Anda di halaman 1dari 8

PRAKTIKUM PETROGRAFI Acara Hari/Tgl : Batuan Beku I : Selasa/28 Sep 2010 Nama : Thresna Anastasia Stb : D61108275

Perbesaran Total No. Urut No. Peraga Jenis batuan Kenampakan Mikroskopis

: : : :

50x 01 B3 Batuan Beku Asam

Dalam praktikum Petrografi kali ini diamati sayatan dengan nomor peraga B3, dan dapat diamati kenampakan mikroskopisnya yakni warna mineral dominan kuning, warna interferensi. Tekstur batuan beku adalah kenampakan hubungan antara komponen dari pada batuan yang dapat merefleksikan sejarah kejadiannya/petrogenesa. Faktor-faktor yang mempengaruhi tekstur batuan beku adalah kristalinitas, granularitas, dan fabric. Di dalam pengamatan sayatan dapat kita lihat kritalinitasnya holokristalin atau terdiri atas kristal-kristal seluruhnya, granularitas porfiritik yaitu adanya mineral yang berukuran besar (fenokris) dalam massa dasar dan tergolong dalan faneroporpiritik yaitu fenokris yang terdapat pada massa dasar kristal yang faneritik. Bentuk mineral subhedral anhedral, relasi equigranular atau memiliki ukuran butir kristal penyusun batuan yang hampir sama besar.Tekstur khusus mymerkitik, tekstur dimana kuarsa menyerupai cacing/jari-jari dengan letaknya yang tidak beraturan. Struktur masif yaitu susunan yang kompak dan padat dari mineral-mineral dalam batuan, yang tidak menunjukkan adanya pori-pori. Ukuran mineral berkisar antara 0,2 3,2 mm.

Nikol Sejajar

Nikol Silang

Deskripsi Mineral

Di dalam pengamatan sayatan dijumpai beberapa mineral antara lain Kuarsa, Orthoklas, Biotit, Hornblende, Augit, Muskovit, Mineral Opak.

Adapun sifat-sifat optik dari mineral antara lain Kuarsa dengan komposisi kimia SiO2. Mineral Kuarsa tidak berwarna, sering berupa inklusi, mineral ini berukuran 3,2 mm dengan bentuk kristal prismatik anhedral, butiran dan sebagai penggantian euhedral, indeks bias nmin > ncb, , warna interferensinya abu-abu (Orde I) , sudut gelapan 45, tidak memiliki belahan, relief lemah, pleokroisme lemah, jenis gelapan miring. Orthoklas dengan komposisi kimia (K,Na) AlSi3O8. Mineral Orthoklas tidak berwarna tetapi berkabut, mineral ini berukuran 0,2 mm dengan bentuk kristal fenokris subhedral dan anhedral, indeks bias nmin < ncb, , warna interferensinya abu-abu dan putih (Orde I) , belahan sempurna, relief lemah, pleokroisme lemah, kembaran Carlsbad, jenis gelapan sejajar (paralel). Biotit dengan komposisi kimia (K2 (Mg,Fe)2(OH)2(AlSi3O10). Mineral Biotit berwarna coklat kekuningan-coklat kemerahan, berukuran 2,6 mm dengan bentuk kristal euhedral, tabular lamenar dan agak melengkung, indeks bias nmin > ncb, warna interferensinya Merah (Orde II), sudut gelapan 45 belahan sempurna, relief sedang, pleokroisme kuat, , jenis gelapan sejajar (paralel). Hornblende dengan komposisi kimia (Ca2(Mg,Fe,Al)5(OH)2(Si,Al)4O11 2). Mineral Hornblende berwarna coklat , berukuran 1,8 mm dengan bentuk kristal prismatik euhedral, indeks bias nmin > ncb, warna interferensinya jingga (Orde II), sudut gelapan 62,25 belahan dua arah, relief agak tinggi, pleokroisme kuat, , jenis gelapan miring. Augit dengan komposisi kimia (Ca(Mg,Fe)(SiO3)2(Al,Fe)2O3 x). Mineral Augit hampir tidak berwarna, netral, coklat kehijauan , berukuran 0,4 mm dengan bentuk kristal prismatik pendek, indeks bias nmin > ncb, warna interferensinya sedang, di tengah (Orde II), sudut gelapan 32,5 belahan dua arah, relief tinggi, pleokroisme tidak ada sampai lemah, kembaran polisintetik, jenis gelapan miring. Muskovit dengan komposisi kimia (KAl2(OH)2(AlSi3O10). Mineral Muskovit tidak berwarna sampai hijau, berukuran 1,6 mm dengan bentuk kristal tabular, indeks bias nmin > ncb, warna interferensinya kuat, teratas (Orde II), belahan sempurna, relief dengan ukuran 1,8 mm.

Persentase Mineral :
Mineral Hornblende Orthoklas Kuarsa Biotit Augit Muskovit Mineral Opak TOTAL I (%) 15 60 10 10 5 100 II (%) 30 10 50 5 5 100 III (%) 20 60 15 5 100 % Rata-rata 10 15 56,7 8,3 1,7 3,3 5 100

Nama batuan

Granit (Tavis, 1955)(IUGS) Granit Pegmatite (Fenton)

Petrogenesa

Tanda Tangan Praktikan

Asisten Pengawas

(THRESNA ANASTASIA)

(SAHABUDDIN)

PRAKTIKUM PETROGRAFI Acara Hari/Tgl : Batuan Beku I : Selasa/28 Sep 2010 Nama : Thresna Anastasia Stb : D61108275

Perbesaran Total No. Urut No. Peraga Jenis batuan Kenampakan Mikroskopis

: : : :

50x 02 A23 Batuan Beku Asam

Dalam praktikum Petrografi kali ini diamati sayatan dengan nomor peraga A23, dan dapat diamati kenampakan mikroskopisnya yakni warna mineral dominan kuning, warna

interferensi. Tekstur batuan beku adalah kenampakan hubungan antara komponen dari pada batuan yang dapat merefleksikan sejarah kejadiannya/petrogenesa. Faktor-faktor yang mempengaruhi tekstur batuan beku adalah kristalinitas, granularitas, dan fabric. Di dalam pengamatan sayatan dapat kita lihat kritalinitasnya hipokristalin atau terdiri dari sebagian kristal dan sebagian massa dasar, granularitas afanitik atau batuan yang pada kenampakan megaskopis mineral penyusunnya sangat kecil maka pada kenampakan mikroskopis dapat dilihat mineral ini tergolong cryptokristalin yaitu ukuran mineralnya berukuran 0.001 mm. Bentuk mineral subhedral anhedral, relasi equigranular atau memiliki ukuran butir kristal penyusun batuan yang hampir sama besar. Tekstur khusus mymerkitik, tekstur dimana kuarsa menyerupai cacing/jari-jari dengan letaknya yang tidak beraturan. Struktur masif yaitu susunan yang kompak dan padat dari mineral-mineral dalam batuan, yang tidak menunjukkan adanya pori-pori. Ukuran mineral berkisar antara 0,2 1 mm.

Nikol Sejajar

Nikol Silang

Deskripsi Mineral

Di dalam pengamatan sayatan dijumpai beberapa mineral antara lain Kuarsa, Orthoklas, dan Hornblende.

Adapun sifat-sifat optik dari mineral antara lain Kuarsa dengan komposisi kimia SiO2. Mineral Kuarsa tidak berwarna, sering berupa inklusi, mineral ini berukuran 0,6 mm dengan bentuk kristal prismatik anhedral, butiran dan sebagai penggantian euhedral, indeks bias nmin > ncb, , warna interferensinya abu-abu (Orde I) , sudut gelapan 52,5, tidak memiliki belahan, relief lemah, pleokroisme lemah, jenis gelapan miring. Orthoklas dengan komposisi kimia (K,Na) AlSi3O8. Mineral Orthoklas tidak berwarna tetapi berkabut, mineral ini berukuran 0,2 mm dengan bentuk kristal fenokris subhedral dan anhedral, indeks bias n min < ncb, , warna interferensinya abu-abu dan putih (Orde I) , belahan sempurna, relief lemah, pleokroisme lemah, kembaran Carlsbad, jenis gelapan sejajar (paralel). Hornblende dengan komposisi kimia (Ca2(Mg,Fe,Al)5(OH)2(Si,Al)4O11 2). Mineral Hornblende berwarna coklat , berukuran 1 mm dengan bentuk kristal prismatik euhedral, indeks bias n min > ncb, warna interferensinya jingga (Orde II), sudut gelapan 45 belahan dua arah, relief agak tinggi, pleokroisme kuat, , jenis gelapan sejajar (paralel).

Persentase Mineral :
Mineral Kuarsa Orthoklas Hornblende Massa Dasar TOTAL I (%) 10 50 30 10 100 II (%) 10 60 20 10 100 III (%) 10 40 20 30 100 % Rata-rata 10 50 23.3 16.7 100

Nama batuan Petrogenesa

: Granit Porfiri (Tavis, 1955)(IUGS) Granit Porfiri (Fenton) :

Tanda Tangan Praktikan

Asisten Pengawas

(THRESNA ANASTASIA)

(SAHABUDDIN)

PRAKTIKUM PETROGRAFI Acara Hari/Tgl : Batuan Beku I : Selasa/28 Sep 2010 Nama : Thresna Anastasia Stb : D61108275

Perbesaran Total No. Urut No. Peraga Jenis batuan Kenampakan Mikroskopis

: : : :

50x 03 B1 Batuan Beku Asam

Dalam praktikum Petrografi kali ini diamati sayatan dengan nomor peraga B1, dan dapat diamati kenampakan mikroskopisnya yakni warna mineral dominan kuning, warna interferensi. Tekstur batuan beku adalah kenampakan hubungan antara komponen dari pada batuan yang dapat merefleksikan sejarah kejadiannya/petrogenesa. Faktor-faktor yang mempengaruhi tekstur batuan beku adalah kristalinitas, granularitas, dan fabric. Di dalam pengamatan sayatan dapat kita lihat kritalinitasnya hipokristalin atau terdiri dari sebagian kristal dan sebagian massa dasar, granularitas porphyritic atau adanya mineral yang berukuran besar (fenokris) dalam massa dasar, maka pada kenampakan mikroskopis dapat dilihat mineral ini tergolong Porpiriafanitik : fenokris yang terdapat pada massa dasar

kristal yang afhanitik. Bentuk mineral subhedral anhedral, relasi equigranular atau
memiliki ukuran butir kristal penyusun batuan yang hampir sama besar. Tekstur khusus mymerkitik, tekstur dimana kuarsa menyerupai cacing/jari-jari dengan letaknya yang tidak beraturan. Struktur masif yaitu susunan yang kompak dan padat dari mineral-mineral dalam batuan, yang tidak menunjukkan adanya pori-pori. Ukuran mineral berkisar antara 0.2 1.8 mm.

Nikol Sejajar

Nikol Silang

Deskripsi Mineral

Di dalam pengamatan sayatan dijumpai beberapa mineral antara lain Kuarsa, Orthoklas, dan Biotit dan Muskovit. Adapun sifat-sifat optik dari mineral antara lain Kuarsa dengan komposisi kimia SiO2. Mineral Kuarsa tidak berwarna, sering berupa inklusi, mineral ini berukuran 1.8 mm dengan bentuk kristal prismatik anhedral, butiran dan sebagai penggantian euhedral, indeks bias nmin > ncb, , warna interferensinya abu-abu (Orde I) , sudut gelapan 55, tidak memiliki belahan, relief lemah, pleokroisme lemah, jenis gelapan miring. Orthoklas dengan komposisi kimia (K,Na) AlSi3O8. Mineral Orthoklas tidak berwarna tetapi berkabut, mineral ini berukuran 0,2 mm dengan bentuk kristal fenokris subhedral dan anhedral, indeks bias nmin < ncb, , warna interferensinya abu-abu dan putih (Orde I) , belahan sempurna, relief lemah, pleokroisme lemah, kembaran Carlsbad, jenis gelapan sejajar (paralel). Muskovit dengan komposisi kimia (KAl2(OH)2(AlSi3O10). Mineral Muskovit tidak berwarna sampai hijau, berukuran 1,2 mm dengan bentuk kristal tabular, indeks bias nmin > ncb, warna interferensinya kuat, teratas (Orde II), sudut gelapan 55, belahan sempurna, relief sedang, pleokroisme lemah,jenis gelapan miring. Hornblende dengan komposisi kimia

(Ca2(Mg,Fe,Al)5(OH)2(Si,Al)4O11 2). Mineral Hornblende berwarna coklat , berukuran 0,6 mm dengan bentuk kristal prismatik euhedral, indeks bias nmin > ncb, warna interferensinya jingga (Orde II), sudut gelapan 57,5, belahan dua arah, relief agak tinggi, pleokroisme kuat, , jenis gelapan miring. Biotit dengan komposisi kimia (K2 (Mg,Fe)2(OH)2(AlSi3O10). Mineral Biotit berwarna coklat kekuningan-coklat kemerahan, berukuran 1,6 mm dengan bentuk kristal euhedral, tabular lamenar dan agak melengkung, indeks bias nmin > ncb, warna interferensinya Merah (Orde II), sudut gelapan 45 belahan sempurna, relief sedang, pleokroisme kuat, , jenis gelapan sejajar (paralel).

Persentase Mineral :
Mineral Kuarsa Orthoklas Biotit Muskovit Massa Dasar TOTAL I (%) 20 5 25 30 20 100 II (%) 30 15 10 45 100 III (%) 10 15 5 25 35 100 % Rata-rata 20 11.7 10 21.7 33.3 100

Nama batuan : Riolit Porfiri (Tavis, 1955)(IUGS) Rhyolite (Fenton)

Petrogenesa

Tanda Tangan Praktikan

Asisten Pengawas

(THRESNA ANASTASIA)

(SAHABUDDIN)