Anda di halaman 1dari 10

enyak|t D|gest| newan kec|| luv ll

Agung 8ud|anto Achmad (060810312) !'


1

Nama : Agung Budianto Achmad
NIM : 060810312
Kelas : B

1tCAS
I1Mt ItAtI1 1A1AM Vt1tLItL II

1. Apa yang dimaksud dengan Overshot jaw ?
Suatu keadaan pada anjing dimana jaw (dagu) bagian bawah lebih panjang dari
bagian atas sehingga set gigi atas sama sekali tidak menyentuh gigi bawah, kasus ini
disebut rachygnathism. Bila rahang bawah yang menonjol disebut Overshot Jaw, tetapi
bila rahang atas yang menonjol disebut Undershot Jaw. Ini termasuk normal untuk
beberapa jenis anjing seperti :/og dan P:g. Perawatannya anjing yang masih
berumur muda (puppy) harus segera diperiksa oleh dokter saat berumur 2-3 bulan, untuk
melihat dimana kesalahan dari set gigi. Umumnya tidak memerlukan perawatan yang
berarti.

2. Bagaimana struktur dan kompisisi gigi sementara pada anjing?
igi pertama anak anjing mulai bermunculan tumbuh pada saat berumur 2-3
minggu. Selanjutnya akan tumbuh gigi belakang atau geraham. igi geraham terakhir
tumbuh pada umur 8 minggu. Jenis anjing besar pertumbuhan giginya lebih cepat dari
pada jenis anjinh kecil. Pada umumnya anak anjing mempunyai 28 gigi sementara,
diantaranya adalah gigi depan, taring dan geraham. Anak anjing tidak mempunyai gigi
geraham yg paling belakang.
igi pada anak anjing adalah gigi sementara dan hanya bertahan sekitar 7 bulan.
Dimulai pd umur 3 bulan gigi depan akan mulai lepas dan digantikan oleh gigi dewasa.
igi taring, geraham dan geraham paling belakang dimulai pada umur 4 bulan sampai 7
bulan. Yang mana pada saat berumur 7-8 bulan anak anjing seharusnya gigi dewasa telah
lengkap. Dimana dengan pergantian gigi kita dapat menebak umur anak anjing, jika kita
tidak mengetahui umurnya.
igi Dewasa berjumlah 42. igi bawah berjumlah 22 dan gigi atas berjumlah 20.
igi depan atas ada 6, 2 taring, 8 geraham. Bagian bawah ada 6 geraham belakang, tapi
enyak|t D|gest| newan kec|| luv ll

Agung 8ud|anto Achmad (060810312) !'
2

hanya 4 bagian atas, dari jumlah yg berbeda ini kita bisa menentukan usia si anjing saat
dewasa.

3. Bagaimana struktur dan komposisi gigi tetap pada kucing?
Anak kucing mempunyai 26 buah gigi susu/sementara, tanpa gigi geraham
(Molar). Sedangkan kucing dewasa mempunyai 30 gigi (dengan 4 buah gigi geraham).
Semua gigi susu biasanya sudah digantikan oleh gigi permanen pada umur 6 bulan. Pada
umur 7 bulan biasanya sudah lengkap semua gigi permanen sebanyak 30 buah. Susunan,
bentuk, warna dan jenis gigi sering dipakai oleh dokter hewan untuk memperkirakan
umur kucing.
Seperti pada karnivora (pemakan daging) lainnya, bentuk dan susunan gigi
kucing sangat cocok untuk mencabik dan memotong makanan. Dua belas gigi seri kecil
yang terdapat di bagian depan (diantara gigi taring) cocok untuk Iungsi mencabik dan
memotong. Empat buah gigi taring berIungsi untuk merobek dan memegang
mangsa/makanan. 10 gigi geraham depan (premolar) yang tajam bekerja sama dengan 4
gigi geraham (molar) untuk memotong dan mengunyah makanan.

4. Apa perbedaan Regurgitasi dan vomit?
#egurgitasi biasanya berkaitan dengan penyakit-penyakit daerah Iaring atau
esoIagus sedangkan vomit atau muntah biasanya berkaitan dengan gangguan lambung
atau mungkin penyakit sistemik. Karena hewan kesayangan tidak bisa bicara, maka
pemilik atau dokter hewan harus mengenali gejala-gejala yang mirip tersebut untuk
memastikan kemungkinan penyakit yang diderita oleh hewan kesayangan tersebut. Bagi
pemilik tentu bila dapat mengamati gejala ini dengan baik akan sangat membantu dokter
hewan untuk mengidentiIikasi penyakit yg terjadi pada hewan kesayangannya, hal ini
karena sering kali gejala tersebut terjadi di rumah dan jarang terjadi di meja periksa
dokter hewan, sehingga dokter hewan seringkali menanyakan gejala-gejala yang telah
terjadi di rumah.
#eg:rgitasi adalah keluarnya makanan melalui mulut, terjadi tanpa usaha atau
tanpa adanya proses yang rumit dan tidak disertai tanda-tanda prodormal meski kadang
disertai adanya hipersalivasi atau naiknya makanan dari kerongkongan atau lambung
tanpa disertai oleh rasa mual maupun kontraksi otot perut yang sangat kuat. Bahan yang
di keluarkan biasanya berupa bahan pakan yang belum terdigesti bercampur mukus atau
enyak|t D|gest| newan kec|| luv ll

Agung 8ud|anto Achmad (060810312) !'
3

saliva dan mempunyai pH normal, bahan pakan berupa bahan slid ataupun cair bila
terjadi striktura pada esoIagus, tercampur darah segar bila terjadi ulserasi, adanya rasa
sakit saat menelan dan teraba adanya bolus di daerah esoIagus. Waktu terjadinya
biasanya segera setelah makan atau menelan. Bila terjadi agak lama setelah makan
kemungkinan terjadi dilatasi esoIagus atau divertikulum esoIagus.
'omit atau m:ntah adalah keluarnya makanan melalui mulut yang merupakan
suatu proses reIleks yang terkoordinasi kontrak otot-otot abdominal, retroperistaltik dan
reIleks menutup glotis. Muntah akan disertai adanya tanda-tanda prodormal seperti
nausea, unease, anoreksia, hipersalivasi, menelan dan retching. Vomitus atau bahan yang
dimuntahkan biasanya mempunyai pH rendah (asam) karena bercampur asam lambung,
berwarna hijau karena bercampur empedu, bahan pakan yang sudah tercerna sebagian,
pakan yang sudah tercerna, bercak darah atau bercampur dengan darah segar atau dengan
darah yang terdigesti. Waktu terjadinya muntah sangat bervariasi namun jarang sekali
terjadi dengan cepat setelah makan.

5. Apa yang dimaksud dengan vomit projektil?
'omit Projekti / M:ntah Projekti adalah suatu kondisi tiba-tiba dan sesaat
yang terjadi ketika sistem pencernaan memutuskan segera harus membersihkan /
mengeluarkan isi perut dari dalam tubuh. Tidak seperti muntah pada umumnya, muntah
projektil terjadi tanpa peringatan, tubuh tidak akan memberikan gejala khas seperti mual,
tetapi sebaliknya akan bereaksi tiba-tiba, menyebabkan muntah projektil terjadi secara
singkat. Namun jika kondisi tersebut terus berlangsung mungkin menunjukan masalah
kesehatan yang serius.
ejala
Muntah projektil ditandai dengan muntah parah. Muntah projektil dapat
menyebabkan dehidrasi dan penurunan kondisi tubuh yang serius.
Kemungkinan penyebab : en/a asing
Sebuah benda asi ng bersarang di t enggorokan at au di perut hewa n
dapat menyebabkan munt ah. Dalam beber apa kasus, benda asing dapat
di hi l angkan tanpa operasi.
Kemungkinan Penyebab: #ac:n
Munt ah pr oyekt i l dapat menj adi penyebab dari hewan yang menel an
racun at au makanan busuk. Jika racun atau makanan tidak dikeluarkan, dapat terus
meracuni hewan tersebut.
enyak|t D|gest| newan kec|| luv ll

Agung 8ud|anto Achmad (060810312) !'
4

Kemungkinan Penyebab: Pert:mb:han Sp:rts
Pertumbuhan spurts dapat menyebabkan muntah proyektil. Hal ini karena lonjakan
pertumbuhan mendadak yang dapat menyebabkan perut menjadi tidak enak atau
kel ebi han asam lambung. Sel ai n it u, kei ngi nan anak anj i ng/ kuci ng
unt uk cepat -cepat melahap makanan, bisa mengganggu perutnya dan menyebabkan
muntah terus menerus.
ontoh penyakit :
bstruksi gastrointestinal, penyakit inIeksius misalnya aringitis, Pneumonia,
infeksi saluran kencing, Melena, Hematemesis.
6. $ebutkan dan 1elaskan beberapa penyakit enta Keenjar Saiva /an #ongga
M::t Esophag:s /an Lamb:ng !
a. Penyakit /enta
Pada penyakit dental biasanya penyakit diawali dengan bau tidak enak atau tidak
sedap pada hewan peliharaan. Dapat diperiksa dengan mengangkat bibir dan membau
bagaimana bau naIas hewan peliharaan yang diperiksa. Jika hewan peliharaan memiliki
napas yang bau merupakan indikator awal dan sensitiI terhadap adanya bakteri sedang
berkembang di mulut. Hal ini dimulai dari gejala yang sangat ringan yaitu dengan
diawali dengan penumpukan kalkulus gigi sehingga naIas mulai berbau busuk.
- Penyakit gusi :
Penyakit g:si mengacu pada peradangan pada jaringan lunak (gusi) dan hilangnya
secara abnormal tulang yang mengelilingi dan memegang gigi di tempatnya. Penyakit
gusi disebabkan oleh racun yang dikeluarkan oleh bakteri tertentu dalam "plak" yang
menumpuk dari waktu ke waktu sepanjang dan di bawah garis gusi. Plak ini adalah
campuran dari makanan, air liur, dan bakteri. ejala awal penyakit gusi ini adalah
berdarahnya gusi tanpa rasa sakit. Jika timbul rasa nyeri maka ini menandakan gejala
penyakit gusi sudah lebih parah sebagai akibat dari hilangnya tulang di sekitar gigi dan
mengarah pada pembentukan kantong gusi dalam. Bakteri dalam kantong menyebabkan
inIeksi gusi, bengkak, nyeri, dan kerusakan tulang lebih lanjut. Penyakit gusi tingkat
lanjut dapat menyebabkan tanggalnya gigi yang sehat.
- igi kalkulus :
Kak::s adalah pengerasan plak atau disebut dengan istilah mineralisasi yang
kemudian mengikis jaringan gingival, merupakan deposit berwarna kuning atau coklat,
enyak|t D|gest| newan kec|| luv ll

Agung 8ud|anto Achmad (060810312) !'
3

terutama terdapat di dekat gusi anjing atau kucing mengunyah sebagian makanan
mereka. Kalkulus penuh dengan bakteri. Bakteri mengeluarkan racun yang terus
menggerogoti ligamentum peridontal yang memegang gigi di gusi. Ini ditandai dengan
adanya iritasi di garis merah dan pembulatan sedikit pada gusi yang memenuhi gigi. Bila
ligamentemum mengalami penghancuran dan berlanjut melebihi garis gusi terbentuk
kantong. Partikel makanan masuk ke dalam kantong dan membawa akumulasi
kalkulus dan inIeksi yang lebih parah. Kemudian, berisi nanah sehingga abses dapat
terbentuk. Akhirnya, seluruh akar terinIeksi dan ligamentum peridontal dihancurkan
sehingga memungkinkan gigi rontok atau hilang.
b. Penyakit pa/a rongga m::t /an keenjar saiva
- $tomatitis
Stomatitis adalah inIlamasi pada mukosa mulut. Stomatitis bisa terjadi akibat Iactor
lokal atau sistemik. Stomatitis lebih merupakan suatu gejala dibanding bentuk penyakit
spesiIik.
Penyebab
O egeneratif
Anatomis (kongenital)
Maloklusi, retensi gigi susu (decidua), Cleft palatum (primer, sekunder).
Metabolik
Uremia, Diabetes mellitus, Hipoparatiroidism
Nutrisional
Malnutrisi protein, Malnutrisi alori, Hipervitaminosis A (Kucing)
Neoplastik
Malignant Melanoma, Squamous Cell Carcinoma, ibrosarcoma
O nfeksi:s
Bakterial
Penyakit periodontal, Ulceromembranous stomatitis karena usobacterium
dan Spirocheta, Actinomyces, Nocardia, Mycobacterium leprae, Leptospira spp.
Mikotik
Candida albican, Aspergillus dan Penicillinum (sebaran dari rongga hidung),
Blastomycosis, Histoplasmosis.
enyak|t D|gest| newan kec|| luv ll

Agung 8ud|anto Achmad (060810312) !'
6

'iral
eline viral rhinotracheitis, eline calicivirus, eline leukemia virus, eline
immunodeficiency virus, eline infectious peritonitis, eline panleukopenia, Canine
distemper.
O Imunologis
#eaksi hipersensitiI
Induksi obat (toxic epidermal necrolysis), gigitan serangga.
Penyakit autoimun
Pemphigus vulgaris, Bullous pemphigoid, Systemic lupus erythematosus,
Dyscoid lupus erythematosus
O %raumatik
aserasi, lesi Cheek-chewers, tersengat listrik, benda asing (tulang, kawat),
gigitan ular
O Idiopathic
Eosinophilic granulomatous, vasculitis.
O %oksik
Bahan kimia iritan, kemoterapi, krisoterapi, #acun (diIenbachia, thallium)
Patofisiologi
okasi dan keparahan penyakit bergantung pada penyebab. Pada kasus inIeksi bakteri
sekunder, gejala klinis lebih buruk.
ejala Klinis
Halitosis, rasa sakit, mulut terbuka, anoreksia, hipersalivasi. Perdarahan dari gusi atau
mulut. InIlamasi atau ulserasi pada rongga mulut. Akumulasi palque atau tartar.
iagnosis
Pemeriksaan laboratorium membantu untuk mendeteksi penyakit sistemik. Kultur
bakteri atau Iungi. Uji imunologis, serologi. Serum protein elektroIoresis. #adiograIi
membantu melihat adanya abnormalitas dental atau tulang.
- $alivary Mucocele
Saivary m:cocee dikenal juga dengan sebutan sublingual gland and diet injury.
Salivary mucocele adalah pengumpulan mukus saliva yang disebabkan buntunya saluran
saliva atau kerusakan jaringan saliva akibat inIlamasi. Salivary mucocele ini dapat terjadi
pada anjing dan kucing. Bangsa anjing yang sering menderita adalah /an Poo/e
enyak|t D|gest| newan kec|| luv ll

Agung 8ud|anto Achmad (060810312) !'
7

toy miniat:r). Tidak ada kecenderungan terhadap suatu jenis kelamin tertentu dan
masih belum ada laporan yang bersiIat heriditer.
Penyebab
Penyebab terjadinya salivary mucocele bermacam-macam. Traumatik dapat terjadi
akibat penetrasi benda asing atau gigitan. Sebab inIlamasi biasanya berupa sialoadenitis atau
adanya benda asing. Sedangkan sebab sekunder, biasanya berasal dari carnassial abcess atau
neoplasia.
ejala
ejala yang tampak bervariasi, berdasarkan tingkat keparahan dan lokasi lesi.
Kelenjar sublingual merupakan kelenjar saliva yang sering terkena. Kadang ditemukan rasa
sakit, kadang tidak. Hewan biasanya akan mengalami disIagia, anoreksia, stridor hemoragi
atau dispnea.
iagnosis
Bedakan salivary mucocele dengan sialoadenitis, sialolith, neoplasia, congenital
bronchial cleIt cyst atau lymphoadenopathy. Diagnosis dapat ditegakkan dengan FNA (Iine
needle aspiration), biopsi atau sialograIi. Uji hematologi biasnya normal kecuali bila disertai
inIlamasi akan tampak perubahan leukogram. Hasil FNA biasanya ditemukan warna grey
gold dan mukus disertai bercak darah. Pewarnaan mukus spesiIik dapat membantu (Periodik
Acid SchiII).
c. Penyakit pa/a esophag:s
ivertikulum Oesophagus
Suatu kondisi dimana esoIagus mengalami ketidaknormalan anatomis, pembesaran
atau dilatasi sehinga terjadi ruang tempat berkumpul atau akumulasi ingesta. Kondisi ini
terbagi menjadi dua katagori bergantung penyebab. Pulsi divertikulum suatu
divertikulum yang sesungguhnya yang berkaitan dengan tekanan intraluminal yang
tinggi menyebabkan herniasi pada muskosa muskularis. Secara histologis sisa jaringan
berupa epitelium dan jaringan ikat. Divertikulum traksi disebabkan tarikan dari luar pada
jaringan ikat esoIagus dan keempat lapisan penyusunnya (mukosa, submukosa,
muskularis dan adventitia) masih tetap ada. Sebanyak 50-70 divertikulum (terutama
pulsi) berkaitan dengan lesi yang lain dari esoIagus atau diaIragma. Kasus ini sering
ditemukan pada anjing atau kucing, baik kongenital atau perolehan. Tidak ada
predisposisi pada bangsa tertentu.
enyak|t D|gest| newan kec|| luv ll

Agung 8ud|anto Achmad (060810312) !'
8

Megaesophagus
Penyakit ini dikenal juga dengan achalasia, yaitu terjadinya dilatasi esophagus dan
hipomotilitas. angguan tersebut dapat terjadi akibat gangguan primer atau sekunder.
angguan sekunder bisa akibat dari obstruksi atau disIungsi neuromuscular Congenital
idiopathic megaesophagus menurun pada anjing Wire-haired fox terriers (simple
autosomal recessive) dan Miniature schnau:ers (simple autosomal dominant) atau 60
(penetrance autosomal recessive). ebih sering terjadi pada anjing dibandingkan kucing.
Familial predispossi terjadi pada German shepherd, Newfoundland, Great dane, Irish
setter, Sharpei, Pug, Greyhound, and kucing Siamese. Congenital megaesophagus
dengan gejala regurgitasi pertama kali tampak pada saat sapih. Sedangkan bentuk
dapatan sering terjadi pada anjing muda hingga pertengahan umur.
/. Penyakit pa/a amb:ng
- astritis Akut
astritis ak:t adalah inIlamasi pada gaster atau lambung yang ditandai dengan vomit
kurang dari 7 hari, dan tidak menunjukkan gejala-gejala yang lain. Penyakit ini dapat
terjadi pada semua anjing dari segala umur. Hewan muda biasanya mengalami masalah
karena mengingesti benda asing.
Penyebab
Gastrik
Diet (makan basi, perubahan pakan mendadak, toksin bakterial, alergi, diet lemak
tinggi pada hewan muda), ingesti benda asing, tanaman, obat (NSAID) aspirin,
phenylbutazone, ibuproIen, glukokortikoid, agen inIeksius (viral, bakterial), parasit.
Non gastrik
agal ginjal, penyakit hepar, sepsis, shock, stress, hipoadrenokortisism, penyakit
neurologis.
PatoIisiologi
Mukosa lambung mengalami perusakan yang selanjutnya memicu inIiltrasi sel-sel
radang ke lamina propria dan berpotensi menyebabkan erosi superIisial lambung.
ejala Klinis
Vomit adalah gejala yang utama, biasanya segera pulih dalam 24-48 jam setelah
penyebab dihilangkan. Hewan mungkin anoreksia, depresi, kadang disertai rasa sakit di
enyak|t D|gest| newan kec|| luv ll

Agung 8ud|anto Achmad (060810312) !'
9

abdomen. #etching atau vomit mungkin terjadi saat dipalpasi abdomen. Derajat dehidrasi
bervariasi. Umumnya pemeriksaan Iisik tidak menunjukkan banyak perubahan. ejala
sistemik akan ditemukan bila gastritis merupakan gejala sekunder akibat penyakit lain .
- astritis Kronis
Vomit intermiten lebih dari 1-2 minggu. astrik ulserasi atau erosi mungkin terjadi
bergantung pada penyebab dan durasi. Anjing yang menderita umumnya berumur tua,
breed kecil, dan kelamin jantan (Lhasa apso, Shih T:u, Miniatur poodle)
Penyebab
ihat gastritis akut dan gastrik ulserasi dan erosi. Faktor risiko penyakit ini adalah
pemberian NSAID, glukokortikoid. ingkungan sehingga hewan memakan benda
asing atau bahan lain. Memakan pakan atau antigen yang menyebabkan alergi atau
intoleran.
PatoIisiologi
Iritasi kronis pada mukosa gastrik terjadi akibat respon inIlamasi pada mukosa yang
meluas hingga lapisan submukosa. astritis kronis sekunder terjadi akibat respon
imun atau alergi yang berhubungan dengan stimulasi antigenik kronis.
ejala Klinis
Vomitus biasanya berwarna hijau (bercampur empedu) dan berisi pakan yang belum
tercerna, ada bercak darah, atau darah yang terdigesti (coIIe grounds). Frekuensi
bervariasi secara intermiten (beberapa hari hingga minggu) dan biasanya semakin
parah (progresiI). Kondisi tersebut diperparah dengan stimulasi makan atau minum.
ejala yang lain adalah berat badan turun, anoreksia, melena dan diare.
- astrik Ulserasi dan Erosi
astrik erosi adalah terjadinya lesi erosi superIisial pada mukosa lambung, dan dapat
meluas hingga lapisan muskularis mukosa. Faktor risiko adalah pemberian obat NSAID,
glukokortikoid. Pada hewan dewasa atau tua biasanya karena neoplasia.
Penyebab
astrik ulserasi dan erosi dapat terjadi karena pemberian obat (NSAID,
glukokortikoid), penyakit metabolik (penyakit hepar, ginjal atau
hipoadrenokortisism), Stress, Benda asing, Neoplasia, Helicobacter pylori, astritis
(ymphocytic/plasmacytic gastroenteritis, eosinophilic gastroenenteritis)
enyak|t D|gest| newan kec|| luv ll

Agung 8ud|anto Achmad (060810312) !'
10

ejala Klinis
Asipmtomatis pada beberapa penderita. ejala yang tampak adalah
hematemesis. Vomit dengan vomitus ditemukan bercak darah atau tidak. Melena,
anoreksia, rasa sakit abdominal. Membrana mukosa pucat dan lemah (bila terjadi
anemia). edema (jika terjadi hipoproteinemia), depresi, kolaps, mati mendadak
(perIorasi gastrik). Komplikasi yang mungkin terjadi adalah perIorasi gaster,
kekurangan darah, sepsis dan encephalohepatik jika disertai gangguan hepar.
- astric ilation / 'olvulus $yndrome
astric dilation dan volvulus syndrome (DV) adalah suatu sindroma pada anjing
dimana lambung mengalami distensi dan berputar atau melintir atau torsio sehingga
menimbulkan perubahan patologi kompleks lokal atau sistemik dan perubahan Iisiologis.
Umumnya anjing tengah umur hingga tua yang sering menderita DV. Sedangkan
bangsa anjing yang sering menderita adalah anjing besar dengan postur dada lebar dan
dalam seperti Herder, Great dane, Rottweiller, Labrador retriever, Alaskan malamute,
Saint Bernard.
Penyebab
Penyebab terjadi gastrik dilation adalah adanya obstruksi aliran pilorus,
abnormalitas myoelektrik gastrik, gerakan lambung setelah mengingesti pakan atau
air, aeroIagia. Faktor risiko adalah aktiIitas menelan makan atau air dalam jumlah
besar dan aktiIitas berat serta stress.
ejala Klinis
Hewan biasanya mengalami retching non produktiI, hipersalivasi, depresi, lemah
dan distensi abdomen yang progresiI. Pemeriksaan Iisik menunjukkan adanya
takikardia, timpani abdomen bagian depan, takipnea, gejala hipovolemik shock
(pulsus lemah, C#T lambat, membrana mukosa pucat), temperatur rectal bervariasi.