Anda di halaman 1dari 9

Ln?

LA8AP SA1u lASA CLLCM8AnC LnuP


1 1u[uan
MembenLuk rangkalan penyearah gelombang penuh saLu fasa
MengeLahul benLukbenLuk Legangan keluaran penyearah
MengeLahul fungsl kapaslLor pada slsLem penyearah
MengeLahul rlpple fakLor form fakLor dan efflslensl penyearah saLu fasa

2 uasar 1eorl
unLuk mendapaLkan benLuk gelombang searah yang leblh raLa dengan nllal Legangan yang leblh
besar maka penyearah blasanya dllengkapl dengan Lapls peraLa yang menggunakan kapaslLor
SuaLu penyearah gelombang penuh hubungan [embaLan dengan dloda dlperllhaLkan oleh
Cambar 21






Gambar 2.1. Penyearah satu Iasa gelombang penuh dengan dioda
ada Cambar 21 penyearah melayanl beban reslsLlf 8 dengan benLuk gelombang nya
seperLl Cambar 22






Gambar 2.2. Bentuk gelombang 35:9penyearah

Untuk setengah perioda pertama (0 - 180) dari gelombang 35:9penyearah melaluikan arus ke
beban R melalui dioda D1 dan D3. Sementara D2 dan D4 memblok. Sebaliknya untuk setengah
perioda berikutnya (180 - 360) arus mengalir melalui dioda D2 dan D4 sedang dioda D1 dan D3
memblok. Dengan demikian bentuk gelombang 4:95:9dari penyearah dapat dilihat pada Gambar
2.3















Gambar 2.3. Bentuk gelombang tegangan 4:95:9penyearah

Dari Gambar 2.3. batas untuk satu perioda gelombang adalah dari 0 - 180 (0-a). Bila
batas perioda gelombang 35:90 - 2a dinyatakan dengan T maka batas perioda untuk gelombang
4:95:9nya adalah: T/2.
Rumus rumus : a. Vm VeII x V
b. Vdc
1
2n
] sin
n
0

Vdc
vm
n

n
0
(-cos +cos )
Vdc
vm
n
(- cos a cos 0)
Vdc
vm x 2
2n
(1 1)
Vdc
vm x 2
n

c r
vdc
2
vms
2
x 100
d. RF
vms
2
vdc
2
-
e. FF
vms
vdc
x 100

3. Alat Yang Digunakan
- Modul dioda 1
- Oscilloscope 1
- Module Power Supply 1
- Voltmeter 2
- Amperemeter 2
- Beban Resistor 1
- Kapasitor 1
- Iuse 1

4. Rangkaian Percobaan






Langkah ercobaan
1 8uaLlah rangkalan percobaan gelombang penuh saLu fasa Lanpa menggunakan kapaslLor
2 ALur beban sesual peLun[uk dan caLaL meLermeLer nya pada Label daLa yang Lelah Lersedla dan
gambarkan benLuk gelombang Legangan lnpuL dan ouLpuLnya
3 asang kapaslLor pada rangkalan dan ulangl langkah percobaan 2
6 1abel Pasll engukuran




uengan C

vac (volL) vdc (volL) lac (A) ldc (A)
176 144 11 146

1anpa c

vac (volL) vdc (volL) lac (A) ldc (A)
179 139 02 021
174 132 043 037
196 109 11 097
1626 12 104 088
7 ConLoh erhlLungan
d|amb|| dar| data ke 3 (tanpa kapas|tor)
dlkeLahul vac 196 volL
vdc 109 volL (hasll pengukuran)
!awab
vdc dldapaL darl hasll pengukuran
vm veff x V
vm 196 x V
vm 227 volL

vrms (ouLpuL)
vm
V2

22.57 oIt
V2
196 volL

r
vdc
2
vms
2
x 100

r
10.9 oIt
15.96 oIt
x 100

r 683


8l
vms
2
vdc
2
-

8l
15.96
2
10.9
2
-

8l 107 x 100

8l 107


FF
vms
vdc
x 100
FF
15.96 oIt
10.9 oIt
x 100
FF 146.4


vdc dldapaL darl hasll perhlLungan
vm veff x V
vm 196 x V
vm 227 volL

vrms (ouLpuL)
vm
V2

22.57 oIt
V2
196 volL

vdc
2xvm
n

2x22.57 oIt
n
1437 volL
r
vdc
2
vms
2
x 100

r
14.37 oIt
15.96 oIt
x 100

r 9004


8l
vms
2
vdc
2
-

8l
15.96
2
14.37
2
-

8l 048 x 100

8l 48


FF
vms
vdc
x 100
FF
15.96 oIt
14.37 oIt
x 100
FF 111.07

d|amb|| dar| data (dengan kapas|tor)
dlkeLahul vac 176 volL
vdc 144 volL (hasll pengukuran)
!awab
vdc dldapaL darl hasll pengukuran
vm veff x V
vm 176 x V
vm 2229 volL

vrms (ouLpuL)
vm
V2

22.29 oIt
V2
176 volL

r
vdc
2
vms
2
x 100

r
14.4 oIt
15.76 oIt
x 100

r 9137


8l
vms
2
vdc
2
-

8l
15.76
2
14.4
2
-

8l 044 x 100

8l 44


FF
vms
vdc
x 100
FF
15.76 oIt
14.4 oIt
x 100
FF 109.4
vdc dldapaL darl hasll perhlLungan
vm veff x V
vm 176 x V
vm 2229 volL

vdc
2xvm
n

2x22.29 oIt
n
1419 volL


vrms (ouLpuL)
vm
V2

22.29 oIt
V2
176 volL

r
vdc
2
vms
2
x 100

r
14.19 oIt
15.76 oIt
x 100

r 90


8l
vms
2
vdc
2
-

8l
15.76
2
14.19
2
-

8l 048 x 100

8l 48


FF
vms
vdc
x 100
FF
15.76 oIt
14.19oIt
x 100
FF 111.064


8 Anallsa

8erdasarkan conLoh perhlLungan harga vdc Lanpa kapaslLor hasll pengukuran dan hasll
perhlLungan berbeda sehlngga menghasllkan efflslensl 8l dan ll yang berbeda pula Parga
efflslensl unLuk vdc Lanpa kapaslLor hasll perhlLungan leblh besar darl harga efflslensl unLuk vdc
Lanpa kapaslLor hasll pengukuran sehlngga ll pun berbeda harga ll unLuk vdc Lanpa kapaslLor
hasll perhlLungan leblh kecll harga ll menun[ukan kwallLas darl dloda semakln kecll harga ll
maka kuallLas dloda semakln bagus dan semakln bagus [uga efflslenslnya erbedaan anLara hasll
pengukuran dan hasll perhlLungan karena pada pengukuran ada ruglrugl sedangkan pada
perhlLungan ldeal unLuk harga vdc dengan menggunakan kapaslLor leblh besar darl harga vdc
Lanpa kapaslLor 8enLuk gelombang Legangannya pun leblh raLa dengan menggunakan kapaslLor

9 keslmpulan
a Cambar rangkalan penyearah gelombang penuh 1 fasa dapaL dlllhaL pada gambar dlbawah




b uengan penyearah 1 fasa gelombang penuh Legangan AC (Legangan poslLlv dan negaLlv )
dlballk secara keseluruhan men[adl Legangan saLu arah pada beban yalLu men[adl Legangan
uC
c lungsl kapaslLor pada slsLem penyearah adalah agar gelombang keluaran leblh raLa dan
mempunyal harga vdc leblh Llnggl dlbandlngankan dengan Lanpa menggunakan kapaslLor

















LACkAN kAk1IkUM
LNLAkAn GLLCM8ANG LNUn SA1U IASA
dla[ukan unLuk memenuhl salah saLu Lugas maLa kullah elkLronlka daya pada semesLer

Cleh
?lsu Celar nursyukur
nlM 091711032









kCGkAM S1UDI 1LkNIk kCNVLkSI LNLkGI
IUkUSAN 1LkNIk LNLkGI
CLI1LkNIk NLGLkI 8ANDUNG
2011