BINJAI

STRATEGI PANCASILA

HAK KOTA BINJAI

KEWAJIBAN KOTA BINJAI

HARGA DIRI BANGSA

A. KETUHANAN YG MAHA ESA I B. C. D. A. B. KEMANUSIAAN YG ADIL DAN BERADAB II

1 Memanfaatkan hak yang telah didapatkan terhadap kelestarian budaya indonesia sesuai dengan ajaran dan larangan-Nya Mengabaikan suatu nikmat berupa ciri khas bangsa yang akhirnya diambil oleh negara lain Mengajarkan untuk bertanggung jawab dan menjaga apa yang telah diberikan oleh-Nya Menjadikan pandangan idealisme yang berbeda antar agama Menyetarakan keadilan antar rakyat suatu bangsa Membatasi ekspresi budaya tiap daerah

A. B. C. D. A.

2 Melakukan pembelaan terhadap budaya bangsa yang berkaitan dengan bidang religi dalam Pancasila. Memunculkan gerakan-gerakan pembela budaya yang mengatasnamakan kepentingan agama. Mendongkrak semangat juang bangsa dalam mempertahankan budaya dalam nilai-nilai religi. Menjadikan perbedaan keyakinan sebagai alasan dalam pelestarian budaya. Memberikan suatu nilai moralitas untuk dapat memotivasi masyarakat terhadap penjagaan budaya Mengurangi perhatian masyarakat terhadap kebudayaan negara sendiri Meningkatkan minat bangsa untuk lebih menjaga ciri khas negara akan beragam budaya Membuat budaya bangsa sendiri terbengkalai dan tidak dikembangkan Menguatkan suatu nilai rasa kebangsaan yang tinggi dari masing masing individu Mempriorotaskan salah satu budaya masyarakat yang lebih dipilih untuk dipromosikan ke tingkat internasional Membuka jalan bagi negara untuk menambah suatu devisa dari hasil cipta budaya indonesia Meningkatnya pengklaiman budaya oleh negara lain Membentuk suatu kekuatan bangsa negara untuk menjaga kebudayaan Indonesia Menolak suatu keputusan atas ketetapan dari pemerintah dalam pembelaan budaya Indonesia Memberikan kenyamanan atas budaya sendiri Mengurangi nilai solidaritas bangsa akan kebudayaan Indonesia yang telah ada

3 Mempertahankan eksistensi budaya bangsa sesuai dengan ajaran agama. B. Menjadikan perbedaan keyakinan sebagai hambatan dalam usaha pencitraan budaya bangsa. A.

C.
A.

Memperkuat eksistensi budaya dengan adanya toleransi antar keyakinan. D. Meningkatkan risiko adanya perselisihan antar keyakinan. Membina rasa kepemilikan terhadap budaya bangsa negara sendiri B. Mengurangi kepedulian bangsa negara untuk pelestarian budaya Indonesia C. Membentuk rasa semangat bangsa untuk membela akan kebudayaan negara D. Memihaknya bangsa kepada budaya asing A. Mencetuskan rasa persatuan dan kesatuan bangsa terhadap berbagai macam budaya Indonesia B. Menjadikan kesenjangan sosial terhadap budaya yang ada C. Meningkatkan kekuatan terhadap kelestarian budaya Indonesia

C.

Memakmurkan kebudayaan secara adil dan bertanggung jawab D. Menjadikan suatu masyarakat yang ingin memisahkan diri dari kebangsaan indonesia

B.
C. D.

A.
PERSATUAN INDONESIA III

Menguatkan suatu kesatuan bangsa yang terdiri atas beragam budaya yang ada diIndonesia B. Memecah rasa kabangsaan antar budaya dari masing-masing daerah

A. B. C. D. A. B. C. D.

C.
A. KERAKYATAN YG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATA N PERWAKILAN IV

Mempromosikan kebudayaan Binjai ke dunia internasional D. Memicu asimilasi terhadap budaya luar Menguatkan suatu nilai kebudayaan bangsa agar tercermin pada kepribadian bangsa

D.
A.

Merebaknya gerakan separatis yang berdasar pada penolakan budaya

B.

Menjadikan suatu kepemerintahan berperan pasif dalam menjaga kebudayaan Indonesia C. Menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga suatu ciri khas bangsa dengan bijak D. Mengurangi minat masyarakat akan pemakaian budaya milik bangsa sendiri A. Meningkatkan sosialisasi terhadap budaya Indonesia kepada seluruh lapisan masyarakat B. Membatasi kreatifitas bangsa terhadap pelestarian budaya Indonesia C. Memberikan kenyamanan terhadap masyarakat dalam pemakaian budaya sendiri D. Memicu penolakan terhadapa pembatasan pemakaian budaya Indonesia

Membentuk suatu kebijakan yang berguna untuk menjaga budaya Indonesia agar tidak diklaim oleh negara lain B. Melemahnya sikap pemrintah dan warga negara dalam mnjaga budaya C. Membentuk suatu kepribadian bangsa dan negara akan pentingnya saat kebudayaan untuk menjadikan suatu ciri khas negara

D.
A. Menjadikan suatu nilai nilai positif terhadap negara Indonesia kerena memiliki kebudayaan yang beragam yang dapat dilestarikan sendiri B. Melemahnya pertahanan budaya terhadap budaya asing C. Menjadikan suatu kebanggaan bagi bangsa terhadap budaya sendiri D. Mengurangi minat bangsa terhadap kelestarian budaya negara sendiri

Mengurangi budaya sendiri karena pengambilan budaya oleh negara lain A. Memberikan pengaruh besar terhadap kohormatan negara akan pandangan dari negara lain

KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

B.

Menugurangi kepedulian bangsa atau warga negara akan pentingnya suau budaya untuk suatu keaslian negara C. Menciptakan apresiasi negara lain terhadap budaya negara Indonesia D. Meningkatkan resiko kurangnya kepercayaan bangsa lain terhadao budaya Indonesia

V.

Penutup Kesimpulan a. Sebuah budaya adalah hasil karya, rasa dan cipta dari suatu masyarakat. Oleh karena itu yang namanya kebudayaan tidak hanya berbentuk barang atau benda tapi juga berbentuk abstrak. b. Kebudayaan itu lahir dari sekelompok masyarakat yang tinggal disuatu wilayah. Sekelompok orang itu nantinya akan membentuk sebuah adat istiadat sendiri. Adat istiadat itu akan melahirkan berbagai macam produk seperti sistem sosial, tarian, makanan, benda-benda khas, upacara dan bentuk produk lainnya. Bentuk produk itulah baik yang berwujud materiil atau abstrak yang dinamakan sebagai budaya. Kasus klaim atas kekayaan budaya nusantara menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kita. Bahkan oleh negeri tetangga seperti Malaysia pun kita dengan sangat gampang dijarah semau mereka tanpa rasa ketakutan. Lemahnya ketahanan budaya nusantara kita memang menjadi salah satu faktor pendukung sehingga pihak luar dengan sangat mudah mengklaim sebagai milik mereka. Pemerintah selama ini hanya menomorsekiankan urusan budaya dan pariwisata dalam pembangunan bangsa, padahal sektor ini bisa jadi merupakan penyumbang devisa terbesar setelah minyak dan gas.

c.

d.

e.

f.Malaysia berani menargetkan pendapatan devisa yang sangat besar dari sektor pariwisata mereka, meskipun mesti mengklaim budaya kita. Saran Agar budaya kita tidak tidak bisa tercampur atau diklaim bangsa lain maka pemerintah dan semua kalangan harus melakukan hal-hal sebagai berikut: a. Mematenkan hak paten budaya Indonesia b. c. d. e. Mempertunjukkan kesenian budaya lokal dan daerah Binjai Menyiarkan kepada publik mengenai budaya asli daerah dan kota di Indonesia Kita perlu introspeksi diri dan melihat sejauh mana peran pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kekayaan bangsa. Pemerintah juga perlu melakukan penguatan di wilayah perbatasan Indonesia dengan memaksimalkan infrastruktur seperti akses jalan dan listrik agar pergeseran patok perbatasan dan pencaplokan wilayah tidak lagi terjadi. Kesadaran akan nasionalisme perlu ditanamkan sejak dini khususnya kepada generasi muda.

f.

g.

Kesadaran nasionalisme dapat ditanamkan dengan melakukan sosialisasi budaya baik berupa pengenalan dan pembelajaran seni budaya maupun penanaman mental untuk mencintai budaya bangsa. Sosialisasi budaya dapat dilakukan melalui agen-agen sosialisasi seperti sekolah dan media massa, misalnya dalam bentuk tayangan iklan promosi budaya.

h.

LEMBAR HASIL DISKUSI - Bagaimana keadaan perdagangan serta perkebunan di Binjai ? Binjai dikenal oleh perkebunan rambutan yang khas. Namun, sejauh ini belum maksimal dalam segi pengembangan. Para pedagang hanya dapat menjualnya dalam bentuk mentah sebagian besar. Namun, perlahan Binjai akan berkembang seiring dengan program pemerintah akan peningkatan pendidikan dasar bagi rakyat. Sehingga diharapkan nanti para warga Binjai sendiri dapat lebih kreatif dalm segi sumber daya dan pengolahan rambutan, yang secara perlahan akan memajukan kota Binjai itu sendiri. dan ke depannya Binjai akaan dapat menarik investor-investor untuk menanam modal di daerah Binjai. - Bagaimana pariwisata dan kebudayaan kota Binjai ? Sebenarnya, pariwisata di kota Binjai tidak spesifik. Karena sudah banyak terjadi asimilasi budaya serta agama yang beragam. Sehingga di Binjai sendiri banyak terdapat parade kebudayaan dan hari besar agama yang dapat diperingati secara akbar dan variatif. Dengan berlandaskan Pancasila sila ketiga, sebenarnya dapat ditarik kesimpulan bahwa rakyat Binjai dapat bersatu untuk menaikkan tingkat kotanya menuju tingkat yang lebih tinggi, dan lebih dipandang sebagai kota yang maju. Dengan kerjasama antar warga, badan pemerintah, serta kemauan yang tinggi oleh rakyat Binjai, maka memajukan kota bukanlah hal yang mustahil dan menjadi mimpi belaka