Anda di halaman 1dari 2

1

CONTOH PROSES PENYUSUNAN REGRESI LINEAR DENGAN KOEFISIEN DETERMINISTIK Oleh : Prof. Dr. Ir. Santosa, MP Guru Besar pada Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas Padang, November 2011 Diberikan contoh data berikut :
No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 X 1 1,5 2 2,5 3 3,5 4 4,5 5 5,5 Y 2 2,75 3,5 4,25 5 5,75 6,5 7,25 8 8,75

Akan disusun regresi linear, dalam bentuk Y = ao + a1 X, serta dihitung koefisien deterministik (r2). Penyelesaian : (a) Model persamaan matematis regresi linear yang dirancang adalah : Y = a0 + a1 X

nilai

Penyelesaian nilai a0 dan a1 dalam dua persamaan simultan berikut, dengan dua nilai yang tidak diketahui, yaitu a0 dan a1. n . a 0 + Xi . a 1 = Yi

Xi .a0 + Xi2 . a1 = Xi Yi dengan n adalah banyaknya pasangan data (X,Y). Dari data tersebut diperoleh :

2 10 . a0 32,5 . a0 + 32,5 . a1 = 53,75 = 205,625

+ 126,25 . a1

Maka diperoleh : ao = 103,125 / 206,25 = 0,5 a1 = 309,375 / 206,25 = 1,5 Jadi, diperoleh persamaan regresi : Y = 0,5 + 1,5 X. (b) Menghitung nilai koefisien deterministik (r2) : Perhitungan koefisien determinas ( r2 ) menggunakan formula : r2 = (St Sr) / St St merupakan jumlah penyebaran pada peubah tak bebas yang terjadi sebelum dilakukan regresi, sedangkan Sr merupakan jumlah kuadrat residual di sekitar garis regresi tersebut. Pada model regresi linear : St = (Yi - YM)2

dengan YM adalah nilai rata-rata Y. Dari data tersebut diperoleh nilai St = 46.40625. Sr = (Yi ao a1 Xi )2 Dari data tersebut diperoleh nilai Sr = 0. Jadi, r2 = (St Sr) / St PUSTAKA Santosa. 1993. Aplikasi Program BASIC untuk Analisis Data Penelitian dalam Penyajian Model Matematika. ISBN : 979-533-137-X, Penerbit Andi Offset, Yogyakarta. 133 hal. Santosa. 2005. Aplikasi Visual Basic 6.0 dan Visual Studio.Net 2003 dalam Bidang Teknik dan Pertanian. ISBN : 979-731-755-2, Penerbit Andi, Edisi I Cetakan I, Yogyakarta. 304 hal. r2 = (46.40625 0) / 46.40625 = 1.