Anda di halaman 1dari 4

Menurut Duvall (1977) siklus kehidupan keluarga terdiri dari 8 tahapan yang mempunyai tugas dan resiko tertentu

pada setiap tahapan perkembangannya. Adapun 8 tahapan perkembangan tersebut adalah: 1. Tahap 1 keluarga pemula: dimulai saat individu membentuk keluarga melalui perkawinan. Tugas perkembangan: 1. Membina hubungan intim yang memuaskan kehidupan baru. 2. Membina hubungan dengan teman lain, keluarga lain. 3. Merencanakan keluarga mempunyai anak dan menjadi keluarga 2. Tahap 2 keluarga dengan kelahiran anak pertama: dimulai sejak anak pertama lahir sampai berusia 30 bulan. Tugas perkembangan: 1. Perubahan peran menjadi orang tua. 2. Adaptasi dengan perubahan anggota keluarga. 3. Mempertahankan hubungan yang memuaskan dengan pasangannya. 3. Tahap 3 keluarga dengan anak pra sekolah: dimulai anak pertama berusia 2,5 tahun sampai dengan 5 tahun. Tugas perkambangan: 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Memenuhi kebutuhan anggota keluarga. Membantu anak bersosialisasi, beradaptasi dengan lingkungan. Beradaptasi dengan anak yang baru lahir sementara kebutuhan anak yang lain juga harus dipenuhi. Mempertahankan hubungan yang sehat baik di dalam maupun di luar keluarga. Pembagian waktu untuk individu, pasangan dan anak-anak. Pembagian tanggung jawab anggota keluarga. Kegiatan dan waktu untuk stimulasi tumbuh dan kembang anak.

4. Tahap 4 keluarga dengan anak usia sekolah: dimulia saat anak pertama berusia 6 tahun samapi 13 tahun. Tugas perkembangan: 1. 2. 3. 4. Membantu sosialisasi anak dengan tetangga, sekolah dan lingkungan. Mempertahankan hubungan perkawinan bahagia. Memenuhi kebutuhan dan biaya hidup yang semakin meningkat. Meningkatkan komunikasi terbuka.

5. Tahap 5 keluarga dengan anak remaja: dimulai saat anak pertama berusia 13 tahun sampai 19-20 tahun. Tugas perkembangan: 1. 2. 3. 4. Memberikan kebebasan yang seimbang dengan tanggung jawab, meningkatkan otonominya. Mempererat hubungan yang intim dalam keluarga. Mempertahankan komunikasi terbuka antara anak dn orang tua. Perubahan sistem peran dan peraturan tumbuh kembang keluarga.

6. Tahap 6 keluarga dengan anak dewasa: dimulai saat anak pertama meninggalkan rumah sampai anak terakhir, lamanya tergantung dengan jumlah anak atau banyaknya anak belum menikah dan tinggal dalam rumah: Tugas perkembangan: 1. 2. 3. 4. 5. Memperluas keluarga inti menjadi keluarga besar. Mempertahankan keintiman pasangan. Membantu orang tua yang sedang sakit dan memasuki masa tua Membantu anak untuk mandiri di masyarakat Penataan kembali peran dan kegiatan rumah tangga

7. Tahap 7 keluarga dengan usia pertengahan: dimulai saat anak terakhir meninggalkan rumah dan berakhir saat pensiunan atau salah satu pasangan meninggal. Tugas perkembangan: 1. Mempertahankan kesehatan. 2. Mempertahankan hubungan yang memuaskan dengan teman sebaya dan anak-anak. 3. Meningkatkan keakraban pasangan. 8. Tahap 8 keluarga dengan usia lanjut: dimulai salah satu meninggal atau pension sampai dengan dua-duanya meninggal. Tugas Perkembangan: 1. 2. 3. 4. 5. mempertahankan suasana rumah dan pengaturan kehidupan yang memuaskan adaptasi terhadap perubahan kehilangan mempertahankan keakraban suami/istri dan saling caring mempertahankan ikatan antar generasi dan dengan masyarakat melakukan penelaahan dan integrasi hidup/ life review

TUGAS KELUARGA Dl BIDANG KESEHATAN Sesuai dengan fungsi pemeliharaan kesehatan, keluarga mempunyai tugas di bidang kesehatan yang perlu dipahami dan dilakukan, meliputi: 1.Mengenal masalah kesehatan keluarga. Kesehatan merupakan kebutuhan keluarga yang tidak oleh diabaikan karena tanpa kesehatan segala sesuatu tidak akan berarti dan karena kesehatanlah kadang seluruh kekuatan sumber daya dan dana keluarga habis. Orang tua perlu mengenal keadaan kesehatan dan perubahan- perubahan yang dialami anggota keluarga. Perubahan sekecil apapun yang dialami anggota keluarga secara tidak langsung menjadi perhatian orang tua/keluarga. Apabiia menyadari adanya perubahan keluarga, perlu dicatat kapan terjadinya, perubahan apa yang terjadi, dan seberapa besar perubahannya. 2.Memutuskan tindakan kesehatan yang tepat bagi keluarga. Tugas ini merupakan upaya keluarga yang utama untuk mencari pertolongan yang tepat sesuai dengan keadaan keluarga, dengan pertimbangan siapa anggota keluarga yang memiliki kemampuan memutuskan untuk menentukan tindakan keluarga. Tindakan kesehatan yang dilakukan oleh keluarga diharapkan tepat agar masalah kesehatan dapat

dikurangi atau bahkan teratasi. Jika keluarga mempunyai keterbatasan dapat meminta bantuan kepada orang di lingkungan tinggal keluarga agar memperoleh bantuan. 3.Merawat keluarga yang mengalami gangguan kesehatan. Sering kali keluarga telah mengambil tindakan yang tepat dan benar, terapi keluarga memiliki keterbatasan yang telah diketahui oleh keluarga sendiri. Jika demikian, anggota keluarga yang mengatami gangguan kesehatan perlu memperoleh tindakan lanjutan atau perawatan agar masalah yang lebih parah tidak terjadi. Perawatan dapat dilakukan di institusi pelayanan kesehatan atau di rumah apabila keluarga telah memiliki kemampuan melakukan tindakan untuk pertolongan pertama. 4.Memodifikasi lingkungan keluarga untuk menjamin kesehatan keluarga. 5.Memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan di sekitarnya bagi keluarga. KELUARGA SEBAGAI SISTEM Bukan hanya perusahaan saja yang menghasilkan suatu produk yang disebut sebagai suatu sistem. Keluarga juga merupakan suatu sistem yang perlu dipelajari. Pengertian sistem yang paling umum adalah kumpulan dari beberapa bagian fungsional yang saling berhubungan dan tergantung satu dengan yang lain dalam waktu tertentu untuk mencapai tujuan yang telah dltetapkan. Alasan keluarga disebut sebagai sistem adalah sebagai berikut. 1.Keluarga mempunyai subistem: anggota, fungsi, peran, aturan, budaya, dan lainnya yang dipelajari dan dipertahankan dalam kehidupan keluarga. 2.Terdapat saling berhubungan dan ketergantungan antar-subsistem. 3.Merupakan unit (bagian) terkecil dari masyarakat yang dapat memengaruhi supra-sistemnya. 3.Keluarga merupakan sistem sosial karena terdiri dari kumpulan dua orang atau lebih yang mempunyai peran sosial yang berbeda dengan ciri saling berhubungan dan tergantung antarindividu. Seperri pada umumnya suatu sistem, keluarga juga mempunyai komponen

Gambar di atas dapat diuraikan sebagai berikut. 1.Masukan {input), terdiri dari: anggota keluarga, struktur keiuarga, fungsi keluarga, aturan dari lingkungan

(masyarakat) sekitar (luas), budaya, agama, dan sebagainya. 2.Proses {throughput) merupakan proses yang terjadi dalam melaksanakan fungsi keluarga. 3.Luaran {output) adalah hasil dari suatu proses yang berbentuk perilaku keluarga: perilaku sosial, perilaku kesehatan, perilaku keagamaan, penlaku sebagai warga negara, dan yang lain. 4.Umpan balik {feedback) adalah sebagai pengontrol dalam masukan dan proses yang berasal dari perilaku keluarga yang ditampakkan pada lingkungan/masyarakat di sekitarnya.

Keluarga sebagai sisrem mempunyai karakteristik dasar yang dapat dikelompokkan sebagai berikut. 1.Keluarga sebagai sistem terbuka. Suatu sistem yang mempunyai kesempatan dan mau menerima atau memperhatikan lingkungan (masyarakat) sekitarnya. 2.Keluarga sebagai sistem tertutup. Suatu sistem yang kurang mempunyai kesempatan, kurang mau menerima atau memberi perhatian kepada lingkungan (masyarakat) sekitarnya.

Diagnosa Keperawatan Resiko penularan infeksi (penyakit) pada anak E berhubungan dengank e t i d a k m a m p u a n k e l u a r g a m e m o d i f i k a s i l i n g k u n g a n r u m a h u n t u k m e n ye l e s a i k a n p e r m a s a l a h a n l i n g k u n g a n d i s e k i t a r r u m a h ( p a p a r a n a g e n infeksi, kondisi hidup kurang bersih) Perubahan hubungan b/d ketidakmampuan kelg merawat anak yg sakit berat Resiko tinggi hubungan keluarga tidak harmonis b/d ketidakmampuan keluarga mengenal masalah yg terjadi pada anak