52 dokumen Amdal bodong Anggota Komisi III DPR-RI, Habib Aboe Bakar Al Habsyie, meminta kepolisian daerah Kalimantan

Selatan agar lebih tegas dalam mengusut kasus dugaan dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) bodong di provinsi tersebut. Permintaan anggota DPR-RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal daerah pemilihan (dapil) Kalsel tersebut dalam pertemuan dengan wartawan di Banjarmasin, Jumat, terkait tambahan temuan 39 dokumen Amdal bodong belum lama ini. Anggota DPR-RI dua periode asal Kalsel dari PKS itu, kaget, ketika mengetahui lewat pemberitaan, ternyata di provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota dan kini berpenduduk sekitar 3,6 juta jiwa, yang menjadi dapilnya, banyak temuan Amdal bodong. Menurut anggota Komisi III DPR-RI yang juga membidangi hukum itu, Amdal bodong tersebut sebagai bukti adanya perselingkuhan antara pejabat pemberi izin dengan perusahaan. "Perselingkuhan yang bukan saja berdampak pada kerusakan lingkungan, tapi juga pencitraan penegakkan hukum itu, jangan dibiarkan. Karena itu Polda Kalsel harus lebih tegas lagi dalam melakukan pengusutan dan penindakan," tandasnya. "Kita akan pantau terus, bagaimana perkembangan dan penyelesaian penanganan kasus Amdal bodong, yang bukan saja merugikan daerah, tapi juga merugikan negara itu," demikian Habib Aboe Bakar. Pada kesempatan terpisah, anggota Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalsel Ibnu Sina berpendapat, temuan 13 Amdal bodong di provinsinya beberapa waktu lalu (sebelum termuan baru/39 Amdal bodong), merupakan "gunung es". "Mengapa saya katakan gunung es? Karena saya memperkirakan masih banyak Amdal bodong yang tertutup atau belum terungkap di provinsi ini," kata anggota Komisi III DPRD Kalsel yang juga membidangi pertambangan dan enegi serta lingkungkan hidup itu. Oleh karena itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kalsel tersebut sependapat dengan anggota Komisi III DPR-RI Habib Aboe Bakar, agar Polda setempat lebih tegas lagi dalam melakukan pengusutan dan penindakan kasus Amdal Bodong. "Saya menduga, Amdal bodong tersebut bukan saja terdapat di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), tapi kemungkinan pula ada di kabupaten/kota lainnya di provinsi ini," lanjutnya dalam pertemuan dengan Jurnalist Parliament Cummunitu (JPC) Kalsel. Seperti di kabupaten yang marak usaha pertambangan batu bara dan perkebunan sawit, kemungkinan berpotensi pula adanya Amdal bodong, demikian Ibnu Sina. Dalam gebrakan pertama Kementerian Lingkungan Hidup di Tanbu beberapa bulan lalu, menemukan

Namun dia memastikan perusahaan itu bergerak dalam bidang pertambangan batu bara. "Pokoknya yang mirip Amdal bodong yang kemarin itu." ungkap Kepala BLHD Kalsel. pihaknya sudah memegang data. menemukan 39 kasus Amdal bodong milik puluhan perusahaan di Tanahbumbu. kasus akan kita serahkan kepada aparat penegak hukum. namun Rahmadi mengaku masih akan melakukan kajian lebih dalam. BANJARMASINPOST.Jumlah kasus dokumen Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) bodong di Kabupaten Tanahbumbu terus bertambah. Berdasar investigasi.ID. Hal itu karena cara perolehan dokumen Amdal dengan jalan mencurigakan. Jika terbukti kuat." imbuhnya. "Kita akan terus mengkajinya untuk mengetahui tingkat pelanggaran yang dilakukan. "Prosedur pemberian Amdal tanpa proses yang ada. Kamis (10/11/2011) pagi. Banjarmasin. Tim BLHD Kalsel dan Kemeneg LH menilai kasus itu tak jauh berbeda dengan 13 perusahaan sebelumnya." cetusnya. 39 kasus amdal bodong tak jauh berbeda dengan 13 kasus sebelumnya yang kini masih ditangani Polda Kalsel. Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kalsel dan Kementerian Lingkungan Hidup. dan bukti awal kasus amdal bodong 39 perusahaan tidak jauh berbeda dengan 13 kasus sebelumnya. Makanya kami menduga ada kesalahan prosedur dalam pembuatan dokumen tersebut. Terkait 13 kasus amdal bodong yang kini ditangani jajaran reskrim Polda Kalsel. Sayangnya. dari pengecekan langsung ke lapangan untuk melakukan pengujian tanpa melalui sidang komisi Amdal. "Dari 39 perusahaan itu dokumen Amdalnya mirip. sebanyak 39 perusahaan tambang batu bara. Dijelaskan Rahmadi. Rakhmadi mengaku belum mendapatkan laporan kelanjutan kasus itu." ucapnya. sehingga berjumlah 52 dokumen Amdal bodong. Termasuk status tiga orang tersangka yang dianggap bertanggungjawab.13 dokumen Amdal bodong. Rakhmadi Kurdi usai peringatan Hari Pahlawan di halaman gubernuran. Temuan tim kita ke lapangan ada 39 perusahaan lagi.CO. Yang jelas. standar mekanisme pengelolaan lingkungan tidak dipenuhi oleh perusahaan-perusahan tersebut. Meski sudah memastikan dokumen amdal 39 perusahaan tersebut bodong. kemudian terakhir sebanyak 39. Yang pasti. perkebunan sawit dan perumahan yang ada di wilayah Kabupaten Tanahbumbu. Dia menyebut. perkebunan sawit dan perumahan di Tanbu terindikasi proses Amdal yang dimiliki menyalahi ketentuan. BLHD belum mendapatkan keterangan langsung dari kepolisian. lanjut dia. Rahmadi enggan menyebut ke-39 perusahaan yang memperoleh Amdal bodong tersebut dengan alasan tidak hafal. BANJARMASIN . .

” imbuhnya. dokumen Amdal merupakan landasan bagi perusahaan sebelum menjalankan operasional." ujarnya." pungkasnya Amdal Bodong Perparah Kerusakan Lingkungan Senin. Makanya. Ditambahkannya. ia mewakili ratusan Mapala sangat sedih melihat kondisi alam yang kian memprihatinkan. ”Kadang perusahaan tambang sendiri yang tidak melaksanakan progress yang sesuai dengan izin Amdal. Sumber Berita : Radar Banjarmasin . kami merasa sedih.Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalsel. Menurut Hegar. siapapun yang terlibat harus diseret dan dijerat hukuman. "Dokumen Amdal akan menentukan apakah menimbulkan kerusakan atau tidak. mengaku memang ada sejumlah perusahaan yang bandel. "Sebenarnya pihak perusahaan memiliki peran terhadap masalah itu. miris. Kalau prosesnya sudah menyalahi aturan. Usai agenda seminar. Ketika kondisi alam Kalsel yang kian memprihatinkan.” ucapnya di sela Seminar Sehari Memperingati Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan yang bertajuk pembangunan lingkungan berbasis kepemudaan. Mapala Sylva mempersembahkan teater yang bercerita tentang keangkuhan seorang pengusaha terhadap lingkungan. Pihak-pihak terkait seperti perusahaan harus diseret. ” Kalau seperti itu jelas perusahaannya bakal bersiap. Instansi tersebut sifatnya hanya menunggu kapan dipanggil perusahaan tersebut untuk minta diperiksa. Salah satunya Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Dekan Fakultas Kehutanan Sunardi pun tak menampik kekecewaannya terhadap beberapa perusahaan yang memiliki Amdal bodong. Hegar Wahyu Hidayat mendesak pengusutan kasus kejahatan lingkungan itu dilakukan secara total. Acara juga diisi pembagian bibit pohon ke peserta. polisi dalam menangani kasus itu harus total. secara otomatis kerusakan lingkungan yang diakibatkan operasinya perusahaan semakin tidak terkendali. tidak hanya pejabat yang menerbitkan dokumen Amdal bodong. ketika mendengar banyaknya ditemukan Amdal bodong di Kalsel. 14 November 2011 07:25 BANJARBARU – Persoalan dokumen Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) bodong di Kalsel. Akademisi yang sudah berpengalaman ikut dalam penyusunan dokumen Amdal sebelum tahun 2011 lalu itu. “Secara universal. yang kini tengah diproses Polda Kalsel juga turut memicu keprihatin bagi kalangan akademisi.” ungkapnya. Jika dokumen Amdal menyalahi aturan yang ada. Apalagi perusahaan-perusahaan tambang yang tersangkut Amdal bodong tersebut. seharusnya persyaratan perusahaan tambang itu benar-benar diawasi. Ketua Mapala (Mahasiswa Pecinta Alam) Sylva Badrul Arifin menambahkan. instansi yang terkait untuk melakukan pemeriksaan atau pengawasan biasanya tidak menganggarkan dana untuk pengecekan di lapangan. secara otomatis pelaksanaannya juga salah.

DPRD Kalsel Desak Bupati Tanbu Bertindak Oleh: Media Kalimantan Sabtu. tegas Ketua PKS Kalsel ini. meskipun sebelumnya pernah ditolak komisi Amdal provinsi. sedangkan DPRD Kalsel hanya sebagai pengawas. Melalui jalan pintas untuk mengantongi izin tersebut. Namun pencemaran maupun kerusakan lingkungan telah terjadi. dan bertentangan dengan aturan hukum. Padahal. Sebab. 12 November 2011. kepada wartawan. Sehingga. Ibnu menduga. "Hal itu diambil untuk penertiban dan penataan ulang sistem pemberian dokumen Amdal. Ibnu menjelaskan. Amdal bodong menjadi bukti adanya perselingkuhan antara pejabat pemberi izin dengan perusahaan. sehingga mengabaikan prosedur yang ada. dokumen Amdal merupakan dasar dan syarat bagi perusahaan melakukan operasional. Sebab. Apalagi. kata dia. keluarnya Amdal bodong sama hal dengan melegalkan sesuatu yang dilarang aturan. menimbulkan dampak yang besar khususnya mengenai kerusakan lingkungan. 02:45 WIB INILAH. tanpa pendataan ulang dan penertiban perusahaan yang mengantongi Amdal bodong akan tetap beroperasi dan beraktivitas merusak lingkungan. begitu mudahnya pemberian izin Amdal oleh Pemkab Tanbu. yang memiliki kewenangan penuh itu kabupaten setempat.Adanya dugaan kasus Amdal bodong di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). beber Sina. pengelolaan perusahaan serta analisis dampak kerusakan. Jum'at (11/11)." ucap anggota Komisi III DPRD Kalsel Ibnu Sina. . Sekali lagi. temuan Amdal bodong itu hanya bagian kecil dari sejumlah dokumen yang pernah dikeluarkan Pemkab setempat.COM. mencantumkan sistem pengelolaan agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan. Ibnu menyayangkan. Banjarmasin . dan DPRD Kalsel mendesak Bupati Tanbu Mardani H Maming berani mengambil sikap menghentikan proses perizinan Amdal di wilayahnya. Anggota DPR RI asal Kalsel Habib Aboe Bakar Al-Habsy menilai. Izin Amdal begitu mulus diberikan lantaran dengan memecah areal perusahaan." katanya. penghentian pemberian Amdal memudahkan petugas untuk melakukan pemeriksaan dokumen-dokumen yang dimiliki perusahaan yang ada di daerah itu. cukup mengajukan perizinan ke kabupaten setempat melalui UKL/UPL. "Jadi.

bersama beberapa anggota komisinya. yang merupakan temuan Kementerian Lingkungan Hidup." ujar Ketua Komisi III DPRD Kalsel yang membidangi lingkungan hidup. Amdal bodong alias 'asli tapi palsu' tersebut bukan saja merugikan keuangan daerah dan negara. tak cuma pada perusahaan pertambangan. KLH "membidik" Kabupaten Kotabaru. Untuk selanjutnya. tapi juga perusahaan-perusahaan lain. menyatakan bahwa kementeriannya akan terus melakukan penelisikan terhadap amdal bodong di Kalsel yang terdiri 13 kabupaten/kota tersebut namun secara bertahap. antara lain Muhammad Husaini (Partai Demokrat) serta Riduansyah (PBR)." ujar Puar Junaidi. Dari hasil investigasi gabungan BLHD provinsi Kalsel dengan jajaran Kementerian Lingkungan Hidup. Senin (26/9/2011). antara lain . penelisikan amdal bodong di Kalsel secara menyeluruh. tapi juga membuat kerusakan lingkungan serta menambah penderitaan masyarakat sekitar perusahaan itu. Pada kesempatan lain. Kalsel dengan luas wilayah sekitar 37. Tanah Laut (Tala) dan Kabupaten Tabalong dalam penelisikan dokumen amdal.000 Km2 memiliki beragam kekayaan sumber daya alam (SDA). menemukan 39 perusahaan batubara.Penegak hukum diminta mengusut tuntas dan menindak tegas parsoalan dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkunungan (Amdal) "bodong" di Kalimantan Selatan. Kementerian LH menemukan sejumlah dokumen amdal bodong perusahaan pertambangan di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) Kalsel. Karenanya. Kemudian Bupati Tanbu mencabut dokumen amdal bodong perusahaan yang terdapat di kabupatennya. jangan cuma mencabut dokumen Amdal dan menghentikan sementara aktivitas perusahaan tersebut. atas rekomendasi KLH. anggota Komisi III DPRD Kalsel yang juga membidangi pertambangan dan energi tersebut mengapresiasi gerak dan sikap Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta terhadap permasalahan lingkungan di provinsi itu. di Banjarmasin. Puar Junaidi."Jajaran Kepolisian Polda Kalsel harus mengusut dugaan pelanggaran tersebut. Kabupaten di Kalsel yang memiliki tambang batubara dan usaha pertambangan "emas hitam" potensial. Permintaan itu disampaikan Ketua Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DRPD Kalsel. "Kita berharapan. Sebagai tahap awal. 26 September 2011 10:51 0 Komentar Banjarmasin . yang kader Partai Golkar. perkebunan sawit dan perumahan di Tanahbumbu yang diduga kuat memakai Amdal bodong. tapi juga penegakan sanksi hukum lain. yang belakangan marak." katanya. seperti perkebunan dan industri. di antaranya batu bara. Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta. Pasalnya. "Dari temuan Kementerian LH itu. [mor] Penegak Hukum Diminta Tindak Tegas AMDAL Bodong Senin.

Temuan dari Kementerian Lingkungan Hidup. Sebanyak 13 perusahaan yang kena sanksi pencabutan dokumen amdal tersebut. Tanbu. menanggapi dugaan banyak dosen Unlam terlibat dalam dokumen amdal sejumlah perusahaan di daerah itu. Minggu (18/9).Adanya dugaan kasus Amdal bodong di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). yang . Apalagi. PT Bumi Dharma Kencana dan PT Surya Kencana Asri. PT Seia Mintra Mandiri." kata Ruslan. tanpa pendataan ulang dan penertiban perusahaan yang mengantongi Amdal bodong akan tetap beroperasi dan beraktivitas merusak lingkungan. PT Borneo Indo Bara. PT Berkat Sarana Buana. Sebab. "Unlam akan menindak tegas. Balangan dan Kabupaten Tabalong. PT Bintuni Steenkol Prima. Bupati masih memberi kesempatan kepada perusahaan yang kena sanksi pencabutan dokumen amdal itu untuk mengurus kembali sesuai prosedur.COM. Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming mencabut 13 dokumen amdal perusahaan di kabupaten yang kaya dengan berbagai sumber daya alam (SDA) itu. baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Kemudian. yakni PT Baramega Golbal Mineral. Ant) BANJARMASIN--MICOM: Rektor Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin HM Ruslan akan menindak dosen yang terbukti terlibat dalam kasus pembuatan dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) fiktif atau 'bodong'. PT Dharmatama Kencana. Banjarmasin . kepada wartawan. dan PT Total Orbit Prestasi. Tapin." ucap anggota Komisi III DPRD Kalsel Ibnu Sina. "Sebab cukup banyak dosen Unlam yang bertindak sebagai konsultan amdal pada perusahaan serta menjadi anggota komisi amdal. (Ant/OL-10) INILAH. Banjar. beber Sina. Tala. banyak dokumen amdal perusahaan di Kalsel diduga 'bodong' karena tidak melalui prosedur serta ketentuan. Sebagai tindak lanjut temuan itu. PT Tri Tunggal Mandiri.Kabupaten Kotabaru. Ia mengaku sedang melakukan inventarisasi dosen-dosennya yang terlibat pembuatan dokumen amdal. PT Kamikawa Gawi Sabumi. PT CitrA Nusa Jaya. (HP." katanya di Banjarmasin. baik secara pribadi maupun melalui kelembagaan di Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) Unlam. "Hal itu diambil untuk penertiban dan penataan ulang sistem pemberian dokumen Amdal. Jum'at (11/11). dan DPRD Kalsel mendesak Bupati Tanbu Mardani H Maming berani mengambil sikap menghentikan proses perizinan Amdal di wilayahnya. PT Borneo Orbit Sukses Sejati. kata dia.

Sehingga. menemukan 39 perusahaan batubara. Izin Amdal begitu mulus diberikan lantaran dengan memecah areal perusahaan. pengelolaan perusahaan serta analisis dampak kerusakan. Padahal. sehingga mengabaikan prosedur yang ada. PT BGM. Ibnu menyayangkan. Ibnu menduga. [mor] BANJARMASIN. "Hari ini surat dikirim untuk panggilan hari Kamis. mengatakan. PT BSP. cukup mengajukan perizinan ke kabupaten setempat melalui UKL/UPL. temuan Amdal bodong itu hanya bagian kecil dari sejumlah dokumen yang pernah dikeluarkan Pemkab setempat. PT BI (2). sedangkan DPRD Kalsel hanya sebagai pengawas. dokumen Amdal merupakan dasar dan syarat bagi perusahaan melakukan operasional. meskipun sebelumnya pernah ditolak komisi Amdal provinsi. penghentian pemberian Amdal memudahkan petugas untuk melakukan pemeriksaan dokumen-dokumen yang dimiliki perusahaan yang ada di daerah itu. Dari hasil investigasi gabungan BLHD provinsi Kalsel dengan jajaran Kementerian Lingkungan Hidup. Sebab." katanya. dan PT TTM. PT BNK. PT BOSS. Dari ke-14 perusahaan tersebut. "Jadi. mencantumkan sistem pengelolaan agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan. dan PT SKA.memiliki kewenangan penuh itu kabupaten setempat. PT BSB. dan bertentangan dengan aturan hukum. perkebunan sawit dan perumahan di Tanahbumbu yang diduga kuat memakai Amdal bodong. PT TOP." katanya. Selain itu ada PT CNJ. KOMPAS. begitu mudahnya pemberian izin Amdal oleh Pemkab Tanbu. Anggota DPR RI asal Kalsel Habib Aboe Bakar Al-Habsy menilai.Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan memanggil 14 perusahaan tambang diduga bermasalah yang berada di Kabupaten Tanah Bumbu guna dimintai keterangan. PT FMM. tegas Ketua PKS Kalsel ini. Amdal bodong menjadi bukti adanya perselingkuhan antara pejabat pemberi izin dengan perusahaan. Namun pencemaran maupun kerusakan lingkungan telah terjadi. "Jajaran Kepolisian Polda Kalsel harus mengusut dugaan pelanggaran tersebut. Kepala Bagian Humas Polda Kalsel Ajun Komisaris Besar Edy Ciptianto. Melalui jalan pintas untuk mengantongi izin tersebut. Ibnu menjelaskan. delapan perusahaan di antaranya memiliki Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan hidup namun tidak memiliki dokumen amdal (bodong) dan enam . menimbulkan dampak yang besar khususnya mengenai kerusakan lingkungan.com. Sekali lagi. keluarnya Amdal bodong sama hal dengan melegalkan sesuatu yang dilarang aturan. Perusahaan itu antara lain PT KGS. Selasa (13/9/2011). PT DK." ujar Edy. pihaknya hari ini telah melayangkan surat ke tambang-tambang tersebut.

BANJARMASIN--MICOM: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mendesak Kementerian Lingkungan Hidup mengusut tuntas kasus perusahaan tambang di Kalimantan Selatan yang beroperasi dengan amdal nonprosedural. Sebelumnya." ujarnya. 22 Oct 2011 Aliyudin Sofyan MENTERI Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya diminta melakukan reformasi total terhadap institusi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). (OL-11) Kambuaya Diminta Reformasi KLH Jakarta | Sabtu. kepada Jurnal Nasional. . "Menteri yang baru (Kambuaya) harus mereformasi total institusi KLH karena selama ini dijadikan greenwashing perusahaan-perusahaan perusak lingkungan. Namun tidak menutup kemungkinan ada tidaknya penyalahgunaan wewenang pada masalah ini.lainnya memiliki SKKL plus dokumen amdal namun proses penerbitannya tidak sesuai prosedur. Bahkan banyak pula perusahaan yang beroperasi tanpa dilengkapi dokumen amdal (bodong). Manager Kampanye Walhi Kalsel. selama ini lembaga tersebut hanya menjadi alat pemilik perusahaan pencemar lingkungan. Berry juga mendesak Menteri Lingkungan Hidup baru untuk melakukan pengarusutamaan terhadap kebijakan yang prolingkungan hidup dengan melakukan penegakkan terhadap Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH) Nomor 32 Tahun 2009. "(Menteri baru) juga mesti berani menabrak berbagai kebijakan yang merusak dan menghancurkan lingkungan." ujar Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi). di Banjarmasin mengatakan kerusakan lingkungan tidak lepas dari gencarnya eksploitasi sumber daya alam tanpa disertai kajian daya dukung lingkungan. Tim akan mengecek semua tambang yang ada. Pengecekan antara lain meliputi perizinan dan pelaksanaanya. Polda sendiri. Berry Nahdian Furqan. menurut Agus tengah menangani dua kasus tambang batu bara namun belum bisa disampaikan ke publik dengan alasan kelancaran proses penyidikan. Dwitho Prasetyandi. Jumat (21/10). Kondisi ini diperparah maraknya penerbitan perizinan termasuk Amdal non prosedural. Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel Ajun Komisaris Besar Agus Irianto mengatakan pihaknya memang telah menerjunkan tim ke Tanah Bumbu. Minggu (9/10). Pasalnya. Selain itu.

" katanya di Banjarmasin. Sebagai tindaklanjut temuan tersebut. cukup tinggi terhadap permasalahan lingkungan. Jumat seperti dikutip Antara. Menurut Ketua Fraksi Partai Bintang Reformasi (PBR) DPRD Kalsel itu. "Gebrakan penertiban lingkungan hidup oleh Menega LH terdahulu hendaknya terus berlanjut dan lebih ditingkatkan. meminta Meneg LH yang baru melanjutkan gebrakan penertiban masalah lingkungan. Gugatan dengan nomor perkara 145 ini telah disidangkan di Pengadilan Negeri Tata Usaha Negara (PTUN). n Very Herdiman Banjarmasin (ANTARA News) .Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Bintang Reformasi Kalimantan Selatan. di tempat kelahirannya sendiri yaitu Kalsel. September lalu. Terpisah. karena terkesan asal-asalan melakukan kajian serta diduga ada oknum yang terlibat atas terbitnya dokumen Amdal bodong itu. meminta. "Gebrakan penertiban lingkungan hidup oleh Meneg LH terdahulu hendaknya terus berlanjut dan lebih ditingkatkan. secara umum para menteri tersebut agar lebih meningkatkan perhatian kepada daerah. seiring pergantian Meneg LH dari Gusti HM Hatta kepada Berth Kambuaya. perhatian mantan Pembantu Rektor I bidang akademis Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin ." katanya di Banjarmasin. Menteri Negara Lingkungan Hidup agar meningkatkan penertiban masalah lingkungan. Riduansyah. "Newmont sedang digugat oleh Walhi." kata Riduansyah." ujarnya. Walhi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat (Pemda KSB) menggugat Kementerian Lingkungan Hidup. Riduansyah. "Seperti ada daerah yang seakan mendapat perhatian penuh dari pemerintah pusat dan ada pula yang kurang mendapatkan perhatian. dan Newmont. Jumat. melalui gebrakan Kementerian Negara Lingkungan Hidup (Kemeneg LH) terbongkar belasan dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) bodong. Kemeneg LH juga merekomendasi pembubaran Komisi Amdal kabupaten setempat. Menurut Ketua Fraksi Partai Bintang Reformasi (PBR) DPRD Kalsel itu. Sumbawa Barat. Ia juga berharap. Freeport. Seperti diketahui. Gugatan tersebut terkait perpanjangan izin pembuangan tailing (limbah sisa pengolahan tambang) milik PT Newmont Nusa Tenggara yang dibuang ke Teluk Senunu. di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). perhatian Gusti HM Hatta yang mantan Pembantu Rektor I bidang akademis Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin tersebut saat menjadi Meneg LH. Perhatian dimaksud berkaitan dengan upaya percepatan pembangunan daerah dan menghilangkan kesan penganaktirian. Sebagai contoh. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Bintang Reformasi (PBR) Kalimantan Selatan.Kambuaya juga diminta menyelesaikan beberapa kasus lingkungan seperti Lapindo.

seperti ada daerah yang seakan mendapat perhatian penuh dari pemerintah pusat dan ada pula yang kurang mendapatkan perhatian. guna kelestarian lingkungan hidup serta warisan buat generasi bangsa mendatang. wakil rakyat dari PBR yang duduk di Komisi III DPRD Kalsel yang juga membidangi pertambangan dan energi serta lingkungan hidup itu." demikian Riduansyah. memiliki beragam kekayaan sumber daya alam. cukup tinggi terhadap permasalahan lingkungan. Walau resufle kabinet atau pergantian menteri merupakah hak proregatif presiden. Sebagai contoh.000 Km2 terbagi 13 kabupaten/kota. Jangan sampai mewariskan lingkungan hidup yang rusak kepada generasi kita mendatang. diantaranya berupa tambang batu bara. menyayangkan atas pergantian Meneg LH yang sedang gencar-gencarnya melakukan penertiban lingkungan. "Kita berharap." tandasnya. melalui gebrakan Kementerian Negara Lingkungan Hidup (Kemeneg LH) terbongkar belasan dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) bodong." lanjut wakil rakyat Kalsel bergelar SH itu. karena terkesan asal-asalan melakukan kajian serta diduga ada oknum yang terlibat atas terbitnya dokumen Amdal bodong itu. pasca kegiatan Hak Pengusahaan Hutan (HPH) yang dilanjutkan dengan maraknya penambangan batu bara sejak belasan tahun terakhir. Sebagai tindaklanjut temuan tersebut. "Perhatian dimaksud berkaitan dengan upaya percepatan pembangunan daerah dan menghilangkan kesan penganaktirian. Kalsel dengan luas wilayah sekitar 37. bijih besi dan lainnya. Namun lingkungan hidup Kalsel semakin parah. (ANT) Editor: B Kunto Wibisono . berharap. Mengenai resufle kabinet tersebut. Kemeneg LH juga merekomendasi pembubaran Komisi Amdal kabupaten setempat. penting. tapi murni untuk peningkatan kinerja Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu). secara umum para menteri tersebut agar lebih meningkatkan perhatian kepada daerah. "Pasalnya penertiban masalah lingkungan tersebut. pergantian urang Banua Kalsel dengan urang Papua menjadi Meneg LH bukan karena sikap tegas akademisi Unlam itu dalam penertiban masalah lingkungan. anggota Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalsel itu.tersebut saat menjadi Meneg LH. di tempat kelahirannya sendiri yaitu Kalsel.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful