Anda di halaman 1dari 3

IDENTIFIKASI SENYAWA ORGANIK

I. TUJUAN 1. Menunjukan sifat alcohol atau reaksi terhadap alcohol 2. Menunjukan reaksi terhadap asam semut 3. Menunjukan reaksi terhadap asam asetat 4. Menunjukan reaksi esterifikasi 5. Menunjukan reaksi reduksi senyawa aldehid 6. Menunjukan reaksi pendamaran senyawa asetaldehid 7. Menunjukan beberapa reaksi adisi tehadap aseton 8. Membuat beberapa pereaksi senyawa organik yang digunakan dalam percobaan 9. Menuliskan reaksi yang terjadi selama percobaan

II. DASAR TEORI Alkohol merupakan senyawa organik yang mempunyai rumus R-OH. Misalnya etanol (C2H5OH), butil alkohol (C4H9OH). Alkohol mempunyai titik didih lebih tinggi dibandingkan dengan senyawa alkana yang mempunyai atom C sama. Hal ini disebabkan dalam keadaan cair molekul-molekul terasosiasi, yaitu membentuk ikatan hidrogen. Beberapa sifat alkohol antara lain : Alkohol dapat bercampur dengan air Alkohol dapat bereaksi dengan Natrium CH3OH + Na CH3Na + H2

Etanol atau 2-propanol dapat bereaksi dengan I2 dan NaOH atau NaOI membentuk endapan kuning iodoform yang berbau khusus. C2H5OH + NaOI CH3-CO-H +3 NaOI CI3-CO-H + NaOI CH3-CO-H + NaI + H2O CI3-CO-H + 3 NaOH CHI3 (Iodoform)+ ICOONa

Asam karboksilat merupakan senyawa organik yang mempunyai gugus karbonil (-C=O) dan gugus hidroksil (-OH) yang membentuk gugus karboksilat (-COOH). Senyawa ini mempunyai sifat asam. Asam semut, asam asetat merupakan contoh asam karboksilat. Pada percobaan ini kita akan menyelidiki reaksi terhadap asam semut maupun asam asetat. Beberapa sifat dan reaksi asam karboksilat : Asam format atau asam semut bersifat reduktor, maka dapat dioksidasi oileh larutan KmnO4 Asam asetat dapat bereaksi dengan alkohol maupun ester CH3-CH2-OH + CH3-COOH CH3-COO-CH2-CH3 Di industri, asam semut digunakan sebagai bahan menggumpalkan lateks pada industri karet. Sedangkan asam asetat berfungsi sebagai bahan pembuat serat (sellulosa asetat) dan sebagai bahan dasar pembuatan senyawa lain. Asam oksalat merupakan contoh asam karboksilat yang mempunyai rumus C2H2O4 atau HOOC-COOH. Asam oksalat mempunyai sifat: Bereaksi dengan H2SO4 pekat terurai menjadi CO2, CO, H2O Apabila asam oksalat dipanaskan lebih kuat terurai menjadi CO2 dan asam format (COOH)2 HCOOH + CO2 Asam oksalat dapat dioksidasi dengan KMnO4 dengan larutan H2SO4 5 H2C2O4 + 2 KMnO4 + 3 H2SO4 K2SO4 = 2 MnSO4 + 8 H2O + 10 CO2 Aldehid dan keton merupakan senyawa organik yang mengandung gugus karbonil (C = O); aldehid mempunyai rumus R-COH dan keton mempunyai rumus R-CO-R. Formalin merupakan salah satu contoh senyawa aldehid, dan aseton merupakan contoh senyawa keton. Beberapa reaksi aldehid dan keton : 1. Aldehid dan keton dapat dibedakan dengan reaksi reduksi oksidasi. Aldehid dapat dioksidasi menjadi asam karboksilat dengan mudah, misalnya dengan reaksi tollens dan pereaksi fehling. Sedangkan keton tidaklah mudah. 2. Reagen tollens adalah larutan basa dari perak nitrat Ag(NH3)2OH. Senyawa yang positif dioksidasi oleh pereaksi tollens akan menghasilkan cincin perak. Reaksi aldehid dengan pereaksi tollens adalah sebagai berikut: R-COH + 2Ag(NH3)2OH R-COONH4 + 2Ag + 3NH3 + 2H2O 3. Reagen fehling adalah campuran larutan CuSO4 dan larutan alkali garam tartrat. Campuran ini berwarna biru yang mengandung ion kompleks Cu2+ dalam suasana alkalis. Reaksi aldehid dengan pereaksi fehling adalah sebagai berikut : R-COH + 2Cu2+ + NaOH + H2O R-COONa + Cu2O + 4H+ 4. Aldehid dan keton sederhana dapat mengadisi NaHSO3 menghasilkan senyawa

berbentuk kristal CH3-CO-CH3 + NaHSO3 + H+ dengan fenilhidrazin membentuk fenilhidrazon. CH3-COH + H2N-NH-Ph III. ALAT DAN BAHAN A. Alat : - Tabung reaksi - Penjepit tabung reaksi - Penangan reaksi - Rak tabung reaksi - Gelas kimia 250 mL - Gelas ukur 10 mL - Neraca - Pipet tetes - Cawan porselin - Pipet volume - Pemanas - Labu dasar bulat - Corong pemisah - Spatula - Corong dan kertas saring - Botol semprot B. Bahan : - Etanol - H2SO4 pekat - CuSO4 kristal - CuSO4 5 % - Logam kalium - Tembaga oksalat (CuC2O4) - Larutan iod kalium - FeSO4 10 % - NaOH 10% - Larutan fehling - Asam semut - Asetaldehid - Amoniak 10% - Nitro-fenilhidrazin 1% - AgNO3 - Kalium Ferrisianida - KMnO4 - FeCl3 0.1M - Natrium asetat 0.1M CH3-CHSO3(OH)-CH3 + Na+

5. Aldehid dan keton dapat mengadisi derivat amino, sebagai contoh reaksi aldehid CH3CH=N-NH-Ph + H2O