Anda di halaman 1dari 3

Matrik QSPM Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM ) adalah alat yang memungkinkan para penyusun strategi mengevaluasi

berbagai strategi alternatif secara obyektif, berdasarkan faktor-faktor keberhasilan penting eksternal dan internal yang diidentifikasi pada analisis sebelumnya Matrix QSPM menunjukkan apakah Coca-cola perlu melakukan akuisisi atau membangun pabrik baru. Hasil analisis seperti tabel di bawah ini:
Akuisisi Faktor-faktor utama PELUANG
1. Meningkatnya pendapatan perkapita 2. Pertumbuhan penjualan minuman dalam botol kemasan 3. Dapat memenuhi selera konsumen dengan lini produk saat ini 4. Mempunyai pertumbuhan penjualan yang baik di Negara berkembang. 5. Meningkatnya kesadaran konsumen akan kesehatan 6. Minuman non karbonat adalah yang tumbuh paling cepat di dunia industri 7. Terdapat kecenderungan terhadap makanan sehat. 8. Fokus pada pelanggan terutama memberi rasa nyaman 9. Kondisi ekonomi global yang mulai stabil 10. Pertumbuhan penduduk

Bobot
0,08 0,10 0,04 0,04 0,05 0,03 0,04 0,03 0,05 0,04 0,09 0,04 0,06

AS
3 2 3 2 2 4 3 3 1 4

TAS
0,24 0,20 0 0,12 0,10 0 0,08 0 0,20 0,12 0,27 0,04 0,24

Membangun Pabrik Baru AS TAS


4 3 4 1 3 2 4 2 2 3 0,32 0,30 0 0,16 0,05 0 0,12 0 0,10 0,16 0,18 0,08 0,18

ANCAMAN
1. Terjadinya resesi ekonomi seperti pertengahan tahun 2008 2. Pertumbuhan yang lambat dari minuman berkarbonasi 3. Coca cola sekarang bersaing dengan Cadbury Schweppes, Pepsi, dan Kraft makanan (karena produk yang lebih luas) 4. Kenaikan harga komoditi 5. Coca cola dipersalahkan atas residu pestisida dalam produk mereka di salah satu pasar yang paling menjanjikan mereka yang baru berkembang 6. Industri makanan dan minuman sudah tumbuh sangat jauh 7. Lebih dari 30 persen dari penjualan perusahaan berasal dari Frito Lay, ini merupakan ancaman jika pasar membutuhkan suatu penurunan. 8. Ukuran perusahaan akan menuntut program pemasaran bervariasi; yaitu kendala-kendala dari sisi sosial, budaya, ekonomi, politik dan pemerintahan. 9. Naiknya harga minyak dunia yang dapat menyebabkan meningkatnya biaya produksi dan distribusi 10. Peraturan pemerintah

0,08 0,03

3 -

0,24 0

4 -

0,32 0

0,04 0,05

0 0,20

0 0,15

0,03

0,06

0,18

0,12

0,02 1,00

0,04

0,02

TOTAL

Akuisisi Faktor-faktor utama KEKUATAN


1. Modal yang sangat kuat 2. Merk dagang yang cukup dikenal 3. Mencatat pendapatan bersih yang bagus 4. Pangsa pasar yang meningkat 5. Penggabungan kemampuan produksi Cocacola, Sprite dan Fanta adalah kesempatan besar untuk mengurangi biaya, meningkatkan efisiensi dan kelancaran keluar dari dampak fluktuasi musiman dalam permintaan untuk produk tertentu. 6. Nomor satu pembuat minuman ringan 7. Penggabungan dengan jenis minuman lain 8. Memiliki lini produk yang sangat luas dan reputasi yang luar biasa 9. Kemampuan berinovasi 10. Coca-cola menjual tiga produk melalui saluran distribusi yang sama 11. Distribusi produk yang kuat 0,02 0,04 0,11 4 4 0,08 0 0,44 0,02 0,02 2 2 0,04 0,04 0,04 0,03 0,03 3 2 3 0,12 0,06 0,09

Bobot
0,10 0,06 0,07 0,05 0,06

AS
4 3 4 2 2

TAS
0,4 0,18 0,28 0,10 0,12

Membanguan Pabrik Baru AS TAS


3 4 3 4 1 0,3 0,24 0,21 0,20 0,06

2 4 4 1 3 3 3

0,08 0,12 0,12 0,02 0,06 0,06 0 0,33

KELEMAHAN
1. Penurunan penjualan yg tidak terlalu signifikan 2. Hanya berkonsentrasi di Amerika Utara (AS, Kanada, Mexico), di mana hampir 70% dari sana pendapatan berasal. 3. Tidak semua produk Coca-cola membawa nama perusahaan 4. Mengalami over likuid (pada tahun 2009 kelebihan likuiditas 5. Perputaran total aktiva yang mengalami penurunan 1,20 menjadi 1,08 6. Coca-cola sulit menginspirasi visi dan arah untuk perusahaan besar yang mengglobal. 7. Coca-cola terus dibayangi Pepsi dalam memimpin di pasar internasional 8. Keberhasilan penjualan produk kesehatan Craze akan merugikan penjualan minuman ringan. 9. Pasar sasaran cenderung hanya untuk anak muda 10. Lemahnya pemasaran di wilayah asia

0,05 0,05 0,04 0,06

3 4 3 -

0,15 0,20 0,12 0

2 3 4 -

0,10 0,15 0,16 0

0,03 0,04

3 -

0,09 0

2 -

0,06 0

0,02 0,06

0 0,24

0 0,18

TOTAL

1.00

5,02

4,71

Katerangan: AS : Attractiveness Score TAS : Total Attractiveness Score

Berdasarkan hasil analisis data pada tabel di atas mengindikasikan bahwa perusahaan perlu melakukan akuisisi. Akuisisi merupakan salah satu cara yang lazim dipakai untuk menjalankan strategi. Coca-cola bisa melakukan akuisisi terhadap perusahaan-perusahaan kecil maupun perusahaan besar, misalnya restaurant, distributor produk, dll.