Anda di halaman 1dari 14

SOAL UJIAN KOMPETENSI SPESIALISASI PROGRAM DIPLOMA IV KEUANGAN SPESIALISASI AKUNTANSI SEMESTER X TAHUN AKADEMIK 2010/2011

1. Bila akuntansi ditelusuri ke asalnya, yang pertama kali menggunakan akuntansi adalah : a. Pedagang b. Pemilik Modal c. Instansi Pemerintahan d. Pemberi Pinjaman

2. Kemungkinan besar bangsa yang pertama kali menggunakan atau memperkenalkan akuntansi adalah : a. Bangsa Eropa b. Bangsa Arab c. Bangsa Amerika d. Bangsa Asia Timur

3. Orang yang berkontribusi besar dalam pengenalan Double-Entry Bookkeeping melalui buku yang diterbitkannya adalah seseorang yang tinggal : a. Mesir b. Prancis c. Italia d. Cina

4. Sejarah pengembengan prinsip/standar akuntansi di Amerika Serikat (bahkan di Indonesia sekalipun) tidak terlepas dari kontribusi berbagai kelompok yang berkepentingan dalam setiap fase pengembangan prinsip/standar akuntansi. Fase pengembangan prinsip/standar akuntansi sekarang ini dapat dinyatakan sebagai : a. Fase kontribusi manajemen. b. Fase kontribusi institusi. c. Fase kontribusi Professional. d. Fase kontribusi Politik.

5. Sejarah akuntansi adalah studi tentang evolusi pemikiran, praktek, dan institusi akuntansi sebagai tanggapan terhadap : a. Perubahan lingkungan. b. Kebutuhan sosial. c. Perubahan lingkungan dan kebutuhan sosial. d. Akuntansi sebagai ilmu sosial.

6. Akuntansi dapat dikelompokkan sebagai ilmu sosial karena akuntansi : a. Mengajarkan keterampilan akuntansi yang diperlukan. b. Membenarkan pendekatan legalistic dalam praktek akuntansi. c. Melayani kebutuhan informasi kuantitatif yang bersifat keuangan bagi para pembuat keputusan. d. Memberi pemahaman konseptual tentang profesi akuntansi.

7. Alasan yang paling tepat dari akuntansi berpasangan (double-entry bookkeeping) adalah : a. Untuk mempertahankan persamaan akuntansi fundamental ( asset = kewajiban + equitas). b. Untuk memastikan bahwa setiap transaksi ekonomi dicatat dalam jumlah yang sama pada sisi debet dan kredit. c. Untuk menggambarkan bahwa setiap transaksi ekonomi berakibat pada dua klasifikasi berbeda (penambahan pada sisi debet dan kredit). d. Untuk menggambarkan bahwa setiap transaksi ekonomi berakibat pada penambahan satu jenis asset dan pada pengurangan jenis asset lainnya.

8. Kerangka konseptual dapat dianggap sebagai konstitusi untuk proses penetapan standar akuntansi dan pelaporan keuangan. Oleh karena itu, salah satu manfaat khusus dari kerangka konseptual adalah : a. Pedoman bagi badan standar akuntansi keuangan dalam penetapan standar akuntansi. b. Pedoman bagi penetapan praktek akuntansi. c. Jaminan bagi kewajaran laporan keuangan. d. Pedoman bagi pemakai laporan keuangan.

9. Agar bermanfaat bagi pembuatan keputusan, informasi akuntansi harus relevance. Oleh karena itu, informasi akuntansi dapat dikatakan relevan apabila informasi akuntansi tersebut memenuhi persyaratan : a. Tepat waktu, netral, dan bernilai prediksi. b. Bernilai umpan balik, dapat diverifikasi, dan tepat waktu. c. Disajikan secara tepat, bernilai prediksi, dan bernilai umpan balik. d. Bernilai prediksi, bernilai umpan balik, dan tepat waktu.

10.Agar bermanfaat bagi pembuatan keputusan, di samping relevan, informasi akuntansi harus dapat diandalkan (rehability). Oleh karena itu, informasi akuntansi dapat diandalkan apabila informasi tersebut memenuhi persyaratan : a. Dapat diverifikasi, tepat waktu, dan netral. b. Dapat diverifikasi, disajikan secara tepat, dan tepat waktu. c. Dapat diverifikasi, netral, dan disajikan secara tepat. d. Bernilai prediksi, bernilai umpan balik, dan netral.

11.Dalil (postulate) akuntansi yang menyatakan bahwa setiap perusahaan merupakan suatu unit akuntansi yang terpisah dari dan berbeda dengan pemiliknya dan perusahaan lainya disebut sebagai : a. Entity postulate. b. Going-concern postulate. c. Unit-of-measure postulate. d. Accounting-periode postulate.

12. Konsep teoritis akuntansi yang digambarkan dalam persamaan akuntansi ( Asset = Leabilitas + Equity) sesuai dengan pengertian dari : a. Proprietory theory. b. Entity theory. c. Fund theory. d. Agency theory.

13.Prinsip akuntansi yang menetapkan bahwa laporan keuangan harus mengungkapkan semua informasi dan atau kebijakan yang secara signifikan mempengaruhi posisi keuangan dan hasil operasi suatu perusahaan/unit akuntansi disebut sebagai : a. Full disclosure principle. b. Matching principle. c. Conservatism principle. d. Materiality principle.

14.Suatu perusahaan/unit akuntansi memperoleh income apabila jumlah nilai asset bersihnya pada akhir periode akuntansi melebihi jumlah nilai asset bersihnya pada awal periode akuntansi. Pengakuan income tersebut sesuai dengan konsep: a. Physical capital maintenance. b. Financial capital maintenance. c. Realization principle. d. Recognition principle.

15. Berdasarkan pendekatan transaksi (transaction approach), revenue diakui dan dilaorkan dalam laporan keuangan apabila revenue tersebut telah direlisasi atau dapat direalisasi. Oleh karena itu, saat yang paling tepat untuk mengakui dan melaporkan revenue adalah: a. Saat kas telah diterima. b. Saat produksi telah selesai atau jasa telah diberikan. c. Saat penjualan telah dialksanakan. d. Selama proses produksi atau pemberian jasa berlangsung.

16. Format standar laporan laba rugi yang digunakan sekarang ini berdasarkan pada: a. Carrent operating performance concept of income. b. Comprehensive income concept. c. Comprehensive and other comprehensive income concept. d. All-inclusive concept of income.

17.IASC dan FASB mewajibkan semua perusahaan yang menerbitkan saham biasa (common stock) atau sekuritas lainnya yang dapat dikonvesi denga saham biasa untuk menyajikan EPS dalam laporan laba rugi . Penyajian EPS tersebut didasarkan atas pertimbangan utama: a. Membuat laporan keuangan lebih bermanfaat bagi investor dan kreditor. b. Meningkatkan komparabilitas international dari laporan keuangan. c. Menghindarkan keraguan terhadap pengertian common stock equivalent. d. Mengakomodasi pentingnya common stock equivalent.

18. Pada umumnya, pengaruh kumulatif perubahan dalam prinsip akuntansi dilaporkan dalam income statement. Namun, beberapa perubahan dalam prinsip akuntansi memerlukan retroactive presentation terhadap laopran keuangan. Alasan utama untuk membuat retroactive presentation adalah penerapan: a. Comparability principle. b. Consistency principle. c. Full disclosure principle. d. Conservatism principle.

19. Matching principle diperlukan agar informasi akuntansi menjadi: a. Dapat diverifikasi. b. Dapat diandalkan. c. Netral. d. Relevan.

20.Income smoothing dapat diterapkan sepanjang tidak melanggar prinsip-prinsip akuntansi dan manajemen yang sehat. Oleh karena itu, penerapan income smoothing diperlukan agar informasi akuntansi menjadi: a. Dapat diverifikasi. b. Dapat diandalkan. c. Netral. d. Relevan.

21.Neraca mengungkapkan kekayaan suatu perusahaan pada suatu titik waktu yang dinilai berdasarkan historical cost, current value, dan expected future values. Penggunaan ketiga metode penilaian tersebut pada elemen-elemen neraca (tanpa melihat besaran nilainya): a. Didominasi oleh historical cost. b. Didominasi oleh current value. c. Didominasi oleh expected future value. d. Dilaksanakan secara proporsional.

22. Penggunaan metode penilaian the lower of cost or market pada persediaan (inventory) dimaksudkan untuk: a. Mengungkakan nilai persediaan yang sesungguhnya. b. Menerapkan prinsip konservatisme. c. Memperoleh keuntungan pada saat penjualan. d. Membuat nilai persedian dapat diverifikasi.

23. Pengkalsifikasian sekuritas sebagai trading, available maturity(khusus untuk debt security) dimaksudkan untuk: a. Mengungkapkan current ratio yang tepat b. Menerapkan prinsip full disclosure pada securitas. c. Menentukan metode penilaian securitas yang tepat. d. Menerapkan prinsip konservatisme pada securitas.

for

sale,

atau

held-to-

24.Other comprehensive income yang tidak termasuk dalam net Income lebih tepat diungkapkan dalam: a. Laporan laba rugi sebagai catatan kaki. b. Neraca sebagai elemen dari stockholders equity. c. Neraca sebagai catatan kaki. d. Lampiran laporan keuangan.

25.Laporan Arus Kas mengungkapkan informasi arus kas masuk dan arus kas keluar suatu perusahaan dalam satu periode akuntansi. Bagi pemakai (investor dan kreditor), manfaat utama laporan arus kas adalah menyajikan informasi akuntansi yang dapat digunakan untuk: a. Membuat prediksi dividend/interest revenue dan risiko potensial. b. Melakukan verifikasi terhadap pemanfaatan investasinya oleh investee. c. Melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan investasinya oleh investee. d. Menilai kosistensi pemanfaatan investasinya oleh investee.

26.Pengukuran dan pengungkapan modal kerja dalam laporan keuangan tidak dipengaruhi oleh masalah: a. Inkosistensi pengukuran berbagai komponen modal kerja. b. Perbedaan pendapat tentang apa yang termasuk dalam unsur-unsur modal kerja. c. Ketidaktepatan dalam mendefinisikan unsur-unsur modal kerja. d. Perbedaan pengertian modal kerja bruto dan modal kerja netto.

27. FASB menerbitkan SFAS No.95 Statement of Cash Flows sebagai pengganti opini APB No.19 Reporting Changes in Financial Position dimaksudkan untuk membantu pemakai laporan keuangan melakukan evaluasi: a. Posisi likuiditas perusahaan. b. Posisi solvabilitas perusahaan. c. Potensi risiko investasi perusahaan. d. Posisi cash ratio perusahaan.

28.Pengertian international accounting dipengaruhi oleh konsep-konsep utama akuntansi international berikut ini, kecuali: a. Accounting for foreign subsidiaries. b. Accounting for foreign parent company. c. Coparative or international accounting.

d. Universal or world accounting.

29.Penetapan International Accounting Standards sangat dipengaruhi oleh upaya harmonisasi standar akuntansi antar negara. Harmonisasi standar akuntansi tersebut diperlukan untuk mengatasi beberapa persoalan antar negara berikut ini, kecuali: a. Perbedaan standar akuntansi antar negara. b. Perbedaan sistem/ketentuan perpajakan antar negara. c. Peningkatan interdependensi dalam perdagangan dan arus investasi international. d. Peningkatan kebutuhan perusahaan akan modal dan /atau pinjaman dari luar negreri.

30.IAS No. 1 membolehkan perusahaan untuk menentukan apakah akan memisahkan atau tidak memisahkan carrent assets dan carrent liabilities dalam laporan keuangan. Kebijakan tersebut semata-mata didasarkan atas: a. Padangan bahwa setiap perusahaan bebas memilih periode akuntansi satu tahun atau satu siklus opersi. b. Pandangan bahwa apapun pilihan perusahaan tidak akan mempengaruhi manfaat laporan keuangan. c. Ketidakmampuan IASC mencapai kesepakatan atas manfaat pemisahan current assets dan current liabilitas. d. Padangan bahwa current assets dan current liabilitas dapat diungkapkann (disclosure) dalam laporan keuangan. 31. Dalam hal pembelian aktiva secara kelompok atau paket, alokasi biaya perolehan untuk masingmasing aktiva yang paling sering diterapkan adalah metode: a. Potensi manfaat dari masing-masing aktiva. b. Biaya perolehan dibagi rata bagi masing-masing aktiva. c. relative carrying value masing-masing aktiva. d. Rata-rata tertimbang dari appraisal value masing-masing aktiva.

32.Dalam hal perolehan aktiva berupa aktiva yang dibangun sendiri, unsur biaya produksi/pembangunan yang diatur tersendiri dalam suatu SFAS adalah: a. Beban bahan baku. b. Upah tenaga kerja langsung. c. Alokasi overhead tetap.

d. Kapitalisasi beban bunga.

33. Pengalokasian overhead tetap kepada biaya perolehan aktiva yang dibangun sendiri tidak boleh menggunakan pendekatan: a. Tidak mengalokasikan overhead tetap. b. Mengalokasikan semua overhead tetap. c. Hanya mengalokasikan incremental fixd overhead d. Mengalokasikan overhead tetap atas dasar basis yang sama dengan produk lainnya.

34. Menurut definisi investments in equity securities, yang dimaksud equity securities tidak termasuk: a. Redeemable preppred stock. b. Preppred stock. c. Common stock. d. Other capital stock.

35.Apabila equity securities, diperoleh melalui transaksi nonmoneter, biaya perolehan equity securities dicatat berdasarkan atas: a. Nilai buku asset yang diserahkan. b. Nilai nominal equity securities. c. Nilai pasar wajar asset yang diserahkan. d. Nilai estinasi equity securities.

36.Apabila kepemilikan common stock perusahaan lain mencapai 20% s.d. 50%, metode akuntasi yang harus digunakan dalam pencatatan investment in equity securities adalah: a. Fair value method. b. Cost method. c. Market value method. d. Equity method.

37.Investasi dalam debt securities (misalnya surat utang negara atau obligasi) dikelompokkan sebagai held to maturity apabila: a. Investor telah memperoleh minimal 85% dari nilai akuisisi (nilai perolehan) investasi tersebut. b. Investor menggunakan metode amotized cost dalam pencatatan dan pelaporan investasi tersebut. c. Investor menggunakan metode fair value dalam pencatatan dan pelaporan investasi tersebut. d. Investor telah memperoleh minimal 51% dari nilai akuisisi (nilai perolehan) investasi tersebut.

38. Goodwill diakui dalam akuntansi hanya apabila terjadi akuisisi terhadap suatu perusahaan melalui pembelian, dengan syarat: a. Nilai akuisisi (perolehan) sama dengan nilai wajar perusahaan yang diakuisisi. b. Akuisisi dilakukan dengan menyerahkan aktiva kas atau setara kas. c. Nilai akuisisi (perolehan) melebihi nilai wajar perusahaan yang diakuisisi. d. Akuisisi dilakukan dengan menyerahkan aktiva bukan kas atau setara kas.

39. Secara teorits, tidak ada perbedaan signifikan antara liabilities dan equity, keduanya menyediakan modal/dana bagi perusahaan dan memperoleh pendapatan dalam bentuk bunga/dividen. Pandangan tersebut sesuai dengan: a. Entity theory. b. Proprietory theory. c. Fund theory. d. Fundamental theory.

40. Kewajiban ( Liabilities) dicatat dan dilaporkan dalam laporan keuangan (neraca) berdasarkan: a. Fair value. b. Present value. c. Discounted fair value.

d. Discounted present value.

41. Salah satu kejadian yang menyebabkan perbedaan permanen antara laba fiscal dan laba akuntansi adalah: a. Beban premi asuransi karyawan yang diklola perusahaan. b. Laba atas penjualan secara angsuran. c. Beban depresiasi dengan metode saldo semakin menurun. d. Pendapatan sewa dibayar di muka.

42. NOL (net operating Loss) carry forward diklasifikasikan sebagai deferred tax assets dan lebih tepat dicatat dan dilaporkan dalam laporan keuangan (neraca) dengan menggunakan pendekatan/metode: a. Deferred method. b. Asset/liability method. c. Net-of-tax method. d. Impairment method.

43.Sewa guna usaha (leasing) telah menjadi metode perolehan property yang sering digunakan karena metode tersebut memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan metode lainya. Salah satu keunggulan metode tersebut adalah: a. Dapat menghindari timbulnya long term liabilities. b. Dapat menghindari penggunaan dana perusahaan. c. Dapat menghindari keusangan property. d. Dapat diperlakukan sebagai off-balance sheet financing.

44.Sewa guna usaha dapat dikategorikan sebagai capital lease oleh lessee apabila perjanjian sewa guna usaha memenuhi salah satu criteria berikut ini: a. the present value of minimum lease payments minimal sama dengan 80% dari fair value of the leased property. b. leassee dapat membuat estimasi tentang the present value of minimum lease payment yang menjadi kewajibannya. c. Masa berlaku perjanjian sewa guna usaha minimal sama dengan 70% dari the estimated remaining economic life of the leased property.

d. lessee memiliki hak bargain purchase option yang berarti bahwa pada saat opsi dilaksanakan, purchase price lebih rendah dari expected fair market value of the leased property.

45.Dari sudut pandang akuntansi dana pensiun karyawan, defined benefit plans lebih rumit dari defined contribution plans karena: a. Perusahaan (pemberi kerja) harus bertanggung jawab terhadap manfaat pensiun bagi karyawannya. b. Karyawan tidak berkontibusi terhadap manfaat pensiun yang diperolehnya. c. Kontribusi yang dibayarkan oleh perusahaan (pemberi kerja) sama dengan estimasi beban dana pensiun. d. Kontribusi yang dibayarkan oleh perusahaan (pemberi kerja) tidak sama dengan beban dana pensiun.

46.Laporan keuangan konsolidasi diperlukan apabila suatu entitas (perusahaan induk) mampu mengendalikan entitas lain (perusahaan anak), yang diindikasikan dengan kepemilikan saham mayoritas entitas lain. Namun demikian, suatu perusahaan (yang mayoritas sahamnya dimiliki perusahaan induk) dapat menerbitkan laporan keuangan sendiri (dikeluarkan dari laporan keuangan konsolidasi) apabila: a. Perusahaan anak tersebut memiliki kegiatan kebangkrutan atau reorganisasi. b. Perusahaan anak tersebut dalam proses kebangkrutan atau reorganisasi. c. Aktiva bersih perusahaan relatif kecil terhadap aktiva bersih perusahaan gabungan. d. Pemilik saham minoritas perusahaan anak adalah badan usaha milik negara.

47.Tidak ada satupun metode translasi mata uang asing (foreign currency translation) yang dianggap paling tepat, namun tujuan umum dari translasi mata uang dapat dipenuhi dengan menggunakan: a. Current-noncurrent method. b. Monetary-nonmenetary method. c. Current rate method. d. Temporal method.

48.Selain laporan keuangan utama (neraca, laporan laba rugi, dan laporan arus kas), salah satu informasi relevan yang harus diungkapkan dalam laporan keuangan tahunan adalah:

a. Klasifikasi data pada laporan keuangan. b. Pengukuran transaksi utama yang tepat. c. Laporan-laporan dan jadwal-jadwal lengkap. d. Indentifikasi transaksi-transaksi utama.

49. Konsep kewajaran dalam pelaporan keuangan dewasa ini lebih tepat dikaitkan dengan atau dijabarkan sebagai: a. Kewajaran dalam pengungkapan. b. Kewajaran dalam penyajian. c. Kewajaran dalam distribusi. d. Kebenaran dalam penyajian.

50.Kewajaran dalam pelporan keuangan menjadi tanggung jawab professional para akuntan, sehingga para akuntan wajib menjaga kode etik professi sesuai dengan ungkapan Sebagai professional, akuntan diwajibkan untuk menjaga kode etik pada standar etika tertinggi. Ungkapan tersebut tepat dipahami sebagai: a. Ketaatan kepada kode etik sama dengan ketaatan kepada hukum. b. Ketaatan kepada kode etik memerlukan bantuan lembaga peradilan. c. Ketaatan kepada kode etik memerluka komite kode etik organisasi professi akuntan. d. Ketaatan kepada kode etik ditentukan oleh hati nurani masing-masing akuntan.

KUNCI JAWABAN :

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

a b c d c c a a d c

11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20.

a b d b c d b a d d

21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30.

d b c b a d c b b c

31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40.

d d b a c d a c b d

41. 42. 43. 44. 45. 46. 47. 48. 49. 50.

a b c d a b d c a d