Anda di halaman 1dari 7

KONDENSASI PEMBUATAN ASAM SIROMAT

I. TUJUAN Mahasiswa dapat mengetahui proses kondensasi Menentukan mekanisme reaksi, mengitung % yield dan % konversi dan menentukan titik leleh hasil II. ALAT DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN 2. 1 Alat yang Digunakan 1. Labu leher dua 250 mL 2. Batu didih ` 3. Erlenmeyer 250 mL 4. Gelas kimia 250 mL 5. Corong kaca 6. Kertas saring 7. Kaca arloji 8. Pipet ukur 10 mL 9. Bola karet 10. Spatula 11. Pengaduk kaca 12. Corong Buchner 13. Labu Buchner 14. Penangas minyak 15. Termometer merkuri 2. 2 Bahan yang Digunakan 1. Natrium asetat 2. Benzaldehid 3. Asam asetat anhidrat 4. Asam klorida pekat 5. Aquades 6. Es : 4,5 gram : 7,5 mL : 11 mL : 1 buah : 4 butir : 1 buah : 1 buah : 1 buah : 1 lembar : 1 buah : 1 buah : 1 buah : 1 buah : 1 buah : 1 buah : 1 buah : 1 buah : 2 buah

III. Dasar Teori Kondensasi adalah suatu proses dimana dua molekul atau lebih bergabung menjadi satu molekul yang lebih besar dengan atau tanpa hilangnya suatu molekul kecil. Kondensasi Knoevenagela adalah reaksi antara sebuah senyawa yang mempunyai sebuah nitrogen terhadap 2 gugus pengaktif (seperti C = O atau C = N) menggunakan ammonia atau amina sebagai katalis. Contoh : Ar C = OCH + CH2 (CO2) H2 Asam siromat (3-fenilpropanoat)

Kondensasi atau pengembunan adalah perubahan wujud benda ke wujud yang lebih padat, seperti gas (atau uap) menjadi cairan. Kondensasi terjadi ketika uap didinginkan menjadi cairan, tetapi dapat juga terjadi bila sebuah uap dikompresi (yaitu, tekanan ditingkatkan) menjadi cairan, atau mengalami kombinasi dari pendinginan dan kompresi. Cairan yang telah terkondensasi dari uap disebut kondensat. Sebuah alat yang digunakan untuk mengkondensasi uap menjadi cairan disebut kondenser. Kondenser umumnya adalah sebuah pendingin atau penukar panas yang digunakan untuk berbagai tujuan, memiliki rancangan yang bervariasi, dan banyak ukurannya dari yang dapat digenggam sampai yang sangat besar. Kondensasi Knoevenagela adalah adisi nukleofilik senyawa hidrokarbon aktif ke sebuah gugus karbonil yang diikuti oleh reaksi dehidrasi. Produk reaksi sering merupakan enon berkonjugasi alfa, betha. Pada reaksi ini, gugus karbonilnya adalah aldehida atau keton. Katalis yang digunakan biasanya merupakan amina basa lemah. Contoh komponen hidrogen aktifnya : Dietil malonat Asam meldrum Etil asetoasetat Asam malonat

IV. LANGKAH KERJA (Dilakukan di lemari asam) Tahap Pembuatan Ester Natrium asetat sebanyak 4,5 gram dilelehkan hingga leleh di oven, didinginkan lalu dimasukkan ke dalam labu bundar leher dua. Benzaldehid sebanyak 7,5 mL dan asam asetat anhidrat sebanyak 11 mL ditambahkan ke dalam labu tersebut kemudian dikocok dengan baik. Kondenser dipasang dan refluk dilakukan pada suhu 155o 160oC selama 2 jam, didinginkan hingga suhu ruang. Lanjutan : Pemanasan dilanjutkan pada suhu 175o 180oC selama 2 3 jam hingga tidak terdapat lagi uap reaktan yang terbentuk. Residu didinginkan dalam es selama 10 menit, diasamkan dengan asam klorida secara perlahan, dikocok hingga didapatkan endapan. Kemudian disaring dengan penyaring buchner dan dibilas dengan air dingin. Endapan dikeringkan dalam oven selama 30 menit, didinginkan dalam desikator, ditimbang dan ditentukan titik lelehnya. V. DATA PENGAMATAN Tahap Pembuatan Ester gr natrium + 7,5 Pengamatan asetat Setelah dipanaskan selama 45 menit larutan berubah menjadi cairan. ml Penambahan 2 larutan ini warna larutan putih dan panas.

Perlakuan 4,5

dipanaskan didalam oven. Laruatan benzaldehid dan 11 ml asam asetat anhidrat kedalam labu leher 2. Campuran larutan dilakukan refluk pada suhu 1550 1600 selama 1 jam. Setelah refluk dilakukan larutan proses didinginkan

Proses refluk diatas penangas, larutan terjadi penguapan pada kolom refluk. Terjadi perubahan bentuk, larutan terjadi pengkristalan putih pada larutan.

pada suhu ruang.

Lanjutan

Perlakuan Pengamatan Campuran dilanjutkan proses Larutan yang telah terjadi kristal pemanasan pada suhu 1750 1800 selama 1 jam. Selanjutnya dan dikocok. Saring Buncher. Dipanaskan didinginkan Berat kertas saring Berat kertas saring + asam siromat Berat asam siromat : 30,98 gram : 31,26 gram : 0,28 gram dalam Oven selama 30 menit setelah itu dengan penyaring didinginkan Terpisah endapan dengan warna putih. Filtrat menempel pada pinggiran pinggiran kertas saring dan membentuk bulatan bulatan kecil ditambah 10 ml asam klorida berubah menjadi cairan dan terdapat uap pada proses pemanasan. Larutan akan terdapat endapan.

VI. PERHITUNGAN 6. 1 Secara Teoritis Mol asam asetat anhidrat =1,049 gr/cm3
n= n=

V
BM 1,049 gr

11ml ml 102 gr mol n = 0,113 mol

Mol benzaldehid

n= n=

V BM
1,0415 gr

7,5ml ml 106 gr mol n = 0,073 mol

(CH3CO)2O m : r s : : 0,1131 0,0737 0,0394

C6H5CHO 0,0737 0,0737 -

C6H5C2H5O2 0,0737 0,0737

H2O 0,0737 0,0737

Neraca Massa BM (gr/mol) 102 106 150 18 Mol 0,1131 0,0737 Input gram 11,53 7,81 19,34 mol 0,0394 0,0737 0,0737 Output gram 4,02 11,06 1,33 16,41

Komponen (CH3CO)2O C6H5CHO C6H5C2H5O2 H2O TOTAL

6. 2 Secara Praktek Mol asam siromat


gr BM 0,28 gr n= 150 gr mol n = 0,0019 mol n=

(CH3CO)2O m : r : s : 0,1131 0,0019 0,1112

C6H5CHO 0,0737 0,0019 0,0718

C6H5C2H5O2 0,0019 0,0019

H2O 0,0019

0,0019

Neraca Massa

Komponen (CH3CO)2O C6H5CHO C6H5C2H5O2 H2O TOTAL


% yield =

BM (gr/mol) 102 106 150 18 mol 0,1131 0,0737 -

Input gram 11,53 7,81 19,34


% konversi =

Output mol 0,1112 0,0718 0,0019 0,0019 gram 11,322 7,6108 0,285 0,0342 19,252

berat produk 100 % berat reaktan 0,28 gr = 100 % 10 ,95 gr = 2,6 %

mol produk 100 % mol reaktan 0,0019 mol = 100 % 0,0737 mol = 2,6 %

VII. ANALISA PERCOBAAN Setelah melakukan percobaan dapat dianalisa bahwa reaksi pembentukan asam siromat adalah reaksi antara asam asetat dan benzaldehid. Kondensasi adalah suatu proses dimana dua molekul atau lebih bergabung menjadi satu molekul yang lebih besar dengan atau tanpa hilangnya suatu molekul kecil. Kemudian dari praktek yang telah dilakukan didapatkan asam siromat sebanyak 0,28 gram, tetapi berdasarkan teori didapatkan asam siromat sebanyak 9,7 gram. Perbedaan ini mungkin disebabkan oleh pada saat pemanasan (refluks) bahan banyak yang menguap sehingga produk yang didapatkan sedikit. VIII. KESIMPULAN Dari hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa : Berat asam siromat yang didapatkan adalah 0,28 gram Persen (%) yield yang didapatkan adalah 2,6 % Persen (%) konversi yang didapatkan adalah 2,6 % Mekanisme reaksi yang terjadi

( CH 3CO ) 2 O + C 6 H 5 COH C 6 H 5C 2 H 5 O2 + H 2 O
IX. DAFTAR PUSTAKA Taufik, Muhammad. 2009. Petunjuk Pratikum Satuan Proses 1. Politeknik Negeri

Sriwijaya