Anda di halaman 1dari 3

Tehnologi proses pengolahan emas skala komersial yang umum digunakan terdiri dari

tahap :
1. omminution / Kominusi
Kominusi adalah proses reduksi ukuran dari ore agar mineral berharga yang
mengandung emas dengan tujuan untuk membebaskan ( meliberasi ) mineral emas
dari mineral-mineral lain yang terkandung dalam batuan induk.
ReIractory ore processing
Crushing
Milling
2. oncentration / separation
Setelah ukuran bijih diperkecil, proses selanjutnya dilakukan proses konsentrasi
dengan memisahkan mineral emas dari mineral pengotornya. Pada endapan emas
aluvial, bijih hasil penggalian langsung memasuki tahap ini tanpa tahap kominusi
terlebih dahulu.
Gravity separation
Froth Flotation
3. traction
Liquation
Amalgamasi
Sianidasi
4. #efinning / Pemurnian
ReIining, yaitu melakukan pengolahan logam kotor melalui proses kimia agar
diperoleh tingkat kemurnian tinggi.
Smelting
Size Reduction
Parting
Aqua Regia

Pada proses pengolahan mineral emas harus melalui tahapan tahapan yang kesemua tahapan
itu mutlak di jalani untuk mendapatkan hasil yang di inginkan, adapun tahapan tahapan itu
meliputi:
1. Penghancuran
2. Penghalusan
3. Proses Ekstraksi/Chlorinasi
4. Proses Leaching Cyanide
5. Proses CIP
6. Proses Elusi
7. Electrowinning

Dibawah ini akan kami jelaskan secara rinci proses pengolahan:

!enghancuran, Penghancuran batuan dilakukan untuk pendapatkan batuan berukuran
lebih kecil. Ukuran yang didapatkan biasanya 20mm. mesin yang digunakan adalah
mesin Hammer Mill atau Stone Crusher atau Jaws Crusher.
!enghalusan, Setelah melalui proses penghancuran lalu masuk ke proses penghalusan
dengan mesin Ball Mill hingga didapatkan O200 mesh. Dalam proses pengolahan
mineral alam, ukuran suatu Raw material akan sangat mempengaruhi hasil dan recovery
pada akhir proses. Semakin halus raw material akan semakin tinggi recovery yang di
dapat karena pelindihan pada proses Clhorinasi akan semakin maksimal.
!roses strasi/hlorinasi, Proses Chlorinasi bertujuan untuk membuat ektraks emas,
yaitu Emas (II) Chlorid (AuCl2) atau Emas (III) Chlorid (Au2Cl3), dengan proses ini
akan dapat membebaskan emas yang terinklusi dalam carbon, sulIur dan thelurium, akan
lebih maksimal jika sebelum melalui proses Chlorinasi batuan emas melalui proses
pemanggangan dengan suhu 350C. Pemanggangan bisa dilakukan pada bejana logam
yang dipanaskan dari bawah dengan batu bara yang di sembur dengan Blower.
Selanjutnya untuk proses khlorinasi akan dijelaskan pada bagian bab Formula.
4 !roses Leaching anide, Proses ini bertujuan untuk mengambil Ektraks emas yang
terbentuk pada proses klorinasi dan di ubah menjadi senyawa Dicyano Aurrat
(Au(CN)2). Karena senyawa inilah yang akan bisa terabsorsi dalam pori-pori karbon
aktiI.
Proses Sianidasi terdiri dari dua tahap penting, yaitu proses pelarutan dan proses
pemisahan emas dari larutannya. Pelarut yang biasa digunakan dalam proses cyanidasi
adalah NaCN, KCN, Ca(CN)2, atau campuran ketiganya. Pelarut yang paling sering
digunakan adalah NaCN, karena mampu melarutkan emas lebih baik dari pelarut lainnya.
Secara umum reaksi pelarutan Au dan Ag adalah sebagai berikut:
4Au 8CN- O2 2 H2O 4Au(CN)2- 4OH-
4Ag 8CN- O2 2 H2O 4Ag(CN)2- 4OH-
!roses !, Carbon In Pulp adalah penyerapan senyawa Dicyano Aurrat kedalam
karbon. Dalam proses ini bukan hanya emas yang akan terserap tapi juga logam mulia
lain seperti perak, cadmium, seng dll.
!roses lusi, Elusi adalah proses pelepasan emas dan perak terlarut dari karbon sehingga
terbentuk air kaya yang didalamnya mengandung ion emas dan perak. Dengan proses
elusi, karbon aktiI akan bisa digunakan kembali dengan cara reaktivasi karbon sehingga
akan mengurangi biaya proses pengolahan. Pengurangan biaya proses pengolahan akan
sangat tinggi karena karbon aktiI biasanya dibakar langsung tanpa melalui proses elusi
yang mana biaya pembelian karbon aktiI sendiri hampir mencapai 50 dari biaya proses
pengolahan jika karbon aktiI dibakar langsung.
7 lectrowinning, Elektrowinning bertujuan untuk mengambil ion emas terlarut didalam
air kaya dengan proses elektrolisa menggunakan anoda dan katoda dari stainless tipe 316
atau 317 yaitu stainless tipe wath yang dikhususkan untuk elektrolisa. Dalam
elektrowinning yang harus diperhatikan adalah konduktivitas larutan yang stabil.

Anda mungkin juga menyukai