Anda di halaman 1dari 1

Kusunoki (1940) melakukan penelitian untuk menentukan hubungan komposisi saliva dengan insidensi kalkulus.

Ditemukan bahwa pada pasien dengan kalkulus memiliki saliva yang viskositas nya lebih rendah dan kandungan protein yang lebih rendah juga.. Komposisi Saliva Saliva memilliki kandungan material organik maupun non organik. Kandungan non-organiknya antara lain adalah: .............. Sedangkan kandungan organik nya berupa .............. Karbohidrat Dalam Saliva Pada subyek hyang menderita diabetes, keadaan glikemia diikuti dengan terdeteksinya glukosa dalam saliva. Tetapi makanan yang bebas karbohidrat tidak menyebabkan perubahan pada konsentrasi glukosa. Volume saliva pada individu diabetes jauh lebih rendah dibandingkan pada individu sehat. Bologna (1940) meneliti mengenai kandungan glukosa di saliva dan di dalam darah pada 50 individu normal dan 200 pasien diabetes. Individu normal menunjukkan kandungan glukosa dalam saliva sebesar 0.004 hingga 0.014 gram per 100ml (rerata nya adalah 0.80 gram/100 ml). Pasien diabetes memiliki kandungan yang lebih tinggi, yaitu hingga 0.132 mg/100 ml), tetapi tidak ditemukan adanya hubungan antara konsentrasi glukosa dalam saliva dengan di dalam darah. Tabel Konsentrasi Glukosa Saliva Setelah Konsumsi Glukosa Per Oral (Blatt dkk) Glukosa dalam Saliva (mg/100ml) Periode Rerata Puasa 30 menit setelah pemberian Glukosa pertama 30 menit setelah pemberian Glukosa kedua 15 menit kemudian 10 35 51 21 Kisaran 3-27 6-124 6-175 6-65

Kontribusi proses degradasi dari karbohidrat saliva dalam pembentukan asam secara signifikan oleh plak masih meragukan. Hal ini terutama karena rendahnya konsentrasi glukosa dalam saliva.